cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Teknik PWK
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Arjuna Subject : -
Articles 514 Documents
PERAN KELOMPOK TANI SIDO MAKMUR DALAM MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN ANGGOTA KELOMPOK TANI SIDO MAKMUR DESA NGARINGAN KABUPATEN GROBOGAN Setyo Adhi Nugroho; Sri Rahayu
Teknik PWK (Perencanaan Wilayah Kota) Vol 3, No 3 (2014): Agustus 2014
Publisher : Jurusan Perencanaan Wilayah dan Kota

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (294.708 KB)

Abstract

Kelompok tani Sido Makmur merupakan salah satu kelompok tani yang mengelola kegiatan dan usaha tani yang dapat dikatakan berkembang. Hal ini dapat dilihat dari perkembangan usaha yang dikelola semakin bertambah dari tahun 1994 hingga saat ini. Salah satu unit usaha yang membuat kelompok tani ini terkenal adalah adanya kegiatan pengelolaan biogas skala rumah tangga dimana masing masing rumah tangga yang merupakan anggota kelompok tani memiliki satu instalasi biogas pribadi. Hingga saat ini terdapat sebanyak 62 unit reaktor biogas yang dimiliki oleh rumah tangga  yang merupakan anggota kelompok tani. Total jumlah anggota kelompok tani adalah sebanyak 129 orang hal ini berarti separuh responden telah memakai reaktor biogas ini. Dengan adanya kegiatan ini Dusun Pangkalan mendapatkan julukan sebagai “Kampung Biogas”. Aktivitas kegiatan dan usaha tani lain yang dikelola kelompok tani Sido Makmur selain biogas adalah  usaha ternak sapi,  kegiatan rutin seperti simpan pinjam, arisan kelompok dan tabungan kelompok, pembuatan kompos serta lumbung paceklik. Dengan adanya perkembangan aktivitas kegiatan dan usaha tani yang dikelola oleh kelompok tani Sido Makmur tentunya berpengaruh terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakatnya. Berdasarkan potensi yang ada di dusun Pangkalan ini muncul pertanyaan “Bagaimana peran kelompok tani Sido Makmur dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Dusun Pangkalan khusunya anggota kelompok tani?” Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui  peran kelompok tani Sido Makmur terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat di Dusun Pangkalan.  Berdasarkan hasil temuan dan persepsi responden kelompok tani merupakan kelompok tani yang berkembang. Perkembangan kelompok tani ini ternyata berperan bagi perkembangan pembangunan sarana prasarana pertanian dan pedesaan di Dusun Pangkalan. Kesejahteraan petani pun meningkat sejak mengikuti kegiatan kelompok tani hal ini dapat dilihat dari meningkatnya pendapatan petani, struktur pengeluaran, ketahanan pangan dan daya beli petani. Masyarakat yang menjadi anggota kelompok tani juga menyatakan bahwa kesejahteraannya meningkat semenjak mengikuti kegiatan kelompok tani Sido Makmur.Dari hasil penelitian didapatkan rekomendasi kepada pihak pemeritah supaya lebih meningkatkan kinerja terutama dalam percepatan pembangunan infrastruktur dibidang pertanian terutama pembangunan sarana irigasi dan penyediaan alat produksi pertanian agar lebih mendukung aktivitas kelompok tani Sido Makmur
Transisi Ekonomi Wilayah Kabupaten di Jawa Tengah dan Keterkaitannya dengan Perkembangan Ekonomi Lokalnya Nisa Ayunda Adni; Jawoto Sih Setyono
Teknik PWK (Perencanaan Wilayah Kota) Vol 5, No 4 (2016): November 2016
Publisher : Jurusan Perencanaan Wilayah dan Kota

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1368.073 KB)

Abstract

Central Java economic development has been dynamic and diverse. The economy of the region has grown gradually and experienced structural transition. The regional economy which was originally based on the primary sector has transformed to a more modern one which the secondary and tertiary sectors start to dominate the economy. While the growth of the regional economy is widely believed to be caused mainly by exogenous factors, there has been tendency the emergence of local economic factors. This research aims to examine the possible relationship between economic transition and the persistence of local economic development factors among districts in Central Java. This study applies quantitative descriptive analysis combining the methods of scoring analysis, weighted analysis and correlation analysis together to explore the relationship. The research shows that in general there is positive relationship between economic growth and local economic development indicators. This result can contribute to fostering local factors as part of regional and local economic development policies for the region.
EFEKTIVITAS DAN EFISIENSI PERAN PEMERINTAH DALAM TANGGAP DARURAT BANJIR DI KABUPATEN SRAGEN Aulia Nuriasari; Jawoto Sih Setyono
Teknik PWK (Perencanaan Wilayah Kota) Vol 2, No 3 (2013): Agustus 2013
Publisher : Jurusan Perencanaan Wilayah dan Kota

