cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
JURNAL KARYA TEKNIK SIPIL
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Arjuna Subject : -
Articles 592 Documents
PENGARUH PENGGUNAAN BETON FLY SLAB PADA GEDUNG BERTINGKAT (STUDI KASUS GEDUNG TELKOMSEL SEMARANG) Afdholi Afdholi; Jumani Arso; Nuroji Nuroji; Hadi Wibowo
Jurnal Karya Teknik Sipil Volume 2, Nomor 4, Tahun 2013
Publisher : Departemen Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (637.043 KB)

Abstract

Telkomsel building structure is located in Jl. Pahlawan Semarang, the buildings was built using conventional reinforced concrete and then replanned using Fly Slab, where the structure of the building was designed by ”Indonesian Concrete Code (SNI03-2847-2002)”, while the analysis of earthquake load uses response spectrum method based on “ Indonesian Seismic Code ( SNI03-1726-2010)”. Fly Slab has been often used in engineering structures, from several studies Fly Slab able to provide good structural performance and more effective in increasing the loading capacity, economical advantages and accelerate the implementation of the work during the process. Fly Slab is a concrete slab with reinforcement in design with high quality technology to produce concrete which is much more effective, efficient and economical than conventional concrete. Structural analyzis calculated with the help of structural analysis program SAP2000 v10. From the results of the calculations it shown that the structural elements of the building was safe analyticaly.
EVALUASI KINERJA SIMPANG BERSINYAL DAN FLYOVER DI BUNDARAN KALIBANTENG Reza Eka Pradipta; Torang Purba; Y.I.Wicaksono YI.Wicaksono; Amelia k Idriastuti
Jurnal Karya Teknik Sipil Volume 6 ,Nomor 1, Tahun 2017
Publisher : Departemen Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (784.438 KB)

Abstract

Bundaran Kalibanteng adalah salah satu simpul utama di Kota Semarang yang menghubungkan akses barat – timur – selatan dan dari bandara. Bundaran ini berada pada pertemuan enam ruas jalan, yaitu Jalan Yos Sudarso (Jalur Pantura), Jalan Sudirman, Jalan Pamularsih, Jalan Abdul Rahman Saleh, Jalan Siliwangi, dan Jalan Akses Bandara Ahmad Yani yang diatur oleh simpang bersinyal. Walaupun terdapat Flyover Kalibanteng, antrian kendaraan berat tetap terlihat terutama di Pendekat Siliwangi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pola pergerakan di bundaran tahun 2016, evaluasi kinerja simpang bersinyal dan flyover di Bundaran Kalibanteng, beserta upaya peningkatan kinerjanya pada tahun 2018. Survei primer berupa traffic counting beserta pengamatan fase dan waktu siklus. Evaluasi kinerja simpang bersinyal dan flyover di Bundaran Kalibanteng dititikberatkan pada karakteristik pergerakan volume kendaraan berat mengingat bundaran ini merupakan bagian jalur kendaraan niaga Pulau Jawa. Kinerja simpang bersinyal eksisting (2016) diperlihatkan melalui nilai Derajat Kejenuhan (DS) dan tundaan dari masing-masing pendekatnya, sebagai berikut: Pendekat Sudirman dengan DS 0,80 dan tundaan 120,42 det/smp; Pendekat Pamularsih dengan DS 1,14 dan tundaan 395,53 det/smp; Pendekat Abd. Saleh dengan DS 0,37 dan tundaan 104,57 det/smp; Pendekat Siliwangi dengan DS 1,59 dan tundaan 1209,47 det/smp; Pendekat Bandara Ahmad Yani dengan DS 0,95 dan tundaan 146,89 det/smp; serta Pendekat Yos Sudarso dengan DS 0,48 dan tundaan 117,44 det/smp. Skenario penanganan yang diusulkan antara lain: (1) Optimasi waktu siklus dengan flyover eksisting; (2) Optimasi waktu siklus dengan flyover Siliwangi - Yos Sudarso dua arah; (3) Optimasi waktu siklus dengan flyover Siliwangi - Sudirman dua arah; dan (4) Optimasi waktu siklus dengan flyover Siliwangi - Yos Sudarso dan Siliwangi - Sudirman dua arah. Dengan mengakomodasi rencana pengalihan jalan akses bandara (2018), kinerja simpang saat penerapan skenario 1, ternyata didapat hasil bahwa pendekat Siliwangi dan Yos Sudarso memiliki nilai DS > 0,85. Untuk skenario 2, didapat hasil bahwa pendekat Siliwangi, Sudirman dan Yos Sudarso memiliki nilai DS > 0,85. Untuk skenario 3, didapat hasil bahwa pendekat Siliwangi, Pamularsih dan Yos Sudarso memiliki nilai DS > 0,85. Untuk skenario 4, ternyata tidak terdapat hasil pendekat dengan nilai DS > 0,85. Dari keempat skenario, skenario dengan kinerja terbaik adalah skenario 4, namun penerapan skenario ini membutuhkan kajian biaya dan desain teknis secara komprehensif.
PENGUKURAN KEPUASAN KONTRAKTOR TERHADAP KINERJA KLIEN PADA PROYEK KONSTRUKSI SWASTA Dewi Fitriana; Florencia Y.K.O.; Jati Utomo Dwi H.; Tanto D.S.
Jurnal Karya Teknik Sipil Volume 3, Nomor 1, Tahun 2014
Publisher : Departemen Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (541.803 KB)

