cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Industrial Engineering Online Journal
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
INDUSTRIAL ENGINEERING ONLINE JOURNAL adalah Karya Ilmiah S1 Program Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Diponegoro yang memuat tulisan ilmiah dan hasil-hasil penelitian, kajian ilmiah, analisis dan pemecahan permasalahan di Industri yang erat hubungannya dengan bidang Ilmu Teknik Industri.
Arjuna Subject : -
Articles 1,253 Documents
USULAN PERBAIKAN SISTEM KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA BERDASARKAN ANALISIS ERGONOMIC CHECKLIST STUDI KASUS DI PERUSAHAAN MEUBEL MADA JATI JEPARA Ratih Aprilia Sari; Heru Prastawa
Industrial Engineering Online Journal Volume 1, Nomer 1, Tahun 2012
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keselamatan dan kesehatan kerja merupakan hal yang penting bagi perusahaan, karena dampak kecelakaan dan penyakit kerja tidak hanya merugikan karyawan, tetapi juga perusahaan baik secara langsung maupun tidak langsung. Obyek dalam penelitian ini adalah Perusahaan Meubel Mada Jati Jepara. Debu yang dihasilkan dari pemotongan kayu dan proses pengamplasan dapat mengganggu pernapasan. Benda- benda berbahaya seperti paku, sekrup yang dapat melukai tangan dan kaki jika terinjak. Selain itu, penggunaan bahan kimia seperti bahan pewarna dan melamin dapat membahayakan kesehatan . Hal ini mengindikasikan bahwa terdapat masalah penerapan K3 yang perlu mendapatkan perhatian dari pihak Perusahaan Mada Jati. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi bahaya kerja yang terjadi di Perusahaan Mada Jati dan dapat memberikan rekomendasi untuk memperbaiki lingkungan kerja dan K3 di Perusahaan Mada Jati. Data dikumpulkan dengan cara dokumentasi video atau foto dan dilakukan penilaian dengan Checklist Ergonomi. Jika butir daftar periksa sudah dilaksanakan maka beri tanda √ pada Baik, sedangkan apabila butir tersebut belum dilaksanakan beri tanda √ pada Tidak. Kemudian dilakukan perhitungan persentase tiap aspek sehingga diketahui aspek mana yang mendapatkan persentase tinggi (kondisi baik maupun tidak baik). Data yang didapat juga akan dievaluasi hasilnya supaya didapatkan aspek- aspek mana yang perlu diprioritaskan dilakukan usulan perbaikan, prioritas berdasarkan persentase butir periksa yang tidak egonomis dan dikaitkan dengan penting atau tidaknya butir periksa tersebut bagi perusahaan dan pengaruhnya terhadap sistem kerja perusahaan, dipilih yang dianggap paling penting, dan pada butir periksa tersebut diberi tanda √ pada prioritas untuk dilakukan perbaikan.Hasil penelitian membuktikan bahwa terdapat keluhan pekerja akibat adanya bahaya kerja dan penerapan K3 yang tidak sesuai di Perusahaan Mada Jati. Occupational safety and health is important for the company, because the impact of accidents and occupational diseases are not only detrimental to employees, but also the company either directly or indirectly. Objects in this study is the Mada Jati Company’s Furniture in Jepara. Dust generated from cutting wood and sanding process can interfere with breathing. Dangerous objects such as nails, screws which can injure the hands and feet when stepped on. In addition, the use of chemicals such as dyes and melamine can be harmful to health. This indicates that there are problems K3 application that needs the attention of the Mada Jati Company. This study aims to identify potential hazards that occur in Mada Jati Company and can provide recommendations to improve the work environment and K3 in Mada Jati Company. Data collected by video or photo documentation and an assessment with Ergonomic Checklist. If the item checklist was implemented then put a √ on the good, whereas if the item has not been implemented at No √ mark. Then do the calculation of the percentage of each aspect and then know which aspects of getting a high percentage (good or bad condition). The data obtained will also be evaluated in order to obtain results which aspects need to be prioritized to do the proposed improvements, priority check based on the percentage of items that are not associated with significant egonomis and whether or not the check point for the company and its impact on the company's working system, whichever is deemed most important, and in point is given a check mark √ on the priorities to carried out repairs. The research results have shown that there were complaints of workers due to occupational hazards and K3 application that does not fit in Mada Jati Company. 
PENGUKURAN RISIKO RANTAI PASOK BERAS MENGGUNAKAN FUZZY FAILURE MODE EFFECT ANALYSIS (Studi Kasus : UD.Sami Hasil Demak) Alif Iqbal Rosyidi; Hery Suliantoro; Aries Susanty
Industrial Engineering Online Journal Vol 5, No 1 (2016): wisuda januari Tahun 2016
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (345.719 KB)

