cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalempati@live.undip.ac.id
Editorial Address
Jl. Prof Soedarto SH Tembalang Semarang Indonesia
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal EMPATI
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : 2337375X     EISSN : 28291859     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal EMPATI is a scientific publication media that will be published six times a year in February, April, June, August, October, and December. Jurnal EMPATI is a scientific publication that accommodates scientific articles and empirical studies in Clinical Psychology, Developmental Psychology, Industrial & Organizational Psychology, Educational Psychology, Social Psychology, Psychometry, Experimental Psychology, and Applied Psychology.
Arjuna Subject : -
Articles 1,454 Documents
HUBUNGAN ANTARA TIPE KEPRIBADIAN EKSTRAVERSI DENGAN INTENSI BERWIRAUSAHA PADA PEGAWAI DINAS SOSIAL PROVINSI JAWA TENGAH Mia Novitaloka; Harlina Nurtjahjanti
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 4, Nomor 1, Tahun 2015 (Januari 2015)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (269.264 KB) | DOI: 10.14710/empati.2015.13126

Abstract

Dewasa ini, seminar-seminar kewirausahaan banyak diadakan oleh pihak-pihak pemerintah maupun swasta. Intensi berwirausaha merupakan langkah awal individu sebelum memilih untuk mengambil langkah berwirausaha. Tipe kepribadian ekstraversi merupakann tipe kepribadian dengan pandangan yang objektif dan mengarahkan perilakunya lebih banyak ke luar. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara tipe kepribadian ekstraversi terhadap intensi berwirausaha pada pegawai Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah. Subjek penelitian adalah pegawai di Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah. Teknik pengambilan sampel adalah convinience sampling. Pengumpulan data menggunakan dua buah skala psikologi yaitu Skala Tipe Kepribadian Ekstraversi (26 aitem; α = 0,890) dan Skala Intensi Berwirausaha (43 aitem; α = 0,951) yang telah diuji coba pada 67 pegawai Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah. Hasil analisis data menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara tipe kepribadian ekstraversi terhadap intensi berwirausaha (r = 0,331; p = 0,032).
HUBUNGAN ANTARA KOMUNIKASI INTERPERSONAL DENGAN REKAN KERJA DAN EMPLOYEE ENGAGEMENT PADA KARYAWAN PT. PLN (PERSERO) DISTRIBUSI JAWA TENGAH DAN DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA Vrydita Yesri Putri; Ika Zenita Ratnaningsih
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 6, Nomor 2, Tahun 2017 (April 2017)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/empati.2017.19730

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara komunikasi interpersonal dengan rekan kerja dan employee engagement pada karyawan PT. PLN (Persero) Distribusi Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Sampel berjumlah 70 karyawan yang diperoleh dengan teknik convienince sampling. Alat pengumpul data yang digunakan adalah Skala Employee Engagement (14 aitem valid, α= .86) dan Skala Komunikasi Interpersonal dengan Rekan Kerja (25 aitem valid, α=.93). Analisis korelasi Spearman’s menunjukkan nilai rxy =.55 dan p=.000 (p<.001). Hasil ini menunjukkan ada hubungan positif yang signifikan antara komunikasi interpersonall dengan rekan kerja danemployee engagement. Semakin tinggi komunikasi interpesonal dengan rekan kerja maka semakin tinggi pula employee engagement. Komunikasi Interpersonal dengan Rekan Kerja memberikan sumbangan efektif sebesar  30% terhadap Employee Engagement
HUBUNGAN ANTARA EMPATI DENGAN KOMITMEN PROFESI PADA GURU SLB NEGERI SEMARANG Raharjaningtyas, Noviana; Masykur, Achmad Mujab
Empati Vol 2, No 4 (2013): Empati Fak. Psikologi
Publisher : Empati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (301.21 KB)

