cover
Contact Name
Nur Ali Subhan
Contact Email
nuralisubhan9@gmail.com
Phone
+62895612462009
Journal Mail Official
nuralisubhan9@gmail.com
Editorial Address
Jl. Sultan Agung No.42, Windusara, Karangklesem, Kec. Purwokerto Sel., Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah 53145
Location
Kab. banyumas,
Jawa tengah
INDONESIA
Islamische Bildung: Jurnal Pendidikan Agama Islam
ISSN : -     EISSN : 30472156     DOI : -
Core Subject :
Islamische Bildung: Jurnal Pendidikan Agama Islam (The Journal of Islamic Education) is a periodical scientific journal published by Department of Islamic Education, Faculty of Islamic Education, Universitas Nahdlatul Ulama Purwokerto, Purwokerto, Indonesia . The journal specializes in the study of Islamic education science and research. The Journal kindly invites scientists, scholars, professionals, and researchers in the disciplines of Islamic education in the form of the contribution with articles to be published and disseminated through: the selection mechanism of the article, criticized by reviewer, and the editing process. The Journal is published twice a year in June and December. E-ISSN Number: 3047-2156
Arjuna Subject : -
Articles 30 Documents
MANAJEMEN PENGELOLAAN DANA ZAKAT: STUDI PADA PROGRAM BEASISWA CENDEKIA BAZNAS Vika Marshanda
ISLAMISCHE BILDUNG: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 4 No. 1 (2025): Pendidikan Agama Islam
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam UNU Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Socio-economic factors such as poor family backgrounds are one of the obstacles tocontinuing a more decent education. However, with the Baznas Cendekia Scholarshipprogram organized by BAZNAS from the management of zakat funds, this is quite helpful inwhat are the special needs of the mustahik to improve their quality of life in the future so thatin the end they can escape the cycle of poverty and contribute back to society. The purpose ofthis study is to find out how zakat collectors, especially at the BAZNAS institution, managezakat funds and organize programs, one of which is in the field of education, namely theBaznas Cendekia Scholarship (BCB) program. This study uses a qualitative method with alibrary research approach. Data were collected from various written sources such as books,scientific journals, articles, research reports, and official documents that are relevant to thetopic of zakat, education, and scholarship programs for underprivileged families. The resultsof this study indicate that with the management of professional, transparent and accountablezakat funds, it has a very real impact on empowering the community, one of which is thatchildren from underprivileged family backgrounds can continue their education more decently. It has been proven that optimal management of zakat funds can be distributed to the right targets.
ORIENTASI DAN PREFERENSI MASYARAKAT TERHADAP LEMBAGA PENDIDIKAN ISLAM (Studi Pada MI Unggulan Istiqomah Sambas Purbalingga) Alimuddin
ISLAMISCHE BILDUNG: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 5 No. 2 (2025): Pendidikan Agama Islam
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam UNU Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65669/ib.v5i2.600

Abstract

Banyaknya lembaga pendidikan tentunya akan mendatangkan sebuah Orientasi dan Preferensi kepada masyarakat dalam memilih sekolah yang terbaik untuk anak-anaknya, dan ini menjadi suatu alasan agar masyarakat bisa mengambi­­l keputusan yang tepat untuk pendidikan anak-anak mereka, sehingga memiliki pilihan dan pertimbangan yang terbaik nantinya. Orientasi dan Preferensi Masyarakat Terhadap Lembaga Pendidikan Islam pada MI Unggulan Istiqomah Sambas Kabupaten Purbalingga adalah pertama perpaduan kurikulum antara agama, umum, sains dan tekhnologi Kedua, lingkungan yang baik, Ketiga, program Tahfidzul Qur’an, Ekstra Kurikuler serta prestasi-prestasi yang unggul. Sedangkan faktor pengambilan keputusan masyarakat dalam memilih lembaga MI Istiqomah Sambas Purbalingga sebagai lembaga pilihan terbaik mereka diantaranya adalah faktor sikap, budaya, kualitas, pelayanan dan pembiayaan ini berpengaruh terhadap pemilihan mereka, sedangkan faktor motivasi, persepsi, keluarga, dan fasilitas ini sangat berpengaruh terhadap pemilihan mereka dan faktor kelas sosial kurang berpengaruh terhadap pemilihan mereka. Pada akhirnya faktor keluargalah yang berpengaruh terhadap terhadap pemilihan mereka memilih MI Istiqomah Sambas Purbalingga.
IMPLEMENTASI METODE TARTIL DALAM PROSES PEMBELAJARAN AL-QUR’AN PADA SANTRI Nurul chofifah
ISLAMISCHE BILDUNG: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 5 No. 2 (2025): Pendidikan Agama Islam
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam UNU Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65669/ib.v5i2.601

