cover
Contact Name
Jefik Zulfikar Hafizd
Contact Email
hafizd.zulfikar@gmail.com
Phone
+6282124169891
Journal Mail Official
hafizd.zulfikar@gmail.com
Editorial Address
Jalan Perjuangan By Pass Kota Cirebon
Location
Kota cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Al-Mustashfa: Jurnal Penelitian Hukum Ekonomi Syariah
ISSN : 23550805     EISSN : 25494112     DOI : https://doi.org/10.24235
Core Subject :
Al-Mustashfa: Jurnal Penelitian Hukum Ekonomi Syariah publishes original and recent studies that focus on normative, empirical, and comparative analyses of Sharia economic law and its application across various modern economic sectors in different countries, particularly in Indonesia. The scope of the journal includes: Sharia law in economic activities, trade, the halal industry, and business governance. Regulation of Islamic finance, banking, the Islamic capital market, Islamic fintech, and other financial instruments. Contracts (aqd) from the perspectives of fiqh al-mu‘āmalāt and positive law, including issues of dispute resolution, Sharia compliance, and international regulatory standards. Business ethics and Sharia governance in corporations, financial institutions, and regulatory authorities. Islamic economic thought, legal theory, and interpretive methodologies (ijtihād) within contemporary economic contexts. Judiciary and dispute resolution in Sharia economic matters, including comparative studies between national (Indonesia) and international jurisdictions. Implementation of Sharia economic law in society. The journal encourages multidisciplinary approaches—covering law, economics, finance, and policy studies—provided that the primary analysis remains grounded in the framework of Sharia economic law.
Arjuna Subject : -
Articles 238 Documents
PENGARUH NON PERFORMING FINANCING DAN CAPITALADEQUENCY RATIO TERHADAP PROFITABILITASPT BANK MUAMALAT INDONESIATAHUN 2010.I – 2015.III Ahmad Otong Bustomi; Iqbal Ade Sonjaya
Al-Mustashfa: Jurnal Penelitian Hukum Ekonomi Syariah Vol. 4 No. 1 (2016)
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/jm.v4i1.755

Abstract

AbstrakBank Islam sama  seperti bank konvensional, hanya saja bank Islam melarang riba  atau  aktivitas  bisnis  yang  tidak  sesuai  dengan  prinsip  syariah.  Bank  Islam  melaukan produk  penghimpunan  dana  dan  produk  pembiayaan  yang  dilakukan  oleh  semua perbankan. Setiap  pembiayaan yang  dilakukan oleh suatu bank selalu mengandung risiko, yakni risiko pembiayaan  yang dapat dilihat dari  Non Performing Financing  (NPF). Risiko pembiayaan  ini  akan  berpengaruh  terhadap  profitabilitas  (keuntungan  yang  diperoleh) perusahaan.  Risiko  pembiayaan  akan  berdampak  pada  kelancaran  dan  kemampuan  bank untuk  memperoleh  profitabilitas.  Selain  itu,  banyaknya  kredit  yang  bermasalah  dapat mengakibatkan  terkikisnya  permodalan  bank  yang  dapat  dilihat  dari  Capital  Adequacy Ratio  (CAR)  terhadap  profitabilitas  yang  diukur  dengan  Return  On  Asset  PT.  Bank Muamalat Indonesia.Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang diperoleh dari laporan  keuangan  triwulanan  PT.  Bank  Muamalat  Indonesia  periode  2010  -  2015.  Pada penelitian ini mengunakan metode  penelitian kuantitatif dengan    analisis  yang digunakan adalah    ,  uji  asumsi  klasik  yang  terdiri  dari  uji  normalitas  data,  uji  multikolinieritas,  uji heteroskedastisitas  dan  uji  autokorelasi,  kemudian  uji  regresi  berganda,  koefisien determinasi dan uji hipotesis.Dari hasil analisis  uji hipotesis antara lain Uji T (uji parsial) dan uji F (uji secara simultan)  dapat disimpulkan bahwa, (1) Variabel NPF berpengaruh negatif dan signifikan terhadap variabel  Hal ini berdasarkan nilai thitung -4,417 > ttabel 1,720 dan nilai signifikan sebesar  0,000  kurang  dari  <  0,05,  (2)  Variabel  CAR   berpengaruh  signifikan  terhadap variabel  ROA Hal ini berdasarkan nilai thitung -1,808 >  ttabel 1,720 (3) Secara bersama-sama dengan tingkat signifikansi α 5% menunjukkan bahwa  variabel NPF dan CAR berpengaruh  secara  signifikan  terhadap  variabel  ROA  pada  Bank  Muamalat  Indonesia  yaitu  sebesar 12,047  dengan tingkat signifikansi 0,000.  Besarnya pengaruh NPF dan CAR terhadap profitabilitas (ROA) melalui analisis regresi berganda menggunakan  R  Square adalah sebesar   54,6%,  sisanya  45,4%  dipengaruhi  faktor  lain  yang  tidak  dijelaskan  dalam penelitian. Kata Kunci: NPF, CAR and Profitability (ROA)   AbstractIslamic  bank  the  same  as  conventional  bank  ,Islam  bank  prohibits  usury  or business  activities  that  are  not  in  accordance  with  Islamic  principles  .  Islamic  bank  dofunding and financing undertaken by all banks. Every funding undertaken by a bank always contains  a  risk,  it  is  the  risk  of  funding  that  can  be  seen  from  the  Non  Performing Financing  (NPF).  This  kind  of  funding  risk  will  affecst  the  profitability  (profits)  of  thecompany.  This  funding  risks  willhave  an    influence  toward  the  smoothness  and  banks' ability to obtain profitability.  Besides that, the number of troubled loans could lead to an erosion  of  bank  capital  that  can  be  seen  from  the  Capital  Adequacy  Ratio  (CAR).  The purpose of this study was to examine the effect that measured risk funding problems of Non Performing  Financing  and  capital  adequacy  as  measured  by  Capital  Adequacy  Ratio  of  profitability as measured by Return On Asset PT. Bank Muamalat Indonesia.The data  that  used in this research is secondary data obtained from the quarterly finanances report of PT. Bank Muamalat Indonesia period 2010 - 2015. This research uses quantitative  research  methods  which  is  using  three  analysises,  there  are:  data  normality test, classic assumption test consisting of multicolinierity test, and heteroskedastisity  test, autocorrelation  test, and then the  doubled  regression test, the coefficient of determination and hypothesis testing.From the analysis of hypothesis testing including  T  test ( partial test ) and the F test ( simultaneous test ) it can be concluded that, ( 1 ) Variable NPF  has  negative effect and  significances toward  the  ROA  variable.  That is depending on value of  tcount  -4.417 > 1.720  ttable and  significant  value  of  0,000  less  than  <  0.05,  (  2  )  variable  CAR  has significant effect on ROA according tcount  -1.808 > ttable 1,720 ( 3 ) Taken together with a 5 % significance level show that the NPF and CAR variables significantly influence ROA at Bank  Muamalat  Indonesia  at  12.047  with  a  significance  level  of  0.000  .  amount  of  the influences  of  NPF  and  CAR  on  profitability  (ROA)  through  multiple  regression  analysis using  the   R  Square  is  54,6%,  the  remaining  45,4%  influenced  by  other  factors  not described in the study. Keywords: NPF, CAR and Profitability (ROA)
ANALISIS FAKTOR FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MINAT MAHASISWA DALAM PENGGUNAAN APMK Dewi Fatmasari; Sri Wulandari
Al-Mustashfa: Jurnal Penelitian Hukum Ekonomi Syariah Vol. 4 No. 1 (2016)
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/jm.v4i1.756

