cover
Contact Name
Robby
Contact Email
robby_bae87@yahoo.com
Phone
+6285722996564
Journal Mail Official
robby_bae87@yahoo.com
Editorial Address
Jalan Raya Labuan KM 23, Cikaliung, Saketi, Sindanghayu, Saketi, Kabupaten Pandeglang, Banten 42273, Indonesia
Location
Kab. pandeglang,
Banten
INDONESIA
Teknotika: Teknologi dan Informatika
ISSN : -     EISSN : 27749444     DOI : -
Core Subject :
Focus and Scope Sistem Informasi Sistem Informasi mencakup keilmuan tentang jaringan komputer, sistem pakar, sistem informasi geografis, sistem pendukung keputusan, sistem informasi manajemen, sistem informasi akuntansi Teknik Mesin Teknik Mesin mencakup keilmuan Analisa Struktur, Material Teknik, Metalurgi, Kinematika, Dinamika, Termodinamika, Perpindahan Kalor, Teknik Material, Desain dan Manufaktur, Mesin Konversi Energi, Teknik Pendingin/Refrigrasi, Mekanisa Fluida, Mesin Fluida, Teknologi Otomotif, Hidrodinamika, Metrologi, Getaran Mekanik, Otomasi Industri, Mekatronika. Teknik Sipil Teknik Sipil mencakup keilmuan tentang transportasi, gedung, pengairan, geoteknik, geologi, feasibility study, jalan, lingkungan, jembatan, waduk, bangunan lepas pantai, irigasi, drainase, manajemen konstruksi, tata kota, landscape, sumber daya air, pemeliharaan dan perawatan bangunan, trowongan, landasan terbang, landasan rel, dermaga, keselamatan kerja. Teknologi Pangan Teknologi Pangan mencakup keilmuan tentang keamanan pangan, mikrobiologi pangan, biokimia pangan, pati dan pati termodifikasi, ekonomi pangan, rekayasa pangan, fermentasi pangan, pengolahan pangan serta organoleptik pangan. Selain itu memprioritaskan keilmuan tentang pangan lokal dan pangan fungsional.
Arjuna Subject : -
Articles 49 Documents
PENERAPAN METODE BAYESIAN NETWORK BERBASIS WEB PADA SISTEM PAKAR DIAGNOSIS PENYAKIT DIABETES MELITUS Fahri Zaenal Makarim; Susilawati Susilawati; Neli Nailul Wardah
TEKNOTIKA Vol. 5 No. 2 (2026): volume 5 nomor 2 tahun 2026
Publisher : Fakultas Teknologi dan Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetes Melitus (DM) merupakan penyakit kronis dengan jumlah kasus yang terus meningkat setiap tahun, baik secara global maupun nasional. Diagnosis dini diperlukan untuk mencegah komplikasi serius. Namun, berdasarkan observasi di RSUD Aulia Pandeglang, fasilitas laboratorium untuk pemeriksaan HbA1c belum tersedia secara optimal. Metode diagnosis konvensional pun memiliki berbagai keterbatasan, seperti keterlambatan deteksi, akurasi yang rendah, terbatasnya jumlah dokter spesialis, serta tingginya biaya pemeriksaan laboratorium di luar rumah sakit. Hal ini menjadi hambatan bagi pasien untuk memperoleh diagnosis yang cepat dan tepat. Penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem pakar berbasis web untuk membantu proses diagnosis Diabetes Melitus, meliputi DM Tipe 1, DM Tipe 2, Prediabetes, dan kondisi Normal. Sistem dibangun menggunakan metode Bayesian Network, yang mampu memodelkan hubungan probabilistik antara gejala dan penyakit. Sistem menerima input 12 gejala dari pasien dan menghitung diagnosis berdasarkan Conditional Probability Table (CPT) yang diperoleh dari data pakar, referensi medis dan dari wawancara dokter umum RSUD Aulia Pandeglang. Pengujian menggunakan 20 data pasien dari RSUD Aulia Pandeglang menghasilkan akurasi 100%, dengan seluruh prediksi sesuai diagnosis aktual. Hasil ini menunjukkan bahwa sistem memiliki kinerja sangat baik dan dapat menjadi solusi alternatif dalam membantu diagnosis dini secara efisien, cepat, dan akurat.
