cover
Contact Name
marulan andivas
Contact Email
andivas@uniba-bpn.ac.id
Phone
+6282313548797
Journal Mail Official
jurnal.industri@uniba-bpn.ac.id
Editorial Address
Jl. Pupuk Raya, Gn. Bahagia, Kecamatan Balikpapan Selatan, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur (76114)
Location
Kota balikpapan,
Kalimantan timur
INDONESIA
JIETech
Published by Universitas Balikpapan
ISSN : -     EISSN : 30894190     DOI : 10.36277/jietech.v1i1
Core Subject :
Journal of Industrial Engineering and Technology (JIETECH)) is a scientific multidisciplinary journal managed by the Department of Industrial Engineering, Faculty of Industrial Technology, Universitas Balikpapan. This journal aims to publish the results conceptual and research articles in the field of Industrial Engineering and is published twice a year. Journal of Industrial Engineering and Technology (JIETECH) includes contributions, but not limited to, in the following fields: Work Design and Measurement; Operations Research and Analysis; Decision Analysis and Methods; Facilities Engineering and Engineering Management; Quality and Reliability Engineering; Human Factors, Ergonomics, and Safety; Operations Engineering & Management; Supply Chain Management and Logistics; Engineering Management; Information System, Business Process Management; Product Design & Development; System Design & Engineering; Project Management; Simulation & Stochastic Models; Material Management.
Arjuna Subject : -
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol 1 No 2: Juli 2025" : 12 Documents clear
Analisis Risiko dan Mitigasi Bahaya dalam Proses Pengelasan Pendekatan K3 di Lingkungan Kerja Arrijal, Muhammad Azka
Journal of Industrial Engineering and Technology Vol 1 No 2: Juli 2025
Publisher : Department of Industrial Engineering, Faculty of Industrial Technology, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/jietech.v1i2.17

Abstract

Studi ini bertujuan untuk mengevaluasi potensi bahaya kecelakaan di lapangan maupun dilokasi workshop dengan fokus pada penilaian risiko dan penilaian tingkat risiko. Berdasarkan output observasi dan wawancara ditemukan berbagai potensi bahaya yang dapat memengaruhi keselamatan kerja, meliputi bahaya fisik, kimia, dan ergonomi. Beberapa contoh bahaya yang teidentifikasi adalah paparan radiasi ultraviolet, inhalasi asap beracun, serta risiko kebakaran. Untuk menganalisis dan mengelola risiko, studi ini menerapkan metode analisis keselamatan kerja Job Safety Analysis (JSA), yang meliputi setiap tahapan pekerjaan, penilaian tingkat risiko dan perumusan tingkat mitigasi yang sesuai. Hasil analisis menunjukkan bahwa potensi risiko berkisar dari tingkat rendah hingga tinggi, sehingga diperlukan tahapan pengendalian yang efektif untuk meminimalkan risiko kecelakaan kerja. Langkah mitigasi yang direkomendasikan meliputi penggunaan alat pelindung diri (APD) secara konsisten, pelatihan keselamatan kerja yang berkelanjutan, serta pengaturan lingkungan kerja yang lebih aman dan ergonomis. Penerapan langkah-langkah ini dimaksudkan untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman, nyaman, dan berkontribusi pada efisiens, sekaligus meminimalkan kejadian kecelakaan kerja. Penelitian ini dinginkan dapat berfungsi sebagai acuan. bagi perusahaan lain dalam meningkatkan standar Keselamatan dan Kesehatan) untuk mendukung keselamatan, kesejahteraan, dan produktivitas tenaga pekerja.
Analisis Risiko Kecelakaan Proses Pembuatan Pipa di PT. XYZ dengan Metode JSA Nisa, Elsa Aulia
Journal of Industrial Engineering and Technology Vol 1 No 2: Juli 2025
Publisher : Department of Industrial Engineering, Faculty of Industrial Technology, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/jietech.v1i2.22

