cover
Contact Name
Vina Iasha
Contact Email
intelektivaglobalnusantara@gmail.com
Phone
+628999872444
Journal Mail Official
intelektivaglobalnusantara@gmail.com
Editorial Address
Pondok Ungu Permai Blok GG. 2 No. 22 Kaliabang Tengah, Bekasi Utara, Kota Bekasi
Location
Kota bekasi,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Inovasi dan Riset Pendidikan Dasar
ISSN : -     EISSN : 31250157     DOI : https://doi.org/10.64421/jirpd
Core Subject :
Jurnal Inovasi dan Riset Pendidikan Dasar merupakan jurnal ilmiah akses terbuka dan peer-reviewed yang diterbitkan oleh PT. Intelektiva Global Nusantara sejak tahun 2025 dan terbit tiga kali dalam setahun, yaitu pada bulan Januari, Mei, dan September. Jurnal ini mempublikasikan artikel hasil penelitian empiris, kajian konseptual, dan tinjauan pustaka yang berfokus pada pendidikan sekolah dasar, meliputi pembelajaran dan instruksi, psikologi pendidikan anak, pengembangan profesional guru, inovasi pendidikan dasar, teknologi pendidikan, serta kebijakan dan pengembangan sekolah dasar. Jurnal ini menerima kontribusi dari akademisi, peneliti, praktisi, dan pembuat kebijakan untuk mendukung pengembangan ilmu dan praktik pendidikan dasar di tingkat nasional maupun internasional.
Arjuna Subject : -
Articles 19 Documents
Kendala Guru SD dalam Implementasi Project-Based Learning (PjBL): Systematic Literature Review berbasis PRISMA 2020 Nur Khasanah; Febryana Syva; Nadine Nur Hasan; Dedeh Rohimi; Savira Savira; Nabiilah Alimah
Jurnal Inovasi dan Riset Pendidikan Dasar Vol. 1 No. Spesial Issue (2026): Jurnal Inovasi dan Riset Pendidikan Dasar
Publisher : PT. Intelektiva Global Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64421/jirpd.v2iSpesial Issue.64

Abstract

Artikel ini menginvestigasi kendala guru sekolah dasar (SD) dalam menerapkan Project-Based Learning (PjBL) melalui Systematic Literature Review (SLR) berbasis PRISMA 2020. Penelitian ini mengumpulkan data dari database Scopus, Sinta, DOAJ, dan Google Scholar periode 2020–2025, dengan analisis tematik pada 30 artikel terpilih (dari 380 awal). Hasil menunjukkan kendala utama meliputi keterbatasan waktu pembelajaran, kurikulum padat, sarana prasarana minim, kapasitas guru (pemahaman PjBL, LKPD, penilaian proyek), serta beban manajerial seperti administrasi dan dukungan sekolah. Temuan ini menjadi dasar pelatihan berkelanjutan serta kebijakan pendukung Kurikulum Merdeka di SD. Penelitian menggunakan metode SLR kualitatif dengan quality appraisal (MMAT ≥70%) dan coding tematik oleh dua reviewer (inter-rater reliability 85%). Subjek analisis mencakup studi empiris dari 30 artikel tentang guru SD (rata-rata sampel 45 guru, kelas 4–6, tematik/IPA). Hasil menunjukkan frekuensi tertinggi pada kendala waktu (80%) dan kapasitas guru (73%), dengan nuansa rural lebih parah pada sarpras. Guru mengapresiasi potensi PjBL untuk 4C, tetapi menghadapi hambatan sistemik yang membuat implementasi kurang efektif dibandingkan model konvensional.
Studi Literatur: Strategi Sekolah dalam Menguatkan Karakter Peduli Lingkungan Siswa di Indonesia (2019–2025) Anggi Rahmani Putri; Bella Astriana; Putri Nurmalasari; Olivia Noer Holifah; Riyanti Fatimah Azzahra; Siti Nurfadila
Jurnal Inovasi dan Riset Pendidikan Dasar Vol. 1 No. Spesial Issue (2026): Jurnal Inovasi dan Riset Pendidikan Dasar
Publisher : PT. Intelektiva Global Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64421/jirpd.v2iSpesial Issue.65

