cover
Contact Name
Mega Puspita
Contact Email
megapuspita@ft.unsri.ac.id
Phone
+6282176926618
Journal Mail Official
j.pertambangan@gmail.com
Editorial Address
Jurusan Teknik Pertambangan Fakultas Teknik Universitas Sriwijaya, Jl. Srijaya Negara Bukit Besar, Kec.Ilir Barat 1, Kota Palembang, Sumatera Selatan
Location
Kab. ogan ilir,
Sumatera selatan
INDONESIA
JURNAL PERTAMBANGAN
Published by Universitas Sriwijaya
ISSN : -     EISSN : 25491008     DOI : https://doi.org/10.36706
Core Subject :
Jurnal Pertambangan is intended for researchers from the field of mining. Contributed articles may be focused on the field of mining both minerals and energy (coal, oil, gas, and also geothermal). The scope of journal covers all aspects of exploration, operation-production, occupational health and safety (K3), mining environment, reclamation, post-mining activities, community development and empowerment in mining areas.
Arjuna Subject : -
Articles 184 Documents
ROCK QUALITY DESIGNATION DAN GEOLOGICAL STREGTH INDEKS BATUAN FORMASI KAMPUNGBARU, DAERAH BATUAH, KUTAI KARTANEGARA Pontus, A. J.; Fauziah, T. P. H.; Trides, T.; Oktaviani, R.; Winonazada, R.
Jurnal Pertambangan Vol. 10 No. 2 (2026): Mei 2026
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jp.v10i2.3290

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis karakteristik massa batuan pada Formasi Kampungbaru di daerah Batuah, Kutai Kartanegara berdasarkan parameter Rock Quality Designation (RQD) dan Geological Strength Index (GSI). Penelitian ini penting dilakukan karena kualitas massa batuan menjadi parameter utama dalam evaluasi kondisi geoteknik dan perencanaan kestabilan lereng pada kegiatan penambangan. Selain itu, kajian mengenai distribusi kualitas massa batuan berdasarkan dua titik pengeboran geoteknik pada Formasi Kampungbaru masih perlu dikembangkan untuk memperoleh gambaran kondisi massa batuan yang lebih representatif. Metode penelitian yang digunakan berupa metode deskriptif kuantitatif melalui pengeboran geoteknik dengan metode full coring pada dua titik bor, yaitu DH-01 dan DH-02 dengan total kedalaman 109,64 m. Data yang dianalisis meliputi litologi, core recovery, nilai RQD, dan nilai GSI berdasarkan hasil logging inti bor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas massa batuan pada zona dekat permukaan umumnya berada pada kategori very poor hingga poor akibat tingkat pelapukan yang tinggi dan intensitas diskontinuitas yang besar. Seiring bertambahnya kedalaman, nilai RQD meningkat hingga kategori fair sampai excellent, sedangkan nilai GSI meningkat dari kategori rendah menjadi good hingga very good. Peningkatan kualitas massa batuan dipengaruhi oleh menurunnya tingkat pelapukan dan berkurangnya pengaruh faktor eksternal seperti air permukaan dan oksidasi sehingga batuan menjadi lebih kompak dan utuh. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar evaluasi kondisi geoteknik dan pendukung perencanaan kestabilan lereng pada kegiatan penambangan di daerah penelitian.
RASIO PENGGUNAAN AIR PERMUKAAN PADA PENAMBANGAN TIMAH ALLUVIAL Harsiga, E.; Taman Tono, E. P. S. B.
Jurnal Pertambangan Vol. 10 No. 2 (2026): Mei 2026
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jp.v10i2.3294

