cover
Contact Name
erlangga hadi sasmita
Contact Email
shofanahmediaberkah@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
shofanahmediaberkah@gmail.com
Editorial Address
https://jurnalmahasiswa.com/index.php/Jurihum/about/editorialTeam
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurihum
ISSN : 30257409     EISSN : 30257409     DOI : -
Core Subject :
JURIHUM : Jurnal Inovasi dan Humaniora dengan ISSN 3025-7409 (Media Online) merupakan jurnal ilmiah peer-review yang bertujuan untuk mempublikasikan artikel penelitian, kajian ilmiah, dan tinjauan literatur berkualitas pada berbagai bidang ilmu multidisiplin. Jurnal ini menjadi media bagi peneliti, dosen, mahasiswa, dan praktisi untuk menyebarluaskan hasil penelitian, inovasi, serta perkembangan ilmu pengetahuan di bidang humaniora dan ilmu terapan. Ruang lingkup jurnal meliputi, tetapi tidak terbatas pada: Pendidikan Sosial dan Humaniora Sistem Informasi dan Teknologi Manajemen dan Bisnis Hukum Ilmu Komunikasi Administrasi Publik Psikologi Statistika dan Penelitian Terapan Pengabdian kepada Masyarakat Penelitian Multidisiplin Jurnal ini menerima artikel berupa hasil penelitian, studi kasus, artikel konseptual, dan tinjauan literatur dari akademisi maupun praktisi, cocok untuk tugas, mini project, skripsi untuk mahasiswa terbit bulan juni, September, Desember, Maret
Arjuna Subject : -
Articles 252 Documents
Manajemen Emosi untuk Meningkatkan Hubungan Antar Personal yang Harmonis Muhammad Anshari; Muhammad Miftahur Rizki; Farid Zahran Wafi; Saeful Fatah; Demy Andriansyah; Naapii Amsyor; Titis Sekar Prameswari
JURIHUM : Jurnal Inovasi dan Humaniora Vol. 3 No. 3 (2025): JURIHUM : Jurnal Inovasi dan Humaniora
Publisher : CV. Shofanah Media Berkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengelolaan emosi merupakan kemampuan penting yang membantu individu memahami, menilai, serta mengarahkan respons emosional secara tepat sehingga hubungan antarpersonal dapat terjalin dengan lebih selaras. Berbagai kajian menunjukkan bahwa keterampilan ini tidak hanya meredam perilaku negatif, tetapi juga meningkatkan kualitas interaksi sosial. Penelitian ini bertujuan menelaah peran manajemen emosi dalam membangun hubungan interpersonal yang harmonis melalui kajian literatur. Metode yang digunakan adalah studi pustaka dengan meninjau artikel ilmiah, buku, serta karya akademik terkait. Hasil telaah memperlihatkan bahwa kemampuan mengelola emosi mendorong komunikasi interpersonal yang efektif, meminimalkan konflik, memperkuat pemahaman antarindividu, serta menjaga stabilitas hubungan sosial. Literatur juga menegaskan bahwa komunikasi intrapersonal yang baik menjadi landasan bagi terbentuknya pengelolaan emosi yang efektif. Dengan demikian, manajemen emosi merupakan faktor kunci dalam membangun relasi yang sehat, konstruktif, dan berkelanjutan.
Stigma Masyarakat terhadap Korban Kekerasan Seksual Lutfia Asysipa
JURIHUM : Jurnal Inovasi dan Humaniora Vol. 3 No. 3 (2025): JURIHUM : Jurnal Inovasi dan Humaniora
Publisher : CV. Shofanah Media Berkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kekerasan seksual merupakan pelanggaran serius terhadap hak asasi manusia yang masih marak terjadi di Indonesia. Meskipun telah ada Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual, korban belum sepenuhnya terlindungi akibat kuatnya stigma sosial, bias gender, dan stereotip masyarakat. Artikel ini membahas bagaimana stigma sosial memperburuk penderitaan korban serta bagaimana bias dan stereotip memengaruhi penilaian hukum terhadap pelaku dan korban. Kajian ini menegaskan perlunya pendekatan berbasis korban untuk mewujudkan sistem hukum yang adil, empatik, dan setara.