Sistem Pakar Diagnosa Kerusakan Radiator Pada Mobil Bensin Menggunakan Metode Certainty Factor Di PT. KSC SINERGI UTAMA firman Syaputra; Zaenal Hakim; Aghy Gilar Pratama
TEKNOTIKA Vol. 5 No. 2 (2026): volume 5 nomor 2 tahun 2026
Publisher : Fakultas Teknologi dan Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mobil sebagai sarana transportasi modern tidak lepas dari masalah teknis, salah satunya kerusakan pada sistem pendinginan, khususnya radiator. Radiator berfungsi menjaga suhu mesin tetap optimal, sehingga kerusakan seperti kebocoran atau penyumbatan dapat menyebabkan overheating yang berakibat serius pada performa mesin. PT. KSC SINERGI UTAMA menghadapi kendala diagnosis kerusakan radiator akibat keterbatasan tenaga ahli serta keterlibatan tenaga magang yang belum memiliki pengalaman mendalam terkait kerusakan pada radiator, sehingga proses perbaikan menjadi lambat dan kurang efisien. Penelitian ini bertujuan membangun sistem pakar berbasis web dengan metode Certainty Factor (CF) untuk membantu teknisi maupun tenaga magang dalam mendiagnosis kerusakan radiator. Sistem bekerja dengan menganalisis gejala yang dipilih kemudian menghitung tingkat keyakinan kerusakan berdasarkan perhitungan CF. Hasil pengujian menunjukkan sistem mampu memberikan diagnosis secara tepat dan cepat, salah satunya mendeteksi kebocoran radiator dengan tingkat keyakinan 85,6%. Selain itu, sistem dapat menyimpan hasil diagnosis serta mencetak laporan. Dengan adanya sistem ini, proses diagnosis menjadi lebih terstandarisasi, efisien, dan mampu meningkatkan kualitas layanan perusahaan.
Analisis Perbandingan Metode Weighted Product (WP) dan Simple Additive Weighting (SAW) untuk Pemilihan Siswa Terbaik di SMK Al-Hasan Saketi Muhamad Fitra Firdaus; Ayu MIra Yunita; ervi Nurafliyan Susanti
TEKNOTIKA Vol. 5 No. 2 (2026): volume 5 nomor 2 tahun 2026
Publisher : Fakultas Teknologi dan Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemilihan siswa terbaik merupakan salah satu bentuk apresiasi yang dapat mendorong semangat belajar siswa. Di SMK Al-Hasan Saketi, proses pemilihan masih dilakukan secara manual, sehingga berpotensi menimbulkan masalah seperti kurangnya transparansi dan penilaian yang subjektif. Penelitian ini bertujuan merancang sistem pendukung keputusan berbasis web dengan membandingkan dua metode Multi Attribute Decision Making (MADM), yaitu Weighted Product (WP) dan Simple Additive Weighting (SAW), serta menggunakan Mean Squared Error (MSE) untuk mengevaluasi akurasi dan hasil perhitungan kedua metode tersebut. Penelitian dilakukan melalui observasi, wawancara, dan studi literatur. Perancangan sistem dilakukan secara terstruktur menggunakan Flow of Document (FOD), Flow of System (FOS), Context Diagram, Data Flow Diagram (DFD), Entity Relationship Diagram (ERD), normalisasi, kamus data, dan struktur basis data. Implementasi sistem menggunakan bahasa pemrograman PHP, HTML, CSS, JavaScript, dan basis data MySQL. Sistem ini mengacu pada lima kriteria penilaian, yaitu nilai rata-rata rapor, kehadiran, kedisiplinan, sikap, dan ekstrakurikuler. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode WP dan SAW menghasilkan urutan perangkingan yang sama. Namun, berdasarkan evaluasi menggunakan MSE, metode WP memiliki nilai deviasi sebesar 304,2264696, sedangkan SAW sebesar 281,1991799. Nilai deviasi yang lebih rendah menunjukkan bahwa metode SAW lebih optimal. Oleh karena itu, SAW direkomendasikan untuk digunakan dalam proses pemilihan siswa terbaik di SMK Al- Hasan Saketi. Penerapan sistem ini diharapkan dapat membuat proses pemilihan lebih terstruktur, objektif, dan transparan, serta meningkatkan kepercayaan siswa dan orang tua terhadap hasil penilaian sekolah
