cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Rekayasa Mesin
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Arjuna Subject : -
Articles 222 Documents
RANCANG BANGUN ALAT PENAMBAL BAN DENGAN PENGONTROL SUHU OTOMATIS GUFRON, AINUL
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 4, No 02 (2017): JRM. Volume 04 Nomor 02 Tahun 2017
Publisher : Jurnal Rekayasa Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sepeda motor mempunyai daya tahan dalam beroperasi atau tidak dapat digunakan secara terus menerus. Setiap komponen yang ada pada sepeda motor memiliki daya tahan yang berbeda tergantung dari bahan komponen tersebut. Contohnya seperti ban dalam, daya tahan ban dalam menyesuaikan masa pemakaian ban luar. Sehingga semakin tipis ban luar maka semakin mudahnya terjadi kebocoran pada ban dalam, baik terkena paku ataupun benda lainnya. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui desain alat penambal ban yang sesuai dengan kebutuhan di lapangan serta mengetahui cara perawatan untuk menghindari terjadinya kerusakan pada komponen alat. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen. Objek penelitian yang digunakan adalah setrika Maspion HA-110. Peralatan dan instrumen penelitian yang terpasang dalam alat penambal ban ini adalah display thermocontrol, thermocouple, voltmeter, amperemeter. Analisis data menggunakan metode deskriptif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa telah berhasil ditemukan sebuah alat penambal ban dengan pengontrol suhu otomatis yang sesuai dengan kebutuhan di lapangan. Alat penambal ban ini memiliki desain yang inovatif mengingat jika dilihat dari dimensi alat yang relatif kecil, selain itu dengan adanya komponen display thermocontrol penambal ban dimudahkan dalam penentuan suhu terbaik saat proses menambal ban. Perawatan yang perlu dilakukan pada alat penambal ban ini yaitu periksa secara berkala kondisi komponen utama agar terhindar dari korsleting yang dapat merusak komponen, Periksa kondisi plat apakah terdapat sisa lelehan hasil penambalan atau tidak, jika iya maka harus segera dibersihkan agar tidak merusak lapisan anti lengket (teflon) yang nantinya dapat berpengaruh terhadap kualitas hasil penambalan. Kata Kunci: alat penambal ban dengan pengontrol suhu otomatis, setrika Maspion HA-110, display thermocontrol dan thermocouple.
MODIFIKASI MESIN PENGADUK DODOL DAN JENANG TIPE VERTIKAL fadhlurrahman, Rifqi
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 4, No 02 (2017): JRM. Volume 04 Nomor 02 Tahun 2017
Publisher : Jurnal Rekayasa Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keinginan untuk meningkatkan produk/barang yang baik dan berkualitas merupakan tujuan dari perusahaan. Oleh karena itu alat sebagai penunjang untuk menghasilkan suatu produk haruslah menggunakan alat yang baik. Dengan peralatan yang baik diharapkan perusahaan atau pengusaha dapat meningkatkan dan menciptakan keunggulan dari produk yang dihasilkan, sehingga produk tersebut dapat terpenuhi dan juga memuaskan pelanggan. Disamping itu untuk menghadapi persaingan dan kemajuan teknologi dari pengusaha lain dimasa sekarang maupun yang akan datang. Perencanaan hasil pengembangan pada mesin pengaduk dodol dan jenang, yaitu terciptanya desain mesin pengaduk dodol dan jenang yang higenis, ergonomis, efisien, dan dengan wadah adonan yang dapat dilepas. Kemudahan pengoprasian dalam proses pengadukan mesin pengaduk dodol dan jenang menggunakan operasi maual.   Kata Kunci : Modifikasi, Mesin, Pengaduk, Dodol dan Jenang.
