cover
Contact Name
Reni Rakhmawati, S.Pd., M.Pd.
Contact Email
edubioprena@gmail.com
Phone
+6282210757882
Journal Mail Official
edubioprena@gmail.com
Editorial Address
EDUBIOPRENA : Jurnal Ilmiah Pendidikan Biologi, Biologi, & Bioentrepreneurship Program Studi Pendidikan Biologi, Fakultas Pendidikan Matematika Ilmu Pengetahuan Alam dan Teknologi Informasi, Universitas PGRI Semarang. Jl. Sidodadi Timur No.24, Kel. Karangtempel, Kec. Semarang Timur, Kota Semarang, Prov. Jawa Tengah. 50232
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
EDUBIOPRENA : Jurnal Ilmiah Pendidikan Biologi, Biologi, & Bioentrepreneurship
ISSN : 30627168     EISSN : 30635993     DOI : https://doi.org/10.26877/edubioprena.v1i1
Core Subject :
EDUBIOPRENA : Jurnal Ilmiah Pendidikan Biologi, Biologi, & Bioentrepreneurship berfokus pada publikasi hasil penelitian, review, atau komunikasi singkat, terkait dengan Pendidikan Biologi, Biologi, dan Bioentrepreneurship
Arjuna Subject : -
Articles 20 Documents
Identifikasi Serangga-serangga Hama Terhadap Tanaman Cabai Rawit (Capsicum frutescens) Di Kabupaten Lima Puluh Kota Narulita Farahani
EDUBIOPRENA : Jurnal Ilmiah Pendidikan Biologi, Biologi, & Bioentrepreneurship Vol. 1 No. 1 (2024): Januari
Publisher : Pendidikan Biologi FPMIPATI Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/edubioprena.v1i1.325

Abstract

Serangga hama adalah jenis serangga yang sangat merugikan bagi tumbuhan maupun bagi manusianya, umumnya serangga hama berpotensi merusak organ-organ tertentu pada tumbuhan salah satunya pada tumbuhan cabai rawit. Tujuan penelitian ini yaitu mengidentifikasi serangga-serangga hama terhadap tanaman cabai rawit (Capsicum frutescens) yang berada dikabupaten lima puluh kota. Pada penelitian ini menggunakan metode shaking dengan cara langsung yaitu dengan ditangkap secara langsung ataupun diamati ditempat. Dari penelitian tersebut ditemukan beberapa serangga-serangga hama seperti kepik (Riptortus sp.), walang sangit (Leptocorisa sp.), belalang (Locusta sp.), kutu daun (Aphis sp.), lalat buah (Bactrocera sp.), dan ulat (Spodoptera sp.). Berdasarkan penelitian tersebut didapatkan simpulan bahwa serangga-serangga hama yang dapat merusak cabai rawit antara lain kepik (Riptortus sp.), walang sangit (Leptocorisa sp.), belalang (Locusta sp.), kutu daun (Aphis sp.), lalat buah (Bactrocera sp.) dan ulat (Spodoptera sp.) serangga-serangga tersebut dapat merusak daun cabai rawit, batang cabai rawit dan akar cabai rawit sehingga pertumbuhan dan perkembangan tanaman cabai rawit terhambat bahkan mati.
Analisis Kendala Guru dalam Sistem Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) pada Pembelajaran Biologi Di SMAN Sekabupaten Brebes Pada Masa Pandemi COVID-19 Khoerunnisa .
EDUBIOPRENA : Jurnal Ilmiah Pendidikan Biologi, Biologi, & Bioentrepreneurship Vol. 1 No. 1 (2024): Januari
Publisher : Pendidikan Biologi FPMIPATI Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/edubioprena.v1i1.408

