cover
Contact Name
Wahyudi
Contact Email
transient@elektro.undip.ac.id
Phone
+628122823417
Journal Mail Official
transient@elektro.undip.ac.id
Editorial Address
Jl. Prof. Sudharto, SH – Tembalang, Semarang Jawa Tengah 50275
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
TRANSIENT: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : 26850206     DOI : -
Core Subject : Engineering,
TRANSIENT: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro (e-ISSN:2685-0206) diterbitkan oleh Departemen Teknik Elektro Universitas Diponegoro. Pertama kali terbit pada tahun 2012. TRANSIENT: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro menerima artikel ilmiah dari pakar dan peneliti baik dari industri maupun akademisiTRANSIENT: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro menerbitkan makalah ilmiah berbahasa Indonesia untuk bidang Teknik Elektro meliputi Ketenagaan, Telekomunikasi, Elektronika, Sistem Kendali, Instrumentasi, Biomedika, Komputer dan Teknologi Informasi, serta topik-topik yang terkait. Jadwal penerbitan setiap tiga bulan sekali (Maret, Juni, September dan Desember). Artikel yang terbit akan diberikan nomer identifier unik (DOI/Digital Object Identifier) dan tersedia serta bebas diunduh dari website ini. Penulis tidak dipungut biaya baik untuk pengiriman artikel maupun pemrosesan artikel. Transient telah terindeks di Google Scholar, Garuda, Dimensions.
Articles 1,063 Documents
DESAIN SENSOR MARG (MAGNETIC, ANGULAR RATE, AND GRAVITY) DENGAN METODE NON-LINEAR COMPLEMENTARY FILTER SEBAGAI NAVIGASI GERAK QUADROTOR TEKNIK ELEKTRO UNIVERSITAS DIPONEGORO Romadhany, Fergy; Triwiyatno, Aris; Setiyono, Budi
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 2, NO. 3, SEPTEMBER 2013
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (714.78 KB) | DOI: 10.14710/transient.2.3.534-541

Abstract

Abstrak Complementary filter adalah metode yang dikenal mampu memperbaiki hasil keluaran sensor dengan menggunakan keluaran dari sensor lain sebagai korektor dan tidak terlalu berat dalam proses perhitungannya. Filter tersebut memungkinkan data dari accelerometer dan magnetometer digunakan untuk menghitung eror pengukuran dari gyroscope. Filter tersebut dapat diimplementasikan pada sensor MARG (IMU dan Magnetometer), karena selain terdapat kompensasi bias drift untuk gyroscope juga terdapat kompensasi gangguan magnetik pada magnetometer. Orientasi dari badan pesawat dalam penelitian ini digambarkan dalam bentuk Quaternion untuk mengatasi masalah gimbal lock yang kerap terjadi pada sudut Euler. Berdasarkan hasil penelitian filter tersebut memiliki tingkat akurasi yang baik; eror RMS yaw 2.3039o , eror RMS pitch 0.4295°, dan eror RMS roll 0.4738o. Kata kunci : Accelerometer, Gyroscope, Complementary Filter, Magnetometer, Quadrotor  Abstract Complementary filter is a well known method that can fix the sensor’s output using the output of another sensor as a corrector and not computationally expensive. The proposed filter allows accelerometer and magnetometer data to be used to compute the direction of the Gyroscope measurement error. The filter can be implemented to MARG sensor arrays, because incorporating not only Gyroscope bias drift compensation but also magnetic distortion compensation. The filter represents the orientation of a plane body using Quaternion to prevents the singularities problem (gimbal lock) associated with an Euler angle representation. Based on the result, the proposed filter achieves good levels of accuracy; 2.3039o of yaw RMS error, 0.4295o of pitch RMS error, and 0.4738o of roll RMS error. Key words : Accelerometer, Gyroscope, Complementary Filter, Magnetometer, Quadrotor
PERANCANGAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN PADA SMP 1 LASEM BERBASIS WEB DENGAN SISTEM LOGIN ADMINISTRATOR Prakoso, Dino Budi; Soemantri, Maman; Triwiyatno, Aris
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 5, NO. 2, JUNI 2016
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (662.635 KB) | DOI: 10.14710/transient.5.2.239-342

