cover
Contact Name
Arozatulo Bawamenewi
Contact Email
arozatulobawamenewi@unias.ac.id
Phone
+6285188047551
Journal Mail Official
taehaopbsi@gmail.com
Editorial Address
Jalan Yos Sudarso No. 118/E-S Gunungsitoli Provinsi Sumatera Utara Indonesia, 22812
Location
Kota gunungsitoli,
Sumatera utara
INDONESIA
Ta'ehao: Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Published by Universitas Nias
ISSN : 29864747     EISSN : 29864747     DOI : https://doi.org/10.56207/to/xxxx
Core Subject :
Taehao: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Nias. Jurnal ini mempublikasikan hasil penelitian original dan studi konseptual dalam bidang pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia yang dikaji secara teoritis, empiris, maupun kritis. Fokus jurnal ini mencakup pengembangan teori dan praktik pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia pada berbagai jenjang pendidikan. Ruang lingkup kajian meliputi pembelajaran bahasa dan sastra, linguistik Bahasa Indonesia (fonologi, morfologi, sintaksis, semantik, pragmatik, dan analisis wacana), kajian dan kritik sastra Indonesia, literasi dan keterampilan berbahasa (menyimak, berbicara, membaca, menulis), pengembangan kurikulum dan bahan ajar, serta inovasi dan pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia. Jurnal ini juga menerima kajian interdisipliner yang relevan dengan pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. Taehao terbit dua kali dalam setahun, yaitu pada bulan Februari dan Agustus. Seluruh naskah yang diterima akan melalui proses editorial dan penelaahan sejawat (peer review) secara ketat untuk menjamin kualitas, orisinalitas, dan integritas ilmiah artikel yang diterbitkan.
Arjuna Subject : -
Articles 56 Documents
Analisis Kesalahan Ejaan dalam Karangan Pengalaman Pribadi Agusmart Gulo; Arwindy Cipta Suci Putri Gulo; Destina Gulo; Juki Arman Hulu; Agustina Lombu
Ta'ehao: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 4 No 2 (2026): Agustus 2026
Publisher : Universitas Nias

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56207/to.v4i2.779

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk kesalahan ejaan dalam karangan pengalaman pribadi siswa kelas V SD Negeri 071083 Lahagu. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada masih rendahnya kemampuan siswa dalam menerapkan kaidah ejaan bahasa Indonesia yang baik dan benar, khususnya dalam penggunaan huruf kapital, tanda baca dan serta penulisan kata. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan jenis penelitian analisis kesalahan berbahasa. Subjek penelitian adalah siswa kelas V SD Negeri 071083 Lahagu yang berjumlah 13 siswa, sedangkan objek penelitian berupa karangan pengalaman pribadi yang ditulis oleh siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi, yaitu mengumpulkan hasil tulisan siswa, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis kesalahan berbahasa yang meliputi identifikasi, klasifikasi, dan deskripsi kesalahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat berbagai bentuk kesalahan ejaan yang dilakukan siswa, antara lain kesalahan penggunaan huruf kapital, kesalahan penulisan tanda baca seperti titik dan koma, serta kesalahan dalam penulisan kata, termasuk penggunaan imbuhan dan kata depan. Kesalahan yang paling dominan ditemukan adalah kesalahan penggunaan huruf kapital dan tanda baca. Faktor penyebab kesalahan meliputi kurangnya pemahaman siswa terhadap kaidah ejaan, kurangnya latihan menulis, serta minimnya pembiasaan penggunaan bahasa Indonesia yang sesuai dengan aturan. Berdasarkan hasil penelitian, disimpulkan bahwa kemampuan siswa dalam penggunaan ejaan masih perlu ditingkatkan. Oleh karena itu, guru diharapkan dapat memberikan pembelajaran yang lebih intensif terkait ejaan serta memberikan latihan menulis yang berkelanjutan agar siswa lebih terampil dalam menulis sesuai kaidah bahasa Indonesia yang benar.
Pengaruh Penggunaan Video Pembelajaran terhadap Kemampuan Menyimak Cerita Inspirasi Siswa Sehati Lase; Iman Hasrat Lase; Suwenita Gulo; Simon Tri Jevian Hia; Hendrik Gulo
Ta'ehao: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 4 No 2 (2026): Agustus 2026
Publisher : Universitas Nias

