cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Industrial Engineering Online Journal
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
INDUSTRIAL ENGINEERING ONLINE JOURNAL adalah Karya Ilmiah S1 Program Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Diponegoro yang memuat tulisan ilmiah dan hasil-hasil penelitian, kajian ilmiah, analisis dan pemecahan permasalahan di Industri yang erat hubungannya dengan bidang Ilmu Teknik Industri.
Arjuna Subject : -
Articles 1,297 Documents
PENERAPAN METODE OVERALL EQUIPMENT EFFECTIVENESS (OEE) DAN SIX BIG LOSSES UNTUK MENGUKUR EFEKTIVITAS MESIN STAMPING HIKARI 100T (MP 01) DI PT SEBASTIAN JAYA METAL PLANT TEGAL Yefta Khara Finandra; Denny Nurkertamanda
Industrial Engineering Online Journal Vol 1, No 3 (2026): WISUDA PERIODE JULI TAHUN 2026
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengukur efektivitas mesin stamping Hikari 100T (MP 01) di PT Sebastian Jaya Metal Plant Tegal dengan metode Overall Equipment Effectiveness (OEE) dan Six Big Losses. Mesin ini merupakan mesin utama perusahaan yang berfungsi untuk melakukan proses blanking. Pada periode Oktober–Desember 2024, mesin tersebut mengalami machine break tertinggi di antara semua mesin yang dimiliki perusahaan yaitu sebesar 517 menit. Hasil perhitungan OEE menunjukkan nilai rata-rata OEE pada periode tersebut adalah 79,404%, dimana masih di bawah standar ideal 85% yang ditetapkan oleh Japan Institute of Plant Maintenance (JIPM). Jenis kerugian terbesar berasal dari reduce speed lossessebesar 11,271% dan set up and adjustment losses sebesar 5,971%, yang secara kumulatif menyumbang lebih dari 80% dari total kerugian. Analisis akar penyebab menggunakan diagram sebab-akibat menunjukkan faktor manusia, mesin, material, dan metode sebagai penyebab utama. Sebagai upaya perbaikan, usulan perbaikan diusulkan berupa penyediaan meja persiapan dies, crane untuk penanganan material coil, penempatan material di area mesin, pencantuman strokes per minute (SPM) pada work instruction, peningkatan jumlah preventive maintenance, dan pelatihan teknis bagi operator. Usulan tersebut diharapkan akan meningkatkan efektivitas mesin hingga memenuhi standar efektivitas oleh JIPM.
ANALISIS PENGENDALIAN DEFECT WELDING PART FUEL TANK DENGAN PENDEKATAN METODE SIX SIGMA SEBAGAI UPAYA OPTIMASI PRODUK A PADA PT XYZ Stefanya Grace Diairi; Manik Mahachandra
Industrial Engineering Online Journal Vol 1, No 3 (2026): WISUDA PERIODE JULI TAHUN 2026
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu perusahaan yang bergerak dalam bidang otomotif di Indonesia, PT XYZ merupakan salah satu perusahaan yang besar, dimana Ia tidak hanya melakukan pemasaran dalam negeri tetapi juga ditujukan untuk ekspor ke luar negeri. PT XYZ memproduksi dua jenis produk, produk A dan Produk B dengan masing-masing produk memiliki lini masing-masing. Sebagai salah satu perusahaan besar PT XYZ tidak luput dari permasalahan defect salah satunya pada produksi welding fuel tank produk A, dengan proporsi rata-rata 8,158% per hari, melebihi batas ideal sebesar 0,4%. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisi akar penyebab defect serta merekomendasikan usulan perbaikan dengan pendekatan Six Sigma melalui tahapan DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve, Control). Hasil analisis menunjukkan bahwa jenis defect utama adalah bolong pada auto metal filler dengan kontribusi sebesar 80,29%. Nilai rata-rata level sigma proses saat ini adalah 3,47?, menunjukkan bahwa kapabilitas proses masih jauh dari target 6?. Rekomendasi perbaikan mencakup kalibrasi mesin, pelatihan operator, peningkatan kontrol mutu material. Dengan diterapkannya metode six sigma diharapkan adanya peningkatan kualitas mutu berkelanjutan.
