cover
Contact Name
Mega Puspita
Contact Email
megapuspita@ft.unsri.ac.id
Phone
+6282176926618
Journal Mail Official
j.pertambangan@gmail.com
Editorial Address
Jurusan Teknik Pertambangan Fakultas Teknik Universitas Sriwijaya, Jl. Srijaya Negara Bukit Besar, Kec.Ilir Barat 1, Kota Palembang, Sumatera Selatan
Location
Kab. ogan ilir,
Sumatera selatan
INDONESIA
JURNAL PERTAMBANGAN
Published by Universitas Sriwijaya
ISSN : -     EISSN : 25491008     DOI : https://doi.org/10.36706
Core Subject :
Jurnal Pertambangan is intended for researchers from the field of mining. Contributed articles may be focused on the field of mining both minerals and energy (coal, oil, gas, and also geothermal). The scope of journal covers all aspects of exploration, operation-production, occupational health and safety (K3), mining environment, reclamation, post-mining activities, community development and empowerment in mining areas.
Arjuna Subject : -
Articles 184 Documents
ANALISIS INVESTASI PENGGANTIAN ALAT MEKANIS DALAM KEGIATAN PENGUPASAN LAPISAN TANAH PENUTUP Megasukma, Y.; Adhitya, B.; Wiratama, J.; Lagowa, MI.; ., Sartika
Jurnal Pertambangan Vol. 5 No. 2 (2021): Mei 2021
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jp.v5i2.96

Abstract

Dengan adanya ketersediaan alat gali muat Hitachi ZX 350 sebesar 42% dan alat angkut Scania P380 sebesar 70% yang artinya penggunaan alat mekanis tidak optimal karena sering mengalami kerusakan menyebabkan target pengupasan overburden tidak tercapai. Pada perencanaan kegiatan operasi produksi, performa alat mekanis menjadi salah satu variabel penentu dalam tingkat keberhasilan pencapaian produksi. Dalam mengatasi masalah tersebut PT Mega Bara Semesta harus mempertimbangkan keputusan investasi dengan mengganti alat mekanis yang ada dalam upaya keberlanjutan proyek mengingat umur proyek memiliki sisa waktu operasional 3 tahun. Pertimbangan dalam analisis investasi diberikan dua alternatif yaitu dengan sewa atau membeli alat mekanis yang baru. Penelitian dilakukan dengan tujuan menguji faktor finansial dengan analisis investasi menggunakan metode NPV, lalu hasil tersebut dianalisis dengan metode CBA membandingkan antara nilai ekuivalen dari semua potensi benefit dan biaya yang dibebankan kepada perusahaan. Hasil pada metode NPV menunjukkan bahwa pada alternatif beli akan bernilai –3,3 miliar rupiah dan alternatif sewa bernilai 3,17 miliar rupiah. Hasil pada metode CBA didapatkan nilai BCR pada alternatif sewa proyek bernilai 1,11 dan alternatif beli nilai BCR sebesar 0,92. Berdasarkan kriteria analisis NPV dan CBA menunjukkan hasil yang sama yang artinya jika perusahaan memilih investasi baru untuk sewa alat, maka proyek ini dapat diterima karena melewati titik balik dan mengalami keuntungan dibandingkan dengan investasi beli alat-alat mekanis yang baru.
UPGRADING BATUBARA SUB-BITUMINOUS MENGGUNAKAN COATING CONDENSATE NATURAL GAS Safriza, I.; Handayani, H.E. Eko; Bahrin, D.
Jurnal Pertambangan Vol. 5 No. 2 (2021): Mei 2021
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jp.v5i2.104

Abstract

Batubara di Indonesia pada umumnya memiliki kandungan air cukup tinggi rata-rata antara 30-50%. Apabila nilai kalornya dapat ditingkatkan dengan memanfaatkan teknologi tertentu sehingga dapat mengurangi jumlah kandungan airnya secara signifikan, batubara jenis ini akan sangat diminati pasar karena masuk kategori batubara bersih (clean coal). Salah satu zat yang dapat ditambahkan ke dalam batubara adalah Condensate Natural Gas. Condensate Natural Gas merupakan hasil pemisahan dari Natural Gas yang merupakan bahan bakar alternatif sangat potensial untuk dimanfaatkan. Nilai kalori dari Condensate Natural Gas sekitar 10.000-12.000 kalori/gram. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan teknologi upgrading batubara yang menggunakan jenis batubara sub-bituminous. Hasil analisis menunjukkan batubara setelah proses upgrading dan diberikan coating condensate natural gas, kadar air bawaan mengalami mengalami penurunan menjadi 15,19%, abu 7,23%, zat terbang 34,81%, karbon padat 42,77%. Hasil analisis ultimat batubara Tanjung Enim sesudah diberikan coating condensate natural gas, yaitu karbon dengan nilai 54,09%, hidrogen 7,73%, nitrogen 0,81%, dan sulfur 0,52%. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa batubara yang diberikan coating condensate natural gas mengalami kenaikan kalori dari nilai 5253 kal/gr menjadi 6291 kal/gr. Kata kunci: Batubara sub-bituminous, proses upgrading, nilai kalor
ANALISIS KEBUTUHAN UDARA UNTUK MERANCANG SISTEM VENTILASI AMAN Z., Riyamizard; Toha, M. T.; Komar, S.
Jurnal Pertambangan Vol. 5 No. 2 (2021): Mei 2021
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jp.v5i2.134