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (569.407 KB)

Abstract

Salah satu dampak perubahan iklim adalah terjadinya bencana banjir di beberapa Daerah Aliran Sungai seperti di DAS Bengawan Solo yang merupakan DAS terpanjang di Pulau Jawa. Kabupaten Sragen sebagai bagian dari DAS Bengawan Solo hulu hampir tiap tahunnya mengalami bencana banjir. Adanya kecenderungan peningkatan wilayah terdampak banjir pada dua tahun terakhir (2011-2012) yang disertai dengan belum adanya organisasi dan kebijakan khusus dalam penanganannya mengindikasikan bahwa peran pemerintah daerah Kabupaten Sragen kurang mampu untuk mencapai tujuan penanganan banjir tersebut yaitu meminimalisasi kerugian sebagai dampak negatif yang ditimbulkan. Oleh sebab itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja pemerintah daerah Kabupaten Sragen khususnya lembaga yang berperan dalam tanggap darurat. Kinerja dinilai dari aspek efektivitas dengan variabel kualitas dan kecukupan serta aspek efisiensi dengan variabel kejelasan, kesesuaian dan siklus waktu. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan analisis deskriptif kuantitatif serta analisis skoring dan pembobotan. Melalui beberapa analisis tersebut penelitian ini menghasilkan temuan studi yaitu peran lembaga penanganan bencana banjir dalam tanggap darurat di Kabupaten Sragen memiliki kinerja baik (efektif dan efisien). Akan tetapi, kinerja lembaga pemerintah Kabupaten Sragen tersebut dipengaruhi oleh beberapa nilai tinggi dan nilai yang kurang baik menurut hasil penilaian kinerja oleh responden dalam beberapa indikator.
PERENCANAAN PEMBANGUNAN PERUMAHAN BAGI MASYARAKAT BERPENGHASILAN RENDAH DI KECAMATAN BANYUMANIK Paramitha Kusuma Astuti; Asnawi .
Teknik PWK (Perencanaan Wilayah Kota) Vol 3, No 4 (2014): November 2014
Publisher : Jurusan Perencanaan Wilayah dan Kota

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (562.382 KB)

Abstract

Kecamatan Banyumanik merupakan salah satu Kecamatan di Kota Semarang yang berfungsi sebagai daerah pemekaran sehingga cocok untuk dikembangkan menjadi kawasan permukiman. Selain itu, pemilihan Kecamatan Banyumanik disebabkan masih adanya masyarakat berpenghasilan rendah yang tidak memiliki rumah dikarenakan adanya keterbatasan daya beli dibuktikan dengan adanya masyarakat yang tinggal di rumah sewa. Masyarakat yang menjadi sasaran dalam perencanaan ini adalah masyarakat yang tidak diakui statusnya oleh perbankan (non-bankable) dan tidak memiliki kemampuan untuk menjangkau perumahan yang disediakan oleh pasar formal. Oleh karena itu, kegiatan perencanaan ini dilakukan untuk merencanakan  desain perumahan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat berpenghasilan rendah di Kecamatan Banyumanik. Skenario yang diusulkan dalam kegiatan perencanaan ini adalah “Tersedia Rumah Baru bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah”. Kegiatan perencanaan ini menggunakan pendekatan kuantitatif melalui kuesioner secara purposive sampling. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif kuantitatif dan analisis skoring. Hasil kegiatan perencanaan ini adalah adanya pembangunan rumah sederhana dengan teknologi Risha yang cepat dan murah bagi masyarakat berpenghasilan rendah yang non-bankable sehingga mereka dapat memenuhi kebutuhan rumahnya yang diawali dengan mengetahui karakteristik masyarakat berpenghasilan rendah, menghitung kebutuhan ruang pembangunan perumahan, memilih lokasi pembangunan perumahan, dan menganalisis perencanaan pembangunan perumahan.
Mitigasi yang Diinisiasi Masyarakat Akibat Abrasi di Kawasan Pesisir Kota Semarang Hanandi Prabowo; Imam Buchori
Teknik PWK (Perencanaan Wilayah Kota) Vol 7, No 1 (2018): Februari 2018
Publisher : Jurusan Perencanaan Wilayah dan Kota

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1512.552 KB)

