cover
Contact Name
Mega Puspita
Contact Email
megapuspita@ft.unsri.ac.id
Phone
+6282176926618
Journal Mail Official
j.pertambangan@gmail.com
Editorial Address
Jurusan Teknik Pertambangan Fakultas Teknik Universitas Sriwijaya, Jl. Srijaya Negara Bukit Besar, Kec.Ilir Barat 1, Kota Palembang, Sumatera Selatan
Location
Kab. ogan ilir,
Sumatera selatan
INDONESIA
JURNAL PERTAMBANGAN
Published by Universitas Sriwijaya
ISSN : -     EISSN : 25491008     DOI : https://doi.org/10.36706
Core Subject :
Jurnal Pertambangan is intended for researchers from the field of mining. Contributed articles may be focused on the field of mining both minerals and energy (coal, oil, gas, and also geothermal). The scope of journal covers all aspects of exploration, operation-production, occupational health and safety (K3), mining environment, reclamation, post-mining activities, community development and empowerment in mining areas.
Arjuna Subject : -
Articles 184 Documents
INTERPRETASI PEMETAAN STRUKTUR KELURUSAN DARI DATA LANDSAT 8 SEBAGAI INDIKASI POTENSI SUMBERDAYA CBM Ramadhan, Kgs M.R.; Ibrahim, E.; Suherman, A.
Jurnal Pertambangan Vol. 4 No. 3 (2020): Agustus 2020
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Coal Bed Methane atau disingkat menjadi CBM merupakan gas yang terbentuk dan terperangkap di dalam lapisan batubara. CBM memiliki potensi ekonomi yang bagus karena dapat dikonversikan menjadi energi listrik atau disalurkan melalui pipa untuk pemanfaatan lainnya. Indonesia diperkirakan memiliki cadangan CBM sebesar 453 TCF sehingga dapat memenuhi kebutuhan energi dalam negeri. Sumatera Selatan adalah salah satu provinsi dengan cadangan batubara terbesar di Indonesia sehingga mengindikasikan bahwa potensi sumberdaya CBM juga melimpah. Tujuan penelitian ini adalah menetukan indikator pada area yang berpotensi mengandung sumberdaya CBM berdasarkan struktur kelurusan dengan melakukan interpretasi dari data citra Satelit Landsat-8 dan memprediksi area yang berpotensi mengandung sumberdaya gas CBM di wilayah penelitian. Penelitian dilakukan dengan cara survei lapangan untuk mengumpulkan data-data yang dibutuhkan. Hasil penelitian potensi CBM dengan melihat pada indikator kelurusan geologi menunjukkan bahwa wilayah penelitian memiliki potensi CBM. Hal ini terlihat dari terdapatnya wilayah dengan densitas kelurusan yang tinggi dengan nilai sebesar 2,711/km2 – 5,121/km2 yang artinya memiliki permeabilitas tinggi yang berkembang dengan baik. Permeabilitas yang baik akan meningkatkan jumlah gas CBM yang terperangkap karena terdapatnya ruang yang dapat diisi oleh gas CBM.
KINERJA PENGANGKUTAN BATUBARA DAN OVERBURDEN DALAM MENCAPAI TARGET PRODUKSI PT TEMPIRAI ENERGY RESOURCES Sentanu, A.; Toha, M.T.; Juniah, R.
Jurnal Pertambangan Vol. 4 No. 3 (2020): Agustus 2020
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT Tempirai Energy Resources menggunakan sistem tambang terbuka dengan metode strip mining kombinasi shovel – dump truck dalam pengusahaan batubara. Pada periode Februari – Maret 2020, target produksi PT Tempirai Energy Resources belum tercapai, oleh sebab itu dilakukan penelitian yang bertujuan mengetahui faktor yang berpengaruh pada ketercapaian target produksi tersebut. Salah satu hal penting yang perlu dikaji adalah kinerja alat pada sistem pengangkutan overburden dan batubara. Penelitian dilaksanakan dengan melakukan pengamatan ke lapangan. Data yang dikumpulkan meliputi jam kerja alat, jam standby, jam perbaikan, kondisi alat, disiplin kerja, perbaikan dan perawatan alat gali muat dan angkut. Data sekunder meliputi rencana target produksi perusahaan, rencana jam kerja dan spesifikasi alat gali muat serta alat angkut. Data yang diperoleh selanjutnya diolah dan dianalisis agar diketahui kinerja sistem pengangkutan batubara dan overburden sehingga akan diketahui penyebab belum tercapainya target produksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor yang menyebabkan belum tercapainya target produksi PT Tempirai Energy Resources adalah nilai ketersediaan alat yang rendah yang disebabkan tidak maksimalnya penggunaan alat. Hasil penelitian menunjukan bahwa persentase alat excavator untuk material overburden yang beroperasi dibulan Februari 2020 dan Maret 2020 hanya sebesar 42 dan 32 % , sedangkan untuk truck di bulan Februari 2020 dan Maret 2020 hanya 50% dan 37%.
