cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Interaksi Online
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science, Social,
Jurnal Interaksi Online adalah jurnal yang memuat karya ilmiah mahasiswa S1 Jurusan Ilmu Komunikasi, FISIP Undip. Interaksi Online menerima artikel-artikel yang berfokus pada topik yang ada dalam ranah kajian Ilmu Komunikasi dan Ilmu Sosial
Arjuna Subject : -
Articles 1,563 Documents
TERPAAN PROMOSI PENJUALAN DAN BRAND TRUST DENGAN LOYALITAS PELANGGAN INDOSAT/IM3 OOREDOO Khairunnisa Azizah; Agus Naryoso
Interaksi Online Vol 10, No 3: Juli 2022
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu penyedia jasa layanan telekomunikasi yang menyediakan jaringan internet adalah Indosat/IM3 Ooredoo. Meskipun Indosat/IM3 Ooredoo masuk ke jajaran jasa layanan telekomunikasi yang terkemuka di Indonesia, index Top Brand dan jumlah pengguna Indosat/IM3 Ooredoo dari tahun 2018 hingga tahun 2022 mengalami perubahan yang fluktuatif. Perubahan jumlah pengguna dan perubahan angka Top Brand Index yang fluktuatif menjunjukkan bahwa loyalitas pelanggan Indosat/IM3 Ooredoo masih rendah. Untuk mewujudkan visi menjadi perusahaan pilihan dalam penyediaan solusi informasi dan komunikasi di Indonesia, Indosat/IM3 Ooredoo seharusnya memiliki loyalitas pelanggan yang baik dengan menawarkan promosi penjualan dan menjaga kepercayaan pelanggan terhadap merek (Brand Trust). Tujuan pada penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan terpaan promosi penjualan dan Brand Trust dengan loyalitas pelanggan Indosat/IM3 Ooredoo. Penelitian ini menggunakan prinsip operant conditioning dalam Behavioral Learning Theory untuk menjelaskan hubungan X1 dengan Y. Kemudian hubungan X2 dengan Y dijelaskan dengan planned behavior theory (teori perilaku terencana). Pengambilan sampel pada penelitian ini dilakukan menggunakan teknik non-probability sampling dengan purposive sampling. Populasi dalam penelitian ini adalah masyarakat Kota Semarang berusia 15-64 tahun yang pernah melihat promo dan menggunakan Indosat/IM3 Ooredoo selama lebih dari 3 bulan. Analisis data dilakukan dengan menggunakan korelasi Kendall’s tau b untuk menguji hipotesis pertama dan kedua. Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara terpaan promosi penjualan dengan loyalitas pelanggan Indosat/IM3 Ooredoo, mempunyai signifikansi sebesar 0,003 dengan koefisien korelasi sebesar 0,291 atau 29,1%. Kemudian pada hipotesis kedua teruji bahwa ada hubungan antara Brand Trust dengan loyalitas Pelanggan Indosat/IM3 Ooredoo dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 dengan koefisien korelasi sebesar 0,497 atau 49,7%.
PEMAKNAAN KHALAYAK TERHADAP KEKERASAN SEKSUAL PADA ANAK TUNA RUNGU DAN WICARA DALAM FILM SILENCED Audita Widya Pinasthika; Sunarto Sunarto
Interaksi Online Vol 10, No 3: Juli 2022
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kekerasan seksual merupakan pelakuan kejahatan seksual yang dapat terjadi kepada lakilaki atau perempuan. Kasus kekerasan seksual terhadap anak masih marak dalam pemberitaan, khususnya juga terhadap anak-anak penyandang disabilitas tuna rungu. Film merupakan salah satu bentuk media massa memiliki kemampuan membentuk persepsi khalayak. Penelitian yang dilakukan bertujuan untuk mengetahui bagaimana keberagaman pemaknaan khalayak aktif terhadap adegan kekerasan seksual yang terjadi pada anak-anak tuna rungu dan wicara yang ditampilkan dalam film Silenced. Paradigma yang digunakan dalam penelitian ini adalah paradigma kritis dan menggunakan teori dan metode analisis resepsi Stuart Hall. Selain itu, metode analisis semiotika John Fiske juga digunakan untuk kemudian dijelaskan kedalam tiga level analisis; level realitas, level representasi dan level ideologi. Penelitian melibatkan empat informan dari teknik pengumpulan data wawancara mendalam dengan metode kualitatif. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah para informan bisa memaknai adegan kekerasan seksual yang terjadi pada anak-anak tuna rungu yang direpresentasikan dalam film Silenced. Pada kategori kekerasan seksual terhadap anak-anak tuna rungu di lingkungan sekolah dan sosial preferred reading yang muncul dari adegan film Silenced menunjukkan tipe pemaknaan posisi dominan dan negosiasi. Untuk korban kekerasan seksual yang cenderung tertutup preferred reading yang muncul dari adegan dimaknai secara dominan oleh semua informan pada posisi tipe dominan. Untuk pemaknaan perilaku korban kekerasan seksual, semua informan cukup berbeda dengan satu sama lain. Hasil seluruh pemaknaan, informan berada di posisi dominan dan negosiasi. Dari berbagai keragaman pemaknaan khalayak menunjukkan bahwa informan memaknai informasi yang ada sebagai khalayak aktif. Hasil pemaknaan terpengaruhi oleh pengetahuan dan pengalaman informan yang didapatkan sesuai dengan pengetahuan dan lingkup lingkungannya.