ANALISIS RISIKO DAN OPTIMALISASI MANAJEMEN RANTAI PASOK BATUBARA DI PT PLN INDONESIA POWER UBP SURALAYA MENGGUNAKAN METODE SAFETY STOCK, RE-ORDER POINT DAN FISHBONE DIAGRAM Daniel Julyanto Situmorang; Manik Mahachandra
Industrial Engineering Online Journal Vol 1, No 3 (2026): WISUDA PERIODE JULI TAHUN 2026
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis risiko serta mengoptimalkan manajemen rantai pasok batubara di PT PLN Indonesia Power UBP Suralaya melalui pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Metode yang digunakan mencakup perhitungan Safety Stock dan Re-Order Point (ROP) untuk membuktikan secara statistik terjadinya penumpukan batubara (overstock) di area stockpile, serta analisis akar penyebab menggunakan Fishbone Diagram sebagai pendekatan kualitatif. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa nilai persediaan aktual batubara secara konsisten berada di atas ambang batas ROP dan Safety Stock yang telah ditentukan, mengindikasikan ketidakefisienan pengelolaan inventori. Melalui analisis Fishbone Diagram, ditemukan bahwa penumpukan terjadi akibat kelemahan dalam sistem perencanaan pengadaan, kurangnya pemahaman perencana terhadap penggunaan data historis, tidak tersedianya sistem monitoring real-time, serta pengiriman yang tidak fleksibel terhadap kebutuhan aktual. Berdasarkan temuan tersebut, direkomendasikan perbaikan berupa penyusunan SOP pengadaan berbasis data, integrasi sistem informasi persediaan secara digital, serta pelatihan teknis perencanaan bagi personel terkait. Diharapkan dengan implementasi solusi ini, PT PLN Indonesia Power UBP Suralaya dapat meningkatkan efisiensi pengelolaan persediaan batubara, meminimalkan risiko overstock, dan menjaga kontinuitas operasional pembangkitlistrik secara optimal.
ANALISIS DEFECT PENYEBAB PEMBOROSAN PART GEAR BOX PADA PRODUKSI ALAT TANGKIS DENGAN MENGGUNAKAN METODE FAILURE MODE AND EFFECT ANALYSIS (FMEA) DAN FAULT TREE ANALYSIS (FTA) (STUDI KASUS: PT YOGYA PRESISI TEHNIKATAMA INDUSTRI (YPTI)) Dinda Marchella Dewi
Industrial Engineering Online Journal Vol 1, No 3 (2026): WISUDA PERIODE JULI TAHUN 2026
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT. YPTI berorientasi untuk mampu memberikan kualitas tinggi dan presisi guna memenuhi ekspektasi customer serta mempertahankan daya saing dalam industri global. Dalam pelaksanaan project Alat Tangkis, ditemukan beberapa masalah defect yang menyebabkan kerugian untuk perusahaan. Jumlah dari defect yang dihasilkan ini cukup merugikan perusahaan karena dapat menambah beban kerja, meningkatkan biaya operasional, serta memperpanjang waktu produksi yang berakibat keterlambatan pengiriman hasil produksi lain yang telah dijadwalkan. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis faktorfaktor penyebab terjadinya defect terbesar pada produksi Alat Tangkis yaitu pada part gear box. Dengan menggunakan metode Failure Mode and Effect Analysis untuk mengidentifikasi kegagalan dan Fault Tree Analysis (FTA) untuk mencari akar permasalahan dari faktor kegagalan tertinggi. Hasil dari perhitungan Severity, Occurance, dan Detection didapatkan RPN tertinggi berada pada bearing yang tidak dapat terpasang sebesar 165,75 dengan beberapa indikator penyebabnya yang meliputi aspek man, method, machine, dan material. Berdasarkan aspek yang teah dikategorikan ditemukan bahwa penyebab defect tertinggi pada gear box antara lain karena operator baru dan belum terbiasa menggunakan mesin, target, human error, pengaturan kecepatan mesin yang tidak sesuai, kurangnya maintenance mesin dan kurangnya kebersihan mesin, serta material yang bersifat castingan.
