cover
Contact Name
Nurul Hanna Fauziyyah
Contact Email
nurulhfauziyyah@borneo.ac.id
Phone
+6289671424862
Journal Mail Official
imbaya@ubt.ac.id
Editorial Address
Tarakan
Location
Kota tarakan,
Kalimantan utara
INDONESIA
Imbaya
ISSN : -     EISSN : 28072324     DOI : https://doi.org/10.35344/ji.v8i1
Core Subject :
Jurnal Imbaya adalah jurnal ilmiah yang ditinjau oleh sejawat (peer-reviewed) dan menerbitkan artikel hasil penelitian, kajian pustaka, serta esai kritis dalam bidang Pendidikan Bahasa Indonesia, Sastra, dan Linguistik. Jurnal ini bertujuan menjadi wadah bagi para akademisi, peneliti, dan praktisi untuk menyebarluaskan pemikiran, inovasi, dan hasil penelitian yang mendukung perkembangan ilmu kebahasaan dan kesastraan Indonesia, khususnya dalam konteks pendidikan.
Arjuna Subject : -
Articles 19 Documents
ANALISIS KESALAHAN EJAAN DALAM PENGGUNAAN HURUF KAPITAL DAN PENULISAN KATA DEPAN PADA KARANGAN CERITA FANTASI SISWA KELAS VII DI SMP NEGERI 1 TARAKAN Miftah Auliyah; Asih Riyanti
Jurnal Imbaya Vol. 6 No. 2 (2024): IMBAYA
Publisher : Pendidikan Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi beberapa factor penting yang perlu dipahami, khususnya ketika menggunakan huruf kapital dan kata depan, serta dampak yang dialami siswa dalam penggunaan huruf kapital dan kata depan dalam karangan cerita fantasi. Penelitian ini mennggunakan metode kualitatif yitu prosedur pelaksanaan penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa pernyataan tertulis dari subjek dan perilaku yang diamati. Dalam penelitian ini telah ditemukan kesalahan ejaan berupa penggunaan huruf kapital sebanyak 364 kesalahan meliputi (1). 47 kesalahan penggunaan huruf kapital pada awal kalimat dan setelah tanda titik, (2). 13 kesalahan penggunaan huruf kapital pada awalan dalam kalimat petikan langsung, (3). 41 kesalahan penggunaan huruf kapital pada unsur nama orang, (4). 242 kesalahan penggunaan huruf kapital ditengah-tengah kata/kalimat, (5). 19 kesalahan penggunaan huruf capital sebagai huruf pertama kata penunjuk hubungan kekerabatan, dan (6). 2 kesalahan penggunaan huruf kapital pada awalan nama Tuhan dan 21 kesalahan pada penulisan kata depan di- dan ke-. Kata Kunci: Ejaan, kapital, kata depan, cerita fantasi
FRASA MAKNA SIMBOL AKAD ANGGULUNG (PERNIKAHAN) ADAT SUKU DAYAK AGABAG DI DESA SEDONGON KECAMATAN LUMBIS (KAJIAN SEMIOTIK) Damus; Fauziyyah, Dwi Cahyono Aji; Muhammad Ilham; Iva Ani Wijiati
Jurnal Imbaya Vol. 7 No. 1 (2025): IMBAYA
Publisher : Pendidikan Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Makna Simbol Akad Anggulung (Pernikahan) Adat Suku Dayak Agabag di Desa Sedongon Kecamatan Lumbis (Kajian Semiotik). Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Data pada penelitian ini adalah makna dari simbol pernikahan Adat Agabag yang bersumber dari informan/narasumber. Sedangkan sumber data adalah pernikahan Adat Suku Agabag di Desa Sedongon Kecamatan Lumbis. Teknik pengumpulan data di antaranya yaitu teknik pengamatan, wawancara, teknik rekam, teknik catat. Teknik analisis data dalam penelitian ini dilakukan melalui beberapa tahap analisis, yaitu koleksi data, reduksi data, penyajian data, verifikasi data. Dengan 39 data yang ditemukan dan dianalisis Benda-benda, makanan dan tindakan tersebut pastinya memiliki makna pada setiap simbol. Setelah data disajikan peneliti kemudian melakukan analisis terhadap tiap- tiap data menggunaka teori Charles Sanders pierce segitiga makna. Kata kunci: Simbol, anggulung, Dayak Agabak, Semiotik
MAKNA YANG TERKANDUNG DALAM RUMAH ADAT SUKU DAYAK LUNDAYEH DI DESA PULAU SAPI KECAMATAN MENTARANG KABUPATEN MALINAU (KAJIAN SEMIOTIKA) May Susi; Siti Fathonah; Erna Wahyuni
Jurnal Imbaya Vol. 7 No. 2 (2025): IMBAYA
Publisher : Pendidikan Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Makna yang Terkandung dalam Adat Suku Dayak Lundayeh di Desa Pulau Sapi Kecamatan Mentarang Kabupaten Malinau (Kajian Semiotika). Penelitian kualitatif ini dengan subjek pada penelitian ini diperoleh dari masyarakat suku Dayak Lundayeh ini dengan. Adapun teknik pengumpulan data yaitu teknik observasi, wawancara, dokumentasi, mencatat. Teknik analisis data yang dilakukan dengan mengumpulkan data yang telah dicatat dan di dokumentasi, kemudian mendeskripsikan makna yang terdapat di dalam rumah adat suku Dayak Lundayeh, dan membuat kesimpulan dari data yang sudah dikumpulkan. Berdasarkan data yang diperoleh dari keseluruhan data yang terkumpul pada penelitian ini yaitu sebanyak 25, data penelitian terdiri atas 1 data yang berupa ukiran, 2 data berupa pahatan, 10 data berupa benda, 6 data berupa warna, 6 data arsitektur. Dari