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan secara mendalam upaya sekolah dalam membangun kepedulian siswa terhadap lingkungan sekitar sebagai pondasi utama pendidikan karakter di tengah ancaman degradasi lingkungan akibat aktivitas manusia. Pendidikan formal melalui sekolah memiliki peran strategis dalam menanamkan nilai-nilai pro-lingkungan secara berkelanjutan melalui kegiatan intrakurikuler (misalnya pembelajaran IPA berbasis ekologi), kokurikuler (praktik rutin menjaga kebersihan lingkungan sekolah), dan ekstrakurikuler (seperti klub pecinta alam). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode kajian literatur. Proses penelusuran artikel dilakukan melalui basis data Scopus dan Google Scholar menggunakan kata kunci terkait pendidikan lingkungan dan budaya sekolah, kemudian diseleksi melalui tahapan screening judul, abstrak, dan teks penuh berdasarkan kriteria inklusi-eksklusi, yaitu artikel terbit tahun 2019–2025, relevan dengan konteks pendidikan sekolah, dan membahas implementasi pendidikan lingkungan. Dari proses tersebut diperoleh 10 artikel yang memenuhi kriteria, serta didukung oleh dokumen kebijakan nasional seperti Program Adiwiyata dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Temuan kajian menunjukkan bahwa inisiatif seperti Program Adiwiyata, pengelolaan daur ulang sampah kreatif, kampanye penghijauan sekolah, dan lomba kebersihan lingkungan dilaporkan berkontribusi dalam meningkatkan kesadaran dan membentuk perilaku pro-lingkungan siswa, serta berpotensi mendukung upaya mitigasi perubahan iklim. Keberhasilan upaya tersebut sangat dipengaruhi oleh kolaborasi antara guru, siswa, orang tua, dan komunitas masyarakat, yang mendorong terbentuknya budaya sekolah ramah lingkungan secara berkelanjutan
Penerapan Project-Based Learning untuk Meningkatkan Kreativitas Siswa Sekolah Dasar Elis Sugiarti; Syainatul Apriyani; Iffah Muslimah; Dede Aisyah; Yuliana Naziatun Nufus; Agniya Nur Rahmah; Nurkhasifa Khoerul Ummah
Jurnal Inovasi dan Riset Pendidikan Dasar Vol. 1 No. Spesial Issue (2026): Jurnal Inovasi dan Riset Pendidikan Dasar
Publisher : PT. Intelektiva Global Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64421/jirpd.v2iSpesial Issue.67

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana penerapan model pembelajaran berbasis proyek (Project-Based Learning/PjBL) dapat meningkatkan kreativitas siswa sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan melibatkan 25 siswa. Teknik pengumpulan data meliputi penilaian produk atau proyek, wawancara, serta observasi aktivitas siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model Project-Based Learning mampu meningkatkan kreativitas siswa, terutama pada aspek orisinalitas ide, kelancaran berpikir, dan kemampuan memecahkan masalah. Peningkatan kreativitas terlihat dari hasil penilaian proyek siswa yang menunjukkan perbaikan dari siklus I ke siklus II, serta meningkatnya keaktifan dan keterlibatan siswa selama proses pembelajaran. Dengan demikian, model pembelajaran berbasis proyek dapat digunakan sebagai salah satu pendekatan pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan kreativitas siswa sekolah dasar.
Efektivitas Project Bassed Learning Berbasis STEAM Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Sekolah Dasar Saharani wulandari; nessa imelda; Elisa Andriani; Layla Fadhlillah Hasyim; Aidah Fata’ah; Uswatun Khasanah; Nila rosa
Jurnal Inovasi dan Riset Pendidikan Dasar Vol. 1 No. Spesial Issue (2026): Jurnal Inovasi dan Riset Pendidikan Dasar
Publisher : PT. Intelektiva Global Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64421/jirpd.v2iSpesial Issue.68