KARAKTERISTIK ORGANOLEPTIK SNACK BAR BERBASIS TEPUNG AMPAS KELAPA DENGAN FORTIFIKASI DAUN KELOR Hendy Suryandani; Andika Andika
TEKNOTIKA Vol. 5 No. 2 (2026): volume 5 nomor 2 tahun 2026
Publisher : Fakultas Teknologi dan Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Snack bar merupakan salah satu produk pangan yang dapat dikembangkan menjadi pangan fungsional dengan memanfaatkan bahan pangan lokal. Tepung ampas kelapa memiliki kandungan serat yang tinggi, sedangkan daun kelor mengandung protein, vitamin, mineral, dan antioksidan yang baik bagi kesehatan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik organoleptik produk snack bar yang dibuat dengan penambahan tepung ampas kelapa dan daun kelor. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) 5 variable perlakuan. Pengujian organoleptik dilakukan terhadap parameter rasa, warna, aroma, dan tekstur menggunakan panelis tidak terlatih sebanyak 25 orang. Data hasil uji organoleptik dianalisis secara deskriptif yang menggambarkan profil kesukaan panelis terhadap perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan tepung ampas kelapa dan serbuk daun kelor mempengaruhi karakteristik organoleptik snack bar. Hasil penilaian hedonik panelis tertinggi adalah sebagai berikut: atribut Rasa (perlakuan K2) sebesar 3.92, Warna (K0/control) sebesar 3.84, aroma (perlakuan K0) sebesar 3.76 dan Tekstur (perlakuan K2) sebesar 3.96. Namun secara umum panelis memberikan penilaian terhadap formulasi sncak bar dengan penambahan tepung ampas kelapa dan daun kelor ini dari netral (3.2) hingga suka (3.96), hal ini menunjukkan bahwa snack bar dengan penambahan tepung ampas kelapa dan serbuk daun kelor dapat diterima oleh panelis sebagai pangan camilan sehat.
Analisis Kuat Tekan Beton Mutu Normal dengan Substitusi Abu Sekam Padi sebagai Bahan Tambah Pozzolan Rina Susanti; Rika Rahmawati; Pijay Gumelar; Yeddy Andriansyah; Sangiru Sangiru
TEKNOTIKA Vol. 5 No. 2 (2026): volume 5 nomor 2 tahun 2026
Publisher : Fakultas Teknologi dan Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemanfaatan limbah pertanian sebagai bahan tambah pada beton menjadi salah satu alternatif dalam mendukung konstruksi berkelanjutan. Abu sekam padi mengandung silika reaktif yang berpotensi meningkatkan kualitas pasta semen melalui reaksi pozzolan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh substitusi abu sekam padi terhadap kuat tekan beton mutu normal. Variasi campuran yang digunakan terdiri atas beton normal, substitusi abu sekam padi 5%, 10%, dan 15% terhadap berat semen. Benda uji dibuat berbentuk silinder dan diuji pada umur 7, 14, dan 28 hari. Hasil pengujian menunjukkan bahwa substitusi 10% menghasilkan kuat tekan tertinggi sebesar 28,10 MPa pada umur 28 hari, meningkat 11,51% dibandingkan beton normal sebesar 25,20 MPa. Substitusi 15% menurunkan kuat tekan menjadi 23,80 MPa karena jumlah semen efektif berkurang dan kebutuhan air meningkat. Hasil ini menunjukkan bahwa abu sekam padi dapat digunakan sebagai bahan tambah pozzolan pada kadar optimum 10% untuk meningkatkan kuat tekan beton mutu normal.
