cover
Contact Name
Eka Oktavianto
Contact Email
ekaoktavianto12@stikessuryaglobal.ac.id
Phone
+6285227701011
Journal Mail Official
yeniisnaeni09@gmail.com
Editorial Address
Yayasan Cendekia Sehat Nusantara, Perum Pondok Indah Banguntapan Blok B 21, RT. 10 Mertosanan Wetan, Bangutapan, Bantul.
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Cendekia Mengabdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : 30643155     EISSN : 30643155     DOI : https://doi.org/10.66689/cmjpm.vi
Core Subject :
Cendekia Mengabdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat (CMJPM) merupakan jurnal ilmiah kegiatan pengabdian masyarakat dalam lingkup bidang kesehatan dan keperawatan. Jurnal ini berisi artikel-artikel ilmiah hasil. Kegiatan pengabdian masyarakat yang dimaksudkan adalah kegiatan yang mengimplementasikan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi tepat guna, penerapan hasil-hasil penelitian untuk meningkatkan pengetahuan serta inovasi guna memberdayakan masyarakat sehingga meningkatkan status kesehatanya. Jurnal ini memfasilitasi para ilmuan maupun praktisi di area keperawatan dan kesehatan baik kalangan akademisi, klinisi, maupun mahasiswa keperawatan untuk mempublikasikan hasil pengabdian masyarakat. Periode penerbitan jurnal ini adalah dua kali setiap tahunya yakni pada bulan Mei dan bulan November dengan nomor e-ISSN: 3064-3155. Setiap issue akan menerbitkan 10 artikel. Seluruh artikel yang masuk akan dilakukan double-blind peer review dan editorial review sebelum diterima dan diterbitkan. Hak Cipta dilindungi oleh hukum. Dilarang memperbanyak bagian atau isi dari jurnal tanpa izin dari penerbit. Lingkup jurnal ini adalah semua kegiatan pengabdian masyarakat di area keilmuan keperawatan dan kesehatan, antara lain: keperawatan, kesehatan masyarakat, farmasi, fisioterapi dan kedokteran.
Arjuna Subject : -
Articles 35 Documents
Pengabdian masyarakat: pemanfaatan bekam-essential oil bergamot untuk mengatasi Acne vulgaris pada remaja: Community service: utilization of bargamot oil essential cupping to treat Acne vulgaris in teenagers Aris Setyawan; Eka Oktavianto; Suryati
Cendekia Mengabdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 1 Nomor 1, Mei 2024
Publisher : Yayasan Cendekia Sehat Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66689/cmjpm.vi.35

Abstract

Latar belakang: Banyak remaja yang mengalami jerawat akibat masa pubertas yang sedang dialami. Gejala jerawat yang dialami remaja dapat menggangu baik secara fisik maupun psikologis mereka. Perlu tindakan penanganan dalam rangka menurunkan gejala jerawat yang mereka alami. Salah satunya adalah dengan bekam disertai essential oil bergamot. Tujuan: Mengenalkan dan mengimplementasikan terapi komplementer bekam disertai essenstal oil bergamot guna mengatasi gejala Acne vulgaris yang dialami oleh remaja. Metode: Kegiatan pengabdian yang dilakukan adalah termasuk jenis community-based research. Jumlah peserta sebanyak 15 remaja yang mengalami Acne vulgaris. Kegiatan yang dilakukan adalah pemberian bekam dengan disertai pemberian essential oil bergamot. Pemberian oil bergamot yakni melalui proses diblending dengan minyak zaitun sebagai carrier dengan konsentrasi 2,5 %, dengan metode topikal (oles/masker) setiap malam sebelum tidur selama 1 minggu. Penilaian derajat jerawat dilakukan dengan menggunakan lembar GAGS (Global Acne Grade System) dengan cara wawancara dan mengamati terkait tingkat keparahan Acne vulgaris. Hasil: Terjadi penurunan skor Acne vulgaris setelah diberikan bekam essential oil bergamot pada remaja yang berjerawat. Hasil post-test diperoleh nilai mean 14,80 dari awalnya sebesar 21,6. Hasil dari uji komparasi dengan uji paired t-test didapatkan nilai p = 0,000 (nilai p < 0,05). Kesimpulan: Terapi komplementer bekam disertai essenstial oil bergamot efektif untuk menurunkan gejala Acne vulgaris pada remaja
Penyuluhan kesehatan tentang penyakit menular seksual pada remaja di Dukuh Kepuhwetan RT. o7 Wirokerten Banguntapan Bantul Yogyakarta: Health education on sexually transmitted diseases for adolescents in Dukuh Kepuhwetan RT 07 Wirokerten Banguntapan Bantul Yogyakarta Pipin Nurhayati; Supriyadi; Indah Fitrianingrum; Riri Amalia
Cendekia Mengabdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 1 Nomor 2, November 2024
Publisher : Yayasan Cendekia Sehat Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66689/cmjpm.vi.36

