cover
Contact Name
Iyan Setiawan
Contact Email
edukasimuara@gmail.com
Phone
+6281578146104
Journal Mail Official
edukasimuara@gmail.com
Editorial Address
Jl. Sonokeling 1, no. B-30, Rt.002/Rw.008, Plamongan Indah, Plamongansari, Pedurungan, Semarang, Jawa Tengah
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
MURAKES
Published by CV. Muara Edukasi
ISSN : 31236405     EISSN : 3123562X     DOI : https://doi.org/10.64365
Core Subject :
Clinical Medicine & Specialties Public Health & Epidemiology Basic & Biomedical Sciences Nursing & Allied Health Professions Health Technology and Informatics Medical and Health Education
Arjuna Subject : -
Articles 37 Documents
Intervensi Gizi Jus Bayam Merah dan Pisang Ambon untuk Meningkatkan Kadar Hemoglobin pada Ibu Hamil Olivia Zahra; Rizky Fadilah
MUARA KESEHATAN : Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol. 1 No. 1 (2025): MUARA KESEHATAN : Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan & Medis
Publisher : CV. Muara Edukasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

milan merupakan proses fisiologis alami yang unik, meskipun bukan merupakan penyakit, kondisi ini sering disertai berbagai komplikasi akibat perubahan anatomi dan fisiologi tubuh ibu. Salah satu masalah yang umum terjadi pada ibu hamil adalah anemia, yang dapat berdampak negatif terhadap janin, seperti kelahiran prematur, bayi berat lahir rendah (BBLR), kelainan janin, hingga risiko gawat janin meningkat. Penyebab utama anemia pada masa kehamilan umumnya adalah defisiensi zat besi dan perdarahan akut, atau kombinasi dari keduanya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan efektivitas pemberian jus bayam merah dan jus pisang ambon terhadap peningkatan kadar hemoglobin (Hb) pada ibu hamil trimester III. Desain penelitian yang digunakan adalah kuantitatif inferensial dengan pendekatan pre-eksperimental menggunakan model two group pretest-posttest design. Berdasarkan waktu pengumpulan datanya, penelitian ini bersifat cross-sectional dan menggunakan data primer serta sekunder. Penilaian dilakukan dengan membandingkan kadar Hb sebelum dan sesudah intervensi. Analisis data meliputi analisis univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh signifikan pemberian jus bayam merah dan jus pisang ambon terhadap peningkatan kadar Hb ibu hamil. Berdasarkan temuan ini, disarankan agar Puskesmas memberikan dukungan kepada tenaga kesehatan, khususnya bidan, untuk mensosialisasikan konsumsi jus bayam merah dan jus pisang ambon sebagai alternatif alami dalam pencegahan dan penanganan anemia pada ibu hamil di wilayah kerjanya.
Evaluasi Pengaruh Kualitas Layanan terhadap Keputusan Penggunaan Kembali Fasilitas Rawat Inap Ahmad Rizki Maulana; Siti Aisyah Nurhaliza
MUARA KESEHATAN : Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol. 1 No. 1 (2025): MUARA KESEHATAN : Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan & Medis
Publisher : CV. Muara Edukasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Efisiensi proses produksi mensyaratkan kondisi mesin dan peralatan yang selalu prima. Setiap kerusakan mesin berimplikasi serius, mulai dari terhentinya operasional, menurunnya kualitas hasil produksi, hingga timbulnya risiko keselamatan kerja. Fakta di lapangan menunjukkan bahwa PT Jaya Teknik Baru mengalami gangguan operasional (downtime) sebanyak 59 kali pada komponen mesin giling dalam empat musim giling (2018-2021). Akar permasalahannya adalah belum diterapkannya perawatan yang terjadwal, sehingga diperlukan pendekatan sistematis melalui metode Reliability Centered Maintenance (RCM). Pendekatan ini menitikberatkan pada preventive maintenance untuk meningkatkan keandalan (reliability) dan keselamatan. Hasil Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) menunjukkan mode kegagalan kritis, dan Loss Tree Analysis (LTA) mengungkapkan bahwa 60% masalah disebabkan oleh outage. Sebagai solusi, ditetapkanlah interval perawatan Time Directed (TD) berdasarkan perhitungan Mean Time to Failure (MTTF), yaitu penggantian suri-suri gilingan setiap 88 hari, bautnya setiap 52 hari, dan Fibrizer setiap 46 hari.