ANALISIS RESEPSI KONSEP BODY POSITIVITY DALAM UNGGAHAN INSTAGRAM TARA BASRO Danastri Janitra Seruni; Hapsari Dwiningtyas Sulistyani; Triyono Lukmantoro
Interaksi Online Vol 10, No 3: Juli 2022
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pemaknaan khalayak terhadap konsep body positivity yang terkandung dalam unggahan Instagram Tara Basro Bulan Maret 2020. Tara Basro sebagai sosok public figure mengunggah dua buah foto yang menampilkan dirinya dalam balutan pakaian underwear. Pada bagian keterangan, Tara Basro menceritakan proses menerima diri yang ia rasakan sebagai perempuan. Unggahan tersebut menuai banyak komentar dari masyarakat Indonesia. Beberapa setuju dengan pernyataan Tara basro, sementara sebagian yang lain mengecam tindakan tersebut. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode analisis semiotika Roland Barthes untuk menemukan makna dominan yang muncul serta analisis resepsi milik Stuart Hall untuk mengetahui posisi pemaknaan khalayak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelima informan memiliki pandangan terhadap konsep body positivity yang sejalan dengan konstruksi Tara Basro dalam unggahan tersebut. Body positivity mengajak semua orang untuk menerima diri mereka apa adanya. Harapannya orang-orang tidak lagi membandingkan diri dengan orang lain, mematahkan standar kecantikan yang berkembang di masyarakat, serta memunculkan penilaian positif terhadap diri sendiri.
STRATEGI PEMUTUSAN HUBUNGAN PACARAN YANG ABUSIVE Obed Cahya Putra; Hapsari Dwiningtyas Sulistyani
Interaksi Online Vol 10, No 3: Juli 2022
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Banyak kasus dimana perempuan kesulitan untuk memutuskan hubungan kekerasan dalam pacaran (KDP) karena adanya dominasi dari pasangan. CATAHU Komnas Perempuan, LRC-KJHAM, dan SPHPN mencatat bahwa KDP menempati peringkat kedua kasus kekerasan terhadap perempuan dan pacar menempati peringkat pertama sebagai pelaku kekerasan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana strategi pemutusan hubungan pacaran yang abusive. Paradigma intepretif dan pendekatan fenomenologi dipakai untuk menjelaskan bagaimana pemutusan hubungan dilakukan melalui pengalaman informan yang didapat dari wawancara. Peneliti menggunakan Relational Dissolution Theory, Strategi Pemutusan Hubungan Romantis, Dyadic Power Theory dan Argumentativeness, Assertiveness, and Verbal Aggresiveness Theory untuk menjelaskan alur pemutusan hubungan, strategi yang digunakan serta menjelaskan bagaimana dominasi membuat informan kesulitan memutuskan hubungan kekerasan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa informan kesulitan untuk memutuskan hubungannya karena terjebak dalam siklus kekerasan. Siklus kekerasan menyebabkan informan masuk dalam kondisi helplessness (tidak berdaya) yang membuatnya takut untuk melakukan perlawanan. Beberapa strategi yang dapat digunakan untuk memutuskan hubungan, yaitu nada positif (mengungkapkan penyesalan dan berusaha untuk tidak menyakiti pasangan), strategi penarikan diri/penghindaran, strategi manipulatif (memanipulasi pasangan untuk mengakhiri hubungan), justifikasi (menjelaskan ketidakpuasan dan alasan mengapa ingin putus) dan strategi konfrontasi terbuka (konfrontasi langsung untuk mengakhiri hubungan). Selain itu ada satu strategi yang dapat ditambahkan melalui penelitian ini, yaitu strategi dengan bantuan jejaring sosial. Penelitian ini menunjukkan bahwa strategi tersebut dapat mempercepat proses pemutusan hubungan kekerasan karena ada dukungan dari jejaring sosial yang mendorong informan jadi berani melawan pasangan mereka. Keuntungan lainnya adalah penyelamatan citra diri untuk menyelamatkan informan jika pasangan menyebarkan rumor atau aib.
