cover
Contact Name
erlangga hadi sasmita
Contact Email
shofanahmediaberkah@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
shofanahmediaberkah@gmail.com
Editorial Address
https://jurnalmahasiswa.com/index.php/Jurihum/about/editorialTeam
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurihum
ISSN : 30257409     EISSN : 30257409     DOI : -
Core Subject :
JURIHUM : Jurnal Inovasi dan Humaniora dengan ISSN 3025-7409 (Media Online) merupakan jurnal ilmiah peer-review yang bertujuan untuk mempublikasikan artikel penelitian, kajian ilmiah, dan tinjauan literatur berkualitas pada berbagai bidang ilmu multidisiplin. Jurnal ini menjadi media bagi peneliti, dosen, mahasiswa, dan praktisi untuk menyebarluaskan hasil penelitian, inovasi, serta perkembangan ilmu pengetahuan di bidang humaniora dan ilmu terapan. Ruang lingkup jurnal meliputi, tetapi tidak terbatas pada: Pendidikan Sosial dan Humaniora Sistem Informasi dan Teknologi Manajemen dan Bisnis Hukum Ilmu Komunikasi Administrasi Publik Psikologi Statistika dan Penelitian Terapan Pengabdian kepada Masyarakat Penelitian Multidisiplin Jurnal ini menerima artikel berupa hasil penelitian, studi kasus, artikel konseptual, dan tinjauan literatur dari akademisi maupun praktisi, cocok untuk tugas, mini project, skripsi untuk mahasiswa terbit bulan juni, September, Desember, Maret
Arjuna Subject : -
Articles 252 Documents
Analisis Risiko Penggunaan Pinjaman Online pada Gaya Generasi Z Errin Mayda Angraini; Umar Maulana; Zahra Dwi Septiani; Irgi Naufal Nazhif
JURIHUM : Jurnal Inovasi dan Humaniora Vol. 3 No. 3 (2025): JURIHUM : Jurnal Inovasi dan Humaniora
Publisher : CV. Shofanah Media Berkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pesatnya perkembangan teknologi finansial (fintech) di Indonesia telah meningkatkan aksesibilitas platform pinjaman daring, khususnya di kalangan Generasi Z. Kemudahan memperoleh pinjaman tanpa agunan serta proses persetujuan yang cepat mendorong generasi muda untuk memanfaatkan pinjaman digital guna memenuhi kebutuhan konsumsi yang bersifat gaya hidup. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis risiko finansial, psikologis, dan sosial yang terkait dengan penggunaan pinjaman daring pada Generasi Z. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan dari 150 responden berusia 17–26 tahun yang memiliki pengalaman menggunakan layanan pinjaman daring. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 72% responden menggunakan pinjaman daring untuk kebutuhan gaya hidup yang tidak bersifat esensial, sementara 41% responden mengalami kesulitan dalam melakukan pembayaran tepat waktu. Temuan penelitian mengungkapkan tiga risiko utama, yaitu tekanan finansial akibat tingginya tingkat bunga, stres psikologis yang muncul akibat akumulasi utang, serta tekanan sosial yang dipengaruhi oleh tren gaya hidup digital. Kesimpulannya, penelitian ini menekankan pentingnya penguatan literasi keuangan dan promosi perilaku berutang yang bertanggung jawab di kalangan konsumen muda guna mengurangi potensi dampak negatif dari pinjaman daring.
Aspek Perlindungan Hukum dalam Proses Pembuktian terhadap Anak sebagai Pelaku Tindak Pidana Gilang Aji Pamungkas
JURIHUM : Jurnal Inovasi dan Humaniora Vol. 3 No. 3 (2025): JURIHUM : Jurnal Inovasi dan Humaniora
Publisher : CV. Shofanah Media Berkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas aspek perlindungan hukum dalam proses pembuktian terhadap anak sebagai pelaku tindak pidana dalam sistem peradilan pidana Indonesia. Masalah utama penelitian ini adalah masih lemahnya penerapan perlindungan hak anak pada tahap pembuktian, termasuk pemeriksaan saksi, alat bukti, serta proses penyidikan yang sering kali belum sepenuhnya memperhatikan prinsip kepentingan terbaik bagi anak. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis sejauh mana peraturan perundang-undangan dan praktik peradilan telah menjamin perlindungan anak pada tahap pembuktian, serta mengidentifikasi hambatan yang muncul dalam implementasinya. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan studi kasus. Meskipun pengaturan hukum telah mengakui perlunya perlindungan khusus bagi anak, praktik di lapangan masih menghadapi kendala berupa kurangnya kompetensi aparat dalam pemeriksaan anak, penggunaan alat bukti yang tidak sesuai standar perlindungan anak, serta tekanan psikologis yang dialami anak selama proses pembuktian. Penelitian menegaskan pentingnya peningkatan kapasitas aparat, penyediaan fasilitas ramah anak, dan konsistensi penerapan standar pemeriksaan untuk memastikan terpenuhinya hak-hak anak secara efektif.
