cover
Contact Name
Wahyudi
Contact Email
transient@elektro.undip.ac.id
Phone
+628122823417
Journal Mail Official
transient@elektro.undip.ac.id
Editorial Address
Jl. Prof. Sudharto, SH – Tembalang, Semarang Jawa Tengah 50275
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
TRANSIENT: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : 26850206     DOI : -
Core Subject : Engineering,
TRANSIENT: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro (e-ISSN:2685-0206) diterbitkan oleh Departemen Teknik Elektro Universitas Diponegoro. Pertama kali terbit pada tahun 2012. TRANSIENT: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro menerima artikel ilmiah dari pakar dan peneliti baik dari industri maupun akademisiTRANSIENT: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro menerbitkan makalah ilmiah berbahasa Indonesia untuk bidang Teknik Elektro meliputi Ketenagaan, Telekomunikasi, Elektronika, Sistem Kendali, Instrumentasi, Biomedika, Komputer dan Teknologi Informasi, serta topik-topik yang terkait. Jadwal penerbitan setiap tiga bulan sekali (Maret, Juni, September dan Desember). Artikel yang terbit akan diberikan nomer identifier unik (DOI/Digital Object Identifier) dan tersedia serta bebas diunduh dari website ini. Penulis tidak dipungut biaya baik untuk pengiriman artikel maupun pemrosesan artikel. Transient telah terindeks di Google Scholar, Garuda, Dimensions.
Articles 1,063 Documents
ANALISIS KOORDINASI SETTING RELE JARAK PADA GI 150 KV KUDUS-JEKULO-PATI SECARA DUA ARAH Nugraha, Khoiruddin Tansa; Handoko, Susatyo; Nugroho, Agung
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 7, NO. 1, MARET 2018
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1058.065 KB) | DOI: 10.14710/transient.7.1.83-91

Abstract

Kebutuhan listrik saat ini semakin berkembang pesat dengan seiringnya kemajuan teknologi yang semakin pesat. Kebutuhan listrik ini merupakan kebutuhan yang sangat penting dan juga mendesak. Sehingga diperlukan suatu sistem proteksi agar kinerja dari saluran transmisi dapat bekerja secara kontinyu. Pada saluran transmisi, salah satu proteksi yang digunakan adalah rele jarak. Penelitian penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis koordinasi dan kinerja setting rele jarak Kudus arah Pati secara 2 arah. Setting rele yang didapatkan dari PT. PLN disimulasikan menggunakan software DIgSILENT 14.1 untuk melihat nilai jangkauannya. Standar yang digunakan adalah standar IEEE std C37.113.2015 dan Network Protection & Automation Guide dari ALSTOM. Terdapat 2 skenario gangguan hubung singkat pada sistem. Skenario pertama disimulasikan dengan jarak 98,28% dan skenario kedua sebesar 24,11%. Hasil simulasi menunjukkan bahwa pada kondisi eksisting terdapat rele jarak yang nilai jangkauannya belum sesuai dengan standar. Setelah dilakukan perhitungan ulang (resetting), nilai jangkauan semua rele jarak sudah sesuai dengan standar.
PERANCANGAN KWH METER DIGITAL MENGGUNAKAN KWH METER KONVENSIONAL Pasurono, Pasurono; Handoko, Susatyo; Setyawan, Iwan
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 2, NO. 1, MARET 2013
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (462.906 KB) | DOI: 10.14710/transient.2.1.112-117

