cover
Contact Name
Wahyudi
Contact Email
transient@elektro.undip.ac.id
Phone
+628122823417
Journal Mail Official
transient@elektro.undip.ac.id
Editorial Address
Jl. Prof. Sudharto, SH – Tembalang, Semarang Jawa Tengah 50275
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
TRANSIENT: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : 26850206     DOI : -
Core Subject : Engineering,
TRANSIENT: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro (e-ISSN:2685-0206) diterbitkan oleh Departemen Teknik Elektro Universitas Diponegoro. Pertama kali terbit pada tahun 2012. TRANSIENT: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro menerima artikel ilmiah dari pakar dan peneliti baik dari industri maupun akademisiTRANSIENT: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro menerbitkan makalah ilmiah berbahasa Indonesia untuk bidang Teknik Elektro meliputi Ketenagaan, Telekomunikasi, Elektronika, Sistem Kendali, Instrumentasi, Biomedika, Komputer dan Teknologi Informasi, serta topik-topik yang terkait. Jadwal penerbitan setiap tiga bulan sekali (Maret, Juni, September dan Desember). Artikel yang terbit akan diberikan nomer identifier unik (DOI/Digital Object Identifier) dan tersedia serta bebas diunduh dari website ini. Penulis tidak dipungut biaya baik untuk pengiriman artikel maupun pemrosesan artikel. Transient telah terindeks di Google Scholar, Garuda, Dimensions.
Articles 1,063 Documents
ANALISIS RUGI – RUGI DAYA DAN JATUH TEGANGAN UNTUK REKONFIGURASI PENYULANG RWO 05 DAN RWO 07 GARDU INDUK RAWALO MENGGUNAKAN ETAP 12.6 DAN MATLAB R2018a Della Prastika Haris Sasmita; Hermawan Hermawan; Susatyo Handoko
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 9, NO. 4, DESEMBER 2020
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/transient.v9i4.480-489

Abstract

The need for electrical energy which always rises causes an increase in the loading of each feeder in Rawalo Substation. PT. PLN (Persero) UP3 Purwokerto strives to carry out a reconfiguration on RWO 05 and RWO 07 feeder in order to decrease the load in RWO 05 feeder so that the electrical energy distributed to the consumers can be optimized. The distribution of electrical energy cannot be separated from the loss of power in the system which causes the disappearance of numbers of power in the electrical energy distribution process, starting from the main substation to the consumers. Therefore, there has to be an analysis done about power loss and voltage drop which occurs in the distribution networks by configuring one out of four switches in a normally open condition that connects RWO 05 and RWO 07, not only in an existing condition but also after the reconfiguration being done. Based on the result of the analysis, the power loss occurred in an existing condition which is in switch 2 holds the amount of 0,137 MW and 0,436 MVAR or equal to 2,18 % with the amount of 6,58% voltage drop, while the power loss occurred in a reconfiguration condition which is in switch 4 holds the amount of 0,116 MW and 0,385 MVAR or equal to 1,84 % with the amount of 6,13% voltage drop. The result of the loss obtained from both conditions concludes that there is a decrease in power loss with the amount of 0,33 %, whereas the voltage drop occurred decreases by 0,45%.
PERANCANGAN TELECONTROLLING DAN TELEMETERING PADA GROUND CONTROL STATION UNTUK PURWARUPA AUTONOMOUS SURFACE VEHICLE Ibrahim Ibrahim; Wahyudi Wahyudi; Eko Handoyo
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 9, NO. 4, DESEMBER 2020
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/transient.v9i4.581-588