Fenomena Overload Informasi dan Kesehatan Mental pada Generasi Z di Era Digital Indonesia: Dipandang dari Sisi Pendidikan Ilmu Sosial Sakti Wiradinata Kusuma
JURIHUM : Jurnal Inovasi dan Humaniora Vol. 3 No. 3 (2025): JURIHUM : Jurnal Inovasi dan Humaniora
Publisher : CV. Shofanah Media Berkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami fenomena information overload (kelebihan informasi)dan dampaknya terhadap kesehatan mental generasi Z di Indonesia, serta menelaahnyadari perspektif pendidikan ilmu sosial. Dalam konteks era digital yang ditandai denganarusinformasi tanpa batas, generasi muda menghadapi tantangan dalam mengelola emosi, fokusbelajar, dan keseimbangan hidup. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif denganmetode fenomenologi untuk menggali pengalaman subjektif mahasiswa dan pelajar terhadappaparan informasi digital yang berlebihan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalamdanobservasi terhadap sepuluh partisipan dari berbagai latar belakang pendidikan. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa information overload menyebabkan stres, kelelahan kognitif, danpenurunan motivasi belajar. Namun, sebagian generasi Z juga menunjukkan strategi adaptifseperti detoks digital, manajemen waktu, dan pencarian dukungan sosial. Dari sisi pendidikanilmu sosial, fenomena ini menegaskan perlunya pembelajaran yang menumbuhkan kesadarankritis, literasi digital, serta keseimbangan antara kebutuhan informasi dan kesehatan mental.
Digitalisasi UMKM dan Transformasi Perilaku Ekonomi Masyarakat: Tinjauan Pendidikan Ilmu Sosial Nia Amelia Putri
JURIHUM : Jurnal Inovasi dan Humaniora Vol. 3 No. 3 (2025): JURIHUM : Jurnal Inovasi dan Humaniora
Publisher : CV. Shofanah Media Berkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan signifikan pada pola aktivitasekonomi masyarakat, terutama melalui digitalisasi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Digitalisasi tidak hanya mendorong efisiensi transaksi, tetapi juga memengaruhi perilakukonsumsi, pola produksi, dan relasi sosial ekonomi di tingkat lokal. Dalamperspektif PendidikanIlmu Sosial (PIS), fenomena ini menjadi konteks penting untuk memahami dinamikasosial- ekonomi kontemporer, literasi digital, serta perubahan struktur interaksi ekonomi masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan studi literatur untukmenelaah peran digitalisasi UMKM terhadap transformasi perilaku ekonomi masyarakat danrelevansinya sebagai sumber belajar pada Pendidikan Ilmu Sosial. Hasil penelitian menunjukkanbahwa digitalisasi UMKM meningkatkan inklusivitas ekonomi, memperluas akses pasar, sertamenciptakan budaya ekonomi baru yang berbasis pada kecepatan informasi, transparansi, daninovasi. Temuan ini menegaskan pentingnya integrasi studi digitalisasi UMKMdalampembelajaran PIS guna memperkuat literasi ekonomi dan pemahaman siswa tentangperubahan sosial dalam era digital.