Abstract

Industri agraria merupakan industri yang sangat berpengaruh pada kehidupan banyak manusia. Dalam perkembangannya, faktor risiko yang berpengaruh pada industri agraria semakin banyak sehingga dalam pengambilan keputusan faktor-fakor risiko tersebut perlu dipertimbangkan sehingga dapat meminimalisir tingkat kerugian yang akan terjadi. Supply Chain Operation Reference (SCOR) sebagai salah satu metode pengembangan dalam supply chain management yang menilai kinerja rantai pasok. Berbagai fenomena dilapangan menunjukkan bahwa risiko yang terjadi pada industri agraria cukup banyak tetapi dengan SCOR dapat dikelompokkan menjadi 5 proses yaitu Plan, Source, Make, Deliver, dan Return. Risiko ini dapat menyebabkan keterlambatan pengiriman, kerusakan barang, penurunan omset, dan lain lain yang dapat mempengaruhi kelancaran operasi bisnis. Framework yang digunakan merupakan framework dari D.U.Rochmah (2014). Tujuannya adalah membangun strategi perbaikan sehingga perusahaan dapat bertahan dan melanjutkan upaya pencapaian keuntungan. Berdasarkan fenomena yang ada, terjadinya gangguan pada salah satu pelaku rantai pasok yaitu kesulitan dalam memenuhi target produksi dan penurunan omset di UD.Sami Hasil Demak menimbulkan perlunya strategi pengelolaan yang tepat. Fuzzy Failure Mode Effect Analysis (FFMEA) akan digunakan dalam menentukan prioritas-prioritas dari kategori-kategori risiko yang berpengaruh pada stakeholder supply chain beras. Beberapa variabel risiko yang menjadi prioritas untuk diperbaiki urutannya adalah risiko penurunan kualitas, keterlambatan komoditas, penurunan kualitas komoditas pasokan dengan alternatif solusi yaitu melakukan kerjasama dengan BULOG agar kualitas beras dan harga komoditas terjaga tetap stabil.  ABSTRACTAgrarian industry is an industry that is very influential in the lives of many people. During its development, the risk factors affecting the agrarian industry more and more so in the decision-making of these risk factors need to be considered so as to minimize the level of losses that will occur. Supply Chain Operations Reference (SCOR) as one of the methods in the development of supply chain management assesses the performance of the supply chain. Various phenomena in the field indicate that the risks that occur in the agrarian industry quite a lot but with SCOR can be grouped into five processes, namely Plan, Source, Make, Deliver, and Return. These risks may cause delays in delivery, damage to goods, decrease turnover, and others that may affect the smooth running of business operations. Framework used the framework of Rochmah (2014). The goal is to develop improvement strategies so that the company can survive and continue the efforts to achieve a profit. Based on existing phenomenon, the occurrence of interference on one of the perpetrators of the supply chain, namely the difficulty in meeting production targets and a decrease in turnover in UD.Sami Hasil Demak raises the need for appropriate management strategies. Fuzzy Failure Mode Effect Analysis (FFMEA) will be used in determining the priorities of risk categories that affect the rice supply chain stakeholders. Risk variable becoming a priority for repair order is the risk of loss of quality , delay commodities, and deterioration of commodity supply with alternative solution like joint with BULOG to keep the quality and price of rice commodity safe and stable.
PENGAMATAN KESESUAIAN PENERAPAN KALIBRASI DENGAN STANDART OPERATIONAL PROCEDURE PADA PT. DAYA MANUNGGAL BERDASARKAN ISO 9001:2008 Li Idi’il Fitri; Bambang Purwanggono K
Industrial Engineering Online Journal Vol 8, No 1 (2019): WISUDA PERIODE JANUARI TAHUN 2019
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (501.624 KB)