Abstract

Coastal area is one area that is prone to the hazard. Coastal areas are vulnerable to environmental changes either due to natural processes or human activities. In carrying out various activities, humans make changes to the environment and natural resources that will affect the environment in coastal areas. Utilization of less ecological principles can reduce the quality of the environment so that it continues with the occurrence of damage to the coastal ecosystems. Abrasion or coastal erosion is considered as hazard to coastal development. The impact of coastal erosion in Semarang city such as mangrove damage, land cover which turn into the sea, and decreased of pond, which would certainly will impact on the economy of coastal communities.Community mitigation efforts in anticipating coastal erosion hazard have been done both with physical development and non-physical efforts in the coastal areas by government and community.This study aims to examine the structural and non-structural forms of mitigation initiated by communities on the affected areas by coastal erosion in Semarang City and the factors that influence it. This research uses quantitative descriptive analysis and logistic regression in the analysis process. Methods of data collection using observations and questionnaires with household observation unit. Observations were made to determine the forms of mitigation conducted by the community then logistic regression analysis was conducted to determine the factors that influence the mitigation.Respondents are people in coastal areas affected by abrasion.The results show there are six forms of mitigation. There are four forms structural mitigation initiated by the community such as construction of seawall, setting-up bamboo spears, construction of breakwater, and mangrove planting. Then there are two forms of non-structural mitigation such as mangrove coastal ecotourism and empowerment of human resources and coastal area management. Based on the logistic regression analysis it is found that the factors which influence community to initiate mitigation are income level, education level, duration of living, and kinship relationship.
PERAN PASAR BOJA TERHADAP KONDISI PEREKONOMIAN WILAYAH SEKITAR (Studi Kasus Pasar Boja Kecamatan Boja) Wisnu Widhianto; Mardwi Rahdriawan
Teknik PWK (Perencanaan Wilayah Kota) Vol 2, No 3 (2013): Agustus 2013
Publisher : Jurusan Perencanaan Wilayah dan Kota

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (342.311 KB)

Abstract

Pasar merupakan wadah bagi masyarakat untuk melakukan aktifitas ekonomi yaitu tempat untuk melakukan transaksi antara pedagang dan pembeli. Selain itu pasar juga menjadi salah satu sektor yang penting untuk pendapatan daerah. pasar sebagai tempat penyediaan barang (termasuk jasa) dengan harga yang diperoleh dari hasil tawar-menawar antara penjual dan pembeli yang memenuhi permintaan. Peran sebuah pasar taradisional bagi suatu wilayah sangat berpengaruh bagi masyarakat sekitarnya karena dapat memberikan lapangan pekerjaan bagi masyarakat seperti pedagang, jasa angkut barang, pemasok barang dagangan dan lain lain.Sumber daya ekonomi potensial dari desa Boja yang secara langsung didistribusikan ke Pasar Boja menyebabkan Pasar Boja menjadi vital keberadaanya sebagai tempat untuk mendistribusikan barang-barang hasil dari produksi desa Boja maupun daerah daerah di sekitarnya. Permasalahan yang muncul yaitu adanya pasar lain yang lokasinya dapat dikatakan berdekatan dengan Pasar Boja yaitu pasar Limbangan dan pasar Mijen menyebabkan terjadinya persaingan alur distribusi barang dan konsumen sehingga mempengaruhi peran pasar. Selain itu juga terdapat faktor lain yang mempengaruhi peran Pasar yaitu Pasar Boja sebagai unsur-unsur pendukung aktifitas perdagangan dan jasa masyarakat dengan kondisi sedang dalam tahap peremajaan paska kebakaran pada tahun 2007. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi peran yang diberikan dari keberadaan pasar tradisional Boja terhadap aktifitas perdagangan dilihat dari barang dagangan yaitu jenis barang dagangan serta asal barang dagangan yang diperjualbelikan, pelaku pasar seperti penjual, pembeli serta aktifitas jasa yang berada didalamnya.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, serta menjadikan pendekatan kualitatif sebagai analisis utama. Mendeskripsikan kontribusi yang diberikan pasar tradisional Boja sehingga dapat diketahui peran pasar dalam meningkatkan perekonomian masyarakat. Fokus utama dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui peran pasar. Lokasi yang akan digunakan untuk penelitian  adalah Pasar Boja yang terletak di Desa Boja Kecamatan Boja Kabupaten Kendal. Data kualitatif dikumpulkan melalui kuesioner yang diperoleh dari pedagang pasar sebagai responden, selain itu juga dilakukan wawancara dengan pihak pihak terkait serta penggunaan dokumen dari instansi.Hasil dari penelitian ini yaitu besar kontribusi atau peran yang diberikan pasar tradisional Boja dalam meningkatkan perekonomian masyarakat Boja dan sekitarnya. Peran ini dilihat dari sebaran distribusi barang serta pelaku yang ada di dalamnya, dari sektor formal yaitu petugas dari dinas pasar maupun informal seperti pedagang, pegawai toko serta penyedia layanan jasa yaitu kuli panggul, tukang parkir, jasa transportasi dan lain-lain. Peran yang paling besar diperoleh dari pedagang sebagai pelaku utama dalam perdagangan dilihat dari besaran penghasilan dan jumlah pedagang berdasarkan lokasi asal. Selain itu juga diperoleh dari distribusi barang dagangan dilihat dari jenis barang serta darimana barang tersebut berasal. 
Analisis Tipologi Keterkaitan Interaksi Desa Kota dengan Kemiskinan di Kecamatan Kokap, Kabupaten Kulon Progo Kharisma Octaviana Putri Anjani; Samsul Ma'rif
Teknik PWK (Perencanaan Wilayah Kota) Vol 9, No 2 (2020): Mei 2020
Publisher : Jurusan Perencanaan Wilayah dan Kota