Perancangan dan Pemodelan Sistem Informasi Akademik Berbasis Web Menggunakan Metode Prototype Viona Mayanda; Vicky Reyvalino
JURIHUM : Jurnal Inovasi dan Humaniora Vol. 3 No. 3 (2025): JURIHUM : Jurnal Inovasi dan Humaniora
Publisher : CV. Shofanah Media Berkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi digital mendorong perguruan tinggi untuk mengoptimalkan pengelolaan layanan akademik melalui penerapan sistem informasi yang terintegrasi. Namun, sistem informasi akademik yang digunakan masih menghadapi berbagai kendala, seperti pengelolaan data yang belum terintegrasi dan keterbatasan kemudahan penggunaan. Penelitian bertujuannnya untuk melakukan perancangan dan pemodelan ini menggunakan metode Prototype. Metode akan memungkinkan keterlibatan pengguna secara langsung dalam setiap tahapan pengembangan sistem sehingga rancangan yang dihasilkan sesuai dengan kebutuhan pengguna. Hasil penelitian berupa rancangan sistem informasi akademik yang dimodelkan menggunakan Unified Modeling Language (UML), meliputi diagram konteks, use case, activity, class, dan sequence. Rancangan sistem diharapkan dapat meningkatkan efektivitas pengelolaan data akademik serta kualitas layanan akademik.
Kesadaran Sosial Generasi Z di Tengah Arus Informasi Digital Melisa Efrata Girsang
JURIHUM : Jurnal Inovasi dan Humaniora Vol. 3 No. 3 (2025): JURIHUM : Jurnal Inovasi dan Humaniora
Publisher : CV. Shofanah Media Berkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi digital yang sangat pesat telah membawa perubahan signifikan dalam pola interaksi sosial, khususnya pada Generasi Z yang tumbuh dan berkembang di tengah derasnya arus informasi digital. Akses informasi yang cepat dan luas melalui media sosial, platform digital, serta berbagai sumber daring lainnya memberikan peluang besar bagi peningkatan kesadaran sosial, namun sekaligus menghadirkan tantangan berupa penyebaran informasi yang tidak terverifikasi dan pembentukan sikap sosial yang cenderung instan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tingkat kesadaran sosial Generasi Z serta faktor-faktor yang memengaruhinya dalam konteks lingkungan digital. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi literatur dan analisis fenomena sosial yang relevan dengan perilaku digital Generasi Z. Hasil kajian menunjukkan bahwa kesadaran sosial Generasi Z dipengaruhi oleh intensitas penggunaan media digital, kemampuan literasi informasi, serta peran lingkungan sosial dan pendidikan. Generasi Z cenderung memiliki kepedulian tinggi terhadap isu-isu sosial, namun masih memerlukan penguatan dalam kemampuan berpikir kritis dan etika bermedia digital agar kesadaran sosial yang terbentuk bersifat konstruktif dan berkelanjutan. Dengan demikian, diperlukan sinergi antara keluarga, institusi pendidikan, dan masyarakat dalam membangun kesadaran sosial Generasi Z yang adaptif terhadap perkembangan teknologi digital.
Transformasi Sosial dalam Dinamika Kehidupan Masyarakat Modern Cornelia Benga Asan
JURIHUM : Jurnal Inovasi dan Humaniora Vol. 3 No. 3 (2025): JURIHUM : Jurnal Inovasi dan Humaniora
Publisher : CV. Shofanah Media Berkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transformasi sosial mencerminkan perubahan yang berlangsung dalam kehidupan masyarakat, baik pada aspek struktur sosial, sistem nilai, maupun pola perilaku, seiring dengan perkembangan masyarakat modern. Berbagai faktor seperti kemajuan teknologi, arus globalisasi, urbanisasi, serta perubahan cara berinteraksi antarindividu turut memengaruhi dinamika sosial yang terjadi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji proses transformasi sosial dalam masyarakat modern serta implikasinya terhadap tatanan kehidupan sosial. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif melalui kajian literatur dari berbagai sumber ilmiah yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa transformasi sosial membawa dampak yang luas, khususnya pada perubahan pola komunikasi, hubungan antaranggota masyarakat, dan pergeseran nilai sosial. Perubahan tersebut memberikan manfaat berupa peningkatan efisiensi dan kemudahan aktivitas sosial, namun juga menimbulkan permasalahan seperti menurunnya kohesi sosial dan meningkatnya sikap individualistis. Oleh karena itu, diperlukan upaya penguatan nilai sosial dan kemampuan adaptasi masyarakat agar proses transformasi sosial dapat berjalan secara harmonis dan berkelanjutan.