PEMAKNAAN KONSUMSI KOPI DI KEDAI KOPI INDEPENDEN BAGI KONSUMEN ANAK MUDA Amaria Niken Ranindyasa; Hedi Pudjo Santosa; Nurist Surayya Ulfa
Interaksi Online Vol 10, No 3: Juli 2022
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Beberapa tahun terakhir, kedai kopi atau coffee shop di Indonesia makin menjamur dengan mengalami pertumbuhan jumlah kedai kopi yang mencapai kurang lebih 3.000 gerai dalam tiga tahun, yaitu antara tahun 2016 sampai 2019. Penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pemaknaan konsumen dalam mengkonsumsi kopi di kedai kopi independen. Adapun pendekatan teoritis yang digunakan yaitu Teori Masyarakat Konsumsi oleh Jean Baudrillard dan Experiential Aspects of Consumption oleh Holbrook dan Hirschman. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa kedai kopi independen yang berbeda-beda memberikan pengalaman konsumsi yang berbeda dan menumbuhkan ketertarikan untuk mengeksplorasi berbagai konsep kedai.
PENGARUH SELF ESTEEM DAN TRUST TERHADAP SELF DISCLOSURE YANG DILAKUKAN OLEH PASANGAN JARAK JAUH DALAM MEMPERTAHANKAN HUBUNGAN JARAK JAUH DI ERA PANDEMI COVID-19 Klara Laurensia; Yanuar Luqman; Primada Qurrota Ayun
Interaksi Online Vol 10, No 3: Juli 2022
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Munculnya virus Covid-19 tentunya memberikan pengaruh pada aspek kehidupan salah satunya membawa dampak negatif pada hubungan dengan pasangan. Dengan berbagai kebijakan yang membatasi mobilitas masyarakat di masa pandemi tentunya menyebabkan pasangan yang menjalin sebuah hubungan romantis menjadi terpisah secara fisik sehingga frekuensi untuk menghabiskan waktu bersama pasangan secara langsung juga semakin menurun sehingga kerap hubungan jarak jauh rentan mengalami kerenggangan yang berujung pada berakhirnya hubungan romantis jarak jauh tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh self esteem dan trust terhadap self disclosure yang dilakukan oleh pasangan jarak jauh dalam mempertahankan hubungan jarak jauh di era Pandemi Covid-19. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah Teori Kebutuhan Antarpribadi (Interpersonal Needs Theory) dan Teori Communication Privacy Management (CPM) dan pengambilan sampel menggunakan teknik non-probability sampling yaitu purposive sampling dengan jumlah sampel yang diteliti sebanyak 100 responden yaitu 60 responden dari mahasiswa Ilmu Komunikasi angkatan 2018 dan 40 responden dari mahasiswa Ilmu Komunikasi angkatan 2019 yang sedang menjalani hubungan jarak jauh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa self esteem memiliki pengaruh yang signifikan terhadap self disclosure dengan nilai signifikansi sebesar 0,00. Selain itu juga trust memiliki pengaruh yang signifikan terhadap self disclosure dengan nilai signifikansi sebesar 0,00. Koefisien korelasi sebesar 0,753 yang artinya memiliki tingkat pengaruh yang kuat dan positif. Sehingga dapat disimpulkan bahwa apabila seseorang memiliki self esteem yang tinggi maka akan meningkatkan self disclosure yang ada dalam dirinya terhadap pasangannya. Begitu juga dengan trust, apabila seseorang memiliki trust yang tinggi maka akan meningkatkan self disclosure dirinya terhadap pasangannya. Teori yang digunakan dalam penelitian ini terbukti dan sejalan dengan temuan hasil penelitian.
