cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science,
Topik-topik yang berhubungan dengan pemanfaatan sumberdaya perikanan, teknologi penangkapan, desain alat tangkap, fish behaviour, experimental fishing, fishing boat desain, fishing port management, sosial ekonomi perikanan.
Arjuna Subject : -
Articles 38 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 4: Oktober 2017" : 38 Documents clear
ANALISIS PENGARUH PERBEDAAN PERENDAMAN MATA JARING POLYAMIDE (PA) MONOFILAMEN NO.35MESH SIZE 3,5 INCH PADA AIR TAWAR, AIR LAUT DAN SOLAR TERHADAP KEKUATAN PUTUS (BREAKING STRENGTH) DAN KEMULURAN (ELONGATION) Kusumasteti, Eldha; Sardiyatmo, Sardiyatmo; Kurohman, Faik
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Vol 6, No 4: Oktober 2017
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (303.575 KB)

Abstract

Alat tangkap yang menggunakan bahan polyamide (PA) salah satunya adalah alat tangkap jaring. Kesadaran nelayan akan kekuatan dari bahan tersebut masih sangat kurang. Penurunan kekuatan mata jaring yang lebih sering disebut dengan penurunan kekuatan putusdan kemuluran akan berpengaruh pada penurunan umur teknis jaring. Penurunan kekuatan putus jaring akan berakibat pada berkurangnya daya tangkap jaring, sehingga pendapatan nelayan juga akan menurun. Tujuan dari penelitian ini adalah: menentukan nilai kekuatan putus (breaking strength) pada masing-masing perlakuan mata jaring; menentukan nilai kemuluran (elongation)dari masing-masing perlakuan mata jaring; dan mengetahui pengaruh lama perendaman kekuatan putus (breaking strength), dan kemuluran (elongation)mata jaring PA (polyamide) monofilamen No.35 mesh size 3,5 inchi. Sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah mata jaringPA (polyamide) monofilamen No.35 mesh size 3,5 inchi, media perendaman yang digunakan antara lain yaitu air laut, air tawar dan solar. Waktu perendaman yang digunakan adalah 0 minggu, 1 minggu, 2 minggu, 3 minggu dan 4 minggu untuk semua media perendaman. Nilai kekuatan putus mata jaring dan kemuluran diuji menggunakan Breaking Strength Mechine. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok Pola Faktorial AxB.Nilai kekuatan putus (breaking strength) mata jaring pada lama perendaman 0 minggu, 1 minggu, 2 minggu, 3minggu, dan 4 minggu adalah pada perendaman air laut sebesar 7,41 kgf; 6,88 kgf; 6,46 kgf; 6,30 kgf; dan 6,15 kgf, untuk perendaman air tawar sebesar 7,47 kgf; 6,37 kgf; 6,25 kgf; 6,25 kgf; dan 5,81 kgf, dan pada perendaman solar sebesar 7,47 kgf; 6,87 kgf; 6,65 kgf; 6,51 kgf; dab 6,29 kgf.Nilai kemuluran (elongation) mata jaring pada lama perendaman 0 minggu, 1 minggu, 2 minggu, 3minggu, dan 4 minggu adalah pada perendaman air laut sebesar 36,77 %; 42,92 %; 38,21 %; 38,13 %; dan 35,54 %, kemudian perendaman air tawar yaitu sebesar 37,53 %; 40,43%; 37,68 %; 38,05 %; dan 34,13 %, dan untuk perendaman solar yaitu sebesar 37,73 %; 38,17 %; 35,38 %; 34,95 %; dan 31,82 %.Ada pengaruh lama perendaman terhadap kekuatan putus mata jaring pada semua lama perendaman (P > 0,05). Sedangkan lama perendaman terhadap kemuluran, pada semua lama perendaman terdapat pengaruh (P > 0,05). Pengaruh lama perendaman dan media perendaman terhadap kekuatan putus tidak berpengaruh (P > 0,05). media perendaman dan lama perendaman ada pengaruh (P < 0,05) terhadap nilai kemuluran mata jaring.
ANALISIS KINERJA KOPERASI UNIT DESA SARONO MINO DALAM USAHA PEMBERDAYAAN MASYARAKAT NELAYAN KABUPATEN PATI Rifa, Muhamad; Mudzakir, Abdul Kohar; Triarso, Imam
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Vol 6, No 4: Oktober 2017
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (191.514 KB)

