cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Rekayasa Mesin
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Arjuna Subject : -
Articles 222 Documents
RANCANG BANGUN MESIN SEMIOTOMATIS PENGULEN DAN PENCETAK ADONAN PELET BAHAN BAKU OPAK PRAMBUDI, KUKUH
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 4, No 02 (2017): JRM. Volume 04 Nomor 02 Tahun 2017
Publisher : Jurnal Rekayasa Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Jajanan ringan khas daerah kembali di minati masyarakat luas. Industri kuliner ini di dukung oleh pemerintah guna meningkatkan perekonomian masyarakat terutama pada skalaUKM. Salah satu jajanan kembali diminati masyarakat adalah “opak” jajanan khas gresik yang berbentuk lingkaran, pipih, dan renyah. Opak dibuat dari tepung yang diaduk bersama bumbu kemudian dipipihkan, kemudian di panggang. Industri opak di daerah Gresik semakin meningkat, namun tidak diiringi dengan perkembangan teknologi yang seimbang, para pembuat jajanan opak terkendala pada proses produksi yang masih tradisional yang dinilai kurang efisien dan kurang higienis. Berdasarkan permasalahan tersebut penulis tertarik untuk memberikan solusi mengembangangkan teknologi proses produksi jajanan Opak yaitu “Rancang Bangun Mesin Semi Otomatis Pengulen Dan Pencetak Adonan Pelet Bahan Baku Opak” yang akan dibahas dan dirancang dalam Tugas Akhir (TA) ini. Alat ini menggunakan komponen Pengaduk berbentuk persegi panjang dengan lima penampang dengan ukuran  panjang 12 cm dan lebar 4 cm , Penampung adonan berbentuk tabung dengan bahan stanless steel dengan ukuran panjang 33cm dan diameter 39 cm dengan kapasitas 24,15 kg ,Sistem transmisi menggunakan sabuk V type A dengan diameter pulley pada elektro motor 35 mm dan  pada poros pedorong pulleynya berdiameter 300 mm. dan pada pulli pengaduk 250mm Penggerak menggunakan motor listrik tipe AC  220 Volt, 1400rpm  dengan daya 750 Watt, atau 1 HP,  berarus  5,1 Ampere, dengan bobot 10,5 kg. Diameter poros minimum pada  motor penggerak = 10,5 mm. Diameter poros minimum pada puli 2 (pendorong adonan) = 13,2mm Diameter poros minimum pada puli 3 (puli pengaduk) =  22,3 mm Kata Kunci: Rancang Bangun, Pengulen bahan opak , Pencetak Pelet
ANALISIS VARIASI WATER TRANSFER PRINTING FILM TERHADAP KUALITAS HASIL PENGECATAN PADA KOMPONEN SEPEDA MOTOR SUPRIYANTO, HERI
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 4, No 02 (2017): JRM. Volume 04 Nomor 02 Tahun 2017
Publisher : Jurnal Rekayasa Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Tujuan pengujian ini untuk mendapatkan data ketebalan dan kekilapan hasil pengecatan water transfer printing film pada trainer pengecatan water transfer printing film otomatis dan manual. Objek pengujian ini ialah dengan tiga warna yang bermotif beda dan jangka waktu penyelupan yang berbeda, yang pertama dengan jangka waktu 30 detik, 1 menit dan 2 menit yang di aplikasikan dengan perbandingan trainer otomatis dan manual, agar mengetahui kualitas hasil kedua pengecatan tersebut serta mengetahui berapa waktu