Abstract

Tambang bawah tanah (Underground Mining) adalah suatu sistem penambangan yang kegiatannya dilakukan di bawah permukaan bumi. Sistem ventilasi yang digunakan CV. Bara Mitra Kencana adalah ventilasi hembus, bertujuan untuk menyediakan dan mengalirkan udara segar ke dalam tambang bagi pernafasan pekerja dan proses lain yang memerlukan udara. Pada lokasi lubang tambang BMK 35 lori 4 pernah terjadi kecelakaan kerja akibat kurangnya suplai oksigen menyebabkan kematian dua orang pekerja. Dari hasil pengukuran gas menggunakan alat multigas detector didapatkann kandungan gas methan CH4 sebesar 7 LEL dan gas CO 36 PPM. Sistem forcing (hembus) menggunakan blower 14 Inch dan 12 Inch, debit udara yang dihasilkan sudah melebihi standar (2 m2/menit) akan tetapi gas-gas berbahaya belum dapat terurai dengan baik. Oleh karena itu, re-design ventilasi diperlukan dengan menerapkan sistem ventilasi forcing overlap, yaitu perpaduan sistem hembus dengan hisap dengan menempatkan blower pada lokasi 8 meter sebelum cabang C6 pada saluran udara masuk. Selanjutnya pada dekat lokasi kerja dipasang exhaust untuk menarik udara segar yang tersirkulasi ke lokasi Front kerja (FK). Pada lokasi front kerja ditambahkan satu (1) exhaust agar membantu menarik udara keluar menuju pintu masuk.
ANALISIS POTENSI RESOURCE CURSE DI PROVINSI SULAWESI TENGGARA DENGAN METODE VECTOR AUTOREGRESSION Amalia, R.; Anas, A. V.
Jurnal Pertambangan Vol. 5 No. 2 (2021): Mei 2021
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jp.v5i2.150

Abstract

Pada tahun 2018, sektor pertambangan menyumbang 18,59 triliyun atau sekitar 20,90% dari total PDRB Sulawesi Tenggara. Persentase kontribusi yang tinggi mengindikasikan bahwa peranan sektor pertambangan pada perekonomian daerah cukup signifikan. Namun, tidak selamanya sektor pertambangan dapat diandalkan untuk menopang perekonomian. Komoditas mineral memiliki cadangan yang terbatas dan sewaktu-waktu akan habis. Oleh sebab itu, dibutuhkan sektor pengganti agar Provinsi Sulawesi Tenggara dapat mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan. Fenomena resource curse dapat terjadi apabila keberadaan sektor pertambangan tidak memberikan dampak positif pada sektor hulu dan hilirnya. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui seberapa besar potensi terjadinya fenomena resource curse di Provinsi Sulawesi Tenggara. Penentuan potensi resource curse dilakukan dengan menganalisis dampak sektor pertambangan terhadap pertumbuhan sektor pengolahan dan pembentukan modal tetap, menggunakan metode Vector Autoregressive (VAR). Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat potensi terjadinya resource curse pada daerah Sulawesi Tenggara. Keberadaan sektor pertambangan memberikan dampak positif, namun tidak signifikan pada sektor pengolahan dan pembentukan modal tetap. Sektor pertambangan hanya berkontribusi sebesar 0.9% hingga 1% pada perubahan di sektor pengolahan dan pembentukan modal tetap. Pemerintah harus tetap berupaya untuk meningkatkan kontribusi sektor pertambangan terhadap sektor yang berpotensi untuk menggantikan peranan sektor pertambangan di masa mendatang.
PERENCANAAN DESAIN DISPOSAL AREA SERTA SEQUENCE TIMBUNAN OVERBURDEN GUNA MENGAKOMODASI PRODUKSI BULAN JULI TAHUN 2020 DI PT X, KABUPATEN KUTAI BARAT Hardianti, S.; Halim, M. S.
Jurnal Pertambangan Vol. 5 No. 2 (2021): Mei 2021
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jp.v5i2.185

