cover
Contact Name
Wahyudi
Contact Email
transient@elektro.undip.ac.id
Phone
+628122823417
Journal Mail Official
transient@elektro.undip.ac.id
Editorial Address
Jl. Prof. Sudharto, SH – Tembalang, Semarang Jawa Tengah 50275
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
TRANSIENT: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : 26850206     DOI : -
Core Subject : Engineering,
TRANSIENT: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro (e-ISSN:2685-0206) diterbitkan oleh Departemen Teknik Elektro Universitas Diponegoro. Pertama kali terbit pada tahun 2012. TRANSIENT: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro menerima artikel ilmiah dari pakar dan peneliti baik dari industri maupun akademisiTRANSIENT: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro menerbitkan makalah ilmiah berbahasa Indonesia untuk bidang Teknik Elektro meliputi Ketenagaan, Telekomunikasi, Elektronika, Sistem Kendali, Instrumentasi, Biomedika, Komputer dan Teknologi Informasi, serta topik-topik yang terkait. Jadwal penerbitan setiap tiga bulan sekali (Maret, Juni, September dan Desember). Artikel yang terbit akan diberikan nomer identifier unik (DOI/Digital Object Identifier) dan tersedia serta bebas diunduh dari website ini. Penulis tidak dipungut biaya baik untuk pengiriman artikel maupun pemrosesan artikel. Transient telah terindeks di Google Scholar, Garuda, Dimensions.
Articles 1,063 Documents
PERANCANGAN NON-RESTORING DIVIDER 8-BIT DENGAN TEKNOLOGI 180NM MENGGUNAKAN PERANGKAT LUNAK ELECTRIC Danniswara, Satya; Riyadi, Munawar Agus; Darjat, Darjat
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 7, NO. 2, JUNI 2018
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (687.17 KB) | DOI: 10.14710/transient.7.2.368-373

Abstract

Operasi pembagian merupakan salah satu operasi penting yang ada pada blok Arithmetic Logic Unit (ALU). Meskipun operasi pembagian lebih jarang digunakan jika dibandingkan dengan penjumlahan dan perkalian, lamanya waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan operasi ini menyebabkan banyak energi yang terbuang. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, terdapat beberapa teknik yang dapat dilakukan, salah satunya adalah dengan memilih algoritma yang tepat sehingga operasi yang dilakukan juga semakin cepat. Pada penelitian ini, dirancang sebuah divider menggunakan teknologi 180nm dengan algoritma non-restoring. Dalam penerapannya, digunakan perangkat lunak Electric untuk merancang layout dan LTspice untuk menguji fungsional serta melakukan pengukuran timing delay. Dari perancangan yang dilakukan, didapati divider ini memiliki luas sebesar 0,04mm2, propagation delay time sebesar 3,938ns, dan area coverage sebesar 40,115%.
SIMULASI OPTIMASI DAYA REAKTIF DAN TEGANGAN PADA SISTEM JAMALI 500 kV MENGGUNAKAN METODE PARTICLE SWARM OPTIMIZATION Fahnani, Gunara Fery; Yuningtyastuti, Yuningtyastuti; Handoko, Susatyo
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 2, NO. 2, JUNI 2013
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (590.78 KB) | DOI: 10.14710/transient.2.2.322-328