Abstract

Keakuratan pengukuran merupakan hal penting dalam penjaminan mutu produksi. Pengukuran yang tidak akurat dapat menyebabkan pengorbanan biaya dan waktu berlebih yang tidak diinginkan. Akurasi suatu peralatan tidak sendirinya timbul dari suatu rancangan yang baik, tetapi dipengaruhi oleh kinerjanya (performance), stabilitas keandalan dan pemeliharaan. Akurasi hanya timbul dari kalibrasi yang benar, artinya hasil pengukurannya dapat ditelusuri melalui pengujian dan kalibrasi terhadap instrumen dengan teratur. Kalibrasi merupakan kegiatan untuk menentukan kebenaran konvensional nilai penunjukkan alat ukur dan bahan ukur dengan cara membandingkan terhadap standar ukur yang mampu telusur (traceable) ke standar nasional maupun internasional untuk satuan ukuran dan/atau internasional dan bahan-bahan acuan tersertifikasi. Untuk menjaga kekontinuitasan kegiatan kalibrasi yang benar, dilakukan pengamatan kesesuaian penerapan kalibrasi berdasarkan SOP perusahaan yang telah memenuhi persyaratan sertifikasi yang sudah didapatkan perusahaan yaitu ISO 9001:2008. Pengamatan dilakukan menggunakan checksheet terhadap 35 sampel peralatan produksi. Berdasarkan pengamatan, penerapan kalibrasi telah sesuai sebesar 98,92%. Untuk terus meningkatkan penjaminan kualitas perusahaan sebaiknya perusahaan memperbarui sertifikasi ISO 9001 terbaru yaitu tahun 2015 dan melakukan evaluasi penerapan kalibrasi perusahaan kembali. ABSTRACTThe accuracy of measurement is important in production quality assurance. Inaccurate measurements can cause unwanted costs and excess time. The accuracy of equipment does not necessarily arise from a good design but is influenced by its performance (performance), reliability and maintenance stability. Accuracy only arises from correct calibration, meaning that the measurement results can be traced through regular testing and calibration of instruments. Calibration is an activity to determine the conventional truths of the value of measuring and measuring instruments by comparing traceable standards to national and international standards for measurement and/or international units and certified reference materials. To maintain the continuity of the correct calibration activities, it was observed the suitability of calibration applications based on the company's SOP that had met the certification requirements that had been obtained by the company, namely ISO 9001: 2008. Observations were made using checksheets on 35 samples of production equipment. Based on observations, the application of calibration is equal to 98.92%. To continue to improve the company's quality assurance, the company should renew the latest ISO 9001 certification, namely in 2015 and evaluate the company's calibration implementation again.
STRATEGI PROMOSI WISATA KAWASAN PEGUNUNGAN KAPUR KECAMATAN SUKOLILO SEBAGAI OBYEK WISATA UNGGULAN KABUPATEN PATI JAWA TENGAH (METODE AHP-MAUT) Moh. Khoiruddin Rajulaini; Aries Susanty; Susatyo Nugroho W.P.
Industrial Engineering Online Journal Volume 2, Nomor 4, Tahun 2013
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sektor pariwisata merupakan salah satu sektor andalan Indonesia yang memiliki nilai dan keuntungan yang signifikan bagi kemajuan ekonomi lokal dan global. Hal tersebut juga menjadi perhatian Kabupaten Pati yang termasuk Wilayah Pariwisata Potensial, untuk mengembangkan potensi wisata yang ada. Kecamatan Sukolilo merupakan kecamatan di Kabupaten Pati yang memiliki banyak objek wisata. Diantaranya yang menjadi prioritas unggulan yaitu Gua Wareh. Dalam menentukan strategi promosi Gua Wareh, metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu dengan membuat SWOT Gua Wareh, pembobotan setiap faktor SWOT, penentuan arah pengembangan wisata, ranking prioritas strategi berdasarkan total value terbesar, dan menggunakan metode MAUT (Multy Attribute Utility Theory) untuk memberikan utility dengan variabel biaya, waktu, infrastruktur, dan pendapat para ahli di bidangnya.Penelitian ini berhasil menganalisis kondisi Gua Wareh dengan SWOT dengan menghasilkan bobot tertinggi sebesar 0,147 dimana Gua Wareh berpeluang mampu menambah penghasilan masyarakat. Berdasarkan hasil perhitungan total value yang telah dilakukan, arah pengembangan wisata Gua Wareh adalah Sport Tourism dengan total value sebesar 2,032. Sedangkan prioritas utama strategi promosi menurut hasil perhitungan dengan metode MAUT, Gua Wareh direkomendasikan untuk dilengkapi dengan area khusus flying fox dengan utility sebesar 0,790. ABSTRACT The tourism sector is one of Indonesian leading sectors that have significant value and benefits to the local and global economic progress. That is also becoming the attention of Pati Regency which is categorized as potentially tourism territory, to develop the existing tourism potential. Sukolilo sub-district is a sub-district in Pati which has many attractions. Among which become the priority is Wareh cave. In determining the promotion strategy of Wareh Cave,the methods used in this study are by creating a SWOT of  Wareh cave, calculate the weight of each SWOT factor, classify the direction of tourism development, priority ranking of strategies according to the biggest total value, and using the Multy-Attribute Utility Theory (MAUT) to provide the utility with a variable cost, time, infrastructure, and the opinion of experts in the field. This research is succeeded  to analyze the condition of Wareh cave by SWOT and  provide the highest weight as big as 0,147 where Wareh has an opportunity to increase the locals income. Based on the calculation of total value, the direction of tourism development of Wareh cave is Sport Tourism with total value 2,032. While the main priority of promotion strategy according to the result of the calculation using MAUT, Wareh cave is recommended to be completed with a specific area of flying fox with its utility of 0,790.
ANALISIS PENYEBAB TERJADI WASTE PADA KARUNG PEMBUNGKUS DAN MINIMASI DENGAN PENDEKATAN PENGENDALIAN KUALITAS TEKNIK FIVE WHYS ANALYSIS Agita Pandu Widanti; Rani Rumita
Industrial Engineering Online Journal Vol 6, No 1 (2017): Wisuda Periode Januari Tahun 2017
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (192.282 KB)