penyelupan cat yang paling sesuai diterapkan pada alat trainer otomatis dan manual. Pada akhir pengujian ini dapat diketahui bahwa hasil pengecatan pada komponen sepeda motor untuk kekilapan pada jarak waktu penyelupan objek 30 detik, 1 menit dan 2 menit kedalam air yang berisi paterm film, terbukti mampu menghasilkan tingkat kekilapan terbaik dari penggunaan trainer otomatis dan manual dengan hasil (GU) yang sama tinggi yakni (88,3 GU), dan untuk perbedaan jarak penyelupan cat terbaik pada hasil pengujian ketebalan sampel trainer manual adalah (120,6 inch) pada jarak waktu 1 menit. Sedangkan untuk hasil pengujian ketebalan sampel trainer otomatis yang terbaik didapatkan pada jarak 1 menit dengan angka (93,82 inch). Kata kunci : Water transfer printing film, Hasil pengecatan, Sepeda motor
RANCANG BANGUN SPRAY BOOTH MULTIFUNGSI UNTUK PENGECATAN DAN PENGERINGAN LAMPAT BRAMANTYO, DANU
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 4, No 02 (2017): JRM. Volume 04 Nomor 02 Tahun 2017
Publisher : Jurnal Rekayasa Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Teknologi pada kendaraan seperti sekarang ini mengalami kemajuan dan perkembangan yang sangat pesat. Seperti kemajuan teknologi pada mesin, chasis, bodi dan tidak ketinggalan pula dalam bidang pengecatannya. Painth Both Professional salah satu alat yang digunakan untuk melakukan pengecatan dan pengeringn. Namun penggunaan alat ini memiliki kekurangan seperti harga yang terlalu mahal dan lahan yang digunakan juga harus luas. Dari permasalahan tersebut, maka peneliti tertarik untuk membahas dalam penelitian ini tentang “Rancang Bangun Spray Booth Multifungsi Untuk Pengecatan Dan Pengeringan”. Proses pembuatan alat dimulai dari desain awal, merancang bangun, kemudian persiapan komponen seperti menghitung kebutuhan material komponen dan menentukan alat produksi yang akan digunakan, setelah itu perakitan mesin, dan diakhiri dengan pengujian alat. Dengan adanya alat ini, memudahkan dan mempercepat proses pengecatan dan pengeringan. Alat ini mampu  membantu membuang polusi dalam proses pengecatan. Selain itu, alat  ini juga dapat mengeringkan hingga temperature 50ºC-80ºC tanpa terkendala cuaca. Spesifikasi Spray Booth  multifungsi ini adalah menggunakan kerangka besi hollow berukuran 30x30 mm tebal 1 mm yang disambungkan hingga membentuk rangka berukuran 1000 x 750 x 1500 mm,  bodi menggunakan plat aluminium setebal 1 mm, blower penghisap dan penghembus udara panas dari kompor gas ,kompor gas sebagai pemanas yang bertenagakan LPG 3 kg yang telah dilengkapi dengan solenoid valve gasi untuk memotong jalannya suplai gas, tray yang terbuat dari beton eser berdiameter 5 mm yang saling dihubungkan berbentuk seperti meja. Alat ini mampu mengendalikan polusi ketika proses pengecatan dan hasil pengeringan terbaik didapat dengan mengatur temperature 80ºC selama 20 menit. Volume ruang pengecatan sendiri memiliki kapasitas 1000 x 750 x 750 mm yang mampu menampung berbagai macam benda.   Kata kunci : Spray Booth, Pengecatan, Pengeringan.