Abstract

Abstrak Permintaan kebutuhan beban pada sistem JAMALI 500kV semakin bertambah dari waktu ke waktu, sedangkan besarnya daya yang dapat  dihasilkan dalam sistem pembangkit dan kapasitas daya yang mampu disalurkan oleh jaringan cenderung tetap sehing ga kemampuan menyalurkan daya listrik mengalami penurunan yang salah satunya dikarenakan adanya rugi daya. Semakin besar rugi daya maka akan menimbulkan penurunan tegangan di sisi terima, sehingga perlu dilakukan upaya untuk meningkatkan kemampuan menyalurkan daya listrik.  Pada simulasi ini terdapat beberapa cara untuk mengurangi rugi daya dan drop tegangan yaitu dengan cara teknik optimasi menggunakan Particle Swarm Optimization (PSO).  PSO digunakan untuk efisiensi distribusi daya reaktif pada sistem tenaga listrik. Dapat dicapai dengan penambahan injeksi daya reaktif jaringan dan  menyesuaikan eksitasi pada generator. Hasil simulasi menunjukkan bahwa PSO dapat menyelesaikan masalah optimasi daya reaktif dan tegangan pada JAMALI 500kV. Optimasi PSO daya reaktif mengurangi rugi daya aktif 27MW (9,8%), Optimasi tegangan generator 33MW (12%)  serta keduanya dapat mengurangi kerugian daya aktif 49MW (18%)  dimana ketiga optimasi tersebut mampu menjaga profil tegangan dalam batas-batas sesuai toleransi yang diijinkan ± 5 %. Kata Kunci: Sistem tenaga listrik, Rugi daya dan PSO                                                                  Abstract Demand on the system load requirements JAMALI 500kV increasing over time, whereas the amount of power that can be generated in the system and the capacity of the power plants that can be distributed by the network are likely to remain so as the ability to deliver power to decline one of them due to power loss. The bigger the power loss it will cause a voltage drop on the receiving end, so efforts should be made to improve the ability to deliver power. In this simulation, there are several ways to reduce the power loss and voltage drop that is by using optimization techniques Particle Swarm Optimization (PSO). PSO is used for reactive power distribution efficiency of the power system. Can be achieved with the addition of reactive power injection on the network and adjusts the generator excitation.Simulation results show that PSO can solve the optimization problem of reactive power and voltage at 500kV JAMALI. PSO reactive power optimization reduces the active power losses 27MW (9.8%), Optimization of 33MW generator voltage (12%), and both can reduce active power losses 49MW (18%) in which the optimization is able to secure third voltage profile in the appropriate limits of tolerance allowable ± 5%. Keywords : power system, power loss and PSO
PENGOPERASIAN MOTOR INDUKSI TIGA FASA DARI CATU DAYA SATU FASA (FORWARD-REVERSE) MENGGUNAKAN KAPASITOR DENGAN PENGONTROLAN FREKUENSI DAN SUDUT FASA Mahfudhi, Hasan; Sukmadi, Tejo; Nugroho, Agung
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 5, NO. 1, MARET 2016
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (377.214 KB) | DOI: 10.14710/transient.5.1.42-48

Abstract

Motor induksi tiga fasa adalah jenis motor listrik yang paling banyak digunakan dalam industri, baik kecil, menengah atau besar.. Motor induksi memiliki konstruksi sederhana dan dapat diproduksi sesuai dengan kebutuhan. Banyak orang tidak dapat mengoperasikan  motor induksi tiga fasa pada industri di pedesaan karena tidak adanya sumber listrik tiga fase di daerah pedesaan. Jadi perlu adanya perancangan alat untuk mengoperasikan motor induksi tiga fasa pasa sistem satu fasa. Dalam rangka mengoperasikan motor induksi tiga fasa pada sistem tegangan satu fasa, maka menggunakan kapasitor sebagai pembentuk sudut fasa. Kapasitor yang diusulkan memiliki nilai tetap dan diparalel dengan kapasitor yang dikontrol  dengan rangkaian PWM IC TL494. Rangkaian ini diharapkan menghasilkan sudut fasa 120o. Hasil pengujian pengoperasian motor induksi tiga fasa pada sistem tegangan satu fasa menunjukkan bahwa mengendalikan sudut fase dengan perubahan frekuensi tidak berpengaruh pada keseimbangan fase. perubahan besarnya tegangan input dan atau besarnya nilai kapasitor memiliki efek yang lebih baik untuk membuat keseimbangan fasa selama pengoerasian dengan sumber satu fasa. Pengoperasian motor induksi tiga fasa pada sistem tegangan satu fasa dapat dioperasikan secara forward-reverse. Efisiensi yang diperoleh dari perhitungan slip menunjukan indikasi yang baik dari efisiensi yang ideal.
PERANCANGAN PEMBANGKITAN TEGANGAN TINGGI AC FREKUENSI TINGGI MENGGUNAKAN KUMPARAN TESLA DENGAN RANGKAIAN RESONANSI SERI Setiawan, Alga Bagas; Facta, Mochammad; Syakur, Abdul
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 3, NO. 2, JUNI 2014
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (384.328 KB) | DOI: 10.14710/transient.3.2.174-180

