cover
Contact Name
Wahyudi
Contact Email
transient@elektro.undip.ac.id
Phone
+628122823417
Journal Mail Official
transient@elektro.undip.ac.id
Editorial Address
Jl. Prof. Sudharto, SH – Tembalang, Semarang Jawa Tengah 50275
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
TRANSIENT: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : 26850206     DOI : -
Core Subject : Engineering,
TRANSIENT: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro (e-ISSN:2685-0206) diterbitkan oleh Departemen Teknik Elektro Universitas Diponegoro. Pertama kali terbit pada tahun 2012. TRANSIENT: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro menerima artikel ilmiah dari pakar dan peneliti baik dari industri maupun akademisiTRANSIENT: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro menerbitkan makalah ilmiah berbahasa Indonesia untuk bidang Teknik Elektro meliputi Ketenagaan, Telekomunikasi, Elektronika, Sistem Kendali, Instrumentasi, Biomedika, Komputer dan Teknologi Informasi, serta topik-topik yang terkait. Jadwal penerbitan setiap tiga bulan sekali (Maret, Juni, September dan Desember). Artikel yang terbit akan diberikan nomer identifier unik (DOI/Digital Object Identifier) dan tersedia serta bebas diunduh dari website ini. Penulis tidak dipungut biaya baik untuk pengiriman artikel maupun pemrosesan artikel. Transient telah terindeks di Google Scholar, Garuda, Dimensions.
Articles 1,063 Documents
PERANCANGAN KONTROLER NEURO-ROBUST FUZZY (NEU-ROF) UNTUK PENGATURAN AIR TO FUEL RATIO (AFR) PADA MODEL MOBIL BERMESIN INJEKSI BENSIN BERDASARKAN PROFIL KARAKTERISTIK MENGEMUDI PENGENDARA Arifyanto, Aziz Nur; Triwiyatno, Aris; Setiyono, Budi
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 6, NO. 1, MARET 2017
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (860.79 KB) | DOI: 10.14710/transient.6.1.29-36

Abstract

Perkembangan strategi kontrol di bidang otomotif dalam dua dekade terakhir difokuskan pada desain mesin dan strategi kontrol untuk menunjang kebijakan hemat energi dan ramah lingkungan. Pengontrolan air to fuel ratio (AFR) mesin agar mencapai nilai optimal  merupakan salah satu cara yang tepat untuk menunjang kebijakan tersebut. Secara umum nilai AFR diatur pada angka 14,67. Karakteristik mengemudi pengendara, yang pada penelitian ini dibagi menjadi 3, yaitu akselerasi, pengereman dan karakter steering yang berbeda pada setiap pengendara memiliki nilai optimal AFR yang berbeda juga. Dalam penelitian ini, penulis mendesain kontroler yang merupakan pengembangan dari robust fuzzy, yakni neuro robust fuzzy (Neu-ROF). Kontroler robust fuzzy terbukti mampu mengatasi permasalahan pada torsi mesin. Sebagai salah satu teknik clustering, neural network ditambahkan dalam teori robust fuzzy untuk mengatur nilai referensi AFR. Penelitian clustering AFR referensi berdasarkan karakter mengemudi pengendara yang telah dilakukan sebelumnya, didapatkan hasil nilai AFR sebesar 12,6 untuk mode sporty, dan 15,4 untuk mode economic. Hasil penelitian didapatkan nilai rata rata integral area error kontroler robust fuzzy sebesar 4,47. Model kendaraan dengan Neu-ROF dapat berakselerasi 0,2 – 0,25  m/s2 lebih cepat pada saat mode AFR sporty, pada saat mode AFR economic model kendaraan dapat menghemat bensin sebesar 4 – 5%.
PROTOTYPE SISTEM PENGENDALIAN MESIN MIXER PELEMBUT DAN PEWANGI PAKAIAN BERBASIS PLC OMRON CPM1A Puspo, Jezzy Dwi; Setyono, Budi; Sumardi, Sumardi
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 4, NO. 1, MARET 2015
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (318.222 KB) | DOI: 10.14710/transient.4.1.75-79