ANALISA HASIL PENGGILINGAN MESIN PEMECAH KEDELAI SEMI OTOMATIS Abi Bachri, Noor
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 4, No 02 (2017): JRM. Volume 04 Nomor 02 Tahun 2017
Publisher : Jurnal Rekayasa Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Tujuan dari penelitian ini ialah mengetahui kualitas hasil pecahan kacang kedelai dari penggilingan mesin pemecah kedelai semi otomatis dengan jarak antar batu penggilas 2,5 mm, 3 mm dan 3,5 mm dan mengetahui waktu yang dibutuhkan untuk proses pemecahan kedelai dengan berat 5 kg dengan jarak antar batu penggilis 2,5 mm, 3 mm dan 3,5 mm. manfaat dari penelitian ini adalah memberi pengetahuan lebih berdasarkan dari teori yang telah tertuang ke dalam bentuk alat dan Memberi informasi lebih tentang alat penggiling kedelai semi otomatis.Tahapan penelitian Analisa Hasil Penggilingan Mesin Pemecah Kedelai Semi Otomatis terdiri dari Studi lapangan dan studi pustaka, identifikasi masalah, persiapan pengujian, perencanaan eksperimen 1 dengan jarak antar batu penggilas 2,5 mm, perencanaan eksperimen 2 dengan jarak antar batu penggilas 3 mm, perencanaan eksperimen 3 dengan jarak antar batu penggilas 3,5 mm, pengujian hasil Kedelai, pengambilan data dan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini ialah Kualitas hasil pecahan kacang kedelai dari penggilingan mesin pemecah kedelai semi otomatis dengan jarak antar batu penggilas setiap percobaan yaitu, Percobaan ke satu dengan jarak 2,5 mm dengan 3 kali percobaan diketahui bahwa hasilnya kulit ari yang terkelupas rata-rata 5 kg (100%), tidak terkelupas rata-rata 0 kg (0%), hasil pecahan yang terbelah rata-rata 1,9 kg (38.3%), tidak terbelah rata-rata 0 kg (0%), hancur rata-rata 3,08 kg (61,6%). Percobaan ke dua dengan jarak 3 mm dengan 3 kali percobaan diketahui bahwa hasilnya kulit ari kedelai yang terkelupas rata-rata 5 kg (100%), tidak terkelupas 0 kg (0%), hasil pecahan yang terbelah rata-rata 4,75 kg (95%), tidak terbelah rata-rata 0,083 (1,6%), hancur rata-rata 0.16  (3,3%). Percobaan ke tiga dengan jarak 3,5 mm dengan 3 kali percobaan diketahui bahwa hasilnya kulit ari kedelai yang terkelupas rata-rata 4,6 kg (92,6%), tidak terkelupas rata-rata 0,36 kg (7,3%), hasil pecahan yang terbelah rata-rata 3,83 kg (76,6%), tidak terbelah rata-rata 0,83 kg (16,6%), hancur rata-rata 0 kg (0%).Waktu yang dibutuhkan dalam menggilas kedelai setiap percobaan yaitu percobaan ke satu dengan jarak 2,5 mm dibutuhkan waktu rata-rata 67.3 detik, percobaan ke dua dengan jarak 3 mm dibutuhkan waktu rata-rata 62,6 detik, percobaan ke tiga dengan jarak 3,5 mm dibutuhkan waktu rata-rata 55,6 detik. Kata kunci: Analisa, Mesin Pemecah Kedelai, Jarak Antar Batu Penggilas.
PENERAPAN METODE QFD (QUALITY FUNCTION DEPLOYMENT) UNTUK PRODUK MESIN PEMOTONG KRUPUK BAWANG ADE SETYAWAN, LUFTY
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 4, No 02 (2017): JRM. Volume 04 Nomor 02 Tahun 2017
Publisher : Jurnal Rekayasa Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Selama ini di home industri kerupuk bawang dan kerupuk puli hampir semuanya menggunakan pemotong kerupuk bawang dengan metode tradisional yakni pemotongan dengan cara manual. Pemotongan dengan cara ini hanya menghasilkan 5 kg/jam, sedangkan target di setiap home industri rata-rata 10-20 kg/jam. Dikarenakan semakin banyak penikmat kerupuk bawang dan kerupuk puli di kalangan masyarakat kecil maupun menengah ke atas. Untuk mencapai target yang diinginkan pada home