cover
Contact Name
Wahyudi
Contact Email
transient@elektro.undip.ac.id
Phone
+628122823417
Journal Mail Official
transient@elektro.undip.ac.id
Editorial Address
Jl. Prof. Sudharto, SH – Tembalang, Semarang Jawa Tengah 50275
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
TRANSIENT: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : 26850206     DOI : -
Core Subject : Engineering,
TRANSIENT: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro (e-ISSN:2685-0206) diterbitkan oleh Departemen Teknik Elektro Universitas Diponegoro. Pertama kali terbit pada tahun 2012. TRANSIENT: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro menerima artikel ilmiah dari pakar dan peneliti baik dari industri maupun akademisiTRANSIENT: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro menerbitkan makalah ilmiah berbahasa Indonesia untuk bidang Teknik Elektro meliputi Ketenagaan, Telekomunikasi, Elektronika, Sistem Kendali, Instrumentasi, Biomedika, Komputer dan Teknologi Informasi, serta topik-topik yang terkait. Jadwal penerbitan setiap tiga bulan sekali (Maret, Juni, September dan Desember). Artikel yang terbit akan diberikan nomer identifier unik (DOI/Digital Object Identifier) dan tersedia serta bebas diunduh dari website ini. Penulis tidak dipungut biaya baik untuk pengiriman artikel maupun pemrosesan artikel. Transient telah terindeks di Google Scholar, Garuda, Dimensions.
Articles 1,063 Documents
ANALISIS PROYEKSI KEBUTUHAN ENERGI LISTRIK DENGAN MENGGUNAKAN METODE SIMPLE ECONOMETRIC Wibowo, Andro Cahyo; Hermawan, Hermawan; Karnoto, Karnoto
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 4, NO. 4, DESEMBER 2015
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (598.948 KB) | DOI: 10.14710/transient.4.4.909-917

Abstract

Ketersediaan energi listrik merupakan aspek yang sangat penting. Energi listrik yang memadai dan tepat sasaran akan memacu perkembangan pembangunan daerah dan bahkan kualitas hidup masyarakat dengan semakin banyaknya warga yang menikmati energi listrik. Pembuatan perencanaan proyeksi tugas akhir ini penulis menggunakan software SEEx(Simple Econometric Extended) dimana terintergrasi dengan Microsoft Exel 2000-2007. Pembuatan perencanaan dilakukan pada wilayah Indonesia dan Jawa Tengah tahun 2014-2019 dengan penyelesaian persamaan menggunakan exponensial dan pengembangan model DKL3.2. Variabel bebas yang digunakan meliputi PDRB, Harga listrik dan jumlah pelanggan. Proyeksi ini menganalisis mengenai perhitungan tambahan daya, selisih error antara hasil proyeksi energi listrik terhadap dokumen RUPTL dengan metode MAPE, serta melakukan analisis sensitivitas pada masing masing wilayah proyeksi. Hasil perencanaan menggunakan Simple-E menghasilkan proyeksi jumlah pelanggan, konsumsi pertumbuhan dan daya tersambung sebesar yaitu 4,4%, 7,7%, dan 4,3% per tahun, pada Jawa Tengah sebesar 4,4%, 7,7% dan 6,7% .Daya tambahan untuk indonesia sebesar 37.370 MW dan Jawa Tengah sebesar 390 MW. Sementara diperoleh perhitungan  error dengan MAPE dari perbandingan hasil proyeksi konsumsi listrik dengan RUPTL rata- rata sebesar 0,0141% pada Indonesia dan 3,6% pada Jawa Tengah. Sensitivitas pada hasil persamaan menunjukan bahwa PDB dominan berpengaruh terhadap konsumsi listrik,selanjutnya pelanggan dan harga listrik.
REDESAIN SISTEM ELEKTRIKAL STADION CITARUM (BAGIAN SISTEM PROTEKSI PETIR) Yolanda, Vaneza Cindy; Karnoto, Karnoto; Hermawan, Hermawan
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 8, NO. 1, MARET 2019
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (962.612 KB) | DOI: 10.14710/transient.7.4.1091-1098