Abstract

This study aims to quantify the importance and satisfaction index of private client. 33 variables have been used in this research  and data have been gathered from 58 filled questioners from contractors. From the analysis and calculation of  Customer Satisfaction Index (CSI) values obtained 70.73% which means contractors are satisfied with the performance of private clients. The average score from Gap analysis for satisfaction level of 3.53 (scale 1-5) and percentage for contractor satisfaction is divided into 11.97% contractors, 56.89% contractors were satisfied and the remaining 31.14% contractors feel very satisfied with the performance of private clients. Furthermore in the IPA method there are 6 variables performance that become top priorities for enhanced performance to boost customer satisfaction, which includes clear idea of the design so there would be no change in the design while the project processed, work restrictions that described in detail, high internal organizational capabilities, systems administration, commitment to the project in terms of quality, time and cost as well as stick with  the deal which has been agreed with the contractor in case of problems during project implementation. From the results of the overall analysis it can be concluded that the contractors are satisfied with the performance of clients in private projects.
ANALISIS KELAYAKAN FASILITAS LANDSIDE DI TERMINAL 1A BANDAR UDARA INTERNASIONAL SOEKARNO – HATTA Andika Ainoor Henganingayu; Hayuning Santa Asisi; Y.I. Wicaksono Y.I. Wicaksono; Bagus Hario Setiadji
Jurnal Karya Teknik Sipil Volume 7, Nomor 2, Tahun 2018
Publisher : Departemen Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKTerminal 1 Bandar Udara Internasional Soekarno – Hatta terbagi menjadi 3 sub-terminal yaitu terminal 1A, terminal 1B, dan terminal 1C. Terminal 1A (Domestik) hanya dioperasikan oleh maskapai Lion Air. Kepadatan penumpang pada terminal 1A bisa terjadi dikarenakan pertumbuhan penumpang per tahun yang melebihi kapasitas dari terminal rencana. Penumpang peak hour dianalisis berdasarkan SNI 03-7046-2004, IATA Airport Development Reference Manual (ADRM) dan FIFO (first in first out). Analisis ini bertujuan untuk evaluasi kelayakan fasilitas landside pada terminal 1A (Domestik) yaitu pada fasilitas terminal penumpang (check in counter, ruang tunggu keberangkatan dan baggage claim), fasilitas aksesbilitas terminal dan fasilitas parkir terminal 1. Selain penambahan jumlah check in counter dan baggage claim devices, kepadatan pada terminal penumpang dapat diatasi dengan check in online dan pemisahan check in counter dengan bagasi dan tanpa bagasi, di samping itu perlu adanya penambahan papan penunjuk jalan yang jelas di sepanjang jalan sebelum titik
PERENCANAAN SLIPWAY PELABUHAN PERIKANAN SAMUDERA NIZAM ZACHMAN JAKARTA M. Riza Falahudin; Ady Satria; Slamet Hargono; Priyo Nugroho
Jurnal Karya Teknik Sipil Volume 4, Nomor 4, Tahun 2015
Publisher : Departemen Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (325.169 KB)

Abstract

Slipway which is going to be built is in Fishing Port of Nizam Zachman Jakarta (PPSNZJ). The objective of this final project is to design slipway structure that is able to provide repaired and maintenance service, as well as constructing new ships with 271,71 GT is the maximum weight. From the calculation result, it was obtained that the total length of slipway structure is 152 m, 40 m on the land and 112 m on the sea. The width of this slipway is 13 m. Elements of the structure planned consisted of dimension of longitudinal beams, transverse beams, and plates. Software SAP2000 was used for modeling and analytical calculation of slipway structure. The structure consisted of reinforced concrete with the concrete quality of 30 Mpa. The dimension for the longitudinal beams is 40x25 cm and for the transverse beams is 35x25 cm. The thickness slab of land section is 160 mm, and 60 mm for the concrete cover. The foundations used is spun pile with the depth of 42 m.
PERENCANAAN GEDUNG MENARA BANK MEGA SEMARANG Firdaus Bagus Alya; Ichsan Ramadhani; Nuroji Nuroji; Rudi Yuniarto Adi
Jurnal Karya Teknik Sipil Volume 2, Nomor 1, Tahun 2013
Publisher : Departemen Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (240.445 KB)