Abstract

Latar Belakang: Penyakit Menular Seksual (PMS) merupakan salah satu dari sepuluh penyebab pertama penyakit yang tidak menyenangkan pada dewasa muda laki-laki dan penyebab kedua terbesar pada dewasa muda perempuan di negara berkembang. Kurangnya penyuluhan yang dilakukan oleh pemerintah dan badan-badan kesehatan lainya dan tidak adanya mata pelajaran yang secara khusus yang mengajarkan dan memberikan informasi bagi siswa remaja, juga menjadi salah satu penyebab tingginya angka kejadian penyakit menular seksual di kalangan remaja. Tujuan: Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan remaja tentang penyakit menular seksual (PMS) pada remaja Kepuhwetan RT.07 Wirokerten Banguntapan Bantul melalui kegiatan penyuluhan kesehatan. Metode: Kegiatan pengabdian masyarakat ini berjenis CBR (Community Based Research). Kegiatan ini dilaksanakan di halaman Masjid Kepuhwetan RT 07 pada 16 Maret 2024 dengan melibatkan 33 remaja. Metode yang digunakan meliputi ceramah, sesi tanya jawab, dan pembagian leaflet. Pretest dan posttest dilakukan untuk menilai peningkatan pengetahuan peserta. Hasil: Dalam kegiatan ini remaja antusias mengikuti hal ini dibuktikan adanya peningkatan pengetahuan sebelum dilakukan penyuluhan kesehatan didapatkan skor cukup sebanyak 14 peserta (42%) dan skor pengetahuan setelah dilakukan penyuluhan kesehatan didapatkan skor baik sebanyak 21 peserta (64%), artinya terdapat kenaikan pengetahuan setelah dilakukan penyuluhan kesehatan. Simpulan: Penyuluhan kesehatan terbukti efektif untuk meningkatkan pengetahuan remaja tentang penyakit menular seksual.
Penyuluhan kesehatan tentang penyakit tidak menular (PTM) pada remaja di Dukuh Kepuhwetan RT. 07 Wirokerten Banguntapan Bantul Yogyakarta: Health education on non-communicable diseases for adolescents in Dukuh Kepuhwetan RT 07 Wirokerten Banguntapan Bantul Yogyakarta Supriyadi; Debby Yulianthi Maria; Indah Fitrianingrum; Riri Amalia
Cendekia Mengabdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 1 Nomor 2, November 2024
Publisher : Yayasan Cendekia Sehat Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66689/cmjpm.vi.37

Abstract

Latar Belakang: Peningkatan kasus penyakit tidak menular (PTM) berkaitan dengan perubahan gaya hidup, pertumbuhan populasi, dan peningkatan harapan hidup. Faktor risiko utama meliputi merokok, konsumsi alkohol, pola makan tidak sehat, dan kurangnya aktivitas fisik. Edukasi kepada remaja mengenai penyakit tidak menular sangat penting dilakukan sebagai upaya pencegahan.. Tujuan: Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan remaja tentang penyakit tidak menular melalui edukasi kesehatan. Metode: Kegiatan pengabdian masyarakat ini berjenis CBR (Community Based Research). Kegiatan ini dilaksanakan di halaman Masjid Kepuhwetan RT 07 pada Februari 2024 dengan melibatkan 33 remaja. Metode yang digunakan meliputi ceramah, sesi tanya jawab, dan pembagian leaflet. Pretest dan posttest dilakukan untuk menilai peningkatan pengetahuan peserta. Hasil: Sebelum edukasi kesehatan, 55% peserta memiliki pengetahuan cukup tentang PTM, yang meningkat menjadi 60% dengan pengetahuan baik setelahnya. Peserta terdiri dari 14 laki-laki (47%) dan 19 perempuan (57%). Simpulan: Edukasi kesehatan terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan remaja tentang penyakit tidak menular, dengan metode ceramah, sesi tanya jawab, dan pembagian leaflet yang berhasil diterapkan.
Pendidikan kesehatan pada anak usia sekolah menggunakan media audio-visual tentang bahaya gadget bagi kesehatan mata di MI Al-Khairiyah Wonolelo: Health education for school-aged children uses audio-visual media about the dangers of gadgets for eye health at MI Al-Khairiyah Wonolelo Eka Oktavianto; Endar Timiyatun; Aris Setyawan; Izza Fikriyatul Musdalifah
Cendekia Mengabdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 1 Nomor 2, November 2024
Publisher : Yayasan Cendekia Sehat Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66689/cmjpm.vi.41