Inkonsistensi Kuantitas Barang Bukti Narkotika dan Implikasinya Terhadap Pembuktian dalam Sistem Peradilan Pidana di Indonesia Nami Simanjuntak
JURIHUM : Jurnal Inovasi dan Humaniora Vol. 3 No. 3 (2025): JURIHUM : Jurnal Inovasi dan Humaniora
Publisher : CV. Shofanah Media Berkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kejahatan narkotika merupakan extraordinary crime yang membutuhkan pembuktian ilmiah (bukti forensik) yang kuat. Namun, praktik peradilan di Indonesia sering menghadapi fenomena inkonsistensi kuantitas barang bukti (perbedaan berat saat penyitaan dan pengujian Labfor). Inkonsistensi ini mengancam validitas bukti dan kredibilitas proses hukum, padahal kuantitas narkotika merupakan basis fundamental penentuan pasal dan rentang hukuman. Penelitian ini bertujuan menganalisis implikasi hukum inkonsistensi kuantitas barang bukti narkotika terhadap kekuatan pembuktian di pengadilan dan merumuskan upaya perbaikan prosedur penanganan (Chain of Custody/CoC) untuk menjamin validitas bukti forensik. Penelitian ini menggunakan metode hukum normatif dengan pendekatan studi kepustakaan dan Pendekatan Perundang-undangan, dengan menelaah UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan KUHAP. Inkonsistensi kuantitas secara langsung menyerang keakuratan dan keotentikan bukti, merosotkan nilai pembuktian keterangan ahli, dan memicu keraguan beralasan di mata hakim. Selain kesalahan prosedural dan potensi manipulasi, faktor teknis seperti sifat higroskopisitas zat narkotika juga menjadi penyebab utama. Solusi yang ditawarkan adalah reformasi CoC secara komprehensif, meliputi: 1) Penggunaan kemasan kedap kelembaban; 2) Peningkatan transparansi kelembagaan; 3) Adopsi Sistem Manajemen Bukti Terpusat yang Aman; dan 4) Peningkatan standar profesionalisme ahli forensik sesuai regulasi. Inkonsistensi kuantitas BB Narkotika adalah cerminan kegagalan terintegrasi antara sistem teknis dan prosedural. Diperlukan sinergi antara pengendalian faktor fisikokimia dan modernisasi CoC untuk meningkatkan validitas bukti forensik, sehingga mendukung tercapainya kepastian dan keadilan hukum.
Kolaborasi dan Kerja Tim dalam Membangun Sinergi melalui Kecakapan Antarpersonal Elisnawati; Haris Al Fajri; Ilham Candra Solata; Billy Ferdinand; M. Zaini Lafaruf; Abdul Gofur
JURIHUM : Jurnal Inovasi dan Humaniora Vol. 3 No. 3 (2025): JURIHUM : Jurnal Inovasi dan Humaniora
Publisher : CV. Shofanah Media Berkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam Pembelajaran, organisasi, serta di industri, kerja sama dan kolaborasi merupakan skill yang sangat dibutuhkan yaitu bagaimana cara bekerja dengan orang lain. Seiring bertambahnya kerumitan pekerjaan dan keragaman anggota tim, jika tidak ada keterampilan interpersonal, untuk membangun relasi yang saling menguntungkan akan menjadi kendala. Tulisan ini menekankan bagaimana kolaborasi serta kerja tim terdorong oleh skill interpersonal yaitu komunikasi, empati, manajemen konflik, dan negosiasi. Penelitian ini menggunakan penelitian dengan metode online, yang bertujuan untuk mensintesis hasil dari jurnal-jurnal akademik serta publikasi-publikasi digital yang terpercaya, untuk membangun sebuah kerangka teori yang luas. Penelitian ini mengungkapkan bahwa sinergi dengan maksimal hanya akan diperoleh jika anggota tim dapat mengkombinasikan semua potensi serta kekuatan individu, yang akan diperoleh dari trust, di mana setiap anggota tim saling transparan satu sama lain serta sejalan dengan tujuan dan goal yang sama. Social skills menjadi medium, yang akan mendorong role clarification, sehingga kolaborasi yang produktif dan relasi kerjasama efektif dapat tercipta. Penelitian ini mengungkapkan kuatnya skills interpersonal akan berimplikasi kepada peningkatan kolaborasi dan kerja tim, serta pencapaian sinergi.