PENGENDALIAN PERSEDIAAN PRODUK ALAT KEBERSIHAN PADA WAREHOUSE PT USAHA GEDUNG MANDIRI MENGGUNAKAN ANALISIS ABC, SISTEM CONTINUOUS REVIEW DAN PERIODIC REVIEW Fadhil Kahfi Advani; Hery Suliantoro
Industrial Engineering Online Journal Vol 1, No 3 (2026): WISUDA PERIODE JULI TAHUN 2026
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan metode pengendalian persediaan produk alat kebersihan pada warehouse PT Usaha Gedung Mandiri. Permasalahan yang dihadapi perusahaan adalah penerapan metode min-max stock yang belum didasarkan pada data historis sehingga menyebabkan tingginya biaya persediaan. Penelitian dilakukan terhadap 83 produk alat kebersihan menggunakan Analisis ABC untuk menentukan produk prioritas. Hasil klasifikasi menunjukkan bahwa 17 produk kategori A memiliki kontribusi nilai pemakaian sebesar Rp940.817.187 atau 80% dari total nilai persediaan, selanjutnya dipilih 10 produk dengan nilai pemakaian tertinggi sebagai objek penelitian. Metode Continuous Review (Q,R) dan Periodic Review (P,S) dibandingkan dengan kebijakan min-max perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode Continuous Review menghasilkan total biaya persediaan terendah sebesar Rp1.558.750 dibandingkan metode Periodic Review sebesar Rp1.985.891 dan metode perusahaan sebesar Rp9.305.746. Metode Continuous Review mampu menghemat biaya persediaan sebesar 83% dibandingkan kebijakan perusahaan sehingga direkomendasikan sebagai metode pengendalian persediaan yang lebih optimal.
PERANCANGAN JOB SAFETY ANALYSIS (JSA) DALAM MENINGKATKAN KESELAMATAN KERJA PADA UNIT GLAZING TENGAH PT. SANGO CERAMICS INDONESIA Alya Tsabita Prasetyarani; Manik Mahachandra
Industrial Engineering Online Journal Vol 1, No 3 (2026): WISUDA PERIODE JULI TAHUN 2026
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merancang job safety analysis (JSA) dalam meningkatkan keselamatan kerja pada unit glazing tengah PT. Sango Ceramics Indonesia. Unit ini merupakan salah satu unit dengan tingkat kecelakaan kerja tertinggi dengan total 10 kasus pada periode 2021-2024. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui observasi langsung, wawancara dengan pekerja, serta penyebaran kuesioner kepada lima pekerja aktif di unit terkait. Dari 11 aktivitas kerja yang dianalisis, teridentifikasi 42 potenso bahaya yang mencakup aspek fisik, kimia, ergonomi, dan psikososial, dengan 17 diantaranya termasuk dalam kategori risiko ekstrem. Hasil analisis digunakan untuk menyusun rekomendasi pengendalian berdasarkan hierarki pengendalian yang terdiri dari eliminasi, substitusi, rekayasa teknik, pengendalian administratif, dan penggunaan alat pelindung diri (APD). Verifikasi menunjukkan bahwa rancangan pengendalian mampu menurunkan tingkat risiko secara signifikan, khususnya pada aktivitas beresiko tinggi. Dengan demikian, metode JSA terbukti efektif dalam mengidentifikasi serta mengendalikan bahaya kerja, sekaligus memperkuat implementasi budaya K3 di lngkungan kerja industri keramik.
