cover
Contact Name
erlangga hadi sasmita
Contact Email
shofanahmediaberkah@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
shofanahmediaberkah@gmail.com
Editorial Address
https://jurnalmahasiswa.com/index.php/Jurihum/about/editorialTeam
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurihum
ISSN : 30257409     EISSN : 30257409     DOI : -
Core Subject :
JURIHUM : Jurnal Inovasi dan Humaniora dengan ISSN 3025-7409 (Media Online) merupakan jurnal ilmiah peer-review yang bertujuan untuk mempublikasikan artikel penelitian, kajian ilmiah, dan tinjauan literatur berkualitas pada berbagai bidang ilmu multidisiplin. Jurnal ini menjadi media bagi peneliti, dosen, mahasiswa, dan praktisi untuk menyebarluaskan hasil penelitian, inovasi, serta perkembangan ilmu pengetahuan di bidang humaniora dan ilmu terapan. Ruang lingkup jurnal meliputi, tetapi tidak terbatas pada: Pendidikan Sosial dan Humaniora Sistem Informasi dan Teknologi Manajemen dan Bisnis Hukum Ilmu Komunikasi Administrasi Publik Psikologi Statistika dan Penelitian Terapan Pengabdian kepada Masyarakat Penelitian Multidisiplin Jurnal ini menerima artikel berupa hasil penelitian, studi kasus, artikel konseptual, dan tinjauan literatur dari akademisi maupun praktisi, cocok untuk tugas, mini project, skripsi untuk mahasiswa terbit bulan juni, September, Desember, Maret
Arjuna Subject : -
Articles 252 Documents
Pertanggungjawaban Pidana dalam Kasus Korporasi PT Wilmar: Analisis Unsur dan Pembuktian Davina Wadathulnisa; Suci Septhiani Safitri; Elga Helgia Noor Arifin; Dwi Iman Muttaqin; Intan Indah Megasari
JURIHUM : Jurnal Inovasi dan Humaniora Vol. 3 No. 3 (2025): JURIHUM : Jurnal Inovasi dan Humaniora
Publisher : CV. Shofanah Media Berkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan kejahatan korporasi menunjukkan bahwa korporasi bukan lagi sekadar objek hukum, tetapi telah menjadi subjek aktif dalam berbagai tindakan kriminal, termasuk korupsi. Kasus dugaan korupsi dalam penyediaan fasilitas ekspor Minyak Sawit Mentah (CPO) periode 2021-2022 yang melibatkan PT Wilmat Group merupakan contoh konkret kompleksitas tanggung jawab pidana korporasi di Indonesia. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis penerapan tanggung jawab pidana korporasi dalam kasus ini, khususnya terkait dengan pemenuhan unsur-unsur korupsi dan pembuktian keterlibatan korporasi. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan meneliti undang-undang dan peraturan, putusan pengadilan, doktrin hukum, dan karya ilmiah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun pengadilan tingkat pertama cenderung menerapkan pendekatan formalistik dengan membebaskan korporasi dari tuntutan hukum, Mahkamah Agung, melalui putusan kasasinya, telah menegaskan bahwa korporasi merupakan subjek hukum pidana yang dapat dimintai pertanggungjawaban. Pendekatan Mahkamah Agung mencerminkan penerapan doktrin identifikasi dan semangat tanggung jawab mutlak dengan berfokus pada keuntungan ekonomi yang diperoleh korporasi dan kerugian yang ditanggung negara. Dengan demikian, kasus PT Wilmar Group memperkuat perkembangan doktrin tanggung jawab pidana korporasi dan menetapkan preseden penting.  dalam penegakan hukum terhadap kejahatan korporasi di Indonesia.
