Jurnal EMPATI
Jurnal EMPATI is a scientific publication media that will be published six times a year in February, April, June, August, October, and December. Jurnal EMPATI is a scientific publication that accommodates scientific articles and empirical studies in Clinical Psychology, Developmental Psychology, Industrial & Organizational Psychology, Educational Psychology, Social Psychology, Psychometry, Experimental Psychology, and Applied Psychology.
Articles
1,454 Documents
HUBUNGAN ANTARA PERCEIVED ORGANIZATIONAL SUPPORT DENGAN WORK-FAMILY CONFLICT PADA KARYAWATI PT. PLN (PERSERO) DISTRIBUSI JAWA TENGAH DAN DIY
Anindita Fitria Listyanti;
Kartika Sari Dewi
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 3, Nomor 4, Tahun 2014 (Oktober 2014)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (192.779 KB)
|
DOI: 10.14710/empati.2014.7559
Pada masa sekarang semakin banyak wanita yang turut berpartisipasi dalam dunia kerja. Peran wanita sebagai ibu dan karyawan kerap kali menimbulkan work-family conflict sehingga perlu dicegah karena banyak menimbulkan efek yang negatif. Penelitian ini bertujuan mengkaji hubungan antara perceived organizational support dan work family conflict pada PT. PLN (Persero) Distribusi Jawa Tengah dan DIY. Populasi penelitian ini, yaitu 60 karyawan PT. PLN (Persero) Distribusi Jawa tengah dan DIY. Subjek diperoleh 51 orang, dengan menggunakan teknik studi populasi. Pengumpulan data menggunakan dua buah Skala Work-Family Conflict (27 aitem valid, α = 0,888) dan Skala Perceived Organizational Support (33 aitem valid, α = 0,957), yang telah diujicobakan pada 60 orang. Hasil penelitian menunjukkan koefisien korelasi rxy = -0,295 dengan p=0,036 (p
HUBUNGAN ANTARA KONFORMITAS TEMAN SEBAYA DENGAN INTENSI SEKSUAL PRANIKAH PADA REMAJA
Randi Agung Pranata;
Endang Sri Indrawati
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 6, Nomor 1, Tahun 2017 (Januari 2017)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (241.463 KB)
|
DOI: 10.14710/empati.2017.15148
Permasalahan remaja yang banyak ditemui salah satunya adalah adanya perilaku seksual pranikah. Remaja yang tertarik dengan lawan jenis akan melakukan aktivitas berpacaran. Salah satu faktor intensi seksual pranikah adalah adanya norma subjektif, kontrol perilaku yang tidak disadari. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan konformitas teman sebaya dengan intensi seksual pranikah pada remaja. Populasi dalam penelitian ini yaitu siswa SMA Semarang sejumlah 655 siswa. Sampel yang digunakan sebanyak 175 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan skala konformitas teman sebaya sebanyak 31 item dengan α=0,737 dan skala intensi seksual pranikah yang terdiri dari 40 item dengan α=0,970. Analisis data yang digunakan adalah uji analisis regresi sederhana menunjukan bahwa nilai rxy sebesar 0,359 pada p=0,000 (0,000 < 0,001), artinya terdapat hubungan positif dan signifikan antara kedua variabel. Semakin tinggi konformitas teman sebaya maka semakin tinggi juga intensi perilaku seksual prankiha dan sebaliknya. Konformitas teman sebaya memberikan sumbangan efektif sebesar 12,9% sedangkan 87,1% sisanya berasal dari faktor-faktor lain yang tidak diungkapkan dalam penelitian ini.
HUBUNGAN ANTARA HARDINESS DENGAN EFIKASI DIRI KEPUTUSAN KARIR PADA SISWA KELAS XII SMK NEGERI 11 KOTA SEMARANG
Eugene Dearuli Marissanti Tindaon;
Diana Rusmawati
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 7, Nomor 3, Tahun 2018 (Agustus 2018)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (254.225 KB)
|
DOI: 10.14710/empati.2018.21854
Pendidikan kejuruan adalah pendidikan yang mempersiapkan siswa untuk siap menghadapi tuntutan dunia kerja di era globalisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara hardiness dengan efikasi diri keputusan karir pada siswa kelas XII SMK Negeri 11 Kota Semarang. Populasi penelitian adalah siswa kelas XII yang berjumlah 519 orang, dimana sampel penelitian sebanyak 214 siswa. Teknik sampling menggunakan cluster random sampling. Pengumpulan data menggunakan dua skala model Likert, yaitu Skala Efikasi Diri Keputusan Karir (29 aitem valid, α = 0,897), dan Skala Hardiness (40 aitem valid, α = 0,914). Analisis regresi sederhana menunjukkan hubungan positif yang signifikan antara hardiness dengan efikasi diri keputusan karir dengan nilai koefisien korelasi (rxy) sebesar 0,559 dengan nilai p = 0,000 (p < 0,001). Artinya, semakin tangguh hardiness, maka semakin tinggi efikasi diri keputusan karir pada siswa kelas XII. Hardiness memberikan sumbangan efektif sebesar 31,2 % terhadap variabel efikasi diri keputusan karir pada siswa kelas XII SMK Negeri 11 Kota Semarang.