Abstract

Komitmen profesi adalah suatu kecintaan yang dibentuk oleh seorang individu pada profesinya, meliputi keinginan untuk berada dalam profesi, keyakinan dalam menerima nilai profesi dan kesediaan melakukan usaha sungguh-sungguh. Seorang guru dikatakan professional bila memenuhi empat kompetensi, salah satunya adalah kompetensi sosial, kompetensi sosial terdiri dari berbagai tahap, salah satunya adalah empati. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara persepsi empati dengan komitmen profesi pada guru SLB Negeri Semarang.Penelitian ini menggunakan simple random sampling, sebanyak 55 guru SLB Negeri Semarang menjadi sampel penelitian. Pengumpulan data menggunakan dua buah skala psikologi yaitu Skala Komitmen Profesi (37 aitem valid,  α = 0.935) dan Skala Empati (25 aitem valid, α = 0.938).Hasil penelitian menunjukkan koefisien korelasi rxy = 0.656 dengan p=0,000 (p<0,05). Hasil tersebut menunjukkan bahwa hipotesis yang diajukan peneliti, yaitu terdapat hubungan positif antara empati dengan komitmen professi pada guru SLB Negeri Semarang. Semakin tinggi empati maka semakin tinggi komitmen profesi. Empati memberikan sumbangan efektif sebesar 43.1% pada komitmen profesi dan sebesar 56.9% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.
HUBUNGAN ANTARA ADVERSITY INTELLIGENCE DENGAN KOMITMEN ORGANISASI PADA ANGGOTA BEM UNIVERSITAS DIPONEGORO Wulan Dwi Rahayu; Siswati Siswati
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 8, Nomor 2, Tahun 2019 (April 2019)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (337.24 KB) | DOI: 10.14710/empati.2019.24415

Abstract

Komitmen organisasi adalah suatu sikap yang mencerminkan hubungan anggota dengan organisasinya seperti keterlibatan, kesetiaan, dan rasa percaya terhadap nilai-nilai yang dimiliki organisasi sebagai tujuan organisasi. Adversity intelligence adalah kemampuan yang dimiliki individu dalam bertahan menghadapi dan mengatasi berbagai kesulitan sehingga individu dapat mencapai sebuah keberhasilan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara adversity intelligence dengan komitmen organisasi pada anggota Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Diponegoro. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 136 orang dengan jumlah sampel penelitian sebanyak 100 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah cluster random sampling. Penelitian ini menggunakan dua alat ukur psikologi yaitu Skala Adversity Intelligence (32 aitem dengan α=0,911) dan Skala Komitmen Organisasi (25 aitem dengan α=0,886). Berdasar dari analisis regresi sederhana diperoleh hasil bahwa terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara adversity intelligence dengan komitmen organisasi (rxy=0,644 dengan sig p=0,000 (p<0,05)). Semakin tinggi adversity intelligence maka semakin tinggi pula komitmen organisasi. Sebaliknya, semakin rendah adversity intelligence maka semakin rendah pula komitmen organisasi. Adversity intelligence memberikan sumbangan yang efektif sebesar 41,5% terhadap komitmen organisasi. 
HUBUNGAN ANTARA PERSEPSI TERHADAP GAYA KEPEMIMPINAN PELATIH DENGAN EFIKASI DIRI PADA ATLET TAEKWONDO KOTA SEMARANG Ritania Hapsari; Hastaning Sakti
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 5, Nomor 2, Tahun 2016 (April 2016)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (307.66 KB) | DOI: 10.14710/empati.2016.15225

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara persepsi terhadap gaya kepemimpinan pelatih dengan efikasi diri pada atlet taekwondo Kota Semarang. Karakteristik populasi dalam penelitian ini adalah atlet yang masih aktif latihan dan mengikuti kejuaraan serta minimal usia remaja awal sampai dengan dewasa awal. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 245 atlet dengan sampel 184 atlet (65 atlet untuk sampel uji coba dan 119 atlet untuk sampel penelitian) di 19 dojang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian adalah teknik cluster random sampling. Alat ukur yang digunakan adalah Skala Persepsi terhadap Gaya Kepemimpinan Pelatih (26 aitem valid, α = 0,907 dan Skala Efikasi Diri (29 aitem valid, α = 0,904) dan). Analisis data yang digunakan adalah analisis regresi sederhana. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara persepsi terhadap gaya kepemimpinan pelatih dengan efikasi diri pada atlet taekwondo Kota Semarang dengan koefisien korelasi sebesar 0,550 dengan p= 0,000 (p< 0,001). Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa semakin positif persepsi terhadap gaya kepemimpinan pelatih maka semakin tinggi efikasi diri. Persepsi terhadap gaya kepemimpinan pelatih memberi sumbangan efektif sebesar 30,2% terhadap efikasi diri.
HUBUNGAN ANTARA PEMAAFAN DENGAN KESEJAHTERAAN PSIKOLOGIS PADA KORBAN PERUNDUNGAN Vita Ratna Juwita; Erin Ratna Kustanti
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 7, Nomor 1, Tahun 2018 (Januari 2018)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (435.548 KB) | DOI: 10.14710/empati.2018.20196