RANCANG BANGUN MESIN PEMOTONG SINGKONG MULTI INPUT DENGAN PENDORONG PEGAS Taqwim, Ahsani
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 4, No 02 (2017): JRM. Volume 04 Nomor 02 Tahun 2017
Publisher : Jurnal Rekayasa Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Singkong merupakan jenis tumbuhan yang sering dikonsumsi oleh masyarakat di Indonesia. Dengan perkembangan jaman hingga saat ini, olahan dari singkong semakin banyak. Salah satunya yaitu olahan keripik singkong. Pada umumnya desain dari pemotong singkong hanya dapat memotong 1 singkong, dimana cara pemotongan singkong pada mesin pemotong singkong tersebut masih manual yaitu  dengan cara didorong dengan tangan. Melihat permasalahan tersebut sehingga penulis ingin mendesain ulang mesin pemotong singkong yang dapat memotong lebih dari 1 singkong secara bersamaan dan proses mendorong singkong tersebut dengan menggunakan pegas. Tujuan dari perancangan mesin ini yaitu menghasilkan desain mesin dan menentukan alat dan komponen ideal yang akan  digunakan untuk membuat mesin pemotong singkong multi input semi otomatis dengan pendorong pegas. Tahapan dalam perancangan mesin pemotong singkong multi input dengan pendorong pegas ini terdiri dari ide perancangan, pengumpulan data dan bahan, perancangan desain, perhitungan komponen, perakitan, pengujian dan analisa mesin. Hasil perhitungan mesin pemotong singkong multi input dengan pendorong pegas ini menunjukkan spesifikasi mesin yaitu kapasitas pemotongan 63000 irisan singkong/jam. Penggerak mesin yang digunakan ialah Motor Listrik 1 HP dan 1400 RPM. Rangka menggunakan besi siku ukuran 50 mm x 50 mm x 5. Perbandingan diameter puli menghasilkan kecepatan putaran mesin 262,5 RPM. Transmisi menggunakan sabuk-V tipe A dengan panjang keliling sabuk 79 inch. Jarak antar poros motor dan poros piringan pisau 609 mm. Poros berbahan ST 42 dengan diameter 35 mm. Bantalan menggunakan bantalan bola 6207. Kata Kunci: Rancang Bangun, Mesin Pemotong singkong, Multi input, Pendorong pegas.
APLIKASI PENDINGIN ELEKTRIK TEC1-12706 DENGAN WATER COOLING PADACOOLER BOX BERBASIS SEMIKONDUKTOR PERMANA AGUNG SEDAYU, BAGAS
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 4, No 02 (2017): JRM. Volume 04 Nomor 02 Tahun 2017
Publisher : Jurnal Rekayasa Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pembuatan cooler box semikonduktor ini bertujuan untuk membantu masyarakat dalam menyimpan bahanmakanan atau minuman pada saat mereka berada dalam perjalanan. Selain itu, pembuatan cooler box inijuga dapat dijadikan sebagai langkah awal untuk menciptakan mesin pengganti lemari pendinginkonvensional yang menggunakan refrigran yang dapat merusak lapisan ozon.Tahapan dalam pembuatancooler box semikonduktor ini dari ide rancangan dan survei lapangan, kemudian proses perencanaan coolerbox yang merupakan pengembangan konsep produk berupa gambar sketsa cooler box menjadi sebuahmesin atau benda teknik. Dalam pembuatan cooler box semikonduktor ini dapat menghasilkan pembuatandokumen produk berupa desain gambar kerja, dan langkah terakhir adalah pengujian kinerja alat kemudianmenyimpulkan hasil dari alat tersebut. Spesifikasi cooler box semikonduktor dapat mencapai suhu terendah11?C dalam waktu 30 menit. Ukuran box yaitu 50x35x64 cm, menggunakan TEC jenis TEC1-12706berkuran 4x4 cm dengan pendingin cairan, memiliki tegangan DC 12V. Kata Kunci: Pendingin Peltier, TEC, Cooler Box, Semikonduktor, Termoelektrik.