Dampak Fenomena Paylater terhadap Sosial dan Ekonomi Soleh Sabarusdin
JURIHUM : Jurnal Inovasi dan Humaniora Vol. 3 No. 3 (2025): JURIHUM : Jurnal Inovasi dan Humaniora
Publisher : CV. Shofanah Media Berkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Efek layanan e-commerce paylater sangat berkembang sangat maju dan mudah di akses khususnya dalam ranah sosial dan ekonomi di dalam kehidupan Masyarakat saat ini fitur paylater memberikan pelayanan mudah yaitu peminjaman secara kredit dengan jangka waktu yang singkat yang dapat mempengaruhi gaya hidup serta perilaku konsumtif di beberapa kalangan seperti generasi gen z hingga mahasiswa serta Masyarakat biasa dengan segala kemudahan yang ada fenomena paylater memicu peningkatan konsumsi implusif dan gaya hidup yang konsumtif yang tidak selaras dan di imbangi kemampuan finalsial atau ekonomi dari pengguna, dari segi sosial fenomena ini dapat meningkatkan resiko ketergantungan terhadap utang hingga masalah psikologis hingga yang lebih buruk lagi dapat memper parah kondisi sosial dan induvidu di dalam sebuah keluarga , meskipun paylater memberikan kemudahan peminjaman di Tengah saat ini kondisi perekonomian yang tidak baik baik saja seperti harga pokok mahal hingga isu isu ekonomi seperi inflasi dan phk massal, dengan segala masalah ekonomi negara yang ada serta di barengi dengan ketergantungan terhadap utang dengan jangka waktu pelunasan yang singkat otomatis akan menyebabkan kredit macet yang mengancam stabilitas keuangan pribadi, dengan presentasi gagal bayar yang tinggi fenomena ini menjadi tantangan serius yang memerlukan intervensi edukasi keuangan dan regulasi yang ketat agar dampak sosial dan ekonomi negatif dapat diminimalkan dan layanan fintech ini dapat berkontribusi positif bagi perekonomian nasional. Layanan PayLater memberikan kemudahan transaksi dengan penundaan pembayaran, yang mendorong peningkatan konsumsi barang dan jasa, terutama pembelian non-esensial seperti produk fesyen dan aksesoris.
Peran Pendidikan Karakter dalam Pembelajaran Ilmu Sosial untuk Membentuk Generasi Muda yang Bertanggung Jawab Adisty Dzakia Muhni
JURIHUM : Jurnal Inovasi dan Humaniora Vol. 3 No. 3 (2025): JURIHUM : Jurnal Inovasi dan Humaniora
Publisher : CV. Shofanah Media Berkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan karakter merupakan upaya sistematis untuk membentuk sikap, nilai, dan perilaku peserta didik agar mereka memiliki tanggung jawab sosial dalam kehidupan bermasyarakat. Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) memegang peran strategis dalam implementasi karakter pendidikan, karena fokusnya pada kajian kehidupan sosial, nilai-nilai kemasyarakatan, serta peran individu sebagai warga negara. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran pendidikan karakter dalam pembelajaran IPS guna membentuk generasi muda yang bertanggung jawab. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan studi literatur, mengumpulkan data dari artikel jurnal dan studi kasus yang relevan. Analisis dilakukan untuk menemukan pola dan kontribusi IPS dalam pendidikan karakter. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi nilai-nilai karakter dalam pembelajaran IPS, seperti tanggung jawab, kejujuran, disiplin, kepedulian sosial, dan nasionalisme, mampu membentuk sikap dan perilaku sosial peserta didik secara positif. Pembelajaran IPS yang dirancang secara kontekstual, didukung oleh peran guru sebagai fasilitator dan teladan, terbukti efektif dalam menanamkan nilai karakter pada berbagai jenjang pendidikan. Dengan demikian, pembelajaran IPS dapat berfungsi sebagai sarana yang efektif dalam mendukung pembentukan generasi muda yang bertanggung jawab dan berkarakter.