Abstract

Disposal area merupakan daerah pada lokasi tambang terbuka yang dijadikan tempat untuk menimbun material yang tidak berharga. Oleh karenanya dalam perencanaan sequence penambangan harus diikuti dengan pembuatan disposal. Tujuan penelitian ini adalah membuat desain disposal bulan Juli 2020 di PT X, Kabupaten Kutai Barat berdasarkan parameter geoteknikal yang ditetapkan perusahaan dan menghitung volume overburden yang akan ditimbun pada desain disposal tersebut serta membuat perencanaan sequence timbunan overburden. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif, dimana penulis membuat desain disposal area untuk bulan Juli tahun 2020 di PT X, Kabupaten Kutai Barat berdasarkan parameter geoteknikal yang ditetapkan perusahaan. Dari hasil analisis diketahui rencana produksi bulan Juli tahun 2020 adalah sebesar 2.592.375 BCM. Dari rencana produksi tersebut, dibuatlah desain disposal area dan didapatkan penambahan volume sebesar 2.789.464,33 BCM, dimana terdapat deviasi sebesar 197.089,33 BCM atau volume desain disposal lebih besar 8% dari pada volume rencana produksi bulan Juli 2020 dengan mempertimbangankan swell factor material sekaligus memberikan opsi area alternatif dengan luasan yang cukup, jika terjadi isu geotek dan lainnya. Dari hasil desain disposal tersebut, dibuatlah sequence timbunan overburden untuk tiap elevasinya yang dimulai dari RL 70 sampai RL 120, dimana terbagi menjadi 6 sequence yaitu, RL 70 meter memiliki volume sebesar 282.966,21 BCM, sequence pada RL 80 meter memiliki volume sebesar 338.605,62 BCM, RL 90 meter yang memiliki volume sebesar 573.214,56 BCM, RL 100 meter memiliki volume sebesar 729.400,95 BCM, RL 110 meter memiliki volume 504.002,71 BCM dan sequence pada RL 120 meter memiliki volume sebesar 361.274,28 BCM.
MULTI STAGE OPTIMIZATION PEMILIHAN METODE PENGIRIMAN DAN KAPAL ANGKUT UNTUK PEMASOKAN BATUBARA PLTU ., Hariono; Awaliah, W. R.
Jurnal Pertambangan Vol. 5 No. 3 (2021): Agustus 2021
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jp.v5i3.325

Abstract

Angka pertumbuhan, sektor industri pengolahan mengalami pertumbuhan paling tinggi yakni 9,13% pada tahun 2019 atau sebesar 7,6% rata-rata tahun 2015-2019 lebih tinggi dari rata-rata pertumbuhan PDRB Sulawesi Tenggara (SULTRA). Investasi PMA di Sulawesi Tenggara didominasi oleh proyek peleburan logam (smelter) yang membutuhkan pasokan energi listrik yang tinggi. PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) dalam Rencana Umum Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) tahun 2019-2028 telah memasukkan rencana pembangunan Pusat Listrik Tenaga Uap (PLTU) berbahan bakar batubara yang akan dibangun di Sulawesi Tenggara dengan total kapasitas sebesar 540 MW. Permasalahan klasik yang terjadi adalah bagaimana menjamin rantai pasokan batubara yang aman dan murah bagi PLTU baik yang telah beroperasi maupun yang akan dibangun tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk memilih pemasok, kapal angkut, sekaligus metode pengiriman terbaik yang menghasilkan biaya total terendah dan selanjutnya dibuat jadwal pengiriman untuk memastikan jaminan pasokan batubara bagi PLTU di Provinsi Sulawesi Tenggara. Metode yang digunakan dalam proses optimasi adalah Metode Pemrograman Linear yang dilakukan secara bertahap. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan memasukkan variabel metode pengiriman ke dalam model maka terdapat pilihan solusi yang lebih banyak yang dapat menghasilkan fungsi tujuan yang optimum, penggunaan metode optimasi bertahap dapat mengurangi kerumitan dalam penyelesaian masalah dan iterasi dalam proses optimasi. Hasil optimasi menunjukkan bahwa metode pengiriman Milk Runs memberikan total biaya minimum dengan kapal angkut K3, serta pemasok yang terpilih adalah CS21.
EVALUASI AKTIVITAS PEMUATAN LUMPUR PADA KEGIATAN PENAMBANGAN BATUBARA Saweni, R.; Novianti, Y. S.; Putri, K. S.
Jurnal Pertambangan Vol. 5 No. 2 (2021): Mei 2021
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jp.v5i2.327