Abstract

Sistem Informasi Manajemen (SIM) merupakan sebuah sistem terstruktur yang digunakan untuk mengelola data guru, pegawai dan inventaris secara komputerisasi. Pada lingkungan sekolah, manajemen pegawai sangatlah diperlukan untuk mengetahui data dan dapat mempermudah membuat laporan pegawai sekolah. Dengan demikian SIM dapat diharapkan untuk mempermudah penyusunan informasi manajemen pada sekolah SMP N 1 Lasem agar terstruktur dengan baik. Dalam pembuatan Sistem Informasi Manajemen dibutuhkan database sebagai tempat penyimpanan data-data yang diperlukan dan juga web yang diperlukan sebagai perantara untuk mengakses data Sistem Informasi Manajemen tersebut. Desain dan implementasi akan diawali dengan analisa kebutuhan sistem. Hal ini ditujukan untuk mendapatkan spesifikasi sistem yang sesuai. Tahapan desain, Data Flow Diagram digunakan untuk penggambaran proses manajemen dengan jelas. Hasil dari tahapan desain kemudian diimplementasikan dengan menggunakan bahasa pemrograman PHP dan menggunakan sistem basis data MySQL untuk menghasilkan sistem informasi berbasis web yang lebih dinamis agar sistem manajemen sesuai dengan apa yang didasarkan pada kebutuhan dari lembaga pendidikan SMP N 1 Lasem. Sistem dirancang dengan memberikan beberapa opsi pilihan sebagai admin. Admin diberikan akses penuh untuk memasukan data biodata, melihat data inventaris, status gaji dan status sebagai guru tetap atau tidak tetap. Pada tahap pengujian terdapat beberapa pengujian seperti pengujian registrasi, pengujian login, dan pengujian pembuatan laporan. Dimana ditiap pengujian dilakukan 5 kali di tiap tahap pengujian dan untuk hasil pengujian berhasil 100% dalam tahap blackbox.
PENGENALAN HURUF ALFABET MENGGUNAKAN TUJUH INVARIAN MOMEN HU DAN JARINGAN SARAF TIRUAN LVQ ( LEARNING VECTOR QUANTIZATION ) Ananggadipa, Gilang; Hidayatno, Achmad; Zahra, Ajub Ajulian
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 3, NO. 4, DESEMBER 2014
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (809.051 KB) | DOI: 10.14710/transient.3.4.429-432

Abstract

Abstrak Pengenalan pola merupakan salah satu bidang dalam ilmu komputer yang dapat membantu proses pengolahan data. Salah satu teknik pengenalan pola adalah jaringan saraf tiruan, dimana metode ini menggunakan prinsip dari otak manusia yang terdiri dari neuron sebagai pemrosesan input untuk menghasilkan output berdasarkan bobot yang ada.Pada penelitian terdahulu telah dikembangkan pengenalan karakter alfabet, namun hanya karakter pada kondisi normal saja, sehingga mucul gagasan untuk pengembangan pada pengenalan karater alfabet terputar. Dalam tugas akhir ini akan dirancang suatu sistem untuk mengenali karakter alfabet terputar 90°, 180° dan 270°. Dan jenis huruf yang digunakan adalah Times New Roman dan Arial. Pada sistem ini proses identifikasi citra huruf diawali dengan pengolahan data citra menggunakan proses pengambangan (thresholding). Tahap selanjutnya adalah pengekstraksian ciri dari citra hasil keluaran tahap sebelumnya.Hasil keluaran berupa nilai tujuh invarian momen Hu (Hu’s Moment Invariants). Tahap terakhir adalah proses pengklasifikasian dengan menggunakan jaringan saraf tiruan LVQ (Learning Vector Quantization) Pada percobaan yang telah dilakukan, dihasilkan angka pengenalan sebesar 79,5% dengan jenis huruf Times New Roman memiliki angka pengenalan sebesar 74,4 % dan Arial sebesar 84,6 % Kata kunci: Pengambangan, Tujuh invariant momen Hu, LVQ (Learning Vector Quantization)  Abstract Pattern recognition is one of the fields in computer science that can help the data processing. One of the pattern recognition techniques are artificial neural network, this method which uses the principle of the human brain is composed of neurons as processing inputs to produce outputs based on the existing weights. In a previous study has developed an alphabet character recognition, but only character in normal conditions, so there is an idea to developed the rotated alphabet character recognition. In this final project will be designed a system to recognize rotated alphabet characters 90 °, 180 ° and 270 °. And the font used is Times New Roman and Arial. In this system identification process begins with the letter image processing image data using a flotation process (thresholding). Next step is the extraction of image characteristic using the thresholding output. The value of seven invariant moments of Hu (Hu's Moment Invariants) was the output for this process. The last stage is the classification process by using artificial neural network LVQ (Learning Vector Quantization). From the research, it can be concluded that the average recognition is 79,5% with the Identification rate of Times New Roman font is 86% and Arial which is 84,6%. Keyword:Thresholding, Hu’s seven moment invariants, LVQ (Learning Vector Quantization)
PERANCANGAN DOOR LOCK SYSTEM PADA SMART HOME MENGGUNAKAN MIKROKONTROLLER ATMEGA16 BERPLATFORM ANDROID Bimo, Margilang; Setiyono, Budi; Sofwan, Aghus
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 6, NO. 4, DESEMBER 2017
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (444.9 KB) | DOI: 10.14710/transient.6.4.575-581

