cover
Contact Name
erlangga hadi sasmita
Contact Email
shofanahmediaberkah@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
shofanahmediaberkah@gmail.com
Editorial Address
https://jurnalmahasiswa.com/index.php/Jurihum/about/editorialTeam
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurihum
ISSN : 30257409     EISSN : 30257409     DOI : -
Core Subject :
JURIHUM : Jurnal Inovasi dan Humaniora dengan ISSN 3025-7409 (Media Online) merupakan jurnal ilmiah peer-review yang bertujuan untuk mempublikasikan artikel penelitian, kajian ilmiah, dan tinjauan literatur berkualitas pada berbagai bidang ilmu multidisiplin. Jurnal ini menjadi media bagi peneliti, dosen, mahasiswa, dan praktisi untuk menyebarluaskan hasil penelitian, inovasi, serta perkembangan ilmu pengetahuan di bidang humaniora dan ilmu terapan. Ruang lingkup jurnal meliputi, tetapi tidak terbatas pada: Pendidikan Sosial dan Humaniora Sistem Informasi dan Teknologi Manajemen dan Bisnis Hukum Ilmu Komunikasi Administrasi Publik Psikologi Statistika dan Penelitian Terapan Pengabdian kepada Masyarakat Penelitian Multidisiplin Jurnal ini menerima artikel berupa hasil penelitian, studi kasus, artikel konseptual, dan tinjauan literatur dari akademisi maupun praktisi, cocok untuk tugas, mini project, skripsi untuk mahasiswa terbit bulan juni, September, Desember, Maret
Arjuna Subject : -
Articles 252 Documents
Ketidakhadiran Tergugat dan Implikasinya terhadap Putusan Verstek dalam Perkara Perdata Anggi Sri Haryati Simarmata; Mellysa Septriani
JURIHUM : Jurnal Inovasi dan Humaniora Vol. 3 No. 4 (2026): JURIHUM : Jurnal Inovasi dan Humaniora
Publisher : CV. Shofanah Media Berkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ketidakhadiran tergugat dalam persidangan perdata dan implikasinya terhadap putusan verstek. Permasalahan yang dikaji adalah bagaimana hukum acara perdata mengatur putusan verstek, sejauh mana hakim tetap harus menilai gugatan penggugat, serta bagaimana perlindungan hukum terhadap tergugat melalui upaya verzet. Penelitian ini menunjukkan bahwa putusan verstek merupakan instrumen untuk menjaga efektivitas persidangan ketika tergugat tidak hadir meskipun telah dipanggil secara sah dan patut. Namun, putusan tersebut tidak dapat dijatuhkan secara otomatis karena hakim tetap wajib memeriksa keabsahan pemanggilan, dasar gugatan, dan kelayakan alat bukti. Di sisi lain, verzet berfungsi sebagai sarana koreksi yuridis untuk melindungi hak tergugat agar tetap dapat membela diri. Dengan demikian, penerapan putusan verstek harus dilakukan secara hati-hati agar tidak mengorbankan prinsip keadilan, kepastian hukum, dan perlindungan hak para pihak.
Analisis Yuridis Putusan Niet Ontvankelijke Verklaard Akibat Cacat Formil pada Surat Kuasa Khusus Anggi Sri Haryati Simarmata; Ayu Agustina
JURIHUM : Jurnal Inovasi dan Humaniora Vol. 3 No. 4 (2026): JURIHUM : Jurnal Inovasi dan Humaniora
Publisher : CV. Shofanah Media Berkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Surat Kuasa Khusus (SKK) adalah persyaratan administratif esensial yang wajib dilengkapi dalam proses persidangan di pengadilan, khususnya ketika para pihak menunjuk atau menggunakan jasa penasihat hukum untuk mewakili kepentingan mereka. Gugatan dapat dinyatakan tidak dapat diterima (niet ontvankelijke verklaard atau N.O.) apabila terdapat ketidaksesuaian atau cacat formil dalam surat kuasa khusus. Penelitian ini mengkaji berbagai jenis cacat formil yang terdapat dalam surat kuasa khusus serta landasan dasar hukum yang menjadi acuan hakim dalam menetapkan putusan. tidak dapat diterima (N.O.), serta implikasi ketentuan hukum yang mengikat para pihak dalam persidangan. Melalui pendekatan yuridis normatif dengan studi putusan pengadilan, penelitian ini menemukan bahwa cacat formil pada surat kuasa khusus terjadi dalam berbagai bentuk, antara lain surat kuasa yang tidak menunjuk perkara secara spesifik, ditandatangani setelah gugatan didaftarkan, tidak memuat identitas para pihak secara lengkap, atau diberikan oleh pihak yang tidak memiliki kesaktian hukum. Putusan N.O. yang dijatuhkan akibat cacat formil surat kuasa khusus berdampak signifikan terhadap hak para pihak untuk memperoleh keadilan dan kepastian hukum.