Abstract

Abstrak Pelembut dan pewangi pakaian sangat dibutuhkan oleh masyarakat Indonesia. Beragam wangi dari berbagai jenis parfum telah tersedia di pasaran. Namun, kesenjangan antara pelaku industri pelembut dan pewangi pakaian masih terjadi, disaat industri modern telah memanfaatkan alat canggih dalam proses produksinya, industri rumah tangga masih memanfaatkan cara manual mulai dari pembuatan, takaran hingga pengadukan, sehingga tidak mampu menyaingi produksi dari industri modern. Pada penelitian ini dilakukan pembuatan prototype sistem mixer untuk plant pelembut dan pewangi pakaian berbasis PLC Omron CPM1-A. Masukan sistem adalah sensor float level switch, dan push button. Keluarannya adalah aktuator motor DC, solenoid valve, LED, solenoid pull dan motor pompa. Tangki hasil yang akan diisi memiliki kapasitas 5000 ml dengan setpoint yang digunakan adalah 4050 ml.  Dari pengujian yang dilakukan diperoleh hasil empiris bahwa prototype pengadukan bahan mampu bekerja dengan baik dan pengisian tangki hasil mampu mengisikan pelembut dan pewangi pakaian sesuai dengan setpoint yang diinginkan. Setelah dilakukan pengujian pengisian tangki hasil 5 kali, bahwa proses pengisian hasil didapatkan rata-rata adalah 4102 ml dengan tingkat error yang toleransi adalah 1,3%. Kata kunci: Mixer, PLC Omron CPM1A, Float Level Switch  Abstract Softener and fragrance clothes is needed by Indonesian people. Various kind and fragrance of perfume are available on the market. However, discrepancy amongst softener and fragrance clothes industries is still exist. Modern industries are capable of using sophisticated machine for production process while home industries are still using manual process, started from producing, measuring, until packaging. Therefore, home industries cannot compete with the modern one. This final project covered the making of a prototype of mixer system for plant of softener and fragrance clothing, based on PLC Omron CPM1A. Inputs of the system were a float level switch sensor, and push button, while the outputs were a DC actuator motor, solenoid valve, LED, solenoid pull and motor pompa. The result tank has a capacity of 5000 ml and set point used is 4050 ml. The test conducted provides empirical results that this prototype is able to mixing ingredient and fill the result tank  with softener and fragrance clothes on the desired setpoint. During filling process for 5 times get average results is 4102 ml with error 1,3%. Keywords : Mixer, PLC Omron CPM1A, Float Level Switch
ANALISIS SETTING DAN KOORDINASI RELE JARAK SALURAN 150 KV UNGARAN – KRAPYAK – SRONDOL Priambodo, Andhika Rizki; Sukmadi, Tejo; Facta, Mochammad
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 7, NO. 1, MARET 2018
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1098.49 KB) | DOI: 10.14710/transient.7.1.223-229