PENGARUH PENGGUNAAN METODE BELAJAR KELOMPOK TUTOR SEBAYA DI MASA PANDEMI TERHADAP TINGKAT MOTIVASI BELAJAR MAHASISWA DI MASA PANDEMI Felda Aurellia Anandani; Yanuar Luqman; Djoko Setyabudi
Interaksi Online Vol 10, No 3: Juli 2022
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini didasarkan pada pandemi Covid-19 yang membuat sebagian besar masyarakat mengalami kerugian, salah satunya pada bidang pendidikan yang mana peserta didik dituntut untuk melakukan pembelajaran secara daring (dalam jaringan). Sehingga hal ini dapat berdampak pada tingkat motivasi belajar peserta didik menjadi menurun. Maka dari itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan metode belajar kelompok tutor sebaya terhadap tingkat motivasi belajar mahasiswa di masa pandemi. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah Teori Belajar Humanistik. Untuk menentukan sampel, penelitian ini menggunakan teknik non probability sampling. Jumlah sampel yang diteliti berjumlah 30 orang dengan membagi dua kelompok responden, yang mana tiap kelompok terdiri 15 orang. Jenis penelitian ini adalah Quasi Experimental karena ingin melihat perbedaan antara kelompok yang menggunakan metode tutor sebaya dengan kelompok yang tidak menggunakan metode tutor sebaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan metode belajar kelompok tutor sebaya terhadap tingkat motivasi belajar memiliki nilai Asymp. Sig. (2-tailed) atau signifikansi sebesar 0,135 yang artinya tidak signifikan. Sehingga tidak terdapat perbedaan rata-rata tingkat motivasi belajar antara kelompok yang menggunakan metode tutor sebaya dengan kelompok yang tidak menggunakan metode tutor sebaya.
DISEMINASI INFORMASI DAN PERSEPSI RISIKO BENCANA HIDROMETEOROLOGI KELOMPOK RENTAN DI DAERAH TERTINGGAL RAWAN BENCANA Al Afifka Ma’rifatul Qomari Zaman; Wiwid Noor Rakhmad
Interaksi Online Vol 10, No 3: Juli 2022
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan frekuensi bencana hidrometeorologi telah terjadi di wilayah Kabupaten Tegal yang merupakan daerah dengan risiko bencana tertinggi kedua di Provinsi Jawa Tengah. Kondisi ini juga terjadi di Desa Wotgalih, Kecamatan Jatinegara yang dikategorikan sebagai desa tertinggal oleh Kemendesa, dimana terdapat satu pedukuhan terisolir yang paling sering mengalami bencana. Upaya untuk dapat menimalisir dampak yang ditimbulkan oleh bencana adalah dengan penyebaran informasi kebencanaan. Teori Diseminasi Inovasi dan Kerangka Persepsi Risiko menjadi landasan utama peneltian ini. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mendeskripsikan proses diseminasi informasi kebencanaan dan mengetahui bagimana persepsi risiko masyarakat pada bencana yang terjadi. Melalui pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode studi kasus serta melibatkan 12 informan data diinterpretasikan melalui pola penjodohan sederhana. Hasil penelitian menunjukan bahwa diseminasi informasi kebencanaan belum berjalan dengan semestinya, persepsi risiko masyarakat timbul berdasarkan pengalaman mereka dalam menghadapi bencana.