Evaluasi Kapasitas Saluran Drainase Perkotaan Menggunakan Metode Rasional Pada Kawasan Permukiman Padat Yeddy Andiansyah; Rika Rahmawati; Pijay Gumelar; Rina Susanti; Sangiru Sangiru
TEKNOTIKA Vol. 5 No. 2 (2026): volume 5 nomor 2 tahun 2026
Publisher : Fakultas Teknologi dan Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertumbuhan kawasan permukiman padat menyebabkan peningkatan limpasan permukaan dan memperbesar risiko genangan pada sistem drainase perkotaan. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kapasitas saluran drainase eksisting menggunakan metode rasional berdasarkan parameter intensitas hujan, koefisien limpasan, dan luas daerah tangkapan. Data yang digunakan meliputi data curah hujan harian maksimum, karakteristik tata guna lahan, dimensi saluran, kemiringan dasar saluran, dan kondisi aliran lapangan. Debit banjir rencana dihitung menggunakan persamaan rasional, sedangkan kapasitas saluran dianalisis menggunakan persamaan Manning. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa debit rencana kawasan kajian sebesar 3,60 m3/s, sedangkan kapasitas saluran eksisting hanya 2,31 m3/s. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa saluran tidak mampu menampung debit rencana sehingga diperlukan peningkatan dimensi dan pemeliharaan berkala. Dimensi rekomendasi mampu meningkatkan kapasitas saluran menjadi 4,18 m3/s. Penelitian ini memberikan dasar teknis bagi perencanaan peningkatan sistem drainase perkotaan yang lebih aman, efisien, dan berkelanjutan.
SISTEM PAKAR DIAGNOSIS PENYAKIT PARU-PARU DENGAN METODE FORWARD CHAINING BERBASIS WEB DI RSUD AULIA PANDEGLANG Muhamad Sofi Fatrias; Agung Sugiarto; Andrianto Heri Wibowo
TEKNOTIKA Vol. 5 No. 2 (2026): volume 5 nomor 2 tahun 2026
Publisher : Fakultas Teknologi dan Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proses diagnosis penyakit paru-paru di RSUD Aulia Pandeglang masih dilakukan secara manual oleh tenaga medis. Kondisi ini menjadi permasalahan serius karena keterbatasan jumlah dokter spesialis paru-paru yang kurang dari tiga orang, sementara jumlah pasien yang datang setiap hari relatif tinggi. Akibatnya, proses diagnosis memerlukan waktu yang lama, berisiko terjadi ketidakakuratan, serta berpotensi menunda penanganan medis bagi pasien. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun sistem pakar berbasis web yang dapat membantu diagnosis awal penyakit paru-paru, meliputi tuberkulosis, pneumonia, kanker paru-paru, asma, dan bronkitis, berdasarkan gejala yang dialami pasien. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode forward chaining, yaitu dengan mencocokkan fakta awal berupa gejala pasien terhadap aturan-aturan yang bersumber dari pengetahuan pakar. Sistem yang dikembangkan menghasilkan output berupa diagnosis awal beserta rekomendasi penanganan yang sesuai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem pakar yang dibangun mampu mempercepat proses diagnosis awal dan meningkatkan tingkat akurasi dalam pengambilan keputusan medis. Tindak lanjut dari penelitian ini diharapkan sistem dapat diimplementasikan sebagai alat bantu tenaga medis, khususnya di wilayah dengan keterbatasan dokter spesialis paru-paru, sehingga pelayanan kesehatan menjadi lebih efektif, efisien, dan tepat waktu.
