cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science,
Topik-topik yang berhubungan dengan pemanfaatan sumberdaya perikanan, teknologi penangkapan, desain alat tangkap, fish behaviour, experimental fishing, fishing boat desain, fishing port management, sosial ekonomi perikanan.
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 10, No 2: April, 2021" : 7 Documents clear
ANALISIS PENGARUH PERBEDAAN LAMA WAKTU PERENDAMAN BUBU LIPAT DENGAN UMPAN IKAN PETEK SEGAR DAN USUS AYAM TERHADAP HASIL TANGKAPAN RAJUNGAN (Portunus pelagicus) MANGUNHARJO MANGKANG SEMARANG Aprivianto, Gilang Haswa; Kurohman, Faik; Prihantoko, Kukuh Eko
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Vol 10, No 2: April, 2021
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Alat Penangkap Ikan Bubu Lipat adalah salah satu alat penangkap ikan yang digunakan oleh nelayan Mangunharjo untuk menangkap rajungan (Portunus pelagicus). Bubu lipat merupakan alat tangkap yang bersifat pasif, oleh karena itu faktor yang mempengaruhi keberhasilan penangkapan cukup banyak, diantaranya adalah jenis umpan dan lama waktu perendaman. Nelayan Mangunharjo menggunakan ikan rucah (ikan petek) sebagai umpan bubu lipat dengan lama perendaman 8 jam. Usus ayam digunakan sebagai umpan untuk memanfaatkan usus ayam yang masuk dalam kategori limbah, selain itu usus ayam memiliki syarat bahan yang dapat dijadikan umpan. Perlakukan waktu perendaman bubu lipat yang berbeda, bertujuan untuk mengetahui waktu perendaman yang paling efektif. Metode yang digunakan da;am penelitian ini adalah metode experimental fishing dan observasi langsung di lapangan. Hasil yang diperoleh dari penelitian selama 10 kali pengulangan yaitu jumlah rajungan yang tertangkap dari bubu lipat umpan ikan petek lama perendaman 8 jam sebanyak 102 ekor, rajungan yang tertangkap dari bubu lipat umpan usus ayam lama perendaman 8 jam sebanyak 38 ekor, rajungan yang tertangkap dari bubu lipat umpan ikan petek dengan lama perendaman 24 jam sebanyak 133 ekor dan rajungan yang tertangkap dari bubu lipat umpan usus yama dengan lama perendaman 24 jam sebanyak 49 ekor. Hasil analisis data menyimpulkan bahwa perlakuan perbedaan umpan mempengaruhi hasil tangkapan, perlakukan perbedaan lama perendaman mempengaruhi hasil tangkapan dan perlakuan perbedaan umpan dengan perbedaan waktu perendaman tidak mempengaruhi hasil tangkapan.   
ANALISIS KESEJAHTERAAN NELAYAN JURAGAN DAN ABK ALAT TANGKAP ARAD (Small Bottom Trawl) DI PPP MORODEMAK KABUPATEN DEMAK Wicaksana, Mustika rosa Padma; bambang, Aziz nur; setyanto, indradi
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Vol 10, No 2: April, 2021
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Alat tangkap Arad (Small Bottom Trawl) di PPP Morodemak merupakan alat tangkap yang bisa dikategorikan menjadi alat tangkap yang banyak digunakan oleh nelayan untuk melakukan kegiatan penangkapan. Jumlah alat tangkap arad di PPP Morodemak ini mencapai 981 jaring arad. Hal ini mengindikasikan bahwa alat tangkap arad bisa di kategorikan sebagai alat tangkap yang mampu memberikan penghidupan yang sejahtera bagi keluarga nelayan arad. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kesejahteraan nelayan arad di PPP Morodemak berdasarkan indikator kesejahteraan BPS, UMR, dan NTN, dan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat kesejahteraan nelayan di PPP Morodemak. Pada penelitian ini menggunakan metode deskriptif studi kasus. Metode yang digunakan untuk pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling dengan menentukan jumlah responden menggunakan metode Slovin. Jumlah sampel yang di ambil yaitu 100 responden dengan rincian 37 nelayan juragan dan 63 nelayan ABK. Teknik pengumpulan data mengunakan metode wawancara yang meliputi kuisioner dan observasi langsung di lapangan. Metode analisis data untuk menentukan faktor apa yang mempengaruhi tingkat kesejahteraan menggunkan indikator BPS, UMR, dan NTN dengan metode Regresi Linier Dummy. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa tingkat kesejahteraan nelayan menurut indikator BPS memiliki tingkat kesejahteraan yang 100% antara nelayan juragan dan nelayan ABK. Sedangkan hasil analisis menggunakan indikator UMR dari 100 responden sudah sudah berpenghasilan >Rp. 2.320.000 termasuk dalam kriteria sejahtera. Sedangkan analisis berdasarkan konsep Nilai Tukar Nelayan (NTN) untuk nelayan juragan dan ABK untuk tingkat kesejahteraan tinggi dengan total 29 nelayan, 70 dengan tingkat kesejahteraan sedang dan 1 orang dengan kesejahteraan rendah. Hasil dari analisis faktor-faktor yang mempengaruhi kesejahteraan adalah Ho ditolak karena terdapat variabel-variabel yang mempengaruhi dengan nilai sig dibawah 0.05.
