cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
JURNAL KARYA TEKNIK SIPIL
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Arjuna Subject : -
Articles 592 Documents
EVALUASI DERMAGA PETIKEMAS TANJUNG PRIOK JAKARTA UTARA agung fitra siregar; surya adi kusuma; slamet Hargono; suripin suripin
Jurnal Karya Teknik Sipil Volume 7, Nomor 4, Tahun 2018
Publisher : Departemen Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKArus petikemas di Pelabuhan Tanjung Priok terus meningkat dengan rata-rata pertumbuhan sebesar 8,3% per tahun selama lima tahun terakhir ini. Pada tahun 2017, petikemas yang ditangani sebanyak 1,009 juta TEU's, atau meningkat 33% dari tahun 2016. Untuk itu diperlukan evaluasi kinerja dermaga dalam melayani arus petikemas dan evaluasi struktur dermaga dalam proses bongkar muat di masa depan.Evaluasi kinerja dermaga menggunakan indikator nilai yard occupancy ratio (YOR), utilitas container crane (UCC) dan rubber tyred gantry ratio (URTG). Untuk proyeksi kinerja dermaga menggunakan proyeksi model regresi linier dengan menggunakan data arus barang pada tahun 2001 hingga 2017. Dari proyeksi arus barang akan didapatkan kebutuhan alat untuk bongkar muat dan dievaluasi kemampuan struktur plat, balok, dan tiang pancang dengan pedoman SNI 03-2847-2013.Hasil evaluasi menunjukkan nilai BOR 46,1 % untuk tahun ini sesuai dengan standar yang disarankan UNCTAD yaitu masih berada dibawah 50%. Untuk proyeksi arus petikemas menunjukkan peningkatan setiap tahunnya dan pada tahun 2028 arus petikemas sebesar 1.321.368 TEUs dengan kinerja YOR 70%, UCC 84,50% , dan URTG 94,77% sesuai dengan Keputusan Direktur Jendral Perhubungan dikategorikan kurang baik karena melebihi batas yang telah ditetapkan. Evaluasi struktur menunjukkan tebal plat 350 mm tulangan D19 dengan penulangan dua arah, dimensi balok sebesar 800 x 1000 mm tulangan utama D25 dengan tulangan torsi D16 dan pondasi tiang pancang dimensi 400 mm tulangan D19.
ANALISIS KECELAKAAN LALU LINTAS PADA RUAS JALAN ARTERI PRIMER (STUDI KASUS JALAN MAOSPATI – SOLO, SEGMEN 28.029, STA 11 +020 – 18+020) Aditya Kurniawan; Dinda Ayu Septiana; Kami Hari Basuki; Amelia Kusuma Indriastuti
Jurnal Karya Teknik Sipil Volume 4, Nomor 4, Tahun 2015
Publisher : Departemen Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (441.516 KB)

Abstract

Maospati Highway in Solo is one of the main roads in the East Java Province, considered as accident-prone. As a national road and primary artery, this road has an important role in the distribution of goods and services both intra and interprovincial. The type of highway is 4/2 UD with 11 meters width. The aim of this study is to determine which areas are considered as the accident-prone areas or blacksite, the factors cause the accidents, and suggest some prevention recommendations. The necessary data is the LHR data obtained from the Department of Public Works Binamarga East Java province and traffic accidents data of Police Magetan, east java. Blacksite analysed by method based on accident rates path length LQ and intersection LQ, and the Accident Rate. Based on the analysis, it is conluded that blacksite occurred in the village of Malang, with a value of LQ> 1, and Accident Rate exceeded the upper limit value. The dominant factor causes the accidents is human factor, such as lack of anticipation when driving. The recommendations suggested for the location are the provision of signs, rumble strips and other safety facilities.
PERENCANAAN BANGUNAN PELINDUNG PANTAI BARON YOGYAKARTA As'ad Izul Falah; Akhmad Khirzy Mawarid; Priyo Nugroho; Hari Nugroho
Jurnal Karya Teknik Sipil Volume 7, Nomor 4, Tahun 2018
Publisher : Departemen Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK            Gelombang swell yang terjadi pada daerah Samudera Hindia, menyebabkan kerusakan pada fasilitas pariwisata dan mundurnya garis pantai pada pantai Baron.            Pantai Baron sangat memerlukan bangunan pelindung pantai untuk mengurangi dampak gelombang swell yang masuk ke daerah pesisir pantai. Dari analisis, didapat gelombang dominan dari arah Selatan dengan tinggi gelombang signifikan 1,284 m dan tinggi gelombang pecah sebesar 1,408 m pada kedalaman 1,6 m. Di samping itu, dengan mengamati karakteristik wilayah pantai Baron, maka dipilih perlindungan pantai yang akan digunakan adalah tipe shore-connected breakwater.            Breakwater yang direncanakan tersusun dari kombinasi batu pecah dan tetrapod. Lapis inti  menggunakan batu pecah dengan dimensi  diameter 4-13 cm, lapis kedua menggunakan batu pecah dengan dimensi diameter 32-36 cm dan lapis luar breakwater menggunakan tetrapod dengan berat butir 500 kg, mutu f’c=26,4 MPa (K300) slump 12±2 cm. Panjang breakwater rencana 250 m dengan tinggi breakwater 3,4 m dan elevasi mercu +2,452 m. Pelaksanaannya direncanakan selama 37 minggu dengan biaya sebesar Rp 12.478.400.000,00. 
PERENCANAAN BENDUNGAN BENDO PONOROGO Ahmad Busiri; Rahmawanto Fajar; Sri Sangkawati; Hary Budieny
Jurnal Karya Teknik Sipil Volume 5, Nomor 2, Tahun 2016
Publisher : Departemen Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (688.814 KB)