Abstract

Aspek keamanan, kenyamanan dan keselamatan menjadi salah satu faktor untuk mengukur tingkat kelayakan dari Stadion Citarum. Fenomena petir merupakan hal  yang patut diperhatikan untuk keselamatan pengguna di Stadion Citarum. Stadion merupakan bangunan yang memerlukan pemasangan sistem proteksi petir karena potensi bahaya akibat sambaran petir. Sistem proteksi petir yang belum memadai mendasari dilakukannya perancangan sistem proteksi petir untuk melindungi bangunan Stadion Citarum. Prosedur perhitungan sistem proteksi petir eksternal menggunakan standar IEC 62305-3, menggunakan radius Rolling Sphere, besar sudut Protection Angle dan lebar Mesh yang mengacu pada standar SNI 03-7015-2004. Sistem proteksi internal ditentukan berdasar kelas arrester/Surge Protective Device, dimana tegangan sisa yang masuk nilainya tidak boleh melebihi BIL Peralatan sebesar 2kV sesuai standar SNI 04-7021.21-2004. Penelitian ini menunjukkan hasil simulasi metode Rolling Sphere  memiliki area perlindungan paling baik, dengan radius 60 meter pada bangunan tribun menunjukkan bahwa air terminal yang terpasang sudah melindungi bangunan. Sistem proteksi petir internal menggunakan arrester / Surge Protective Device pada kelas 2.
IMPLEMENTASI DAN ANALISIS PERFORMANSI LAYANAN VIDEO STREAMING DAN CCTV BERBASIS RED5 PADA VIRTUALSERVER Dwiansyah, Rahmat Juniar; Christyono, Yuli; Rochim, Adian Fatchur
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 3, NO. 1, MARET 2014
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (392.532 KB) | DOI: 10.14710/transient.3.1.20-28

Abstract

Abstrak Bila dilihat dari terus meningkatnya penggunaan internet sekarang ini, suatu aplikasi multimedia menjadi sangat dibutuhkan.Salah satu layanan atau aplikasi yang sangat menarik untuk diterapkan adalah video streaming, beberapa tahun belakangan ini video streaming menjadi salah satu layanan yang paling banyak digunakan oleh kebanyakan orang. Video streaming yang bersifat live streaming juga dapat digunakan untuk memantau suatu lokasi tertentu atau berperan sebagai CCTV. Pada penelitian ini dirancang, diimplementasikan dan dianalisissuatu sistem layanan video streaming dan CCTV yang berbasis Red5 pada virtual server untuk menganalisis kualitas dari layanan tersebut, juga untuk melihat apakah layanan ini sudah layak diterapkan. Dari hasil pengujian dan analisis dapat diketahui bahwa sistem layanan video streaming dan CCTV berbasis Red5 pada virtual server berjalan dengan baik dan layak untuk digunakan.Nilai delay, packet loss dan throughput masih dalam kategori baik dan memenuhi standar berdasarkan ITU-T G1010. Kata Kunci :Video streaming, CCTV, Red5, ITU-T G1010, virtual server, web.  Abstract The increase of the use of internet nowadays leads the needs of multimedia application.  One of appealing multimedia applications to be utilized in recent years is video streaming that has been used by most of people.  Video streaming embracing a characteristic of live streaming can be utilized to monitor a certain situation to discover something about it or to be as CCTV. By virtue of the aforementioned phenomenon, the research reported in this paper centered aroundthe issue of the designed, implementation and the analysis of a service system of video streaming and CCTV.  It particularly aims to analyze the quality of a service system of video streaming and CCTV based on Red5 in virtual server and to figure out whether this system is adequate to be implemented.  Regarding the experiment and the analysis, the findings revealed that service system of video streaming based on Red5 in virtual server worked properly and this service system was adequate to be utilized.Besides, according to ITU-T G1010, level of delay, packet loss and throughput were in suitable category and of an acceptable standard. Keywords : video streaming, CCTV, Red5, ITU-T G1010, virtual server, web.
PERANCANGAN SISTEM ANTARMUKA BERBASIS HMI (HUMAN MACHINE INTERFACE) PADA PURWARUPA FILLING BOTTLE AND CAPPING MACHINE UNTUK PENGEMASAN SUSU Helmi, Andy Saputra; Triwiyatno, Aris; Sumardi, Sumardi
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 6, NO. 1, MARET 2017
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (698.882 KB) | DOI: 10.14710/transient.6.1.168-174

