cover
Contact Name
Wahyudi
Contact Email
transient@elektro.undip.ac.id
Phone
+628122823417
Journal Mail Official
transient@elektro.undip.ac.id
Editorial Address
Jl. Prof. Sudharto, SH – Tembalang, Semarang Jawa Tengah 50275
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
TRANSIENT: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : 26850206     DOI : -
Core Subject : Engineering,
TRANSIENT: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro (e-ISSN:2685-0206) diterbitkan oleh Departemen Teknik Elektro Universitas Diponegoro. Pertama kali terbit pada tahun 2012. TRANSIENT: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro menerima artikel ilmiah dari pakar dan peneliti baik dari industri maupun akademisiTRANSIENT: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro menerbitkan makalah ilmiah berbahasa Indonesia untuk bidang Teknik Elektro meliputi Ketenagaan, Telekomunikasi, Elektronika, Sistem Kendali, Instrumentasi, Biomedika, Komputer dan Teknologi Informasi, serta topik-topik yang terkait. Jadwal penerbitan setiap tiga bulan sekali (Maret, Juni, September dan Desember). Artikel yang terbit akan diberikan nomer identifier unik (DOI/Digital Object Identifier) dan tersedia serta bebas diunduh dari website ini. Penulis tidak dipungut biaya baik untuk pengiriman artikel maupun pemrosesan artikel. Transient telah terindeks di Google Scholar, Garuda, Dimensions.
Articles 1,063 Documents
ANALISIS PENGARUH PENEMPATAN PEMBANGKITAN TERDISTRIBUSI TERHADAP KESTABILAN TEGANGAN PADA SISTEM DISTRIBUSI Jayawardana, Pradana Putradewa; Hermawan, Hermawan; Handoko, Susatyo
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 1, NO. 4, DESEMBER 2012
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (556.636 KB) | DOI: 10.14710/transient.1.4.274-280

Abstract

Abstrak Sistem tenaga listrik konvensional dirancang untuk menyalurkan daya listrik dalam jumlah besar dari unit generator terpusat melalui saluran transmisi dan sistem distribusi menuju pelanggan. Pembangkitan terdistribusi(DG) didefinisikan sebagai sumber tenaga listrik yang terhubung secara langsung pada jaringan distribusi atau pada sisi pelanggan. Tugas Akhir ini mempelajari efek pemasangan pembangkitan terdistribusi terhadap kestabilan sistem distribusi. Kestabilan sistem dievaluasi dari indeks kestabilan tegangan dari sistem distribusi. Kasus yang pertama menggunakan sistem distribusi 69 bus, dan kasus kedua menggunakan Mrica 05 di Banjarnegara. Besar indeks kestabilan tegangan rata-rata pada kasus I dengan kondisi tanpa DG adalah 0,8036; 3 DG adalah 0,9514; 5 DG adalah 1,0722; 7 DG adalah 1,1107; dan kondisi 9 DG adalah 1,1408. Sedangkan dalam kasus II, besar indeks kestabilan tegangan rata-rata kondisi sebelum pemasangan DG, kondisi DG existing, dan kondisi DG di masa dengan adalah 0,9388; 0,952;, dan 0,9758. Dalam kedua kasus di atas, pemasangan pembangkitan terdistribusimengakibatkan indeks kestabilan tegangan sepanjang penyulang lebih besar daripada tanpa pemasangan. Namun demikian, pemasangan DG harus tetap memperhatikan batas maksimum tegangan operasi untuk mencegah terjadinya tegangan lebih ketika indeks kestabilan tegangan tinggi. . Kata Kunci : sistemaktif, distributed generation, sistemdistribusi, kestabilansistem, indekskestabilantegangan Abstract Electric power system is conventionally designed to transport bulk amount of electric power from centralized generation unit trough the transmission line and distribution network to customers. Pembangkitan terdistribusiis described as an electric power source that directly connected to the distribution network or on the customer site of the meter. This Final Project studied the effect of allocation of pembangkitanterdistribusi on distribution system stability. The system stability evaluated from voltage stability index of the distribution system. First case used the 69 bus distribution systems, and the second case used Mrica 05 feeder in Banjarnegara. The mean of voltage stability index on case I without DG installed was 1,0722; 3 DG was 0,9514; 5 DG was 1,0722; 7 DG was 1,1107; and in 9 DG condition was 1,1408. Whereas in case II, the mean of voltage stability index without DG installed; DG existing condition; and future DG condition were 0,9388, 0,9523, and 0,9758 consecutively.In both case, the allocation of pembangkitanter distribusi gave the better voltage stability index across feeder than before installation. However, the installation of DG had to consider the maximum operated voltage to prevent over voltage on the system when voltage stability index was high. Keyword : pembangkitan terdistribusi, sistem distribusi, kestabilan sistem, profiltegangan, indeks kestabilan tegangan
ANALISIS KINERJA ZIGBEE (802.15.4) WSN PADA TOPOLOGI TREE DAN STAR MODE NON BEACON MENGGUNAKAN NETWORK SIMULATOR 2 Suryanto, Yuni Intanmia; Sukiswo, Sukiswo; Zahra, Ajub Ajulian
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 4, NO. 3, SEPTEMBER 2015
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (562.68 KB) | DOI: 10.14710/transient.4.3.694-700