Abstract

Abstrak KWh-meter merupakan suatu alat yang berfungsi untuk mengukur dan mencatat pemakaian energi listrik yang dikonsumsi oleh pelanggan.  Sebagian besar kWh-meter yang ada saat ini khususnya pada lingkungan perumahan masih merupakan kWh-meter konvensional. Masyarakat pada umumnya tidak paham cara pembacaan konsumsi daya listrik yang tertera pada kWh-meter konvensional tersebut. Alat ukur kWh-meter ini sudah mengalami perkembangan beberapa tahun terakhir. Ini didukung karena adanya perkembangan pada dunia teknologi digital. Dari keterbatasan kWh-meter konvensional dan pesatnya teknologi informasi digital, serta untuk lebih mendayagunakan kWh-meter konvensional yang sudah ada timbul suatu ide untuk merancang suatu pengembangan kWh-meter konvensional yaitu pada sisi tampilannya dengan menambahkan beberapa unit sistem. Penambahan beberapa unit sistem tersebut berupa mikrokontroler ATmega8535 sebagai pusat kendali sistem, sensor optocoupler untuk mendeteksi putaran piringan kWh-meter, dan LCD sebagai tampilan digital. Tampilan digital kWh-meter akan memudahkan dalam pembacaannya dan kemungkinan timbulnya kesalahan pembacaan/pencatatan nilai kWh-meter tidak akan terjadi lagi. Pengujian sistem dilakukan dengan cara memberi beban pada kWh-meter sehingga piringan pada kWh-meter berputar dan terjadi pengurangan jumlah pulsa kWh-meter. Pengurangan jumlah pulsa kWh-meter berlangsung terus menerus sampai habis sesuai dengan besar beban yang dipakai. Prototype kWh-meter digital ini telah dapat berjalan dengan baik dan cukup stabil. Kesalahan (error) sebesar 5,14% terjadi karena pengujian berupa pengukuran waktu dilakukan secara manual dengan stop-watch.   Kata kunci : KWh-meter, mikrokontroler ATmega8535, optocoupler. Abstract   KWh-meter is a device that used to measure and record consumption of electricity consumed by the customer. Most of the kWh-meter is currently in a residential area in particular is still a conventional kWh meter which the public does not understand how the reading of electricity consumption indicated on the conventional kWh meter. KWh measuring devices has experienced growth in recent years. This is supported by the developments in the world of digital technology. Of conventional kWh-meter limitation and digital information technology rapidly, as well as to better utilize conventional kWh-meter that existing, raised an idea to design a development of the conventional kWh-meter that is on the view side by adding some of unit system. The addition of some unit system is form ATmega8535 micro-controller as system control center, optocoupler sensors to detect disc rotation kWh-meter, and an LCD as digital display. KWh-meter digital display will make it easy in the readings and the possibility of errors reading/recording value display in kWh-meter will not happen again. System testing is done by  taking a load on the kWh-meter so that the disc spins and then a reduction in the number of kWh-meter pulses. Reducing the number of pulses kWh-meter continues until the end of the load according to the used. The prototype has been able to run well and is quite stable. Measurement error of 5.14% occurred due to the timing of testing be done manually with a stop-watch.   Keywords : KWh-meter, ATmega8535 microcontroller, optocoupler.
EKSTRAKSI CIRI CITRA TELAPAK TANGAN MENGGUNAKAN GELOMBANG SINGKAT ORTOGONAL PADA SISTEM PENGENALAN BIOMETRIK Stephen, Adrianus; Isnanto, R. Rizal; Zahra, Ajub Ajulian
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 4, NO. 4, DESEMBER 2015
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (315.368 KB) | DOI: 10.14710/transient.4.4.891-894

Abstract

Adanya kemajuan perkembangan teknologi informasi memberi pengaruh terhadap teknologi komputer sebagai alat pengenalan identitas seseorang secara otomatis. Pengenalan identitas berdasarkan biometrika menggunakan bagian tubuh dimana setiap orang memiliki ciri khas. Telapak tangan merupakan salah satu bagian tubuh manusia dengan permukaan area yang memiliki ciri-ciri unik, seperti ciri garis-garis utama, garis geometri, garis kusut, titik delta, dan minusi. Sistem identifikasi pada telapak tangan adalah dengan mengekstraksi ciri unik tersebut. Penelitian ini merancang perangkat lunak Matlab yang melakukan pengenalan telapak tangan dengan pengambilan ciri menggunakan alihragam gelombang singkat ortogonal yaitu Daubechies orde 1-3, Symlet orde 2-4, dan Coiflet orde 1-3. Proses pengenalan dalam penelitian ini menggunakan  perhitungan jarak Eucldean. Parameter keberhasilan pengenalan adalah jika telapak tangan uji mampu dikenali sebagai salah satu telapak tangan dari basisdata. Penelitian ini dilakukan dengan menguji 60 citra telapak tangan kiri. Hasil penelitian didapatkan bahwa tingkat pengenalan tertinggi adalah sebesar 100% pada 19 variasi alihragam gelombang singkat, orde dan level dekomposisi. Selanjutnya, pengujian pada citra luar diketahui tingkat pengenalan tertinggi pada metode alihragam gelombang singkat Coiflet orde 2 level dekomposisi 3 yaitu sebesar 90% dengan 20 citra  uji. Untuk penelitian selanjutnya dapat digunakan gelombang singkat ortogonal dengan orde yang lain pada telapak tangan.
PERANCANGAN PEMBANGKIT TEGANGAN TINGGI IMPULS EKSPONENSIAL GANDA RANGKAIAN R-C Bernad, Dwaldes; Syakur, Abdul; Warsito, Agung
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 7, NO. 4, DESEMBER 2018
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (994.342 KB) | DOI: 10.14710/transient.7.4.1062-1068