Peranan dan Kekuatan Keterangan Saksi sebagai Alat Bukti dalam Mewujudkan Keadilan Substantif pada Proses Peradilan Pidana di Indonesia Anti Wulandari
JURIHUM : Jurnal Inovasi dan Humaniora Vol. 3 No. 3 (2025): JURIHUM : Jurnal Inovasi dan Humaniora
Publisher : CV. Shofanah Media Berkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini adalah untuk menganalisis peran dan nilai keterangan saksi dalam proses pidana serta hubungannya dengan keadilan substantif. Penelitian ini menggunakan pendekatan hukum normatif dengan merujuk pada literatur khusus dan peraturan perundang-undangan. Berdasarkan hasil penelitian, keterangan saksi merupakan alat yang berguna sesuai dengan Pasal 184 ayat (1) Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana, namun efektivitasnya tidak selalu jelas. Keterangan saksi harus ditentukan berdasarkan integritas, konsistensi, dan kebebasan mereka dibandingkan dengan teknik lain. Dalam praktik pengadilan pidana, keterangan saksi sering menjadi bukti utama, terutama ketika bukti lain terbatas. Oleh karena itu, sangat penting untuk menghormati hukum keterangan saksi agar kesaksian diberikan secara langsung dan objektif. Perlindungan dapat diberikan oleh lembaga resmi seperti Badan Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK), sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Dashboard Business Intelligence untuk Kebijakan Kerusakan Hutan Jawa Barat Arum Fiaxsalia Sagita; Angelita Sherly Saharani; Melda Ramadhani; Muhammad Ihsan Ashari; Emi Sita Eriana
JURIHUM : Jurnal Inovasi dan Humaniora Vol. 3 No. 3 (2025): JURIHUM : Jurnal Inovasi dan Humaniora
Publisher : CV. Shofanah Media Berkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kerusakan hutan di Jawa Barat menampilkan variasi yang berbeda di setiap daerah dan perubahan waktu, sehingga dibutuhkan sistem pengawasan yang dapat memberikan informasi secara cepat dan terintegrasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menciptakan dashboard Business Intelligence (BI) yang dapat mendukung keputusan terkait pengelolaan kerusakan hutan di Jawa Barat dalam rentang waktu 2016 hingga 2023. Data mengenai kerusakan hutan diperoleh melalui portal Open Data Jabar yang dikelola oleh Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat, lalu diproses dengan langkah Extract, Transform, Load (ETL) sebelum ditampilkan dalam format dashboard interaktif. Analisis dilakukan dengan mengintegrasikan pendekatan spasial untuk memetakan daerah yang terpengaruh dan pendekatan temporal untuk mengidentifikasi tren perubahan setiap tahun. Hasil dari analisis menunjukkan adanya area dengan konsentrasi kerusakan serta variasi signifikan dari tahun ke tahun, dengan puncaknya terjadi pada tahun 2018. Dashboard BI yang telah dikembangkan dapat menunjukkan tren, pola distribusi, dan wilayah prioritas dengan sangat informatif, sehingga berfungsi sebagai alat bantu dalam pengambilan keputusan. Penelitian ini menegaskan pentingnya integrasi Business Intelligence dalam sistem pemantauan lingkungan yang berpotensi meningkatkan efektivitas dalam penyusunan kebijakan pengelolaan hutan berbasis data.
Perancangan Sistem Informasi Pencatatan Layanan dan Transaksi pada Cucian Mobil dan Motor Toretouch Wash Menggunakan Metode Prototype Rizki Amellia; Naura Saffinatun Najjah
JURIHUM : Jurnal Inovasi dan Humaniora Vol. 3 No. 3 (2025): JURIHUM : Jurnal Inovasi dan Humaniora
Publisher : CV. Shofanah Media Berkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merancang sistem informasi pencatatan layanan dan transaksi pada usaha cucian mobil dan motor Toretouch Wash menggunakan metode Prototype. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan studi pustaka. Sistem dikembangkan secara bertahap dengan melibatkan pengguna dalam proses evaluasi agar sesuai dengan kebutuhan operasional. Sistem yang dihasilkan mampu mengelola data layanan, mencatat transaksi, dan menyajikan laporan. Hasil pengujian menggunakan Black Box Testing menunjukkan bahwa seluruh fungsi sistem berjalan dengan baik dan sesuai kebutuhan pengguna, sehingga sistem dinyatakan layak digunakan.