Abstract

AbstrakPerkembangan teknologi informasi saat ini mendorong sektor perbankan atau non bank untuk semakin inovatif dalam menyediakan berbagai alternatif jasa pembayaran berbasis non tunai berupa sistem transfer antar bank ataupun transfer intra bank melalui jaringan internal bank sendiri dan alat pembayaran menggunakan kartu elektronis (electronic card payment) yang aman, cepat dan efisien, serta bersifat global, misalnya dengan menggunakan fasilitas APMK (Alat Pembayaran dengan Menggunakan Kartu). Tingginya penggunaan APMK di Indonesia khususnya dikalangan mahasiswa jurusan Muamalah Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam IAIN Syekh Nurjati Cirebon mendorong penulis untuk meneliti faktor – faktor yang mempengaruhi minat dalam penggunaan APMK dikalangan mahasiswa.Penelitian ini mengintegrasikan Technology Acceptance Model (TAM) dan Theory of Planned Behavior (TPB) untuk meneliti faktor-faktor yang mempengaruhi minat dalam penggunaan APMK.Dalam penelitian ini penulis menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan menggunakan sumber data primer yang didapatkan dari hasil penyebaran kuesioner kepada 83 mahasiswa Jurusan Muamalah sebagai objek penelitian. Teknik analisis yang digunakan adalah regresi linear berganda dan uji hipotesis dengan Uji F dan uji t, serta analisis koefisien determinasi(R2).Hasil analisis penelitian menyebutkan bahwa seluruh variabel independen yaitu persepsi kemudahan, persepsi manfaat, sikap, persepsi kontrol perilaku dan norma subjektif secara bersama-sama mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap minat dalam penggunaan APMK. Adapun secara parsial variabel yang memiliki pengaruh positif signifikan terhadap minat dalam penggunaan APMK adalah persepsi manfaat (Perceived Usefulness), sikap (Attitude) dan norma subjektif (Subjective Norms). Adapun koefisien determinasi (R Square) sebesar 0,557 yang artinya seluruh variabel bebas yakni persepsi kemudahan (X1), persepsi manfaat (X2), sikap (X3), persepsi kontrol perilaku (X4) dan norma subjektif (X5) mempunyai kontribusi secara bersama-sama sebesar 55,7% terhadap variabel terikat (Y) yakni minat dalam penggunaan APMK. Sisanya sebesar 44,3% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang tidak masuk dalam penelitian.   Kata Kunci: APMK, Technology Acceptance Model (TAM), Theory of Planned Behavior (TPB), minat, persepsi     Abstract The development of information technology is encouraging the bank or non-bank to getting more innovative to provide a variety of alternative service payments based on non cash in the form of transfer system between bank or transfer of intra bank through a network of internal bank and electronic card payment are safe, quick and efficient, as well as global, for example by using the facilities APMK (Alat Pembayaran dengan Menggunakan Kartu). It's the use of APMK in Indonesia, particularly among students majoring in Muamalah of the Faculty of Sharia and Islamic Economics IAIN Syekh Nurjati of Cirebon encouraging authors to examine factors that affect intention in the use of APMK among students. The research is to integrate Technology Acceptance Model (TAM) and Theory of Planned Behavior (TPB) to examine factors that affect intention in the use of APMK. In this research authors using type of quantitative research to use data primary from the results of the spread of a questionnaire to 83 students as the object of research. The analysis used are the regression of the linear and hypothesis test with F test, T test, as well as analysis coefficient of determination (R2).The results of the analysis says that all the variables are independent, which is perceived ease of use, perceived usefulness, attitude, perceived of control behavior and subjective norms also jointly have a positive influence and significantly affect intention in the use of APMK. As for the partial variables have a positive influence significantly to an intention in the use of APMK is the perceived usefulness, Attitude and subjective norms. The coefficient of determination (R Square) as much as 0,557, which means all the variables are independent to perceived ease of use (X1), perceived usefulness (X2), attitude (X3), perceived of control behavior (X4) and subjective norms (X5) have contributed jointly by 55, 7 % of variables are dependent (Y) the intention in the use of APMK. The remaining 44, 3 % affected by other factors that are not included in research. Keyword :APMK, Technology Acceptance Model (TAM), Theory of Planned Behavior (TPB), intention, perceived.  