Abstract

A number of regionsin Ponorogo, East Java Provincehas a variety of water resource managementissues, includingfloodsduring the rainy seasonandwater shortagesduring the dry season. To overcome these problems then we planned Bendo dam.Methods of planning begins with determining the position of the location, hydrology and hydraulics which finally obtained information to determine the design of the dam. Bendo dam is planned to use dependable discharge with a probability of 80%. Water requirement value to fulfill the needs of irrigation water is 2.19 liters/sec/hectare and the water requirement is 823.7 liter/sec. We used HSS Nakayasu Flood discharge method with 1,000-year return period amounted to 676.37 m3 / sec. Bendo dam is also planned as a hydropower that produces 1.697,953 Kw hydroelectric power. Bendo dam is planned using Rockfill dam type with a core of impermeable clay with a slope of 1: 2,5 in the upstream and 1: 1,75 in the downstream. The peak height is 78,5 m, the width of the peak is 13 m, and the full length of the dam is 354,02 m with 50-years lifetime design.
STUDI PEMANFAATAN BANGUNAN PANTAI SEBAGAI PROTEKSI JALAN TOL SEMARANG – DEMAK Agung Kristian; Siek Stefanus Hendra Wijaya; Sriyana Sriyana; Salamun Salamun
Jurnal Karya Teknik Sipil Volume 6, Nomor 4, Tahun 2017
Publisher : Departemen Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (677.05 KB)

Abstract

Jalan Nasional Semarang – Demak merupakan jalan nasional di bagian utara Pulau Jawa yang menghubungkan antara Kota Semarang dengan Kabupaten Demak. Pertumbuhan arus lalu lintas yang pesat menimbulkan kepadatan di Jalan Nasional Semarang – Demak, sehingga pemerintah memberikan respon dengan adanya perencanaan Jalan Tol Semarang – Demak. Jalan Tol Semarang – Demak tersebut direncanakan melewati garis Pantai Morosari, Kabupaten Demak. Garis Pantai Morosari sangat terpengaruh oleh aspek hidrodinamika kelautan seperti abrasi, erosi, dan sedimentasi. Karena permasalahan tersebut, perlu adanya bangunan perlindungan pantai yang berguna melindungi garis Pantai Morosari serta dapat melindungi trase rencana Jalan Tol Semarang – Demak nantinya. Perencanaan bangunan pantai pelindung jalan tol Semarang – Demak ini mempertimbangkan gejala – gejala kelautan akibat gelombang laut dan pasang surut air laut. Data yang digunakan adalah data angin dari Stasiun Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Semarang pada jangka waktu Januari 2007 sampai Mei 2017; data pasang surut dari Stasiun Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Semarang pada tanggal 11 Mei 2017 – 25 Mei 2017; data tanah dari Laboratorium Mekanika Tanah, Fakultas Teknik, Departemen Teknik Sipil, Universitas Diponegoro; dan peta batimetri dari Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Jawa Tengah. Metode analisis yang digunakan adalah metode Admiralty untuk menghitung elevasi pasang surut air laut; metode SMB untuk menghitung kedalaman dan ketinggian gelombang di perairan dalam dan perairan dangkal; program GENESIS untuk memprediksi perubahan garis pantai; dan program PLAXIS untuk mengetahui daya dukung tanah dan penurunan tanah; serta dilakukan pemilihan dan perencanaan bangunan pelindung pantai untuk proteksi jalan tol Semarang – Demak. Berdasarkan hasil analisis tugas akhir ini, didapatkan elevasi pasang surut adalah HHWL = +154,07 cm, MHWL = +122,49 cm, MSL = +83,46 cm, MLWL = +44,42 cm, dan LLWL = +12,85 cm; jenis pasang surut adalah campuran condong ke harian ganda; kedalaman gelombang pecah sebesar 2,12 m dengan ketinggian gelombang pecah 1,7 m; didapatkan jenis bangunan pelindung terpilih adalah kombinasi antara offshore submerged breakwater dan revetment; ketinggian gelombang di area bangunan offshore submerged breakwater adalah 1,864 m; ketinggian gelombang di area bangunan revetment adalah 0,49 m; offshore submerged breakwater direncanakan 4 (empat) buah pada kedalaman – 3,5 m dengan dimensi panjang 400 m; lebar 19,35 m; tinggi 3,1 m; dengan jarak antar breakwater 150 m; revetment sepanjang garis pantai yang terdapat trase jalan tol sebesar 2300 m pada kedalaman – 0,5 m dengan dimensi panjang 2300 m; lebar 9 m; dan tinggi 2,4 m. Terjadi penurunan sebesar 5,371 cm pada bangunan breakwater dan sebesar 5,008 cm pada bangunan revetment dengan menggunakan bantuan program PLAXIS.
ANALISA GEOTEKNIK BENDUNGAN GONGSENG TERHADAP KEAMANAN REMBESAN, STABILITAS LERENG, DAN BEBAN GEMPA Ali Imron; Dianah Sarah; Kresno Wikan Sabdono; Siti Hardiyati
Jurnal Karya Teknik Sipil Volume 6 ,Nomor 1, Tahun 2017
Publisher : Departemen Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (581.365 KB)