Abstract

Perundungan di sekolah semakin meningkat dari tahun ke tahun. Salah satu dampak negatif dari perundungan yaitu korban mengalami kesejahteraan psikologis yang rendah. Coping strategy untuk menangani dampak tersebut salah satunya yaitu pemaafan. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui hubungan antara pemaafan dengan kesejahteraan psikologis pada korban perundungan di SMA Swasta Kecamatan Kota Kendal. Populasi penelitian ini adalah siswa yang pernah mengalami perundungan di SMA Swasta Kecamatan Kota Kendal. Populasi berjumlah 117 siswa, dan sampel penelitian berjumlah 60 siswa. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan teknik proportionate cluster random sampling. Alat ukur menggunakan skala kesejahteraan psikologis (35 aitem, α= 0,879) dan skala pemaafan (26 aitem, α=0,874). Teknik analisis data menggunakan analisis regresi sederhana. Hasil analisis statistika menunjukkan nilai rxy= 0,469; ρ= 0,000 (ρ < 0,05). Hasil analisis data menjelaskan bahwa ada hubungan positif antara pemaafan dengan kesejahteraan psikologis. Semakin tinggi pemaafan maka semakin tinggi kesejahteraan psikologis. Sebaliknya, semakin rendah pemaafan maka semakin rendah kesejahteraan psikologis. Sumbangan efektif pemaafan terhadap kesejahteraan psikologis sebesar 22% dan sebesar 78% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diungkap dalam penelitian ini. 
PENGALAMAN SUBJEKTIF ISTRI YANG MENIKAH DENGAN PROSES TAARUF Kusnulia Rosita; Yeniar Indriana
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 3, Nomor 4, Tahun 2014 (Oktober 2014)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (197.499 KB) | DOI: 10.14710/empati.2014.7592

Abstract

Menikah adalah salah satu tugas perkembangan pada masa dewasa awal. Menikah dengan proses taaruf merupakan salah satu metode yang dapat digunakan untuk menuju proses pernikahan. Taaruf adalah proses perkenalan untuk mengetahui calon suami atau istri dalam rangka menuju pernikahan yang dilakukan tanpa pacaran dan melalui perantara. Pengalaman subjektif dalam pernikahan adalah peristiwa-peristiwa yang dialami oleh istri ketika menjalani kehidupan pernikahan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui secara mendalam mengenai pengalaman subjektif istri yang menikah dengan proses taaruf. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologis. Subjek penelitian ini adalah tiga orang istri yang menikah dengan proses taaruf yang memiliki usia pernikahan yang berbeda-beda.Teknik pengambilan subjek dalam penelitian ini menggunakan teknik snowball sampling serta pengambilan data dilakukan dengan menggunakan teknik wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masing-masing subjek memiliki pengalaman pernikahan yang berbeda. Religiusitas merupakan faktor utama yang memengaruhi kehidupan rumah tangga ketiga subjek. Adapun motivasi yang memengaruhi ketiga subjek menikah dengan taaruf adalah pemahaman tentang prinsip taaruf sebagai pernikahan Islami dengan menerapkan syariat Islam. Selain itu, keinginan membentuk keluarga dakwah dan melestarikan komunitas menjadi pertimbangan ketiga subjek dalam menikah dengan proses taaruf.
PENGALAMAN MENJADI PEMAIN WAYANG ORANG NGESTI PANDOWO Adam Maulana Wijanarko; Imam Setyawan
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 5, Nomor 2, Tahun 2016 (April 2016)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (330.029 KB) | DOI: 10.14710/empati.2016.15194