Abstract

Abstrak Trafo tesla adalah satu alat yang bisa mengubah nilai tegangan suatu nilai kenilai yang biasanya lebih besar (step up) . Tegangan dan frekuensi kerja yang digunakan oleh trafo tesla tergolong tinggi. Tegangan keluaran kumparan tesla berbentuk pulsa dengan lebar pulsa bervariasi dari nano detik sampai ratusan mikro detik. Pada awal perkembangannya,  kumparan tesla menggunakan sela bola untuk membangkitkan pulsa tersebut. Dengan seiring perkembangan zaman, maka untuk membangkitkan pulsa yang mempunyai orde ratusan kilo hertz digunakanlah peralatan pensaklaran semikonduktor berupa mosfet. Pada penulisan penelitian ini trafo tesla dirancang dengan frekuensi resonan 114 kHz.  Untuk mengukuran tegangan keluaran kumparan tesla digunakan sela bola standar. Dan menganalisa perbedaan lilitan primer yang digunakan antara satu inti dan dua inti. Kata kunci : Kumparan tesla, Inverter, Lebar Pulsa, satu inti dan dua inti  Abstract Tesla transformer is a device that can change the value of a voltage value that is usually larger (step-up). Voltage and operating frequency used by tesla transformers is definitely high. The output voltage tesla coilshaped pulses with pulse widths varying from hundreds of nanoseconds to micro seconds. At the beginning of its development, using the tesla coil to generate pulses with a spark gap. With over the times, then to generate a pulse that has frequency from a few ten of kilohertz is used in the form of semiconductor switching devices, that is a mosfet. In this research tesla transformer is designed with a resonant frequency of 114 kHz. To measure tesla coil output voltage is used between a spark gap. And analyze the differences between the primary winding used one core and two cores. Keywords: tesla coil, Inverter, Pulse Width, one core and twocore
PERANCANGAN KONTROLER JARINGAN SYARAF TIRUAN B-SPLINE BERBASIS MIKROKONTROLER ATMEGA16 SEBAGAI KENDALI KECEPATAN MOTOR BRUSHLESS DC (BLDC) Widaningrum, Lidya; Setiyono, Budi; Riyadi, Munawar Agus
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 6, NO. 3, SEPTEMBER 2017
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1067.913 KB) | DOI: 10.14710/transient.6.3.373-379

Abstract

Motor Brushless DC (BLDC) merupakan salah satu jenis motor listrik dengan struktur yang sederhana, kehandalan yang tinggi, perawatan yang mudah dan efisiensi tinggi namun membutuhkan proses yang kompleks untuk mengendalikannya secara konvensional, oleh karena itu diperlukan sistem kontrol cerdas untuk mengendalikannya. Pada penelitian ini, digunakan sistem kontrol jaringan syaraf tiruan B-spline berbasis mikrokontroler ATmega16 untuk mengendalikan kecepatan motor BLDC. B-spline  merupakan jaringan syaraf tiruan tipe Associative Memory Networks (AMN) yang dapat digunakan untuk mengendalikan plant secara real-time.Pengujian pengendalian kecepatan motor BLDC menggunakan jaringan syaraf tiruan B-spline orde 1, orde 2, dan orde 3. Pengujian dilakukan pada pengaruh gain proporsional, laju konvergensi, dan bobot pembelajaran terhadap respon transien kecepatan motor BLDC. Hasil pengujian dengan kecepatan referensi 1000 RPM menunjukkan nilai gain proposional paling baik untuk sistem B-spline orde 1 adalah 0,04, orde 2 adalah 0,04 dan orde 3 adalah 0,2 sedangkan nilai laju konvergensi paling baik untuk B-spline orde 1, orde 2 dan orde 3 adalah 0,2. Hasil pengujian dengan kecepatan referensi naik dari 1500 RPM hingga 2500 RPM dan kecepatan referensi turun dari 2500 RPM hingga 1500 RPM menunjukkan bahwa pemberian bobot awal pembelajaran berupa bobot hasil latih  dapat mempercepat respon sistem
SISTEM APLIKASI PENCATATAN TINDAK KEJAHATAN PADA POLSEK TEGAL SELATAN BERBASIS WEB Budi Siswanto; Adian Fathur Rochim; Maman Somantri
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 1, NO. 3, SEPTEMBER 2012
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (281.852 KB) | DOI: 10.14710/transient.v1i3.52-57