Abstract

Pembangkitan tegangan tinggi saat ini sudah sangat berkembang di Indonesia. Sudah banyak sekali peralatan-peralatan yang menggunakan spesifikasi tegangan tinggi. Dengan adanya peralatan tegangan tinggi ini maka diperlukan juga isolasi tegangan tinggi dalam setiap perangkatnya. Salah satu metode pengujian isolasi tegangan tinggi adalah dengan menggunakan tegangan tinggi impuls. Pada Tugas Akhir ini dirancang pembangkit tegangan tinggi impuls exponensial ganda rangkaian R-C sehingga dapat menghasilkan tegangan impuls petir yang sesuai standar. Standar yang berisi tentang gelombang keluaran impuls adalah IEC 60060-1. Purwarupa yang dibuat semakin sederhana dan lebih mudah dalam pengoperasiannya. Sehingga dalam pengujian, seorang penguji dapat melakukannya dengan lebih aman dan efisien. Diharapkan gelombang keluaran dari rancangan ini sudah sesuai dengan standar tersebut. Gelombang impuls yang memenuhi standar adalah gelombang yang memiliki waktu muka sebesar 1,2 μs dengan toleransi sebesar ± 30 %. Lalu yang diharapkan dari waktu ekornya adalah sebesar 50 μs dengan toleransi yaitu ± 20%. Dari hasil pengujian yang dilakukan nilai waktu ekor yang diperoleh hanya sekitar 23 μs hingga 29 μs. Nilai ini belum sesuai dengan standarnya. Oleh karena itu pengujian ini masih bisa diperbaiki kedepannya untuk memperbaiki waktu ekor agar dapat sesuai dengan standar yang diharapkan.
DESAIN SISTEM KONTROL ROBUST PID H∞ CONTROL DENGAN OPTIMASI GENETIC ALGORITHM UNTUK ATTITUDE CONTROL QUADROTOR UAV Nasution, Muhammad Fadli; Triwiyatno, Aris; Setiyono, Budi
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 2, NO. 4, DESEMBER 2013
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (800.57 KB) | DOI: 10.14710/transient.2.4.981-988