PERANCANGAN PERBAIKAN LAYOUT WAREHOUSE ACCESSORIES UNTUK MENGURANGI JARAK PERPINDAHAN MATERIAL DI PT XYZ Rino Cahyo Nugroho; Zainal Fanani Rosyada
Industrial Engineering Online Journal Vol 1, No 3 (2026): WISUDA PERIODE JULI TAHUN 2026
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Efisiensi operasional gudang dipengaruhi oleh tata letak fasilitas dan sistem penyimpanan yang terstruktur. Gudang aksesoris pada penelitian ini mengalami permasalahan berupa scattered storage dan aliran material yang tidak efisien, ditandai dengan backtracking, jarak perpindahan yang panjang, serta waktu pengambilan yang tinggi. Penelitian ini bertujuan merancang tata letak dan sistem penyimpanan yang lebih optimal. Metode yang digunakan meliputi Systematic Layout Planning (SLP) untuk perancangan tata letak, Computerized Relative Allocation of Facilities Technique (CRAFT) untuk optimasi Ongkos Material Handling (OMH), serta klasifikasi ABC untuk penentuan prioritas penyimpanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SLP mampu menurunkan jarak perpindahan sebesar 38,4%, momen sebesar 40,4%, dan OMH sebesar 48,7%, sedangkan optimasi CRAFT memberikan penurunan lanjutan OMH sebesar 8,4% dengan total efisiensi mencapai 53,1%. Selain itu, penerapan klasifikasi ABC menghasilkan penurunan waktu pengambilan material sebesar 28,9%, dengan kategori fast moving mendominasi sebesar 73%, sehingga penempatan material berbasis prioritas mampu mempercepat proses pengambilan dan memperlancar aliran material. Dengan demikian, kombinasi metode SLP, CRAFT, dan ABC classification efektif dalam meningkatkan efisiensi operasional gudang.
DESIGNING RECOMMENDATIONS BASED ON VISITOR SATISFACTION USING CORRELATION, REGRESSION AND IMPORTANCE-PERFORMANCE ANALYSIS AT TANJUNG PIAI NATIONAL PARK Muhammad Mada Novarianto; Singgih Saptadi
Industrial Engineering Online Journal Vol 1, No 3 (2026): WISUDA PERIODE JULI TAHUN 2026
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanjung Piai National Park is a park located at the southernmost point of mainland Asia in Johor, Malaysia. It possesses significant ecological and cultural value through its unique mangrove ecosystems, biodiversity, and geographical landmark status; however, despite these assets, the park has struggled with persistently stagnant visitor numbers, a narrow demographic base, and deteriorating physical infrastructure, all of which threaten its long-term viability as both a conservation site and an ecotourism destination. Previous studies have primarily focused on ecological and community-based aspects of the park. This study aims to measure visitor satisfaction across five ecotourism dimensions, based on a previous study by Anh Toai Le which are Destination Attraction, Ecotourism Services, Staff Quality, Price Fairness, and Infrastructure in order to measure and evaluate how each dimension influences visitors' willingness-to-visit, and produce a prioritized, data-driven set of management recommendations. A quantitative survey-based methodology was employed, distributing Likert-scale structured questionnaires both online and on-site to a total of 527 unique respondents, with data analyzed through Pearson correlation analysis, multiple linear regression, and Importance–Performance Analysis (IPA). The results revealed that Destination Attraction (β = 0.398) and Infrastructure (β = 0.339) are the strongest predictors of willingness-tovisit, collectively with all five dimensions explaining approximately 59.2% of the variance in revisit intention (R² = 0.592); the IPA matrix further identified Ecotourism Services as the sole dimension in the "Concentrate Here" quadrant, exhibiting a 0.70-point gap between visitor importance ratings (4.20) and actual performance ratings (3.50). Based on these findings, it is recommended that management prioritize the immediate improvement of interpretive signage, educational materials, and guided tour quality to close the Ecotourism Services gap, while sustaining scheduled maintenance of boardwalks, safety railings, and the Southernmost Tip landmark to preserve current strengths; future research should also employ more rigorous sampling strategies, incorporate international visitor perspectives, and adopt longitudinal designs to track the effectiveness of implemented improvements over time.