RANCANG BANGUN TRAINER RADIATOR PADA TOYOTA AVANZA 1500CC 4 SILINDER SYAHIDAH HUMAIRO, LULU
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 4, No 02 (2017): JRM. Volume 04 Nomor 02 Tahun 2017
Publisher : Jurnal Rekayasa Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakKendaraan merupakan alat transportasi yang sering digunakan oleh masyarakat. Dalam perkembangankendaraan bermotor diperlukan sistem pendinginan yang lebih baik dalam hal mendinginkan mesinsupaya tidak terjadi overheating. Maka dirancang sistem pendingin mesin seperti adanya radiator untukmenunjang peforma mesin supaya pendinginan pada mesin tetap terjaga. Jenis penelitian ini merupakanpenelitian yang berbentuk rancang bangun berbasis eksperimen (experimental research). Penelitian inidimaksudkan untuk mengetahui performa pendinginan yang dihasilkan oleh radiator Toyota Avanza.Peneitian ini bertujuan untuk megetahui seberapa besar kapasitas panas radiator yang di hasilkan olehradiator dan seberapa besar pengaruh nilai temperatur masuk terhadap nilai kapasitas radiator. Hasil daripengujian yang telah dilakukan oleh peneliti dapat diketahui bahwa pada setiap variasi kecepatan (RPM)memiliki nilai kapasitas radiator yang berbeda-beda karena dipengaruhi oleh pelepasan temperatur padafluida yang akan dilepaskan pada media perantara yaitu radiator. Juga dipengaruhi oleh faktor laju aliranyang berpengaruh dalam pelepasan temperatur yang terdapat pada fluida yang akan dilepaskan padamedia perantara yaitu water cooler. Pada RPM 3000 radiator memiliki nilai temperatur masuk 55,6 oCdan menghasilkan kapasitas radiator 6,102 Kj/s sedangkan pada RPM 5000 dengan nilai temperaturmasuk 82,2 oC menghasilkan nilai kapasitas radiator 18,375 Kj/s, dimana dapat diartikan bahwa radiatorToyota Avanza memiliki performa yang baik dalam mendinginkan mesin mobil dan nilai temperatursangat berpengaruh dalam nilai kapasitas radiator yang dihasilkan pada setiap putaran mesin. Semakintinggi nilai temperatur masuk, maka semakin semakin besar pula nilai kapasitas radiator yang dihasilkanuntuk mendinginkan mesin mobil.Kata Kunci : Sistem pendingin, water cooler, radiator single ply, dan kapasitas perpindahan panas
RANCANG BANGUN TRAINER PENGETESAN DENGAN MENGGUNAKAN BEBANDAN PUTARAN YANG BERVARIASI Ibnu Thohari, khaidir
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 4, No 02 (2017): JRM. Volume 04 Nomor 02 Tahun 2017
Publisher : Jurnal Rekayasa Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Kendaraan merupakan alat transportasi yang sering digunakan masyarakat untuk melakukan kegiatan sehari-hari untuk menempuh perjalanan yang cukup membutuhkan waktu, sehingga di masa sekarang ini waktu dianggap hal yang berharga. Pada tugas akhir ini di buat “Rancang Bangun Trainer Pengetesan Dengan Beban Dan Putaran Yang Bervariasi Pada Sistem Pengisian”. Pengetesan dengan beban dan putaran yang bervariasi pada sistem pengisian ini bertujuan untuk mengamati dan mengetahui cara kerja regulator jika terjadi pembebanan bervariasi dan putaran motor 1000, 2000, dan 3300 Rpm. Hasil dari penelitian ini, didapatkan output tegangan dan output arus pada pengujian tanpa beban (beban aki) regulator 1 kumparan dan 2 kumparan yang dihasilkan semakin meningkat mulai dari 2000 rpm V= 13,2, A=2,5 hingga 3300 rpm V=13,5, A=4,0. Pada pengujian dengan beban 1 (lampu kepala)  regulator 1 kumparan dan 2 kumparan hasil output tegangan mulai meningkat baik 1 kumparan maupun 2 kumparan, berbeda dengan hasil output arus pada 2 kumparan yang tidak stabil mulai 2000 rpm A=11,6, 3300 rpm A=9,2. Pengujian dengan beban 2 (lampu rem) regulator 1 kumparan dan 2 kumparan output tegangan dan output arus yang maksimal dihasilkan pada putaran rpm 2000 baik 1 kumparan maupun 2 kumparan sedangkan pada rpm 3300 hasil output tegangan dan output arus mengalami penurunan, (bisa dilihat pada uraian bab IV). Hasil pengujian dengan beban full (lampu kepala dan lampu rem) regulator 1 kumparan dan 2 kumparan output tegangan dan output arus pada 2000 rpm yang dihasilkan sangat baik dibandingkan dengan 33000 rpm mengalami penurunan. Jadi untuk pengujian menggunakan beban pada trainer ini semakin tinggi putaran rpm-nya hasil output tegangan dan output arus semakin tidak stabil.                 Kata kunci : Media Pembelajaran, Trainer, Variasi Beban dan Variasi Putaran.