Estimasi Rata-Rata Jam Belajar Harian Mahasiswa TI Semester 3 dengan Metode Interval Kepercayaan 95% Badriah Nur Muharromah; Rafi Doelandri Ramdan; Chianly Mareta; Maulana Malika Rizky; Perani Rosyani
JURIHUM : Jurnal Inovasi dan Humaniora Vol. 3 No. 3 (2025): JURIHUM : Jurnal Inovasi dan Humaniora
Publisher : CV. Shofanah Media Berkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengestimasi rata-rata waktu belajar harian mahasiswa Teknik Informatika Semester 3 serta menganalisis karakteristik sebaran datanya. Data dikumpulkan dari 20 responden dan dianalisis menggunakan pendekatan statistik deskriptif dan inferensial. Hasil analisis menunjukkan bahwa rata-rata waktu belajar harian mahasiswa adalah 1,45 jam dengan nilai median sebesar 1,43 jam. Kedekatan nilai rata-rata dan median mengindikasikan bahwa sebaran data relatif simetris tanpa kemencengan yang signifikan, yang juga didukung oleh visualisasi histogram dengan puncak distribusi pada interval 1,0 hingga 1,5 jam per hari. Melalui metode interval kepercayaan 95%, diperoleh estimasi bahwa rata-rata waktu belajar harian populasi mahasiswa Teknik Informatika berada pada rentang 1,12 hingga 1,77 jam. Secara substantif, hasil ini menunjukkan bahwa alokasi waktu belajar mandiri mahasiswa berkisar antara 67 hingga 106 menit per hari, yang tergolong rendah hingga sedang untuk program studi teknik dengan beban akademik yang cukup padat. Lebar interval kepercayaan sebesar 0,65 jam mencerminkan tingkat ketidakpastian estimasi yang moderat, yang dipengaruhi oleh ukuran sampel yang relatif terbatas. Temuan ini diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi dan pertimbangan dalam peningkatan efektivitas pembelajaran mandiri mahasiswa.
Peran Empati dalam Meningkatkan Kualitas Hubungan Antarpribadi Intan Maharani Nurohman; Fahmi Aptawijaya Putra; Aulia Nisya; Arif Fajar Ramadhan; Raden Arizhafri Dzaky Arsandi
JURIHUM : Jurnal Inovasi dan Humaniora Vol. 3 No. 3 (2025): JURIHUM : Jurnal Inovasi dan Humaniora
Publisher : CV. Shofanah Media Berkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Empati merupakan kemampuan individu untuk memahami dan merasakan kondisi emosional orang lain, yang berperan penting dalam membangun hubungan antarpribadi yang berkualitas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran empati dalam meningkatkan kualitas hubungan antarpribadi melalui metode studi literatur. Metode yang digunakan adalah analisis terhadap lima belas jurnal ilmiah nasional dan internasional yang relevan dengan topik empati dan hubungan interpersonal. Hasil analisa dan pembahasan menunjukkan bahwa empati berkontribusi secara signifikan terhadap peningkatan kedekatan emosional, efektivitas komunikasi interpersonal, kemampuan penyelesaian konflik, serta munculnya perilaku prososial. Empati kognitif berperan dalam memahami perspektif orang lain, sedangkan empati afektif mendorong dukungan emosional dan perilaku sosial positif yang memperkuat ikatan hubungan. Selain itu, faktor seperti kecerdasan emosional, kecerdasan interpersonal, pola asuh keluarga, serta pengalaman sosial terbukti memengaruhi perkembangan empati individu. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan bahwa empati merupakan komponen fundamental dalam menciptakan hubungan antarpribadi yang harmonis, adaptif, dan berkelanjutan. Temuan ini diharapkan dapat menjadi dasar dalam pengembangan program pendidikan dan intervensi sosial yang berfokus pada peningkatan empati.
Faktor Peredaan Narkotika di Lembaga Pemasyarakatan Fathiya Hanaan
JURIHUM : Jurnal Inovasi dan Humaniora Vol. 3 No. 3 (2025): JURIHUM : Jurnal Inovasi dan Humaniora
Publisher : CV. Shofanah Media Berkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peredaran narkotika di lembaga pemasyarakatan merupakan persoalan kompleks yang melibatkan narapidana, oknum petugas, serta lemahnya sistem pengawasan internal sehingga terjadi kegagalan fungsi lapas sebagai tempat pembinaan dan rehabilitasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor risiko yang mendorong peredaran narkotika di lapas, meliputi faktor tunggal seperti penggunaan alat komunikasi ilegal, serta multifaktor yang mencakup aspek sosial, ekonomi, interaksi, dan residivisme. Hasil analisis didapati perlunya penguatan pengawasan, integritas petugas, serta penerapan regulasi secara konsisten untuk menekan peredaran narkotika di dalam lapas.