TINGKAT KEBERHASILAN REKLAMASI TAMBANG BATU KAPUR PT SEMEN BATURAJA PERIODE 2017-2021 Budiani, I.; Yusuf, M.; Dahlan, Z.
Jurnal Pertambangan Vol. 4 No. 3 (2020): Agustus 2020
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan reklamasi merupakan upaya untuk mempertahankan lingkungan yang tetap berkelanjutan selama dan atau setelah kegiatan pertambangan berakhir. Sebagai wujud menaati peraturan dan ikut serta dalam pembangunan berwawasan lingkungan, PT Semen Baturaja (Persero) Tbk telah menjalankan kewajiban reklamasi. Penelitian bertujuan untuk mengevaluasi kegiatan reklamasi yang telah direalisasikan oleh perusahaan untuk melihat sejauh mana keberhasilan reklamasi yang telah dilaksanakan. Hal ini bertujuan untuk dapat memberikan masukan dalam pelaksanaan kegiatan reklamasi selanjutnya, sehingga berjalan berkesinambungan. Kriteria keberhasilan reklamasi meliputi penatagunaan lahan, revegetasi serta penyelesaian akhir. Penelitian dilaksanakan dengan survey ke lapangan untuk mendapatkan data yang dibutuhkan. Data yang diperoleh diolah dan dianalisis untuk mengetahui tingkat keberhasilan reklamasi tambang batu kapur periode 2017-2019 berdasarkan dengan regulasi pemerintah terkait evaluasi reklamasi. Hasil penelitian tingkat keberhasilan pelaksanaan reklamasi tergolong dalam kriteria sedang senilai 64,23 persen. Namun persentase tersebut belum mewakilkan seluruh rencana reklamasi yang sudah dikerjakan oleh PT Semen Baturaja (Persero) Tbk, sebab angka tersebut mewakilkan 3 tahun dari total 5 tahun, sehingga perusahaan masih memiliki peluang besar untuk meningkatkan persentase keberhasilan pelaksanaan reklamasi pada tahun-tahun berikutnya.
PENGARUH TEMPERATUR PADA PROSES UPGRADING BROWN COAL DENGAN PENAMBAHAN MINYAK JELANTAH Nursani, R.; Handayani, H.E.; Bahrin, D.
Jurnal Pertambangan Vol. 4 No. 3 (2020): Agustus 2020
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Teknologi upgrading brown coal adalah teknologi yang berfungsi untuk menurunkan kandungan air atau moisture dalam batubara sehingga nilai kalori batubara akan meningkat. Pada penelitian ini untuk mengeluarkan atau menguapkan air yang berada didalam pori-pori batubara dilakukan dengan pemanasan. Proses pemanasan membuat pori-pori batubara mengalami kekosongan untuk itu digunakan minyak jelantah sebagai pengisi pori-pori batubara tersebut. temperatur pemanasan yang digunakan akan bepengaruh terhadap nilai kalori batubara. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis pengaruh temperatur upgrading terhadap nilai kalori batubara peringkat rendah. Pada penelitian ini dilakukan percobaan upgrading dengan pemanasan pada temperatur 250oC, 300oC dan 350oC. Pada penelitian ini minyak jelantah dimasukkan kedalam batubara dengan perbandingan 1 : 0,25, 1 : 0,50, 1 : 0,75 dan 1 : 1 selama 1 jam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa makin tinggi temperatur pemanasan dan semakin banyak rasio minyak jelantah menyebabkan nilai kalori batubara semakin meningkat.