EFEKTIVITAS SHOLAT TAHAJUD DALAM MENGURANGI TINGKAT STRES SANTRI PONDOK ISLAM NURUL AMAL BEKASI JAWA BARAT
Mohammad Sabiq Azam;
Zaenal Abidin
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 4, Nomor 1, Tahun 2015 (Januari 2015)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (287.275 KB)
|
DOI: 10.14710/empati.2015.13133
Stres dapat menyebabkan kerusakan fungsi biologis dan psikologis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas sholat tahajud dalam menurunkan stres Santri Pondok Islam Nurul Amal Bekasi Jawa Barat. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen non randomized pretest posttest control group design. Hipotesis penelitian ada 2, yang pertama ada perbedaan tingkat stres individu kelompok pengamal sholat tahajud dan kelompok bukan pengamal sholat tahajud, dan hipotesis kedua adalah ada perbedaan tingkat stres individu pengamal sholat tahajud antara sebelum dan sesudah mengamalkan sholat tahajud, tingkat stres setelah sholat tahajud lebih rendah dibandingkan sebelum sholat tahajud. Sampel penelitian ini sebanyak 30 santri, yang terdiri dari 15 santri pada kelompok eksperimen dan 15 santri pada kelompok kontrol. Metode penggalian data dengan menggunakan satu skala psikologi yang terdiri dari 2 aspek yaitu biologis dan psikologis. Hasil uji validitas pada skala stres terdapat 44 aitem valid (α = 0,953), dan analisis data menggunakan paired t test dan independent sample test. Hasil posttest antara kelompok eskperimen dan kelompok kontrol menunjukkan bahwa tingkat stres santri kelompok pengamal sholat tahajud lebih rendah dibandingkan dengan kelompok bukan pengamal sholat tahajud (t = -5,042; p < 0,001). Hasil pretest dan posttest kelompok eksperimen menunjukkan adanya penurunan tingkat stres individu setelah melakukan sholat tahajud dibandingkan dengan sebelum melakukan sholat tahajud (t = 10,821; p < 0,001). Jadi sholat tahajud terbukti efektif mengurangi tingkat stres santri di Pondok Islam Nurul Amal Bekasi Jawa Barat.
HUBUNGAN ANTARA REGULASI EMOSI DENGAN PERILAKU PROSOSIAL PADA SISWA SEKOLAH MENENGAH ATAS
Putri Maharani Yusuf;
Ika Febrian Kristiana
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 6, Nomor 3, Tahun 2017 (Juli 2017)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (409.242 KB)
|
DOI: 10.14710/empati.2017.19737
Siswa Sekolah Menengah Atas berada pada tahap remaja. Masa remaja merupakan periode ketika perilaku prososial sedang berkembang. Perilaku prososial mengacu pada tindakan sukarela yang dimaksudkan untuk membantu atau menguntungkan individu lain, individu dapat termotivasi melakukan perilaku prososial ketika sedang memiliki suasana hati yang baik, untuk mendapatkan suasana hati yang baik dibutuhkan kemampuan regulasi emosi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara regulasi emosi dengan perilaku prososial pada siswa Sekolah Menengah Atas (SMA). Subjek penelitian ini adalah siswa yang menempuh pendidikan di SMA Mardisiswa Semarang. Sampel penelitian berjumlah 160 siswa. Teknik pengambilan sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah convenience sampling. Pengambilan data penelitian menggunakan Skala Regulasi Emosi (20 aitem valid; α = .85) dan Skala Perilaku Prososial (24 aitem valid; α = .90) yang telah diujicobakan pada 40 siswa SMA Mardisiswa. Hasil uji korelasi Spearman menunjukkan adanya hubungan positif antara regulasi emosi dan perilaku prososial yang ditunjukkan dengan koefisien korelasi rxy= .26 dengan p = .00 (p < .01). Regulasi emosi memberikan sumbangan efektif sebesar 6.76% pada perilaku prososial.