Abstract

Bendungan Gongseng terletak di Bojonegoro, Jawa Timur. Bendungan ini direncanakan untuk kebutuhan irigasi seluas 6.169 Ha dan air baku 300 liter/detik. Mengingat pentinganya peran waduk tersebut, maka penulis melakukan studi analisa keamanan bendungan terhadap rembesan, stabilitas lereng, dan beban gempa. Hasil analisa penerimaan material menunjukan bahwa sampel lempung, pasir, dan batuan layak digunakan sebagai bahan timbunan. Justifikasi tersebut didasarkan pada hasil pengujian di Laboratorium Mekanika Tanah Undip dan data dari pihak konsultan perencana.  Pengujian tersebut meliputi:proctor, maximum-minimum density, triaxial UU, direct shear, contant, falling head, gradasi, dan soil properties. Berikutnya dilakukan pemodelan dengan menggunakan Plaxis 8.2 dan Geostudio 2007 menunjukkan keamanan baik pada stabilitas lereng terahadap beban normal, dan stabilitas terhadap beban gempa. Hanya saja, bendungan tidak aman terhadap bahaya rembesan sehingga perlu dilakukan perbaiakan berupa injeksi semen (grouting) pada batuan pondasi sepanjang as bendungan
PERENCANAAN GROUND SILL JEMBATAN KERETA API CIBATU SUNGAI CIMANUK KABUPATEN GARUT PROPINSI JAWA BARAT Teguh Ibrahim; Aprilian Nico Saputra; Salamun Salamun; Sugiyanto Sugiyanto
Jurnal Karya Teknik Sipil Volume 7, Nomor 2, Tahun 2018
Publisher : Departemen Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 ABSTRAKSungai Cimanuk memiliki luas DAS ±3584 km2, panjang ±180 km dan memiliki kemiringan dasar sungai rata-rata bagian hulu sebesar 0,013. Kondisi tersebut menyebabkan terjadinya gerusan pada pilar jembatan kereta api Cibatu yang terletak di Kabupaten Garut. Sebagai solusinya perlu dilakukan konservasi pada aliran Sungai Cimanuk, yaitu dengan membangun ground sill. Ground sill merupakan bangunan melintang sungai yang dibangun untuk menjaga agar dasar sungai di bagian hulunya tidak mengalami degradasi.Analisis yang dilakukan dalam perencanaan ground sill terdiri dari analisis hidrologi untuk mendapatkan debit banjir rencana, analisis hidrolis sungai untuk mendapatkan tinggi muka air pada kondisi debit banjir rencana, analisis stabilitas alur sungai untuk mendapatkan nilai kemiringan dasar sungai stabil dan perencanaan struktur ground sill untik mendapatkan dimensi ground sill.Dalam studi ini diperoleh hasil bahwa kemiringan dasar sungai mencapai kondisi stabil pada slope sebesar 0,009 dengan tinggi ground sill sebesar 1,5 m, lebar ground sill sebesar 25 m sehingga dengan dibangunya ground sill dapat mengamankan pondasi jembatan dan dapat mengembalikan elevasi dasar sungai.
ANALISA GEOTEKNIK BENDUNGAN GONGSENG TERHADAP KEAMANAN REMBESAN, STABILITAS LERENG, DAN BEBAN GEMPA Dianah Sarah; Ali Imron; Siti Hardiyati; Kresno Wikan Sadono
Jurnal Karya Teknik Sipil Volume 6, Nomor 2, Tahun 2017
Publisher : Departemen Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (583.904 KB)