ETOS KERJA DAN DAMPAKNYA PADA TINGKAT PENDAPATAN PEDAGANG OBJEK WISATA MAKAM SUNAN GUNUNG JATI Toto Suharto; M. Saefullah
Al-Mustashfa: Jurnal Penelitian Hukum Ekonomi Syariah Vol. 4 No. 1 (2016)
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/jm.v4i1.757

Abstract

AbstrakBerwisata  religi  dengan  mengunjungi  makam  Sunan  Gunungjati,  sebagai  tokoh penyebar agama Islam di Jawa Barat. Lokasi pemakaman Sunan Gunungjati yang terletak di Bukit  Sembung,  menjadi  pusat  ziarah  Para  pengunjung  yang  datang  dengan  niat  awal berziarah,  sehingga  merangsang  penduduk  setempat  untuk  beradaptasi  dengan  kondisi  dan situasi  lingkungan  yang  terus  berubah,  turut  menimbahberkah  dari  peninggalan  Wali bersejarah Keberadaan obyek wisata religi makam Sunan Gunungjati berpengaruh terhadap ekonomi  para  penduduk  setempat  yang  berjualan  di  sekitar  area  makam.  Oleh  masyarakat sekitar  obyek  wisata  religi  komplek  pemakaman  Sunan  Gunungjati  ini  digunakan  untuk berjualan barang-barang yang mempunyai ciri khas, tempat penginapan, warung makan dan tempat penitipan kendaraan. Penelitian  ini  dilakukan  untuk  mengetahui  etos  kerja  yang  berdampak  pada  tingkat pendapatan  pedagang  disekitar  makam  Sunan  Gunungjati  kemudian  Penelitian  ini menggunakan  metode  Analisis  Kualitatif,  yaitu  penulis  menganalisis  data  berdasakan informasi-informasi yang diperoleh dari hasil wawancara dan studi dokumentasi.Dari  hasil  penelitian  penulis  menyimpulkan  bahwa  sejauh  ini  dengan  adanya  Peran Etos  kerja  yang  tinggi  maka  menjadikan  meningkatnya  pendapatan  bagi  para  pedagang sehingga  berdampak  pada  tingkat  pendapatan.  Dimana  pemenuhan  kebutuhan  hidup yang bersifat primer atau pokok mampu tercukupi. Dengan mengandalkan pendapatan  yang diperoleh sebagai pedagang dapat mencukupi kebutuhan primer sehingga bisa menyekolahkan anak-anaknya  hingga  Perguruan  tinggi  dan  bisa  menunaikan  ibadah  Haji  serta bisa mengeluarkan zakat maal tiap tahun.Kata Kunci : Etos kerja, Tingkat pendapatan, Pedagang, Makam Sunan Gunungjati     AbstractTraveled religion by visiting the grave of Sunan Gunungjati, as propogator figures propagator  of  Islam  in  West Java.  Burial  sites  Sunan  Gunungjati  that  located  in  Bukit Sembung, became a center of pilgrimage of visitors who come with the initial intention of pilgrimage, thus stimulate the local people to adapt with the environment conditions and situations that constantly change, helped gain a blessing from legacy of the historic religion leader the existence religion of the object of grave of Sunan Gunungjati impact on the economy of the local people who sell around the grave area. By near people this religion  object  ofSunan  Gunungjati  burial  complex  is  used  for  selling  things  that  have characteristics, resort, food stalls and vehicle care.This  study  was  conducted  to  determine  on  the  work  ethic  that  impact  on  people’s income levels around the grave of Sunan Gunungjati then this research uses qualitative analysis  method,  it  is  the  authors  analyzed  the  data  Based  on  the  informations  that  is obtained from interviews and documentation study.From the results of the research authors conclude that so far with the role of the work ethic that is high, so that makes the increasing income for traders so that have impact on the level of income. Where the fulfillment of life necessities that be primary or main is able to be fulfilled. By relying on the income that’s got as a trader can fulfill the primary needs. So they can send their children to college and could do the Hajj and can give a zakat maal each year.Keywords: work ethic, level of income, Traders, Sunan Gunungjati Grave
PENGARUH PRESEPSI MASYARAKAT DESA PEJAGAN TENTANGPERBANKAN SYARIAH TERHADAP MINAT MENJADI NASABAHBANK SYARIAH Nining Wahyuningsih; Eva Nur&#039;ana
Al-Mustashfa: Jurnal Penelitian Hukum Ekonomi Syariah Vol. 4 No. 1 (2016)
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/jm.v4i1.758