Abstract

Abstrak WSN (Wireless Sensor Network) adalah infrastruktur jaringan sensor yang terhubung secara nirkabel. Pemanfaatan WSN dapat mempergunakan standar ZigBee. ZigBee adalah spesifikasi untuk jaringan protokol komunikasi tingkat tinggi, menggunakan radio digital berukuran kecil dengan daya rendah, dan berbasis standart IEEE 802.15.4. ZigBee mendukung beberapa topologi jaringan, yaitu star (single-hop), mesh, dan tree dengan mode pengiriman data beacon enabled dan non beacon enabled. Pada penelitian ini akan mensimulasikan pengiriman data yang memanfaatkan jaringan ZigBee sebagai komunikasi datanya menggunakan Network Simulator 2. Topologi menggunakan topologi tree dan star mode non beacon dengan variasi idle time 10ms, 30ms, 50ms, 70ms dan 90ms. Penilaian kinerja jaringan menggunakan parameter Quality of Service (QoS), seperti waktu tunda (delay), paket hilang (packet loss), throughput dan packet delivery ratio (PDR). Hasil simulasi menujukkan berdasarkan kinerja dari topologi tree throughput  tertinggi sebesar 15,25kbps sedangkan topologi star 72,51kbps. PDR pada topologi tree cenderung meningkat sebanding dengan penambahan waktu idle time, tetapi terjadi penurunan pada topologi star. Semakin rendah idle time, delay yang diperoleh semakin tinggi. Dalam proses pengiriman non beacon tidak adanya beacon sehingga node-node tidak mengetahui kondisi jaringan yang menyebabkan packet loss cenderung lebih besar. Kata kunci : WSN, ZigBee, Topologi, Network Simulator 2  Abstract WSN (Wireless Sensor Network) is a network infrastructure sensor which is connected wirelessly. ZigBee standard can be used for WSN utilization. ZigBee is a specification for high level communication protocol network, using small-sized low power digital radio, and based on IEEE 802.15.4. ZigBee supports several topology networks, namely star (single-hop), mesh, and tree with beacon enabled and non beacon enabled data transmission. This research will stimulate data transmission which uses ZigBee networks as data communication using Network Simulator 2. Topology uses tree and star non-beacon mode with idle time variations 10 ms, 30 ms, 50 ms, 70 ms, and 90 ms. Network performance measurement using parameters Quality of Service (QoS), such as delay, packet loss, throughput, and packet delivery ratio (PDR). Result of the simulations showed that based on the performance of tree topology, the highest throughput 15,25 kbps, while star topology 72,51 kbps. PRD in tree topology tend to increase the same as the adding of idle time. However, there was a decrease in star topology. The lower the idle time, the higher the delay. In the non-beacon transmission process, the absence of beacon caused nodes not knowing the networks condition which made the packet loss tend to be larger. Key words: WSN, ZigBee, Topology, Network Simulator 2
ANALISIS EKONOMI PERENCANAAN PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA SURYA (PLTS) DI DEPARTEMEN TEKNIK ELEKTRO UNIVERSITAS DIPONEGORO Hidayat, Fian; Winardi, Bambang; Nugroho, Agung
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 7, NO. 4, DESEMBER 2018
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (684.491 KB) | DOI: 10.14710/transient.7.4.875-882