Abstract

Latar Belakang: Perilaku penggunaan gadget dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya adalah pengetahuan. Kurangnya pemahaman tentang dampak penggunaan gadget menjadikan anak – anak berperilaku menggunakan gadget secara berlebihan. Dalam upaya meningkatkan pengetahuan anak-anak, peneliti melakukan pendidikan kesehatan menggunakan media audio visual tentang bahaya gadget bagi kesehatan mata. Tujuan: Meningkatkan pengetahuan siswa tentang bahaya gadget bagi kesehatan mata di MI Al-Khoiriyah Wonolelo. Metode: Kegiatan pengabdian masyarakat ini berjenis CBR (Community Based Research). Kegiatanya adalah pemberian pendidikan kesehatan mengenai gadget pada anak sekolah di MI Al-Khoiriyah Wonolelo. Instrument yang digunakan adalah kuesioner pengetahuan tentang bahaya gadget. Jumlah responden dalam kegiatan pengabdian ini sejumlah 29 anak. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dimulai dengan menilai pengetahuan anak tentang bahaya gadget sebelum diberikan pendidikan kesehatan (pretest). Kemudian melakukan kegiatan pendidikan kesehatan dengan menggunakan metode ceramah tanya jawab dan media video selama 60 menit. Setelahnya dilakukan penilaian pengetahuan kembali (postest). Hasil: Hasil menunjukkan bahwa nilai rata-rata pretest sebesar 72,69 dan nilai rata-rata posttest 89,38. Terjadi kenaikan rata-rata skor pengetahuan sebanyak 16,69. Dari hasil uji komparasi dengan menggunakan uji Wilcoxon didapatkan hasil nilai p=0,000 (nilai p<0,05). Simpulan: Kegiatan pengabdian masyarakat dengan melakukan pendidikan kesehatan menggunakan media audio visual efektif untuk meningkatkan pengetahuan anak usia sekolah tentang bahaya gadget bagi kesehatan mata.
Optimalisasi sekolah siaga bencana untuk meningkatkan kesiapsiagaan di zona merah rawan bencana gempa bumi dan tsunami di SDN 1 Pundong Bantul : Optimization of disaster preparedness schools to increase preparedness in the red zone prone to earthquakes and tsunamis at SDN 1 Pundong Bantul Anjasmara; Janusari; Winda Purwanti Nurind; Niken Setyaningrum; Andri Setyorini; Dwi Suharyanta
Cendekia Mengabdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 2 Nomor 1, Mei 2025
Publisher : Yayasan Cendekia Sehat Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66689/cmjpm.vi.50