Abstract

Smart home atau rumah cerdas telah mengalami perkembangan pesat pada pengaplikasiannya. Rumah cerdas merupakan suatu sistem yang memungkinkan pengguna untuk terus memantau dan mengendalikan keadaan rumah secara cepat dan tersentralisir. Salah satu fitur rumah cerdas adalah pemantauan dan pengendalian pintu rumah yang pada penelitian ini disebut door lock system. Salah satu piranti yang dapat digunakan dalam pemantauan door lock system adalah android. Luasnya penggunaan dan hampir dimiliki oleh semua orang, membuat android menjadi pilihan utama dalam setiap pengembangan yang memerlukan mobilitas yang tinggi. Door lock system yang telah terkoneksi ke internet dapat dihubungkan dengan android pengguna dimanapun dan kapanpun selama adanya jaringan internet. Jaringan internet yang berperan sebagai penjembatan, memiliki database sebagai media penyimpanan datanya. Mikrokontroler ATMega 16 yang menggunakan relay serta metode kontrol on-off dalam penutupan maupun pengunciannya, sehingga mampu memberikan respon waktu yang cepat dalam pengendaliannya. Berdasarkan hasil pengujian, pengendalian melalui android ke mikrokontroler memerlukan waktu rata-rata 1 detik dan pengiriman kondisi pintu dari mikrokontroler ke android memerlukan waktu rata-rata 1 detik.
PERANCANGAN APLIKASI PENCARI MASJID MENGGUNAKAN GLOBAL POSITIONING SYSTEM (GPS) PADA PLATFORM ANDROID Prastowo, Pramuko Tri; Satoto, Kodrat Iman; Isnanto, Rizal
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 1, NO. 4, DESEMBER 2012
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (246.719 KB) | DOI: 10.14710/transient.1.4.289-293