Abstract

Budaya pewayangan merupakan bentuk kesenian tradisional yang amat mengakar pada masyarakat Indonesia. Penanaman nilai-nilai budaya disebut dengan internalisasi, yaitu proses menanamkan dan menumbuhkembangkan suatu nilai atau budaya menjadi bagian diri orang yang bersangkutan. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan gambaran mengenai pengalaman pemain wayang orang dalam menjalankan tugasnya yaitu berperan menjadi tokoh dalam cerita wayang. Penelitian menggunakan pendekatan Interpretative Phenomenological Analysis (IPA), pendekatan IPA dipilih karena memiliki prosedur analisis data yang terperinci. Prosedur tersebut bertitik fokus pada eksplorasi pengalaman yang diperoleh subjek melalui kehidupan pribadi dan sosialnya. Dari eksplorasi pengalaman subjek terhadap kehidupan, akan memunculkan makna dalam peristiwa unik yang dirasakan oleh subjek. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah latar belakang ketiga subjek dalam pengambilan keputusan menjadi pemain wayang orang karena mencintai kesenian wayang, dan keinginan untuk berkarya. Pencapaian dalam berkesenian wayang adalah ketika mampu menghayati perannya sehingga mampu menggambarkan tokoh yang diperankannya diatas panggung. Nilai-nilai yang terkandung dalam seni wayang diterapkan untuk menjalani kehidupan sesuai dengan nilai-nilai positif dalam wayang. Upaya dalam mencapai pengalaman berperan dilakukan melalui nilai berkarya, nilai penghayatan dan nilai bersikap.
HUBUNGAN ANTARA KEPRIBADIAN EKSTRAVERSI DENGAN KEPUASAN PERKAWINAN PADA KARYAWAN WANITA DI PT INDOTAMA OMICRON KAHAR PURWOREJO Eny Intan Sari; Yeniar Indriana; Jati Ariati
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 1, Nomor 1, Tahun 2012 (Oktober 2012)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (424.067 KB) | DOI: 10.14710/empati.2012.478

Abstract

Married women employees who have children prone to excess role, especially in such type of jobs with low level, tight schedules and less autonomy (Marshall in Berk, 2010, p.494). the conflicts required an individual’s ability to cope. One of the factors that affect is personality. Individuals with high extraversion have good social skills, more assertive and cooperative to be able to manage relationship better (Argyle & Lu in  Argyle, 2001, p.75). the aims of this study is ti investigate empirically relationship between extraversion and marital satisfaction of married women employees in PT Indotama Omicron Kahar and the effective contribution of extraversion on marital satisfaction.Sample of this study was 68 married women employees obtained by accidental sampling. Data collection methods using two scales, Marital Satisfaction Scale and Extraversion Scale. The marital satisfaction scale consist of 40 items (α=0,882) and extraversion scale consist of 25 items (α=0,826). Analysis of data using simple regression analysis.Results of this study showed a correlational coefficient (rxy) of 0,308 with p=0,011 ( p<0,05) indicating positive relationship between extraversion and marital satisfaction, higher extraversion, the higher perceived marital satisfasction. Contribution of extraversion personality on marital satisfaction was 9.5% and the rest is influenced by other factors.
HUBUNGAN ANTARA KOMUNIKASI INTERPERSONAL ANTARSISWA DENGAN PENYESUAIAN DIRI TERHADAP SISTEM PEMBELAJARAN FULL DAY SCHOOL PADA SISWA TAHUN PERTAMA SMA NEGERI 4 KOTA PEKALONGAN Chusnul Chotimah; Frieda NRH
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 7, Nomor 4, Tahun 2018 (Oktober 2018)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (523.476 KB) | DOI: 10.14710/empati.2018.23428