Pengenalan Fungsi Komposisi dan Fungsi Invers dalam Matematika SMA Fachira Aulia Putri; Bahriaturrohmah; Nur Azizah; Silva Purnamasari; Ul’fah Hernaeny
JURIHUM : Jurnal Inovasi dan Humaniora Vol. 3 No. 3 (2025): JURIHUM : Jurnal Inovasi dan Humaniora
Publisher : CV. Shofanah Media Berkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Matematika memiliki peran penting dalam kehidupan sehari-hari (Rosita et al., 2021) dan menjadi salah satu mata pelajaran fundamental yang harus dikuasai sejak jenjang pendidikan dasar hingga menengah. Salah satu materi penting dalam pembelajaran matematika di tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) adalah fungsi, khususnya fungsi komposisi dan fungsi invers. Kedua konsep ini menuntut pemahaman konseptual dan prosedural yang kuat karena bersifat abstrak dan saling berkaitan. Namun, pada praktiknya banyak siswa mengalami kesulitan dan miskonsepsi, seperti kesalahan dalam menentukan urutan komposisi fungsi maupun dalam memahami makna notasi fungsi invers. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengenalan konsep fungsi komposisi dan fungsi invers dalam pembelajaran matematika SMA. Metode yang digunakan adalah kajian pustaka dengan menelaah berbagai sumber tertulis berupa jurnal, artikel ilmiah, dan laporan penelitian yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa pemahaman fungsi komposisi dan fungsi invers sangat dipengaruhi oleh penguasaan konsep dasar fungsi, notasi fungsi, serta pemahaman hubungan antara domain dan kodomain. Selain itu, keterkaitan antara fungsi komposisi dan fungsi invers dapat dimanfaatkan sebagai alat konseptual untuk memperjelas makna invers melalui fungsi identitas. Dengan pembelajaran yang terstruktur, kontekstual, dan menekankan pemahaman konsep, siswa diharapkan mampu menguasai fungsi komposisi dan fungsi invers secara lebih baik sebagai bekal untuk mempelajari materi matematika lanjutan dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.
Pengaruh Sosial: Peran Perkembangan Media Massa pada Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) di Kalangan Remaja Alfi Nurfadilah
JURIHUM : Jurnal Inovasi dan Humaniora Vol. 3 No. 3 (2025): JURIHUM : Jurnal Inovasi dan Humaniora
Publisher : CV. Shofanah Media Berkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan media sejak awal 2000 hingga 2020-an telah mengubah cara remaja mengakses informasi dan belajar dalam pendidikan IPS. Media satu arah berkembang menjadi ruang interaktif yang memengaruhi pemahaman sosial remaja. Melalui pendekatan kualitatif dengan analisis sinkronis dan diakronis, penelitian ini menunjukkan bahwa platform seperti YouTube, Instagram, dan TikTok menjadi sarana belajar sekaligus partisipasi digital. Terdapat pergeseran dari pembelajaran pasif menuju pembelajaran partisipatif, sehingga remaja juga berperan sebagai produsen konten. Literasi media menjadi kunci untuk menghadapi kompleksitas informasi. Dalam pembelajaran IPS, media massa menawarkan peluang pembelajaran yang kontekstual namun juga membawa tantangan seperti hoaks dan tekanan sosial. Karena itu, penggunaan media perlu diarahkan secara kritis agar membantu remaja berpikir reflektif dan beradaptasi dengan perubahan sosial.
Pengaruh Media Sosial Terhadap Prestasi Belajar Remaja Mia Kristina Sitorus; Mawardi Nurulla
JURIHUM : Jurnal Inovasi dan Humaniora Vol. 3 No. 3 (2025): JURIHUM : Jurnal Inovasi dan Humaniora
Publisher : CV. Shofanah Media Berkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sosial media merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan remaja di jaman digital. Hampir seluruh aktivitas komunikasi, hiburan, hingga pencarian informasi dilakukan melalui media sosial. Kondisi ini menimbulkan dampak terhadap kalangan luar, termasuk dalam bidang pendidikan. Penemuan ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media sosial terhadap prestasi belajar remaja. Metode penemuan yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui studi literatur dari berbagai buku, jurnal ilmiah, dan artikel yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial dapat memberikan dampak positif terhadap prestasi belajar apabila digunakan sebagai sarana pembelajaran, pencarian informasi, dan diskusi akademik. Namun, penggunaan media sosial yang berlebihan dan tidak terkontrol cenderung berdampak negatif, seperti menurunnya konsentrasi belajar, berkurangnya waktu belajar, serta penurunan prestasi akademik. jadi, diperlukan penggunaan sosmed (sosial media) secara bijak agar dapat mendukung proses belajar remaja secara optimal.