hasil makna secara semiotika dengan menggunakan teori segitiga makna, maka dapat diperoleh kesimpulan bahwa terdapat data yang berada di dalam rumah adat suku Dayak Lundayeh tersebut memiliki makna yang berbeda-beda. Arit linawa memiliki makna melambangkan kekuatan seseorang dengan lun do dari suku Dayak. Buaye tana, Diri ulung memiliki makna melambangkan sifat sangat keras, keberanian dan ketangguhan serta rasa persatuan masyarakat suku Dayak Lundayeh. Gong, Keratung, Sape, Felefet, Efut, Busu dan warna merah memiliki makna dapat memanggil roh nenek moyang yang memiliki kekuatan. Rong, Bakad telun decur, Tekip telun decur, Bakad telun delai memiliki makna status sosial masyarakat. Warna kuning, biru, putih, hitam, hijau memiliki makna religius sebagai tanda terima kasih masyarakat suku Dayak Lundayeh kepada tuhan telah memberikan mereka kehidupan serta alam yang berperan menjadi sumber kehidupan mereka. Atap, diri, jendela, buduk, lantai, bawa kolong Arsitektur yang memiliki makna memberikan perlindungan setiap masyarakat memasuki rumah adat suku Dayak Lundayeh.
GAYA BAHASA NETIZEN DALAM KOLOM KOMENTAR PADA UNGGAHAN AKUN INSTAGRAM @GUSMIFTAH (KAJIAN STILISTIKA) Sarifah Oktaviani; Fauziyyah, Nurul Hanna Fauziyyah; Dwi Cahyono Aji
Jurnal Imbaya Vol. 7 No. 2 (2025): IMBAYA
Publisher : Pendidikan Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bentuk-bentuk gaya bahasa yang digunakan oleh netizen dalam kolom komentar akun instagram pribadi milik Gus Miftah. Fokus penelitian diarahkan pada identifikasi dan analisis penggunaan gaya bahasa kiasan yang meliputi persamaan (simile), metafora, alegori, alusi, personifikasi, eponim, sinekdoke, metonimia, antonomasia, hipalase, antifrasis, epitet, ironi, sinisme, sarkasme, satire, inuendo, dan paronamasia. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan metode agih sebagai teknik analisis data. Tahapan analisis meliputi proses mengidentifikasi data, mengklasifikasi data berdasarkan jenis gaya bahasa, menganalisis makna kiasan yang terkandung di dalamnya, serta menarik kesimpulan. Data penelitian berupa komentar netizen yang diambil dari kolom komentar unggahan akun instagram @gusmiftah. Berdasarkan hasil analisis terhadap 71 data yang ditemukan, terdapat 10 jenis gaya bahasa kiasan yang teridentifikasi, yaitu: simile (1 data), metafora (3 data), alusi (3 data), epitet (3 data), ironi (9 data), sinisme (18 data), satire (5 data), sarkasme (23 data), inuendo (5 data), dan paronamasia (1 data). Gaya bahasa yang paling dominan digunakan adalah gaya bahasa sarkasme, hal ini menunjukkan kecenderungan netizen untuk menyampaikan kritik dan ketidaksukaan secara tajam serta bernada sindiran kasar terhadap topik yang dibicarakan. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa kolom komentar media sosial dapat menjadi cerminan ekspresi bahasa masyarakat yang bersifat spontan, emosional, dan penuh kreativitas linguistik.
ANALISIS KETERAMPILAN BERBICARA SISWA KELAS IV-C DI SDN 050 TARAKAN Lydia; Neni Novitasari; Ahsan Sofyan
Jurnal Imbaya Vol. 7 No. 2 (2025): IMBAYA
Publisher : Pendidikan Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keterampilan berbicara dalam pembelajaran Bahasa Indonesia melatih siswa untuk bisa berbicara dengan baik dan benar didepan banyak orang. Keterampilan berbicara tidak dapat berdiri sendiri, namun saling berhubungan dengan keterampilan lainya yaitu membaca, menulis dan menyimak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterampilan berbicara siswa kelas IV-C di SDN 050 Tarakan yang ditinjau dari lima aspek yaitu: pelafalan, kelancaran, intonasi dan ketepatan isi. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pendekatan deskriptif kualiatif. Instrumen pengumpulan data yang digunakan yaitu: tes, observasi, wawancara dan dokumentasi. Adapun tahapan analisis data yang dilakukan yaitu: 1) data reduction, 2) data display, 3) conclusion. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan berbicara siswa bervariasi berdasarkan tingkat kemampuan masing-masing. Beberapa siswa sudah menunjukkan kemampuan berbicara yang baik dalam hal pelafalan dan kelancaran. Namun, masih ada ditemukan kendala seperti kurangnya rasa percaya diri, penggunaan intonasi yang kurang tepat, ekspresi yang kurang hidup serta pemyampaian isi yang belum sepenuhnya lengkap.
HUBUNGAN KEAKTIFAN SISWA DENGAN HASIL BELAJARMENULIS TEKS DESKRIPSI PADA SISWA KELAS VIISMP NEGERI 11 SUNGAI KAKAP Yuliastri Simarmata, Mai; Nadia, Nadia Puspita
Jurnal Imbaya Vol. 8 No. 1 (2026): IMBAYA
Publisher : Pendidikan Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35344/ji.v8i1.736