Abstract

Abstrak – Perubahan pembelajaran yang awalnya tatap muka beralih menjadi pembelajaran jarak jauh dengan tiba-tiba serta serentak ini tentu menyebabkanberbagai kendala bagi guru pada proses pembelajarannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kendala guru dalam Sistem Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) pada pembelajaran Biologi di SMAN se-Kabupaten Brebes pada masa pandemi COVID-19. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan menyebarkan angket online kepada guru. Populasi dalam penelitian ini adalah guru Biologi SMAN se-Kabupaten Brebes yang berjumlah 36 guru. Pengambilan sampel menggunakan total sampling terdiri dari 36 guru. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner guru dalam perencanaan, pelaksanaan pembelajaran, desain dan media pembelajaran, teknologi/aplikasi pembelajaran, dan penilaian/evaluasi pembelajaran. Instrumen berupa kuesioner guru yang digunakan telah divalidasi oleh peneliti dengan validasi ahli. Hasil Penelitian mengindikasikan bahwa Kendala yang paling dominan kendala dalam kategori sangat tinggi yaitu kendala perencanaan PJJ (68%) Diikuti oleh kendala pelaksanaan dengan persentase ( 62%) dengan kategori tinggi kemudian kendala penilaian dan evaluasi dengan persentase (61%). Sementara kendala lain yaitu kendala desain dan media sebesar 60% dengan kategori tinggi dan kendala teknologi/aplikasi sebesar 60% dengan kategori tinggi. Merujuk pada hasil tersebut bahwa guru dalam sistem PJJ masih mengalami kendala perencanaan, pelaksanaan, media dan metode, teknologi/aplikasi, dan evaluasi/penilaian PJJ. Kendala-kendala tersebut harus segera diatasi salah satunya untuk mengatasi kendala dalam teknologi/aplikasi yaitu dengan mengganti media pembelajaran lebih mudah digunakan yaitu GoogleMeet, atau Zoom Meeting dimana kedua aplikasi tersebut sudah termasuk aplikasi resmi yang didukung Kemendikbud dalam subsidi kuota internet
Analisis Faktor Kesulitan Belajar Pada Siswa Kelas XI Materi Jaringan Hewan Di SMA Negeri 1 Ambarawa Kabupaten Semarang Muhammad Zulfi Astama
EDUBIOPRENA : Jurnal Ilmiah Pendidikan Biologi, Biologi, & Bioentrepreneurship Vol. 1 No. 1 (2024): Januari
Publisher : Pendidikan Biologi FPMIPATI Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/edubioprena.v1i1.409

Abstract

Abstrak – Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang menyebabkan kesulitan yang dialami siswa dalam belajar Biologi pada materi jaringan hewan. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI MIPA di SMA Negeri 1 Ambarawa dengan jumlah 138 siswa yang dilaksanakan pada bulan September sampai November tahun ajaran 2022/2023. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Data yang berupa hasil belajar dikumpulkan dengan menggunakan tes tertulis atau soal, sedangkan data yang berupa respons siswa terhadap pembelajaran Biologi menggunakan lembar kuesioner atau angket dan wawancara. Analisis data dengan menggunakan tes tertulis atau soal diperoleh hasil 65% siswa mencapai nilai di bawah KKM yang berarti bahwa siswa mengalami kesulitan belajar pada materi jaringan hewan 1,5% yang berada pada kategori sanat tinggi, 15,9% pada kategori tinggi, 38,4% pada kategori sedang, 43,5% pada kategori rendah, dan 0,7% pada kategori sangat rendah. Hasil dari faktor yang mempengaruhi kesulitan belajar adalah faktor internal dan faktor eksternal. Motivasi dan minat menjadi faktor internal kesulitan belajar dengan hasil persentase tertinggi sebesar 43,5% dan kurang percaya diri dengan hasil persentase rendah sebesar 7,5%, sedangkan lingkungan sekolah menjadi faktor eksternal kesulitan belajar dengan hasil persentase tertinggi sebesar 52,9% dan lingkungan masyarakat dengan hasil persentase rendah sebesar 11,8% Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa 100 % siswa mengalami faktor kesulitan belajar dalam mempelajari Biologi pada materi jaringan hewan
Pengaruh Penambahan Daun Ubi Jalar, Jahe, dan Kunyit Terhadap Bobot Organ Dalam Ayam Sebagai Implementasi Buku Saku Sistem Pencernaan Dyah Ayu Sekarsari
EDUBIOPRENA : Jurnal Ilmiah Pendidikan Biologi, Biologi, & Bioentrepreneurship Vol. 1 No. 1 (2024): Januari
Publisher : Pendidikan Biologi FPMIPATI Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/edubioprena.v1i1.428