Abstract

Meningkatnya kebutuhan energi listrik mengakibatkan bertambahnya penggunaan pembangkit listrik berbahan bakar fosil yang ketersediaanya semakin lama semakin menipis. Hal tersebut menjadi alasan berkembangnya energi baru terbarukan. Sel surya merupakan salah satu energi baru terbarukan yang berpotensi untuk dikembangkan di Indonesia, karena intensitas Matahari yang tinggi. Dan diharapkan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dapat meringankan beban PLN dalam menyediakan kebutuhan energi listik. Penelitian ini membahas analisa ekonomi perencanaan sistem PLTS terhubung dengan jaringan listrik PLN hasil simulasi HOMER dan PVsyst. Dari sisi ekonomi menganalisis biaya investasi dan alur kas selama investasi PLTS, menggunakan beberapa metode, yaitu Net Present Value (NPV), Benefit–Cost Ratio (B-CR), dan Discounted Payback Period (DPP). Serta menghitung harga jual energi listrik untuk memperoleh kelayakan investasi. Hasil perhitungan analisis ekonomi teknik berdasarkan simulasi HOMER dan PVsyst dengan harga jual energi sebesar RP 840,2 tidak layak, karena tidak mampu mengimbangi biaya investasi awal yang tinggi. Setelah dilakukan analisis sensitivitas dengan menaikan harga jual energi, hasil perhitungan analisis ekonomi teknik berdasarkan simulasi HOMER dapat dikatakan layak apabila harga jual energi sebesar Rp 1932,8/kWh, sedangkan untuk PVsyst sebesar Rp 1440,2/kWh, karena mampu menutup biaya investasi.
SIMULASI ANTENA MIKROSTRIP BIDANG SEGIEMPAT TUNGGAL DENGAN SOFTWARE MATLAB Hasan, M. Fuad; Darjat, Darjat; Zahra, Ajub Ajulian
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 2, NO. 3, SEPTEMBER 2013
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (419.46 KB) | DOI: 10.14710/transient.2.3.805-809