Abstract

Abstrak Seringkali umat Islam kesulitan mencari lokasi masjid untuk beribadah, terutama jika sedang berada di daerah asing. Untuk memudahkan orang untuk mencari masjid terdekat, perlu dibuat sebuah aplikasi untuk memudahkan pencarian masjid terdekat yang dimaksudkan untuk menghemat waktu perjalanan. Ponsel berbasis Android memiliki fitur Global Positioning System (GPS) yang dapat digunakan untuk memberikan informasi geolokasi terkini pengguna. Platform Android juga dapat diintegrasikan dengan Google Maps API yang menawarkan kemudahan dalam membangun aplikasi yang memerlukan data geolokasi dan kemampuan dalam menyediakan peta yang cukup lengkap. Langkah pertama dalam penelitian ini adalah melakukan studi literatur tentang Android, GPS, dan Google Maps API. Langkah kedua, dilakukan perancangan aplikasi dengan pemodelan Unified Modeling Language (UML). Langkah terakhir, dilakukan implementasi dengan menggunakan bahasa pemrograman Java. Berdasarkan hasil pengujian, aplikasi ini dapat digunakan untuk menampilkan lokasi terkini pengguna dan lokasi masjid-masjid yang terdekat dengan pengguna. Jarak maksimum masjid yang akan ditampilkan dalam aplikasi dapat diatur sendiri oleh pengguna. Akurasi GPS yang dipergunakan berkisar antara 0,44 meter hingga 16,14 meter, sedangkan akurasi provider Network berkisar antara 27,02 meter hingga 938,63 meter. Secara keseluruhan, aplikasi ini memberikan kemudahan bagi pengguna untuk mencari lokasi masjid terdekat sehingga dapat menghemat waktu perjalanan. Kata Kunci : Masjid, Peta, Geolokasi, Google Maps API, Android, GPS. Abstract Muslims often find it difficult to locate the mosque for worship, especially if they are in an unfamiliar area. To make it easier to locate the nearest mosque, an application which capable to locate the nearest mosque should be made, which is meant to save traveling time. Android-based smartphone has Global Positioning System (GPS) feature which can be used to give the user current geolocation information. The Android platform can also be integrated with the Google Maps API which offers the ease of developing an application that requires geolocation data and the ability to provide a fairly complete map. The first step taken in this research is to study literature about Android, GPS, and Google Maps API. The second step is to design application with the Unified Modeling Language (UML). The last step, implementation is done by using the Java programming language. Based on the test results, this application can be used to display the user's current location and the location of the nearest mosques according to the user’s location. The maximum distance of the mosques which will be displayed in the application can be set by the user. The GPS’ accuracy ranges from 0,44 m to 16,14 m, whilst Network provider’s accuracy ranges from 27,02 m to 938,63 m. Overall, this application eases user to locate the nearest mosque so that the user can save his/her traveling time. Key Word : Mosque, Map, Geolocation, Google Maps API, Android, GPS.
PROYEKSI KEBUTUHAN ENERGI LISTRIK APJ PEKALONGAN TAHUN 2014-2018 DENGAN METODE LOGIKA FUZZY Albab, Muhammad Hasnan; Winardi, Bambang; Karnoto, Karnoto
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 4, NO. 3, SEPTEMBER 2015
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (523.301 KB) | DOI: 10.14710/transient.4.3.619-624