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1265.386 KB)

Abstract

Rural and urban should be seen as unity in regional development. One of the issue from regional development is poverty and rural urban linkages can be the strategy to reduce poverty. Kokap Sub-district divided into five villages such as Hargowilis, Hargorejo, Hargotirto, Kalirejo, and Hargomulyo is the poorest sub-district in Kulon Progo Regency and located in the hills, which makes Kokap Sub-district being isolated. The purpose of this study is to examine how the typology between the level of poverty and rural urban interaction in Kokap Sub-district is. The analytical methods are using statistic descriptive, quantitative descriptive, scoring and typology. The level of poverty divided into two categories, low level of poverty and high level of poverty, then the level of rural urban interaction also divided into two categories, which are strong level of linkages and weak level of linkages. The results of the analysis shown that Hargowilis including to low level of poverty and strong level of linkages, Hargomulyo including to low level of poverty and high level of linkages, and Hargorejo, Hargotirto, and also Kalirejo including to high level of poverty and weak level of linkages.
Kepuasan Pengunjung Terhadap Taman Arena Remaja Sebagai Sarana Rekreasi di Kota Jambi Rahmat Tri Insani; Imam Buchori
Teknik PWK (Perencanaan Wilayah Kota) Vol 9, No 2 (2020): Mei 2020
Publisher : Jurusan Perencanaan Wilayah dan Kota

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (953.943 KB)

Abstract

Green Open Space (RTH) is an elongated area / path and / or group, the use of which is more open, a place to grow plants, both those that grow naturally and are intentionally planted. One form of public space can be in the form of Green Open Space, namely parks. In urban areas located in the city of Jambi, the Arena Youth Park is a newly renovated park and there are additional tourist facilities for residents' recreational facilities managed by the Jambi City Government. However, to support the Arena Youth Park as a recreational facility, it is necessary to know the level of community satisfaction related to the Arena Youth Park as a recreational facility for the citizens of Jambi City. The purpose of the study was to determine the level of visitor satisfaction with the youth park as a recreational facility in the city of Jambi. In this study there are 2 methods, namely Customer Satisfaction Indexs and Imporance Performance Analysis. The purpose of the Customer Satisfaction Index (CSI) method is to find out the level of consumer satisfaction in the context of this study, namely park visitors to all the attributes in the Taman Arena Remaja while the Importance performance Analysis (IPA) method aims to determine the priority of improvements to the attributes used in the study. The results of the study using the Customer Satisfaction Index (CSI) method showed that visitors to the Arena Arena Remaja were quite satisfied with the condition of the facilities in the park with a CSI calculation of 68.44% or nearly neutral. While the results of the IPA method are in the form of a Cartesian quadrant where the attributes that must be corrected immediately by the Regional Government in quadrant I with attribute 3 (three) improvement of toilet / wc facilities and attribute 10 (ten) conditions of park lighting facilities. The conclusion of this study is that visitors to Taman Remaja Remaja were quite satisfied with the facilities in the park as a means of family recreation
Kajian Perkembangan Penggunaan Lahan Akibat Perkembangan Aktivitas Industri di Kota Parakan Pratiwi Dwi Lestari; Rina Kurniati
Teknik PWK (Perencanaan Wilayah Kota) Vol 9, No 2 (2020): Mei 2020
Publisher : Jurusan Perencanaan Wilayah dan Kota