industri kerupuk bawang dan puli dibutuhkan alat yang lebih canggih dan maju. Hal ini tentunya akan diadakan penelitian untuk membuat desain rancangan alat pemotong kerupuk bawang dengan menggunakan motor atau semi otomatis. Penelitian ini bermaksud untuk mengetahui pengembangan desain mesin pemotong kerupuk bawang semi otomatis menggunakan QFD. Dalam pengambilan data menggunakan sistem kuesioner, dengan maksud untuk memperoleh informasi yang sesui dengan tujuan penelitian, hingga didapat hasil yang dijamin kebenarannya. Sebelum kuesioner dibuat, dilakukan wawancara atau intervew terlebih dahulu terhadap konsumen yang dimaksudkan agar responden dapat memberikan jawaban respon yang positif terhadap pertanyaan yang diajukan ke pada pemilik atau pekerja home industri kerupuk bawang dan kerupuk puli. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa desain pemotong kerupuk bawang yang sesuai dengan keiinginan dan kebutuhan pengguna yaitu desain konsep mesin 1. Pemilihan konsep mesin 1, dengan komponen yang perlu dikembangkan, yaitu: mata pisau, berat mesin 5-10 kg, kapasitas mesin 20 kg/jam, sistem transmisi, dan yang terakhir harga mesin 4-5 juta. Efisiensi analisa QFD (Quality Function Deployment) terciptanya desain mesin pemotong kerupuk bawang semi otomatis yang mampu menghasilkan potongan 20 kg/jam, tidak rumit dalam pengoperasian sehingga pekerja tidak sering mengeluh capek, kemudahan pengguna dilengkapi roda untuk mempermudah pemindahan alat (portable), dilengkapi beberapa sistem keamanan, antara lain penutup atau cup pisau untuk menghindari gesekan langsung dengan mata pisau saat bekerja, isolator yang bagus sehingga terhindar dari sengatan listrik dan meminalisir biaya listrik serta harga jual mesin pemotong kerupuk bawang. Kata Kunci : Mesin pemotong kerupuk bawang, QFD (Quality Function Deployment)
ANALISA HASIL MESIN PEMOTONG SINGKONG MULTI INPUT SEMI OTOMATIS DENGAN METODE PEGAS Triyo Laksono, Ahmad
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 4, No 02 (2017): JRM. Volume 04 Nomor 02 Tahun 2017
Publisher : Jurnal Rekayasa Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Mesin pemotong singkong adalah salah satu alat yang digunakan untuk mempermudah pekerjaan manusia dalam memproduksi keripik singkong. Dalam kesehariannya kita biasanya melihat mesin yang di gunakan untuk memotong singkong hanya menggunakan 1 input membuat banyak menguras tenaga dan waktu produksi yang lama dikarenakan proses produksi tersebut kurang efisien. Dari permasalahan tersebut dibuatlah mesin pemotong singkong multi input yang dapat mempermudah dan mempercepat proses pemotongan singkong. Kemudian dilakukannya penelitian untuk menguji dan menentukan kecepatan pemotongan yang ideal untuk mesin pemotong singkong multi input. Penelitian hasil mesin pemotong singkong diukur dari kecepatan pisau pemotong melalui percobaan dengan menggunakan variasi pulley motor ukuran 75mm, 145mm, 200mm. Dari setiap variasi pulley dilakukan pengujian sebanyak 3 kali untuk mendapatkan hasil yang maksimal yaitu yang memiliki ketebalan potongan 2mm, memiliki kerataan seluruh permukaan hasil potongan 2mm, dan memiliki keutuhan potongan atau berbentuk bulat utuh. Kecepatan pisau pemotong yang ideal ditentukan dari segi kualitas dan kuantitas hasil pemotongan singkong, dari hasil tersebut variasi pulley motor ukuran 75mm dengan 262 rpm lebih efisien untuk menghasilkan hasil potongan yang lebih maksimal dari segi kualitas dan kuantitas yaitu 80,33% dari 1,69 kg dibanding dengan pulley 145mm yang hanya menghasilkan kualitas dan kuantitas 61% dari 3,35 kg dan Pulley 200mm menghasil 54,33% dari 4,63 kg dengan waktu pengujian yang sama yaitu 20 detik  pada tiap percobaan pada masing-masing variasi pulley motor. Kata Kunci: Mesin Pemotong, Keripik Singkong, dan Variasi Pulley