Abstract

AbstrakEnergi listrik memiliki peranan yang sangat penting dalam kehidupan manusia, energi listrik banyak digunakan di berbagai sektor, baik sektor industri, rumah tanggga, komersial, sektor pelayanan umum dan lainnya. Agar tercapai penyesuaian antara pembangkitan dan permintaan daya, maka pihak penyedia listrik harus mengetahui beban atau permintaan daya listrik untuk beberapa waktu ke depan dengan melakukan peramalan beban listrik. Pada penelitian ini, untuk penyediaan energi listrik di APJ Pekalongan, diperlukan suatu perkiraan / peramalan kebutuhan energi listrik. Metoda peramalan yang digunakan adalah metode logika fuzzy. Peramalan yang dilakukan bersifat jangka panjang, yaitu sampai tahun 2018. Karakteristik peramalan biasanya dipengaruhi oleh beberapa faktor, jumlah pelanggan listrik, data PDRB (Product Domestic Regional Bruto) dan lain sebagainya. Sehingga, metoda logika fuzzy ini menggunakan data historis / aktual yang diakumulasikan dalam beberapa periode waktu, yaitu dari tahun 2008 sampai 2013.  Dari   hasil   peramalan   menggunakan   metode Logika fuzzy,   menunjukkan bahwa kebutuhan energi listrik di APJ Pekalongan pada tahun 2018 sebesar 1.320.000 MWh. Nilai ini tidak jauh berbeda dengan peramalan yang dilakukan oleh software LEAP yaitu sebesar 1.351.262 MWh. Nilai kesalahan antara hasil peramalan logika fuzzy dengan software LEAP  sebesar 2,313%. Kata kunci : logika fuzzy, peramalan kebutuhan energi listrik.  Abstract Electrical energy has a very important role in human life, electrical energy is widely used in various sectors, such as industrial sectors, households, commercial, and other public service sectors. In order to achieve the adjustment between the power generation and the demand, the provider must know the load or the demand of electric power for some times to predict the power consumption. In this study, focus on the electric energy supply in APJ Pekalongan. In this case required an estimate / forecast of electricity demands. Forecasting method that was used was fuzzy logic method. Forecasting was done long-term, i.e. until 2018. These characteristics are usually influenced by several factors, such as the number of electricity customers, the data of GRDP (Gross Regional Domestic Product) and others. Thus, this fuzzy logic method used historical data that was accumulated in some period of time, i.e. from 2008 to 2013. The results of forecasting using fuzzy logic is showing that the electrical energy demand in in 2018 up to 1,320,000 MWh. The forecast made by LEAP software that is equal to 1,351,262 MWh. Value error between the fuzzy logic forecasting with LEAP software is 2.313%. Keywords: fuzzy logic, forecasting electricity demand.
PERANCANGAN JARINGAN SENSOR NIRKABEL UNTUK PENDETEKSI DINI TERJADINYA TANAH LONGSOR DENGAN JARINGAN SYARAF TIRUAN MULTILAYER PERCEPTRON Azka, Thariq Hizrian; Sofwan, Aghus; Sumardi, Sumardi
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 7, NO. 3, SEPTEMBER 2018
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (990.234 KB) | DOI: 10.14710/transient.7.3.826-831

Abstract

Tanah longsor merupakan salah satu bencana yang sering terjadi di Indonesia. Banyak faktor yang mempengaruhi terjadinya bencana longsor, seperti curah hujan, kemiringan tanah, kelembaban tanah, dan getaran. Dibutuhkan suatu sistem yang dapat mengidentifikasi pengaruh masing-masing faktor tersebut terhadap terjadinya bencana longsor agar bencana longsor yang selanjutnya terjadi dapat diprediksi. Pada penelitian ini dibuatlah perancangan jaringan saraf tiruan dengan metode cascade-forward backpropagation. Jaringan saraf tiruan ini memiliki 5 parameter masukan berupa kemiringan lereng yang dapat diukur dengan sensor MPU 6050, curah hujan yang diukur dengan sensor tipping bucket dengan reed switch, kadar air pada dua kedalaman tanah berbeda dengan sensor kelembaban FC-28, dan getaran tanah yang diukur dengan sensor 801s. Sistem ini memiliki keluaran berupa perhitungan kemungkinan terjadinya bencana longsor pada suatu wilayah dengan kondisi aman, siaga, maupun bahaya. Hasil dari jaringan saraf tiruan ini akan dibandingka dengan keluaran metode feed-forward backpropagation untuk mengetahui performanya. Dari hasil pengujian jaringan saraf tiruan cascade-forward backpropagation pada kondisi aman, siaga, dan bahaya didapatkan rata-rata error berturut-trut  sebesar 0.00664, 0.07825, dan 0.05624 dan rata-rata error pada metode feed-forward backpropagation sebesar 0.03475, 0.07892, dan 0.08702.
OPTIMASI PENEMPATAN DISTRIBUTED GENERATION PADA IEEE 30 BUS SYSTEM MENGGUNAKAN BEE COLONY ALGORITHM Luthfi, Nur Ilham; Yuningtyastuti, Yuningtyastuti; Handoko, Susatyo
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 2, NO. 3, SEPTEMBER 2013
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (666.506 KB) | DOI: 10.14710/transient.2.3.757-763