Perubahan Iklim dan Dampak Perekonomian Masyarakat: Studi Kasus Banjir di Indonesia Tahun 2025 Siti Fatimah
JURIHUM : Jurnal Inovasi dan Humaniora Vol. 3 No. 3 (2025): JURIHUM : Jurnal Inovasi dan Humaniora
Publisher : CV. Shofanah Media Berkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara perubahan iklim, dan dampak ekonomi yang ditimbulkan oleh banjir besar di Indonesia pada tahun 2025. Menggunakan metode studi literatur berbasis berita dari media nasional, laporan resmi BNPB dan BMKG, serta analisis artikel terkait perubahan iklim, penelitian ini mengidentifikasi pola peningkatan intensitas cuaca ekstrem yang memicu banjir di berbagai wilayah, termasuk Sumatra dan Jabodetabek. Hasil kajian menunjukkan bahwa perubahan iklim berperan signifikan dalam meningkatkan frekuensi curah hujan tinggi dan memperburuk kerentanan wilayah yang memiliki infrastruktur drainase terbatas. Banjir yang terjadi menyebabkan kerusakan besar pada permukiman, lahan pertanian, fasilitas publik, dan infrastruktur transportasi, dengan total kerugian mencapai lebih dari Rp68 triliun di Sumatra dan Rp1,7 triliun di Jabodetabek. Dampak ekonomi tersebut meluas pada sektor usaha, khususnya UMKM, petani, dan pekerja harian yang menjadi kelompok paling rentan secara sosial. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan perlunya penguatan mitigasi bencana, pembangunan infrastruktur adaptif, dan kebijakan perlindungan ekonomi bagi kelompok rentan sebagai upaya menghadapi risiko perubahan iklim di masa mendatang.
Peran Pendidikan Ilmu Sosial dalam Membentuk Karakter dan Sikap Demokratis Peserta Didik Mutiara Sopha
JURIHUM : Jurnal Inovasi dan Humaniora Vol. 3 No. 3 (2025): JURIHUM : Jurnal Inovasi dan Humaniora
Publisher : CV. Shofanah Media Berkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Pendidikan Ilmu Sosial (IPS) dalam membentuk karakter dan sikap demokratis peserta didik melalui studi literatur dari berbagai penelitian empiris. Data diperoleh dari jurnal nasional, laporan penelitian, dan studi kasus yang membahas implementasi nilai-nilai demokrasi di lingkungan pendidikan dasar hingga menengah. Hasil analisis menunjukkan bahwa pembelajaran IPS memiliki kontribusi signifikan terhadap perkembangan karakter demokratis siswa, terutama melalui metode pembelajaran aktif seperti diskusi, tanya jawab, kerja kelompok, demonstrasi, dan pembelajaran kontekstual. Nilai-nilai seperti toleransi, keberanian berpendapat, kerjasama, tanggung jawab, dan kepercayaan diri terbukti berkembang dengan baik dalam proses pembelajaran. Faktor pendukung yang memperkuat penanaman nilai-nilai demokrasi meliputi peran guru sebagai fasilitator dan teladan, sarana prasarana yang memadai, serta budaya sekolah yang kondusif. Meskipun demikian, penerapan nilai demokrasi menghadapi hambatan berupa keterbatasan waktu, motivasi internal siswa yang bervariasi, serta perbedaan kemampuan dan karakter peserta didik. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan bahwa IPS merupakan mata pelajaran strategis dalam membangun budaya demokratis dan membentuk karakter siswa, sehingga perlu didukung melalui strategi pembelajaran yang tepat dan lingkungan pendidikan yang partisipatif.