Abstract

Penelitian ini ditujukan untuk mengetahui hubungan keaktifan siswa dengan hasil belajar menulis teks deskripsi siswa kelas VII SMP Negeri 11 Sungai Kakap. Latar belakang penelitian ini karena ada variasi tingkat keaktifan siswa pada pembelajaran Bahasa Indonesia, khususnya pada pembelajaran menulis teks deskripsi, dengan masih ditemukannya berbagai permasalahan baik dari segi keterlibatan siswa maupun hasil belajar yang belum maksimal. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan jenis penelitian korelasional. Populasi penelitian berjumlah 32 orang siswa kelas VII B yang dipilih sebagai subjek penelitian. Pengumpulan data menggunakan angket untuk mengetahui tingkat keaktifan siswa dan tes untuk mengetahui hasil belajar menulis teks deskripsi. Analisis data dilakukan dengan menggunakan rumus korelasi product moment. Berdasarkan hasil penelitian, tingkat keaktifan siswa dinyatakan pada kategori “Aktif” dengan persentase sebesar 65%, sedangkan rata-rata hasil belajar menulis teks deskripsi siswa dinyatakan pada kategori “Cukup” dengan skor rata-rata sebesar 70. Namun, berdasarkan analisis menggunakan rumus korelasi product moment dihasilkan r_hitung = 0,077 dan r_tabel = 0,361 pada taraf signifikan 5% dengan jumlah sampel N = 32. Berarti jika dilihat dari hasil tersebut diketahui bahwa r_hitung < r_tabel (0,077 < 0, Kata Kunci: Keaktifan siswa, hasil belajar, menulis, teks deskripsi, korelasi.
REFLEKSI PENGALAMAN PENGENALAN LAPANGAN PERSEKOLAHAN (PLP) DI SMK NEGERI 1 TARAKAN : TANTANGAN PEMBENTUKAN KARAKTER DAN PEMBELAJARAN DI ERA DIGITAL Inung Setyami; Alessandra Faturrahman
Jurnal Imbaya Vol. 8 No. 1 (2026): IMBAYA
Publisher : Pendidikan Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35344/t52pg895