Abstract

Konsumsi protein berupa ayam meningkat, baik ayam kampung ataupun broiler. Produksi ayam harus memenuhi permintaan masyarakat, dapat diperhatikan dalam pemeliharaan atau berternak ayam harus meningkatkan kualitas ayam broiler dan ayam kampung. Peningkatan kualitas serta efisiensi pemberian pakan dengan penambahan ransum alami yaitu daun ubi jalar, jahe dan kunyit. Pemberian ransum dapat meningkatkan metabolisme pada kerja organ dalam dan meningkatkan pertumbuhan ayam serta mencapai bobot organ yang ideal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian ransum alami terhadap bobot organ dalam pada ayam broiler dan ayam kampung. Pola penelitian faktorial 2x2 dengan 4x pengulangan. Faktor A yaitu jenis ayam dan faktor B ransum alami. Analisis dan interprestasi data dengan anova taraf 5%. Hasil Faktor A*B P > 0,05 yang menunjukkan bahwa tidak ada pengaruh interaksi antara jenis ayam dan ransum alami terhadap bobot organ dalam ayam. Hasil Faktor A jenis ayam yaitu P (P-value) 0,001 < 0,05 menunjukkan terdapat pengaruh jenis ayam, sedangkan ransum alami P > 0,05 menunjukkan tidak terdapat pengaruh ransum alami terhadap bobot organ dalam ayam. Hasil penelitian di implementasikan pada Buku Saku dengan materi KD 3.7 Sistem Pencernaan Makhluk Hidup kelas XI. Kata Kunci: Jenis Ayam, Daun Ubi Jalar, Jahe, Kunyit, Bobot Organ Dalam, Buku Saku
Efektivitas Bioherbisida Calopogonium mucunoides Desv. Dan Cyperus rotundus Terhadap Perkecambahan Dan Pertumbuhan Gulma Mimosa invisa Shella Antika
EDUBIOPRENA : Jurnal Ilmiah Pendidikan Biologi, Biologi, & Bioentrepreneurship Vol. 1 No. 1 (2024): Januari
Publisher : Pendidikan Biologi FPMIPATI Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/edubioprena.v1i1.434

Abstract

Tumbuhnya gulma di lahan pertanian memberikan dampak negatif terhadap tanaman budidaya karena dapat menurunkan produktivitas tanaman akibat persaingan dalam memperoleh nutrisi berupa air, udara, dan unsur hara. Upaya yang dapat dilakukan dalam menanggulangi gulma adalah dengan memanfaatkan potensi tanaman yang mengandung senyawa alelopati seperti Calopogonium mucunoides Desv. dan Cyperus rotundus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas senyawa alelopati dari ekstrak Calopogonium mucunoides Desv. dan Cyperus rotundus dalam menghambat perkecambahan dan pertumbuhan gulma Mimosa invisa. Percobaan dalam penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 ulangan kombinasi ekstrak Calopogonium mucunoides Devs. dan Cyperus rotundus menggunakan perbandingan 1 : 1 (v/v), 1 : 2 (v/v), da n 2 : 1 (v/v). Analisis data menggunakan uji Anova pada taraf signifikan 5% jika hasilnya berbeda nyata, maka dilakukan uji lanjut Duncan’s Multiple Range Test (DMRT) pada taraf 5% (0,05).Kombinasi senyawa alelopati ekstrak Calopogonium mucunoides Desv. dan Cyperus rotundus mampu menghambat munculnya kecambah, persentase perkecambahan, dan tinggi gulma Mimosa invisa yaitu pada perbandingan 2:1 (Calopogonium mucunoides Desv. : Cyperus rotundus) sedangkan, perbandingan konsentrasi senyawa alelopati ekstrak Calopogonium mucunoides Desv. dan Cyperus rotundus yang efektif dalam menghambat panjang akar gulma Mimosa invisa yaitu pada perbandingan 1:2 (Calopogonium mucunoides Desv. : Cyperus rotundus). Nilai fitotoksisitas bioherbisida berada di skor 0 dimana tidak dapat menyebabkan gulma Mimosa invisa keracunan.
Pengaruh Model PJBL  Terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif Peserta Didik Pada Submateri Pencemaran Lingkungan Hidup Kelas X Di SMAN 5 Medan Nadya Dewi Syahputri; Halim Simatupang
EDUBIOPRENA : Jurnal Ilmiah Pendidikan Biologi, Biologi, & Bioentrepreneurship Vol. 2 No. 2 (2025): Juli
Publisher : Pendidikan Biologi FPMIPATI Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/shzgcy13