PENGARUH FRAGMENTASI DAN GETARAN TANAH AKIBAT PELEDAKAN TERHADAP PRODUKTIVITAS ALAT GALI MUAT DAN KESTABILAN LERENG Husni, A.; Toha, M.T.; Komar, S.
Jurnal Pertambangan Vol. 4 No. 3 (2020): Agustus 2020
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

MTBU merupakan lokasi Penambangan PT Bukit Asam Tbk. Pembongkaran overburden serta interburden di lokasi tersebut dilakukan dengan cara peledakan. Besarnya boulder pada kegiatan peledakan dapat menyebabkan produksi batubara terhambat, karena bongkahan batuan yang besar tersebut tidak sesuai dengan kapasitas alat. Hal ini menybebakan produktivitas alat gali muat menjadi terganggu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui distribusi fragmentasi hasil peledakan, pengaruh getaran tanah terhadap kemantapan lereng, dan pengaruh fragmentasi hasil peledakan terhadap produktivitas PC 2000. Data primer didapatkan melalui pengamatan lapangan, sedangkan data sekunder didapatkan dari jurnal peneliti terdahulu dan dokumen perusahaan. Pengolahan dan analisis data fragmentasi batuan dilakukan dengan bantuan software Split Desktop 2.0 Demo. Analisis getaran tanah dilakukan dengan membandingkan antara nilai PPV akibat peledakan dengan ambang baku getaran. Hasil analisis menunjukkan distribusi fragmentasi dari hasil peledakan adalah ukuran fragmentasi kecil dari 20 cm sebanyak 34,11%, ukuran 21 – 40 cm sebanyak 19,81%, ukuran 41 – 60 cm sebanyak 20,84, ukuran 61 – 80 cm sebanyak 16,24%, dan ukuran 81 – 100 sebanyak 9%. Hasil analisis getaran tanah menunjukkan rata-rata getaran tanah (PPV) sebesar 0,996 mm/s dan termasuk kategori aman bagi lereng dan bangunan. Sedangkan produktivitas excavator komatsu PC 2000 mencapai 858,22 BCM/jam.
KELAYAKAN LAHAN BEKAS TAMBANG CLAY UNTUK LOKASI TEMPAT PEMROSESAN AKHIR (TPA) SAMPAH Muskita, Y.; Juniah, R.; Yulianita, A.
Jurnal Pertambangan Vol. 4 No. 3 (2020): Agustus 2020
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan penduduk dari hari ke hari menyebabkan meningkatnya volume sampah yang dihasilkan. Kebutuhan akan lokasi tempat pemrosesan akhir (TPA) sampah tidak dapat dihindarkan. Area pascatambang clay PT Semen Baturaja (Persero) Tbk dapat dimanfaatkan sebagai lokasi TPA. Pemilihan lokasi ini harus berlandaskan kepada SNI 03-3241-1994 agar kelayakan operasional TPA tercapai. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kelayakan lahan bekas tambang clay untuk lokasi TPA. Penelitian dilakukan dengan survei ke lokasi penambangan clay. Data yang dibutuhkan terkait penelitian ini adalah batas administrasi lokasi penambangan clay, luasan akhir lahan bekas penambangan, peta geologi, peta hidrogeologi, curah hujan, rona lingkungan seperti vegetasi dan sarana prasarana sekitar lokasi penelitian. Analisis dilakukan dengan cara membandingkan antara hasil pengamatan kondisi lokasi penelitian dengan parameter pemilihan lokasi TPA yang tertuang dalam Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 03/PRT/M/2013 dan juga SNI 03-3241-1994. Hasil penilaian terhadap rencana pemanfaatan lahan bekas tambang clay untuk lokasi TPA menunjukkan hasil yang baik. Lokasi bekas tambang clay memenuhi kriteria pemilihan lokasi TPA berdasarkan parameter yang ditetapkan. Hal ini sangat baik dikarenakan lingkungan pascatambang clay tetap memberikan manfaat bagi masyarakat maupun lingkungan walaupun kegiatan pertambangan sudah berakhir. Kapasitas daya tampung void untuk TPA adalah 400.000 m3 dengan tingkat pemadatan sebesar 70 %.