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56207/to.v4i2.787

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan video pembelajaran terhadap kemampuan menyimak cerita inspiratif siswa kelas VIII-C SMP Negeri 1 Bawolato. Permasalahan penelitian didasarkan pada rendahnya kemampuan menyimak siswa yang ditunjukkan oleh nilai rata-rata yang masih berada di bawah Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu (quasi experimental design) melalui desain nonequivalent control group design. Sampel penelitian terdiri atas dua kelas, yaitu kelas VIII-C sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII-D sebagai kelas kontrol dengan jumlah masing-masing 30 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan menggunakan tes kemampuan menyimak cerita inspiratif berbentuk uraian. Analisis data dilakukan menggunakan bantuan IBM SPSS Statistics melalui uji normalitas, uji homogenitas, uji independent sample t-test, dan analisis N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa data berdistribusi normal dan homogen. Hasil uji hipotesis memperoleh nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05 dengan nilai t-hitung sebesar -15,911 sehingga H₀ ditolak dan H₁ diterima. Temuan tersebut menunjukkan bahwa penggunaan video pembelajaran berpengaruh signifikan terhadap kemampuan menyimak cerita inspiratif siswa. Selain itu, hasil analisis N-Gain sebesar 0,6166 atau 61,66% menunjukkan kategori cukup efektif. Penggunaan video pembelajaran mampu meningkatkan perhatian, motivasi, dan pemahaman siswa melalui integrasi unsur audio dan visual dalam proses pembelajaran. Dengan demikian, video pembelajaran dapat dijadikan alternatif media yang efektif untuk meningkatkan kemampuan menyimak siswa pada pembelajaran Bahasa Indonesia.
Penerapan Problem Based Learning dalam Pembelajaran Menulis Teks Editorial Nelvin Miram zebua; Ribkah Jelita Zebua; Risdamawati Halawa; Ursula Putri Handayani Ndruru; Wulan Cristanty Ziliwu
Ta'ehao: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 4 No 2 (2026): Agustus 2026
Publisher : Universitas Nias

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56207/to.v4i2.792

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan model Problem-Based Learning (PBL) dalam pembelajaran menulis teks editorial serta mendeskripsikan kemampuan menulis teks editorial siswa kelas XI SMK Negeri 1 Hiliserangkai setelah mengikuti pembelajaran menggunakan model tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan subjek penelitian sebanyak 32 siswa kelas XI SMK Negeri 1 Hiliserangkai. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan tes menulis teks editorial. Observasi digunakan untuk memperoleh data aktivitas siswa selama proses pembelajaran, sedangkan tes digunakan untuk mengetahui kemampuan menulis teks editorial siswa. Data dianalisis menggunakan teknik deskriptif kuantitatif melalui perhitungan rata-rata dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas siswa selama pembelajaran menggunakan model Problem Based Learning memperoleh persentase sebesar 82% dengan kategori “baik”. Sementara itu, hasil tes kemampuan menulis teks editorial siswa memperoleh nilai rata-rata sebesar 79,9 yang berada pada kategori “baik”. Sebagian besar siswa telah mampu menyusun struktur teks editorial dengan tepat, mengembangkan argumentasi berdasarkan fakta, serta menggunakan bahasa yang cukup komunikatif. Namun, beberapa siswa masih mengalami kesulitan dalam mengembangkan argumentasi secara mendalam dan menggunakan kaidah kebahasaan secara tepat. Berdasarkan hasil tersebut, penerapan Problem-Based Learning dalam pembelajaran menulis teks editorial memberikan gambaran bahwa siswa menunjukkan aktivitas belajar dan kemampuan menulis yang berada pada kategori baik. Penelitian ini terbatas pada satu kelas tanpa menggunakan pretest maupun kelompok pembanding sehingga hasil penelitian belum dapat digeneralisasikan secara luas.
Hubungan Penguasaan Kosakata Dengan Kemampuan Menulis Teks Persuasi Yaberlia Waruwu; Lisdaniaty Halawa; Fian Susanti Zalukhu; Jon Arif Adiputra Waruwu
Ta'ehao: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 4 No 2 (2026): Agustus 2026
Publisher : Universitas Nias