Abstract

AbstrakPenelitian ini menjadikan masyarakat desa Pejagan sebagai subyek penelitian , dimana data yang diperoleh adalah data primer dari kuesioner yang dibagikan kepada 100 orang warga desa Pejagan yang diambil secara random. Sample yang di ambil dari populasi dengan menggunakan rumus pengambilan sample Profortionate stratifield Random sampling yakni rumus Slovin, sehingga diperoleh sampel sebanyak 100 orang dari 5026 warga desa Pejagan.selain data primer, juga digunakan data sekunder berupa data jumlah bank syariah yang ada di Brebes. Yang mana hasil dari pengumpulan data tersebut diolah menggunakan aplikasi IBM SPSS statistic 20, yang selanjutnya akan digunakan metode deskriptif kuantitatif dari hasil pengolahan tersebut.Dari hasil penelitian dan olah data yang dilakukan, dihasilkan bahwa memang ada pengaruh yang signifikan antara persepsi masyarakat desa Pejagan tentang  perbankan syariah terhadap minat menjadi nasabah perbankan syariah yakni sebesar 0,249. Dengan persentase sumbangan pengaruh variabel persepsi masyarakat  tentang perbankan syariah terhadap minat sebesar 7,5% sedangkan sisanya sebesar 92,5% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak dimasukkan dalam penelitian ini Selain itu diperoleh hasil bahwa Nilai t hitung > t tabel (2,818> 1,984467404) maka Ho ditolak. Kata kunci:  Bank Syariah, Persepsi, Minat Menjadi Nasabah, Desa Pejagan                  Abstract This research were Pejagan rural communitiesas subjects in this study, where the data obtained is the primary data from questionnaires distributed to 100 villagers Pejagan taken at random. Sample taken from the population using the formula Profortionate stratifield sampling Random sampling the Slovin formula, in order to obtain a sample of 100 people from 5026 villagers Pejagan.selain primary data, also used secondary data existing number of Islamic banks in Bradford. Which results from the collection of the data is processed using IBM SPSS statistical applications 20, which would then be used quantitative descriptive method of the processing results.From the research and data processing are carried out, resulting that there is a significant relationship between the perception of villagers Pejagan on Islamic banking to become customers of Islamic banking interests which amounted to 0,249. With the contribution percentage of variables influence the public perception of Islamic banking to interest of 7.5%, while the remaining 92.5% is influenced by other variables not included in this study showed that addition value t> t table (2.818> 1, 984467404), then Ho is rejected. Keywords: Islamic Bank, Perception, Interests Being customer, Desa Pejagan     
Strategi Meningkatkan Produksi UMKM di Kabupaten Cirebon Melalui Efektivitas Persediaan Bahan Baku dan Modal Usaha Layaman Layaman; Nurlatifah Nurlatifah
Al-Mustashfa: Jurnal Penelitian Hukum Ekonomi Syariah Vol. 4 No. 2 (2016)
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/jm.v4i2.1154