Abstract

Saluran transmisi merupakan salah satu komponen utama dalam penyaluran tenaga listrik. Pada saluran transmisi biasanya menggunakan rele jarak sebagai peralatan proteksi utamanya. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis setting dan koordinasi rele jarak pada saluran 150kV Ungaran – Krapyak – Srondol. Pada penelitian ini, data yang didapatkan dari PT.PLN digunakan untuk mensimulasikan setting rele jarak kondisi eksisting menggunakan software DigSILENT. Kemudian dilakukan perbandingan dengan standar dari NPAG Alstom mengenai rele jarak. Hasil simulasi menunjukkan bahwa setting rele jarak saluran 150kV Ungaran – krapyak – Srondol belum sesuai dengan standar. Jangkauan zona 1 rele jarak Srondol – Krapyak sebesar 80,14% dan  rele jarak Ungaran – Krapyak sebesar 83,25%, sedangkan berdasarkan standar seharusnya jangkauan zona 1 rele sebesar 85% dari saluran. Setelah dilakukan perhitungan ulang setting rele, jangkauan zona 1 rele jarak Srondol – Krapyak dan rele jarak Ungaran – Krapyak menjadi 85%, sehingga rele bekerja sesuai dengan standar yang dijadikan referensi
ANALISIS KINERJA JARINGAN DWDM BERDASARKAN PERBEDAAN TIPE SERAT OPTIK MENGGUNAKAN CISCO TRANSPORT PLANNER RELEASE 9.2 Hana’ Ad’ha Rodhiah; Imam Santoso; Ajub Ajulian Zahra
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 3, NO. 3, SEPTEMBER 2014
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (350.428 KB) | DOI: 10.14710/transient.v3i3.358-366

Abstract

Abstrak DWDM (Dense Wavelength Division Multiplexing) merupakan salah satu jenis teknik multupelxing yang terus dikembangkan dalam sistem komunikasi serat optik yang mampu mentransmisikan lebih dari 400 panjang gelombang. Teknologi DWDM saat ini kecepatan aksesnya bisa dipacu hingga 1 Tbps atau 1.000 Gbps dengan salah satunya didukung oleh kemampuan serat optik yang digunakan dalam proses transmisi data. Dan untuk mengetahui kinerja jaringan DWDM ada beberapa parameter yang perlu diperhatikan yaitu berupa power link budget jaringan, rugi-rugi daya akibat redaman serat, akibat dispersi, link avaibability dan latency jaringan.  Pada penelitian ini akan dilakukan analisis terhadap pengaruh dari berbagai Jenis serat optik, khususnya karakteristik nilai redaman dan dispersi dari tiap serat optik yang sering digunakan pada sistem komunikasi serat optik Metro WDM. Ini berguna untuk melihat pengaruhnya pada jaringan agar didapat sistem yang optimal pada.Pada penelitian ini digunakan 11 Jenis serat optik yaitu Non Dispertion Shifted Fiber (NDSF) dan Non Zero Dispertion Shifted Fiber (NZDSF) dengan topologi point to point. Dan dengan menggunakan perangkat lunak Cisco Transport Planner 9.2 (CTP) dilakukan analisis kinerja jaringan terhadap berbagai Jenis fiber untuk mengetahui fiber yang tepat pada sistem DWDM.Secara keseluruhan jenis serat optik yang paling optimal pada sistem DWDM adalah True Wave Reach. Kata kunci: DWDM, Kinerja Jaringan, NDSF, NZDSF  Abstract DWDM (Dense Wavelength Division Multiplexing) is one type multupelxing techniques are constantly being developed in the optical fiber communication system capable of transmitting more than 400 wavelengths. The current DWDM technology access speed can be driven up to 1 Tbps or 1.000 Gbps with one of them supported by the ability of the optical fiber used in the data transmission process. And to determine the performance of DWDM networks there are several parameters that need to be considered in the form of a network link power budget, power losses due to fiber attenuation, due to dispersion, avaibability link and network latency. This research will be the analysis of the influence of various type of optical fiber, in particular the characteristics of attenuation and dispersion values of each optical fiber is commonly used in optical fiber communication systems Metro WDM. It is useful to see the effects on the network in order to obtain the optimal system. In this study used 11 type of optical fiber that is non Dispertion shifted Fiber (NDSF) and Non-Zero Dispertion shifted Fiber (NZDSF) with point-to-point topology. And by using the Cisco Transport Planner Software 9.2 (CTP) analyzes network performance against various type of fiber to determine the exact fiber in DWDM systems. Overall most types of optical fiber DWDM system is optimal in the True Reach Wave. Keywords: DWDM, Networks Performance, NDSF, NZDSF
SIMULASI PENENTUAN NILAI TAHANAN PENTANAHAN MENARA TRANSMISI 150 KV TERHADAP BACKFLASHOVER AKIBAT SAMBARAN PETIR LANGSUNG Ambarita, Rindu Putra; Yuningtyastuti, Yuningtyastuti; Syakur, Abdul
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 4, NO. 4, DESEMBER 2015
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (423.553 KB) | DOI: 10.14710/transient.4.4.1013-1020