Abstract

Koperasi Unit Desa Sarono Mino Kabupaten Pati merupakan koperasi perikanan di Kabupaten Pati berfungsi sebagai lembaga ekonomi yang membantu meningkatkan kesejahteraan nelayan. Unit usaha yang dikelola antara lain Waserda, SPDN, Pabrik es, Unit Penangkapan Ikan, persewaan basket ikan, jasa ekspedisi untuk perbekalan, penyediaan air bersih, persewaan gedung, docking dan las, dan kerjasama dengan pihak ketiga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui unit usaha dalam bidang perikanan yang dikelola KUD Sarono Mino, serta menganalisis kinerja KUD Sarono Mino dalam usaha pemberdayaan masyarakat nelayan. Metode penelitian yang menggunakan metode deskriptif dengan metode pengumpulan data adalah observasi, wawancara, studi pustaka dan dokumentasi. Analisis yang digunakan adalah analisis Balanced scorecard. Hasil penelitian menunjukan, bahwa KUD Sarono Mino memiliki unit usaha dalam bidang perikanan berupa SPDN, Docking kapal, persewaan basket ikan, persewaan Unit Penangkapan Ikan berupa Kapal Bottom long line 30GT, persewaan gedung, dan jasa ekspedisi. Hasil pengukuran kinerja Balanced scorecard dengan 4 perspektif yaitu perspektif keuangan 17.5% dari target 30%, perspektif Pelanggan 22% dari target 25%, perspektif bisnis internal 22.38% dari target 25%, dan perspektif pembelajaran dan pertumbuhan 22.5% dari target 20%. Hasil keseluruhan analisis Balanced scorecard sebesar 84.38% yang menyatakan kinerja KUD Sarono Mino sangat baik. Saran yang dapat diberikan berupa mengoptimalkan unit usaha untuk meningkatkan keuangan koperasi, melakukan program pemberdayaan secara berkelanjutan, dan melakukan kerja sama dengan pihak ke tiga.
ANALISIS KUALITAS PELAYANAN JASA TEMPAT PELELANGAN IKAN DENGAN METODE POTENTIAL GAIN CUSTOMER VALUE DI PELABUHAN PERIKANAN SAMUDERA CILACAP Saputra, Muhammad Rizqi; Mudzakir, Abdul Kohar; Dewi, Dian Ayunita Nugraheni Nurmala
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Vol 6, No 4: Oktober 2017
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (190.981 KB)

Abstract

TPI merupakan salah satu fasilitas fungsional yang memberikan pelayanan kepada nelayan. Pelayanan yang diberikan berupa tempat untuk melakukan proses lelang, penanganan dan pemasaran. Kepuasan peserta lelang terhadap TPI ditentukan oleh kualitas pelayanan yang disediakan oleh TPI. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kepuasan dan menganalisis atribut-atribut pelayanan jasa yang mempengaruhi tingkat kepuasan peserta lelang. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan metode pengambilan sampel purposive sampling  dengan jumlah populasi nelayan Trammel net 550 orang, bahwa sampel sebanyak 50 orang sudah mewakili populasi nelayan Trammel net sebesar 10%. Tingkat kepuasan peserta lelang dihitung menggunakan metode Importance Performance Analysis sedangkan kualitas pelayanan dianalisis menggunakan metode Potential Gain Customer Value. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kepuasan peserta lelang terhadap pelayanan Tempat Pelelangan Ikan di PPS Cilacap adalah sebesar 98,01% disimpulakan bahwa belum memuaskan dilihat dari angka yang belum mencapai 100% (Memuaskan). Berdasarkan hasil penelitian, atribut-atribut yang diprioritaskan untuk diperbaiki dilihat dari nilai angka Indeks PGCV tebesar. Terdapat angka indeks PGCV terbesar ialah 5,74 adalah “Ketersedian Dana sosial untuk nelayan”.atribut perlu diperbaiki untuk mengurangi peluang ketidakpuasan. Hal tersebut dikarenakan masih terdapat atribut yang harus diperbaiki kinerjanya agar memenuhi harapan peserta lelang.
PENGARUH PARAMETER SUHU PERMUKAAN LAUT DAN KLOROFIL-A TERHADAP CPUE IKAN TENGGIRI (Scomberomorus commersoni) DENGAN ALAT TANGKAP PANCING ULUR DI PERAIRAN KARIMUNJAWA Prabowo, Dibyo Agung; Triarso, Imam; Kunarso, Kunarso
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Vol 6, No 4: Oktober 2017
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1099.402 KB)