Abstract

Seiring dengan perkembangan waktu dan semakin canggihnya teknologi saat ini membuat kompetensi perusahaan semakin meningkat dengan tujuan ingin memberikan kualitas terbaik dari produk yang ditawarkan. Kepuasan pelanggan merupakan tujuan utama yang ingin selalu dipenuhi oleh setiap perusahaan. Salah satu langkah untuk mendapatkan produk yang memiliki kualitas terbaik adalah dengan melakukan pengendalian kualitas terhadap produk yang dipasarkan. Langkah pengendalian kualitas salah satunya adalah dengan metode Statistical Quality Control (SQC). Perusahaan Pupuk Kujang adalah perusahaan yang sangat maju dibidang memproduksi produk pupuk yang berguna bagi petani Indonesia. Akan tetapi setiap harinya perusahaan mengalami beberapa kerugianan salah satunya adalah mendapatkan produk karung pembungkus yang tidak sesuai spesifikasi perusahan. Hal ini membuat perusahaan harus meneliti dan menyisihkan produk yang seharusnya dapat langsung dipasarkan, akan tetapi harus dikembalikan ke awal packaging dengan mengganti pembungkus yang lebih layak. Sehingga perlu disarankan apabila perusahaan melakukan pengendalian kualitas pada karung pembungkus yang di supplai oleh anak perusahaan. Tools pada SQC juga dapat digunakan peta kendali dan fishbone diagram dan analisa permasalahan dengan five whys methods. AbstractRoot Cause Analysis Occurred In Bag Packaging and Waste Minimization Approach Quality Control. Along with the time and the more sophisticated the technology today to make competence the company has increased with the aim to provide the best quality of products offered. Customer satisfaction is the main goal to always be met by each company. One of the steps to get a product that has the best quality is to conduct quality control of the products being marketed. Quality control measures one of which is the method of Statistical Quality Control (SQC). Cleaver Fertilizer Company is a company that is very advanced in the field of producing useful fertilizer for farmers Indonesia. But every day the company experienced some kerugianan one of them is getting sacks wrapping products that do not fit company specifications. This makes the company must investigate and eliminate the products that would otherwise be directly marketed, but must be returned to the beginning of the wrapping packaging by replacing more viable. So it is suggested that if the company needs to control the quality of the sack wrapper in supplai by subsidiaries. Tools on SQC can also use control charts and fishbone diagrams and analysproblems with five whys methods.
AUDIT LAPORAN FAILURE MODE AND EFFECT ANALYSIS (FMEA) PRODUK GA REAR MOTOR WIPER BERDASARKAN OBJEKTIF KUALITAS PADA PT. XYZ Amelia Kumala; Rani Rumita
Industrial Engineering Online Journal Vol 4, No.1 Tahun 2015
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (318.742 KB)