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh persediaan bahan baku dan modal terhadap jumlah produksi di UMKM Kerupuk Kecamatan Tengah Tani Kabupaten Cirebon. Dimana beberapa pengusaha kerupuk mengalami penurunan dalam jumlah produksinya.Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan menggunakan SPSS versi 21, metode pengambilan sampel adalah nonprobability sampling dengan teknik sampel jenuh, dimana semua populasi UMKM Kerupuk sebanyak 30 UMKM dijadikan sebagai sampel. Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data pada penelitian ini yaitu dengan cara observasi, wawancara, dokumentasi dan penyebaran kuesioner. Teknik analisis data  yang  digunakan  adalah analisis regresi linear berganda.Berdasarkan  hasil  analisis  dapat diketahui bahwa persediaan bahan baku dan modal secara simultan berpengaruh positif  dan  signifikan  terhadap jumlah produksi dengan tingkat signifikan 0,01. Selain itu, persediaan bahan baku dan modal secara parsial berpengaruh terhadap jumlah produksi, dimana persediaan bahan baku dengan tingkat signifikan 0,042 dan untuk modal dengan tingkat signifikan 0,041. Variabel bebas yang berpengaruh dominan terhadap jumlah produksi adalah modal dengan nilai koefisien regresi lebih besar dibandingkan dengan persediaan bahan baku, yaitu modal sebesar 0,298 lebih besar dibandingkan dengan persediaan bahan baku yang sebesar 0,191. Kata Kunci: Bahan Baku, Modal dan Jumlah Produksi.      Abstract This study aimed to analyze the effect of inventories of raw materials and capital to total production in the District of Tengah Tani SMEs Crackers Cirebon Regency. While some entrepreneurs crackers decline in the quantity of production.This research method using a quantitative approach, using SPSS version 21, the sampling method is nonprobability saturated sample sampling technique, where all populations as much as 30 SMEs Crackers used as a sample. Techniques used in the collection of data in this study is by observation, interviews, documentation and questionnaires. Data analysis technique used is multiple linear regression analysis.Based on the results of the analysis showed that inventories of raw materials and capital simultaneously positive and significant impact on the amount of production with a significant level of 0.01. In addition, inventories of raw materials and capital partially affect the amount of production, which supplies raw materials with a significant level of 0.042 and for capital with a significant level of 0.041. The independent variables were the dominant influence on the amount of production is capital with regression coefficient greater than the supply of raw materials, capital amounted to 0.298 greater than the supply of raw materials amounted to 0.191. Keywords : Raw Materials, Capital and Production Quantities 
INDUSTRI KERAJINAN BATIK TULIS TRUSMI DAN DAMPAKNYA TERHADAP PENDAPATAN PENGRAJIN BATIK TULIS TRUSMI DI DESA TRUSMI KULON CIREBON Nining Wahyuningsih; Noor Fauziah
Al-Mustashfa: Jurnal Penelitian Hukum Ekonomi Syariah Vol. 4 No. 2 (2016)
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/jm.v4i2.1194

Abstract

Abstrak Industri batik tulis kini semakin berkembang. Begitu juga dengan batik tulis Trusmi yang perkembangannya kini semakin pesat. Pendapatan merupakan suatu akibat atau dampak dari perkembangan industri batik tulis. Pendapatan pengrajin batik tulis Trusmi, dapat digunakan untuk kebutuhan pokok baik kebutuhan pokok pengrajin batik tulis maupun kebutuhan dalam usaha pembuatan batik tulis, dan juga pendapatan pengrajin batik tulis digunakan untuk pengembangan industri atau usaha batik tulis Trusmi.Permasalahan yang dibahas dalam penelitian ini yaitu mengenai dampak pendapatan pengrajin batik tulis Trusmi sebagai akibat dari perkembangan industri batik tulis Trusmi. Dengan tujuan, yaitu untuk mengetahui dampak pendapatan pengrajin batik tulis Trusmi dari perkembangan industri batik tulis. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan yang digunakan pendekatan analisis SWOT (Strength, Weakness, Opportunity, Threath). Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan observasi dan melakukan wawancara mendalam dengan pengrajin batik tulis Trusmi dan juga perangkat Desa, serta mengumpulan dokumentasi berupa gambar-gambar dan catatan-catatan kecil. Hasil dari penelitian yang dilakukan oleh peneliti, diketahui bahwa pendapatan pengrajin batik tulis Trusmi digunakan untuk berbagai kebutuhan, tidak hanya untuk kebutuhan pokok pengrajin batik tulis namun digunakan juga untuk mengembangkan usaha pembuatan batik tulis. Dengan menggunakan analisis SWOT dampak pendapatan ini tidak hanya memiliki kekuatan, namun juga memiliki kelemahan yaitu masih belum tersusun rapih mengenai laporan keuangan usaha batik tulis, dan adapula ancamannya, yaitu berupa persaingan batik tulis dari daerah lain. Sedangkan kekuatan itu sendiri adalah dapat meneruskan usaha batik tulis dan peluangnya yaitu dapat mengembangkan usaha pembuatan atau industri batik tulis Trusmi. Dengan tujuan untuk memaksimalkan kekuatan serta peluang dan meminimalisir kelemahan dan ancaman untuk itu pengrajin batik tulis perlu melakukan pengembangan usaha dengan menggunakan strategi diferensiasi. Kata kunci: Batik Tulis, Pengrajin, Pendapatan Abstract Batik industry is now growing. Likewise with batik Trusmi that development is now growing rapidly. Revenue is a consequence or impact of the development of batik industry. Revenue Trusmi batik artisans, can be used for the basic needs of both basic needs and the needs of batik artisans in the business of making batik and batik artisans revenue also used for industrial development or business Trusmi batik. The problems discussed in this research on the impact of batik artisans Trusmi revenue as a result of the development of batik industry Trusmi. With the goal, which is to determine the revenue impact of batik artisans Trusmi batik industry development. The method used in this research is using descriptive qualitative method with the approach used approach SWOT analysis (Strength, Weakness, Opportunity, Threath). Data collected by using observation and in-depth interviews with batik artisans Trusmi and also the village, as well as gathering documentation in the form of images and small notes. Results of research conducted by the researchers, it is known that income Trusmi batik artisans used for a variety of needs, not only for the basic needs of batik artisans but is also used to develop the business of making batik. By using SWOT analysis of the impact of this revenue is not only powerful, but also has the disadvantage of not yet arranged neatly on the financial statements batik business, and there were also threats, in the form of batik competition from other regions. While the strength of itself is able to carry on business batik and opportunities that can develop the business of making or write Trusmi batik industry. With the aim to maximize profits and the opportunities and minimize weaknesses and threats to the batik artisans need to develop the business by using a strategy of differentiation.
MANAJEMEN DANA TABARRU’ PADA ASURANSI TAKAFUL CABANG CIREBON Moh. Mabruri Faozi
Al-Mustashfa: Jurnal Penelitian Hukum Ekonomi Syariah Vol. 4 No. 2 (2016)
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/jm.v4i2.1200