Abstract

Penelitian ini menganalisis prosedur kerja dan langkah-langkah keselamatan yang diterapkan dalam aktivitas berisiko tinggi, seperti pengelasan, pemotongan, dan penggerindaan di PT. XYZ. Tujuan utama penelitian adalah untuk mengidentifikasi tahapan prosedur kerja, perlengkapan perlindungan pribadi (PPE), serta potensi risiko yang dihadapi pekerja dalam lingkungan berbahaya. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif dengan analisis pada persiapan kerja, pelaksanaan tugas, dan manajemen keselamatan risiko. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persiapan sebelum bekerja, termasuk pertemuan pra-kerja dan pengajuan izin, sangat penting untuk mengurangi risiko kecelakaan. Selama pelaksanaan, penggunaan PPE yang tepat dan pengawasan rutin berperan signifikan dalam menjaga keselamatan pekerja. Penelitian ini juga mengidentifikasi bahaya utama, seperti risiko listrik, mekanik, suhu tinggi, serta bahaya terkait gerakan yang dapat menyebabkan cedera, dan mengusulkan langkah-langkah pencegahan. Kesimpulannya, penerapan prosedur kerja yang terkoordinasi dan sistem keselamatan yang komprehensif sangat penting untuk menghasilkan lingkungan kerja yang aman dan efisien
Analisis Keselamatan Kerja Pada Produksi Beton Menggunakan Metode Job Safety Analysis (JSA) Paliling, Petrus Jhoy
Journal of Industrial Engineering and Technology Vol 1 No 2: Juli 2025
Publisher : Department of Industrial Engineering, Faculty of Industrial Technology, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/jietech.v1i2.25

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi risiko keselamatan dan kesehatan kerja (K3) dalam proses produksi beton di PT. X dengan menggunakan metode Job Safety Analysis (JSA). JSA merupakan pendekatan sistematis yang dirancang untuk mengidentifikasi dan menganalisis potensi bahaya di setiap tahap pekerjaan, sehingga dapat merumuskan langkah-langkah pencegahan yang sesuai. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa insiden kecelakaan kerja, seperti terjepit, tergores, dan luka sobek, sering terjadi dalam lingkungan produksi beton. Dari analisis yang dilakukan, ditemukan lima potensi bahaya dengan kategori risiko rendah sebesar 0,2%, risiko sedang 0,6%, dan risiko tinggi 0,2%. Aktivitas yang berisiko tinggi, seperti perakitan besi beton dan pemasangan cetakan, menunjukkan perlunya perhatian serius terhadap keselamatan kerja.Penerapan langkah-langkah pengendalian risiko, termasuk pelatihan keselamatan dan penggunaan alat pelindung diri (APD), sangat penting untuk mencegah terjadinya kecelakaan di tempat kerja. Penelitian ini juga menekankan pentingnya melibatkan pekerja dalam proses analisis untuk meningkatkan kesadaran akan keselamatan serta membangun budaya keselamatan yang lebih kuat dalam organisasi. Dengan menerapkan JSA secara efektif, perusahaan dapat mengurangi insiden kecelakaan, meningkatkan efisiensi operasional, dan memperkuat reputasi di industri konstruksi.
Eksplorasi Model Exponential Smoothing State Space (ETS) dan Moving Average Untuk Memprediksi Ekspor Kulit Mentah Indonesia: Studi Data Comtrade Burhan, Gilang Fatikhul; uswantoro, Windra Bangun
Journal of Industrial Engineering and Technology Vol 1 No 2: Juli 2025
Publisher : Department of Industrial Engineering, Faculty of Industrial Technology, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/jietech.v1i2.44