Abstract

PT. XYZ menggunakan laporan FMEA GA Rear Motor Wiper dari PT. XYZ Jepang dan belum melakukan penyesuaiaan dengan keadaan di lantai produksi. Hal ini menyebabkan masih terdapat kegagalan proses yang dapat ditinjau dari presentase cacat. Untuk itu diperlukan adanya audit pada laporan FMEA GA Rear Motor Wiper berdasarkan 10 objektif kualitas yang terdiri dari perbaikan proses, mode kegagalan yang memiliki risiko tinggi, process control plan, integrasi, lesson learned, karakteristik kunci atau khusus, waktu, tim, dokumentasi dan penggunaan waktu. Dari 10 objektif kualitas terdapat 7 objektif kualitas yang tidak tercapai, yaitu perbaikan proses, mode kegagalan yang memiliki risiko tinggi, lesson learned, waktu, tim, dokumentasi dan penggunaan waktu. Fokus penelitian ini adalah perbaikan laporan FMEA berdasarkan objektif kualitas yang tidak tercapai yaitu dengan melakukan penyesuaiaan antara laporan FMEA dengan keadaan nyata di lantai produksi GA rear motor wiper.   ABSTRACT PT XYZ using FMEA report GA Rear Wiper which is adopted from PT XYZ Jepang and they has not made the adjustment to the condition in the production floor. This cause will create the failure process that can be evaluated from the percentage of defect. For this reason, it necessary to audit the FMEA report GA Rear wiper motor which is based on 10 quality objectives consist of process improvements, high risk failure mode, process control plans, integration, lesson learned, special or key characteristics, timing, team, documentation and the time usage. From that 10 quality objectives, there were 7 quality are not reached, they are process improvements, high risk failure mode, lessons learned, time, team, documentation and time usage. This research deals with repairing the FMEA report based on the quality objectives which is not reached by doing the adjustment between the FMEA report and the current condition in production floor GA rear motor wiper.  
ANALISIS STRATEGI PEMASARAN UNTUK MENINGKATKAN PENJUALAN KATALOG RAINBOW CREATIVE SEMARANG DENGAN MENGGUNAKAN METODE SWOT SUTIARKORO, ARWIYANDRA
Industrial Engineering Online Journal Vol 7, No 2 (2018): WISUDA PERIODE APRIL 2018
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (210.931 KB)