Abstract

Ground Control Station (GCS) digunakan untuk mengendalikan dan memantau sebuah kendaraan tanpa awak secara nirkabel. GCS dirancang agar mampu memberikan informasi dan kendali yang cukup, sehingga misi yang diberikan kepada Autonomous Surface Vehicle (ASV) dapat terlaksana secara autonomous dengan intervensi telecontrolling yang minimal dari operator. Penelitian ini membahas mengenai perancangan GCS dalam mengoperasikan sebuah ASV. Microsoft Visual Studio Express 2012 digunakan dalam pengembangan perangkat lunak GCS. Modul telemetri radio 3DR 433Mhz digunakan sebagai media komunikasi antara GCS dan ASV. Berdasarkan pengujian, jarak optimal penggunaan modul radio 3DR 433Mhz untuk mengirim dan menerima data adalah 100 meter. Fitur telecontrolling pada GCS yang dirancang berupa parameter kecepatan, start/stop ASV, tuning PID, waypoint, dan failsafe. Fitur telemetering pada GCS yang dirancang berupa data latitude, longitude, heading, bearing, error hadap, jarak ASV ke waypoint selanjutnya, juga umpan balik PWM, state misi, nilai Kp, Ki, Kd, Sp, dan failsafe. Fitur lain pada GCS adalah menampilkan peta hybrid dan menyimpan data ASV dalam dokumen csv.
REKOMENDASI LANDMARK PADA OBJEK BERGERAK MENGGUNAKAN METODE ANALISIS DATAFRAME Muhammad Haikal Ilyasa; Aghus Sofwan; Yosua Alvin Adi Soetrisno
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 10, NO. 1, MARET 2021
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/transient.v10i1.70-77

Abstract

Di era perkembangan industri 4.0, data menjadi elemen terpenting dalam penggerak industri. Setiap data dapat menjadi nilai jual tersendiri karena terdapat informasi penting didalamnya. Salah satu data yang banyak dicari dan mudah dianalisa adalah data geospatial atau data GPS(Global Positioning System). Perpaduan antara GPS dan smartphone banyak digunakan oleh masyarakat untuk melacak dan menampilkan data posisi transportasi. Dengan menggunakan analisis dataframe dan data geospasial seseorang dapat mengetahui informasi yang diinginkan misalnya adalah rekomendasi dari landmark yang sering dikunjungi ataupun bekas jejak posisi dari GPS smartphone pengguna. Dengan demikian pengguna hasil analisis data dapat mendapatkan rekomendasi tempat atau landmark yang sering dikunjungi oleh banyak orang.  
PERANCANGAN HARDWARE SISTEM KONTROL DAN MONITORING KUALITAS AIR PADA TAMBAK UDANG MSTP UNDIP JEPARA Harianja, Mikhael Jolin; Somantri, Maman; Arfan, M
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 10, NO. 1, MARET 2021
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/transient.1.1.%p

Abstract

Pada penelitian ini penulis merancang sistem kontrol dan monitoring pada parameter kadar oksigen dan kekeruhan serta akusisi data dari sensor ketinggian air tambak udang vandame. Sistem kerja dari alat ini, yaitu mengontrol dan memonitoring kualitas air tambak udang yang meliputi beberapa parameter seperti suhu air, pH air, kadar oksigen dalam air, kekeruhan air, salinitas air dan ketinggian air yang tersedia melalui jaringan internet. Alat ini terdiri dari tiga proses utama, yaitu input, proses dan output. Input dari alat ini, yaitu kadar oksigen terlarut dalam air, kekeruhan air, pH, salinitas, suhu dan ketinggian air menggunakan Dissolved Oxygen sensor, Turbidity sensor, pH meter, TDS, sensor suhu NTC dan ultrasonik HC-SR04. Dissolved Oxygen sensor, Turbidity sensor, pH meter, TDS, sensor suhu NTC dan ultrasonik HC-SR04, akan dikirim ke cloud server untuk dapat ditampilkan pada website. Output dari alat ini, yaitu kincir air dan motor pompa. Kemudian modul Node MCU ESP 8266 digunakan untuk proses pengontrolan relay dan kontaktor web server. Berdasarkan hasil pengujian didapatkan, tingkat kelayakan implementasi alat ini ditinjau dari hasil untuk kerja yang diperoleh pada pengujian sensor ultrasonik HC-SR04 0%. Aktuator akan menyala sesuai dengan set point yang telah ditentukan. Sehingga diharapkan dengan adanya sistem kontrol dan monitoring ini dapat membantu pengusaha tambak udang dalam mengontrol dan monitoring kualitas air tambak udang setiap saat.
PERANCANGAN PROGRAM PENGENALAN ISYARAT TANGAN DENGAN METODE CONVOLUTIONAL NEURAL NETWORK (CNN) Fauzan Akbar; Achmad Hidayatno; Aris Triwiyatno
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 9, NO. 1, MARET 2020
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/transient.v9i1.26-36