HUBUNGAN ANTARA EFIKASI DIRI DENGAN PENYESUAIAN SOSIAL PADA MAHASISWA FAKULTAS HUKUM ANGKATAN 2012 UNIVERSITAS DIPONEGORO
Ririn Handayani;
Zaenal Abidin
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 2, Nomor 4 Tahun 2013 (Oktober 2013)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (216.428 KB)
|
DOI: 10.14710/empati.2013.7425
Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan secara empiris hubungan antara efikasi diri dengan penyesuaian sosial pada mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Diponegoro. Populasi dalam penelitian ini adalah 90 mahasiswa tahun angkatan 2012 yang berasal dari Luar Pulau Jawa. Penentuan sampel menggunakan teknik cluster random sampling. Pengumpulan data menggunakan Skala Penyesuaian Sosial yang terdiri dari 27 aitem (α=0,893) dan Skala Efikasi Diri yang terdiri dari 30 aitem (α=0,910). Hasil analisis regresi sederhana menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara efikasi diri dengan penyesuaian sosial yang ditunjukkan dengan angka korelasi rxy=0,560 dengan p=0,000 (p<0,05) sehingga hipotesis yang menyatakan ada hubungan positif antara efikasi diri dengan penyesuaian sosial pada mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Diponegoro dapat diterima.. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, maka dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan positif yang signifikan antara efikasi diri dengan penyesuaian sosial mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Diponegoro. Arah hubungan bersifat positif, artinya apabila mahasiswa memiliki efikasi yang tinggi maka mahasiswa tersebut memiliki penyesuaian sosial yang baik dan sebaliknya apabila mahasiswa memiliki efikasi diri yang rendah maka penyesuaian sosialnya buruk. Sumbangan efektif efikasi diri terhadap penyesuaian sosial sebesar 31,3%, sementara 68,7% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang tidak diungkap dalam penelitian ini.
PENDEKATAN VIRTUAL REALITY HYPNOSIS DALAM MENURUNKAN TINGKAT KECEMASAN BERBICARA DI DEPAN UMUM PADA MAHASISWA BARU
Ardhanaputra, Norhendra;
Kahija, Yohanis Franz La
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 8, Nomor 3, Tahun 2019 (Agustus 2019)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (245.609 KB)
|
DOI: 10.14710/empati.2019.26495
ABSTRAKUntuk menjawab permasalahan kecemasan berbicara di depan umum (public speaking anxiety) dengan modern dan praktis di era industri 4.0. ini, peneliti mengajukan alternatif metode intervensi virtual reality hypnosis (VRH). Intervensi ini bertujuan mengantarkan seseorang pada keadaan hipnosis dengan bantuan lingkungan virtual tiga dimensi yang diciptakan peneliti untuk menghadapi berbagai pengalaman yang menimbulkan kecemasan berbicara di depan umum. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen single subjects AB design dan dilakukan pengukuran sebanyak tiga kali untuk kondisi baseline dan dua kali untuk kondisi pasca intervensi. Pengukuran tersebut menggunakan personal report of public speaking anxiety (PRPSA) yang diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia dan telah diuji coba (N=30, α=0,98). Subjek penelitian berasal dari mahasiswa baru Fakultas Psikologi Universitas Diponegoro program S1 angkatan 2019 yang memiliki tingkat kecemasan berbicara di depan umum yang tinggi (N=4). Hasil analisis statistik deskriptif menunjukan tampilan menurunnya skor tingkat kecemasan berbicara di depan umum pada seluruh subjek. Sedangkan pada analisis statistik inferensial menggunakan Uji Friedman menunjukan nilai Chi-Square 13,128 (Chi-Square > 9,488) dan Asymp. Sig0,011 (Asymp. Sig< 0,05). Berdasarkan kondisi tersebut maka intervensi virtual reality hypnosis dapat menurunkan tingkat kecemasan berbicara di depan umum pada mahasiswa baru.Kata kunci: virtual reality hypnosis, public speaking anxiety, single subjects design
HUBUNGAN ANTARA MOTIVASI BERPRESTASI DENGAN STRES AKADEMIK PADA MAHASISWA TINGKAT PERTAMA FAKULTAS PSIKOLOGI UNIVERSITAS DIPONEGORO SEMARANG
Hantoro Adhi Mulya;
Endang Sri Indrawati
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 5, Nomor 2, Tahun 2016 (April 2016)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (206.386 KB)