Abstract

Tegangan lebih akibat sambaran petir pada saluran transmsi  listrik merupakan salah satu penyebab gangguan yang dapat menimbulkan kegagalan proteksi, kerusakan jaringan listrik, dan peralatan tegangan rendah. Pada saluran transmisi 150kV gangguan yang sering terjadi adalah backflashover dikarenakan tegangan akibat sambaran petir langsung pada menara dan kawat tanah yang mengakibatkan tegangan pada kawat fasa meningkat. Besarnya nilai (amplitude) serta bentuk gelombang tegangan pada kawat fasa dipengaruhi oleh resistivitas tanah, resistansi pentanahan. Pemodelan saluran transmisi 150kV dan injeksikan sumber tegangan induksi maksimum pada titik sambaran di menara dan kawat tanah saluran transmisi dengan menggunakan program Alternative Transients Program. Hasil simulasi menunjukkan bahwa tegangan pada kawat fasa akan meningkat akibat sambaran petir langsung pada saluran transmisi 150kV yaitu 2133.3kV. Tegangan pada kawat fasa C akan naik apabila resistivitas tanah dan resistansi pentanahan naik, nilai tegangan tertinggi pada tanah berbatu sebesar 2286kV.  Saat letak titik sambaran pada kawat tanah nilai tegangan pada kawat fasa 2594kV  lebih besar saat sambaran dimenara transmisi yaitu 2286kV . Pada kontruksi menara dua kawat tanah tegangan kawat fasa 2286kV  lebih rendah dibandingkan satu kawat tanah yaitu 2900kV. Sedangkan saat kawat tanah terhubung langsung ke tanah,nilai tegangan 2637kV lebih rendah dibanding saat kawat tanah menempel dimenara yaitu 2900kV.
KURSI RODA ELEKTRIK DENGAN SISTEM PEMANTAUAN KESEHATAN PENGGUNA, LOKASI, DAN PENDETEKSI KECELAKAAN BERBASIS IOT Ashegaf, Farhan Taufiqurrahman; Naipospos, Bonaventura Ananda Daniel; Bimantoro, Benediktus Bryan; Triwiyatno, Aris
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 8, NO. 2, JUNI 2019
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (587.236 KB) | DOI: 10.14710/transient.8.2.119-127