Abstract

Latar Belakang: Wilayah Indonesia terletak di antara tiga lempeng tektonik yaitu lempeng Eurasia, lempeng Pasifik, dan lempeng Hindia-Australia. Kondisi tersebut menyebabkan Indonesia rentan terhadap gempa bumi, tsunami, letusan gunung api, dan jenis-jenis bencana geologi lainnya. Mitigasi bencana sangat dianjurkan pada pendidikan anak usia dini. Anak-anak perlu dikenalkan faktor faktor penyebab terjadinya bencana agar mereka tahu penyebab Indonesia sebagai daerah rawan bencana. Tujuan: Meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan siswa, guru, dan masyarakat sekolah terhadap bencana alam serta mengoptimalkan fungsi sekolah sebagai pusat evakuasi dalam menghadapi bencana alam. Metode: Kegiatan pengabdian ini berjenis CBR (Community-Based Research). Kegiatan dilakukan dengan metode ceramah dan demonstrasi dengan menggunakan media PPT,video animasi dan alat peraga,setelah itu dilanjutkan dengan sesi tanya jawab oleh siswa yang  di laksanakan pada hari Rabu, 16 oktober 2024 di SDN 1 Pundong. Untuk pihak pihak yang ikut serta ada dari guru, orang tua siswa dan para siswa siswi. Hasil Pengabdian: Sebelum dilakukan edukasi didapatkan nilai rata-rata pre-test 82,90 dan setelah dilakukan edukasi nilai rata-rata post-test 91,60. Hal ini menunjukkan bahwa memberikan video edukasi dapat meningkatkan pengetahuan siswa. Kesimpulan: Pengetahuan anak meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan siswa tentang bencana gempa bumi dan tsunami dengan memberikan video edukasi tentang bencana gempa bumi dan tsunami.
Peningkatan pengetahuan remaja putri dalam pencegahan anemia di SMA Sinar Husni: Improving Knowledge Of Adolescent Females In Anemia Prevention At Sinar Husni Senior High School Sarmiati; Etika Iskandar; Utari utari
Cendekia Mengabdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 1 Nomor 2, November 2024
Publisher : Yayasan Cendekia Sehat Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66689/cmjpm.vi.51

Abstract

Latar belakang: Peningkatan pengetahuan pada remaja putri dalam pencegahan anemia perlu dilakukan. Hal ini dikarenakan remaja putri merupakan kelompok yang rentan dalam terkena anemia. Peningkatan pengetahuan ini dilakukan guna mencegah terjadinya risiko abortus, melahirkan bayi dengan berat lahir rendah, rahim tidak dapat berkontraksi dengan baik, perdarahan setelah persalinan yang dapat berakibat kematian. Tujuan : Meningkatkan pengetahuan remaja putri terkait anemia dan dampaknya Metode: Kegiatan pengabdian masyarakat ini berjenis CBR (Community Based Research). Kegiatanya adalah pemberian pendidikan kesehatan mengenai anemia dan dampaknya pada remaja. Kegiatan dilakukan dengan metode diskusi tanya jawab. Media yang digunakan adalah laptop, proyetor dan brosur atau leaflet. Kegiatan abdimas diikuti oleh 55 siswi SMA Sinar Husni. Pengetahuan dinilai sebelum dan sesudah kegiatan pendidikan kesehatan. Instrumen penilaianya adalah kuesioner pengetahuan. Hasil: Sebelum dilakukan kegiatan pendidikan kesehatan, mayoritas pengetahuan peserta dalam kategori kurang yakni sejumlah 35 siswi (63,6%) dan setelah mengikuti kegiatan mayoritas berubah menjadi kategori baik yakni sejumlah 36 siswi (65,5%). Terdapat peningkatan pengetahuan siswi tentang pencegahan anemia yaitu sebesar  35 atau 64.6%. Kesimpulan: Pemberian pendidikan kesehatan tentang pencegahan anemia terbukti dapat meningkatkan pengetahuan remaja putri tentang anemia.
Edukasi kesiapsiagaan bencana di SDN 1 Pundong Bantul Yogyakarta: Disaster preparedness education at SDN 1 Pundong Bantul Yogyakarta Niken Setyaningrum; Arnia Ningsih Hamid; Hesti Damayanti; Sholikhul Huda; Ardhian Indra Darmawan; Suryati
Cendekia Mengabdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 2 Nomor 1, Mei 2025
Publisher : Yayasan Cendekia Sehat Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66689/cmjpm.vi.53