Abstract

Abstrak Permintaan kebutuhan energi listrik pada sistem tenaga listrik semakin bertambah dari waktu ke waktu, sedangkan besarnya daya listrik yang dapat dihasilkan oleh sistem pembangkit dan kemampuan jaringan listrik cenderung tetap sehingga kemampuan untuk menyalurkan energi listrik mengalami penurunan yang salah satunya dikarenakan adanya rugi daya. Semakin besar rugi daya maka akan menimbulkan penurunan tegangan di sisi terima, sehingga perlu dilakukan upaya untuk meningkatkan kemampuan menyalurkan energi listrik. Ada beberapa cara untuk mengurangi rugi daya dan drop tegangan pada jaringan distribusi tenaga listrik  yaitu dengan memasang Distributed Generation (DG) pada sistem di lokasi yang tepat pada sistem tenaga listrik. Pada penelitian ini, dilakukan optimasi penempatan DG dengan menggunakan Bee Colony Algorithm (BCA) untuk melihat pengaruh DG terhadap rugi-rugi jaringan listrik. Parameter fungsi objektif pada BCA adalah rugi daya total pada sistem distribusi tenaga listrik, dengan meminimumkan rugi daya total akan diperoleh penempatan DG yang tepat (sesuai), sehingga profil tegangan pada tiap bus memenuhi standar, yaitu ± 5%. Hasil pengujian menunjukkan bahwa dengan menggunakan metode BCA, dan dengan menempatkan 4 buah DG pada sistem distribusi IEEE 30 bus pada bus kritis 19, 24, 26, 30, diperoleh tegangan bus minimum 0,99 pu dan penurunan nilai rugi daya aktif sebesar 2.85 MW  dari 14,206MW menjadi 11.355MW dan daya reaktif  sebesar 14.295 MVAR dari 13.421 MVAR menjadi -0.874 MVAR. Kata-Kunci : sistem distribusi tenaga listrik, Distributed Generation, Bee Colony Algorithm  Abstract Demand for electrical energy in power systems is increasing over time, whereas the amount of electric power that can be generated by power systems and power grid capabilities are likely to remain so as the ability to channel electrical energy, one of which has decreased due to the power loss. The greater the power loss it will cause a voltage drop on the receiving side, so it need to do efforts should be made to improve the ability to to transmit the electrical energy. There are several techniques to reduce the power loss and voltage drop on a power distribution network is to install Distributed Generation (DG) in the system at the proper location of the power system. In this research, it is carried out the optimization placement of Distributed Generation by using Bee Colony Algorithm, to see the impact of Distributed Generation on the power grid losses. Parameters of the objective function on Bee Colony Algorithm are the total power losses in the distribution system, by minimizing the the total power losses will be obtained the proper placement of DG (appropriate), so that the voltage profile at each bus standards, is ± 5%.  The results show that by using the BCA method, and by placing 4 DG at the IEEE 30 bus distribution system at critical buses 19, 24, 26, 30, earned the minimum voltage 0.99 pu and the drop of the active power losses amounted to 2.85 MW of 14.206 MW to be 11,355 MW and reactive power of 14.295 MVAR of 13.421 MVAR to -0.874 MVAR. Keywords : power distribution system, Distributed Generation, Bee Colony Algorithm
AKUISISI DATA ALAT UKUR ARUS, TEGANGAN, HAMBATAN DAN SUHU DIGITAL DENGAN KONEKTIVITAS BLUETOOTH PADA PONSEL CERDAS ANDROID Yohannes, Hot Asi; Darjat, Darjat; Sudjadi, Sudjadi
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 5, NO. 4, DESEMBER 2016
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (993.452 KB) | DOI: 10.14710/transient.5.4.456-464