Abstract

                                                                          Abstrak Sistem yang robust sangat penting dalam desain sistem kontrol karena sistem di dunia nyata rentan terhadap gangguan eksternal. Beberapa teknik untuk merancang sebuah kontroler yang robust memiliki struktur yang rumit dan orde yang tinggi, namun hal tersebut sangat dihindari dalam praktek kerja. Untuk mengatasi masalah ini, dirancang kontroler dengan struktur yang tetap. Penelitian ini membahas model dan kontroler quadrotor uav. Metode Euler-Newton digunakan untuk memodelkan persamaan dinamika quadrotor. Teknik kontrol yang digunakan dalam perancangan kontroler robust PID berdasarkan teori H∞ loop shaping dan H∞ mixed sensitivity dengan struktur kontroler PID. Pole loop tertutup dari sistem kontrol ditempatkan pada daerah kiri garis bidang-s untuk menjaga stabilitas sistem. Algoritma genetika digunakan untuk menyelesaikan dan mendapatkan parameter kontroler. Berdasarkan pengujian yang dilakukan dengan menerapkan PID, robust PID H∞ mixed sensitivity dan robust PID H∞ loop shaping kontroler ke dalam sistem attitude Quadrotor, kontroler robust PID H∞ loop shaping pada sistem kontrol roll memiliki settling time lebih cepat daripada PID dan robust PID H∞ mixed sensitivity. Demikian pula, ketika robust PID H∞ loop shaping kontroler diterapkan pada sistem kontrol pitch dan yaw. Kata kunci: H∞ loop shaping, H∞ mixed sensitivity, Robust PID  control, Quadrotor uav  Abstract Robustness is importance in control-system design because real systems are vulnerable to external disturbance. many techniques for designing a robust controller have complicated structure and high order.  It is well known that a high order or complicated structure controller is not desired in practical work. To overcome this problem, a fixed-structure robust controller is designed. This research presented the modelling and control of a quadrotor uav. The Euler-Newton formalism was used to model the dynamic system. The proposed control for designing a robust PID controller for attitude quadrotor based on H∞ loop shaping and H∞ mixed sensitivity with PID structured controller. The closed-loop poles of the controlled system was placed in left-hand side of a vertical line in the complex s-plan in order to maintain the stability of system. Genetic algorithm (GA) is applied to solve and achieve the control parameters. Based on testing that performed by applying PID, robust PID H∞ mixed sensitivity and robust PID H∞ loop shaping controller on attitude quadrotor, robust PID H∞ loop shaping controller on roll control system had faster settling time than PID and robust PID H∞ mixed sensitivity system response. Similarly, when robust PID H∞ loop shaping applying on pitch and yaw control system. Keyword : H∞ loop shaping, H∞ mixed sensitivity, Robust PID control, Quadrotor uav 
PERANCANGAN SISTEM KONTROL DAN AKUISISI DATA MENGGUNAKAN PROGRAM ANTARMUKA PADA MODEL MESIN SIZING DENGAN KOMUNIKASI SERIAL NIRKABEL Akbar, Muhamad Rizqi; Triwiyatno, Aris; Setiyono, Budi
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 6, NO. 1, MARET 2017
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (883.133 KB) | DOI: 10.14710/transient.6.1.147-154

Abstract

Proses sizing adalah proses pemberian larutan kanji pada benang lusi. Tujuan proses ini adalah untuk meningkatkan daya tenun, memperbaiki rasa rabaan, memperbaiki mutu benang dari segi kekuatan, mulur, ketahanan gesek, dan kelenturannya. Mesin sizing memindahkan benang-benang lusi tunggal dari beam warping ke beam sizing atau bisa disebut beam siap tenun. Untuk memperoleh hasil yang optimal diperlukan proses monitoring yang konstan dan sistem kontrol yang baik. Pada penelitian ini diaplikasikan kontrol PID pada mesin sizing untuk mengontrol kelembaban benang secara konstan dan dibuat program antarmuka (HMI) untuk memonitor dan mengendalikan proses sizing. Penelitian ini membahas perancangan program antarmuka mesin sizing yang dilengkapi dengan basisdata untuk keperluan arsip dan komunikasi nirkabel agar mesin sizing bisa dikendalikan secara remote. Perancangan program antarmuka ini menggunakan bahasa pemrograman Visual Basic dengan basisdata MySQL. Metode komunikasi antara program antarmuka dengan mesin sizing menggunakan komunikasi serial nirkabel dengan media modul Bluetooth. Hasil pengujian menunjukkan bahwa program antarmuka dapat mengendalikan dan memonitor sistem kerja mesin sizing secara remote.
ANALISIS PERANCANGAN KONVERTER DC-AC FULL-BRIDGE FREKUENSI TINGGI RESONAN LCC BEBAN PARALEL Atmojo, Suryo Sardi; Facta, Mochammad; Karnoto, Karnoto
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 4, NO. 1, MARET 2015
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (650.779 KB) | DOI: 10.14710/transient.4.1.200-207