Abstract

Ekspor adalah faktor penting untuk mendukung keberlangsungan suatu negara. Peramalan ekspor mendukung pemerintah dalam pengambilan kebijakan, pengukuran produktivitas dan sebagai persiapan untuk melakukan perdagangan internasional. Penelitian ini bertujuan untuk menyediakan sebuah prediksi ekspor di masa mendatang yang dapat digunakan pemerintah dengan cara membangun model machine learning yang terintegrasi. Penelitian ini menggunakan data ekspor kulit mentah Indonesia yang didapatkan dari situs web sumber terbuka trading economics data. Penelitian ini membandingkan model Moving Average dan Exponential smooting-state space atau yang lebih dikenal sebagai ETS (error, trend dan seasonal). Perbandingan akurasi peramalan menggunakan MAPE (Mean Absolute Percentage Error) dan MAD: Mean Absolute Deviation. Hasil dari penelitian yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa model Exponential smooting-state space lebih akurat dari model Moving Average. Model Exponential smooting-state memiliki nilai akurasi peramalan MAPE dan MAD sebesar 1.51% dan 1352992.35. Hasil forecasting menggunakan model Exponential smooting-state untuk tahun 2024 dan 2025 adalah sebesar 90,734,717.54 dan 91,573,095.16.
Perancangan Kursi Tangga Lipat Menggunakan Pendekatan Antropometri dengan Metode Quality Function Deployment Puskesmas Balikpapan Selatan Wahono, Novia Febryantri
Journal of Industrial Engineering and Technology Vol 1 No 2: Juli 2025
Publisher : Department of Industrial Engineering, Faculty of Industrial Technology, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/jietech.v1i2.46

Abstract

Puskesmas (Pusat Kesehatan Masyarakat) adalah fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama yang fokus pada promotif dan preventif guna mencapai derajat kesehatan masyarakat yang tinggi di wilayah kerjanya. Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui kebutuhan dan preferensi pengguna terkait kursi tangga lipat melalui pendekatan QFD, sehingga produk yang dirancang sesuai dengan ekspektasi dan keinginan konsumen serta kursi tangga lipat yang ergonomis dengan mempertimbangkan dimensi tubuh pengguna (data antropometri), untuk meningkatkan kenyamanan, keamanan, dan efisiensi saat digunakan oleh puskesmas. Metode yang digunakan yaitu metode Quality Function Deployment (QFD) dengan pendekatan antropometri. Dari tabel HOQ (House of quality) didapatkan bahwa voice costumer terdapat 9 item yang didapatkan dari suara konsumen yang memiliki hubungan kuat, sedang dan lemah serta terdapat variabel yang memiliki bobot tertinggi yaitu: Dimensi alas sesuai pengguna puskesmas, material ringan, dan bahan baku kuat dan tahan lama. Tindakan (Action) dalam penelitian memiliki kategori b dan c yaitu perlu dilakukan evaluasi dan pengembangan konsep dan produk yang akan di rancang unggul dari pesaing. Serta dimensi antropometri dalam penelitian ini adalah dimensi tinggi popliteal 41 cm untuk tinggi kaki kursi, dimensi pantat popliteal (PPO) 50 cm untuk panjang alas duduk kursi, dimensi lebar pinggul (LP) 40,01 untuk lebar alas duduk kursi, dimensi tinggi sandaran punggung 41 cm untuk tinggi sandaran punggung dan tinggi anak tangga yaitu 18 cm.
Analisis Risiko Rantai Pasok Gudang Peralatan Safety PT. X Menggunakan Metode House of Risk (HOR) Vandhana, Muhammad Defran
Journal of Industrial Engineering and Technology Vol 1 No 2: Juli 2025
Publisher : Department of Industrial Engineering, Faculty of Industrial Technology, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/jietech.v1i2.48