Abstract

AbstrakAsuransi syariah menurut Fatwa Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI) dalam fatwanya yaitu: ( ta’mim, takaful, tadhamun)adalah usaha saling melindungi dan tolong menolong di antara sejumlah orang atau pihak melalui investasi dalam bentuk asset atau tabarru’ yang memberikan pola pengambilan untuk menghadapi resiko tertentu melalui akad (perikatan) yang sesuai dengan syariah. Dalam tulisan ini dibahas tentang bagaimana manajemen pengelolaan danatabarru’ yang diterapkan pada PT Asuransi Takaful Umum cabang Cirebon. Penulisan ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif analisis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa danatabarru’ diperoleh dari setoran dana peserta atau premi 50% untuk dana tabarru’, kemudian dana tabarru’ yang diinvestasikan ke sektor lain dan akan memperoleh bagi hasil antara peserta dan nasabah, dana tabarru’ ini digunakan untuk membayar klaim yang hanya untuk para peserta. Hasil penelitian ini juga dapat diketahui bahwa PT Asuransi Takaful Umum cabang Cirebon mulai dari akad, kedudukan para pihak peserta dalam akad tabarru’, pengelolaan, surplus underwriting, defisit underwriting sesuai dengan konsep syariah yang ditetapkan Fatwa No.53 Dewan Syariah Nasional MUI tahun 2006. Kata Kunci: Manajemen,Dana Tabarru, Asuransi Syariah AbstractTakaful according to the Fatwa of  National Sharia Board Indonesian  Council of Ulama (DSN-MUI)  is: (ta’mim, takaful, tadhamun)efforts to protect each other and mutual help among persons or parties through investments in assets or tabarru’ which provides pattern making to address specific risks through contract (engagement) in accordance with sharia. In this paper discusses how the management of the funds tabarru applied to the Takaful General Insurance branch of Cirebon. This study, using a qualitative approach with descriptive methods of analysis. The results of this study indicate that the funds tabarru obtained from the deposit fund participant or a 50% premium to fund tabarru, then funds tabarru invested into other sectors and will earn a share between participants and customers, tabarru 'fund is used to pay claims only for the participants. The results of this study also found that Takaful General Insurance branch of Cirebon start of the contract, the position of the parties in the contract Participants tabarru, management, underwriting surplus, underwriting deficit in accordance with this sharia concept number 53 of fatwa National Sharia Board - Indonesian Council of Ulama 2006 Keywords: Management, Fund Tabarru’, Islamic Insurance
EKSISTENSI KOPERASI SYARI’AH PASCA PUTUSAN MAHKAMAH KONSTITUSI NOMOR 28/PUU-XI/2013 Didi Sukardi
Al-Mustashfa: Jurnal Penelitian Hukum Ekonomi Syariah Vol. 4 No. 2 (2016)
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/jm.v4i2.1201