PENGARUH PEER PRESSURE, KELUARGA YANG MEROKOK, SIKAP PADA PERILAKU MEROKOK, DAN TERPAAN IKLAN ROKOK TERHADAP KEINGINAN MEROKOK PADA REMAJA Naafisa Maulida Pratama; Tandiyo Pradekso; S. Rouli Manalu
Interaksi Online Vol 10, No 3: Juli 2022
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rokok merupakan benda populer untuk dikonsumsi masyarakat, terutama remaja yang mana jumlahnya kian meningkat hingga mencapai 19,4 persen. Di sisi lain, rokok bagi remaja memiliki dampak yang mematikan jika dibandingkan dampak perokok usia dewasa, yakni diantaranya seperti kerusakan jaringan otak, penggumpalan darah, penurunan daya tangkap, kesecamasan berlebih hingga depresi. Guna mendapatkan penyelesaian atas permasalahan tersebut, maka perlu untuk mengetahui faktor yang menjadi penyebab remaja merokok. Terdapat beberapa asumsi faktor yang menjadi penyebab remaja merokok, yakni diantaranya seperti peer pressure, keluarga yang merokok, sikap pada perilaku merokok, dan terpaan iklan rokok sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh peer pressure, keluarga yang merokok, sikap pada perilaku merokok, dan terpaan iklan rokok terhadap keinginan merokok pada remaja. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah planned behavior theory dengan asumsi bahwa seseorang akan memiliki keinginan untuk berperilaku sesuai dengan informasi yang diambil seseorang mengenai perilaku tersebut, baik secara langsung maupun tidak langsung. Kemudian adapun teori yang digunakan lainnya, yakni embodied motivated cognitive theory, yang mana menjelaskan bahwa ketika seseorang terpapar oleh iklan, seseorang akan mencoba memahami dan menanggapi pesan yang ditampilkan di dalam iklan sehingga seseorang kemudian memiliki keinginan untuk melakukan hal serupa yang ditunjukan di dalam iklan. Dalam menentukan sampel, penelitian ini nmenggunakan teknik non-probability sampling. Jumlah sampe yang diteliti sebanyak 100 orang dengan karakteristik pelajar SMA Negeri 1 Ungaran, baik laki-laki maupun perempuan, dan berdomisili di Kabupaten Semarang. Hasil penelitian menunjukan bahwa pengaruh peer pressure, keluarga yang merokok, dan sikap pada perilaku merokok memiliki nilai signifikansi sebesar 0,023 yang berarti bahwa variabel peer pressure, keluarga yang merokok, dan sikap pada perilaku merokok memiliki berpengaruh terhadap keinginan merokok pada remaja. Selanjutnya pada variabel terpaan iklan rokok nilai signifikansi yang didapatkan sebesar 0,108 yang berarti tidak didapati pengaruh variabel terpaan iklan rokok terhadap keinginan merokok pada remaja.
Pengelolaan Manajemen Privasi Dalam Penggunaan Akun Finsta (Fake Instagram) Raina Arundati Putri; Triyono Lukmantoro; Nurul Hasfi
Interaksi Online Vol 10, No 3: Juli 2022
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Munculnya fenomena Finstagram yang dijadikan platform oleh anak muda, khususnya Gen-Z, untuk terbuka mengenai hal-hal yang personal dan sensitif di media sosial, dapat menjadi ancaman terhadap privasi mereka. Walaupun akun Finsta bersifat privat dan anonim, tetap tidak menutup kemungkinan akan terjadinya kebocoran privasi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengalaman pengguna finsta mengelola privasi dalam mengekspresikan persoalan privat yang mereka alami dalam hal problem sosial maupun psikologis. Metode yang digunakan dalam penelitian kualitatif ini adalah metode penelitian deskriptif dan menggunakan pendekatan fenomenologi. Teknik pengambilan data yang digunakan dalam yaitu indepth interview dengan jumlah informan sebanyak lima orang. Teori yang digunakan sebagai acuan pada penelitian ini adalah Communication Privacy Management Theory. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, ditemukan bahwa seluruh informan pernah mengekspresikan persoalan privatnya di finsta terkait problem sosial dan psikologis yang mereka alami. Hal privat tersebut biasanya mereka ungkapkan dengan fitur story yang ada di Instagram. Pengguna Finsta merasa bahwa mereka memiliki hak untuk mengontrol siapa saja yang memiliki akses terhadap informasi privat yang telah mereka bagikan pada akunnya. Dalam mengontrol dan memastikan privasinya terjaga di finsta, pengguna memiliki batasan-batasan privasi tertentu, serta melakukan berbagai strategi sosial seperti menahan diri untuk tidak melakukan pengungkapan, atau melakukan seleksi terhadap followers, dan juga menerapkan strategi teknologi dengan memanfaatkan fitur Instagram berupa close friend, private account, remove followers, dan hide story. Dalam melakukan manajemen privasi pengguna juga dipengaruhi oleh beberapa kriteria yaitu kriteria konteks, motivasi, serta risiko dan manfaat.