Abstract

Penginderaan jarak jauh hadir sebagai solusi tercepat untuk menyediakan informasi mengenai daerah penangkapan ikan melalui pendekatan parameter oseanografi seperti suhu permukaan laut dan klorofil-a. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola distribusi bulanan SPL dan klorofil-a di perairan Karimunjawa serta menganalisis hubungan pamareter SPL dan klorofil-a terhadap CPUE ikan Tenggiri (Scomberomorus commerson) dengan alat tangkap pancing Ulur di perairan Karimunjawa. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pengambilan sampel SPL menggunakan metode purposive sampling. Data penelitian meliputi SPL, klorofil-a, kecepatan angin, curah hujan yang diperoleh dari citra satelit serta data SPL, hasil tangkapan dan koordinat tangkapan secara insitu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebaran temporal suhu permukaan laut tertinggi cenderung terjadi pada musim Peralihan (Maret-Mei dan September-November). Sebaran temporal konsentrasi klorofil-a menunjukkan nilai cenderung tinggi pada musim Barat (Desember-Februari) dan musim Timur (Juni-Agustus). Sebaran suhu permukaan laut cenderung memiliki pola semakin dingin menuju perairan lepas pantai dan semakin hangat menuju perairan pesisir pantai. Sebaran spasial konsentrasi klorofil-a memiliki pola cenderung lebih kecil di perairan lepas pantai dan semakin meningkat kearah pesisir pantai. Secara umum korelasi antara SPL dan klorofil-a terhadap CPUE ikan Tenggiri rendah. Korelasi antara suhu permukaan laut dan klorofil-a terhadap CPUE ikan tenggiri rendah masing – masing sebesar 0,309 dan -0,288. Korelasi konsentrasi klorofil-a terhadap CPUE ikan Tenggiri pada lag time 2 bulan dengan periode Januari – Juli berkisar 0,46-0,64, sedangkan suhu permukaan laut berkisar 0,02 - (-)0,84. Korelasi tersebut dikategorikan rendah. Hubungan positif menunjukkan hubungan yang berbanding lurus, begitupun sebaliknya.
FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI JUMLAH PRODUKSI UNIT PENANGKAPAN HUHATE (POLE AND LINE) DI PELABUHAN PERIKANAN PANTAI (PPP) LABUHAN LOMBOK Hutama, Darmadi Pergala; Mudzakir, Abdul Kohar; Hapsari, Trisnani Dwi
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Vol 6, No 4: Oktober 2017
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (275.913 KB)

Abstract

Alat tangkap pole and line (huhate) di PPP Labuhan Lombok dapat menangkap ikan cakalang lebih banyak dibandingan alat tangkap lainnya. Alat tangkap huhate (Pole and Line) termasuk kedalam alat tangkap pancing, sebagai alat penangkap ikan alat ini sangat sederhana desainnya. Hanya terdiri dari joran, tali, dan mata pancing. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh faktor-faktor produksi terhadap hasil tangkapan pada unit penangkapan huhate (Pole and Line) di Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Labuhan, Lombok. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, dokumentasi dan studi pustaka. Observasi untuk mengkaji teknis keragaan armada penangkapan huhate (Pole and Line). Hasil penelitian menunjukan bahwa faktor produksi pada unit penangkapan huhate (Pole and Line) di PPP Labuhan, Lombok terdapat 9 variabel, yaitu jumlah ABK (X1), Bahan Bakar (X2), pengalaman ABK (X3), pengalaman nakhoda (X4), mesin kapal (X5), jumlah alat tangkap (X6), ukuran kapal (X7), jumlah rumpon (X8) dan jumlah umpan (X9), sedangkan yang berperan nyata yaitu pengalaman ABK (X3), jumlah alat tangkap (X6), ukuran kapal (X7), jumlah rumpon (X8) dan jumlah umpan (X9). Hubungan antara faktor-faktor produksi dengan produksi unit penangkapan huhate (Pole and Line) di PPP Labuhan, Lombok dapat direpresentasikan dalam model fungsi Cobb-Douglas, yaitu sebagai berikut: lnY = - 446,852  + 3,354 ln X3 + 20,588 ln X6 + 45,417 ln X7 + 15,168 ln X8 + 0,460 ln X9.
ANALISIS KOMODITAS UNGGULAN PERIKANAN TANGKAP DI KABUPATEN PEMALANG Yusrin, Fildah Latifi; Mudzakir, Abdul Kohar; Sardiyatmo, Sardiyatmo
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Vol 6, No 4: Oktober 2017
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (452.101 KB)