RANCANG BANGUN BANGUN TRAINER TRANSMISI OTOMATIS TIPE PLANETARY GEAR M.AMINULLAH,
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 4, No 02 (2017): JRM. Volume 04 Nomor 02 Tahun 2017
Publisher : Jurnal Rekayasa Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Di masa ini waktu dianggap sesuatu yang mahal. Oleh karena itu, kita membutuhkan alat transportasi untuk melakukan kegiatan sehari-hari. Kendaraan merupakan alat transportasi yang sering digunakan oleh masyarakat. Dalam sebuah kendaraan terdapat beberapa sistem penunjang sebagai pendukung kerja dari kendaraan tersebut. Sistem penunjang tersebut seperti transmisi otomatis. Maka dari itu dirancang trainer transmisi otomatis. Rancang bangun trainer transmisi otomatis ini adalah bertujuan untuk mengetahui cara kerja transmisi otomatis type planetary gear lebih mudah, Transmisi Otomatis Type Planetary Gear yang telah dibuat ini bertujuan untuk media pembelajaran pada lab chasis teknik mesin unesa, agar penyampaian materi dapat diterima dengan baik oleh pebelajar dan tujuan, Hasil dalam pembuatan Rancang Bangun Trainer Trransmisi Otomatis Type Planetary Gear ini adalah untuk pembelajaran transmisi otomatis tipe planetary gear lebih mudah dipahami bagaimana cara kerja, cara pengoprasian dan cara perawatannya  untuk dipelajari dan suatu desain yang dapat menunjang suatu pembelajaran sehingga proses pembelajaran dapat berjalan dengan lancar. Kata Kunci : Alat praktek (trainer), Transmisi otomatis type planetary gear
RANCANG BANGUN TRAINER TRANSMISI OTOMATIS TIPE CVT MURI RAKHMAWAN, ALWIN
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 4, No 02 (2017): JRM. Volume 04 Nomor 02 Tahun 2017
Publisher : Jurnal Rekayasa Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Dunia otomotif yang berkembang pesat menuntut perubahan agar alat transportasi lebih baik, tidak hanya pada mesinnya yang irit bahan bakar tetapi juga pada tingkat kenyamanan dan kemudahan dalam berkendara. Salah satunya adalah perubahan pada sistem transmisi. Transmisi otomatis tipe CVT atau yang dikenal dengan sebutan Continous Variable Transmision merupakan transmisi yang dapat membuat kita dapat merasakan kenyamanan dan kemudahan dalam berkendara karena kita hanya perlu menginjak pedal gas tanpa perlu menginjak pedal kopling serta mengoper-oper perseneling karena transmisi akan berpindah secara otomatis.Rancang bangun trainer transmisi otomatis tipe CVT dibuat sebagai media pembelajaran praktik chassis otomotif, karena kurangnya media pembelajaran sistem transmisi pada mata kuliah praktik chassis otomotif.  Trainer ini dibuat dengan bentuk lebih sederhana dari bentuk aslinya, namun tetap memiliki fungsi dan cara kerja yang sama sehingga mudah dipahami mahasiswa. Media pembelajaran (trainer) yang dipilih adalah transmisi mobil otomatis tipe CVT. Transmisi tipe ini dipilih karena disamping transmisi jenis ini laris dipasaran, transmisi ini juga belum ada di laboratorium praktik chassis otomotif, jadi pada saat praktik mahasiswa dapat mengerti bagaimana cara kerja transmisi otomatis tipe CVT. Kata kunci: Rancang Bangun, Trainer, Transmisi Otomatis, CVT.