Abstract

Bendungan Gongseng terletak di Bojonegoro, Jawa Timur. Bendungan ini direncanakan untuk kebutuhan irigasi seluas 6.169 Ha dan air baku 300 liter/detik. Mengingat pentinganya peran waduk tersebut, maka penulis melakukan studi analisa keamanan bendungan terhadap rembesan, stabilitas lereng, dan beban gempa. Hasil analisa penerimaan material menunjukan bahwa sampel lempung, pasir, dan batuan layak digunakan sebagai bahan timbunan. Justifikasi tersebut didasarkan pada hasil pengujian di Laboratorium Mekanika Tanah Undip dan data dari pihak konsultan perencana.  Pengujian tersebut meliputi: proctor, maximum-minimum density, triaxial UU, direct shear, constant head, falling head, gradasi, dan soil properties. Berikutnya dilakukan pemodelan dengan menggunakan Plaxis 8.2 dan Geostudio 2007 menunjukkan keamanan baik pada stabilitas lereng terahadap beban normal, dan stabilitas terhadap beban gempa. Hanya saja, bendungan tidak aman terhadap bahaya rembesan sehingga perlu dilakukan perbaikan berupa injeksi semen (grouting) pada batuan pondasi sepanjang as bendungan
PERENCANAAN PROGRAM ALOKASI AIR STUDI KASUS DAS LAMAKMEN KABUPATEN BELU NUSA TENGGARA TIMUR Fitria Sofi Choirunisa; Yulia Ananda Putri; Sri Sangkawati; Sutarto Edhisono
Jurnal Karya Teknik Sipil Volume 7, Nomor 3, Tahun 2018
Publisher : Departemen Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Perencanaan Program Alokasi Air (PAA) bertujuan untuk pengelolaan distribusi air irigasi dan air baku di dalam satu wilayah daerah aliran sungai (DAS). Program alokasi air dibuat sesederhana mungkin dan user-friendly sehingga pengguna mudah memahami dan mengoperasikannya. Desain perangkat lunak menggunakan Web Server (XAMPP). Hasil dari perencanaan program alokasi air adalah neraca air, dari perhitungan neraca air tersebut kemudian dapat dilakukan perencanaan bangunan terpilih. Hasil perhitungan menggunakan manual (dengan Ms. Excel) dan menggunakan program mirip.Daerah aliran sungai yang menjadi bahan studi kasus adalah DAS Lamakmen, terletak di Sungai Mota Malibaka, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur. Daerah aliran sungai memiliki 2 (dua) daerah irigasi (DI) yaitu DI Holeki dan DI Halileki. Di dalam perencanaan program digunakan metodologi yaitu metode FJ Mock untuk perhitungan ketersediaan air dan metode Penman untuk perhitungan evapotranspirasi. Data-data sekunder yang digunakan dalam perencanaan program adalah peta topografi, data hidrologi, data meteorologi-hidrologi, dan data daerah irigasi yang akan diairi. Berdasarkan hasil analisa menggunakan Program Alokasi Air ini didapatkan ketersediaan air rata-rata 4.491,47 liter/detik, kebutuhan air rata-rata 1.210,48 liter/detik sehingga  neraca air rata-rata DAS Lamakmen adalah 3.280,99 liter/detik dan kekurangan air sebesar 23.865.079,76 liter/detik.
PENGENDALIAN DEBIT BANJIR SUNGAI LUSI DENGAN KOLAM DETENSI DI KECAMATAN TAWANGHARJO KABUPATEN GROBOGAN S. Reza Pradana; Arianto Nugroho; Suharyanto Suharyanto; Dwi Kurniani
Jurnal Karya Teknik Sipil Volume 4, Nomor 4, Tahun 2015
Publisher : Departemen Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (332.876 KB)

Abstract

Lusi River is one of the biggest river in Jratunseluna river area that has drainage area from Rembang Regency, Blora Regency and end at Grobogan Regency. In rainy season, the Lusi river’s flow rate tend to be large and cause flood in some areas in Grobogan, Blora dan Kudus Regency. Protecting of potential areas is necessary to avoid a great loss if flood disaster happens. The existence of a detention pond expected to reduce the flood discharge in Lusi River and can overcome the flood disaster at potential area in downstream of Lusi River’s drainage area.