Abstract

Salah satu keterampilan abad 21 yang harus dikembangkan dan ada dalam diri peserta didik melalui pembelajaran di sekolah adalah keterampilan berpikir kreatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh project based learning terhadap kemampuan berpikir kreatif. Jenis Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan quasi experiment dengan desain non-equivalent control group design. Sampel penelitian diambil dengan teknik purposive sampling yang terdiri dari dua kelas, yaitu kelas X 9 (kelas eksperimen) dan X 10 (kelas kontrol). Instrumen dalam penelitian ini adalah tes esai sebanyak 5 butir soal untuk mengukur kemampuan berpikir kreatif. Analisis data menggunakan uji mann-whitney dan uji normalisasi-gain (N-gain). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran proyek terhadap kemampuan berpikir kreatif. Hasil persentase peningkatan N-gain pada kemampuan berpikir kreatif di kelas eksperimen sebesar 41.55 (sedang).
Efektivitas Problem-Based Learning Dalam Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa Pada Pembelajaran Biologi Insan Cendikia Persito; Rahmadhani Fitri; Ria Anggriyani
EDUBIOPRENA : Jurnal Ilmiah Pendidikan Biologi, Biologi, & Bioentrepreneurship Vol. 2 No. 2 (2025): Juli
Publisher : Pendidikan Biologi FPMIPATI Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/4rtpha39

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas model Problem-Based Learning (PBL) dalam meningkatkan keterampilan berpikir kreatif siswa pada pembelajaran biologi dengan pendekatan Systematic Literature Review (SLR). Kajian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya penguasaan keterampilan abad ke-21, khususnya kreativitas, dalam menghadapi tantangan global. Enam artikel yang memenuhi kriteria seleksi ketat—meliputi penerapan langsung PBL, fokus pada pengembangan berpikir kreatif, serta relevansi dengan pembelajaran biologi di tingkat sekolah menengah—dipilih untuk dianalisis. Proses SLR dilakukan secara deskriptif-kualitatif melalui tahapan identifikasi, seleksi, ekstraksi data, dan sintesis. Hasil kajian menunjukkan bahwa PBL secara konsisten mendorong peningkatan kreativitas siswa melalui indikator seperti kelancaran, keluwesan, elaborasi, dan orisinalitas. PBL menciptakan pengalaman belajar yang aktif, kolaboratif, dan kontekstual, sehingga memungkinkan siswa menghasilkan ide-ide baru dan solusi inovatif terhadap masalah biologis nyata. Selain itu, pemahaman konsep yang kuat turut mendukung keberhasilan penerapan PBL dalam membangun kreativitas. Berdasarkan temuan ini, PBL direkomendasikan sebagai pendekatan pedagogis efektif. Penelitian lanjutan disarankan untuk menggali peran variabel lain seperti berpikir kritis, motivasi belajar, serta integrasi pendekatan STEM atau STEAM.
Implementasi Problem Based Learning Berbasis Deep Learning Untuk Meningkatkan Berpikir Kritis Siswa Pada Materi Sistem Ekskresi Di SMA Dhifiya Ardhana; Suci Fajrina; Syamsurizal; Rahmadhani Fitri
EDUBIOPRENA : Jurnal Ilmiah Pendidikan Biologi, Biologi, & Bioentrepreneurship Vol. 2 No. 2 (2025): Juli
Publisher : Pendidikan Biologi FPMIPATI Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/h7xvzr38