|
DOI: 10.14710/empati.2016.15224
Mahasiswa psikologi yang baru memasuki tingkat pendidikan di universitas, mendapati banyak perubahan dibandingkan waktu di sekolah menengah sehingga rawan terkena stres. Motivasi berprestasi bermanfaat untuk mengurangi stres akademik mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris hubungan motivasi berprestasi dengan stres akademik pada mahasiswa tingkat pertama Fakultas Psikologi Universitas Diponegoro Semarang. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik total sampling dan didapat sampel sebanyak 101 mahasiswa. Metode penggalian data dengan menggunakan dua skala psikologi. Skala Stres Akademik dengan 37 aitem valid (α = 0,919) dan Skala Motivasi Berprestasi dengan 31 aitem valid (α = 0,926). Analisis data menggunakan regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan koefisien korelasi rxy= -0,525 dengan p = 0,000 (p<0,001) yang berarti ada hubungan negatif yang signifikan antara motivasi berprestasi dengan stres akademik, semakin tinggi motivasi berprestasi maka semakin rendah stres akademik mahasiswa, demikian pula sebaliknya semakin rendah motivasi berprestasi maka semakin tinggi stres akademik mahasiswa angkatan pertama Fakultas Psikologi Universitas Diponegoro Semarang. Sumbangan efektif motivasi berprestasi terhadap mahasiswa angkatan pertama Fakultas Psikologi Universitas Diponegoro Semarang sebesar 27,6% dan sisanya sebesar 72,4% dijelaskan oleh faktor-faktor lain.
HUBUNGAN ANTARA PSYCHOSOCIAL SAFETY CLIMATE DENGAN PROACTIVE WORK BEHAVIOR PADA KARYAWAN PT X JAKARTA
Agustin Damayanti;
Ika Zenita Ratnaningsih
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 7, Nomor 1, Tahun 2018 (Januari 2018)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (246.724 KB)
|
DOI: 10.14710/empati.2018.20244
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara psychosocial safety climate dan proactive work behavior pada karyawan PT X Jakarta. Proactive work behavior adalah perilaku individu memulai inisiatif dalam mengambil kendali dan membawa perubahan, meliputi diri sendiri atau organisasi dalam konteks dan waktu tertentu. Sampel dalam penelitian ini adalah 60 karyawan PT X Jakarta. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah convenience sampling. Alat ukur yang digunakan pada penelitian ini adalah Skala Psychosocial Safety Climate (30 aitem valid, α=0,956 dan Skala Proactive Work Behavior (22 aitem valid, α=0,891). Analisis regresi sederhana menunjukkan nilai rxy = 0,368 dan p=0,004 (p<0,05). Hasil ini menunjukkan ada hubungan positif yang signifikan antara psychosocial safety climate dengan proactive work behavior. Semakin positif psychosocial safety climate maka semakin tinggi pula proactive work behavior dan sebaliknya. Psychosocial safety climate memberikan sumbangan efektif sebesar 13,6% dalam mempengaruhi proactive work behavior, sedangkan sisanya sebesar 86,4% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diungkap dalam penelitian ini.
HUBUNGAN ANTARA KEBUTUHAN AFILIASI DENGAN KESEPIAN PADA REMAJA DI PANTI ASUHAN PUTRI AISYIYAH DAN PUTRA MUHAMMADIYAH TUNTANG DAN SALATIGA
Meylina Diah Ekasari;
Sri Hartati
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 3, Nomor 4, Tahun 2014 (Oktober 2014)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (59.364 KB)
|
DOI: 10.14710/empati.2014.7601
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kebutuhan afiliasi dengan kesepian pada remaja di Panti Asuhan Putri Aisyiyah dan Putra Muhammadiyah Tuntang dan Salatiga. Subjek penelitian ini adalah anak asuh di Panti Asuhan Putri Aisyiyah dan Putra Muhammadiyah cabang Tuntang dan cabang Salatiga yang berada pada rentang usia 12-21tahun dengan sampel penelitian sebanyak 69 orang remaja. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kuantitatif dengan teknik pengambilan sampel secara purposive sampling. Pengambilan data menggunakan dua skala psikologi, yaitu skala kebutuhan afiliasi dan skala kesepian. Metode analisis data yang digunaka adalah analisis regresi sederhana. Hasil analisis data menunjukkan nilai rxy= -0,670 dan F=54,662 dengan p=0,000 (p