Abstract

Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) merupakan kegiatan yang bertujuan memberikan pengalaman nyata kepada mahasiswa khususnya dari Fakultas Keguruan dalam memahami lingkungan sekolah, proses pembelajaran, serta karakteristik peserta didik. Artikel ini bertujuan mendeskripsikan pengalaman dan refleksi penulis selama melaksanakan PLP di SMK Negeri 1 Tarakan. Penulisan artikel menggunakan metode deskriptif reflektif berdasarkan hasil observasi dan keterlibatan langsung dalam kegiatan sekolah. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa perkembangan teknologi dan media sosial memberikan pengaruh terhadap perilaku serta minat belajar peserta didik. Selain itu, guru dihadapkan pada tantangan dalam membentuk karakter dan kedisiplinan peserta didik di tengah perubahan zaman. Di sisi lain, lingkungan sekolah yang kondusif, fasilitas yang memadai, serta dukungan warga sekolah memberikan pengalaman belajar yang berharga bagi penulis. Melalui kegiatan PLP, penulis memperoleh pemahaman bahwa peran guru tidak hanya sebagai penyampai materi pembelajaran, tetapi juga sebagai pembimbing yang berperan dalam membentuk karakter peserta didik. Pengalaman tersebut menjadi bekal penting dalam mempersiapkan diri sebagai pendidik profesional.
EKSISTENSI PENGGUNAAN BAHASA GAUL DI KALANGAN MAHASISWA UNIVERSITAS BORNEO TARAKAN MELALUI KUESIONER GOOGLE FORM Ade Armansa; Delly Rusliadi
Jurnal Imbaya Vol. 8 No. 1 (2026): IMBAYA
Publisher : Pendidikan Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35344/ac504f74

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat sejauh apa penggunaan bahasa gaul di kalangan mahasiswa Universitas Borneo Tarakan di kota Tarakan. Bahasa merupakan identitas dari sebuah negara dan bahasa berperan sangat penting baik dalam lingkup politik, budaya, serta berperan penting khususnya di bidang pendidikan, terutama mahasiswa. Sebab secara tidak langsung penggunaan bahasa dapat menggambarkan kepribadian dan dapat membentuk karakter sesorang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kuantitatif, dengan menggukan kuesioner google form. Didalam penelitian ini telah ada beberapa sample terkait penggunaan bahasa gaul di kalangan mahasiswa Universitas Borneo Tarakan. Melalui reponden dari kuesioner google form peneliti menemukan ada beberapa kata yang digunakan serta dikombinasikan dengan bahasa indonesia oleh Mahasiswa Universitas Borneo Tarakan, melalui hasil penelitian ini diketahui bahwa mahasiswa Univesitas Borneo Tarakan mengalami banyak sekali perubahan gaya bahasa karena adanya perubahan yang terus terjadi seperti perkembangan zaman dan terknologi yang berkembang pesat.
EFEKTIVITAS MEDIA MEMORY GAME DALAM MENCIPTAKAN SUASANA BELAJAR KONDUSIF PADA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA SISWA KELAS VII-1 DI SMPN 1 TARAKAN Sulistia Wahyu; Inung Setyami
Jurnal Imbaya Vol. 8 No. 1 (2026): IMBAYA
Publisher : Pendidikan Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35344/yk8h7b13

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan media memory game dalam menciptakan suasana belajar yang kondusif pada pembelajaran Bahasa Indonesia di kelas VII-1 SMPN 1 Tarakan. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kondisi kelas yang kurang kondusif, ditandai dengan siswa yang sering berbicara sendiri, kurang fokus, dan kurang aktif dalam mengikuti pembelajaran. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi selama pelaksanaan Program Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP). Media memory game diterapkan melalui kegiatan mengingat soal secara berkelompok, di mana perwakilan kelompok mengamati soal dalam waktu tertentu, kemudian kembali ke kelompok untuk menyampaikan soal dan mendiskusikan jawabannya bersama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media memory game efektif dalam membantu menciptakan suasana belajar yang kondusif. Siswa terlihat lebih antusias, fokus, aktif berdiskusi, serta mampu bekerja sama dengan baik selama proses pembelajaran. Selain itu, pembelajaran yang dikemas dalam bentuk permainan membantu mengurangi kebosanan dan meningkatkan partisipasi siswa. Dengan demikian, media memory game dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif media pembelajaran yang efektif untuk menciptakan suasana belajar yang kondusif dalam pembelajaran Bahasa Indonesia.

Page 2 of 2 | Total Record : 19