Abstract

Al-Qur’an merupakan pedoman hidup umat Islam yang tidak hanya berfungsi sebagai sumber ajaran teologis, tetapi juga sebagai dasar pembentukan karakter dan peradaban. Membaca Al-Qur’an merupakan pekerjaan yang utama, yang mempunyai keistimewaan dan kelebihan dibandingkan deengan membaca bacaan lain. Rasulullah SAW adalah orang yang paling banyak membaca Al-Qur’an yang agung ini, beliau biasanya bisa membacanya saat berdiri, duduk, maupun berbaring dalam keadaan suci maupun berhadast, dalam perjalanan, di atas kendaraan dan dalam keadaan kondisi apapun. Dalam konteks pendidikan Islam, kemampuan membaca Al-Qur’an secara benar menjadi kompetensi dasar yang harus dimiliki setiap muslim. Membaca Al-Qur’an tidak sekadar melafalkan huruf-huruf hijaiyah, tetapi menuntut ketepatan makhārij al-ḥurūf, penerapan kaidah tajwid, serta adab membaca yang sesuai dengan tuntunan syariat. Menurut ulama ahli Tajwid tartil adalah membaca dengan pelan dan tidak terburu-buru sehingga tetap memperhatikan tajwid dan mahrajnya serta berusaha menghayati maksud ayat yang sedang dibaca tersebut. Oleh karena itu, pembelajaran baca Al-Qur’an menjadi fondasi utama dalam pendidikan keagamaan, khususnya pada jenjang usia dini. Namun, realitas di lapangan menunjukkan bahwa kemampuan membaca Al-Qur’an pada anak-anak masih menghadapi berbagai tantangan. Perkembangan teknologi digital, perubahan pola asuh, serta rendahnya intensitas pendampingan keagamaan menyebabkan minat dan kualitas pembelajaran Al-Qur’an mengalami penurunan di beberapa lingkungan masyarakat. Dalam konteks tersebut, metode tartil menjadi salah satu pendekatan yang relevan. Secara konseptual, tartil berarti membaca Al-Qur’an dengan perlahan, jelas, teratur, serta memperhatikan kaidah tajwid sebagaimana termaktub dalam Q.S. Al-Muzzammil ayat 4. Surat Al-Muzammil ayat 4 yang artinya : Dan bacalah Al-Qur’an itu dengan perlahan-lahan.
PENDIDIKAN INFORMAL SEBAGAI UPAYA REGENERASI KOMUNITAS ISLAM KEJAWEN DI DESA PEKUNCEN KECAMATAN JATILAWANG KABUPATEN BANYUMAS Roni Dwiyanto
ISLAMISCHE BILDUNG: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 5 No. 2 (2025): Pendidikan Agama Islam
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam UNU Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65669/ib.v5i2.602

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk pendidikan informal, proses regenerasi, serta faktor pendukung dan penghambat keberlanjutan Komunitas Islam Kejawen Bonokeling di Desa Pekuncen Kecamatan Jatilawang Kabupaten Banyumas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan informal dalam komunitas Bonokeling berlangsung melalui keterlibatan generasi muda dalam ritual adat, forum tukar kawruh, gendhu-gendhu rasa, serta komunikasi lisan antara sesepuh dan masyarakat. Pendidikan ini membentuk pemahaman generasi muda mengenai nilai religius, etika sosial, serta identitas budaya komunitas. Proses regenerasi berlangsung secara natural melalui pembiasaan, keteladanan, dan penguatan hubungan emosional antara generasi tua dan muda. Faktor pendukung regenerasi meliputi ikatan genealogis yang kuat, otoritas tokoh adat, solidaritas sosial, dan keberlanjutan ritual. Sementara itu, modernisasi, pengaruh teknologi, perubahan pola pikir pemuda, serta tekanan ekonomi menjadi hambatan utama dalam proses regenerasi budaya. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendidikan informal memiliki peran strategis dalam pelestarian nilai dan identitas Komunitas Islam Kejawen, serta menjadi fondasi penting bagi keberlanjutan tradisi di tengah perubahan sosial. Temuan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan kajian pendidikan berbasis budaya dan pelestarian kearifan lokal.
STRATEGI GURU DALAM MENGURANGI KETERGANTUNGAN SISWA TERHADAP GOOGLE TRANSLATE DALAM PEMBELAJARAN BAHASA Lulu Maulida Apriliana; Muhammad Rifqi Ridho; Nida Farhani Mubarokah
ISLAMISCHE BILDUNG: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 5 No. 2 (2025): Pendidikan Agama Islam
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam UNU Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65669/ib.v5i2.604