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan antara komunikasi interpersonal antarsiswa dengan penyesuaian diri terhadap sistem pembelajaran full day school pada siswa tahun pertama SMA Negeri 4 Kota Pekalongan. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 238 siswa tahun pertama SMA Negeri 4 Kota Pekalongan. Sampel penelitian ini berjumlah 146 siswa yang dipilih mengunakan teknik cluster random sampling. Pengumpulan data mengunakan dua skala psikologi, yaitu skala penyesuaian diri terhadap sistem pembelajaran full day school (25 aitem, α = 0,863) dan skala komunikasi interpersonal antarsiswa (21 aitem, α = 0,854). Hasil penelitian menunjukkan koefisiensi korelasi (rxy) = 0,334 dengan nilai p= 0,000 (p < 0,001). Hal ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif dan signifikan antara komunikasi interpersonal antarsiswa dengan penyesuaian diri terhadap sistem pembelajaran full day school. Semakin baik komunikasi interpersonal antarsiswa maka semakin baik pula penyesuaian diri terhadap sistem pembelajaran full day school yang dimiliki. Berlaku sebaliknya, semakin buruk komunikasi interpersonal antarsiswa maka semakin buruk pula penyesuaian diri terhadap sistem pembelajaran full day school yang dimiliki. Komunikasi interpersonal antarsiswa memberikan sumbangan efektif sebesar 11,1% pada penyesuaian diri terhadap sistem pembelajaran full day school.