Abstract

Konstruksi merupakan pekerjaan yang memiliki potensi risiko. Bahaya bisa berasal seperti lingkungan, perilaku manusia, dan faktor alam. Penerapan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) harus diprioritaskan untuk mengidentifikasi, menilai, dan mengendalikan risiko. PT X adalah perusahaan penyedia air bersih kota Balikpapan, terdapat tugas dalam menjaga ketersediaan peralatan safety guna melindungi pekerja. Penelitian ini menggunakan metode House of risk (HOR) guna manajemen risiko dalam pengelolaan peralatan K3. Observasi dan kuesioner digunakan untuk mengamati dan menilai risiko rantai pasok di gudang peralatan safety PT X. Pada hasil pengamatan, PT X belum menerapkan manajemen risiko, mengakibatkan potensi kerusakan peralatan yang dapat berdampak pada finansial. Metode HOR membantu untuk memberi tindakan mitigasi prioritas seperti menyediakan tempat khusus untuk barang bekas, penggunaan sistem rak agar penyimpanan efektif, pembersihan dan penyortiran barang, optimalisasi tataletak gudang dan penambahan ruang penyimpanan, dan membuat setiap item obat-obatan memiliki label tanggal kedaluwarsa yang mudah terlihat. Dengan penerapan HOR, diharapkan dapat meningkatkan efisiensi rantai pasok, keselamatan kerja, serta kepuasan dan kepercayaan pelanggan terhadap kinerja perusahaan.
Pengukuran Beban Kerja Mental pada Divisi HSE Pendekatan NASA – TLX Efendy, Nur Meiliyanti
Journal of Industrial Engineering and Technology Vol 1 No 2: Juli 2025
Publisher : Department of Industrial Engineering, Faculty of Industrial Technology, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/jietech.v1i2.49

Abstract

Stres kerja memiliki peran penting dalam memengaruhi produktivitas dan keselamatan kerja di lingkungan organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat beban mental di Divisi Health, Safety, and Environment (HSE) PT XYZ, sebuah perusahaan jasa energi yang beroperasi di Balikpapan. Fokus analisis diarahkan pada faktor-faktor penyebab beban kerja tinggi, antara lain sistem kerja 24 jam, frekuensi lembur yang tinggi, dan fasilitas kerja yang kurang memadai. Metode NASA-TLX digunakan untuk menilai beban mental berdasarkan enam dimensi utama: tuntutan mental, tuntutan fisik, tuntutan waktu, kinerja, usaha, dan tingkat frustrasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden berada pada kategori beban mental tinggi hingga sangat tinggi. Temuan ini mengindikasikan tingginya tekanan kerja yang dialami oleh karyawan HSE, yang berpotensi memicu stres, kelelahan, penurunan kinerja, hingga peningkatan risiko kecelakaan kerja. Oleh karena itu, diperlukan strategi pengelolaan beban mental yang komprehensif, mencakup perbaikan sistem kerja, pengurangan lembur, peningkatan fasilitas, serta dukungan psikologis, guna menciptakan lingkungan kerja yang sehat dan produktif.
Analisis Potensi Bahaya Lifting Rigging Menggunakan Job Safety Analysis dan Failure Mode and Effect Analysis Juniarto, Muhammad Rizki
Journal of Industrial Engineering and Technology Vol 1 No 2: Juli 2025
Publisher : Department of Industrial Engineering, Faculty of Industrial Technology, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/jietech.v1i2.50