Abstract

Abstrak Antena mikrostrip cukup pesat perkembangannya terutama dalam hal desain. Antena mikrostrip memiliki banyak kelebihan antara lain desain antena yang ringkas, praktis, ringan terutama pada komunikasi nirkabel, tetapi antena ini juga memiliki beberapa kekurangan, seperti gain yang rendah dan bandwidth yang sempit. Penelitian tentang bidang (patch) antena mikrostrip telah mengalami kemajuan pesat pada saat ini. Kebutuhan akan fungsi yang berbeda mengharuskan antena mikrostrip mempunyai karakteristik yang berda dalam hal frekuensi kerja, ukuran atau dimensi, efisiensi, gain,dan impedansi karakteristik. penelitian ini merancang suatu program simulasi yang akan digunakan untuk menganalisis pengaruh frekuensi kerja, bahan substrat, dan ketebalan substrat terhadap dimensi atau ukuran dan  karakteristik antena mikrostrip bentuk segiempat tunggal dengan beberapa varian yaitu varian 5 bahan substrat (Bakelite, FR4 Glass Epoxy, RO4003, Taconic TLC dan RT Duroid), varian level frekuensi (2,25 GHz, 2,3 GHz, 2,4GHz, dan 3,35 GHz), serta varian ketebalan substrat (3 mm, 1,575 mm, 0,787 mm, dan 0,508 mm) untuk jenis bahan substrat RT duroid.  Program dirancang dengan menggunakan software matlab. Berdasarkan hasil pengujian yang dilakukan, bahan RT duroid antena mikrostrip bentuk segiempat tunggal memiliki kinerja paling bagus karena menunjukkan efisiensi sebesar 0.93326 % dan gain sebesar 14.3904 dBi. Kata kunci : Antena Mikrostrip bidang segiempat, Frekuensi, Substrat.  Abstract Microstrip antena dependence rapid development, especially in terms of design. Microstrip antena has many advantages, such as compact antena design, practical, lightweight, especially in wireless communication, but it also has some shortcomings, such as low gain and narrow bandwidth. Research on patch microstrip antena has boomed this time. The different functions require specific microstrip antena characteristics in terms of operating frequency, size or dimensions, efficiency, gain, and impedance characteristics. This research is aimed to design a simulation program that will be used to analyze the influence of the working frequency, substrate material, and substrate thickness to the dimensions and characteristics of a single rectangular shape microstrip antena with multiple variants, 5 different substrate materials (Bakelite, FR4 Epoxy Glass, RO4003, Taconic TLCand RT Duroid), various frequencies (2.25 GHz, 2.3GHz, 2,4GHz, and 3.35GHz), as well as variants of the substrate thicknesses (3 mm, 1.575mm, 0.787mm, and 0.508mm) to RT Duroid types of substrate materials. Based on the results of tests RT Duroid based single rectangular shape microstrip antena has the best performance because it indicates an efficiency of 0.93326% and a gain of 14.3904 dBi. Keywords: Microstrip Patch Antenas, Frequency, Substrat.
ANALISIS RESETTING RECLOSER PADA SALURAN WLI 06 TRAFO 30 MVA 150 KV GARDU INDUK WELERI KENDAL DENGAN SIMULASI ETAP 12.6.0 Hidayat, Taufiq; Karnoto, Karnoto; Yuningtiastuti, Yuningtiastuti
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 5, NO. 4, DESEMBER 2016
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (836.746 KB) | DOI: 10.14710/transient.5.4.511-518

Abstract

Energi listrik menjadi salah satu kebutuhan pokok masyarakat yang harus terpenuhi. Pengguna energi listrik terus bertambah setiap tahun dan mengharuskan adanya perkembangan jaringan distribusi. Hal tersebut dapat mempengaruhi kerja relay proteksi yang terpasang pada jaringan distribusi. Sistem proteksi yang bekerja dengan baik akan mengamankan jaringan distribusi yang mengalami gangguan sehingga dapat meminimalkan kerusakan akibat gangguan. Salah satu peralatan proteksi yang ada di jaringan distribusi antara lain recloser. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sistem proteksi  pada Saluran Waleri 06 (WLI 06) yang terjadi overlapping antara recloser 1 dibus W3-58 dengan relay OCR (Over Current Relay) dan GFR (Ground fault Relay) outgoing pada saluran WLI 06 trafo 30 MVA GI Weleri kendal. Koordinasi proteksi hasil resetting recloser dilakukan dengan mempertimbangkan OCR dan GFR outgoing sesuai standar IEC dan PLN. Hasil resetting menunjukan perubahan nilai TMS relay OCR dari 0,125 menjadi 0,198 dan relay GFR dari 0,25 menjadi 0,292. Nilai TMS Recloser 1 dari 0,45 menjadi 0,077 untuk OCR dan dari 0,14 menjadi 0,139 untuk GFR. Nilai TMS recloser 2 dari 0,24 menjadi 0,019 untuk OCR dan dari 0,3 menjadi 0,0187 untuk GFR. Recloser 3 mengalami perubahan setting TMS dari 0,05 menjadi 0,019 untuk OCR dan dari 0,05 menjadi 0,0183 untuk GFR.
OPTIMASI PARAMETER KONTROLER PI PADA FILTER AKTIF SHUNT MENGGUNAKAN GENETIC ALGORITHM (GA) Putra Pradana, Oktarico Susilatama; Warsito, Agung; Handoko, Susatyo
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 3, NO. 4, DESEMBER 2014
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (850.601 KB) | DOI: 10.14710/transient.3.4.677-684