Abstract

Sistem filling botol masih dioperasikan secara manual dalam industri kecil. Pengembangan sistem filling dan capping menjadi otomatisasi industri dapat menjadi nilai lebih bagi industri kecil pada peternakan. Pada penilitian sebelumnya, telah dibuat purwarupa filling bottle and capping machine untuk mengemas produk susu botol menggunakan PLC OMRON CP1E. Pengontrolan filling dan capping walaupun berjalan secara otomatis ternyata masih memiliki kelemahan  dalam pengawasan kondisi plant. Sistem Supervisory Control and Data Acuisition (SCADA) diterapkan untuk menghilangkan kekurangan plant dengan cara mendesain sistem antarmuka berbasis Human Machine Interface (HMI). HMI dirancang menggunakan software CX-Supervisor dan database MySQL. HMI memiliki 4 fitur utama yaitu sistem pengawasan, pengontrolan, alarm dan database. Pengujian sistem pengontrolan menghasilkan persentase keberhasilan HMI menghitung botol susu sebesar 86.6%. Pada fungsi sistem pengawasan HMI menunjukkan adanya penambahan runtime tiap instrumen dari 3 kali percobaan. Pengujian sistem alarm terhadap kondisi 2 motor menunjukkan HMI dapat membandingkan runtime dan lifetime dengan mengaktifkan indikator alarm perubahan warna pada instrumen. Data operasi dan produksi sudah dapat tersimpan pada sistem database di MySQL.
PERANCANGAN ALAT PENGUKUR BERAT BADAN DAN TINGGI BADAN DIGITAL UNTUK MENGETAHUI BODY MASS INDEX (BMI) PADA LANSIA P.A.W, A. Brian Ikhsana; Riyadi, Munawar Agus; Sudjadi, Sudjadi
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 4, NO. 2, JUNI 2015
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (485.593 KB) | DOI: 10.14710/transient.4.2.244-252

Abstract

Abstrak Teknologi elektronika kedokteran merupakan salah satu teknologi yang paling penting dalam dunia kesehatan, karena dapat meminimalkan resiko penyakit pada pasien dan memudahkan dokter dalam mendiagnosa pasien. Salah satu penerapannya yaitu pada perhitungan Body Mass Index (BMI) dengan menginputkan tinggi badan dan berat badan. Tujuan dari Tugas Akhir ini adalah membuat sebuah alat pengukur berat badan dan tinggi badan digital untuk menghitung BMI pada lansia dengan keluaran berupa keterangan kondisi tubuh yaitu  ideal, underweight, overweight, atau obesitas berbasis Arduino Mega 2560. Alat ini menggunakan keypad yang digunakan untuk menginputkan umur, sensor load cell untuk mengukur berat badan dan sensor ultrasonik untuk mengukur tinggi lutut, serta LCD sebagai tampilan keluaran sistem. Tinggi badan diperoleh dengan menggunakan rumus yang melibatkan umur dan tinggi lutut. Dengan menggunakan sensor tersebut, alat ini dapat digunakan untuk mengukur berat badan hingga 150 kg dan tinggi lutut hingga 60 cm. Pada pengujian keseluruhan sistem, dihasilkan keluaran tinggi badan dan berat badan yang valid, serta perhitungan BMI dan penggolongan kondisi pasien sesuai dengan kriteria yang ditentukan. Error maksimum terjadi pada perhitungan BMI, yaitu sebesar 2,6%. Error rata-rata tinggi badan, berat badan, dan BMI masing-masing sebesar 0,56%, 1,01%, dan 1,02%. Kata Kunci: Body Mass Index, sensor load cell, sensor ultrasonik, LCD.  Abstract Medical electronics technology is one of the most important technologies in medical world, because it can minimize the risk of disease in patients and enable doctor to diagnose patients. One of the implementation is the calculation of Body Mass Index (BMI) by inserting height and weight of the patient's. The purpose of this final project is to create a  digital weight and height gauge  to calculate BMI  of the elderly with the output is the information  about the conditions of the body, such as ideal, underweight, overweight, or obese based on Arduino Mega 2560. This tool uses the keypad that is used to input age, load cell sensor to measure weight and ultrasonic sensors to measure the height of the knee, and LCD as the display system output. Height of the patient's is obtained by using a formula involving age and knee high. By using that sensors, this tool can be used to measure weight up to 150 kg and height of knee up to 60 cm. By testing the entire system, the result of height and weight are valid, as well as BMI calculation and classification of the patient's condition are matched with the prescribed criteria. The maximum error occurs in the calculation of BMI, which amounted to 2.6%. Error rate of height, weight, and BMI respectively by 0,56%, 1,01%, and 1,02%. Keywords : Body Mass Index, load cell sensor, ultrasonic sensor, LCD.
KINERJA PENGENALAN SISTEM BIOMETRIK TELAPAK TANGAN MENGGUNAKAN EKSTRAKSI CIRI BERBASIS GELOMBANG SINGKAT BIORTOGONAL Putra, Herjuna Dony Anggara; Isnanto, R. Rizal; Zahra, Ajub Ajulian
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 4, NO. 4, DESEMBER 2015
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (425.342 KB) | DOI: 10.14710/transient.4.4.1095-1099