Abstract

Planning for earthquake resistant buildings are earthquake-resistant buildings shaken though maybe some buildings damaged when a massive earthquake but may remain standing. In designing earthquake-resistant structures necessary to review the methods of nonlinear structural properties (ductility, R, verification earthquake loads Vb). According to SNI  03-2847-2002, planning buildings to areas with high seismic risk using System Framework bearer Special Event (SRPMK). Moment Frame Systems bearer is a space frame system in which the structural components and join-joinnya resist the forces that work through the action of bending, shear and axial where the calculation of the structure of the frame bearer Special Event System is designed to use the concept of Weak Beam Strong Colomn designed so that the building can respond to earthquakes by developing joint mechanism of plastic on his logs and beam-column basis.
PERENCANAAN SISTEM DRAINASE WILAYAH TAWANG SARI DAN TAWANG MAS SEMARANG BARAT Adlina Dwi Handayanti; Hane Syafarini; Susesno Darsono; Sugiyanto Sugiyanto
Jurnal Karya Teknik Sipil Volume 6, Nomor 2, Tahun 2017
Publisher : Departemen Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (525.877 KB)

Abstract

Tawang Sari dan Tawang Mas merupakan kawasan pesisir pantai utara di kecamatan Semarang Barat Kota Semarang. Permasalahan banjir dan rob menyebabkan aktivitas masyarakat di kawasan tersebut terganggu. Sistem drainase dianggap sebagai alternatif yang efektif dan efisien untuk menanggulangi permasalahan banjir dan rob. Perencanaan sistem drainase ini meliputi perencanaan long storage, rumah pompa, tanggul dan pintu air. Perhitungan debit banjir rencana menggunakan pemodelan EPA SWMM versi 5.1 untuk periode ulang 10 tahun dan dicek menggunakan HEC-RAS. Dari hasil pemodelan diperoleh debit banjir rencana sebesar 21,63 m3/s pada long storage Semarang Indah, 9,01 m3/s pada long storage Madukoro dan 15,78 pada long storage Tawang Sari. Dengan hasil debit banjir rencana, long storage Semarang Indah didesain menggunakan 5 pompa berkapasitas 3 m3/s dan 2 buah pompa eksisting berkapasitas 0,6 m3/s , long storage Madukoro menggunakan 3 pompa berkapasitas 1,2  m3/s dan 2 pompa eksisting berkapasitas 0,6 m3/s, serta long storage Tawang Sari menggunakan 4 pompa berkapasitas 1,5  m3/s. Untuk perencanaan long storage, dimensi disesuaikan dengan kondisi eksisting yaitu 12 m pada Semarang Indah, 5 m pada Madukoro dan 12 m pada Tawang Sari dengan kedalaman 3 m dan ketinggian air dijaga pada kedalaman 2 meter dari dasar kolam. Sedangkan, untuk perencanaan elevasi tanggul dihitung berdasarkan tinggi pasang surut, wave set up, wind set up, sea level rise, dan penurunan tanah di Wilayah Tawang Sari dan Tawang Mas. Berdasarkan hasil perhitungan tanggul Banjir Kanal Barat berada pada elevasi +3,62 m. Pintu air dibuat untuk menutup aliran storage Tawang Sari menuju kali Siangker dan sebaliknya agar terbebas dari pengaruh banjir maupun pasang surut Kali Siangker.
ANALISIS ANTRIAN ANGKUTAN BARANG PADA JEMBATAN TIMBANG DENGAN METODE SIMULASI MULTIPLE CHANNEL ( STUDI KASUS PADA JEMBATAN TIMBANG SARANG ) Muhammad Arsyad Sulistiono; Nicolas Ananto S.W.; Bambang Riyanto; Kami Hari Basuki
Jurnal Karya Teknik Sipil Volume 3, Nomor 3, Tahun 2014
Publisher : Departemen Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (515.46 KB)