Abstract

Provinsi Kepulauan Bangka Belitung merupakan salah satu daerah penghasil timah alluvial terbesar di dunia, di mana kegiatan penambangan dilakukan terutama dengan metode hidraulik yang sangat bergantung pada penggunaan air permukaan. Tingginya intensitas pemanfaatan air permukaan dalam penambangan timah alluvial berpotensi menimbulkan permasalahan tata kelola penggunaan sumber daya air apabila tidak disertai dengan perhitungan penggunaan air yang tepat. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan menentukan besarnya debit air permukaan yang digunakan serta rasio penggunaan air terhadap hasil produksi timah alluvial. Metode penelitian yang digunakan meliputi pengamatan langsung di lapangan, pengukuran debit air pada fasilitas penambangan dan pengolahan timah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa total kebutuhan air permukaan pada kegiatan penambangan dan pengolahan mencapai 2.084 m³/hari dengan hasil konsentrat timah berkadar 40% sebesar 295 kg. Rasio penggunaan air permukaan yang diperoleh adalah 1:7, yang berarti setiap 1 kg konsentrat timah memerlukan sekitar 7 m³ air permukaan. Hasil kajian ini diharapkan dapat menjadi dasar dalam pengelolaan air permukaan yang lebih efisien dan berkelanjutan pada penambangan timah alluvial.
MECHANICAL EQUIPMENT INVESTMENT ANALYSIS TO MEET PRODUCTION TARGETS AT PT ABC, NORTH BENGKULU Fajri.B, R.; Mahdyrianto, F.; Puspita, M.
Jurnal Pertambangan Vol. 10 No. 2 (2026): Mei 2026
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jp.v10i2.3304

Abstract

The reallocation of production equipment to a subsidiary in 2025 significantly reduced fleet availability at PT ABC, preventing the company from meeting its annual coal production target of 617,000 tons. This decline in productivity necessitates immediate and meticulous investment planning for additional mechanical units to ensure long-term operational continuity. This study aims to analyze the requirements for loading and hauling equipment, calculate investment cost components, and determine the most efficient procurement scheme among cash purchase, leasing, and rental. Utilizing the Discounted Cash Flow (DCF) method, the research evaluates investment criteria such as Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), and Payback Period (PBP), while conducting a sensitivity analysis on coal price fluctuations and operational costs. The results indicate that the leasing scheme is the most profitable alternative, yielding the highest NPV of IDR 12,877.68 million, an IRR of 27.45%, and a payback period of 3.45 years. Sensitivity analysis reveals that a 5-10% decrease in coal prices exerts a more significant impact on declining profitability compared to an equivalent increase in operational costs. Consequently, the leasing scheme is recommended as the primary strategic choice due to its superior initial cash flow flexibility and market risk resilience.
ANALISIS KESTABILAN LERENG RE-MINING MELALUI INTEGRASI PARAMETER DRAINED DAN UNDRAINED SU(Z): OPD MAHAYUNG Kurniawan, T. A.; Asof, M.; Setiawan, B.
Jurnal Pertambangan Vol. 10 No. 2 (2026): Mei 2026
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jp.v10i2.3305

Abstract

Aktivitas penggalian ulang re-mining pada material timbunan out-of-pit dump (OPD) Mahayung PT Bukit Asam Tbk dilakukan untuk mengekspos cadangan batubara ekonomis yang belum tertambang. Penggalian ini memiliki risiko geoteknik yang tinggi akibat heterogenitas material dan potensi pemotongan kaki lereng (toe cutting) timbunan yang mereduksi tahanan geser dan menurunkan nilai FK yang berpotensi memicu kelongsoran. Penelitian ini mengevaluasi kestabilan lereng re-mining pada tiga penampang sayatan (A–A’, B–B’, dan C–C’) melalui pendekatan integratif parameter kuat geser drained dan undrained. Metodologi penelitian menggabungkan investigasi lapangan berupa 14 titik Standard Penetration Test (SPT) dengan kedalaman investigasi 23-80 meter dan uji laboratorium (Triaxial UU serta Direct Shear). Kebaruan penelitian ini terletak pada pemodelan parameter kuat geser tak terdrainase sebagai fungsi kedalaman, Su(z), yang dikalibrasi berdasarkan hubungan SPT–UU untuk merepresentasikan profil kekuatan aktual akibat proses konsolidasi timbunan. Analisis kestabilan dilakukan menggunakan metode kesetimbangan batas (Limit Equilibrium Method) pada perangkat lunak SLOPE/W menggunakan (Drained Mohr-Coulomb) dan (Undrained Su(z)). Hasil penelitian menunjukkan bahwa model Su(z) memberikan estimasi Faktor Keamanan (FK) yang lebih konservatif, dengan deviasi penurunan FK −22,75% hingga −33,46% dibandingkan asumsi drained Mohr-Coulomb. Identifikasi bidang gelincir kritis menunjukkan bahwa stabilitas sangat sensitif terhadap pemotongan kaki lereng. Integrasi profil Su(z) berfungsi untuk mencegah estimasi kestabilan lereng yang terlalu optimis (over-estimate) sehingga menjadi parameter krusial dalam menjamin operasional re-mining yang aman.