Abstract

Convolutional Neural Network is one of the Deep Learning Algorithms. CNN itself is developed from Multilayer Peceptron (MLP) method. CNN and MLP are algorithms that focused on processing data in two dimensions form, such as pictures or sounds. CNN is made with the principle of translation invariance. That means CNN is able to recognize objects at various possible positions. There are 150 sign language images that are classified using Alexnet in this system. Alexnet is Krizhevsky's work at developing CNN method as a clessifier. CNN architecture developed by Alex has eight feature extraction layers. The layer consists of five convolution layers and three pooling layers. In its classification layer, Alexnet has two fully connected layers, each of them has 4096 neurons. At the end of the layer, there are classifications into 5 categories using softmax activation. The average accuracy of the classification results even reaches 100%.
PERENCANAAN PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA SURYA MENGGUNAKAN SOFTWARE HOMER DI DEPARTEMEN TEKNIK INDUSTRI UNIVERSITAS DIPONEGORO Victor Ragidup Tua Manullang; Agung Nugroho; Enda Wista Sinuraya
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 9, NO. 2, JUNI 2020
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/transient.v9i2.148-156

Abstract

Pembangkit listrik di Indonesia saat ini masih banyak yang menggunakan energi tak terbarukan. Sehingga diperlukan energi terbarukan yang dapat bekerja secara efisien. Departemen Teknik Indusrtri Universitas Diponegoro terletak di Semarang,Jawa Tengah. Lokasi ini memiliki iradiasi yang cukup besar,hal ini dapat dimanfaatkan untuk membangun pembangkit listrik tenaga surya (PLTS). PLTS adalah sistem pembangkit yang memanfaatkan sinar matahari yang nantinya akan dikonversikan menjadi energi listrik menggunakan PV. HOMER adalah suatu model sistem pembangkit skala kecil untuk mempermudah dalam mengevaluasi desain dari jaringan tunggal (off-grid) maupun jaringan yang terkoneksi dengan sistem (grid-connected). HOMER memungkinkan pemodelan untuk membandingkan banyak opsi desain yang berbeda bedasarkan manfaat teknis dan ekonomi mereka. Dengan menggunakan HOMER diharapakan dapat mengetahui konfigurasi sistem pembangkit yang optimal juga dapat mengetahui besar potensi energi terbaharukan di Teknik Industri. Hasilnya dengan menggunakan HOMER di dapat konfigurasi yang optimal yaitu photovoltaic (PV)-Grid dengan 22.244 kWh/tahun untuk daya yang dihasilkan oleh PV dan 284.061 kWh/tahun daya yang disuplai oleh grid untuk memenuhi permintaan beban sebesar 305.305 kWh/tahun,  dengan investasi awal sebesar $13.597 pada HOMER menggunakan bunga sebesar 6 %, didapat nilai NPC sebesar $392.973, nilai COE sebesar $0,101/kWh dan BEP terjadi pada tahun ke-15,58.
RANCANG BANGUN MINIATUR SISTEM TRANSMISI DAYA ARUS SEARAH DENGAN RECTIFIER SATU FASA, BOOST CONVERTER DAN SISTEM MONITORING MENGGUNAKAN DATA LOGGER BERBASIS MIKROKONTROLER STM32F103C8T6 Mhd Ai Mustofah NST; Hermawan Hermawan,; Denis Denis
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 9, NO. 2, JUNI 2020
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/transient.v9i2.261-268