Abstract

Abstrak Dunia industri belakangan banyak menghadirkan perkembangan dalam berbagai bidang yang memudahkan kehidupan manusia. Dalam perkembangannya menjadikan alat-alat elektronika juga semakin beragam. Salah satu alat elektronika yang kita kenal adalah Inverter, inverter sendiri merupakan sebuah konverter listrik searah (DC) menjadi bolak-balik (AC) dengan nilai voltase dan frekuensi keluaran sesuai kebutuhan. Dalam prakteknya konverter DC-AC terdapat banyak ragam, namun pada tugas akhir ini akan dilakukan analisa tentang konverter DC-AC full-bridge frekuensi tinggi resonan LCC beban paralel. Dengan frekuensi kerja yang tinggi diharapkan  rangkaian lebih sederhana. Resonan LCC sendiri merupakan gabungan dari resonan seri dan resonan paralel yang berfungsi sebagai trafo step-up. Konverter DC-AC ini akan digunakan sebagai catu-daya rangkaian LED yang dirangkai secara paralel. Hasil dari penelitian yang didapat  menunjukan rangkaian resonan LCC beban paralel memiliki interval pita(bandwith) resonan yang lebar. Pada percobaan besar gain yang dihasilkan terpengaruhi oleh besarnya nilai tahanan beban. Terbukti saat diberi tahanan 4k7 Ω tegangan yang dihasilkan sebesar 122,8 V dengan intensitas penerangan 604 lx, sementara pada gain 8k2 Ω sebesar 139,7 V dengan intensitas penerangan sebesar 432 lx. Kata kunci: inverter, konverter, LLC, gain  Abstract Industrial world nowadays provides a lot of developments in many fields and many kinds of electronics instruments for supporting human lives. One of the common electronics equipment is inverter. Inverter is used to convert a direct current (DC) to alternating current (AC) with certain output voltage and frequency. In fact, DC-AC converter has many types, but in this project was analyzed about an LCC high resonance frequency full bridge DC-AC converter with parallel load. The electronics circuit can be simpler by this high frequency. LCC resonance itself is a combination of series and parallel resonance which the function as a step-up transformator. This DC-AC converter is used as the power supply for LEDs arranged  in parallel. The result of this research showed that the parallel load LCC resonance has a wide bandwidth. From the experiment, the resulting gain is affected by the value of load resistance. It was recorded that by giving 4k7 Ω load resistance then 122,8 Volt was produced about put side and it made LED lamp to glow with light intensity of 604 lux. The use of 8k2 Ω load resistance resulted 139,7 Volt at LED lamp terminal and 432 lux was achieved. Keywords: inverter, converter, LLC, gain
“JEMURTIS” Jemuran Otomatis Berbasis Mikrokontroller ATMega 2560 Dengan Memanfaatkan Energi Sinar Matahari ashegaf, farhan taufiqurrahman
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 7, NO. 2, JUNI 2018
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/transient.7.2.%p

Abstract

Indonesia is one of the countries with a tropical climate. Countries with a tropical climate can only have two kinds of seasons only that is dry and rain. The Tropical Climate has different dimensions throughout the year, that is, it can rain down at any time in any project during the dry season. One more color of tropical climate that is separated by the equator. By having the same position, Indonesia gets a constant supply of sunshine throughout the year. Coupled with the existence of rain Throughout the year, then in Indonesia a lot of which have rain forest or dense jungle forest. Because Indonesia is on the equator or equator (imanijasi paragraph) and also occurs between two continents of Asia and the continent of Australia. This gives effect to the pattern of wind direction in Indonesia which is always changing every 6 months that is the wind of west season and east wind. Cause Indonesia only change season 2 times in one year that is rainy season and dry season without winter, autumn or spring. This is what causes Indonesia to become a tropical climate country. Tropical climate also occurs at temperatures between 0-6000 meters above sea level which has an average degree of 26.3 degrees - 22 degrees Celsius.Jemurtis is a portable technology that utilizes solar thermal energy. Using microcontroller ATMega 2560, this tool is able to detect the rainfall to come.In Karsa Cipta will be made rain detector, temperature, and inertia that can be used for areas that have erratic rainfall. It is expected that this tool can be a solution of the problems that often occur and can save time in the process of drying.
ANALISIS PENAMBAHAN BAHAN PENGISI PASIR SILIKA PADA BAHAN RESIN EPOKSI SILICONE RUBBER TERHADAP PARAMETER LISTRIK, MEKANIK DAN FISIK UNTUK BAHAN ISOLATOR Savitri, Fanny Rizka; Syakur, Abdul; Hermawan, Hermawan
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 8, NO. 2, JUNI 2019
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1039.325 KB) | DOI: 10.14710/transient.8.2.171-180