Abstract

Ponsel cerdas saat ini sama seperti komputer atau laptop karena memiliki spesifikasi yang sama dengan komputer seperti Operation Sistem, RAM, ROM, Sensor dan teknologi nirkabel, sehingga bersifat powerful yang dapat dimanfaatkan dalam bentuk aplikasi. Teknologi  nirkabel pada ponsel cerdas telah banyak diaplikasikan seperti kontrol bahan bakar , menghitung detak jantung dan pengukuran parameter tertentu pada tubuh manusia. Teknologi nirkabel yang sering digunakan adalah bluetooth dengan frekuensi 2.4 Ghz sehingga mudah untuk transfer data antar perangkat. Ponsel cerdas dan teknologi bluetooth pada penlitian ini telah dikembangkan untuk mengukur tegangan searah, hambatan, arus searah dan suhu sampai 1000 °C  secara digital. Mikrokontroller Arduino terintegrasi dengan sensor diaplikasikan untuk pengukuran dan sistem akusisi data. Sensor tersebut adalah sensor arus ACS 712, rangkaian pembagi tegangan dan thermocouple. Luaran perancangan sistem ini menghasilkan alat ukur yang terkoneksi dengan ponsel cerdas melalui bluetooth. Hasil pengujian perangkat memiliki nilai tingkat kesalahan 0.2% untuk  tegangan, 0.4% untuk  hambatan, 0.3% untuk arus, 0.73% untuk  suhu dan laju transfer data dari perangkat ini 100 ms. Aplikasi mampu menampilkan data pengukuran secara waktu nyata (realtime),menampilkan data  dalam  bentuk tabel maupun grafik di layar android, dan dapat mencetak hasil pengukuran dalam bentuk  pdf.
ANALISIS LILITAN PRIMER INTI TUNGGAL DAN INTI GANDA PADA KUMPARAN TESLA DALAM PEMBANGKITAN TEGANGAN TINGGI AC FREKUENSI TINGGI UNTUK REAKTOR OZON Mahendra, Aditya; Facta, Mochammad; R, Munawar Agus
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 4, NO. 1, MARET 2015
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (575.559 KB) | DOI: 10.14710/transient.4.1.1-6

Abstract

Abstrak Trafo daya memliki dimensi besar dengan lilitan banyak, sehingga tidak praktis untuk mendapatkan nilai tegangan tinggi dengan frekuensi tinggi. Kumparan Tesla adalah  peralatan listrik yang mengubah nilai tegangan ke nilai yang lebih besar dengan frekuensi tinggi. Dalam tugas akhir ini dirancang suatu kumparan Tesla yang mendapat masukan dari inverter berbentuk gelombang kotak. Kumparan Tesla terdiri rangkaian induktor dan kapasitor. Rangkaian induktor terdiri lilitan primer dan sekunder. Dalam tugas akhir ini akan dianalisi dua macam lilitan primer dengan inti tunggal dan ganda. Lilitan primer dibuat dengan kawat email yangg dililit pada pipa secara merata. Kapasitor adalah toroid yang terbuat dari selang dan dilapisi aluminium  foil. Dengan perhitungan yang sesuai akan diperoleh frekuensi tepat sehingga menghasilkan tegangan keluaran besar. Tegangan keluaran trafo Tesla diaplikasikan pada beban reaktor ozon. Karakteristik reaktor ozon bekerja berdasarkan tegangan kerja dari frekuensi kumparan Tesla. Berdasarkan hasil perancangan lilitan primer tunggal dan ganda dalam tugas akhir ini adalah 6,7µH. Lilitan sekunder mempunyai nilai 46,3mH dan nilai toroid sebesar 29,3pF. Pengujian menghasilkan frekuensi resonan 60-65kHz dengan keluaran 2600V dan menghasilkan ozon  0,60 ppm per 50ml Kata kunci : Kumparan tesla,  reaktor ozon, lilitan tunggal  dan ganda.  Abstract Power transformer have a large dimensions with a lot of winding and not practical to get a high voltage with high frequency. Tesla coil is a device that can change the value of a voltage value that is higer with higer frequency. In this final project, tesla coil  input is obtained by inverter in the form of square wave pulse. Tesla coil consists of inductors and capacitor. The inductor circuit consisted by the primary and secondary windings. The primary winding made with email wire wrapped around the pipe evenly. Capacitors is toroid that made of hose and coated by aluminium foil. Frequency values to produce a higer output voltage of tesla transformer can be obtained by carefull calculate. Tesla transformer output voltage was applied to the load in the for of ozone reactor. In this final project will be analyzed kind of primary winding with one and two cores. In this final project tesla coil primary winding is designed with single and double cores with a value of 6,7µH. Secondary windings have 46,3mH value and the value of toroid is 29,3pF. Test result value of the resonant frequency of 62 kHz with output 2600V and produce ozone 0.060 ppm in 50ml. Keywords: tesla coil, ozone reactor, one and two cores