Abstract

High Voltage Direct Current Transmission (HVDC) adalah teknologi pengiriman daya listrik tegangan tinggi (puluhan sampai ratusan kV) dalam bentuk arus searah. Penggunaan arus searah pada saluran transmisi dapat mengurangi rugi-rugi yang disebabkan adanya reaktansi pada saluran. Jatuh tegangan yang dihasilkan lebih kecil sehingga kapasitas daya kirim dapat maksimal. Prinsip dasar teknologi ini adalah pengubahan sumber arus bolak-balik (AC) menjadi arus searah (DC) kemudian ditransmisikan melalui saluran transmisi lalu diubah kembali menjadi arus AC. Pada tugas akhir ini proses pengubahan sumber AC menjadi DC menggunakan  rectifier  satu phasa gelombang penuh tak terkontrol dengan menggunakan 4 buah dioda IN5409, dan untuk menaikkan tegangan DC pada saluran transmisi menggunakan DC-DC Chopper tipe boost converter dengan menggunakan MOSFET IRF460  yang dilengkapi dengan sistem umpan balik tegangan dan kemudian disalurkan melalui saluran transmisi. Rangkaian sistem tugas akhir ini juga dilengkapi dengan sistem monitoring secara real time yang terhubung dengan internet of things (IOT) ke Thingspeak dengan pembacaan sensor pada awal dan akhir saluran transmisi. Boost converter dirancang dengan variasi panjang saluran dan variasi beban berupa lampu pijar dengan daya 25 watt, 40watt, 60 watt, dan 100 watt untuk mengetahui kinerja boost converter terhadap beban.
PERANCANGAN SISTEM KENDALI ADDITIVE TRIPPER BERDASARKAN ENCODER MENGGUNAKAN SIMATIC HMI TP1200 COMFORT DI PT. INDOCEMENT TUNGGAL PRAKARSA TBK. CIREBON Reinaldo Samuel Sihite; Budi Setiyono; Darjat Darjat
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 9, NO. 3, SEPTEMBER 2020
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/transient.v9i3.376-381

Abstract

Dalam dunia modern, teknologi selalu memiliki inovasi baru serta peningkatan kinerja yang mempermudah aktivitas baik pribadi maupun organisasi. Perkembangan yang terjadi pada dunia teknologi berpengaruh besar kepada dunia industri. Tugas akhir ini mengambil contoh perusahaan dalam dunia industri semen yaitu PT. Indocement Tunggal Prakarsa. Dalam memproduksi berton-ton semen dalam produksinya selama sehari, dibutuhkan berbagai macam alat serta sistem yang mumpuni, dan tidak tertutup pada pengembangan yang dapat diaplikasikan untuk peningkatan produksi. Salah satu alat yang memiliki peran penting yaitu tripper. Tripper disini merupakan alat untuk memisahkan material pada storage sehingga tidak bercampur. Kinerja alat ini bergantung pada komponen pendukung alat tersebut, terutama pada bagian kontrol. Tripper menggunakan limit switch sebagai penanda posisi selama dia bergerak untuk mengantarkan material yang dikirim ke pile-nya masing-masing. Hal ini dirasa kurang efektif karena limit switch memiliki posisi permanen sehingga area yang dapat diakses sangat terbatas. Untuk itu diambil sebuah penelitian untuk meningkatkan kinerja tripper yaitu dengan menggunakan sensor encoder. Encoder ini sendiri mengeluarkan sinyal pulsa yang dapat dikonversi menjadi data posisi, kecepatan, juga jarak tripper itu. Untuk mendukung komunikasi dengan alat maka digunakan PLC dan juga HMI sebagai antarmuka. PLC berguna sebagai otak untuk mengolah input dari manusia dan diterjemahkan ke dalam mesin. Sedangkan HMI berfungsi untuk mempermudah pengontrolan alat oleh operator yang bertugas. Kedua sistem ini dirancang menggunakan software TIA PORTAL V15.1 yang merupakan produksi Siemens.
PERANCANGAN SISTEM MONITORING DAN PENGENDALIAN NUTRISI PADA TANAMAN HIDROPONIK SISTEM NUTRIENT FILM TECHNIQUE (NFT) MENGGUNAKAN KONTROL PID Ariel Ramanda Sipayung; Trias Andromeda; Hadha Afrisal
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 9, NO. 4, DESEMBER 2020
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/transient.v9i4.564-573