PERENCANAAN SISTEM ALIRAN FLUIDA PADA RANCANG BANGUN COOLER BOX PENDINGIN MINUMAN Prasetyo, Agil
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 4, No 02 (2017): JRM. Volume 04 Nomor 02 Tahun 2017
Publisher : Jurnal Rekayasa Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK   Mesin pendinngin coolerbox yang sering digunakan oleh masyarakat. Dalam sebuah pendingin terdapat beberapa sistem penunjang sebagai pendukung kerja dari pendingin tersebut. Sistem penunjang tersebut seperti, sistem perubahan suhu pada ruangan. Maka dirancang sistem pendinginan seperti adanya air cooler untuk menunjang peforma suhu supaya pendinginan pada ruangan tetap terjaga. Jenis penelitian ini merupakan penelitian yang berbentuk rancang bangun berbasis eksperimen (experimental research). Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui perencanaan sistem aliran fluida pendingin pada  rancang bangun coolerbox. Perencanaan sistem aliran fluida pendingin pada rancang bangun coolerbox ini adalah bertujuan untuk Mengetahui desain sistem sistem aliran fluida dan mengetahui perawatan sistem aliran fluida pada rancang bangun alat penguji coolerbox. Hasil dari pengujian yang telah dilakukan oleh peneliti dapat diketahui bahwa pada setiap variasi laju aliran memiliki nilai temperatur yang berbeda – beda karena faktor laju aliran mempengaruhi dalam pelepasan temperatur yang terdapat pada fluida yang akan dilepaskan pada media perantara yaitu air cooler. Pada variasi waktu juga memiliki tingkat nilai perubahan suhu yang berbeda – beda sehingga dapat diketahui bahwa pada setiap menit memiliki perubahan suhu yang tersendiri dalam penurunan suhu yang terdapat pada fluida yang dimana tujuan dari perubahan suhu itu untuk mendinginkan ruang coolerbox. Kata Kunci : Sistem pelumas, air cooler, dan sistem aliran fluida.
PENERAPAN METODE QFD (QUALITY FUNCTION DEPLOYMENT) UNTUK DESAIN MESIN PENGGILING PAKAN IKAN Shobiruddin, Achmad
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 4, No 02 (2017): JRM. Volume 04 Nomor 02 Tahun 2017
Publisher : Jurnal Rekayasa Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Mesin penggiling pakan ikan merupakan mesin yang diciptakan untuk mempermudah pekerjaan dalam memproduksi pakan ikan (Pellet) dengan menggunakan penggerak motor listrik. Mesin ini membantu mempermudah para petani ikan dari pada menggunakan mesin penggiling manual yang terbuat dari rangka sepeda. Pakan ikan merupakan salah satu faktor yang berperan penting dalam proses pertumbuhan ikan. Pertumbuhan ikan dapat berjalan optimal apabila jumlah pakan, produktivitas pakan dan kualitas pakan terpenuhi dengan baik. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif, produktif dan kualitatif. Pembahasan berikut meliputi hasil uji produktivitas dan kualitas dengan dua jenis variasi puli yang akan digunakan. Dalam penelitian ini, pengumpulan data dilakukan dengan cara studi literature (kepustakaan), melakukan eksperimen, survei ke lapangan dan melakukan wawancara ke pedagang pemilik mesin penggiling pakan ikan. Berdasarkan perencanaan mesin penggiling pakan ikan (Pellet) menggunakan puli standart dan 2 variasi puli lainya dengan 3 proses pengujian setiap adonan pellet yang dibahas, maka akan didapatkan hasil pakan ikan (pellet) yang produktivitas dan kualitas. Produktivitas pellet terbaik adalah yang memiliki hasil produksi dan waktu penggilingan  yang singkat dan hasil yang baik. Dari setiap pengujian variasi puli ditentukan dari produktivitas dan kualitas yang maksimal yaitu untuk Produktivitas pellet tertinggi adalah 0.99 kg/menit pada rasio puli 1 dengan berat adonan 3 kg yang memiliki hasil produksi dan waktu penggilingan  yang singkat dan hasil yang baik, Untuk kualitas kekerasan pellet yang paling tinggi adalah 1.7 kg pada rasio puli 1 dengan berat adonan 3 kg yang  dihasilkan, dan kualitas ketahanan pellet tertinggi adalah 3.62 menit dengan rasio puli 2 dan berat adonan 3 kg yang hancur dalam air. Kata Kunci : Pellet ikan, Produktivitas dan kualitas pellet, Pellet terbaik.