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56207/to.v4i2.795

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan penguasaan kosakata dengan kemampuan menulis teks persuasi siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Bawolato. Permasalahan dalam penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan siswa dalam menulis teks persuasi yang disebabkan oleh keterbatasan penguasaan kosakata. Penguasaan kosakata merupakan salah satu aspek penting dalam keterampilan berbahasa karena kosakata menjadi dasar bagi siswa untuk menuangkan gagasan, menyusun kalimat efektif, serta mengembangkan ide secara sistematis dalam sebuah tulisan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Bawolato, sedangkan sampel penelitian diambil menggunakan teknik random sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes penguasaan kosakata dan tes menulis teks persuasi. Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Product Moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penguasaan kosakata siswa berada pada kategori baik dengan nilai rata-rata 78,45, sedangkan kemampuan menulis teks persuasi berada pada kategori cukup baik dengan nilai rata-rata 76,20. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh nilai koefisien korelasi sebesar 0,72 yang menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan antara penguasaan kosakata dengan kemampuan menulis teks persuasi siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Bawolato. Dengan demikian, semakin tinggi penguasaan kosakata siswa maka semakin baik pula kemampuan siswa dalam menulis teks persuasi. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan masukan bagi guru bahasa Indonesia untuk meningkatkan penguasaan kosakata siswa melalui berbagai strategi pembelajaran yang kreatif dan inovatif.
Pengaruh Literasi Digital terhadap Kemampuan Membaca Kritis Trinitatis Gulo; Mesrah Gulo; Charles Advent Sarumaha; Lilis Artati Gulo; Lestari Hia
Ta'ehao: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 4 No 2 (2026): Agustus 2026
Publisher : Universitas Nias

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56207/to.v4i2.797

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran literasi digital terhadap kemampuan membaca kritis siswa kelas X-1 SMA Negeri 3 Mandrehe. Literasi digital menjadi kompetensi penting di era teknologi informasi karena membantu siswa dalam mengakses, memahami, mengevaluasi, dan menggunakan informasi dari berbagai sumber digital secara kritis dan bertanggung jawab. Kemampuan membaca kritis diperlukan agar siswa tidak hanya menerima informasi secara pasif, tetapi juga mampu menganalisis, membedakan fakta dan opini, serta memberikan penilaian terhadap informasi yang diperoleh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian sebanyak 30 siswa kelas X-1 SMA Negeri 3 Mandrehe. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara terhadap 10 siswa dan 1 guru mata pelajaran Bahasa Indonesia, serta dokumentasi berupa hasil tugas siswa dan catatan pembelajaran. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi digital memiliki peran penting dalam mendukung kemampuan membaca kritis siswa. Siswa yang memiliki kemampuan literasi digital yang baik cenderung lebih mampu memahami isi teks, menemukan ide pokok, membedakan fakta dan opini, serta mengevaluasi informasi dari media digital. Namun, sebagian siswa masih mengalami kesulitan dalam menilai kredibilitas sumber informasi. Selain itu, penggunaan media digital dalam pembelajaran juga meningkatkan keaktifan dan minat membaca siswa. Dengan demikian, literasi digital berkaitan erat dengan pengembangan kemampuan membaca kritis siswa dalam proses pembelajaran.
ANALISIS IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA BERBASIS DEEP LEARNING DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA Theodelind Eunike Pramesti Dawa Putri
Ta'ehao: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 4 No 2 (2026): Agustus 2026
Publisher : Universitas Nias

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56207/to.v4i2.911

Abstract

Tantangan implementasi Kurikulum Merdeka saat ini terletak pada kesiapan perangkat instruksional guru dalam menyajikan pembelajaran bermakna untuk mengantisipasi fenomena belajar permukaan (surface learning). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perencanaan, pelaksanaan, dan sistem penilaian pembelajaran Bahasa Indonesia berbasis deep learning pada materi teks iklan, slogan, dan poster di Sekolah Menengah Pertama. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian ini melibatkan satu orang guru mata pelajaran Bahasa Indonesia dan seluruh peserta didik kelas VIII SMP Katolik Kuala Dua yang berjumlah satu kelas. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi kelas non-partisipan selama dua hari pertemuan, wawancara mendalam bersama guru, dan studi dokumentasi Modul Ajar. Seluruh data lapangan dianalisis secara interaktif menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) perencanaan pembelajaran telah terstruktur mencakup empat Tujuan Pembelajaran berorientasi Higher Order Thinking Skills (HOTS) melalui pemetaan tiga rumpun gaya belajar siswa; (2) pelaksanaan kelas diimplementasikan secara dinamis menggunakan model Project-Based Learning (PjBL) yang berpusat pada siswa, didukung fleksibilitas alokasi waktu oleh guru; dan (3) sistem penilaian mencakup tiga fase evaluasi komprehensif, yaitu asesmen diagnostik awal, formatif berupa rubrik observasi sikap, serta sumatif menggunakan instrumen penilaian keterampilan produk dengan akumulasi skor maksimal 100. Dengan demikian, perpaduan Kurikulum Merdeka dan pendekatan deep learning di SMP Katolik Kuala Dua telah berjalan secara berkesinambungan dan adaptif dalam mewujudkan pembelajaran yang relevan.