Sengketa Batas Tanah dalam Perspektif Hukum Perdata: Studi Kasus dan Implikasi Yuridis di Indonesia Layla Rizqi Nurcahyati; Adinda Ayu Apriyani
JURIHUM : Jurnal Inovasi dan Humaniora Vol. 3 No. 3 (2025): JURIHUM : Jurnal Inovasi dan Humaniora
Publisher : CV. Shofanah Media Berkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini secara rinci membahas konflik batas tanah sebagai salah satu jenis sengketa tanah yang paling lazim dalam hukum privat Indonesia. Dengan menekankan pada analisis hukum berdasarkan Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (KUH Perdata) dan Undang-Undang Dasar Agraria (UUPA) No. 5 Tahun 1960, artikel ini mengeksplorasi definisi, metode penyelesaian, serta hambatan yang ada. Studi kasus dari keputusan pengadilan diambil untuk menunjukkan penerapan hukum, termasuk fungsi dari bukti teknis seperti peta dan pengukuran. Kesimpulan menggarisbawahi perlunya inovasi dalam hukum untuk mencegah dan menuntaskan sengketa ini dengan cara yang efektif, demi mendukung kepastian hukum dan pembangunan yang berkelanjutan.
Pengaruh Lingkungan Sosial terhadap Minat Siswa dalam Pelajaran IPS Rifqi Rizki Ramadhan
JURIHUM : Jurnal Inovasi dan Humaniora Vol. 3 No. 3 (2025): JURIHUM : Jurnal Inovasi dan Humaniora
Publisher : CV. Shofanah Media Berkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana lingkungan sosial berdampak pada daya tarik belajar siswa dalam pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) melalui tinjauan literatur yang memuat hasil-hasil dari berbagai studi di tingkat nasional dan internasional. Lingkungan sosial, yang mencakup dukungan dari keluarga, hubungan dengan teman sebaya, interaksi dengan guru, dan suasana sosial di sekolah, terbukti memainkan peran penting dalam membentuk motivasi dan minat siswa untuk belajar. Temuan dari analisis menunjukkan bahwa lingkungan sosial yang sehat dapat menciptakan suasana psikologis yang mendukung, meningkatkan kepercayaan diri siswa, serta mendorong mereka untuk aktif terlibat dalam pembelajaran IPS. Berbagai studi sebelumnya secara konsisten menunjukkan bahwa minat siswa dalam belajar meningkat ketika mereka berada di lingkungan sosial yang mendukung, harmonis, dan memfasilitasi partisipasi dalam kegiatan akademik. Sebaliknya, lingkungan sosial yang kurang mendukung dapat menyebabkan rendahnya motivasi dan minat belajar siswa. Selain itu, pembelajaran IPS yang terfokus pada fenomena sosial dan interaksi antar manusia semakin menegaskan pentingnya kualitas lingkungan sosial siswa sebagai faktor kunci. Dengan demikian, penelitian literatur ini menegaskan bahwa keberhasilan dalam pembelajaran IPS sangat dipengaruhi oleh hubungan antara minat belajar dan lingkungan sosial, serta perlunya upaya yang sistematis untuk menciptakan lingkungan sekolah yang lebih baik dan responsif terhadap kebutuhan siswa.
Perlindungan Hukum Kreditur dalam Perjanjian Utang Piutang Divka Fahira Zahra; Feby Liana
JURIHUM : Jurnal Inovasi dan Humaniora Vol. 3 No. 3 (2025): JURIHUM : Jurnal Inovasi dan Humaniora
Publisher : CV. Shofanah Media Berkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perjanjian utang piutang merupakan salah satu bentuk perikatan yang paling sering dijumpai dalam kehidupan masyarakat dan berperan penting dalam aktivitas ekonomi. Hubungan hukum antara kreditur dan debitur yang didasarkan pada perjanjian tersebut pada prinsipnya menimbulkan hak dan kewajiban yang harus dipenuhi oleh masing-masing pihak. Namun dalam praktiknya, perjanjian utang piutang kerap menimbulkan permasalahan hukum, terutama ketika debitur tidak melaksanakan kewajibannya sebagaimana diperjanjikan atau melakukan wanprestasi. Kondisi ini menempatkan kreditur pada posisi yang lemah dan berpotensi mengalami kerugian, baik kerugian materiil maupun immateriil. Oleh karena itu, perlindungan hukum bagi kreditur menjadi aspek yang sangat penting dalam hukum perdata guna menjamin kepastian hukum dan keadilan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaturan hukum perjanjian utang piutang menurut Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (KUH Perdata) serta mengkaji bentuk perlindungan hukum yang dapat diperoleh kreditur apabila debitur melakukan wanprestasi. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa KUH Perdata telah mengatur perlindungan hukum bagi kreditur secara preventif melalui ketentuan syarat sah perjanjian dan asas-asas perjanjian, serta secara represif melalui hak kreditur untuk menuntut pemenuhan prestasi, ganti rugi, pembatalan perjanjian, dan eksekusi putusan pengadilan. Namun demikian, efektivitas perlindungan hukum tersebut sangat bergantung pada kejelasan dan ketegasan klausula yang dituangkan dalam perjanjian utang piutang.