Abstract

Sebelum adanya teknologi biometrik, sistem pengenalan menggunakan metode konvensional seperti PIN, password, kunci, maupun kartu. Sistem biometrik menggunakan bagian tubuh dan perilaku manusia dimana tidak memungkinkan untuk lupa,  dipinjam maupun digunakan bersama - sama, atau rusak. Salah satu biometrik yang dapat digunakan pada sistem pengenalan adalah telapak tangan. Ciri pada telapak tangan seperti garis utama, garis kusut, titik delta, dan minusi cenderung unik, dan stabil. Tugas Akhir ini menghasilkan perangkat lunak yang dapat mengenali telapak tangan manusia dan mengetahui kinerja dari ekstraksi ciri gelombang singkat biortogonal untuk pengenalan telapak tangan. Tugas akhir ini menggunakan ekstraksi ciri gelombang singkat biortogonal orde 1.1 level 1 hingga 8, 1.3 level 1 hingga 5, 1.5 level 1 hingga 4, 2.6 level 1 hingga 4, dan 3.5 level 1 hingga 4 dengan metode pengenalan jarak Euclidean. Citra telapak tangan diambil dari 30 responden menggunakan kamera yang dipasang pada penyangga sebanyak 5 citra setiap responden. Berdasarkan hasil penelitian, didapatkan tingkat pengenalan tertinggi pada orde 1.1 level 4, 7, dan 8, 1.3 level 5, 1.5 level 4, 2.6 level 4, dan 3.5 level 4 sebesar 100%, sedangkan tingkat pengenalan paling rendah oleh orde 2.6 level dekomposisi 1 sebesar 88,33%. Selanjutnya adalah pengujian citra luar menggunakan nilai ambang tertentu didapatkan tingkat pengenalan tertinggi pada orde 1.1 level 7 sebesar 100%. Tingkat pengenalan paling rendah sebesar 40% pada orde 1.3 level 5.
PERANCANGAN MODUL SIMULATOR PENDETEKSI GANGGUAN ARUS URUTAN NEGATIF Putra, Ilham Bayu Pratama; Triwiyatno, Aris; Facta, Mochammad
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 3, NO. 1, MARET 2014
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (829.312 KB) | DOI: 10.14710/transient.3.1.119-125