Abstract

AbstrakRealitas beragamnya peraturan perundangan yang mengatur tentang kelembagaan Koperasi Syari’ah dan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2012 sebagai pengganti undang undang Nomor  25 Tahun 1992 ,Tentang  Perkoperasian  juga  belum  memberikan  jaminan  kepastian  hukum  bagi kelembagaan koperasi syari’ah, apalagi dengan dibatalkannya pemberlakuan Undang-undang Nomor 17 Tahun 2012 dengan Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 28/PUU-XI/2013. Koperasi Syari’ah sebagai lembaga  ekonomi dalam tataran masyarakat tingkat  bawah  di  sisi  lain,  sehingga    berpengaruh  pada  lemahnya  kelembagaan koperasi tersebut. Tatanan hukum baru, sangat diperlukan bagi tumbuh kembangnya lembaga ekonomi yang dalam hal ini adalah Koperasi Syari’ah, sebagai bagian dari sistem hukum koperasi nasional. Eksistensi Koperasi Syari’ah  Pasca Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 28/PUU-XI/2013, koperasi sebagai badan hukum dan sekaligus sebagai badan usaha   lemah dibandingkan dengan badan-badan usaha lainnya, maka diperlukan adanya Konstruksi norma hukum koperasi syari’ah melalui pembentukan Undang-undang  khusus  Koperasi  Syari’ah  yang  jelas  dan  tegas  serta  berkepastian  hukum.Kata Kunci : Eksistensi, Koperasi syari’ah  Abstract The reality of the diversity of laws and regulations governing cooperative institutional Syari'ah and Law No. 17 of 2012 as a replacement for Law No. 25 of 1992, On Cooperatives also not ensuring legal certainty for cooperative institutions syari’ah, especially with the cancellation of the enforcement of Law No. 17 of 2012 with the Constitutional Court Decision No. 28 / PUU-X / 2013. Cooperative Syari'ah as an economic institution in the lower level community level on the other side, so the effect on the institutional weakness of the cooperative. The new legal order, it is necessary for the growth of economic institutions which in this case is a cooperative of the syari'ah, as part of a national cooperative legal system. Existence Cooperative Syari'ah Post Constitutional Court Decision No. 28 / PUU-XI / 2013, the cooperative as a legal entity as well as a business entity is weak compared to other business entities, the necessary existence of legal norms Construction cooperatives through the establishment of Syari’ah Law Cooperative special law clear and strict Syari'ah and legal certainty. Keywords: Existence, Cooperative syari'ah
EFEKTIVITAS SISTEM PEMBAYARAN PAJAK DAERAH ONLINE DALAM PENINGKATAN PENDAPATAN DAERAH KOTA CIREBON Leliya Leliya; Fifi Afiyah
Al-Mustashfa: Jurnal Penelitian Hukum Ekonomi Syariah Vol. 4 No. 2 (2016)
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/jm.v4i2.1284

Abstract

Abstrak Pajak merupakan salah satu usaha yang digunakan oleh pemerintah dalam pembiayaan pembangunan daerah yang berguna bagi masyarakat dan untuk kepentingan bersama.Pajak daerah sebagai salah satu bidang yang memberikan kontribusi terbesar dalam pendapatan asli daerah.Berdasarkan peraturan daerah bahwa pemerintah daerah diberikan kewenangan untuk mengelola keuangan daerahnya secara mandiri.Oleh karena itu pemerintah Kota Cirebon merasa perlu menerapkan sistem pelayanan pajak secara online untuk memaksimalkan pendapatan daerah.Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah (1) Bagaimana aplikasi sistem pembayaran pajak online (2) Apakah pembayaran pajak online memberikan manfaat lebih bagi wajib pajak (3) Apakah pembayaran pajak online dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah Kota Cirebon.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana aplikasi sistem pembayaran pajak online, manfaat sistem pembayaran pajak online bagi wajib pajak dan peningkatan pendapatan daerah Kota Cirebon melalui sistem online.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melaui wawancara, observasi, dokumentasi dan studi kepustakaan. Teknis analisis yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode studi kasus, penggunaan bahan dokumen, bahan dokumen tersebut berdasarkan informasi data yang diperoleh dari DPPKAD Kota Cirebon berupa buku Peraturan Daerah Kota Cirebon tentang Pajak Daerah, user manual SPTPD Online dan pendapatan pajak daerah tahun 2013 – 2015, dan yang terakhir metode triangulasi dalam penelitian ini membandingkan peraturan pusat dengan peraturan daerah yang berlaku. Hasil penelitian menunjukan bahwa (1)Aplikasi dalam pembayaran pajak online menggunakan pelayanan SPTPD online. Hal tersebut sebagaimana dengan sistem administrasi perpajakan yang diberlakukan oleh Direktorat Jenderal Pajak. (2) Manfaat sistem online bagi wajib pajak adalah memudahkan dalam melaporkan dan membayar pajak, penyederhanaan proses serta mengefisienkan waktu. (3) Pembayaran pajak online memberikan kontribusi untuk meningkatkan pendapatan daerah. Dengan adanya sistem online dalam pembayaran pajak daerah ini memberikan kemudahan bagi wajib pajak dalam pelayanan perpajakan, mengefektifkan proses administrasi pajak dengan itu keterlambatan pembayaran pajak dapat berkurang. Kata Kunci : Pajak Daerah, Pelayanan, Sistem Online dan Pendapatan Daerah.     Abstract Tax is one business that is used by the government in the financing of regional development that is useful for society and for the common good. Local tax as one of the areas that provide the largest contribution in revenue. Based on local regulations that local governments are given the authority to manage local financial independently. Therefore, the government of Cirebon City felt the need to apply online tax service system to maximize local revenue. The problems of this research are (1) How does the application online tax payment system (2) What is the online tax payments provide more benefits for the taxpayer (3) What isthe online tax payments can improve the original income Cirebon. The purose of this study is to know how is the online tax payment system applications, the benefits of online tax payment system for taxpayers and increase local revenue Cirebon through the online system. This study used a qualitative approach to data collection technique through interview, observation, documentation and literature study. Technical analysis used in this study using the case study method, the use of documents, materials that document is based on information and data obtained from DPPKAD Cirebon in book form Regional Regulation Cirebon on Local Taxes, user manual SPTPD Online and local tax revenue in 2013 - 2015 and the latter method of triangulation in this study compared the central regulation with local regulations apply. The results showed that (1) Application in tax payments online using SPTPD services online. It is as with the tax administration system imposed by the Directorate General of Taxation. (2) The benefits of an online system for taxpayers is to facilitate the reporting and paying taxes, simplification process setrta streamline time. (3) Tax payments online contributes to increase local revenue. With the online system in the payment of local taxes makes it easy for taxpayers in tax services, streamline the tax administration process with the late payment of tax can be reduced. Keywords: Local Taxes, Service, System Online and Local Revenue. 
KONSEPSI PEKERJAAN DALAM PERSEPKTIF SYARIAH H. Djohar Arifin
Al-Mustashfa: Jurnal Penelitian Hukum Ekonomi Syariah Vol. 4 No. 2 (2016)
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/jm.v4i2.1389