Abstract

Komoditas unggulan merupakan komoditas andalan yang memiliki posisi strategis untuk dikembangkan disuatu wilayah yang ditetapkan secara teknis maupun sosial ekonomi. Jenis ikan di Kabupaten Pemalang yang memiliki jumlah produksi tertinggi pada tahun 2015 yaitu ikan Julung-julung, Kuro, Teri dan Tembang. Penelitian bertujuan untuk mengetahui komoditas unggulan, kontribusinya terhadap perekonomian daerah serta mengetahui upaya keberlanjutan komoditas unggulan. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan metode pengambilan sampel yaitu purposive sampling. Data produksi perikanan digunakan untuk menganalisis komoditas unggulan dan data primer digunakan menentukan keberlanjutan dan peningkatan komoditas unggulan. Analisis data yang digunakan yaitu Analisis Location Quotiens (LQ) untuk mengetahui komoditas basis atau nonbasis. Analisis Shift Share (ASS) untuk mengetahui tingkat perkembangan produk disuatu daerah. Analisis Spesialisasi (SI) untuk mengetahui produk spesialisasi produksi. Multidimentional Scalling (MDS) untuk menentukan keberlanjutan produk. Hasil yang diperoleh dari analisis LQ, ASS dan SI dapat diketahui bahwa jumlah komoditas perikanan tangkap Kabupaten Pemalang sebanyak 33 spesies dengan komoditas unggulannya adalah Tenggiri (Scomberomorus commersoni), Kembung (Rastrelliger brachysoma) dan Tembang (Sardinella sp.) dengan LQ burtutut-turut: 2,11; 1,22 dan 3,23 nilai ASS sebesar 58,01; 181,8 dan 1122,65 serta nilai SI sebesar 1,5%, 1,46% dan 17,78%. Ketiga ikan tersebut di distribusikan melalui lelang TPI, kemudian di jual ke pengepul, selanjutnya dipasarkan ke supermarket atau eksport. Olahannya berupa pindang, ikan asap. Berdasarkan pemetaan MDS diperoleh bahwa Tenggiri, Tembang, dan Kembung memiliki 2 karakteristik yang sama yaitu kualitas ikan yang baik dan kecukupan produksi.
ANALISIS PENGARUH PERBEDAAN HANGING RATIO DAN LAMA PERENDAMAN JARING INSANG (GILL NET) TERHADAP HASIL TANGKAPAN IKAN CENDRO (TYLOSURUS MELENOTES BLK ) DI KEPULAUAN SERIBU DKI JAKARTA Pertiwi, Meidini Fajar; Sardiyatmo, Sardiyatmo; Kurohman, Faik
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Vol 6, No 4: Oktober 2017
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (279.651 KB)