Abstract

Sarang Weighbridge is one of the busy weighbridge that serve freight vehicles in the province of Central Java. With the large number of vehicles to be serviced will cause potential queues at the weighbridge . This study aims to determine the pattern of queues that occur at weigh stations and provide a recommendation to the appropriate queue system to be applicable to the Sarang Weighbridge , so it can increased the performance of the weighbridge.The method used to analyze queues in this study is the simulation method . This method is used because there are many variables at Weighbridge queuing system so it will be very difficult when using the methods of mathematical analysis . Simulation begins with field survey data. The data is used to perform the simulation and the results are then tested for compliance with the Poisson distribution. From the simulation results will then be made a better queuing models.Based on the analysis that we did, needed a better queuing system and the need to improve the infrastructure and human resources in order to better service on Sarang Weighbridge.
SIMULASI OPERASI WADUK PADA BENDUNGAN KLEGO DI BOYOLALI Rizqi Iqbal Maulana; Ari Bagus prasetyo; Suharyanto Suharyanto; Dyah Ari priastiwi
Jurnal Karya Teknik Sipil Volume 7, Nomor 4, Tahun 2018
Publisher : Departemen Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Bendungan Klego merupakan salah satu Bendungan potensial yang diprioritaskan untuk direhabilitasi. Bendungan Klego dibangun pada tahun 1987 dan mulai dioperasikan pada tahun 1990. Bendungan Klego terletak di Kabupaten Boyolali , Provinsi Jawa Tengah. Berdasarkan dari data profil Bendungan, volume tampungan Bendungan Klego mencapai 2,33 juta m³ yang digunakan untuk mengairi areal irigasi sebesar 1353 Ha dengan pola tanam padi-padi-palawija. Melihat potensi dan umur dari Bendungan Klego, maka perlu ditinjau lebih lanjut agar kinerja Bendungan dapat dioptimalkan untuk masa yang akan datang. Dalam meninjau nilai kinerja Bendungan tersebut diperlukan perhitungan dari Simulasi Operasi Waduk.Yaitu dengan membandingkan 2 Skenario dimana Skenario pertama sesuai dengan profil Bendungan Klego yang berfungsi untuk mengairi seluas 1353 Ha dan Skenario kedua dengan kondisi sesuai debit yang dilepas pada data pengamatan Waduk selama 5 tahun dari tahun 2012 sampai tahun 2016. Hasil dari Simulasi Operasi Waduk menunjukan bahwa Bendungan Klego hanya dapat mengairi luas daerah irigasi sebesar 147,77 Ha.
PENGENDALIAN BANJIR SUNGAI BRINGIN SEMARANG Annisa Wahyuningtyas; Jehandyah Erma Pahlevari; Suseno Darsono; Hari Budieny
Jurnal Karya Teknik Sipil Volume 6, Nomor 3, Tahun 2017
Publisher : Departemen Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (562.709 KB)

Abstract

Kota Semarang merupakan salah satu kota besar yang terletak di daerah pesisir pantai utara Pulau Jawa. Kota ini memiliki jumlah penduduk sebanyak 1.763.370 jiwa pada tahun 2016 dan menjadi kota besar nomor lima di Indonesia. Kota Semarang memiliki garis pantai sepanjang 13,6 km dan 62,5% wilayahnya merupakan daerah pantai atau dataran rendah. Luas Kota Semarang tercatat sebesar 373,70 km2 dan dibagi menjadi empat sistem besar drainase. Sistem drainase tersebut adalah Sistem Drainase Mangkang, Semarang Barat, Semarang Tengah, dan Semarang Timur (Pemerintah Kota Semarang, 2016). Semarang merupakan salah satu daerah yang rawan terjadi banjir. Masalah utama yang dihadapi di Semarang ini yaitu masalah banjir dengan genangan yang cukup lama. Kali Bringin merupakan sungai yang secara periodik menyebabkan banjir di kawasan Mangkang, Kecamatan Tugu, Kota Semarang. Seringkali pada musim penghujan tanggul pada sungai Bringin tidak mampu menahan debit air sungai Bringin sehingga tanggul tersebut jebol dan mengakibatkan banjir.Perbaikan penampang pada daerah aliran sungai Bringin dapat menjadi alternatif penanganan masalah yang tepat untuk wilayah tersebut, muka air laut yang tinggi dan mengalami penurunan tanah. Perbaikan penampang aliran sungai Bringin ini meliputi perencanaan sheet pile dan tanggul sungai. Perhitungan debit banjir rencana 50 tahun menggunakan pemodelan HEC-HMS 4.0. Debit banjir rencana untuk perencanaan ini adalah 430,9 m3/detik untuk sungai tanpa embung dan 242,1 m3/detik untuk sungai dengan embung. Perencanaan perbaikan sungai menggunakan model HEC-RAS dengan debit rencana hasil dari program HEC-HMS 4.0. Penampang direncanakan berbentuk persegi panjang dengan perkuatan sheet pile. Sheet pile direncanakan sedalam 23 m sepanjang tujuh kilometer. Tanggul sungai direncanakan untuk menanggulangi air sungai yang melimpas akibat dari sungai yang tidak mampu menampung debit banjir. Hasil perhitungan biaya perbaikan penampang sungaisebesar Rp701.152.920.933,00