Abstract

Latar Belakang: Letusan gunung merupakan salah satu bencana alam yang dapat menyebabkan kerusakan dan dapat terjadi kapan saja tanpa memberikan peringatan. Kurangnnya kesiapsiagaan, menyebabkan anak berada dalam situasi krisis. Tingkat resiko bencana selain ditentukan oleh potensi bencana juga ditentukan oleh upaya mitigasi dan kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana. Tujuan: Meningkatkan pengetahuan dan kesiapsiagaan siswa, guru, dan masyarakat sekolah terhadap bencana alam serta mengoptimalkan fungsi sekolah sebagai pusat evakuasi dalam menghadapi bencana alam. Metode: Kegiatan pengabdian masyarakat ini berjenis CBR (Community Based Research). Metode yang digunakan adalah ceramah dan demonstrasi dengan menggunakan media powerpoint, video animasi, dan alat praga gunung meletus, setelah itu dilanjutkan dengan sesi tanya jawab oleh siswa yang di laksanakan pada hari Rabu, 16 oktober 2024 di SDN 1 Pundong. Jumlah responden dalam kegiatan ini adalah 24 siswa. Kegiatan pendidikan kesehatan dengan menggunakan metode ceramah tanya jawab, media video dan demonstrasi selama 90 menit. Hasil: Sebelum dilakukan pendidikan kesehatan didapatkan rata-rata nilai pre-test siswa 86,25 dan setelahnya nilai post-test 95,83. Hal ini menunjukkan bahwa memberikan video edukasi dapat meningkatkan pengetahuan siswa meningkat menjadi 95,83. Kesimpulan: Kegiatan pengabdian masyarakat dengan melakukan pendidikan kesehatan menggunakan media powerpoint, video animasi dan demonstrasi alat peraga gunung meletus efektif dalam meningkatkan pengetahuan anak usia sekolah tentang bencana gunung meletus.
Pencegahan penularan HIV/AIDS pada remaja melalui upaya pendidikan kesehatan menggunakan media video: Prevention 0f HIV/AIDS transmission in aldolescents through health education efforts using video media Sri Nur Hartiningsih Hartiningsih; Endar Timiyatun; Andri Setyorini; Yeni Isnaeni
Cendekia Mengabdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 2 Nomor 2, November 2025
Publisher : Yayasan Cendekia Sehat Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66689/cmjpm.vi.118

Abstract

Latar Belakang: Penyakit HIV/AIDS merupakan salah satu penyakit yang menjadi masalh global yang dihadapi dunia termasuk Indonesia. Remaja merupakan kelompok paling rentan tertular HIV karena kecenderungan mengalami dorongan seksual yang tinggi karena belum stabilnya horman dalam tubuh remaja, sehingga meningkatnya remaja melakukan hubungan seksual di usia dini. Tujuan: Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan tentang pencegahan penularan HIV/AIDS pada remaja di MA Mafaza, Bantul, Yogyakarta.   Metode: Pada kegiatan pengabdian ini menggunakan metode ABCD (Asset Based Community Development)  yang diikuti oleh 27 remaja MA Mafaza. Kegiatan ini dilakukan secara tatap muka di Aula Pondok Pesantren MA Mafaza, selama 100 menit, yang dibagi menjadi 3 tahap. Tahap pertama persiapan, tahap dua adalah edukasi dengan menampilkan video, ceramah dan diskusi. Tahap ke tiga melakukan posttes. Sebelum dilakukan pendidikan kesehatan dilakukan pretes dan diakhir dilakukan postes. Instrumen pada kegiatan pengabdian ini kuesioner pengetahuan pencegahan HIV/AIDS. Hasil: setelah dilakukan penyuluhan tentang pencegahan HIV/AIDS terjadi peningkatan pengetahuan pada remaja di MA Mafaza menggunakan media video, dalam kategori baik 27 remaja (100%).  Simpulan: Kegiatan pengadian pada masyarakat yang dilakukan dengan Pendidikan Kesehatan dengan menggunakan media video dapat meningkatkan pengetahuan pencegahan HIV/AIDS.
Peningkatan pengetahuan ibu balita tentang menu Pemberian Makanan Tambahan (PMT) berbasis pangan lokal di Posyandu Bali Gunungkidul Yogyakarta: Improving the knowledge of toddler mothers about Local Food-Based (PMT) menus in Posyandu Bali Gunungkidul Yogyakarta Ghaida Siti Nur Auliya; Suryati Suryati; Dian Nur Adkhana Sari; Yeni Isnaeni; Aris Setyawan
Cendekia Mengabdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 2 Nomor 1, Mei 2025
Publisher : Yayasan Cendekia Sehat Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66689/cmjpm.vi.122