Page 46 of 146 | Total Record : 1454


Filter by Year

2012 2026


Filter By Issues
All Issue Jurnal Empati: Volume 15, Nomor 01, Tahun 2026 (Februari 2026) Jurnal Empati: Volume 14, Nomor 6, Tahun 2025 (Desember 2025) Jurnal Empati: Volume 14, Nomor 5, Tahun 2025 (Oktober 2025) Jurnal Empati: Volume 14, Nomor 4, Tahun 2025 (Agustus 2025) Jurnal Empati: Volume 14, Nomor 3, Tahun 2025 (Juni 2025) Jurnal Empati: Volume 14, Nomor 2, Tahun 2025 (April 2025) Jurnal Empati: Volume 14, Nomor 1, Tahun 2025 (Februari 2025) Jurnal Empati: Volume 13, Nomor 6, Tahun 2024 (Desember2024) Jurnal Empati: Volume 13, Nomor 5, Tahun 2024 (Oktober 2024) Jurnal Empati: Volume 13, Nomor 4, Tahun 2024 (Agustus 2024) Jurnal Empati: Volume 13, Nomor 3, Tahun 2024 (Juni 2024) Jurnal Empati: Volume 13, Nomor 2, Tahun 2024 (April 2024) Jurnal Empati: Volume 13, Nomor 1, Tahun 2024 (Februari 2024) Jurnal Empati: Volume 12, Nomor 6, Tahun 2023 (Desember 2023) Jurnal Empati: Volume 12, Nomor 5, Tahun 2023 (Oktober 2023) Jurnal Empati: Volume 12, Nomor 4, Tahun 2023 (Agustus 2023) Jurnal Empati: Volume 12, Nomor 3, Tahun 2023 (Juni 2023) Jurnal Empati: Volume 12, Nomor 2, Tahun 2023 (April 2023) Jurnal Empati: Volume 12, Nomor 1, Tahun 2023 (Februari 2023) Jurnal Empati: Volume 11, Nomor 6, Tahun 2022 (Desember 2022) Jurnal Empati: Volume 11, Nomor 5, Tahun 2022 (Oktober 2022) Jurnal Empati: Volume 11, Nomor 4, Tahun 2022 (Agustus 2022) Jurnal Empati: Volume 11, Nomor 3, Tahun 2022 (Juni 2022) Jurnal Empati: Volume 11, Nomor 2, Tahun 2022 (April 2022) Jurnal Empati: Volume 11, Nomor 1, Tahun 2022 (Februari 2022) Jurnal Empati: Volume 10, Nomor 5, Tahun 2021 (Oktober 2021) Jurnal Empati: Volume 10, Nomor 6, Tahun 2021 (Desember 2021) Jurnal Empati: Volume 10, Nomor 4, Tahun 2021 (Agustus 2021) Jurnal Empati: Volume 10, Nomor 3, Tahun 2021 (Juni 2021) Jurnal Empati: Volume 10, Nomor 2, Tahun 2021 (April 2021) Jurnal Empati: Volume 10, Nomor 1, Tahun 2021 (Februari 2021) Jurnal Empati, Volume 10, Nomor 06, Desember 2021 Jurnal Empati, Volume 10, Nomor 05, Oktober 2021 Jurnal Empati: Volume 9, Nomor 6, Tahun 2020 (Desember 2020) Jurnal Empati: Volume 9, Nomor 5, Tahun 2020 (Oktober 2020) Jurnal Empati: Volume 9, Nomor 4, Tahun 2020 (Agustus 2020) Jurnal Empati: Volume 9, Nomor 3, Tahun 2020 (Juni 2020) Jurnal Empati: Volume 9, Nomor 2, Tahun 2020 (April 2020) Jurnal Empati: Volume 9, Nomor 1, Tahun 2020 (Februari 2020) Jurnal Empati: Volume 8, Nomor 4, Tahun 2019 (Oktober 2019) Jurnal Empati: Volume 8, Nomor 3, Tahun 2019 (Agustus 2019) Jurnal Empati, Volume 9, Nomor 1, Februari 2020 Jurnal Empati: Volume 8, Nomor 2, Tahun 2019 (April 2019) Jurnal Empati: Volume 8, Nomor 1, Tahun 2019 (Januari 2019) Jurnal Empati, Volume 8, Nomor 3, Agustus 2019 Jurnal Empati, Volume 8, Nomor 2, April 2019 Jurnal Empati, Volume 8, Nomor 1, Januari 2019 Jurnal Empati: Volume 7, Nomor 4, Tahun 2018 (Oktober 2018) Jurnal Empati: Volume 7, Nomor 3, Tahun 2018 (Agustus 2018) Jurnal Empati: Volume 7, Nomor 2, Tahun 2018 (April 2018) Jurnal Empati: Volume 7, Nomor 1, Tahun 2018 (Januari 2018) Jurnal Empati, Volume 7, Nomor 4, Oktober 2018 Jurnal Empati Volume 7, Nomor 3, Agustus 2018 Jurnal Empati Volume 7, Nomor 2, April 2018 Vol 6, No 4 (2017): Oktober 2017 Jurnal Empati: Volume 6, Nomor 4, Tahun 2017 (Oktober 2017) Jurnal Empati: Volume 6, Nomor 3, Tahun 2017 (Juli 2017) Jurnal Empati: Volume 6, Nomor 2, Tahun 2017 (April 2017) Jurnal Empati: Volume 6, Nomor 1, Tahun 2017 (Januari 2017) Jurnal Empati: Volume 5, Nomor 4, Tahun 2016 (Oktober 2016) Jurnal Empati: Volume 5, Nomor 3, Tahun 2016 (Agustus 2016) Jurnal Empati: Volume 5, Nomor 2, Tahun 2016 (April 2016) Jurnal Empati: Volume 5, Nomor 1, Tahun 2016 (Januari 2016) Jurnal Empati: Volume 4, Nomor 4, Tahun 2015 (Oktober 2015) Vol 4, No 4 (2015): Oktober 2015 Jurnal Empati: Volume 4, Nomor 3, Tahun 2015 (Agustus 2015) Jurnal Empati: Volume 4, Nomor 2, Tahun 2015 (April 2015) Jurnal Empati: Volume 4, Nomor 1, Tahun 2015 (Januari 2015) Vol 4, No 1 (2015): Januari 2015 Jurnal Empati: Volume 3, Nomor 4, Tahun 2014 (Oktober 2014) Vol 3, No 4 (2014): Oktober 2014 Jurnal Empati: Volume 3, Nomor 3, Tahun 2014 (Agustus 2014) Vol 3, No 3 (2014): Agustus 2014 Jurnal Empati: Volume 3, Nomor 2, Tahun 2014 (April 2014) Jurnal Empati: Volume 3, Nomor 1, Tahun 2014 (Januari 2014) Vol 3, No 2 (2014): Empati Fak. Psikologi Vol 3, No 1 (2014): Empati Fak. Psikologi Jurnal Empati: Volume 2, Nomor 4 Tahun 2013 (Oktober 2013) Jurnal Empati: Volume 2, Nomor 3, Tahun 2013 (Agustus 2013) Jurnal Empati: Volume 2, Nomor 2, Tahun 2013 (April 2013) Vol 2, No 4 (2013): Empati Fak. Psikologi Vol 2, No 3 (2013): Empati Fak. Psikologi Jurnal Empati: Volume 1, Nomor 1, Tahun 2012 (Oktober 2012) More Issue