Abstract

Wilayah Kepulauan Seribu yang sebagian besar wilayahnya merupakan perairan yang dimanfaatkan oleh masyarakat untuk mengelola sumberdaya lautnya. Upaya memaksimalkan hasil tangkapan terus dilakukan hingga sekarang, baik pemerintah maupun masyarakat agar sumberdaya perikanan laut di perairan Kepulauan Seribu dapat di manfaatkan secara maksimal dan dapat meningkatkan nilai produksi perikanan. Salah satu alat tangkap yang ada disana adalah jaring insang (gill net). Gill net merupakan salah satu alat tangkap yang banyak digunakan oleh nelayan karena gill net adalah salah satu alat tangkap yang ramah lingkungan. Klasifikasi gill net berdasarkan kedudukan di perairan dibagi menjadi 3 yaitu gill net permukaan (Surface Gill Net), gill net pertengahan (Midwater Gill Net), gill net dasar (Bottom Gill Net). Sedangkan menurut pengoperasiannya adalah Drift Gill Net, Encircling Gill Net atau Surrounding Gill Net dan Set Gill Net.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh perbedaan lama perendaman, hanging ratio terhadap hasil tangkapan Ikan Cendro (Tylosurus melenotes blk) dan mengetahui ada tidaknya interaksi hanging ratio dan lama perendaman dalam penangkapan Ikan Cendro (Tylosurus melenotes blk); Penulis melakukan penelitian menggunakan ukuran hanging ratio sebesar 0,44 dan 0,35 serta membandingkan hasil tangkapan pada jaring insang (gill net) dengan lama perendaman yang berbeda, yaitu 4 jam, 6 jam, dan 9 jam. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen dengan 10 pengulangan pada setiap variabel. Data dianalisis mengunakan metode korelasi dan regresi yang diolah menggunakan progam SPSS. Hasil analisa data diperolah adalah 0,002 untuk hubungan antara hanging ratio  dengan lingkar tubuh ikan cendro (Tylosurus melenotes blk) dan 0,007 untuk hubungan antara lama perendaman dan jumlah tangkapan. Hasil kedua kasus tersebut menunjukkan nilai H1 (<0,05) sehingga ada interaksi antara dua variabel.
STRATEGI PENGEMBANGAN PANGKALAN PENDARATAN IKAN (PPI) KEDONGANAN KABUPATEN BADUNG BAL Rini, Indri Putri Sekar; Bambang, Azis Nur; Wibowo, Bambang Argo
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Vol 6, No 4: Oktober 2017
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (244.554 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis tingkat pemanfaatan fasilitas, perkembangan kondisi perikanan, tingkat kepuasan pengguna jasa terhadap fasilitas serta pelayanan, dan strategi pengembangan PPI Kedonganan. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret 2017 di PPI Kedonganan. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif bersifat studi kasus. Analisis yang digunakan yaitu tingkat pemanfaatan fasilitas, estimasi, tingkat kepuasan menggunakan metode Customer Statisfaction Index (CSI), Importance and Performance Analysis (IPA), serta analisis SWOT untuk strategi pengembangan PPI Kedonganan. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh tingkat pemanfaatan luas kolam pelabuhan 65,42%, kedalaman kolam pelabuhan 60,00%, kedalaman alur pelayaran 47,50%, dan panjang dermaga 36,06%. Nilai tersebut menunjukkan bahwa tingkat pendayagunaan belum optimal karena nilainya kurang dari 100 %. Tingkat pemanfaatan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) 875% berarti tingkat pendayagunaannya melampaui kondisi optimal karena nilainya lebih dari 100 %. Jumlah dan nilai produksi di PPI Kedonganan diperkirakan meningkat 12% dan 11% selama lima tahun mendatang. Hasil analisis tingkat kepuasan menunjukkan bahwa pengguna jasa merasa puas terhadap kinerja pelayanan oleh pihak PPI Kedonganan. Strategi yang bisa digunakan untuk pengembangan PPI Kedonganan yaitu meningkatkan kualitas hasil tangkapan dengan menjaga mutu ikan saat didar
ANALISIS EKONOMI RUMAH TANGGA NELAYAN PADA ALAT TANGKAP GILL NET DI PPP MORODEMAK, KABUPATEN DEMAK Suroyya, Aida Nurus; Triarso, Imam; Wibowo, Bambang Argo
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Vol 6, No 4: Oktober 2017
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (163.903 KB)