RANCANG BANGUN MESIN PENGADUK DODOL DAN JENANG SYINNAQOF, ILMAN
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 4, No 02 (2017): JRM. Volume 04 Nomor 02 Tahun 2017
Publisher : Jurnal Rekayasa Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakDi dalam dunia industri khususnya makanan khas ataupun oleh-oleh, dodol dan jenang merupakan makanantradisional yang menjadi suatu makanan khas dari setiap wilayah tertentu, namun pada umumnyapembuatan dodol skala rumahan ataupun pasaran masih banyak dilakukan secara manual dan lama. Melihatadanya peluang tersebut muncullah inovasi untuk membuat sebuah alat/mesin pengaduk dodol dan jenangyang lebih praktis. Mesin ini menggunakan pengaduk dengan 2 sirip dan bahan menggunakan stainlesssteel. Rancang bangun mesin ini memiliki dimensi rangka dengan tinggi 1093 mm, panjang 784 mm, danlebar 610 mm, dengan beberapa komponen yaitu motor listrik ½ HP 368 Watt sebagai pusat penggerak,sabuk-V dengan tipe A42, 2 pulley dengan diameter 203mm dan 50mm, dan Speed reducer dengan rasioperbandingan 1:10 untuk mereduksi putaran penggerak, poros pengaduk dengan diameter 40mm, pengadukdengan kecepatan putar 35 rpm dan wajan/kuali dengan kapasitas 10 kg sebagai unit produksi. Dalampenyambungan dan perakitan menggunakan las busur listrik dengan elektroda jenis RB-60 dengan ukuranØ 1,6 x 320 mm, engsel, baut dan mur menggunakan M12 x 1,5. Cara kerja mesin ini yaitu motor listrikyang telah dialiri listrik dinyalakan dan akan memutar puley kecil kemudian putaran tersebut ditransmisikankepada pulley besar yang terhubung oleh Speed reducer dengan sabuk-V, kemudian poros pengaduk yangtelah terhubung dengan Speed reducer tersebut akan berputar dengan putaran 35 rpm yang akan mengadukadonan pada wajan/kualiKata Kunci : Rancang Bangun, Mesin, Pengaduk, Dodol dan Jenang
ANALISA HASIL PENGADUKAN MESIN PENGADUK DODOL DAN JENANG TAMAMI, YUSRON
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 4, No 02 (2017): JRM. Volume 04 Nomor 02 Tahun 2017
Publisher : Jurnal Rekayasa Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pada era globalisasi dan zaman yang semakin berkembang  segala urusan dituntut untuk cepat, tepat dan hemat salah satu diantaranya adalah kebutuhan manusia untuk menciptakan berbagai alat yang  memudahkan dalam hal pekerjaan. Dan Pada umumnya di UKM-UKM kebanyakan memakai peralatan manual atau masih menggunakan tenaga manusia (bukan mesin). Penggunaan peralatan manual tentu akan membutuhkan tenaga dan waktu yang lebih lama. Seperti halnya pada UKM dodol dan jenang Pada proses pengadukan adonan dodol dan jenang  masih menggunakan alat manual dengan cara diaduk dengan tenaga manusia. Dari permasalahan tersebut, maka penulis tertarik untuk membahasnya lebih lanjut dalam  Tugas Akhir (TA) ini, yang mana penelitian ini membahas tentang “Analisa mesin pengaduk dodol dan jenang mengunakan mesin pengaduk”. Proses analisa pada mesin pengaduk dodol di lakukan  dalam tahap 3 exprimen dengan mengambil 3 percobaan pada proses dari pengadukan, tujuannya untuk mencarai waktu dalam pengadukan. Untuk pengadukan dengan kapasitas 8 kg membutuhkan waktu 300 menit untuk mengaduk adonan dodol supaya mendapatkan kualitas yang bagus, kapasitas 10 kg membutuhkan waktu pengadukan waktu 360 menit untuk mendapatkan kerataan campuran yang bagus adonan dodol, dan untuk adonan kapasitas 12 kg pengadukan ini membutuhkan waktu kisaran 400 menit  untuk mendapatkan adonan dengan pengadukan campuran yang merata. Hasil dari pengadukan dodol dalam tahap 3 exprimen dengan mengambil 3 percobaan yaitu 8 kg, 10 kg, 12 kg. Pengadukan adonan dodol dikatakan beerkualitas bagus jika pada tekstur adoanan warna pada dodol coklat pekat, tektur dodol kenyal, dan adonan pada dodol merata dengan bagus. Kata kunci : Analisis, Hasil, Pengaruh Terhadap Waktu, Mesin, Pengaduk Dodol
APLIKASI SISTEM INSTRUMENTASI PADA SISTEM PENDINGINAN TOYOTA AVANZA TIPE 1.5 G 1500CC 4 SILINDER ANHARA, AAN