Abstract

Tujuan penulisan ini untuk meneliti strategi pemasaran pada UD. Rainbow Creative, penelitian ini dilakukan dikarenakan terjadi penurunan penjualan katalog buku tahunan pada tahun 2016 dan 2017. Strategi pemasaran ini dianalisis dengan menyebar kuisioner kepada pemilik, pekerja dan konsumen dari UD. Rainbow Creative untuk melihat faktor internal dan faktor eksternal yang dimiliki oleh UD. Rainbow Creative. Berdasarkan hasil kuisioner yang disebar tersebut, dapat diketahui SWOT pada UD. Rainbow Creative. Setelah dianalisis dan dilakukan pembobotan pada factor- factor tersebut, dapat diketahui bahwa UD. Rainbow Creative terletak pada kuadran 1 di dalam MATRIKS SPACE . Di mana hal ini menunjukkan bahwa UD. Rainbow Creative berada pada keadaan bertumbuh. Sehingga dibuat strategi yang bisa membantu UD. Rainbow Creative mengembangkan usahaanya.  
PERANCANGAN ALAT PENGANGKUT BUAH SAWIT MENGGUNAKAN METODE VALUE ENGINEERING (VE) Deddy Kristanto; Heru Prastawa
Industrial Engineering Online Journal Volume 1, Nomer 1, Tahun 2012
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Industri kelapa sawit adalah industri yang penting dan strategis bagi negara kita karena mampu memberikan sumbangan PDB (Produk Domestik Bruto) nasional sebesar 4,5% dan perolehan devisa ekspor CPO (Crude Palm Oil) sebesar $ 3,5 Milyar. Selain itu juga industri ini mampu menciptakan lapangan kerja dan memberikan pendapatan yang cukup baik bagi 3,3 juta kepala keluarga atau 13,2 juta orang. Dari beberapa aktifitas yang berhubungan dengan sistem pemanenan buah sawit, ditemukan permasalahan dalam hal pengangutan buah sawit dari lahan perkebunan ke-TPH (Tempat Pengumpulan Hasil). Dengan melakukan wawancara dengan pengguna diketahui kekurangan dari produk yang telah ada. Tujuan dari penelitian ini adalah Merancang alat Pengangkut TBS (Tandan Buah Segar) yang baru. Model penelitian yang dilakukan sesuai dengan tahapan Job Plan Study dari metode Value Engineering untuk merancang alat pengangkut TBS yang mampu memenuhi kabutuhan konsumen. Diagram FAST digunakan sebagai pendekatan untuk menggambarkan aliran proses fungsional dari produk. Pengujian postur kerja pada alat pengangkut yang digunakan sekarang  mengunakan software CATIA / RULA. Untuk mengeliminasi kekurangan yang ada dilakukan brainstorming dengan tim ahli, desainer dan produsen alat pengangkut gerobak sampah. Hasil penelitian adalah alat pengangkut TBS yang baru dengan bentuk dasar gerobak. ABSTRAK The palm oil industry is an important and strategic industry for our country because it can contribute to the GDP (Gross Domestic Product) of 4.5% and the national foreign exchange earnings of export of CPO (Crude Palm Oil) for $ 3.5 billion. In addition, the industry is able to create jobs and provide income that is good enough for 3.3 million households or 13.2 million people. From some of the activities associated with oil palm fruit harvesting system, found the problem in terms pengangutan palm fruit from the plantation to land-TPH (The Gathering Place). By conducting interviews with users in mind the shortcomings of existing products. The purpose of this study is Designing Tool Carrier TBS (FFB) is new. Model studies conducted in accordance with the stage Job Plan Value Engineering Study of methods for designing conveyance kabutuhan TBS is able to meet consumer. FAST diagram is used as an approximation to describe the functional flow of the product. Testing work on the posture of conveyance that is used now using software CATIA / Rula. To eliminate the existing shortcomings do brainstorming with a team of experts, designers and manufacturers of wheelie bin transporter. The results are new TBS conveyance with basic shapes cart
Analisa Kesesuaian Program Corporate Social Responsibility terhadap Konsep Green SCM (Studi Kasus PT Kaltim Prima Coal) Zella Windia Pratiwi; Aries Susanty
Industrial Engineering Online Journal Vol 5, No 2 (2016): Wisuda April Tahun 2016
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (809.157 KB)