KARAKTERISASI BATUBARA JAMBI UNTUK PENINGKATAN KUALITAS BATUBARA MELALUI RADIASI GELOMBANG MIKRO Anisa, HA.; Yusuf, M.; Nasir, S.
Jurnal Pertambangan Vol. 4 No. 4 (2020): November 2020
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Batubara merupakan sumber energi yang dimanfaatkan secara luas di seluruh dunia untuk berbagai macam kegunaan diantaranya sebagai pembangkit tenaga listrik, bahan bakar pembuatan semen dan produksi baja serta kegiatan industri lainnya. Pemanfaatan batubara sebagai bahan bakar dipengaruhi ukuran kualitas batubara. Kandungan air pada batubara dengan nilai tinggi akan mengurangi efisiensi pembakaran, selain itu batubara dengan kandungan ash tinggi menyebabkan terjadinya slagging dan fouling. Kandungan sulfur yang tinggi menyebabkan korosi pada boiler. Permasalahan- permasalahan yang terjadi dalam pemanfaatan batubara tersebut dapat diatasi dengan teknik-teknik yang telah diteliti yang dapat meningkatkan kualitas batubara khususnya penghilangan moisture, salah satunya dengan radiasi gelombang mikro. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakeristik batubara awal dan kualitas batubara setelah dilakukan radiasi gelombang mikro sehingga dapat dijadikan informasi untuk perusahaan industri batubara dalam melakukan peningkatan kualitas batubara yang efektif melalui radiasi gelombang mikro. Daya yang digunakan yaitu 720W, 810W dan 900W dengan ketebalan batubara 9cm, 11cm dan 13cm. Hasil penelitian diperoleh karakteristik awal batubara Jambi dengan total moisture 45,04% dan nilai gross calorific value (ar) yaitu 3577. Setelah dilakukan radiasi gelombang mikro pada sample batubara Jambi pada daya 720 W, 810 W dan 900 W didapatkan rata-rata penurunan total moisture masing – masing yaitu 31,2 %, 31,36 %, 32,65 % dan kenaikan kalori sebesar 2011 kalori, 2042 kalori, 2139 kalori.
POTENSI PEMANFAATAN AIR VOID TAMBANG BATUBARA UNTUK PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA MIKRO HIDRO Ibrahim, I.; Juniah, R.; Susetyo, D.
Jurnal Pertambangan Vol. 4 No. 4 (2020): November 2020
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pertambangan di akhir kegiatan akan meninggalkan lahan bekas tambang berupa void dan non void. Lahan yang ditinggalkan tersebut harus dikelola agar bermanfaat bagi masyarakat. Lahan bekas tambang yang ditinggalkan di akhir kegiatan dapat dikelola dengan cara reklamasi dan peruntukan lainnya. Void (lubang tambang) dapat dimanfaatkan antara lain seperti sarana rekreasi air, sumber air baku dan pembangkit listrik tenaga mikrohidro (PLTMH). Keterbatasan ketersediaan listrik di sekitar lokasi PT Buana Eltra menjadi alasan kenapa pentingnya kajian mengenai potensi air void untuk PLTMH dilakukan. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui potensi air void sebagai PLMTH. Ruang lingkup penelitian dibatasi mengenai ketersediaan dan kualitas air void tambang batubara PT Buana Eltra sebagai sumber energi PLTMH. Penelitian diawali dengan survei untuk mengamati kondisi lokasi penelitian, studi literatur, dan instansional untuk mengumpulkan data yang diperlukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketersediaan air sebagai sumber energi pembangkit listrik untuk PLTMH didukung dengan kondisi iklim tropis pada lokasi penelitian yang diindikasikan dengan curah hujan rata-rata pertahun 2780,998 mm. Ketersediaan air void 2.687.088 m3 dengan energi yang dihasilkan sebesar 5.008,092 kWh. Hasil uji kualitas air void pada parameter fisika maupun kimia dalam kondisi baik, sehingga air void dapat dimanfaatkan sebagai sumber energi PLTMH.
PERANCANGAN DAN PENJADWALAN TAMBANG BATU ANDESIT KUARI BLOK 2 DI PT MOSA INDO PALMA Melati, S.; Hakim, RN.; Suhudi, M.; Putra, EFI.