Abstract

Penggunaan Google Translate dalam pembelajaran bahasa memberikan kemudahan, namun juga berpotensi menimbulkan ketergantungan siswa sehingga mengurangi kemampuan memahami teks secara mandiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji strategi guru dalam mengurangi ketergantungan tersebut melalui studi literatur. Data diperoleh dari berbagai artikel ilmiah yang relevan dan dianalisis menggunakan teknik content analysis. Hasil kajian menunjukkan bahwa strategi yang efektif meliputi penguatan kosakata secara kontekstual, penerapan pembelajaran berbasis teks dengan analisis struktur bahasa, penggunaan metode kolaboratif, serta pemanfaatan teknologi pembelajaran alternatif yang lebih terarah. Selain itu, literasi digital menjadi faktor penting agar siswa mampu menggunakan Google Translate secara kritis dan proporsional. Temuan ini menegaskan bahwa peran guru sangat penting dalam membimbing penggunaan teknologi guna meningkatkan kemandirian belajar siswa.
Efektivitas Penggunaan Video Pembelajaran untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa pada Pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam Foni Indriyani
ISLAMISCHE BILDUNG: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 6 No. 1 (2026): Pendidikan Agama Islam
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam UNU Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65669/ib.v6i1.655

Abstract

This research is based on the low interest of students in learning Islamic cultural history, which usually only uses the lecture method. The monotonous delivery of material makes it difficult for students to absorb the content, even though the scope of Islamic cultural history material is very broad. This study aims to analyze the role and effectiveness of using video media in increasing student enthusiasm as well as its impact on learning outcomes. This research uses the systematic literature review method by identifying and analyzing 15 relevant journals from the period 2020-2026 sourced from Google Scholar. The analysis shows that the use of learning videos has been proven effective in improving student learning outcomes in the SKI subject. In addition to improving academic achievement, learning videos play an important role in providing more concrete visualizations, increasing interest and motivation to learn, stimulating active student participation, and creating an interactive and meaningful learning atmosphere compared to conventional methods. Nonetheless, challenges in the field are still found regarding the limitations of technological devices and teachers' readiness in digital adaptation.
Perancangan Prosedur Pengembangan Media Pembelajaran PAI Muhammad Farid Subarkah; Elifiana Nur Fatiqoh; Fatin Farhanah Hidayah; Siti Julita Nambobu; Tajudin Rahari Furu
ISLAMISCHE BILDUNG: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 6 No. 1 (2026): Pendidikan Agama Islam
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam UNU Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65669/ib.v6i1.656

Abstract

Penelitian ini membahas pentingnya media pembelajaran dalam mendukung proses pembelajaran, khususnya pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Dalam praktiknya, penggunaan media pembelajaran sering kali belum disertai dengan prosedur pengembangan yang sistematis, sehingga berdampak pada kurang optimalnya proses pembelajaran di kelas. Kondisi ini menunjukkan perlunya suatu langkah yang terstruktur dalam merancang media pembelajaran agar sesuai dengan kebutuhan peserta didik dan tujuan pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk merancang prosedur pengembangan media pembelajaran PAI yang dapat digunakan sebagai panduan dalam kegiatan pembelajaran. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif konseptual dengan mengkaji berbagai teori dan konsep yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan media pembelajaran perlu melalui beberapa tahapan penting, yaitu analisis kebutuhan, perencanaan, produksi, evaluasi, dan revisi. Setiap tahapan saling berkaitan dan berperan dalam menghasilkan media yang efektif, menarik, dan sesuai dengan karakteristik peserta didik. Prosedur yang jelas dapat membantu guru dalam menciptakan pembelajaran yang lebih bermakna.
Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis ICT Nur Faiszany Faiszany; Selviana Ni'matussyfa; Neza Intan Ayudya; Styawan; Alija Izet Bigavic
ISLAMISCHE BILDUNG: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 6 No. 1 (2026): Pendidikan Agama Islam
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam UNU Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65669/ib.v6i1.657

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi membawa perubahan besar dalam dunia pendidikan, terutama pada proses penyampaian materi pembelajaran di sekolah. Penggunaan media pembelajaran berbasis Information and Communication Technology (ICT) mulai banyak diterapkan karena dinilai mampu menciptakan suasana belajar yang lebih menarik, interaktif, dan mudah dipahami peserta didik. Media pembelajaran berbasis ICT tidak hanya membantu guru dalam menjelaskan materi, tetapi juga memberi kesempatan kepada siswa untuk belajar secara lebih mandiri dan kreatif melalui berbagai platform digital. Artikel ini bertujuan untuk membahas pengertian media pembelajaran berbasis ICT, manfaat penggunaannya dalam proses belajar, macam dan jenis media ICT, serta cara mengembangkan media pembelajaran yang efektif dan sesuai kebutuhan peserta didik. Metode yang digunakan dalam artikel ini adalah kajian pustaka (library research) dengan mengumpulkan berbagai sumber berupa buku, jurnal ilmiah, dan artikel penelitian yang relevan. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa media pembelajaran berbasis ICT memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas pembelajaran, motivasi belajar siswa, serta mendorong inovasi pendidikan di era digital saat ini.
Konsep Dasar Media Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Muhammad furqon nawawi; Afiat Nurul Hikmah; Ratri Maratun Solehah; Hofidzotu Rahma Boimasa
ISLAMISCHE BILDUNG: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 6 No. 1 (2026): Pendidikan Agama Islam
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam UNU Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65669/ib.v6i1.659