Abstract

Pertambangan merupakan salah satu industri yang sangat penting bagi keberlangsungan ekonomi suatu negara. Namun dalam pelaksanaannya banyak sekali isu-isu yang timbul akibat kegiatan pertambangan. Diperlukan upaya dalam penanganan isu tersebut dengan peningkatan kinerja lingkungan dan pelaksanaan tanggung jawab sosial (CSR). PT Kaltim Prima Coal telah melaksanakan CSR dengan baik. Dalam rangka rencana penutupan tambang, perusahaan ini ingin mengevaluasi pelaksanaan CSR secara lebih lanjut, namun proses evaluasi yang dilakukan hanya sebatas dalam pelaporan saja. Tulisan ini dibuat dalam menyelesaikan permasalahan yang ada di PT Kaltim Prima Coal sebagai indikator dalam proses evaluasi pelaksanaan tanggung jawab sosial dalam praktik green supply chain management (GSCM). Dalam tulisan ini dilakukan penilaian terhadap proram CSR dengan pembobotan menggunakan metode Rough Sets dan perhitungan  nilai kesesuaian program CSR terhadap konsep GSCM dilakukan dengan Fuzzy TOPSIS. Data untuk penelitian ini dikumpulkan melalui penelitian eksploratif dan pengisian kuisioner. Hasil pengolahan data menunjukkan bahwa program CSR yang paling sesuai dengan konsep GSCM adalah program Post Mining Area pada aspek sosial (0,428) dan aspek lingkungan (0,411) dan juga program Pencegahan Pencemaran pada aspek ekonomi (0,459). Usulan perbaikan akan dilakukan terhadap program Prima Nirbhaya (0,357), program Peningkatan Kapasitas Masyarakat (0,338), program Community Feedback System (0,333), program Coal Quality Management (0,332) dan Program Speak Up System (0,303).  ABSTRACTMining is one industry that is essential for the economic sustainability of a country. However, in practice a lot of issues that arise as a result of mining activities. Efforts are needed in the handling of these issues with improved environmental performance and the implementation of social responsibility (CSR). PT Kaltim Prima Coal has implemented CSR well. In order to mine closure plan, the company wants to evaluate the implementation of CSR further, but the evaluation process conducted merely reporting it. This paper was made in resolving the existing problems in PT Kaltim Prima Coal as an indicator in the process of evaluating the implementation of social responsibility in sustainable practices and practices of green supply chain management (GSCM). In this paper carried out an assessment of each program of social responsibility by weighting using sequencing methods Rough Sets and Fuzzy TOPSIS ranking with.   Data for this study were collected through exploratory research and filling the questionnaire.  From the results of this study will be obtained from the CSR program sequence that best suits GSCM practices to least appropriate. The result of data processing shows that the CSR program that best suits the GSCM practices is Post Mining Area program on the social aspects (0.428) and environmental aspects (0.411) and the Pollution Prevention program on economic aspect (0,459). Proposed improvements will be made to the Prima Nirbhaya program (0.357), Community Capacity Enhancement program (0.338), Community Feedback System program (0.333), Coal Quality Management program (0.332) and  Speak Up System program (0,303).
Analisis Pengaruh Persepsi Resiko dan Persepsi pada Driving Task terhadap Perilaku Keselamatan Berkendara Farandy Anggarajati Darmawan; Nia Budi Puspitasari
Industrial Engineering Online Journal Vol 8, No 3 (2019): WISUDA PERIODE JULI TAHUN 2019
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (746.979 KB)

Abstract

Judul penelitian ini adalah analisis pengaruh persepsi risiko dan persepsi pada driving task terhadap perilaku keselamatan berkendara. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh persepsi risiko dan persepsi pada driving task terhadap perilaku keselamatan berkendara yang meliputi peraturan lalu lintas, perilaku agresif, kegiatan non-mengemudi, driving responsibility, dan carelessness. Penelitian ini menggunakan data primer yang dikumpulkan melalui pengisian kuisioner tertutup dengan skala likert 1-5. Total responden yang menjadi sampel dalam penelitian ini adalah 16 orang pengemudi bus Perum Damri Kota Semarang. Penelitian ini dilakukan menggunakan Structural Equation Modelling dengan pendekatan Partial Least Square dan diolah dengan bantuan software SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa korelasi antara persepsi risiko dan persepsi pada driving task tidak signifikan, persepsi resiko memiliki pengaruh terhadap perilaku keselamatan berkendara secara signifikan, dan persepsi pada driving task tidak terbukti memiliki pengaruh yang signifikan terhadap perilaku keselamatan berkendara. Abstract The title of this research is analysis effect of drivers’ risk perception and perception of driving tasks on driving safety behavior. This study aims to examine the effect of risk perceptions and perceptions of driving task on driving safety behavior encompassing traffic rules, aggressive behavior, non-driving activities, driving responsibility, and carelessness. This research used primary data collected through closed questionaire using likert scale of 1-5. Total sample size were 16 people consisted of Perum Damri Semarang City bus drivers'. This research was conducted using Structural Equation Modelling with Partial Least Square approach through SmartPLS. Results show that the correlation between risk perceptions and perceptions on driving tasks was not significant, risk perceptions significantly affect on driving safety behavior, and perceptions of driving tasks were not significantly affect on driving safety behavior.