Abstract

Abstrak Beban non-linier menjadi permasalahan penting semenjak penerapan peralatan semikonduktor yang menghasilkan distorsi harmonisa. Salah satu cara untuk mengkompensasi daya reaktif dan eliminasi arus harmonikadalah dengan menggunakan filter aktif paralel. Shunt Active Power Filter (SAPF) memiliki PWM yang dapat dikendalikan oleh topologi Voltage Source Inverter (VSI) yang menggunakan kontroler PI untuk tracking tegangan referensi. Tuning optimal pada kontroler PI menggunakan algoritma genetika dibutuhkan untuk mendapatkan repon transien terbaik dari tegangan kapasitor DC dengan mempertahankan nilai tegangan DC konstan.Algoritma genetika menawarkan suatu konsep bahwa sifat-sifat individu dapat dikodekan dengan cara tertentu sehingga sifat-sifat tersebut dapat diturunkan pada generasi berikutnya. Suatu individu dievaluasi berdasarkan suatu fungsi tertentu sebagai ukuran performansinya. Nilai minimum dari Total Harmonic Distorsion (THD) merupakan indeks performansi yang digunakan sebagai fungsi obyektif dalam proses optimasi pada tugas akhir ini. Pada penelitian ini, metode algoritma genetika diprogram dengan Software MATLAB 7.6.0 (R2008a). Jaringan yang akan diuji adalah sistem kelistrikanpada jurnal referensi [1]. Dari hasil percobaan diperoleh nilai parameter optimal kontroler PI sebesar420.898dan 860.352. Akibatnya, nilai THD arus mengalami penurunan sebesar 21.22% sehingga diperoleh nilai THD arus sebesar 3.74% dengannilaisettling time dan ITAEmasing-masing sebesar 0.2415sdan  0.9835. Kata kunci : Optimasi, Kontroler PI, ITAE, Settling Time, Filter Aktif Shunt, Algoritma genetika, Harmonisa.  Abstract Non-linier load has becomeimportant issues since the application of semiconductor devices producting harmonic distortions. One way to compensate reactive power and to deal with current distortions is using shunt active power filter whose PWM can be controlled by Voltage Source Inverter (VSI) topology on PI controller to trackvoltage reference down. The best tuning of PI controller using genetic algorithm is needed to gain the best transient response of DC capasitor voltage by maintaining the value of stabilized DC voltage. Genetic algorithm proposes a concept that the natures of individuals could be decoded and inherited into the following generations.An individual is evaluated according to the typical function as performance indices. The minimum figure of Total Harmonic Distorsion (THD) is considered as performance indiceand objective function in optimization process of these final project. The power system that  will be tested ison paper reference[1]. To sum up, according to the outcome of experiment,the numberof PI controller parameters are420.898and 860.352. As the result, the figure of current harmonic is significantly decline to 21.22%  thereforethe value of current harmonic is 3.74% with the number of settling time and ITAEbeing 0.2415sand0.9835respectively. Keyword :Optimization, PI controller, ITAE, Settling Time, Shunt Active Power Filter, Genetic Algorithm, Harmonics.
ANALISIS PELEPASAN BEBAN (LOAD SHEDDING) MENGGUNAKAN UNDER FREQUENCY RELAY PADA PEMBANGKITAN TANJUNG JATI B JEPARA Karo, Tio Vanny Br; Windarta, Jaka; Facta, Mochammad
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 7, NO. 1, MARET 2018
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (973.271 KB) | DOI: 10.14710/transient.7.1.138-144