Abstract

Media pembelajaran merupakan komponen penting dalam proses pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Penggunaan media yang tepat dapat membantu guru menyampaikan pelajaran dengan lebih baik, menarik perhatian siswa, dan meningkatkan pemahaman mereka tentang apa yang diajarkan. Tujuan dari artikel ini adalah untuk mempelajari konsep dasar tentang media pembelajaran dalam Pendidikan Agama Islam meliputi definisi, landasan teori, karakteristik, fungsi, kegunaan, jenis media, pengelompokan, kriteria pemilihan media, model ASSURE, dan contoh penggunaan media dalam pembelajaran PAI. Metode yang digunakan dalam penulisan ini adalah studi pustaka (library research) dengan mengumpulkan dan menganalisis berbagai sumber literatur yang relevan, seperti buku, jurnal ilmiah, dan hasil penelitian terdahulu. Hasil kajian menunjukkan bahwa media pembelajaran memiliki peran yang sangat penting dalam meningkatkan efektivitas, efisiensi, dan kualitas pembelajaran PAI. Pemilihan media yang sesuai dengan tujuan pembelajaran, karakteristik peserta didik, dan materi yang diajarkan dapat membuat proses pembelajaran lebih interaktif, menarik, dan bermakna. Oleh karena itu , guru harus memahami dan memanfaatkan berbagai jenis media pembelajaran dengan benar agar tujuan pembelajaran Pendidikan Agama Islam dapat tercapai sepenuhnya.
PEMANFAATAN MEDIA AUDIO VISUAL SEBAGAI INOVASI PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI ERA DIGITAL: STUDI LITERATUR Alifah Tunnisa; Dewi Yunia Lestari; Rizki Nur Aina; Ayu Safitri; Nandi Saputra; Helqi Afariza Arya Firmansyah
ISLAMISCHE BILDUNG: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 6 No. 1 (2026): Pendidikan Agama Islam
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam UNU Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65669/ib.v6i1.665

Abstract

Abstract: The development of digital technology requires innovation in Islamic Religious Education, one of which is the use of audiovisual media. This study aims to analyze the utilization of audiovisual media in Islamic Religious Education learning in the digital era through a library research method. Data were obtained from 19 journal articles and 2 relevant books and analyzed descriptively. The findings show that audiovisual media are used in various forms, including learning videos, Islamic animations, multimedia presentations, Islamic historical documentaries, Qur’anic recitations, and digital platforms. Their use improves learning motivation, understanding, learning outcomes, student participation, and religious character development. However, challenges remain, including limited infrastructure, teachers’ digital competence, and the validation of Islamic content. Therefore, efforts are needed to improve teachers’ competence, provide supporting facilities, develop Islamic value-based content, and integrate audiovisual media with conventional learning methods. Keywords: Audiovisual Media, Islamic Religious Education, Digital Era Abstrak: Perkembangan teknologi digital menuntut adanya inovasi dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI), salah satunya melalui pemanfaatan media audio visual. Penelitian ini bertujuan menganalisis pemanfaatan media audio visual dalam pembelajaran PAI di era digital melalui metode studi pustaka. Data diperoleh dari 19 artikel jurnal dan 2 buku yang relevan, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media audio visual dimanfaatkan dalam berbagai bentuk seperti video pembelajaran, animasi Islami, presentasi multimedia, dokumenter sejarah Islam, murottal Al-Qur’an, serta platform digital dan media sosial. Pemanfaatannya mampu meningkatkan motivasi belajar, pemahaman materi, hasil belajar, keaktifan peserta didik, dan pembentukan karakter religius. Namun, implementasinya masih menghadapi tantangan berupa keterbatasan sarana, kompetensi digital guru, serta validasi konten keislaman. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan kompetensi guru, penyediaan fasilitas pendukung, pengembangan konten berbasis nilai Islam, dan integrasi dengan metode pembelajaran konvensional. Kata Kunci: Media Audio Visual, Pendidikan Agama Islam, Era Digital

Page 3 of 3 | Total Record : 30