Abstract

Abstrak Kepolisian adalah suatu lembaga hukum yang memberikan pelayanan yang cepat dan tetat kepada masyarakat. Penelitian dilakukan di kepolisian Tegal Kota Sektor Tegal Selatan Penelitian ini dilakukan untuk membuat program aplikasi yang mampu mengolah data data kepolisian yang bersangkutan dengan kasus yang terjadi dan ditangani. sistem ini juga bisa memberi informasi kepada masyarakat  dan mempermudah pengguna untuk menggunakannya. Sistem informasi kejahatan berbasis web ini dibuat menggunakan bahasa pemrograman PHP yang didukung teknologi AJAX. Aplikasi ini diharapkan mampu membantu kinerja kepolisian dalam menangani suatu kasus dan memberin informasi kepada masyarakat. Penelitian ini menghasilkan program sistem aplikasi pencatatan tindak kejahatan berbasis web dan menghasilkan aplikasi untuk mengetahui Tingkat kejahatan yang terjadi di Sektor Tegal Selatan. Hasil pengolahan Data kejahatan didapakan Data kasus kejahatan, data tahanan, data dpo,data tingkat kejahatan di lingkungan sektor tegal selatan.. kejahatan, data tahanan, data dpo dan data BAP yang diselesaikan serta data tingkat kejahatan di lingkungan sektor tegal selatanKata Kunci : Kepolisian Sektor Tegal Selatan, Data Kasus, Sistem Pencatatan tindak kejahatan AbstractPolice is a legal institution that provides a fast and accurate service to the community. The research was conducted at the police Tegal City Tegal Southern sector. Research is underway to create a program application that can process data relevant police data from the case and handled. This system also can provide information to the public and easier for users to use. Crime recording system application is web-based using the PHP programming language supported AJAX technology. This application is expected to help the performance of the police in handling the case and inform the public. This research resulted in programs of crime recording systems applications and generate web-based application to determine the level of crime that occurred in Sector South Tegal.  Data processing results didapakan crime crime data, data custody, data DPO, the data rate of crime in the southern sector tegal.Keywords: Police Sector South Tegal, Data Case, Criminal acts recording application system.
EVALUASI SETTING RELAY PROTEKSI DAN DROP VOLTAGE PADA GARDU INDUK SRONDOL SEMARANG MENGGUNAKAN ETAP 7.5 Sanusi, Mahfudh; Juningtyastuti, Juningtyastuti; Karnoto, Karnoto
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 4, NO. 3, SEPTEMBER 2015
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (595.512 KB) | DOI: 10.14710/transient.4.3.471-477

Abstract

Abstrak Sistem distribusi merupakan bagian dari sistem tenaga listrik yang berfungsi menyalurkan energi listrik ke konsumen. Terdapat beberapa macam gangguan yang terjadi pada sistem distribusi tenaga listrik. Salah satu gangguan yang sering terjadi adalah gangguan hubung singkat antar fasa dan gangguan fasa dengan tanah. Peralatan proteksi dibutuhkan untuk mengatasi adanya gangguan hubung singkat, seperti relay arus lebih dan recloser. Pada penulisan tugas akhir ini akan dibahas evaluasi setting relay proteksi  dan evaluasi drop tegangan dengan menggunakan software ETAP 7.5. Hasil drop tegangan pada ujung jaringan dengan menggunakan simulasi ETAP 7.5 untuk SRL1, SRL2 dan SRL 6 yaitu berturut-turut 2,5 %, 1,3 % dan 1,25 %. Setelah dilakukan evaluasi, arus gangguan hubung singkat tertinggi adalah 6153 ampere dan arus gangguan hubung singkat terendah adalah 1328 ampere. Waktu kerja relay OCR  minimum adalah 0,3 detik pada recloser sedangkan waktu kerja maksimum 2,174 detik pada relay GFR incoming. Koordinasi pada simulasi dengan menggunakan ETAP 7.5 relay proteksi bekerja dimulai dari recloser, selanjutnya relay outgoing dan relay incoming sebagai back up protection. Koordinasi antar relay sudah sesuai dengan standart IEC 60255 dengan grading time 0,3-0,5 detik dan tidak ada kurva koordinasi yang saling memotong. Kata Kunci : Evaluasi drop tegangan, Evaluasi setting proteksi,Koordinasi proteksi      Abstract The distribution system is part of a power system that serves distribute electrical energy to the consumer. There is some kind of disturbance in the power distribution system. One disorder that often occurs is a short circuit between phase and phase to ground disturbance. Protection equipment needed to cope with the short circuit, such as relay overcurrent and Recloser. In final project will discuss the evaluation of the protection relay setting and evaluation of the voltage drop by using ETAP software 7.5. Results of the voltage drop at the end of the network by using simulation ETAP 7.5 to SRL1, SRL2 and SRL 6 are respectively 2,5 %, 1,3 % and 1,25 %. After the evaluation, the highest short-circuit fault current is 6153 amperes and the lowest short circuit fault current is 1328 amperes. The minimum work time OCR incoming is 0.3 seconds at a time while the maximum working recloser 2.174 seconds on relay incoming GFR. Coordination on simulation using ETAP 7.5 relay protection work begins Recloser, then relay outgoing and incoming relay as a back-up protection. Coordination between the relay is in compliance with IEC 60255 standard by the time grading 0.3-0.5 seconds and there is no coordination curves intersecting. Keywords : Evaluation of voltage drop, Evaluation of protection relay, Protection coordinaton
APLIKASI LOGIKA FUZZY SEBAGAI AUTO TUNING PARAMETER KONTROLER PID PADA PENGENDALIAN ANTENA TRACKER BERBASIS GPS Riyandi, Ahmad; Sumardi, Sumardi; Prakoso, Teguh
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 7, NO. 2, JUNI 2018
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (890.759 KB) | DOI: 10.14710/transient.7.2.614-620