Page 34 of 107 | Total Record : 1063


Filter by Year

2012 2024


Filter By Issues
All Issue TRANSIENT, VOL. 13, NO.3, SEPTEMBER 2024 TRANSIENT, VOL. 13, NO.2, JUNI 2024 TRANSIENT, VOL. 13, NO.1, MARET 2024 TRANSIENT, VOL. 12, NO. 4, DESEMBER 2023 TRANSIENT, VOL. 12, NO. 3, SEPTEMBER 2023 TRANSIENT, VOL. 12, NO. 2, JUNI 2023 TRANSIENT, VOL. 12, NO.1, MARET 2023 TRANSIENT, VOL. 11, NO. 4, DESEMBER 2022 TRANSIENT, VOL. 11, NO. 3, SEPTEMBER 2022 TRANSIENT, VOL. 11, NO. 2, JUNI 2022 TRANSIENT, VOL. 11, NO. 1, MARET 2022 TRANSIENT, VOL. 10, NO. 3, SEPTEMBER 2021 TRANSIENT, VOL. 10, NO. 4, DESEMBER 2021 TRANSIENT, VOL. 10, NO. 2, JUNI 2021 TRANSIENT, VOL. 10, NO. 1, MARET 2021 TRANSIENT, VOL. 9, NO. 4, DESEMBER 2020 TRANSIENT, VOL. 9, NO. 3, SEPTEMBER 2020 TRANSIENT, VOL. 9, NO. 2, JUNI 2020 TRANSIENT, VOL. 9, NO. 1, MARET 2020 TRANSIENT, VOL. 8, NO. 4, DESEMBER 2019 TRANSIENT, VOL. 8, NO. 3, SEPTEMBER 2019 TRANSIENT, VOL. 8, NO. 2, JUNI 2019 TRANSIENT, VOL. 8, NO. 1, MARET 2019 TRANSIENT, VOL. 7, NO. 4, DESEMBER 2018 TRANSIENT, VOL. 7, NO. 3, SEPTEMBER 2018 TRANSIENT, VOL. 7, NO. 2, JUNI 2018 TRANSIENT, VOL. 7, NO. 1, MARET 2018 TRANSIENT, VOL. 6, NO. 4, DESEMBER 2017 TRANSIENT, VOL. 6, NO. 3, SEPTEMBER 2017 TRANSIENT, VOL. 6, NO. 2, JUNI 2017 TRANSIENT, VOL. 6, NO. 1, MARET 2017 TRANSIENT, VOL. 5, NO. 4, DESEMBER 2016 TRANSIENT, VOL. 5, NO. 3, SEPTEMBER 2016 TRANSIENT, VOL. 5, NO. 2, JUNI 2016 TRANSIENT, VOL. 5, NO. 1, MARET 2016 TRANSIENT, VOL. 4, NO. 4, DESEMBER 2015 TRANSIENT, VOL. 4, NO. 3, SEPTEMBER 2015 TRANSIENT, VOL. 4, NO. 2, JUNI 2015 TRANSIENT, VOL. 4, NO. 1, MARET 2015 TRANSIENT, VOL. 3, NO. 4, DESEMBER 2014 TRANSIENT, VOL. 3, NO. 3, SEPTEMBER 2014 TRANSIENT, VOL. 3, NO. 2, JUNI 2014 TRANSIENT, VOL. 3, NO. 1, MARET 2014 TRANSIENT, VOL. 2, NO. 4, DESEMBER 2013 TRANSIENT, VOL. 2, NO. 3, SEPTEMBER 2013 TRANSIENT, VOL. 2, NO. 2, JUNI 2013 TRANSIENT, VOL. 2, NO. 1, MARET 2013 TRANSIENT, VOL. 1, NO. 4, DESEMBER 2012 TRANSIENT, VOL. 1, NO. 3, SEPTEMBER 2012 More Issue