Abstract

Kehidupan era modern perkembangan teknologi sangat cepat. Perkembangan pada dunia teknologi berpengaruh kepada dunia industri, termasuk juga bidang pertanian. Pada Tugas Akhir merancang sistem monitoring dan pengendalian pemberian nutrisi tanaman hidroponik dengan menggunakan kontrol PID. Sensor yang digunakan pada penelitian ini adalah sensor Total Dissolved Solids (TDS). Sensor TDS akan membaca nilai nutrisi yang terlarut ke dalam air. Prinsip kerja sistem adalah sensor TDS akan membaca nilai nutrisi dan hasil pembacaan akan ditampilkan di LCD agar dapat dilakukan monitoring. Setelah didapatkan hasil pembacaan nilai larutan nutrisi dalam satuan PPM (Part Per Million) sistem akan mengidentifikasi hasil pembacaan sensor sudah mencapai setpoint yang diinginkan. Jika pembacaan sensor belum mencapai keadaan setpoint maka pompa motor DC akan menginjeksikan larutan nutrisi ataupun air suling. Hasil penelitian diberikan nilai 0.866,,  7.51 × , dan 24.95 pada plant larutan nutrisi didapakan analisis respon sistem rise time 165.33 detik, settling time 210.5 detik, peak time sebesar 205 detik, maximum overshoot 1.9%, dan error steady state 0.3%, ketika diberikan nilai 2.7672,  0.6496, dan 2.946 pada plant air suling didapakan analisis respon sistem rise time 203.6 detik, settling time 285.7 detik, peak time sebesar 205 detik, maximum overshoot 1.78% dan error steady state 0.3%.
PERANCANGAN SISTEM MONITORING DAN MANAJEMEN BATERAI DENGAN METODE SWITCHING BERBASIS MIKROKONTROLER ARDUINO UNO Joshua Parulian Siahaan; Susatyo Handoko; Darjat Darjat
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 10, NO. 1, MARET 2021
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/transient.v10i1.33-41

Abstract

Istilah charging dan discharging baterai adalah hal yang umum didengar dalam penggunaan baterai. Penyimpanan energi listrik ke dalam baterai sendiri harus di manajemen sedemikian rupa agar proses pengisian baterai (charging) dan pengosongan baterai (discharging) dapat berlangsung secara baik, tanpa mengakibatkan beban padam karena kehabisan daya baterai. Pada penelitian ini, terdapat 3 buah baterai yang secara bergantian/ “switching” akan disambung ke sumber charging dan sumber beban/ discharging. Sistem dikontrol oleh sebuah mikrokontroler Arduino UNO, masukan berupa 3 buah sensor tegangan, dan terdapat 6 buah relai sebagai aktuator yang menghubungkan dan menyalurkan daya dari baterai, LCD sebagai penampil status baterai, dan buzzer sebagai aktuator bunyi peringatan. Sensor tegangan membaca nilai tegangan pada seluruh baterai yang terpasang, kemudian Arduino UNO akan memproses baterai mana yang nilai tegangannya diatas atau sama dengan setpoint yaitu 11,5 volt, baterai yang memiliki nilai diatas setpoint akan disambungkan ke beban melalui relai beban, sedangkan baterai yang tegangannya berada dibawah nilai setpoint akan disambungkan ke sistem charging melalui relai charging. Pada penelitian ini diberi beban bohlam lampu 25 watt, didapatkan hasil baterai 1 menyuplai beban kurang lebih selama 115 menit, kemudian switching ke baterai 2 dan baterai 1 di isi ulang, kemudian baterai 2 akan menyuplai beban selama kurang lebih 108 menit kemudian switching ke baterai 3 dan baterai 2 di isi ulang, baterai 3 menyuplai beban kurang lebih selama 107 menit. Perancangan sistem monitoring dan manajemen baterai dengan metode switching berbasis mikrokontroler Arduino UNO telah berhasil direalisasikan.