Abstract

Lumpur merupakan batuan sedimen berbutir halus yang memiliki kandungan utama berupa lempung dan lanau. Ukuran butirannya dapat mencapai 0.0625 mm (0.0025 inci). Pada umumnya proses pemindahan lumpur pada kegiatan penambangan dapat menggunakan slurry pump, namun untuk memanfaatkan ketersediaan alat mekanis perusahaan mencoba menggunakan metode load-haul-dump sebagai alternatif dalam melakukan pemindahan lumpur dari pit penambangannnya. Sehingga diharapkan kegiatan ini dapat membantu kegiatan pemindahan lumpur dan dapat bekerja dengan efektif dan ekonomis untuk dapat dipertimbangkan keberlanjutannya. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kegiatan aktual di lapangan untuk mendapatkan keserasian penggunaan alat angkut dan alat gali muat. Adapun metodologi yang digunakan adalah menghitung dan membandingkan produktivitas dari masing-masing alat gali. Proses pemuatan lumpur menggunakan 2 cara yaitu, single digger dan double digger, peralatan yang digunakan berupa alat gali muat excavator Hitachi EX1200 dengan kapasitas 6.7m³ dan alat angkut Komatsu HD465-7 dengan kapasitas 20m³. Dari hasil perhitungan produktivitas rata-rata aktual alat gali muat diperoleh yang terendah dengan metode double digger sebesar 288.10m³/jam pada tanggal 26 September 2019 dan yang tertinggi dengan metode single digger sebesar 495.80m³/jam pada tanggal 28 September 2019. Faktor yang paling berpengaruh pada kegiatan loading lumpur dan pembuatan tanggul pada produktivitas adalah delay time sebesar -0.997 berdasarkan nilai korelasinya. Dengan berbagai hambatan yang terjadi sehingga dapat memperkecil waktu kerja efektif yang mengakibatkan efisiensi kerja dan produktivitas rendah.
PENGARUH UKURAN PARTIKEL PADA PROSES PENINGKATAN KADAR DAN PEROLEHAN BIJIH BESI BONTOCANI MENGGUNAKAN DRY INTENSITY DRUM MAGNETIC SEPARATOR Juradi, Muhammad Idris; Umar, Emi Prasetyawati; ., Alimuddin; Nurhawaisyah, Sitti Ratmi; Bakri, Suriyanto; Arifin, Mubdiana
Jurnal Pertambangan Vol. 5 No. 4 (2021): November 2021
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jp.v5i4.328

Abstract

Ketersediaan bijih besi daerah Bontocani Kabupaten Bone belum dimanfaatkan sebagaimana mestinya. Hal tersebut dipengaruhi oleh nilai kadar yang masih cukup rendah sehingga perlunya dilakukan peningkatan kadar bijih besi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar bijih besi daerah Bontocani dengan XRF dan XRD serta mengetahui pengaruh ukuran fraksi terhadap peningkatan kadar besi dengan proses dry low intensity drum magnetic separator. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kuantitatif berbasis percobaan laboratorium. Pada percobaan ini dilakukan variasi ukuran partikel -100 mesh, -150 mesh dan -200 mesh dengan kondisi percobaan intensitas magnet 0,5 T, umpan 500 gr, kecepatan putar drum 400 rpm dan waktu pemisahan 15 menit. Hasil analisis XRD (X-Ray Diffraction) mengindikasikan sampel bijih besi tersusun oleh mineral kuarsa, geotit, magnetit dan hematit sedangkan hasil analisis XRF (X-Ray Fluorescence) menunjukkan komposisi kimia bijih besi terdiri dari Fe2O3 70,098%, SiO2 18,678%, SO3 5,504%, CaO 3,389%, MnO 1,222%, CuO 0,090% dan Cr2O3 0,019%. Proses konsentrasi menggunakan magnetic separator tipe dry-low intensity drum dengan berat umpan 500 gr pada masing-masing fraksi ukuran -100 mesh, -150 mesh dan -200 mesh menghasilkan berat konsentrat 332,5 gr, 323,1 gr dan 341,5 gr dengan berat tailing 90 gr, 125,7 gr dan 30,3 gr. Kadar Fe2O3 dalam konsentrat tiap fraksi yaitu, 82,138%, 86,116% dan 90,098% dengan perolehan masing-masing 77,992%, 79,386% dan 87,787%. Berdasarkan hasil percobaan disimpulkan bahwa semakin kecil ukuran partikel, semakin meningkatkan persentase nilai kadar dan perolehan, dimana persentase kadar Fe2O3 dan perolehan yang paling optimal didapatkan pada fraksi ukuran butir -200 mesh.
ULASAN GASIFIKASI BATUBARA BAWAH TANAH PADA DAERAH YANG DIAJUKAN DI CEKUNGAN SUMATERA SELATAN Sari, Elsa Dilla Hurnia; Akbar, Noor Kharismawan; Lende, Nigel Sylvastro Sacchie
Jurnal Pertambangan Vol. 5 No. 3 (2021): Agustus 2021
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jp.v5i3.346