REDESAIN USER INTERFACE WEBSITE TEKNIK INDUSTRI UNIVERSITAS DIPONEGORO YANG BERFOKUS PADA KEBUTUHAN MAHASISWA SEBAGAI PENGGUNA Fitria Wulandari; Singgih Saptadi
Industrial Engineering Online Journal Vol 1, No 3 (2026): WISUDA PERIODE JULI TAHUN 2026
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Website Teknik Industri Universitas Diponegoro berperan sebagai layanan informasi akademik kepada mahsiswa sampai masyarakat. Ditemukan pada http://industri.ft.undip.ac.id/ belum optimal dalam memenuhi kebutuhan pengguna. Studi pendahuluan yang dilakukan menggunakan usability testing dengan metode Think-Aloud Protocol wemenunjukkan bahwa efektivitas website hanya mencapai 52%, efisiensi 57,60%, dan kepuasan masih rendah karena permasalahan utama yang teridentifikasi meliputi konten homepage yang padat dan panjang, inkonsistensi layout, tombol yang tidak memiliki affordance jelas, serta penempatan hyperlink yang tidak intuitif. Penelitian ini bertujuan untuk meredesain user interface website TI Undip dengan menerapkan prinsip Golden 8 Rules, kemudian melakukan validasi melalui usability testing dan kuesioner System Usability Scale (SUS). Metode yang digunakan meliputi studi pendahuluan, identifikasi masalah, perancangan prototipe menggunakan Figma, secondary design testing, serta analisis komparasi desain. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada prototipe redesain dengan efektivitas mencapai 98%, efisiensi 90%, dan skor SUS rata-rata 83,38. Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa prototipe user interface yang diredesain layak untuk diimplementasikan guna meningkatkan pengalaman dan kepuasan pengguna dalam mengakses informasi akademik.
ANALISIS RISIKO ERGONOMI MENGGUNAKAN METODE RAPID OFFICE STRAIN ASSESSMENT (ROSA) DAN CORNELL MUSCULOSKELETAL DISCOMFORT QUESTIONNAIRES (CMDQ) PADA KARYAWAN HEAD OFFICE DIVISI PEOPLE AND INFRASTRUCTURE PT BINA PERTIWI Afansia Ratu Alam; Novie Susanto
Industrial Engineering Online Journal Vol 1, No 3 (2026): WISUDA PERIODE JULI TAHUN 2026
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis risiko ergonomi pada karyawan Divisi People and Infrastructure PT Bina Pertiwi menggunakan metode Cornell Musculoskeletal Discomfort Questionnaire (CMDQ) dan Rapid Office Strain Assessment (ROSA). CMDQ digunakan untuk mengidentifikasi sebaran keluhan nyeri tubuh, sementara ROSA digunakan untuk menilai tingkat risiko postur kerja terkait penggunaan perangkat kantor. Hasil menunjukkan bahwa keluhan tertinggi terdapat pada punggung atas (15,6%), leher (13,7%), dan punggung bawah (13,0%). Seluruh karyawan memiliki skor ROSA di atas 5, yang menandakan postur kerja berada pada tingkat risiko berbahaya, dengan kontribusi terbesar berasal dari fitur kursi yang tidak ergonomis. Berdasarkan temuan tersebut, disusun rekomendasi perbaikan yang mencakup penyesuaian postur kerja sesuai pedoman ergonomis, peningkatan kualitas dari fasilitas kerja, serta penerapan kebiasaan kerja yang sehat.