Abstract

Penurunan kemampuan berpikir kritis siswa, khususnya dalam mata pelajaran sains seperti Biologi, menjadi perhatian serius dalam dunia pendidikan. Salah satu penyebabnya adalah minimnya model pembelajaran inovatif yang mendorong keterlibatan aktif siswa dalam memecahkan masalah kontekstual. Artikel ini bertujuan mengkaji integrasi model Problem Based Learning (PBL) dengan prinsip Deep Learning sebagai strategi pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa SMA pada materi sistem ekskresi manusia. Penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan menganalisis berbagai studi empiris dan literatur teoretis yang diterbitkan dalam sepuluh tahun terakhir. Artikel yang ditinjau diperoleh dari database seperti Google Scholar, Scopus, dan ScienceDirect dengan kriteria inklusi yang mencakup penerapan PBL, Deep Learning, atau kombinasi keduanya dalam pendidikan sains. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi PBL dan Deep Learning efektif meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa melalui pendekatan pembelajaran yang berpusat pada siswa. Siswa terdorong untuk membangun pemahaman melalui penyelidikan aktif, diskusi kelompok, dan refleksi mendalam. Selain itu, prinsip Deep Learning membantu menciptakan pengalaman belajar yang bermakna dan berkelanjutan. Model ini juga terbukti meningkatkan motivasi dan partisipasi siswa, sehingga direkomendasikan sebagai strategi alternatif dalam pembelajaran Biologi.
Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Biologi Siswa SMA Di Kota Semarang Pada Indikator Memahami Masalah Siti Aliza; Fenny Roshayanti
EDUBIOPRENA : Jurnal Ilmiah Pendidikan Biologi, Biologi, & Bioentrepreneurship Vol. 1 No. 2 (2024): Juli
Publisher : Pendidikan Biologi FPMIPATI Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/d9j7eh09

Abstract

Abstrak – Kemampuan pemecahan masalah sangat penting karena dapat membantu siswa menerapkan solusi yang tersedia untuk menyelesaikan masalah dalam pembelajaran maupun yang nyata di kehidupannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan pemecahan masalah siswa SMA di kota Semarang pada indikator memahami masalah. Penelitian ini menggunakan survey deskriptif. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Proportionate stratified random sampling. Metode yang digunakan yaitu angket terbuka, observasi, dan tes kemampuan pemecahan masalah. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata kemampuan memahami masalah siswa SMA di Kota Semarang tertinggi diperoleh SMA C sebesar 76,74 sementara yang terendah diperoleh SMA E sebesar 31,75. Nilai rata-rata keseluruhan dari semua sekolah yang dijadikan sampel sebesar 61 termasuk kategori tinggi, namun belum semua sekolah yang dijadikan sampel memiliki kemampuan pemecahan masalah pada indikator memahami masalah yang tinggi.
Analisis Dampak Pembelajaran Sistem Online Learning Pada materi Biologi Sesa Mentari; Sumarno; Praptining Rahayu
EDUBIOPRENA : Jurnal Ilmiah Pendidikan Biologi, Biologi, & Bioentrepreneurship Vol. 1 No. 2 (2024): Juli
Publisher : Pendidikan Biologi FPMIPATI Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/8xt7w795

Abstract

Abstrak – Pademi covid-19 telah mengganggu proses pembelajaran secara konvensional. Maka diperlukan solusi untuk menjawab permasalahan tersebut. Pembelajaran secara daring adalah salah satu alternatif yang dapat mengatasi masalah tersebut. Tujuan penelitian adalah untuk memperoleh analysis pengaruh pelaksanaan pembelajaran daring materi biologi di SMA N 1 Kejobong Kabupaten Purbalingga sebagai upaya menekan penyebaran covid-19. Subjek penelitian adalah siswa SMA N 1 Kejobong Kabupaten Purbalingga. Data dikumpulkan dengan wawancara melalui zoom cloud meeting. Analisis data dilakukan menggunakan teknik analisis interaktif Miles & Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) pengaruh pembelajaran dari siswa terletak pada fasilitas-fasilitas dasar yang dibutuhkan untuk mengikuti pembelajaran daring; (2) pembelajaran daring memiliki fleksibilitas dalam pelaksanaannya dan mampu mendorong munculnya kemandirian belajar dan motivasi untuk lebih aktif dalam belajar; dan (3) pembelajaran jarak jauh mendorong munculnya perilaku social distancing dan meminimalisir munculnya keramaian siswa sehingga dianggap dapat mengurangi potensi penyebaran Covid-19. Lemahnya pengawasan terhadap siswa, kurang kuatnya sinyal di daerah pelosok, dan mahalnya biaya kuota adalah tantangan tersendiri dalam pembelajaran daring. Meningkatkan kemandirian belajar, minat dan motivasi, keberanian mengemukakan gagasan dan pertanyaan adalah keutungan lain dari pembelajaran daring.

Page 1 of 2 | Total Record : 20