ANALISIS HASIL TANGKAPAN RAJUNGAN (Portunus sp.) DENGAN MENGGUNAKAN UMPAN PADA BOTTOM GILL NET DI PERAIRAN MANGKANG, SEMARANG qolbiah, zaenab mutmainatul; Fitri, Aristi Dian Purnama; Setyanto, Indradi
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Vol 10, No 2: April, 2021
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gillnet merupakan satu jenis alat penangkap ikan yang berbentuk empat persegi penjang yang pengoperasiannya hanya menunggu datangnya ruaya ikan/crab di suatu perairan atau bisa dibilang alat tangkap pasif. Alat tangkap gillnet dikenal dengan alat tangkap yang ramah lingkungan dan bersifat pasif saat dioperasikan. Penggunaan umpan yang efektif akan dapat memberikan hasil tangkapan yang maksimal terhadap target tangkapan Rajungan (Portunus sp.). Rajungan umumnya dapat ditangkap dengan menggunakan alat tangkap bottom gill net. Penggunaan umpan pada alat tangkap bottom gill net bertujuan agar lebih efektif dalam metode penangkapan, selain itu diperlukan juga informasi terkait dengan waktu perendaman umpan untuk mendapatkan hasil tangkapan yang maksimal.  penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh perbedaan penggunaan umpan dan tanpa umpan terhadap hasil tangkapan Rajungan (Portunus sp.) dengan alat tangkap bottom gillnet di perairan Mangkang, Semarang. Penelitian ini dilakukan dengan metode eksperimental fishing berupa 15 kali setting dengan mengunakan analisis data (uji normalitas, homogenitas, dan uji T). Penelitian ini membandingkan hasil tangkapan tanpa umpan(kontrol) dan dengan umpan, umpan yang digunakan adalah ikan petek segar. Umpan ikan petek segar diletakkan 30cm dari tali ris bawah dengan jarak antar umpan 150 cm agar bau dapat berdistribusi pada satu area bottom gillnet yang terpasang umpan. Data hasil tangkapan di analisis dengan menggunakan SPSS dengan uji normalitas, uji homogenitas dan uji T. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan umpan pada bottom gillnet tidak berpengaruh terhadap hasil tangkapan (sign. 0,05). Hal ini mengindikasikan bahwa bottom gillnet dengan umpan pada bottom gill net tidak memberikan pengaruh yang nyata jika dibandingkan dengan kontrol yang dapat dilihat dari prosentase total hasil tangkapan yang perbandingannya tidak terlalu jauh yaitu pada perlakuan kontrol 58% dan pada perlakuan menggunakan ikan segar 42% . 