Abstract

Abstrak Pada sistem tiga fasa yang tidak seimbang pada arus dan tegangannya memiliki komponen urutan positif, negatif dan nol. Adanya komponen urutan negatif ini memiliki efek buruk terutama pada mesin listrik yaitu dapat mengakibatkan pemanasan yang mempengaruhi kekuatan isolasi sehingga mengurangi umur dari mesin listrik. Dalam upaya untuk memproteksi sistem dari gangguan arus urutan negatif tersebut maka diperlukan sebuah relai yang mampu memproteksi sistem terhadap gangguan urutan negatif. Relai tersebut menggunakan mikrokontroler untuk mendeteksi gangguan dengan mengukur nilai arus yang diperoleh dari sensor arus pada setiap fasa. Kemudian mikrokontroler  menghitung besar gangguan arus urutan negatif. Jika nilai arus urutan negatif lebih besar dari nilai arus penyetelan maka mikrokontroler akan mengaktifkan relai sehingga sumber tegangan ke beban terputus. Proses untuk mengaktifkan relai menggunakan waktu delai. Karakteristik waktu delai yang digunakan IDMT dan definite time. Hasil akhir menunjukkan bahwa relai dapat bekerja untuk mendeteksi ganguan arus urutan negatif. Nilai gangguan arus urutan negatif terbesar terjadi pada gangguan hubung singkat dua fasa ke tanah sebesar 0,22 A dengan waktu pemutusan 630 ms (definite) dan 160 ms (IDMT). Nilai gangguan arus urutan negatif terkecil terjadi pada gangguan 2 fasa terbuka sebesar 0,05 A dengan waktu pemutusan sebesar 600 m (definite) dan 770 ms (IDMT). Kata Kunci : Arus Urutan Negatif, Mikrokontroler, Definite dan IDMT.  Abstract Unbalance three-phase system has positive, negative and zero sequence in the voltages and current. Negative sequence current has destructive effect expecially on clectric machine because it causes heating and reduce quality of insulastion and it will shorten the lifetime of machine. In effort to protect system from negatif sequence current, a relay is  needed  to protect system againts the fault of negative sequence current. The relay utilizes microcontroler to detect fault by measuring The current values are gotten from current sensors at each phase. Microcontroler calculates the value of negative sequence current. If the value of negative sequence current exceed the setting current, microcontroler will activate relai so that power supply to load is disconnected. Process is to activate relay using time delay. The characteristics of time delay  are IDMT and Definite time. The Result showed that relay was able to detect negative sequence current. The highest fault was two-phase short circuit at 0,22 A with tripping time was 630 ms (Definite) and 160 ms (IDMT). The lowest fault was one-phase open circuit at 0,05 A with tripping time was 600 ms (Definite) and 770 ms (IDMT). Keywords: Negative Sequence Current, Microcontroller, Definite and IDMT
PERANCANGAN SISTEM PENCAHAYAAN BUATAN PADA LAPANGAN STADION UNIVERSITAS DIPONEGORO DENGAN MENGGUNAKAN DIALUX 4 Ghaffar, Ahmad Faruq Abdul; Karnoto, Karnoto; Nugroho, Agung
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 6, NO. 3, SEPTEMBER 2017
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1148.629 KB) | DOI: 10.14710/transient.6.3.301-307

Abstract

Pencahayaan merupakan salah satu faktor penting dalam perancangan bangunan maupun ruangan, hal ini berguna untuk menunjang kenyamanan dalam beraktivitas dan keselamatan jika terjadi keadaan darurat. Pencahayaan dibagi menjadi dua jenis yaitu pencahayaan alami dengan memanfaatkan sinar matahari dan pencahayaan buatan yang menggunakan cahaya buatan (lampu). Lapangan stadion Universitas Diponegoro saat ini belum memiliki pencahayaan buatan maka dibutuhkan pencahayaan buatan yang baik dan sesuai standar SNI 03-3647-1994 tentang tata cara perencanaan teknik bangunan gedung olahraga. Penelitian ini merancang sistem pencahayaan buatan pada lapangan stadion Universitas Diponegoro dengan menggunakan data dari bagian aset Universitas Diponegoro dan data dari pengukuran berupa ukuran lapangan dan layout stadion keseluruhan, serta menggunakan lampu jenis metal halide. Perancangan ini menggunakan model penempatan lampu 4 titik dan melingkar sebagai perbandingan perancangan. Penelitian ini menggunakan perangkat lunak Dialux 4 untuk membantu dalam hal perancangan sistem pencahayaan buatan, perhitungan iluminasi dan tingkat silau. Hasil dari simulasi dengan menggunakan lampu Philips ArenaVision MVF404 didapatkan hasil untuk perancangan model 4 titik kelas 1 membutuhkan 28 lampu, kelas 2 membutuhkan 48 lampu, dan kelas 3 membutuhkan 128 lampu. Pada model melingkar kelas 1 membutuhkan 24 lampu, kelas 2 membutuhkan 48 lampu, dan kelas 3 membutuhkan 112 lampu.
PERANCANGAN HUMAN MACHINE INTERFACE ( HMI ) PADA MODEL KONVEYOR PENGANGKUTAN MATERIAL Manshur, Muhammad; Triwiyatno, Aris; Setiyono, Budi
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 4, NO. 3, SEPTEMBER 2015
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (563.579 KB) | DOI: 10.14710/transient.4.3.802-808