Abstract

Indonesia memiliki sumber daya batubara yang mencapai 124,6 miliar ton dan cadangan hingga 26,2 miliar ton. Dalam melaksanakan kegiatan penambangan perlu dilakukan upaya untuk meminimalisir dampak terhadap lingkungan dengan menerapkan penambangan berkelanjutan. Underground Coal Gasification (UCG) adalah metode untuk mengekstrak syngas dari lapisan batubara bawah tanah in-situ yang tidak dapat diproses oleh penambangan konvensional. Tujuan dari makalah ini adalah untuk memberikan informasi yang komprehensif tentang potensi metode UCG untuk memanfaatkan lapisan batubara di Cekungan Sumatera Selatan. Dengan membandingkan dan menganalisis data dari berbagai literatur, lapisan batubara di Sumatera Selatan berpotensi untuk dimanfaatkan dengan menggunakan metode UCG. Potensi risiko penerapan metode UCG terhadap lingkungan di antaranya penurunan lapisan tanah, kontaminasi udara dan air tanah, serta bahaya dari produk samping. Terdapat beberapa peraturan pemerintah yang harus dipenuhi untuk menjamin kualitas lingkungan dan sumber daya alam yang baik. Jika syngas langsung diolah untuk menghasilkan listrik di pembangkit listrik UCG maka dapat menghemat hingga sekitar 33% dari modal jika dibandingkan dengan IGCC. Kriteria pendukung untuk mengoptimalkan proses UCG meliputi zona jenuh air tanah pada batuan, desain saluran terbuka, serta pemodelan penurunan tanah dan perambatan panas. UCG merupakan teknologi batubara yang bersih karena penyebaran gas rumah kaca di atmosfer yang minim, tidak memerlukan fasilitas penampungan abu setelah pembakaran batubara, serta dapat diintegrasikan dengan penangkapan dan penyimpanan karbon untuk penangkapan CO2 lebih lanjut.
ANALISIS PRODUKTIVITAS PEMBORAN UNTUK PEMBUATAN SLOT RAISE DI EXTRACTION LEVEL GBC PT. FREEPORT INDONESIA Cahyono, Y. D. G.
Jurnal Pertambangan Vol. 5 No. 3 (2021): Agustus 2021
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jp.v5i3.377

Abstract

Salah satu Tambang Bawah Tanah di PT. Freeport Indonesia adalah Grasberg Block Cave (GBC), dengan salah satu metode yang digunakan PT. Freeport Indonesia adalah metode ambrukan. Tambang GBC telah memasuki tahap produksi sejak September 2018, namun dalam operasinya Tambang GBC masih terus mengembangkan area operasionalnya untuk memenuhi target produksi. Salah satu siklus pengembangan (cycle development) yang merupakan operasional utama yang dikerjakan yaitu pengeboran dan peledakan. Dalam proses peledakan di drawbell dibutuhkan satu bidang bebas (free face) yang berfungsi sebagai arah dari ambrukan batuan dalam proses peledakan. Pembuatan free face atau yang biasa disebut dengan slot raise mengunakan mesin rasiebore dari PT. Redpath untuk kegiatan pengeboran slot raise. Tujuan penelitian ini untuk menentukan tingkat efektifitas pemboran di drawbell untuk memenuhi target produksi. Hasil pemboran di 3 lokasi yaitu P32/33 DB20, P27/28E DP19 dan P31/32W DP37N memiliki rata-rata cycle time 2676 menit sedangkan dari kesediaan alat antara lain kesediaan mekanis, kesedian fisik, kesediaan penggunaan alat, dan penggunaan efektif berturut-turut 89,97%, 90,33%, 85,39%, dan 84,19%. Kondisi ini menunjukkan kesediaan alat dalam kondisi baik. Kemudian penggunaan waktu efektif menunjukkan hasil 79,50% dari total waktu yang dijadwalkan sehingga penggunaan waktu efektif disimpulkan baik dan sesuai dengan rencana yang diberikan oleh devisi perencanaan.

Page 5 of 19 | Total Record : 184