Jurnal Pertambangan Vol. 4 No. 4 (2020): November 2020
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT Mosa Indo Palma telah melaksanakan operasi produksi di Site Ketapang, Bakaheuni, Lampung sejak tahun 2017. Kuari Blok 1 akan habis cadangannya sehingga diperlukan pembukaan Kuari Blok 2. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan membuat suatu perencanaan dan perancangan tambang yang meliputi permodelan lapisan batu andesit, penentuan desain akhir, perhitungan cadangan batu andesit dan volume overburden dalam batas desain akhir, perancangan tambang meliputi geometri jenjang, jalan angkut, disposal, penentuan tahapan penambangan (pushback) dan penjadwalan produksi. Penelitian ini hanya terfokus pada area blok 2 di PT Mosa Indo Palma untuk mencapai target produksi andesit pertriwulan sebesar 60.000 m3. Penelitian dilakukan dengan pengamatan langsung ke lokasi penelitian, melakukan pengumpulan data serta melakukan pengolahan data sehingga didapat hasil perencanaan dan perancangan tambang. Pembongkaran overburden menggunakan 2 unit Excavator Komatsu PC200 dan 4 unit dump truck Mitsubishi Fuso FM257ML. Pembongkaran tubuh andesit menggunakan peledakan dan pengangkutan diperlukan 1 unit Excavator Komatsu PC300 dan 3 unit dump truck Mitsubishi Fuso FM257ML. Model tubuh andesit seluas 5,57 ha dan luas rancangan Kuari Blok 2 6,38 ha. Andesit tertambang ditaksir 1.086.315 m3 selama 4,5 tahun. Kapasitas disposal disediakan 256.336 loose cubic meters (lcm). Lebar jalan angkut 9 dan 18 m. Kemajuan tambang dimulai dari sisi barat dan terus berlanjut ke arah timur dengan stripping ratio pertriwulan diatur antara 1,05 – 1,16 mendekati stripping ratio keseluruhan 1,11 untuk meminimalkan risiko.
GEOMETRI JALAN ANGKUT DAN DIMENSI PARITAN PADA PENAMBANGAN PASIR DAN BATU Adnyano, A.A Inung Arie; Putra, AS.; ., Masrullah
Jurnal Pertambangan Vol. 4 No. 4 (2020): November 2020
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

CV. Mataram Putra merupakan perusahaan tambang pasir batu yang ada di Jawa Tengah. Permasalahan adalah belum tersedia jalan angkut yang sesuai standar dan disisi jalan angkut belum terdapat adanya paritan sehingga pada musim penghujan jalan menjadi rusak dan mengganggu produktivitas alat angkut. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dan deskriptif. Penelitian ini bertujuan menganalisis geometri jalan angkut dan paritan dilokasi penambangan. Hasil penelitian lebih dari 80% geometri jalan, yakni meliputi lebar jalan lurus untuk 2 jalur, lebar tikungan untuk 2 jalur, superelevasi pada jalur menikung, cross slope pada jalan lurus masih belum memenuhi standar perhitungan. Kesimpulan yang didapat bahwa lebar jalan lurus 7 meter dan perlu penambahan 1 meter untuk keperluan dimensi paritan. Lebar jalan tikungan 10 meter dan perlu penambahan 1 meter untuk keperluan dimensi paritan. Masing-masing nilai rancangan untuk dimensi jalan pada radius tikungan, superelevasi, cross slope dan total grade jalan adalah 33,4 meter, 0,04 mm/m atau 4%, ketinggian cross slope 14 cm dan 0,42% grade. Dimensi saluran berbentuk segiempat meliputi jari-jari hidrolis sebesar 0,25 m, luas basah sebesar 0,50 m, kedalaman aliran sebesar 0,50 m, lebar permukaan air 1 m, tinggi saluran 0,575 m, keliling basah 2 m dan panjang saluran rencana ± 540,5 meter. Diharapkan dengan hasil analisis ini jalan angkut dan paritan memenuhi standar dan masa penghujan tidak menggangu produktivitas alat angkut.

Page 3 of 19 | Total Record : 184