Page 43 of 126 | Total Record : 1253


Filter by Year

2012 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 13, No 4 (2024): WISUDA PERIODE OKTOBER TAHUN 2024 Vol 13, No 3 (2024): WISUDA PERIODE JULI TAHUN 2024 Vol 13, No 2 (2024): WISUDA PERIODE APRIL TAHUN 2024 Vol 13, No 1 (2024): WISUDA PERIODE JANUARI TAHUN 2024 Vol 12, No 4 (2023): WISUDA PERIODE OKTOBER TAHUN 2023 Vol 12, No 3 (2023): WISUDA PERIODE JULI TAHUN 2023 Vol 12, No 2 (2023): WISUDA PERIODE APRIL TAHUN 2023 Vol 12, No 1 (2023): WISUDA PERIODE JANUARI TAHUN 2023 Vol 11, No 4 (2022): WISUDA PERIODE OKTOBER TAHUN 2022 Vol 11, No 3 (2022): WISUDA PERIODE JULI TAHUN 2022 Vol 11, No 2 (2022): WISUDA PERIODE APRIL TAHUN 2022 Vol 11, No 1 (2022): WISUDA PERIODE JANUARI TAHUN 2022 Vol 10, No 1 (2021): WISUDA PERIODE JANUARI TAHUN 2021 Vol 9, No 4 (2020): WISUDA PERIODE OKTOBER TAHUN 2020 Vol 10, No 4 (2021): WISUDA PERIODE OKTOBER TAHUN 2021 Vol 10, No 3 (2021): WISUDA PERIODE JULI TAHUN 2021 Vol 9, No 3 (2020): WISUDA PERIODE JULI TAHUN 2020 Vol 9, No 2 (2020): WISUDA PERIODE APRIL TAHUN 2020 Vol 9, No 1 (2020): WISUDA PERIODE JANUARI TAHUN 2020 Vol 8, No 4 (2019): WISUDA PERIODE OKTOBER TAHUN 2019 Vol 8, No 3 (2019): WISUDA PERIODE JULI TAHUN 2019 Vol 8, No 2 (2019): WISUDA PERIODE APRIL TAHUN 2019 Vol 8, No 1 (2019): WISUDA PERIODE JANUARI TAHUN 2019 Vol 7, No 4 (2018): WISUDA PERIODE OKTOBER 2018 Vol 7, No 3 (2018): WISUDA PERIODE JULI 2018 Vol 7, No 2 (2018): WISUDA PERIODE APRIL 2018 Vol 7, No 1 (2018): WISUDA PERIODE JANUARI 2018 Vol 6, No 4 (2017): wisuda periode oktober 2017 Vol 6, No 3 (2017): wisuda periode juli 2017 Vol 6, No 2 (2017): wisuda periode april 2017 Vol 6, No 1 (2017): Wisuda Periode Januari Tahun 2017 Vol 5, No 4 (2016): Wisuda Oktober Tahun 2016 Vol 5, No 3 (2016): Wisuda Juli Tahun 2016 Vol 5, No 2 (2016): Wisuda April Tahun 2016 Vol 5, No 1 (2016): wisuda januari Tahun 2016 Vol 4, No 4 (2015): Wisuda Oktober Tahun 2015 Vol 4, No 3 (2015): Wisuda Juli Tahun 2015 Vol 4, No.2 Tahun 2015 Vol 4, No.1 Tahun 2015 volume 3,nomor 4,tahun 2014 Volume 3, Nomor 3, Tahun 2014 Volume 3, Nomor 2, Tahun 2014 Volume 3, Nomor 1, Tahun 2014 Volume 2, Nomor 4, Tahun 2013 Volume 2, Nomor 3, Tahun 2013 Volume 1, Nomer 4, Tahun 2012 Volume 1, Nomer 3, Tahun 2012 Volume 1, Nomer 2, Tahun 2012 Volume 1, Nomer 1, Tahun 2012 More Issue