Cross Cultural Communication Rosnita Rosnita; Roza Yulida; Yulia Andriani; Fanny Septya; Meki Herlon; Early Aprilisa; Icelsea Maderlinau Icin; Nailah Salsabila Rahmadianti; Salsabila
JURIHUM : Jurnal Inovasi dan Humaniora Vol. 3 No. 3 (2025): JURIHUM : Jurnal Inovasi dan Humaniora
Publisher : CV. Shofanah Media Berkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Komunikasi lintas budaya adalah elemen krusial dalam interaksi global, namun sering dihambat oleh perbedaan norma, kepercayaan, dan bahasa. Studi ini menyoroti bagaimana variasi dalam istilah sapaan, sarkasme, dan norma tabu dapat memengaruhi persepsi dan efektivitas komunikasi profesional, serta menimbulkan kecemasan. Di sisi lain, strategi pembelajaran eksperiensial seperti perjalanan lapangan dan simulasi, bersama pemanfaatan media sosial, terbukti efektif meningkatkan kompetensi lintas budaya dan mengurangi ketidaknyamanan komunikasi. Integrasi pendekatan ini mendorong pembentukan identitas profesional yang lebih adaptif dan empatik, yang esensial untuk kesuksesan dalam lingkungan global yang terhubung.
Analisis Kecenderungan Inward Looking pada Kebijakan Luar Negeri Indonesia di Era Joko Widodo Lailatul Mahmudah; Muhammad Fikrul Umam
JURIHUM : Jurnal Inovasi dan Humaniora Vol. 3 No. 3 (2025): JURIHUM : Jurnal Inovasi dan Humaniora
Publisher : CV. Shofanah Media Berkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan kebijakan luar negeri Indonesia di era Joko Widodo memunculkan pandangan terhadap kecenderungan pada sifat inward looking, khususnya terkait pada penekanan kepentingan domestik dalam praktik diplomasi. Permasalahan utama yang diangkat adalah tentang sejauh mana kebijakan luar negeri Indonesia di era Jokowi dapat dikategorikan sebagai inward looking. Penelitian ini bertujan untuk menganalisis orientasi kebijakan luar negeri Indonesia di era Jokowi dengan menggunakan perspektif inward looking. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan, melalui analisis terhadap literatur ilmiah, dokumen resmi pemerintah, serta publikasi yang relevan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kebijakan luar negeri Indonesia di era Jokowi memiliki kecenderungan inward looking yang kuat, yang tercermin dalam prioritas pada diplomasi ekonomi, perlindungan kepentingan domestik seperti warga negara Indonesia di luar negeri dan sumber daya alam, serta selektivitas keterlibatan dala forum internasional. Dengan demikian kebijakan luar negeri Indonesia di era Jokowi tidak bersifat isolasionis, melainkan menunjukkan adanya kecenderungan pada sifat inward looking dengan terlibatan dalam Internasional yang pragmatis, terukur dan berorientasi pada hasil yang konkret bagi pembangunan nasional.