Abstract

Abstrak Perkembangan teknologi otomasi sistem pengangkutan berkembang sangat cepat di dunia industri. Sistem pengangkutan yang sering digunakan adalah konveyor. Konveyor dapat digunakan untuk mengangkut material dalam jumlah banyak  maupun sedikit. Cara kerja sistem konveyor yang efektif, efisien, dan cepat sehingga sangat membantu proses produksi.Tugas akhir ini merancang sebuah sistem HMI yang akan difungsikan pada model konveyor pengangkut material untuk melakukan simulasi monitoring,pengontrolan dan menyimpan data. Sistem HMI dirancang dengan disain yang sederhana dan mudah dipahami oleh operator sehingga operator dapat memonitor dan mengontrol plant dengan mudah. Komponen yang dipakai dalam tugas akhir ini meliputi PLC Omron seri CPM1A sebagai pengontrolnya, CX Supervisor 3.22 sebagai aplikasi untuk membuat HMI, dan Microsoft Access sebagai database. Hasil pengujian dari sistem HMI yaitu telah dapat mengontrol, memonitor, dan menyimpan data. Pengujian pengontrolan dilakukan dengan menekan tombol start dan stop di HMI. Pengujian monitoring pada HMI terlihat dengan aktifnya indikator sensor dan aktuator sedangkan pengujian database dengan melihat semua data tersimpan dengan baik di Microsoft Access. Kata kunci: PLC Omron seri CPM1A, HMI, CX Supervisor, Microsoft Access  Abstract The development of the transport system automation technology has been developing very rapidly in the industrialized world. The transport system was often used conveyor. Conveyors has could be used to transport large amounts of material or less. The system of conveyor has worked very effective, efficient, and fast, so it greatly assist the process of production. This final project designed the system of HMI that would be enabled to the material transporting conveyor model that had some function  such as to simulate the monitoring, controlling and storing data.It was designed with a simple design and easily understood by operator so that the operator could done monitoring and controlling the plant easily. The components were used in this thesis included Omron PLC CPM1A series as a controller, the CX Supervisor 3.22 as software  to create HMI, and Microsoft Access as the database.The test results of the HMI system that has been able to control, monitor, and store data. Controlling test was done by pressing the start button and stop button on the HMI. Monitoring test on HMI was succeed when the indicator of sensor and actuator worked well then saving test was completely done to the database was by looking at all the data stored properly in Microsoft Access. Keywords: PLC Omron seri CPM1A, HMI, CX Supervisor, Microsoft Access
PERANCANGAN ROBOT BERKAKI 4 (QUADRUPED) DENGAN STABILIZATION ALGORITHM PADA UNEVEN FLOOR MENGGUNAKAN 6-DOF IMU BERBASIS INVERS KINEMATIC Prayogo, Rofiq Cahyo; Triwiyatno, Aris; Sumardi, Sumardi
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 7, NO. 2, JUNI 2018
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1359.462 KB) | DOI: 10.14710/transient.7.2.543-551

Abstract

Teknologi robotika selalu mengalami perkembangan dengan sangat cepat. salah satunya teknologi robot bekaki 4 (Quadruped). Salah satu jenis robot itu adalah robot bekaki 4 (Quadruped). Permasalahan yang sering timbul pada robot berkaki 4 ini adalah ketika dihadapkan pada permukaan yang tidak rata (uneven floor). Ini akan mengakibatkan pergerakan robot terhambat dikarenakan titik beban robot yang tidak seimbang. Pada penelitian ini dilakukan perancangan dan pembuatan algoritma stabilisasi (Stabilization Algorithm) robot quadruped pada uneven floor dengan sensor 6 DOF IMU MPU 6050 berbasis invers kinematic. Sensor MPU 6050  terbagi atas sensor accelerometer dan gyroscope. Sensor ini akan memberikan masukan sudut kemiringan robot sehingga akan diolah dalam stabilization algorithm yang menggunakan kontrol proportional untuk dapat mempertahankan body robot tetap datar pada uneven floor. Robot quadruped bergerak dengan menggunakan metode inverse kinematics dengan mengikuti koordinat yang diberikan. Metode inverse kinematics membantu menemukan nilai sudut yang menggerakkan servo melalui koordinat akhir. Hasil pengujian menunjukkan bahwa robot quadruped dengan menggunakan stabilization algorithm dapat meningkatkan kestabilan sudut pitch sebesar 75,58 % dan kestabilan sudut roll sebesar 71,15 %. 