Sistem Informasi Geografis Pemetaan Wilayah Sebaran Balita Stunting Di Puskesmas Menes Menggunakan Metode K-Means Clustering Berbasis Web Ahmad Rivaldi; Susilawati Susilawati; Neli Nailul Wardah
TEKNOTIKA Vol. 5 No. 2 (2026): volume 5 nomor 2 tahun 2026
Publisher : Fakultas Teknologi dan Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan yang terjadi di lokasi penelitian menunjukkan bahwa angka stunting pada balita masih tergolong tinggi dan tersebar di berbagai desa yang berada di wilayah Kecamatan Menes. Kondisi ini menjadi perhatian serius karena stunting tidak hanya berdampak pada pertumbuhan fisik anak, tetapi juga berpengaruh terhadap perkembangan kognitif, kesehatan jangka panjang, serta kualitas sumber daya manusia di masa depan. Namun demikian, pengelolaan dan penyimpanan data stunting yang dilakukan saat ini masih bersifat manual, sehingga proses pencatatan, pengolahan, dan analisis data menjadi kurang efektif dan efisien. Hal tersebut menyebabkan kesulitan dalam mengidentifikasi desa-desa yang memiliki tingkat stunting tertinggi secara cepat dan akurat. Keterbatasan dalam pengelolaan data tersebut berdampak pada lambatnya pengambilan keputusan, khususnya dalam menentukan skala prioritas program penanganan stunting. Berdasarkan permasalahan tersebut, penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun sebuah sistem informasi geografis (SIG) yang mampu menyajikan informasi persebaran stunting secara visual dan informatif di Kecamatan Menes. Sistem ini diharapkan dapat membantu dalam menetapkan desa-desa dengan angka stunting yang tinggi sehingga memudahkan proses pemantauan, analisis, dan evaluasi oleh pihak terkait. Dengan memanfaatkan teknologi SIG, data stunting dapat ditampilkan dalam bentuk peta digital yang lebih mudah dipahami dan dianalisis. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode K-Means Clustering. Metode ini dipilih karena mampu melakukan pengelompokan data dalam jumlah yang cukup besar secara efektif berdasarkan tingkat kemiripan karakteristik data. Selain itu, metode K-Means Clustering memiliki keunggulan dalam hal waktu komputasi yang relatif cepat serta proses perhitungan yang sederhana dan efisien, sehingga sangat sesuai untuk digunakan dalam pengolahan data stunting. Dengan penerapan metode ini, desa-desa di Kecamatan Menes dapat dikelompokkan ke dalam beberapa klaster berdasarkan tingkat angka stunting, sehingga memudahkan pihak terkait dalam menentukan prioritas penanganan dan perencanaan program penanggulangan stunting secara lebih optimal
Sistem Pendukung Keputusan Penentuan Prioritas Pembangunan Jalan Desa Babakanlor Dengan Metode AHP Berbasis Website Shinta Wulan Purnama; Susilawati Susilawati; Neli Nailul Wardah
TEKNOTIKA Vol. 5 No. 2 (2026): volume 5 nomor 2 tahun 2026
Publisher : Fakultas Teknologi dan Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam proses pengambilan keputusan penentuan prioritas pembangunan seringkali dihadapkan dengan beberapa permasalahan diantaranya, saat melakukan musyawarah desa tidak jarang ada yang berselisish paham akibat dari perbedaan suatu pemikiran dalam mengambil keputusan dan pernah juga tidak tepat sasaran, Banyaknya infrastruktur yang harus dibangun, sedangkan dana yang dimiliki pemerintah terbatas, Belum adanya penerapan teknologi informasi yang terkomputerisasi untuk penentuan prioritas pembangunan desa, dan hasil penentuan prioritas pembangunan tidak terdokumentasi dengan baik atau sulit diakses oleh masyarakat. Tujuan penelitian dan pengembangan ini adalah, Mendukung proses perencanaan pembangunan desa yang lebih efisien, transparan dan terdokumentasi dengan baik, dan juga menerapkan metode AHP dalam sistem untuk menghasilkan perhitungan prioritas yang objektif dan terstruktur. Mengutip dari permasalahan diatas maka dikembangkan suatu sistem yang digunakan untuk mengambil keputusan yaitu Decision Support System (DSS) atau bisa disebut SPK. Adapun metode yang diambil sebagai proses penentuan prioritas pembangunan jalan di desa Babakanlor adalah AHP (Analitycal Hierarchy Process) adalah metode untuk memecahkan suatu situasi yang komplek tidak terstruktur kedalam beberapa komponen dalam susunan yang hirarki, dengan memberi nilai subjektif tentang pentingnya setiap variabel secara relatif, dan menetapkan variabel mana yang memiliki prioritas paling tinggi guna mempengaruhi hasil. Maka dihasilkan suatu Sistem Pendukung Keputusan Penentuan Prioritas Pembangunan Jalan Desa Babakanlor yang lebih efisien, transparan, dan terdokumentasi dengan baik.