Abstract

Kursi roda saat ini belum efektif dalam hal penggunaan maupun fitur. Sudah banyak dikembangkan kursi roda pintar, namun belum bisa mendeteksi kesehatan pengguna ataupun kondisi kursi roda. Pada penelitian ini, dikembangkan kursi roda elektrik yang memperhatikan kesehatan pengguna dan kondisi kursi roda menggunakan sensor detak jantung, kadar oksigen darah (SpO2), GPS, accelerometer dan gyroscope. Sehingga kesehatan pengguna terpantau dan keadaan kursi roda dapat terdeteksi jika mengalami kecelakaan karena dikirim langsung menggunakan IoT, serta lokasi diketahui melalui GPS. Penelitian ini bertujuan mempermudah pemantauan kesehatan pengguna dan mendeteksi kursi roda dari kecelakaan sehingga tidak ada kekhawatiran ketika pengguna di luar ruangan. Metode yang digunakan yaitu MAX30100 mengakuisisi data medis dan GPS Ublox Neo-6M mengakuisisi lokasi yang diolah STM32F103C8T6. Selanjutnya dikirim melalui internet menggunakan SIM800L. Untuk mendeteksi kecelakaan, diketahui dari sudut kemiringan kursi roda menggunakan MPU6050. Jika sudut roll atau pitch melebihi threshold maka terdeteksi kecelakaan. Didapatkan data antara lain detak jantung 85 bpm, kadar oksigen darah 98%, latitude --7,06723/ longitude 110,44526, dan status kecelakaan bernilai 0 saat normal serta bernilai 1 saat kecelakaan. Pada percobaan ini, didapatkan bahwa alat telah berhasil mendeteksi detak jantung, kadar oksigen darah, keadaan kursi roda, dan lokasinya yang dapat diketahui melalui Android keluarga pengguna dengan server ThingSpeak.
PERBANDINGAN KINERJA OPERATOR SOBEL DAN LAPLACIAN OF GAUSSIAN (LOG) TERHADAPACUAN CANNY UNTUK MENDETEKSI TEPI CITRA Wibowo, Rico Eko; Isnanto, R. Rizal; Zahra, Ajub Ajulian
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 3, NO. 1, MARET 2014
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (498.728 KB) | DOI: 10.14710/transient.3.1.51-56

Abstract

Abstrak Pengolahan citra digital merupakan proses memanipulasi dan menganalisis citra menggunakan bantuan komputer yang bertujuan untuk memperbaiki, mengekstrak informasi, serta menambah kualitas citra. Deteksi tepi merupakan salah satu proses pada pengolahan citra digital yaitu pada tahap segmentasi.Pada penelitianini dibuat aplikasi pendeteksian tepi menggunakan Matlab yang mengimplementasikan metode deteksi tepi Sobel, LoG, dan Canny.Selain mendeteksi tepi, aplikasi ini mampu menghitung indeks kualitas citra untuk membandingkan hasil kualitas citra hasil deteksi tepi.Detektor tepi Canny digunakan sebagai acuan karena citra hasil deteksi tepi yang dihasilkan paling baik dibandingkan menggunakan detektor tepi yang lainnya.Hasil pengujian pada penelitianmenunjukkan bahwa citra hasil deteksi tepi menggunakan operator LoG lebih unggul dalam mengolah citra deteksi tepi wajah dan bentuk dibandingkan operator Sobel, sedangkan operator Sobel lebih unggul dalam mengolah citra deteksi tepi karakter dibandingkan operator LoG. Pengujian dengan acuan Canny menunjukkan bahwa operator Sobel memiliki keunggulan dengan nilai indeks kualitas citra yang lebih tinggi dibandingkan dengan operator LoG. Kata kunci : pengolahan citra digital, deteksi tepi, indeks kualitas citra, Matlab  Abstract Digital image processing is an process to manipulate and analyze image by using computer assistance to restorate, exctracting information, and increasing image quality. Edge detection  was one process in digital image processing for segmentation stage. The function of edge detection is to extract the information required in next stage process.In this research Matlab is used to apply edge detection application based on the Sobel edge detection method, LoG, and Canny. In addition to detecting the edges, this application is able to calculate image quality index to compare the image quality of edge detection results. Canny edge detection is used as a reference because edge results generated using Canny is the best compared to other edge detectors.Test results show that the edge detection image using LoG operator is better in processing facial edge detection and shape than Sobel operator, while Sobel operator have better edge image in processing character than LoG operator. The test using Canny reference indicate that Sobel operators have advantages with higher values in image quality index over the LoG operator. Keywords : digital image processing, edge detection, image quality index, Matlab
ANALISIS PENGARUH COATINGTERHADAP SUDUT KONTAK, ARUS BOCOR, DAN THD PADA ISOLATOR POLIMER 20 KV KONDISI TERKONTAMINASI Pratiwi, Novriani Tria; Hermawan, Hermawan; Syakur, Abdul
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 4, NO. 2, JUNI 2015
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (507.811 KB) | DOI: 10.14710/transient.4.2.276-283