Abstract

Masyarakat nelayan merupakan salah satu pelaku utama dalam bidang perikanan. Tetapi dalam beberapa kasus dijumpai bahwa nelayan hidup dalam kondisi miskin, oleh karena itu perlu dilakukan penelitian mengenai kajian ekonomi rumah tangga pendapatan dan pengeluaran nelayan gill net dengan Fishing Base di PPP Morodemak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis: (1) Karakteristik nelayan pada alat tangkap gill net di PPP Morodemak, (2) Faktor-faktor yang berpengaruh terhadap pendapatan melaut pada ekonomi rumah tangga nelayan, (3) Faktor-faktor yang berpengaruh terhadap nilai pengeluaran pada ekonomi rumah tangga nelayan. Pengambilan sampel dalam penelitian ini, yaitu nelayan dengan alat tangkap gill net di PPP Morodemak dengan 3 GT, metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan metode studi kasus dan menggunakan data cross sectional, pengambilan sampel menggunakan snowball sampling. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Karakteristik nelayan yang menggunakan alat tangkap gill net di PPP Morodemak berdasarkan umur sekitar 98% pada umur 30-70 tahun, tingkat pendidikan nelayan didominasi pada tingkat sekolah dasar (SD) dengan prosentase 55%. Berdasarkan jumlah anggota keluarga nelayan didominasi lebih dari tiga orang dengan prosentase 64%. Sedangkan untuk pengalaman melaut, sekitar 80% pada kisaran 20-40 tahun.(2) Faktor-faktor yang berpengaruh terhadap pendapatan nelayan adalah pengalaman melaut dan hasil tangkapan, (3) Sedangkan faktor-faktor yang berpengaruh terhadap pengeluaran rumah tangga nelayan adalah pendapatan, jumlah anggota keluarga, dan pendidikan.
DISTRIBUSI HASIL TANGKAPAN IKAN TERI (Stolephorus spp) ALAT TANGKAP DOGOL SERTA HUBUNGANNYA DENGAN PARAMETER LINGKUNGAN DI PERAIRAN PESISIR KABUPATEN JEPARA Aditya, Farah; Triarso, Imam; Kunarso, Kunarso
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Vol 6, No 4: Oktober 2017
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (510.405 KB)

Abstract

Ikan Teri merupakan tangkapan terbanyak ketiga setelah Ikan Layang dan Ikan Tongkol di kawasan KabupatenJepara yang umumnya ditangkap dengan alat tangkap dogol (Danish Seine). Pengoperasian alat tangkap dogol diJepara masih secara tradisional, sehingga kurang efektif dan efisien. Faktor oseanografi seperti SPL dan klorofiladi perairan dapat dijadikan indikator sebagai penentuan fishing ground.Tujuan penelitian ini adalah untukmenganalisis pola sebaran spasial dan temporal mingguan parameter lingkungan (klorofil-a, Suhu PermukaanLaut (SPL), salinitas, curah hujan) dan keterkaitannya dengan distribusi hasil tangkapan Ikan Teri di perairanpesisir Kabupaten Jepara serta menganalisis hubungan antara SPL dan klorofil-a terhadap hasil tangkapan IkanTeri (Stolephorus spp) dengan alat tangkap dogol. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif. Datapenelitian yang digunakan adalah data SPL, klorofil-a, salinitas, hasil tangkapan Ikan Teri dan koordinattangkapan secara insitu serta data angin dan curah hujan bulan Maret – April 2017 yang diperoleh dari BMKGkota Semarang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Konsentrasi klorofil-a di perairan Kabupaten Jeparakhususnya di Utara Kecamatan Kedung pada periode bulan Maret – April 2017 memiliki rerata kisaran nilai0,205 mg/m3 – 2,162 mg/m3, SPL memiliki nilai rata-rata berkisar 29,3℃ - 30,6℃, rerata kisaran nilai salinitas26,091‰ – 30,357‰, dan rerata curah hujan 1,286 mm/minggu – 18,714 mm/minggu. Pola sebaran spasialklorofil-a dan SPL tinggi cenderung berada di perairan dekat dengan pantai utara kecamatan Tahunan –kecamatan Jepara, Kabupaten Jepara. Sedangkan sebaran spasial salinitas berada di perairan yang jaug daridaratan. Sebaran temporal klorofil-a, SPL, salinitas dan curah hujan secara mingguan berubah-ubah tidakmenentu. Korelasi antara SPL dengan hasil tangkapan sebesar 0,519 yang menunjukkan keterkaitan yang sedangantara SPL dengan hasil tangkapan. Sedangkan korelasi antara klorofil-a dengan hasil tangkapan sebesar 0,636yang menunjukkan keterkaitan yang kuat antara keduanya. Korelasi antara salinitas dengan hasil tangkapansebesar -0,885 menunjukkan keterkaitan yang sangat kuat dan korelasi antara curah hujan dengan hasiltangkapan sebesar 0,662 menunjukkan keterkaitan yang kuat. Nilai korelasi yang positif menunjukkan hubunganyang berbanding lurus antara SPL, klorofil-a, curah hujan dengan hasil tangkapan Ikan Teri. Sedangkan nilainegatif menunjukkan keterkaitan yang berbanding terbalik antara salinitas dengan hasil tangkapan Ikan Teri.

Page 1 of 4 | Total Record : 38