Abstract

Wahana bergerak yang memiliki area jelajah luas seperti roket atau unmanned aerial vehicle (UAV) membutuhkan antena untuk dapat melakukan komunikasi. Antena ditempatkan di wahana dan di stasiun bumi (ground control station, GCS). Umumnya GCS menggunakan antena direksional yang dilengkapi dengan sistem penggerak. Agar antena dapat diarahkan dengan akurasi tinggi ke objek dibutuhkan suatu sistem kendali. Sistem kendali antena biasanya menggunakan metode Proporsional, Proporsional-Integral, Proporsional-Integral-Derivatif (PID) konvensional, maupun algoritma step-tracking berbasis received signal strength indicator (RSSI). Penelitian ini mengendalikan antena dengan metode kontrol PID yang ditala mengunakan logika fuzzy berbasis Global Posisioning System (GPS). Sistem antenna tracker yang dihasilkan mampu menjejak objek dengan galat minimal 0° pada sudut azimut dan elevasi, dan memiliki galat maksimal 49° pada sudut azimut dengan objek berecepatan 60 km/jam. Sistem ini mempunyai waktu naik rata-rata 0,7 detik pada sudut azimut dan 1,08 detik pada sudut elevasi. Pengujian menunjukan bahwa metode fuzzy PID adalah lebih baik dibandingkan metode PID konvensional dengan waktu naik rata-rata lebih cepat 0,53 detik pada sudut azimut dan 0,66 detik pada sudut elevasi.
OPTIMASI DAYA REAKTIF UNTUK MEREDUKSI RUGI DAYA PADA SISTEM JAMALI 500 kV MENGGUNAKAN METODE ALGORITMA GENETIKA Pahlefi, Reza; Yuningtyastuti, Yuningtyastuti; Handoko, Susatyo
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 2, NO. 3, SEPTEMBER 2013
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (601.424 KB) | DOI: 10.14710/transient.2.3.558-564