Page 8 of 107 | Total Record : 1063


Filter by Year

2012 2024


Filter By Issues
All Issue TRANSIENT, VOL. 13, NO.3, SEPTEMBER 2024 TRANSIENT, VOL. 13, NO.2, JUNI 2024 TRANSIENT, VOL. 13, NO.1, MARET 2024 TRANSIENT, VOL. 12, NO. 4, DESEMBER 2023 TRANSIENT, VOL. 12, NO. 3, SEPTEMBER 2023 TRANSIENT, VOL. 12, NO. 2, JUNI 2023 TRANSIENT, VOL. 12, NO.1, MARET 2023 TRANSIENT, VOL. 11, NO. 4, DESEMBER 2022 TRANSIENT, VOL. 11, NO. 3, SEPTEMBER 2022 TRANSIENT, VOL. 11, NO. 2, JUNI 2022 TRANSIENT, VOL. 11, NO. 1, MARET 2022 TRANSIENT, VOL. 10, NO. 3, SEPTEMBER 2021 TRANSIENT, VOL. 10, NO. 4, DESEMBER 2021 TRANSIENT, VOL. 10, NO. 2, JUNI 2021 TRANSIENT, VOL. 10, NO. 1, MARET 2021 TRANSIENT, VOL. 9, NO. 4, DESEMBER 2020 TRANSIENT, VOL. 9, NO. 3, SEPTEMBER 2020 TRANSIENT, VOL. 9, NO. 2, JUNI 2020 TRANSIENT, VOL. 9, NO. 1, MARET 2020 TRANSIENT, VOL. 8, NO. 4, DESEMBER 2019 TRANSIENT, VOL. 8, NO. 3, SEPTEMBER 2019 TRANSIENT, VOL. 8, NO. 2, JUNI 2019 TRANSIENT, VOL. 8, NO. 1, MARET 2019 TRANSIENT, VOL. 7, NO. 4, DESEMBER 2018 TRANSIENT, VOL. 7, NO. 3, SEPTEMBER 2018 TRANSIENT, VOL. 7, NO. 2, JUNI 2018 TRANSIENT, VOL. 7, NO. 1, MARET 2018 TRANSIENT, VOL. 6, NO. 4, DESEMBER 2017 TRANSIENT, VOL. 6, NO. 3, SEPTEMBER 2017 TRANSIENT, VOL. 6, NO. 2, JUNI 2017 TRANSIENT, VOL. 6, NO. 1, MARET 2017 TRANSIENT, VOL. 5, NO. 4, DESEMBER 2016 TRANSIENT, VOL. 5, NO. 3, SEPTEMBER 2016 TRANSIENT, VOL. 5, NO. 2, JUNI 2016 TRANSIENT, VOL. 5, NO. 1, MARET 2016 TRANSIENT, VOL. 4, NO. 4, DESEMBER 2015 TRANSIENT, VOL. 4, NO. 3, SEPTEMBER 2015 TRANSIENT, VOL. 4, NO. 2, JUNI 2015 TRANSIENT, VOL. 4, NO. 1, MARET 2015 TRANSIENT, VOL. 3, NO. 4, DESEMBER 2014 TRANSIENT, VOL. 3, NO. 3, SEPTEMBER 2014 TRANSIENT, VOL. 3, NO. 2, JUNI 2014 TRANSIENT, VOL. 3, NO. 1, MARET 2014 TRANSIENT, VOL. 2, NO. 4, DESEMBER 2013 TRANSIENT, VOL. 2, NO. 3, SEPTEMBER 2013 TRANSIENT, VOL. 2, NO. 2, JUNI 2013 TRANSIENT, VOL. 2, NO. 1, MARET 2013 TRANSIENT, VOL. 1, NO. 4, DESEMBER 2012 TRANSIENT, VOL. 1, NO. 3, SEPTEMBER 2012 More Issue