Abstract

Perkembangan industri manufaktur di Indonesia mengalami peningkatan pesat, namun masih terdapat kekurangan dalam penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3). Kecelakaan kerja sering terjadi akibat kurangnya pemenuhan persyaratan K3, khususnya dalam pekerjaan lifting rigging. Tujuan dari penelitian untuk mengidentifikasi potensi bahaya, menilai tingkat risiko, serta memberikan rekomendasi perbaikan dalam prosedur lifting rigging di workshop PT. XYZ. Penelitian ini menggunakan metode job safety analysis (JSA) untuk mengidentifikasi potensi bahaya serta metode failure mode and effect analysis (FMEA) untuk menilai tingkat risiko dari pekerjaan lifting rigging. Data didapat melalui observasi langsung dan wawancara mendalam dengan pekerja dan manajemen PT. XYZ. Analisis dilakukan terhadap dua jenis pekerjaan, yaitu pengangkatan material menggunakan overhead crane dan forklift. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas pengangkatan menggunakan overhead crane 3 ton, terdapat 1 risiko yang dikategorikan sebagai high risk yaitu risiko terjepit material, yang dinilai tinggi karena memiliki nilai peluang 4, tingkat keparahan 3, tingkat kejadian 5 akibat sering terjadi dan berulang setiap tahun, serta nilai deteksi 2. Selain itu, ditemukan 4 risiko kategori moderate risk dan 17 risiko kategori low risk. Sementara pada pekerjaan pengangkatan menggunakan forklift, ditemukan 1 risiko yang termasuk kategori high risk, yaitu risiko material yang diangkat terjatuh, dengan nilai peluang 3, tingkat keparahan 4, tingkat kejadian 3, dan nilai deteksi 3. Selain itu, terdapat 2 risiko moderate risk dan 20 risiko low risk.
Identifikasi Bahaya Dan Penilaian Risiko Pada Pengangkatan Generator Power Dengan Metode Hazard Identification and Risk Assessment Sandy, Nur Fadhila
Journal of Industrial Engineering and Technology Vol 1 No 2: Juli 2025
Publisher : Department of Industrial Engineering, Faculty of Industrial Technology, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/jietech.v1i2.52

Abstract

Implementasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di perusahaan merupakan aspek penting untuk mengurangi risiko kecelakaan kerja dan menjaga kesehatan karyawan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi kecelakaan dalam pemindahan Generator power di CV. XYZ, dengan menggunakan metode Hazard Identification and Risk Assessment (HIRA). Teridentifikasi bahwa penggunaan Hand Pallet Small yang tidak sesuai dengan kapasitas beban generator berisiko tinggi, mengakibatkan cedera serius pada pekerja. Hasil analisis menunjukkan bahwa pengangkatan, penarikan, dan pendorongan beban berat meningkatkan risiko kecelakaan akibat ketidakseimbangan dan kelelahan. Kesimpulan dari penelitian ini menekankan pentingnya identifikasi bahaya dan penilaian risiko sebelum melakukan pemindahan alat berat. Langkah-langkah pengendalian seperti memastikan kapasitas alat yang tepat dan memeriksa stabilitas beban sangat diperlukan untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman dan mengurangi insiden kecelakaan di masa mendatang.
Perancangan Tata Letak Fasilitas Produksi Lem Kuning Menggunakan Activity Relationship Chart dan Total Closeness Rating supriyadi, supriyadi supriyadi; Al Ghifari, Muhammad Imam; Ilham, Muhammad; Gunawan, Panji Gunawan; Rini, Asih Setyo
Journal of Industrial Engineering and Technology Vol 1 No 2: Juli 2025
Publisher : Department of Industrial Engineering, Faculty of Industrial Technology, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/jietech.v1i2.53

Abstract

Penataan tata letak fasilitas produksi yang efisien sangat penting untuk meningkatkan kelancaran proses dan produktivitas industri manufaktur. Penelitian ini bertujuan untuk merancang tata letak produksi lem kuning dengan metode Activity Relationship Chart (ARC) dan Total Closeness Rating (TCR). ARC digunakan untuk menganalisis hubungan kedekatan antar aktivitas produksi, sedangkan TCR mengkuantifikasi nilai hubungan tersebut guna memperoleh tata letak yang lebih objektif dan efisien. Data diperoleh melalui observasi langsung dan analisis terhadap urutan proses, area kerja, serta pengelompokan fasilitas. Hasil menunjukkan bahwa area produksi utama seperti Area Premix, Reaktor, dan Filling memiliki keterkaitan tinggi dan perlu diletakkan berdekatan. Tata letak usulan yang berbasis ARC dan TCR mampu meminimalkan jarak perpindahan, meningkatkan efisiensi aliran proses, serta mendukung peningkatan produktivitas secara keseluruhan.

Page 1 of 2 | Total Record : 12