Abstract

Riset terhadap bahan isolator polimer saat ini masih menjadi sebuah tantangan. Kemampuan isolator polimer yang lebih ringan dan dapat ditambahkan pengisi untuk memperbaiki kekuatan isolator masih menjadi sebuah riset. Kajian terhadap kinerja isolator telah dilakukan sehingga diperoleh komposisi bahan yang ideal sebagai komposisi bahan pembuatan isolator. Penelitian ini merupakan bagian dari kegiatan mencari komposisi bahan pembuatan isolator yang lebih baik dari segi mekanik, elektrik dan fisik. Sampel pengujian menggunakan bahan isolasi resin epoksi yang terbuat dari campuran Diglycidyl Ether of Bisphenol-A (DGEBA) dan Metaphenylene Diamine (MPDA) dengan campuran bahan pengisi silicone rubber dan pasir silika. Bahan pengisi pasir silika divariasi dengan persentase 7,5%, 10%, 12,5%, 15%, 17,5%. Parameter yang dianalisa adalah sudut kontak, nilai arus bocor, tegangan flashover, kekuatan tarik dan nilai kekerasan bahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan bahan pengisi pasir silika pada bahan isolator resin epoksi silicon rubber untuk memperbaiki kekuatan mekanik bahan isolator. Didapatkan komposisi terbaik untuk bahan isolator dengan  pengisi pasir silika sebesar 10% dengan nilai sudut kontak sebesar 55,85o, nilai arus bocor sebesar 3,35 mA, tegangan flashover sebesar 16,39 kV, kekuatan mekanis sebesar 11,13 Mpa dan kekerasan sebesar 213,6 HV.
SISTEM IDENTIFIKASI JENIS TANAMAN OBAT-OBATAN BERDASAR POLA DAUN MENGGUNAKAN TUJUH INVARIAN MOMEN HU DAN JARINGAN SARAF TIRUAN PERAMBATAN BALIK Eskanesiari, Eskanesiari; Hidayatno, Achmad; Isnanto, R. Rizal
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 3, NO. 1, MARET 2014
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (364.4 KB) | DOI: 10.14710/transient.3.1.97-102

Abstract

Abstrak Akhir-akhir ini obat-obatan herbal (berasal dari tumbuh-tumbuhan) kembali menjadi tren di Indonesia. Masyarakat kembali menggunakan bahan-bahan tersebut sebagai alternatif pilihan untuk mengobati berbagai macam penyakit. Bahkan untuk jenis penyakit kronis seperti kanker, jantung, hepatitis, serta gangguan ginjal dan jantung. Namun sulitnya dalam mengenali tanaman dengan benar dikarenakan beragamnya jenis tanaman obat-obatan dan khasiatnya yang berbeda-beda membuat identifikasi menjadi sulit, serta minimnya informasi dan pengetahuan tentang manfaat dari tanaman obat-obatan tersebut. Oleh karena itu pada Tugas Akhir ini dirancang sebuah sistem yang dapat mengenali berbagai jenis tanaman obat-obatan. Pada sistem ini proses identifikasi citra daun diawali dengan pengolahan citra menggunakan proses pengambangan. Tahap ekstraksi ciri dengan tujuh invarian momen. Tahap terakhir adalah proses pengklasifikasian dengan menggunakan jaringan saraf tiruan perambatan balik. Dari percobaan yang telah dilakukan, dihasilkan angka rata-rata pengenalan sebesar 83,7% dengan tingkat pengenalan terendah sebesar 80% untuk daun beringin, daun keji beling, daun mengkudu, daun salam, dan daun sirsak. Untuk daun binahong, daun jarak, daun laos, dan daun sirih merah memiliki tingkat pengenalan sebesar 86%. Yang terakhir daun pepaya memiliki tingkat pengenalan tertinggi yaitu sebesar 93%. Kata kunci: pengambangan, tujuh  invarian momen Hu, jaringan saraf tiruan perambatan balik  Abstract In Recently the herbal medicines becomes popular in Indonesia. People use the herbal medicines again as an alternative choice to heal kinds of diseases, even for chronic diseases such as cancer, hepatitis, kidney and heart attack. However, knowing the right herbal and the difference of merit. It makes the identification turns difficult. It also lacked information and knowledge about merit of the herbal. Therefore this final project designed as a system which is able to know kinds of herbal. First step in identification of leaves image is image processing with thresholding process. The next step is feature extraction from the image using  Hu’s seven moment invariant. And the last step isback propagation neural network that used for identification process. From the research, it can be concluded that the average recognition is 83,7% with the lowest identification, 80% for banyan leaves, keji beling leaves, noni leaves, bay leaves, and soursop leaves. Identification rate of binahong leaves, castor leaves, galangal leaves, and red betel leaves is 86%. Papaya leaves have the highest identification rate which is 93%. Keywords: thresholding, Hu’s seven moment invariants, backpropagation neural network