Abstract

AbstrakIsolator merupakan salah satu peralatan penting dalam sistem tenaga listrik. Isolator berfungsi untuk membatasi atau menyekat agar tidak terjadi aliran arus dari konduktor yang  bertegangan. Berbagai jenis isolator telah dikembangkan. Salah satunya isolator berbahan resin epoksi. Beberapa penelitian menunjukan bahwa isolator jenis ini lebih unggul dibandingkan dengan bahan jenis keramik  dan kaca. Namun isolator jenis ini memiliki kekurangan, yaitu rentan terhadap polutan. Kekurangan pada isolator ini dapat diperbaiki dengan penambahan lapisan atau coating pada permukaan isolator.Pada penelitian ini coating karet silikon RTV dilakukan pada  isolator polimer resin epoksi 20kV. Parameter yang dianalisis adalah sudut kontak, arus bocor, spektrum frekuensi (FFT), dan Total Harmonic Distortion (THD). Pengolahan THD dilakukan dengan menggunakan fungsi Fast Fourier Transform (FFT) menggunakan Matlab 2008.       Hasil pengujian menunjukan bahwa kondisi fisik isolator mempengaruhi sudut kontak, arus bocor, dan THD.  Dengan pelapisan silicon rubber terbukti telah  memperbaiki peforma isolator. Sudut kontak dalam kategori hidrofobik dengan nilai rata-rata tertinggi, yaitu 96,71˚ , arus bocor lebih rendah dengan penurunan tertinggi sebesar 25,34% , dan THD juga lebih rendah dibandingkan dengan isolator yang tidak dilapisi dengan silicon rubber dengan penurunan tertinggi sebesar 36,36%. Berdasarkan penelitian didapat bahwa indikator arus bocor dan komponen harmonik cukup efektif untuk mengetahui kondisi permukaan isolator.Kata kunci : isolator, resin epoksi , polutan, coating, karet silikon RTV , distorsi harmonik totalAbstractInsulator is one of the important apparatus in the power system. Insulator serves to restrict or insulate between conductors that have electrical potential in order to avoid leakage current. Various types of insulators have been developed. One of them insulator is  epoxy resin. Several studies have shown that this type more superior than ceramic and glass materials. However insulator of this type has disadvantages, that is susceptible to pollutants. An effort to improve the quality of insulator is carried out by adding a coating layer on the surface of insulator. In this research, RTV silicone rubber coating was carried out on polymer insulator 20kV epoxy resin. The parameters analyzed are the lotus effect, leakage current, frequency spectrum (FFT), and Total Harmonic Distortion (THD). Leakage current data processing was carried out by using the Fast Fourier Transform (FFT) in Matlab .The test results showed that the physical conditions affects the lotus effect insulator, leakage current, and THD. Silicon rubber  coating  improved the performance insulator. Lotus effect in hydrophobic with the average value are 96,71˚ , leakage current with the highest decrease are 25,34%, and THD  are lower than the uncoated insulator with the highest decrease36,36% . The results of the experiment also mentioned that the leakage current and harmonics sample were considered to be effective parameters to detect the condition of insulator surface.Key words : insulator, epoxy resin, pollutants, coatings, RTV silicone rubber, total harmonic distortion
APLIKASI PENGGUNAAN ZERO CURRENT SWITCHING (ZCS) UNTUK CATU DAYA MOTOR ARUS SEARAH Guskha, Vitra Yudarma; Facta, Mochammad; Sukmadi, Tejo
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 7, NO. 2, JUNI 2018
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1418.333 KB) | DOI: 10.14710/transient.7.2.398-407