Abstract

Abstrak Pekerjaan (kerja – bekerja) adalah sesuatu yang dhorury (primary) bagi ummat manusia  dalam  rangka  memenuhi   hajat hidup  dan  kehidupannya di muka  bumi ini.  Shighoh “Al-Ka sab” banyak dijumpai di dalam Al-Qur’an, begitu juga shighoh “al-Amal” yang artinya adalah hampir sama yakni ; bekerja dan beramal.  Shighoh “al-Kasab” menunjukkan makna/arti yang umum ( lafadz ‘Am) atau kata yang mempunyai arti apa saja tentang pekerjaan itu, tanpa menunjuk pada sebuah pekerjaan tertentu, dengan cara tertentu dan objek tertentu. Sedang pada ayat lain memerintahkan kepada ummat manusia agar meng-infaq-kan hasil pekerjaannya itu sebagai rizqi yang telah diberikan oleh Alloh kepada kita semua.Pada sisi lain hadits Nabi Muhammad SAW menjelaskan bahwa pekerjaan       (al-kasab) yang paling bagus adalah pekerjaan/perbuatan seorang lelaki dengan tangannya sendiri ( عمل الرجل بيده ). Shoghoh “بيده “ adalah  majaz (مجاز)  sebuah kata yang mengandung arti lain diluar makna yang sebenarnya. Dalam hal ini antara Al-Qur’an menyebut sighoh al-kasab menunjukkan makna ‘Am (majmuk) dan dalam al-Hadits shighoh al-kasab di tafshil (dirinci) dengan shighoh  “بيده “ yang mempunyai makna majaz. Hal tersebut masih belum memberikan kejelasan/kepastian mengenai kriteria pekerjaan yang sesungguhnya.  Maka, dengan demikian diharapkan akan dapat melahirkan sebuah konsepsi tentang “pekerjaan yang bagus” sesuai dengan perspektif syariah. Key words : al-kasab (pekerjaan) - rizqi – infaq -  - " بيده " " بيع مبرور" . AbstractOccupation is primary needs for human beings in order to fulfill live necessities  in the world. Shighoh “Al-Kasab  and shighoh “al-Amal“ are frequently found in Al-Qur’an and they means “to work or to serve”. Shighoh “Al-Kasab means similarly to that work  without referring to certain occupations, means and objects. Meanwhile this verse requires the ummah to donate infaq resulted from that occupation as livelihood given by Allah to them.The hadits Muhammad SAW(PBUH) explains that the best occupation is the one that is carried out by a man himself.  Shighoh “بيده“  is  majaz (مجاز); a word that means out of its meaning itself. In this regards,  Al-Qur’an mentions “sighoh al-kasab” that shows ‘Am (compound) and  shighoh al-kasab in Al-Hadits is specified by  shighoh  “بيده “  that means majaz. The phenomenon has not explained the certain meaning of real job/occupation. Therefore, this study is hoped to yield a conceptioan regarding a good occupation from syariah perspectives. Key words : al-kasab (occupation) - rizqi – infaq - - " بيده "" بيع مبرور" .

Page 3 of 24 | Total Record : 238