Abstract

Latar belakang: Pemberian makanan tambahan (PMT) berbasis pangan lokal merupakan salah satu penanganan masalah kekurangan gizi balita. Rendahnya pengetahuan ibu balita tentunya akan berpengaruh terhadap status gizi balita. Tujuan: Meningkatkan pengetahuan ibu balita tentang menu PMT berbasis pangan lokal di Posyandu Bali Gunungkidul Yogyakarta. Metode: Kegiatan pengabdian masyarakat ini berjenis CBR (Community Based Research). Kegiatanya adalah pemberian makanan tambahan berbasis pangan lokal di Bali Gunungkidul Yogyakrta. Instrument yang digunakan adalah kuesioner pengetahuan tentang pemberian makanan tambahan berbasis pangan lokal. Jumlah responden dalam kegiatan pengabdian ini sejumlah 44 ibu balita. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dimulai dengan menilai pengetahuan ibu balita tentang PMT berbasis pangan lokal sebelum diberikan edukasi tentang menu pemberian makanan tambahan pangan lokal (pretest). Kemudian melakukan kegiatan pendidikan kesehatan dengan menggunakan metode ceramah tanya jawab dan media booklet selama 40 menit. Setelahnya dilakukan penilaian pengetahuan kembali (postest). Hasil: Hasil menunjukkan bahwa nilai rata-rata pretest sebesar 7,704 dan nilai rata-rata posttest 17,97. Terjadi kenaikan rata-rata skor pengetahuan sebanyak 10,26. Dari hasil uji komparasi dengan menggunakan uji Wilcoxon didapatkan hasil nilai p=0,000 (nilai p<0,05). Simpulan: Kegiatan pengaabdian masyarakat ini efektif dalam meningkatkan pengetahuan ibu balita tentang menu PMT berbasis pangan lokal di Posyandu Bali Gunungkidul Yogyakarta.
Pentingnya edukasi kesehatan reproduksi sejak dini di SD Negeri 52 Kendari: The importance of early reproductive health education at Elementary School 52 Kendari Hartati Bahar; Sartiah Yusran; Devi Savitri Effendy; Febriana Muchtar; Hariati Lestari; Ramadhan Tosepu; Alda Agresiya; Husnul Amalia; Melinda Septiani Seba; Mildah
Cendekia Mengabdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 2 Nomor 1, Mei 2025
Publisher : Yayasan Cendekia Sehat Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66689/cmjpm.vi.123

Abstract

Latar Belakang: Masa sekolah dasar merupakan periode penting dalam perkembangan intelektual dan fisik anak, terutama dalam menghadapi masa pubertas. Komisi Nasional Perempuan melaporkan bahwa terdapat 401.975 kasus kekerasan yang tercatat pada tahun 2023. Angka ini menunjukkan penurunan dibandingkan dengan tahun 2022, di mana kasus kekerasan seksual mencapai 457.895. Tujuan: Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan siswa SD Negeri 52 Kendari tentang kesehatan reproduksi sejak dini melalui kegiatan penyuluhan interaktif dengan metode ceramah. Metode: Kegiatan penyuluhan kesehatan reproduksi oleh tim edukasi mahasiswa Kesehatan Masyarakat Universitas Halu Oleo menggunakan metode ceramah interaktif dengan menggunakan media “area boleh” dan “area tidak boleh” serta ice breaking dengan peserta sebanyak 28 siswa. Sebelum kegiatan penyuluhan dilakukan pengisian kuesioner Pre-Test dan diakhiri kegiatan dilakukan pengisian kuesioner Post-Test. Instrumen yang digunakan dalam kegiatan penyuluhan ini menggunakan kuesioner pengetahuan. Hasil: Hasil uji statistik menunjukkan peningkatan yang cukup besar dalam pengetahuan siswa setelah penyuluhan (P-Value 0,000), dengan nilai Post-Test meningkat dari 66.4286 menjadi 98.2143. Kesimpulan: Edukasi kesehatan sejak dini sangat penting untuk terus dilakukan secara berkelanjutan dalam membekali anak remaja dengan informasi yang akurat dan relevan tentang kesehatan reproduksi.

Page 2 of 4 | Total Record : 35