Page 35 of 107 | Total Record : 1063


Filter by Year

2012 2024


Filter By Issues
All Issue TRANSIENT, VOL. 13, NO.3, SEPTEMBER 2024 TRANSIENT, VOL. 13, NO.2, JUNI 2024 TRANSIENT, VOL. 13, NO.1, MARET 2024 TRANSIENT, VOL. 12, NO. 4, DESEMBER 2023 TRANSIENT, VOL. 12, NO. 3, SEPTEMBER 2023 TRANSIENT, VOL. 12, NO. 2, JUNI 2023 TRANSIENT, VOL. 12, NO.1, MARET 2023 TRANSIENT, VOL. 11, NO. 4, DESEMBER 2022 TRANSIENT, VOL. 11, NO. 3, SEPTEMBER 2022 TRANSIENT, VOL. 11, NO. 2, JUNI 2022 TRANSIENT, VOL. 11, NO. 1, MARET 2022 TRANSIENT, VOL. 10, NO. 3, SEPTEMBER 2021 TRANSIENT, VOL. 10, NO. 4, DESEMBER 2021 TRANSIENT, VOL. 10, NO. 2, JUNI 2021 TRANSIENT, VOL. 10, NO. 1, MARET 2021 TRANSIENT, VOL. 9, NO. 4, DESEMBER 2020 TRANSIENT, VOL. 9, NO. 3, SEPTEMBER 2020 TRANSIENT, VOL. 9, NO. 2, JUNI 2020 TRANSIENT, VOL. 9, NO. 1, MARET 2020 TRANSIENT, VOL. 8, NO. 4, DESEMBER 2019 TRANSIENT, VOL. 8, NO. 3, SEPTEMBER 2019 TRANSIENT, VOL. 8, NO. 2, JUNI 2019 TRANSIENT, VOL. 8, NO. 1, MARET 2019 TRANSIENT, VOL. 7, NO. 4, DESEMBER 2018 TRANSIENT, VOL. 7, NO. 3, SEPTEMBER 2018 TRANSIENT, VOL. 7, NO. 2, JUNI 2018 TRANSIENT, VOL. 7, NO. 1, MARET 2018 TRANSIENT, VOL. 6, NO. 4, DESEMBER 2017 TRANSIENT, VOL. 6, NO. 3, SEPTEMBER 2017 TRANSIENT, VOL. 6, NO. 2, JUNI 2017 TRANSIENT, VOL. 6, NO. 1, MARET 2017 TRANSIENT, VOL. 5, NO. 4, DESEMBER 2016 TRANSIENT, VOL. 5, NO. 3, SEPTEMBER 2016 TRANSIENT, VOL. 5, NO. 2, JUNI 2016 TRANSIENT, VOL. 5, NO. 1, MARET 2016 TRANSIENT, VOL. 4, NO. 4, DESEMBER 2015 TRANSIENT, VOL. 4, NO. 3, SEPTEMBER 2015 TRANSIENT, VOL. 4, NO. 2, JUNI 2015 TRANSIENT, VOL. 4, NO. 1, MARET 2015 TRANSIENT, VOL. 3, NO. 4, DESEMBER 2014 TRANSIENT, VOL. 3, NO. 3, SEPTEMBER 2014 TRANSIENT, VOL. 3, NO. 2, JUNI 2014 TRANSIENT, VOL. 3, NO. 1, MARET 2014 TRANSIENT, VOL. 2, NO. 4, DESEMBER 2013 TRANSIENT, VOL. 2, NO. 3, SEPTEMBER 2013 TRANSIENT, VOL. 2, NO. 2, JUNI 2013 TRANSIENT, VOL. 2, NO. 1, MARET 2013 TRANSIENT, VOL. 1, NO. 4, DESEMBER 2012 TRANSIENT, VOL. 1, NO. 3, SEPTEMBER 2012 More Issue