Abstract

Adanya perubahan beban secara tiba-tiba akan mengakibatkan perubahan kestabilaan pada sistem. Salah satunya adalah perubahan kestabilan frekuensi sistem. Frekuensi akan naik apabila pembangkit menghasilkan daya yang lebih besar dari pada permintaan beban dan sebaliknya frekuensi akan turun bila pembangkit menghasilkan daya yang lebih kecil dibandingkan dengan permintaan beban. Apabila penurunan frekuensi tidak segera ditanggulangi makan akan menyebabkan sistem tersebut mengalami pemadaman total (black out). Salah satu tindakan yang harus dilakukan untuk menanggulangi turunnya frekuensi adalah dengan melakukan pelepasan beban (load shedding) yang diharapkan dapat memulihkan frekuensi dengan cepat dan jumlah beban yang dilepaskan seminimal mungkin. Pada Penelitian ini dibuat simulasi pelepasan beban pada Pembangkitan Tanjung Jati B Jepara dan pada daerah Jepara, Kuduss, Sayung, Jekulo, Pati dan Rembang . Simulasi ini digunakan untuk menganalisis frekuensi dan tegangan sistem akibat gangguan  yang diberikan pada sistem yaitu gangguan skenario beban 30%, skenario  beban 50%, skenario beban 70% dan skenario beban 100%. Dari hasil simulasi menggunakan software ETAP 12.6.0 menunjukkan bahwa pada skenario beban 30%, 50% dan 70% tidak dilakukan pelepasan beban karena perubahan frekuensi tidak mencapai frekuensi setting sebesar 98%. Sedangkan ketika dilakukan skenario beban 100% dilakukan pelepasan beban sebesar 90 MVA dan dapat mengembalikan frekuensi menjadi normal pada detik ke-48,2.
PERANCANGAN APLIKASI MONITORING DAN PENILAIAN MATERI PERKULIAHAN PADA SISTEM KULIAH ONLINE UNIVERSITAS DIPONEGORO Muntiastuti, Karenza Balqis; Somantri, Maman; Satoto, Kodrat Imam
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 2, NO. 1, MARET 2013
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (342.767 KB) | DOI: 10.14710/transient.2.1.160-167

Abstract

Abstrak   Kuliah online Universitas Diponegoro (http://kulon.undip.ac.id) merupakan sistem e-learning berbasis web yang dibangun dengan  maksud untuk meningkatkan kelancaran kegiatan perkuliahan. Sistem kuliah online ini menjadi alternatif dalam membantu kegiatan perkuliahan yang umumnya dilakukan dengan tatap muka dan terikat oleh waktu yang terbatas. Sistem ini telah diimplementasikan di lingkungan Universitas Diponegoro dengan menggunakan Learning Management System (LMS) Moodle. Dosen dapat memberikan pengumuman, materi, tugas, dan penilaian terhadap tugas tersebut, serta membuka forum diskusi dan kuis online melalui sistem tersebut. Selama ini, pemanfaatan dari sistem ini belum maksimal sehingga banyak ruang mata kuliah atau course (istilah yang digunakan dalam Moodle) belum memuat modul yang memadai. Aplikasi monitoring aktivitas dosen ini  dibuat untuk membantu dalam pemantauan isi dari setiap dari mata kuliah yang ada di kuliah online. Perangkat lunak ini memuat catatan aktivitas dari setiap dosen pada setiap mata kuliah yang diampunya berserta penilaian modul yang ada pada mata kuliah tersebut, sehingga dapat dilihat akun dosen dan mata kuliah apa yang memuat modul yang memadai untuk alternatif kegiatan perkuliahan.   Kata kunci: e-learning, Moodle,  monitoring, penilaian     Abstract Kuliah online Universitas Diponegoro (htttp://kulon.undip.ac.id) is web-based e-learning system  which is built for enhancing  the lecture activities. The e-learning system become an alternative in supporting lecture activities which  generally should be held by meeting in class and bound by the limited time. This system implemented in Universitas Diponegoro environment was developed by Moodle based. Lecturers could provide the announcement, resources, assignments, grades, forums, and quizes on the system. Currently, there are many courses which have not provided adequate module for lectures activities. This monitoring application is developed to assist in monitoring the contents of each course available in the system. This software contains record of each lecturers activity of their courses and the grade of the existing modules of the course. So, the lecturers and courses could be seen about who and what subjects that provide adequate modules for lectures activites.   Keywords: e-learning, Moodle, monitoring, grade
RANCANG BANGUN SISTEM PENDETEKSI MURMUR REGURGITASI JANTUNG BERBASIS ANDROID Wirawan, Dwi Prasetyo; Riyadi, Munawar Agus; Somantri, Maman
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 4, NO. 4, DESEMBER 2015
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (560.922 KB) | DOI: 10.14710/transient.4.4.940-950