Abstract

Seiring dengan kemajuan teknologi penggunaan auto transformer untuk mencatu daya motor arus searah mulai berkurang dan beralih pada metode alternatif  dengan menggunakan perangkat elektronika daya seperti konverter arus searah (DC). DC-DC konverter beroperasi berdasarkan mode pensaklaran yang dipicu dengan rangkaian kontrol PWM. Keadaan ini saat seluruh arus beban mengalir ketika saklar menyala dan mati selama mode pensaklaran berlangsung. Salah satu komponen yang dapat dikontrol dengan pensaklaran adalah MOSFET. Mode pensaklaran ini dapat menimbulkan rugi- rugi pensaklran. Untuk mengatasi rugi-rugi tersebut digunakan metode soft switching  yaitu Zero Current Switching (ZCS) atau pensaklaran saat arus nol. Teknik ini dapat meminimalkan rugi-rugi pensaklaran sehingga efisiensi sistem menjadi lebih baik. Penelitian ini merancang DC-DC konverter menggunakan mode pensaklaran Zero Current Switching (ZCS) untuk catu daya motor arus searah. Tegangan tertinggi yang dihasilkan saat keadaan motor tidak  berbeban yaitu 30,74 V duty cycle 90% dan saat keadaan motor berbeban yaitu 28,46 V duty cycle 90%.  Efisiensi tertinggi saat keadaan motor tidak berbeban yaitu 98,39 % dan saat berbeban 85,8%.
DESAIN SISTEM KONTROL RASIO PERBANDINGANUDARA DAN BAHAN BAKAR (AFR)PADA MESIN 4 LANGKAH DENGAN METODE PENALAAN PIDBERBASIS LOGIKA FUZZY Nuralamsyah, Muhammad Danang; Triwiyatno, Aris; Setiyono, Budi
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 2, NO. 2, JUNI 2013
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (631.99 KB) | DOI: 10.14710/transient.2.2.353-361

Abstract

Abstrak Untuk menjaga supaya pemakaian bahan bakar pada mesin spark ignition tipe 4 langkah pada kondisi optimal, dapat diatasi dengan cara mengatur jumlah injeksi bahan bakar terhadap setiap perubahan unjuk kerja sistem. Dengan adanya pengaturan terhadap injeksi bahan bakar akan meningkatkan efektifitas pembakaran yang secara tidak langsung juga mengurangi kadar emisi pada gas buang.Pada Tugas Akhir ini, akan dilakukan penelitian tentang sistem cerdas injeksi bahan bakar untuk mengoptimalkan Air to Fuel Ratio (AFR) pada  mesin 4 langkah.Metode kendali yang digunakan adalah kendali Adaptif PID dengan penalaan yang berbasis logika fuzzy pada tiap  parameternya.Hasil perancangan Adaptif PID dibandingkan dengan sistem tanpa kontroler dan PID kontroler konvensional.Berdasarkan simulasi menggunakan Matlab, menunjukkan bahwa respon sistem mesin 4 langkah dengan kontroler Adaptif PID berbasis logika fuzzy yang dirancang memiliki faktor ketahanan yang paling baik,  rise time yang paling cepat, overshoot yang kecil dan integral area error (IAE) paling rendah dibanding dengan metode uji yang lain. Kata kunci :spark ignition, air to fuel ratio, adaptif PID  Abstract To keep the fuel consumption in optimal conditions ,it can be solved in regulating the quantity of fuel injected to any changes in system performance. With the arrangement of the fuel injection, this condition will increase the effectiveness of combustion, which indirectly also reduce exhaust gas emissions.In this final project, the research is conducted on intelligent systems to optimize the fuel injection of Air to Fuel Ratio (AFR) in Spark Ignition engines. The control method is PID control with fuzzy logic tuning based for each parameter.The Adaptive PID design results is compared with the system without controller and the conventional of PID controller. Based on the simulation using Matlab, it show that the response of Spark Ignition engine with Adaptive PID controller has a most excellent resistance factor, the fastest rise time, small of overshoot and the integral area error lower than other test methods. Keyword :spark ignition, air to fuel ratio,adaptive PID