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1175.371 KB)

Abstract

Parakan is a small town of the old kadipaten menoreh in Dutch colonialism, which is having a strategic location, where the line between jogyakarta's line and the northern coast line of java island and also between line of semarang and purwakarta, made parakan became the centre of market for food and tobacco trade from ancient times until now. In 2008, Parakan experienced in structural changes in addition to change the economic structures. The conversion in parakan from 2005-2017 also increased because of industrial development. The presence of industrial growth certainly affects the change in the characteristic of parakan. The method of analysis that used is a qualitative method analysis with qualitative descriptive and overlay map analysis techniques using arcgis software 10.4. Based on the analysis development of the cities, from the 2005 and 2017, have a tendency to change, which the land functions have increased in the city from 1990 to 2017. The number of parakan city settlements in 1990 was 202.64 ha and then increased to 259.97 in 2005 and 311,57 in 2017. Therefore, this study deals with the impact of  the development of industrial activities on its use.
Analisis Perubahan Lahan Pertanian Menjadi Kawasan Terbangun Di Kecamatan Mijen, Kota Semarang Muharso Ihsanto; Parfi Khadiyanta
Teknik PWK (Perencanaan Wilayah Kota) Vol 9, No 2 (2020): Mei 2020
Publisher : Jurusan Perencanaan Wilayah dan Kota

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1028.738 KB)

Abstract

Along with the development of an urban area the higher the population growth and intensity of infrastructure development that can cause complex problems, namely the increasing need for land in urban areas. Transfer of land functions becomes a way out to meet the needs of urban communities for land, with specific changes, namely agricultural land to non-agricultural uses. One of the agricultural land that is experiencing a change of function is the agricultural land in Mijen Subdistrict where in 2009 the area of 1,004 Ha of agricultural land has decreased to 815 Ha in 2019. The purpose of this study is to determine the factor of changing agricultural land into a built area. . The results of the analysis of land use change shows that there is a change in agricultural land to a built area in several villages in Mijen District and the factors that influence these changes are economic factors and regulatory factors.

Filter by Year

2012 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 13, No 3 (2024): Agustus 2024 Vol 13, No 2 (2024): Mei 2024 Vol 13, No 1 (2024): Februari 2024 Vol 12, No 4 (2023): November 2023 Vol 12, No 3 (2023): Agustus 2023 Vol 12, No 2 (2023): Mei 2023 Vol 12, No 1 (2023): Februari 2023 Vol 11, No 4 (2022): November 2022 Vol 11, No 3 (2022): Agustus 2022 Vol 11, No 2 (2022): Mei 2022 Vol 11, No 1 (2022): Februari 2022 Vol 10, No 4 (2021): November 2021 Vol 10, No 3 (2021): Agustus 2021 Vol 10, No 2 (2021): Mei 2021 Vol 10, No 1 (2021): Februari 2021 Vol 9, No 4 (2020): November 2020 Vol 9, No 3 (2020): Agustus 2020 Vol 9, No 2 (2020): Mei 2020 Vol 9, No 1 (2020): Februari 2020 Vol 8, No 4 (2019): November 2019 Vol 8, No 3 (2019): Agustus 2019 Vol 8, No 2 (2019): Mei 2019 Vol 8, No 1 (2019): Februari 2019 Vol 7, No 4 (2018): November 2018 Vol 7, No 3 (2018): Agustus 2018 Vol 7, No 2 (2018): Mei 2018 Vol 7, No 1 (2018): Februari 2018 Vol 6, No 4 (2017): November 2017 Vol 6, No 3 (2017): Agustus 2017 Vol 6, No 2 (2017): Mei 2017 Vol 6, No 1 (2017): Februari 2017 Vol 5, No 4 (2016): November 2016 Vol 5, No 3 (2016): Agustus 2016 Vol 5, No 2 (2016): Mei 2016 Vol 5, No 1 (2016): Januari 2016 Vol 4, No 4 (2015): November 2015 Vol 4, No 3 (2015): Agustus 2015 Vol 4, No 2 (2015): Mei 2015 Vol 4, No 1 (2015): Februari 2015 Vol 3, No 4 (2014): November 2014 Vol 3, No 3 (2014): Agustus 2014 Vol 3, No 2 (2014): Mei 2014 Vol 3, No 1 (2014): Februari 2014 Vol 2, No 4 (2013): November 2013 Vol 2, No 3 (2013): Agustus 2013 Vol 2, No 2 (2013): Mei 2013 Vol 2, No 1 (2013): Februari 2013 Vol 1, No 1 (2012): November 2012 More Issue