Abstract

Kesehatan tubuh merupakan hal yang sangat penting untuk diperhatikan. Salah satunya adalah kesehatan jantung. Jantung merupakan organ vital yang mengatur peredaran darah di seluruh tubuh. Namun, masih banyak manusia yang tidak memperhatikan kesehatan jantungnya. Akibatnya muncul penyakit atau gangguan pada jantung. Salah satunya adalah regurgitasi yang terjadi akibat penutupan katup jantung yang tidak sempurna, sehingga mengakibatkan aliran balik darah. Pada penelitian ini, penulis merancang sebuah alat pendeteksi murmur regurgitasi jantung berbasis Android. Sensor yang digunakan adalah electret microphone yang dihubungkan dengan stetoskop dan diintegrasikan dengan smartphone Android. Suara jantung akan ditampilkan dalam bentuk spektrum frekuensi dengan metode Fast Fourier Transform menggunakan class RealDoubleFFT.java. Pada pengujian sistem, aplikasi telah dapat mendeteksi kelainan jantung regurgitasi dan jantung normal berdasarkan frekuensi suara yang muncul dengan presentase validasi sebesar 100% terhadap hasil keterangan dokter.
PERENCANAAN JARINGAN METRO ETHERNET WILAYAH DKI JAKARTA TAHUN 2028 DENGAN TOPOLOGI MULTRING DAN KAPASITAS 100Gbps aditya, aditya; Sukiswo, Sukiswo; Zahra, Ajub Ajulian
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 8, NO. 1, MARET 2019
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1262.062 KB) | DOI: 10.14710/transient.8.1.1-8

Abstract

Kebutuhan telekomunikasi meningkat pesat seiring dengan perkembangan teknologi dewasa ini. Tingginya permintaan akan penyediaan layanan telekomuniasi yang handal,  penyedia layanan telekomunikasi dituntut untuk terus menyediakan infrastruktur layanan yang memadai bagi masyarakat. Metro ethernet merupakan salah satu solusi yang dipilih dalam penyediaan layanan karena dapat dilakukan penambahan kapasitas dari waktu ke waktu. Disamping itu DKI Jakarta merupakan kota terbesar di Indonesia, sehingga diperkirakan DKI Jakarta akan memiliki trafik yang sangat besar dimasa mendatang. Penelitian ini melakukan perencanaan jaringan backbone metro ethernet yang mampu mencukupi kebutuhan masyarakat Wilayah DKI Jakarta pada tahun 2028 dengan menggunakan metode prakiraan jumlah penduduk berdasarkan deret geometri, perkiraan penggunaan data berdasarkan survey APJII, metode Center Of Gravity untuk melakukan peletakan node dan pengelompokan trafik dengan Traffic Grooming untuk menentukan topologi jaringan optimal  pada masa mendatang. Selanjutnya, dilakukan pendimensian kapasitas jaringan untuk memasikan seluruh link memiliki nilai utilisasi yang baik. Hasil rancangan topologi memiliki lima ring dengan tiga node penghubung yaitu node KGT, MDS, dan KRT. Hasil pendimensian jaringan menunjukan bahwa hasil rancangan jaringan memiliki nilai utilisasi yang baik yaitu antara 45% sampai dengan  50%. 