Page 75 of 107 | Total Record : 1063


Filter by Year

2012 2024


Filter By Issues
All Issue TRANSIENT, VOL. 13, NO.3, SEPTEMBER 2024 TRANSIENT, VOL. 13, NO.2, JUNI 2024 TRANSIENT, VOL. 13, NO.1, MARET 2024 TRANSIENT, VOL. 12, NO. 4, DESEMBER 2023 TRANSIENT, VOL. 12, NO. 3, SEPTEMBER 2023 TRANSIENT, VOL. 12, NO. 2, JUNI 2023 TRANSIENT, VOL. 12, NO.1, MARET 2023 TRANSIENT, VOL. 11, NO. 4, DESEMBER 2022 TRANSIENT, VOL. 11, NO. 3, SEPTEMBER 2022 TRANSIENT, VOL. 11, NO. 2, JUNI 2022 TRANSIENT, VOL. 11, NO. 1, MARET 2022 TRANSIENT, VOL. 10, NO. 3, SEPTEMBER 2021 TRANSIENT, VOL. 10, NO. 4, DESEMBER 2021 TRANSIENT, VOL. 10, NO. 2, JUNI 2021 TRANSIENT, VOL. 10, NO. 1, MARET 2021 TRANSIENT, VOL. 9, NO. 4, DESEMBER 2020 TRANSIENT, VOL. 9, NO. 3, SEPTEMBER 2020 TRANSIENT, VOL. 9, NO. 2, JUNI 2020 TRANSIENT, VOL. 9, NO. 1, MARET 2020 TRANSIENT, VOL. 8, NO. 4, DESEMBER 2019 TRANSIENT, VOL. 8, NO. 3, SEPTEMBER 2019 TRANSIENT, VOL. 8, NO. 2, JUNI 2019 TRANSIENT, VOL. 8, NO. 1, MARET 2019 TRANSIENT, VOL. 7, NO. 4, DESEMBER 2018 TRANSIENT, VOL. 7, NO. 3, SEPTEMBER 2018 TRANSIENT, VOL. 7, NO. 2, JUNI 2018 TRANSIENT, VOL. 7, NO. 1, MARET 2018 TRANSIENT, VOL. 6, NO. 4, DESEMBER 2017 TRANSIENT, VOL. 6, NO. 3, SEPTEMBER 2017 TRANSIENT, VOL. 6, NO. 2, JUNI 2017 TRANSIENT, VOL. 6, NO. 1, MARET 2017 TRANSIENT, VOL. 5, NO. 4, DESEMBER 2016 TRANSIENT, VOL. 5, NO. 3, SEPTEMBER 2016 TRANSIENT, VOL. 5, NO. 2, JUNI 2016 TRANSIENT, VOL. 5, NO. 1, MARET 2016 TRANSIENT, VOL. 4, NO. 4, DESEMBER 2015 TRANSIENT, VOL. 4, NO. 3, SEPTEMBER 2015 TRANSIENT, VOL. 4, NO. 2, JUNI 2015 TRANSIENT, VOL. 4, NO. 1, MARET 2015 TRANSIENT, VOL. 3, NO. 4, DESEMBER 2014 TRANSIENT, VOL. 3, NO. 3, SEPTEMBER 2014 TRANSIENT, VOL. 3, NO. 2, JUNI 2014 TRANSIENT, VOL. 3, NO. 1, MARET 2014 TRANSIENT, VOL. 2, NO. 4, DESEMBER 2013 TRANSIENT, VOL. 2, NO. 3, SEPTEMBER 2013 TRANSIENT, VOL. 2, NO. 2, JUNI 2013 TRANSIENT, VOL. 2, NO. 1, MARET 2013 TRANSIENT, VOL. 1, NO. 4, DESEMBER 2012 TRANSIENT, VOL. 1, NO. 3, SEPTEMBER 2012 More Issue