Abstract

“Penelitian ini bertujuan untuk mengumpulkan bukti empiris terkait efektivitas Project-Based Learning (PjBL) yang didasarkan pada STEAM dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa di tingkat Sekolah Dasar. Metode yang diterapkan adalah kajian literatur sistematis terhadap artikel yang dipublikasikan antara 2018 hingga 2025 dan terindeks di Scopus, Google Scholar, ERIC, dan DOAJ dengan menggunakan kata kunci yang berhubungan dengan PjBL, STEAM, dan berpikir kritis. Dari total 100 artikel yang awalnya diperoleh, setelah melalui proses seleksi berdasarkan kriteria inklusi, eksklusi, dan kualitas metodologi, diperoleh 9 artikel yang kemudian dianalisis. Hasil dari sintesis menunjukkan bahwa PjBL berbasis STEAM secara konsisten dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis, terutama dalam hal analisis, pemecahan masalah, dan evaluasi. Temuan ini menyediakan bukti empiris bahwa PjBL yang berbasis STEAM merupakan metode pembelajaran yang efektif dalam mengembangkan keterampilan abad ke-21 pada siswa di sekolah dasar.
Analisis Kendala Implementasi Kurikulum Merdeka Berdasarkan Survei pada Wali Kelas di Sekolah Dasar Ulya, Mila Thohirotul; Sari, Nurmala; Amelia, Tasya; Salsabiila , Salsabiila
Jurnal Inovasi dan Riset Pendidikan Dasar Vol. 1 No. 1 (2026): Jurnal Inovasi dan Riset Pendidikan Dasar
Publisher : PT. Intelektiva Global Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64421/jirpd.v1i1.85

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis potensi kendala dalam implementasi Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar wilayah Kabupaten Bekasi. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif, survei dilakukan melalui penyebaran kuesioner kepada 36 guru wali kelas. Instrumen penelitian berisi 25 butir pernyataan yang dikelompokkan ke dalam lima indikator utama: pemahaman kurikulum, ketersediaan sarana dan prasarana, pelatihan dan pendampingan, beban administrasi, serta partisipasi siswa dan orang tua. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Kurikulum Merdeka masih menghadapi tantangan signifikan. Rata-rata skor tiap indikator mengindikasikan adanya kendala, yaitu pemahaman kurikulum guru yang belum optimal (3,05), keterbatasan sarana dan prasarana (3,07) yang menghambat pembelajaran berbasis proyek, kurangnya pelatihan dan pendampingan langsung di lapangan sebagai kendala paling menonjol (3,22), beban administrasi yang menyita waktu (3,12), serta rendahnya pemahaman orang tua mengenai Kurikulum Merdeka dan Profil Pelajar Pancasila (3,06). Penelitian ini menekankan perlunya peningkatan pendampingan guru, penyediaan fasilitas, efisiensi administratif, dan sosialisasi aktif kepada orang tua untuk mendukung implementasi Kurikulum Merdeka secara optimal.
Mapping Climate Change Education in Primary Schools: A Bibliometric Analysis of Research Trends and Thematic Evolution Bramianto Setiawan; Septian Mukhlis; Vina Iasha
Jurnal Inovasi dan Riset Pendidikan Dasar Vol. 1 No. 2 (2026): Jurnal Inovasi dan Riset Pendidikan Dasar
Publisher : PT. Intelektiva Global Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64421/jirpd.v1i2.90

Abstract

Climate change education at the primary school level has gained increasing scholarly attention in recent years; however, a systematic mapping of its research landscape remains limited. This study aims to analyze publication trends, scientific contributions, thematic structures, and the evolution of research topics in climate change education in primary schools. A bibliometric approach was employed using data retrieved from the Scopus database covering the period 2012–2025. The search was conducted using specific keywords related to climate change, education, and primary schools, followed by a PRISMA-based selection process. Data were analyzed using Microsoft Excel for descriptive statistics, VOSviewer for keyword co-occurrence and network visualization, and Biblioshiny for collaboration and thematic mapping analysis. The findings indicate a significant growth in publications after 2020, with contributions dominated by European and English-speaking countries, although participation from Asia and Africa has increased. Thematic analysis reveals a shift from studies focusing on physical and health impacts toward more pedagogical and participatory approaches, including environmental citizenship and students’ emotional engagement. Overall, the field demonstrates a transition toward a more holistic orientation that positions primary schools as strategic spaces for strengthening climate literacy and sustainability competencies.
Pemanfaatan Google Form sebagai Media Penilaian Pembelajaran IPA di Sekolah Dasar: Persepsi Siswa Ayu Puspita; Iin Inayah Sa’adah; Rahma Indah Mawarni; Syifa Maulida Sa’diah; Tita Nur Rahman
Jurnal Inovasi dan Riset Pendidikan Dasar Vol. 1 No. 2 (2026): Jurnal Inovasi dan Riset Pendidikan Dasar
Publisher : PT. Intelektiva Global Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64421/jirpd.v1i2.91