Page 84 of 107 | Total Record : 1063


Filter by Year

2012 2024


Filter By Issues
All Issue TRANSIENT, VOL. 13, NO.3, SEPTEMBER 2024 TRANSIENT, VOL. 13, NO.2, JUNI 2024 TRANSIENT, VOL. 13, NO.1, MARET 2024 TRANSIENT, VOL. 12, NO. 4, DESEMBER 2023 TRANSIENT, VOL. 12, NO. 3, SEPTEMBER 2023 TRANSIENT, VOL. 12, NO. 2, JUNI 2023 TRANSIENT, VOL. 12, NO.1, MARET 2023 TRANSIENT, VOL. 11, NO. 4, DESEMBER 2022 TRANSIENT, VOL. 11, NO. 3, SEPTEMBER 2022 TRANSIENT, VOL. 11, NO. 2, JUNI 2022 TRANSIENT, VOL. 11, NO. 1, MARET 2022 TRANSIENT, VOL. 10, NO. 3, SEPTEMBER 2021 TRANSIENT, VOL. 10, NO. 4, DESEMBER 2021 TRANSIENT, VOL. 10, NO. 2, JUNI 2021 TRANSIENT, VOL. 10, NO. 1, MARET 2021 TRANSIENT, VOL. 9, NO. 4, DESEMBER 2020 TRANSIENT, VOL. 9, NO. 3, SEPTEMBER 2020 TRANSIENT, VOL. 9, NO. 2, JUNI 2020 TRANSIENT, VOL. 9, NO. 1, MARET 2020 TRANSIENT, VOL. 8, NO. 4, DESEMBER 2019 TRANSIENT, VOL. 8, NO. 3, SEPTEMBER 2019 TRANSIENT, VOL. 8, NO. 2, JUNI 2019 TRANSIENT, VOL. 8, NO. 1, MARET 2019 TRANSIENT, VOL. 7, NO. 4, DESEMBER 2018 TRANSIENT, VOL. 7, NO. 3, SEPTEMBER 2018 TRANSIENT, VOL. 7, NO. 2, JUNI 2018 TRANSIENT, VOL. 7, NO. 1, MARET 2018 TRANSIENT, VOL. 6, NO. 4, DESEMBER 2017 TRANSIENT, VOL. 6, NO. 3, SEPTEMBER 2017 TRANSIENT, VOL. 6, NO. 2, JUNI 2017 TRANSIENT, VOL. 6, NO. 1, MARET 2017 TRANSIENT, VOL. 5, NO. 4, DESEMBER 2016 TRANSIENT, VOL. 5, NO. 3, SEPTEMBER 2016 TRANSIENT, VOL. 5, NO. 2, JUNI 2016 TRANSIENT, VOL. 5, NO. 1, MARET 2016 TRANSIENT, VOL. 4, NO. 4, DESEMBER 2015 TRANSIENT, VOL. 4, NO. 3, SEPTEMBER 2015 TRANSIENT, VOL. 4, NO. 2, JUNI 2015 TRANSIENT, VOL. 4, NO. 1, MARET 2015 TRANSIENT, VOL. 3, NO. 4, DESEMBER 2014 TRANSIENT, VOL. 3, NO. 3, SEPTEMBER 2014 TRANSIENT, VOL. 3, NO. 2, JUNI 2014 TRANSIENT, VOL. 3, NO. 1, MARET 2014 TRANSIENT, VOL. 2, NO. 4, DESEMBER 2013 TRANSIENT, VOL. 2, NO. 3, SEPTEMBER 2013 TRANSIENT, VOL. 2, NO. 2, JUNI 2013 TRANSIENT, VOL. 2, NO. 1, MARET 2013 TRANSIENT, VOL. 1, NO. 4, DESEMBER 2012 TRANSIENT, VOL. 1, NO. 3, SEPTEMBER 2012 More Issue