Abstract

Abstrak Permintaan kebutuhan beban pada sistem JAMALI 500kV semakin bertambah dari waktu ke waktu. Karena permintaan suplai daya reaktif akibat beban yang bersifat induktif meningkat, suatu  jaringan yang  tidak memiliki sumber daya reaktif di daerah sekitar beban maka semua kebutuhan beban reaktifnya dipikul oleh generator sehingga akan mengalir arus reaktif pada jaringan yang mengakibatkan drop tegangan. Permasalahan ini merujuk pada wilayah transmisi jamali yang memerlukan pengaturan daya reaktif. Untuk memperbaiki daya reaktif tersebut dapat dilakukan dengan mengatur tegangan generator dan mengatur nilai daya reaktif yang optimal sesuai batas-batas yang ditentukan. Algoritma genetika merupakan salah satu teknik komputasi yang sesuai dengan ruang solusi yang sangat besar. Variabel yang digunakan untuk fungsi objektif pada algoritma genetika adalah variabel keadaan dan variabel kontrol. Variabel keadaan dan variabel kontrol ini harus sesuai dengan batas minimum dan batas maksimum nilai variabel yang telah ditentukan. Hasil pengujian menunjukan bahwa optimasi daya reaktif menggunakan metode algoritma genetika dapat meningkatkan nilai profil tegangan sehingga nilai rugi daya berkurang. Hasil aliran daya sebelum optimasi tanpa daya reaktif terdapat 5 bus dengan profil tegangan dalam kondisi kritis dengan rugi daya 274,611 MW dan 2679,647 MVAR. Pengujian I terdapat 4 bus dengan profil tegangan dalam kondisi kritis dengan rugi daya 262,088 MW dan 2543,943 MVAR. Pengujian II terdapat 1 bus dengan profil tegangan dalam kondisi kritis dengan rugi daya 250,179 MW dan 2415,701 MVAR. Pengujian III sudah tidak terdapat profil tegangan dalam kondisi kritis dengan rugi daya 245,711 MW dan 2367,308 MVAR. Secara keseluruhan pengujian I rugi daya turun sebesar 16,509 MW atau 6,01%. Pengujian  rugi daya turun sebesar 12,52 MW atau 4,7%. Pengujian II rugi daya turun sebesar 24,43 MW atau 9,7%. Pengujian II rugi daya turun sebesar 28,9 MW atau 11,7% Kata Kunci: Sistem Tenaga Listrik, Algoritma Genetika, Pengaruh daya reaktif    Abstract Load requirements demand on the JAMALI 500kV system is increasing over time, whereas the amount of power that can be generated in the system and the power plants capacity that can be distributed by the network are likely to remain so as the ability to deliver power is decline one of them due to power loss. The bigger the power loss will cause a voltage drop on the receiving end, so efforts should be made to improve the ability to deliver power. Genetic algorithm is one of the computational techniques that fit a very large solution space. Variables used for the objective function in genetic algorithm are state variables and control variables. State variables and the control variables must be in accordance with the minimum and maximum limits specified variable value. The test results showed that the reactive power optimization using genetic algorithms method can increase the value of the voltage profile sehinggan value reduced power losses. Results before the power flow without reactive power optimization there are 5 buses with voltage profiles in critical condition with power losses 274,611 MW and 2679,647 MVAR. Testing I there are 4 buses with voltage profiles in critical condition with power losses 262,088 MW and 2543,943 MVAR. Testing II there are 2 buses with voltage profiles in critical condition with power losses 250,179 MW and 2415,701 MVAR. Testing III voltage profile does not exist already in a critical condition with power losses 245,711 MW and 2367,308 MVAR. Overall testing I power losses decreased by 16.509 MW or 6.01%. Testing II power losses decreased by 12.52 MW or 4 ,7%. Testing II power losses decrease by 24.43 MW or 9,7%. Testing II power losses decrease by 28,9  MW or 11,7%. Keywords : Power system, Genetic Algorithm, Effect of reactive power
OPTIMISASI PENEMPATAN RECLOSER UNTUK MEMINIMALISIR NILAI SAIFI DAN SAIDI PADA SISTEM DISTRIBUSI JARINGAN RADIAL PENYULANG SRL-02 MENGGUNAKAN ARTIFICIAL BEE COLONY ALGORITHM Lambang Bagusiam, Thomas Febrian Lie; Warsito, Agung; Hermawan, Hermawan
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 6, NO. 4, DESEMBER 2017
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (777.811 KB) | DOI: 10.14710/transient.6.4.651-656

Abstract

Meningkatnya kebutuhan energi listrik menuntut sistem distribusi tenaga lisrik memiliki sistem keandalan yang tinggi. Salah satu cara meningkatkan keandalan pada jaringan radial dapat dilakukan dengan cara memasang recloser. Recloser berfungsi sebagai pemutus dan penyambung aliran listrik secara otomatis apabila terjadi gangguan pada suatu jaringan. Pemasangan recloser harus didasari dengan perhitungan yang benar agar memiliki fungsi yang optimal. Parameter indeks keandalan pada sistem distribusi adalah nilai Standart Average Interruption Frequency Index (SAIFI) dan nilai Standart Average Interruption Duration Index (SAIDI). Penelitian ini bertujuan untuk meminimalisir nilai SAIFI dan SAIDI dengan menentukan penempatan lokasi recloser yang optimal pada sistem distribusi jaringan radial penyulang  SRL 02 di GI Srondol. Metode yang digunakan untuk optimisasi penempatan recloser adalah Artificial Bee Colony (ABC) Algorithm dengan bantuan software MATLAB 2014a. Hasil simulasi menunjukan nilai keandalan sebelum dan setelah penempatan recloser mengalami perubahan. Nilai SAIFI dan SAIDI sebelum penempatan recloser sebesar 1,539 kali/tahun dan 4,2007 jam/tahun. Lokasi penempatan yang optimal untuk 1 recloser berada pada lokasi 61 dengan nilai SAIFI dan SAIDI sebesar 0,40259 kali/tahun dan 1,2775 jam/tahun, sedangkan lokasi penempatan yang optimal untuk 2 recloser pada lokasi 61 dan 100 dengan nilai SAIFI dan SAIDI sebesar 0,29363 kali/tahun dan 0,8911 jam/tahun.