Filter by Year

2012 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 1, No 3 (2026): WISUDA PERIODE JULI TAHUN 2026 Vol 1, No 2 (2026): WISUDA PERIODE APRIL TAHUN 2026 Vol 13, No 4 (2024): WISUDA PERIODE OKTOBER TAHUN 2024 Vol 13, No 3 (2024): WISUDA PERIODE JULI TAHUN 2024 Vol 13, No 2 (2024): WISUDA PERIODE APRIL TAHUN 2024 Vol 13, No 1 (2024): WISUDA PERIODE JANUARI TAHUN 2024 Vol 12, No 4 (2023): WISUDA PERIODE OKTOBER TAHUN 2023 Vol 12, No 3 (2023): WISUDA PERIODE JULI TAHUN 2023 Vol 12, No 2 (2023): WISUDA PERIODE APRIL TAHUN 2023 Vol 12, No 1 (2023): WISUDA PERIODE JANUARI TAHUN 2023 Vol 11, No 4 (2022): WISUDA PERIODE OKTOBER TAHUN 2022 Vol 11, No 3 (2022): WISUDA PERIODE JULI TAHUN 2022 Vol 11, No 2 (2022): WISUDA PERIODE APRIL TAHUN 2022 Vol 11, No 1 (2022): WISUDA PERIODE JANUARI TAHUN 2022 Vol 10, No 1 (2021): WISUDA PERIODE JANUARI TAHUN 2021 Vol 9, No 4 (2020): WISUDA PERIODE OKTOBER TAHUN 2020 Vol 10, No 4 (2021): WISUDA PERIODE OKTOBER TAHUN 2021 Vol 10, No 3 (2021): WISUDA PERIODE JULI TAHUN 2021 Vol 9, No 3 (2020): WISUDA PERIODE JULI TAHUN 2020 Vol 9, No 2 (2020): WISUDA PERIODE APRIL TAHUN 2020 Vol 9, No 1 (2020): WISUDA PERIODE JANUARI TAHUN 2020 Vol 8, No 4 (2019): WISUDA PERIODE OKTOBER TAHUN 2019 Vol 8, No 3 (2019): WISUDA PERIODE JULI TAHUN 2019 Vol 8, No 2 (2019): WISUDA PERIODE APRIL TAHUN 2019 Vol 8, No 1 (2019): WISUDA PERIODE JANUARI TAHUN 2019 Vol 7, No 4 (2018): WISUDA PERIODE OKTOBER 2018 Vol 7, No 3 (2018): WISUDA PERIODE JULI 2018 Vol 7, No 2 (2018): WISUDA PERIODE APRIL 2018 Vol 7, No 1 (2018): WISUDA PERIODE JANUARI 2018 Vol 6, No 4 (2017): wisuda periode oktober 2017 Vol 6, No 3 (2017): wisuda periode juli 2017 Vol 6, No 2 (2017): wisuda periode april 2017 Vol 6, No 1 (2017): Wisuda Periode Januari Tahun 2017 Vol 5, No 4 (2016): Wisuda Oktober Tahun 2016 Vol 5, No 3 (2016): Wisuda Juli Tahun 2016 Vol 5, No 2 (2016): Wisuda April Tahun 2016 Vol 5, No 1 (2016): wisuda januari Tahun 2016 Vol 4, No 4 (2015): Wisuda Oktober Tahun 2015 Vol 4, No 3 (2015): Wisuda Juli Tahun 2015 Vol 4, No.2 Tahun 2015 Vol 4, No.1 Tahun 2015 volume 3,nomor 4,tahun 2014 Volume 3, Nomor 3, Tahun 2014 Volume 3, Nomor 2, Tahun 2014 Volume 3, Nomor 1, Tahun 2014 Volume 2, Nomor 4, Tahun 2013 Volume 2, Nomor 3, Tahun 2013 Volume 1, Nomer 4, Tahun 2012 Volume 1, Nomer 3, Tahun 2012 Volume 1, Nomer 2, Tahun 2012 Volume 1, Nomer 1, Tahun 2012 More Issue