Page 77 of 107 | Total Record : 1063


Filter by Year

2012 2024


Filter By Issues
All Issue TRANSIENT, VOL. 13, NO.3, SEPTEMBER 2024 TRANSIENT, VOL. 13, NO.2, JUNI 2024 TRANSIENT, VOL. 13, NO.1, MARET 2024 TRANSIENT, VOL. 12, NO. 4, DESEMBER 2023 TRANSIENT, VOL. 12, NO. 3, SEPTEMBER 2023 TRANSIENT, VOL. 12, NO. 2, JUNI 2023 TRANSIENT, VOL. 12, NO.1, MARET 2023 TRANSIENT, VOL. 11, NO. 4, DESEMBER 2022 TRANSIENT, VOL. 11, NO. 3, SEPTEMBER 2022 TRANSIENT, VOL. 11, NO. 2, JUNI 2022 TRANSIENT, VOL. 11, NO. 1, MARET 2022 TRANSIENT, VOL. 10, NO. 3, SEPTEMBER 2021 TRANSIENT, VOL. 10, NO. 4, DESEMBER 2021 TRANSIENT, VOL. 10, NO. 2, JUNI 2021 TRANSIENT, VOL. 10, NO. 1, MARET 2021 TRANSIENT, VOL. 9, NO. 4, DESEMBER 2020 TRANSIENT, VOL. 9, NO. 3, SEPTEMBER 2020 TRANSIENT, VOL. 9, NO. 2, JUNI 2020 TRANSIENT, VOL. 9, NO. 1, MARET 2020 TRANSIENT, VOL. 8, NO. 4, DESEMBER 2019 TRANSIENT, VOL. 8, NO. 3, SEPTEMBER 2019 TRANSIENT, VOL. 8, NO. 2, JUNI 2019 TRANSIENT, VOL. 8, NO. 1, MARET 2019 TRANSIENT, VOL. 7, NO. 4, DESEMBER 2018 TRANSIENT, VOL. 7, NO. 3, SEPTEMBER 2018 TRANSIENT, VOL. 7, NO. 2, JUNI 2018 TRANSIENT, VOL. 7, NO. 1, MARET 2018 TRANSIENT, VOL. 6, NO. 4, DESEMBER 2017 TRANSIENT, VOL. 6, NO. 3, SEPTEMBER 2017 TRANSIENT, VOL. 6, NO. 2, JUNI 2017 TRANSIENT, VOL. 6, NO. 1, MARET 2017 TRANSIENT, VOL. 5, NO. 4, DESEMBER 2016 TRANSIENT, VOL. 5, NO. 3, SEPTEMBER 2016 TRANSIENT, VOL. 5, NO. 2, JUNI 2016 TRANSIENT, VOL. 5, NO. 1, MARET 2016 TRANSIENT, VOL. 4, NO. 4, DESEMBER 2015 TRANSIENT, VOL. 4, NO. 3, SEPTEMBER 2015 TRANSIENT, VOL. 4, NO. 2, JUNI 2015 TRANSIENT, VOL. 4, NO. 1, MARET 2015 TRANSIENT, VOL. 3, NO. 4, DESEMBER 2014 TRANSIENT, VOL. 3, NO. 3, SEPTEMBER 2014 TRANSIENT, VOL. 3, NO. 2, JUNI 2014 TRANSIENT, VOL. 3, NO. 1, MARET 2014 TRANSIENT, VOL. 2, NO. 4, DESEMBER 2013 TRANSIENT, VOL. 2, NO. 3, SEPTEMBER 2013 TRANSIENT, VOL. 2, NO. 2, JUNI 2013 TRANSIENT, VOL. 2, NO. 1, MARET 2013 TRANSIENT, VOL. 1, NO. 4, DESEMBER 2012 TRANSIENT, VOL. 1, NO. 3, SEPTEMBER 2012 More Issue