Page 6 of 107 | Total Record : 1063


Filter by Year

2012 2024


Filter By Issues
All Issue TRANSIENT, VOL. 13, NO.3, SEPTEMBER 2024 TRANSIENT, VOL. 13, NO.2, JUNI 2024 TRANSIENT, VOL. 13, NO.1, MARET 2024 TRANSIENT, VOL. 12, NO. 4, DESEMBER 2023 TRANSIENT, VOL. 12, NO. 3, SEPTEMBER 2023 TRANSIENT, VOL. 12, NO. 2, JUNI 2023 TRANSIENT, VOL. 12, NO.1, MARET 2023 TRANSIENT, VOL. 11, NO. 4, DESEMBER 2022 TRANSIENT, VOL. 11, NO. 3, SEPTEMBER 2022 TRANSIENT, VOL. 11, NO. 2, JUNI 2022 TRANSIENT, VOL. 11, NO. 1, MARET 2022 TRANSIENT, VOL. 10, NO. 3, SEPTEMBER 2021 TRANSIENT, VOL. 10, NO. 4, DESEMBER 2021 TRANSIENT, VOL. 10, NO. 2, JUNI 2021 TRANSIENT, VOL. 10, NO. 1, MARET 2021 TRANSIENT, VOL. 9, NO. 4, DESEMBER 2020 TRANSIENT, VOL. 9, NO. 3, SEPTEMBER 2020 TRANSIENT, VOL. 9, NO. 2, JUNI 2020 TRANSIENT, VOL. 9, NO. 1, MARET 2020 TRANSIENT, VOL. 8, NO. 4, DESEMBER 2019 TRANSIENT, VOL. 8, NO. 3, SEPTEMBER 2019 TRANSIENT, VOL. 8, NO. 2, JUNI 2019 TRANSIENT, VOL. 8, NO. 1, MARET 2019 TRANSIENT, VOL. 7, NO. 4, DESEMBER 2018 TRANSIENT, VOL. 7, NO. 3, SEPTEMBER 2018 TRANSIENT, VOL. 7, NO. 2, JUNI 2018 TRANSIENT, VOL. 7, NO. 1, MARET 2018 TRANSIENT, VOL. 6, NO. 4, DESEMBER 2017 TRANSIENT, VOL. 6, NO. 3, SEPTEMBER 2017 TRANSIENT, VOL. 6, NO. 2, JUNI 2017 TRANSIENT, VOL. 6, NO. 1, MARET 2017 TRANSIENT, VOL. 5, NO. 4, DESEMBER 2016 TRANSIENT, VOL. 5, NO. 3, SEPTEMBER 2016 TRANSIENT, VOL. 5, NO. 2, JUNI 2016 TRANSIENT, VOL. 5, NO. 1, MARET 2016 TRANSIENT, VOL. 4, NO. 4, DESEMBER 2015 TRANSIENT, VOL. 4, NO. 3, SEPTEMBER 2015 TRANSIENT, VOL. 4, NO. 2, JUNI 2015 TRANSIENT, VOL. 4, NO. 1, MARET 2015 TRANSIENT, VOL. 3, NO. 4, DESEMBER 2014 TRANSIENT, VOL. 3, NO. 3, SEPTEMBER 2014 TRANSIENT, VOL. 3, NO. 2, JUNI 2014 TRANSIENT, VOL. 3, NO. 1, MARET 2014 TRANSIENT, VOL. 2, NO. 4, DESEMBER 2013 TRANSIENT, VOL. 2, NO. 3, SEPTEMBER 2013 TRANSIENT, VOL. 2, NO. 2, JUNI 2013 TRANSIENT, VOL. 2, NO. 1, MARET 2013 TRANSIENT, VOL. 1, NO. 4, DESEMBER 2012 TRANSIENT, VOL. 1, NO. 3, SEPTEMBER 2012 More Issue