ANALISIS PEMANFAATAN SERTA POLA MUSIM PENANGKAPAN IKAN TONGKOL DI TELUK PALABUHANRATU SUKABUMI sardi, risky masythoh; Jayanto, Bogi Budi; wijayanto, Dian
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Vol 10, No 2: April, 2021
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ikan tongkol termasuk epipelagis, neuritik, dan oseanik pada perairan yang hangat, biasanya bergerombol. Penyebaran ikan tongkol sering mengikuti sirkulasi arus, kepadatan populasinya pada suatu perairan sangat berhubungan dengan arah arus tersebut. Jenis – jenis tongkol mempunyai penyebaran di sepanjang poros arus dalam kelimpahan yang lebih besar daripada di perairan perbatasannya. Potensi ikan tongkol di PPN Palabuhanratu rata- rata per tahunya bisa mencapai 97,3 ton sehingga banyak yang memanfaatkan potensi tersebut melalui usaha penangkapan. Tujuan dari penelitian ini menganalisis potensi dan pola musim penangkapan ikan tongkol. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif analisis data dengan metode surplus produksi untuk mencari MSY dan upaya optimum, tingkat pemanfaatan. Pada tahun 2015 jumlah hasil tangkapan ikan tongkol di PPN Palabuhanratu mencapai 304.324 kg/ tahun, sedangkan jumlah trip yaitu 2.430 trip/ tahun. Jenis alat tangkap yang dominan menangkap ikan tongkol di PPN Palabuhanratu adalah alat tangkap payang dan bagan. Bahwa produksi ikan tongkol di PPN Palabuhanratu sudah mencapai batas yang ditentukan sesuai dengan JTB (Jumlah Tangkapan yang diperbolehkan).maka dari itu strategi pemanfaatan ikan tongkol perlu dilakukan supaya tidak mengganggu kelestarian sumber dayanya. Berdasarkan hasil analisis didapatkan nilai EMSY 2.355,78 trip/tahun nilai CMSY 762.465,8 ton/tahun dengan tingkat pengupayaan sebesar 129 % bahwa nilai dari tingkat pengupayaan pada ikan Tongkol sendiri sudah mengalami overfishing.
PENGGUNAAN METODE TEKNOMETRIK STUDI KASUS DOK CV BUMIREJO PATI KARNITA, JEVIANA MAY; Setiyanto, Indradi; Kurohman, Faik
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Vol 10, No 2: April, 2021
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proses reparasi kapal adalah suatu tindakan perbaikan kontruksi atau permesinan pada kapal. CV Bumirejo adalah salah satu tempat reparasi kapal yang ada di Kota Pati. Lamanya kapal yang melakukan reparasi di CV Bumirejo Pati berbeda-beda, sehingga menimbulkan antrian di galangan. Lamanya waktu dan proses antrian tersebut dapat mempengaruhi tingkat kepuasan para pemilik kapal dan tentu saja berpengaruh pula pada produktivitas galangan. Dengan demikian perlu dilakukan upaya peningkatan teknologi yang dapat memperbaiki mekanisme reparasi kapal dan memperpendek waktu reparasi kapal. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis tingkat kontribusi dari masing-masing konponen teknologi (technoware, humanware, infoware, dan orgaware); dan menganalisis penerapan teknologi galangan kapal di CV Bumirejo Pati. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif sedangkan pengolahan data dilakukan dengan metode Teknometrik berdasarkan acuan yang dikeluarkan oleh UNESCAP (United Nations Economic and Social Commission for Asia and the Pacific) tahun 1989. UNESCAP menyatakan bahwa teknologi merupakan kombinasi antara empat komponen pembentuk teknologi yaitu technoware, humanware, infoware, dan orgaware yang saling terkait satu sama lain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai kontribusi komponen teknologi (technoware, humanware, infoware, dan orgaware) secara berturut-turut yaitu 0,494, 0,772, 0,344, dan 0,388. Nilai intensitas kontribusi komponen teknologi (technoware, humanware, infoware, dan orgaware) secara berturut-turut yaitu 0,314, 0,261, 0,184, dan 0,240. Nilai TCC sebesar 0,490 yang menunjukkan bahwa teknologi yang diterapkan oleh Dok CV Bumirejo Pati adalah semi modern.