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 4, No 02 (2017): JRM. Volume 04 Nomor 02 Tahun 2017
Publisher : Jurnal Rekayasa Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Kendaraan merupakan alat transportasi yang sering digunakan oleh masyarakat. Dalam perkembangan kendaraan bermotor diperlukan sistem pendinginan yang lebih baik dalam hal mendinginkan mesin supaya tidak terjadi overheating. Maka dirancang sistem pendingin mesin seperti adanya radiator untuk menunjang peforma mesin supaya pendinginan pada mesin tetap terjaga.Dalam penelitian ini merupakan penelitian yang berbentuk rancang bangun berbasis eksperimen (experimental research). Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui perencanaan sistem instrumentasi pada sistem pendinginan Toyota Avanza. pada “Aplikasi Sistem Instrumentasi Pada Sistem Pendinginan Toyota Avanza 1.5G 1500 cc 4 silinder” ini adalah bertujuan untuk Mengetahui seberapa effisiensi perpindahan panas yang digunakan pada mesin mobil Toyota Avanza.Hasil dari pengujian yang telah dilakukan oleh peneliti dapat diketahui bahwa nilai kapsitas perpindahan panas yang berbeda-beda pada setiap variasi kecepatan (RPM) karena dipengaruhi oleh pelepasan temperatur pada fluida yang akan dilepaskan pada media perantara yaitu radiator. Juga dipengaruhi oleh faktor laju aliran yang berpengaruh dalam pelepasan temperatur yang terdapat pada fluida yang akan dilepaskan pada media perantara yaitu water cooler. Pada variasi kecepatan putaran mesin mulai dari 3000 sampai 7000 RPM memiliki nilai kapasitas perpindahan panas dari 6,242 Kj/s sampai 44,469 Kj/s, dimana dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi kecepatan putaran mesin berhubungan dengan temperatur dan laju aliran fluida menjadi semakin tinggi sehingga berpengaruh dengan kapasitas perpindahan panas semakin tinggi pula pada trainer mesin toyota avanza 1500 cc 4 silinder. Kata Kunci: Sistem pendingin, water cooler, kecepatan putaran mesin, laju aliran fluida, kapasitas temperatur, dan kapasitas perpindahan panas.
RANCANG BANGUN TRAINER PANEL INDIKATOR TRANSMISI OTOMOTIF/AT Al halimi, M.nururddin
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 4, No 02 (2017): JRM. Volume 04 Nomor 02 Tahun 2017
Publisher : Jurnal Rekayasa Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Selaras dengan semakin berkembangnya zaman dan semakin bertambahnya kebutuhan manusia akan mobilitas yang semakin tinggi menjadi alasan serta berkembangnya pendidikan yang tepat guna mengembangkan penemuan-penemuan di bidang transportasi yang lebih handal, baik dalam hal keamanan, efisiensi. kemajuan ilmu pengetahuan teknologi dan teknologi otomotif membuat dunia pendidikan di perguruan tinggi khususnya di universitas negeri Surabaya semakin dituntut untuk lebih meningkatkan kualitas mahasiswanya yang unggul dan professional. Tujuan dari penelitian ini adaah membuat alat praktek sistem transmisi otomatis mobil, mengetahui dan memahami dan memahami wiring diagram kelistrikan trainer panel indikator transmisi otomatis/AT. Jenis penelitian ini merupakan penelitian yang berbentuk pengembangan. Penelitian ini berusaha untuk menghasilkan suatu sistem Panel Indikator Transmisi Otomatis/AT yang lebih sederhana dan mudah dipahami oleh mahasiswa teknik mesin otomotif dengan tujuan memahami sistem pengoprasian dan komponen-komponen Panel Indikator yang ada di Transmisi Otomatis/AT. Hasil dari penelitian ini, didapatkan untuk pembuatan panel indikator trainer transmisi otomatis tipe Planetary gear adalah papan akrilik yang dengan ketebalan 5 mm, mur dan baut ukuran 8 mm, 10 mm, 1 unit Tuas Pemindah, kabel, lampu indikator. Bentuk serta desain rancang bangun trainer transmisi otomatis tipe Planetary gear dibuat sedemikian rupa untuk memudahkan mahasiswa pada saat melakukan praktikum, karena bentuk trainer yang lebih sederhana dari bentuk aslinya.   Kata Kunci : Media Pembelajaran, Transmisi Otomatis, Panel  Indikator.