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan persepsi siswa terhadap pemanfaatan Google Form sebagai media penilaian pembelajaran IPA di sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan instrumen angket skala Likert. Subjek penelitian terdiri atas 10 siswa kelas VI sekolah dasar yang telah menggunakan Google Form dalam kegiatan penilaian pembelajaran. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif untuk memperoleh gambaran tingkat penerimaan siswa terhadap penggunaan Google Form. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa memberikan persepsi positif terhadap penggunaan Google Form sebagai media penilaian. Siswa menilai Google Form mudah digunakan, mudah diakses melalui smartphone, serta membantu proses pengerjaan dan pengumpulan jawaban secara lebih praktis dibandingkan penilaian berbasis kertas. Hasil analisis menunjukkan skor total sebesar 311 dari skor maksimum 400 dengan persentase 77,75%, yang termasuk dalam kategori Sangat Setuju (rata-rata skor 3,11 dari skala 4). Temuan ini menunjukkan bahwa Google Form memiliki tingkat penerimaan yang baik sebagai media penilaian pembelajaran IPA di sekolah dasar, meskipun penelitian ini belum menguji efektivitasnya terhadap peningkatan hasil belajar siswa.
Analysis of the Implementation of the Merdeka Curriculum Using the Pedagogical Deep Learning Approach in a Bilingual Primary School Based on the CIPP Evaluation Model Lenny Lenny; Zulela MS; Muhammad Afandi; Vina Iasha
Jurnal Inovasi dan Riset Pendidikan Dasar Vol. 1 No. 2 (2026): Jurnal Inovasi dan Riset Pendidikan Dasar
Publisher : PT. Intelektiva Global Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64421/jirpd.v1i2.92

Abstract

This study examines the implementation of the Merdeka Curriculum through a pedagogical deep learning approach, referring to meaningful and student-centered learning rather than artificial intelligence, in a bilingual elementary school. A qualitative evaluation was conducted using the CIPP (Context, Input, Process, Product) model. Data were collected through observations, interviews, and document analysis. The findings show that the curriculum aligns with the school's vision and students' needs. Although learning is active and contextual, some teachers require stronger pedagogical competence due to non-linear educational backgrounds, and higher-order thinking practices remain inconsistent. The curriculum positively supports student engagement, character development, and critical thinking. This study contributes practical evidence on implementing the Merdeka Curriculum in bilingual elementary schools and highlights continuous teacher professional development as a key factor for strengthening pedagogical deep learning.
Mengubah Hari Biasa Menjadi Budaya: Analisis Strategi Penguatan Program Selasa Bercerita Menjadi Jantung Literasi SDN Urangagung Addin Fikrullah Hidayat; Suprayitno Suprayitno
Jurnal Inovasi dan Riset Pendidikan Dasar Vol. 1 No. 2 (2026): Jurnal Inovasi dan Riset Pendidikan Dasar
Publisher : PT. Intelektiva Global Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64421/jirpd.v1i2.93

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi penguatan Program Selasa Bercerita di SDN Urangagung dalam membangun budaya literasi sekolah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus tunggal untuk memahami secara mendalam proses transformasi kegiatan literasi rutin menjadi budaya sekolah yang bermakna. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi partisipatif, dan dokumentasi terhadap kepala sekolah, guru, siswa, serta orang tua yang terlibat dalam program. Analisis data dilakukan menggunakan analisis tematik melalui tahapan open coding, axial coding, dan selective coding. Hasil penelitian mengidentifikasi tiga tema utama, yaitu: (1) internalisasi nilai literasi melalui pembiasaan naratif yang mendorong refleksi, empati, dan kepercayaan diri siswa; (2) sinergi komunitas sekolah yang memperkuat kolaborasi antara sekolah dan keluarga dalam mendukung praktik literasi; serta (3) transformasi hari rutin menjadi ruang bermakna yang membentuk identitas dan budaya literasi sekolah. Temuan menunjukkan bahwa keberhasilan penguatan budaya literasi tidak hanya ditentukan oleh program formal, tetapi juga oleh konsistensi pembiasaan, keterlibatan aktif berbagai pemangku kepentingan, serta pemaknaan bersama terhadap aktivitas literasi. Kajian ini menegaskan bahwa kegiatan literasi berbasis rutinitas dapat menjadi sarana efektif dalam membangun budaya literasi yang partisipatif, kontekstual, dan berkelanjutan di sekolah dasar.

Page 2 of 2 | Total Record : 19