ANALISIS KOPERASI UNIT DESA SAROYO MINO DALAM USAHA PEMBERDAYAAN MASYARAKAT NELAYAN DI KABUPATEN REMBANG Pramudya, Ega Anatya Furi; Wijayanto, Dian; Mudzakir, Abdul Kohar
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Vol 10, No 2: April, 2021
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Koperasi Unit Desa (KUD) Saroyo Mino merupakan sebuah koperasi yang bergerak dibidang perikanan untuk membantu meningkatkan kesejahteraan nelayan. Unit usaha yang dikelola oleh Koperasi Unit Desa Saroyo Mino adalah SPDN, waserda, persewaan fasilitas, perkreditan, dan pembayaran rekening listrik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis unit - unit usaha yang dikelola KUD Saroyo Mino, serta untuk menganalisis kinerja KUD Saroyo Mino. Metode penelitian ini adalah metode deskriptif dengan metode pengumpulan data adalah observasi, wawancara, studi pustaka dan dokumentasi. Metode  pengambilan sampel menggunakan purposive sampling untuk responden karyawan dan quota sampling untuk responden anggota KUD. Analisis yang digunakan adalah Balanced Scorecard. Hasil analisis keseluruhan unit usaha adalah unit usaha yang memiliki keuntungan terendah yaitu unit usaha waserda karena adanya pesaing bisnis sehingga tidak semua anggota berbelanja di waserda. Sedangkan yang memiliki keuntungan tertinggi yaitu unit usaha SPDN karena dana yang dikeluarkan untuk usaha SPDN lebih tinggi dibandingkan dengan dana yang dikeluarkan unit usaha lain. Hasil analisis Balanced Scorecard pada empat perspektif yaitu 74,76% dengan rincian perspektif keuangan 18%, perspektif pelanggan 22,03%, perspektif bisnis internal sebesar 22,24%, dan perspektif pertumbuhan dan pembelajaran sebesar 12,49%. Hasil analisis Balanced Scorecard dari empat perspektif termasuk dalam kategori baik.
ANALISIS PENGARUH PERBEDAAN UMPAN DAN LAMA PERENDAMAN BUBU TERHADAP HASIL TANGKAPAN LOBSTER AIR TAWAR (Cherax quaddricarinatus) DI PERAIRAN RAWA PENING, KABUPATEN SEMARANG Putra, Ilham Syah; Kurohman, Faik; Jayanto, Bogi Budi
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Vol 10, No 2: April, 2021
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Beberapa nelayan di Rawa Pening menggunakan alat tangkap bubu karena keramah lingkungannya dan tidak memberikan efek yang buruk untuk perairan yang menjadi habitat-habitat target tangkapan mereka Penelitian ini menggunakan alat tangkap bubu untuk mencoba menangkap lobster air tawar dan mengetahui kondisi hasil tangkapan lobster yang masih dalam kondisi hidup. Tujuan dilaksanakannya penelitian ini adalah menganalisis komposisi hasil tangkapan pada alat tangkap bubu, menganalisis pengaruh perbedaan umpan dan lama waktu penangkapan terhadap hasil tangkapan lobster air tawar pada alat tangkap bubu, serta mengetahui jenis umpan dan lama waktu perendaman terbaik untuk menangkap lobster air tawar di Rawa Pening. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode eksperimental dengan mengoperasikan bubu sebanyak 80 unit yang masing- masing 40 unit bubu dengan umpan kijing dan kelapa bakar sebagai pembanding keong mas untuk mengetahui apakah umpan tersebut juga efektif untuk menarik lobster air tawar. Disisi lain, terdapat pula 40 bubu berumpan keong mas yang akan digunakan sebagai kontrol dari penelitian ini Umpan pada penelitian ini dipasang dengan sistem selang seling dan melakukan perbedaan waktu perendaman yaitu 18 jam sebagai pembanding dan 24 jam sebagai kontrol serta 8 kali pengulangan pada tiap variabel. Analisis data menggunakan uji ANOVA pada software SPSS 16.0 menghasilkan Fhitung untuk ketiga jenis umpan adalah 15,170 dengan signifikasi 0,000; serta Fhitung untuk kedua perbedaan waktu immersing adalah 6,675 dengan signifikasi 0,013. Nilai sig yang didapatkan kurang dari α = 5%, maka H0 ditolak dan dapat dikatakan ada perbedaan rata- rata hasil tangkapan antara pemberian perlakuan umpan kijing dan kelapa bakar serta ada perbedaan rata- rata hasil tangkapan antara pemberian perlakuan perbedaan lama waktu immersing pada bubu yang digunakan.

Page 1 of 1 | Total Record : 7