Pendekatan Kombinasi Ultrasound dan Latihan Thera-Band dalam Tata Laksana Fisioterapi untuk Sprain Ankle: Sebuah Laporan Kasus Bintang Pratama; Dian Sastro Wardani
MUARA KESEHATAN : Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol. 1 No. 1 (2025): MUARA KESEHATAN : Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan & Medis
Publisher : CV. Muara Edukasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keseleo pergelangan kaki (ankle sprain) merupakan cedera sistem muskuloskeletal yang terjadi akibat peregangan berlebihan atau robekan pada ligamen di area tersebut. Cedera umumnya timbul karena gerakan inversi dan plantarfleksi tiba-tiba selama beraktivitas, yang mengakibatkan teregangnya ligamen melebihi batas normal. Tujuan: Mengetahui efektivitas pemberian latihan theraband dan ultrasound dalam penanganan pasien ankle sprain. Metode: Penelitian menggunakan metode laporan kasus di RSUD Bung Karno Surakarta dengan melibatkan satu pasien sprain yang diamati dan diberikan terapi sebanyak tiga sesi. Pengukuran hasil dilakukan pada setiap sesi terapi. Hasil: Hasil intervensi fisioterapi menunjukkan adanya peningkatan kekuatan otot, penurunan nyeri, peningkatan rentang gerak (Range of Motion/ROM), serta peningkatan kemampuan aktivitas fungsional. Kesimpulan: Tata laksana fisioterapi melalui program kombinasi elektroterapi ultrasound dan terapi latihan thera-band yang diberikan dalam tiga sesi latihan memberikan hasil positif, berupa penurunan nyeri, peningkatan kekuatan otot, dan peningkatan rentang gerak sendi.
Kapabilitas Perawat dalam Pelaksanaan Perawatan Spiritual Pasien di Instalasi Rawat Inap Fajar Adi Nugroho; Siti Aisyah Nurhaliza
MUARA KESEHATAN : Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol. 1 No. 1 (2025): MUARA KESEHATAN : Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan & Medis
Publisher : CV. Muara Edukasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Studi ini berupaya mengeksplorasi kemampuan perawat, dengan fokus pada layanan perawatan spiritual di bangsal rumah sakit. Kompetensi ini merupakan pilar penting dalam pengembangan profesional, yang bermula dari cara perawat menilai situasi dan menentukan langkah perawatan, termasuk pemberian asuhan yang tidak hanya memandang fisik tetapi juga aspek lainnya. Bersinergi dengan tim kerohanian, perawat berusaha memenuhi kebutuhan rohani pasien sebagai komponen integral dari proses pemulihan yang menyeluruh. Hal ini dilakukan dengan senantiasa mengedepankan sikap hormat terhadap perbedaan agama dan kepercayaan yang dianut. Kecakapan berpikir dan ketajaman analisis perawat menjadi faktor penentu dalam efektivitas perawatan spiritual ini. Secara metodologis, data diperoleh melalui tiga cara, yaitu pengamatan langsung, kajian terhadap dokumen, serta kuesioner yang diisi oleh 50 perawat di RSUD Madiun yang terpilih sebagai responden.
Identifikasi Dini Anemia melalui Tanda Klinis dan Pemeriksaan Hemoglobin pada Siswi Remaja Kartika Dewi Sari; Luthfi Hasan
MUARA KESEHATAN : Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol. 1 No. 1 (2025): MUARA KESEHATAN : Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan & Medis
Publisher : CV. Muara Edukasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Studi ini menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan cross-sectional. Sebanyak 132 siswi kelas tujuh dipilih sebagai sampel secara acak. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner gejala anemia dan pengukuran kadar Hb menggunakan hemoglobinometer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 23,5% responden menderita anemia (Hb < 12 g/dL), sementara 48,5% melaporkan adanya gejala anemia. Namun, analisis lebih lanjut mengungkapkan bahwa gejala klinis memiliki sensitivitas yang rendah (39%) dan spesifisitas terbatas (19%) dalam mendeteksi anemia. Nilai Prediksi Positif (PPV) sebesar 60,93% dan Nilai Prediksi Negatif (NPV) sebesar 8,82% memperkuat temuan bahwa gejala saja bukan indikator yang andal. Disimpulkan bahwa diagnosis anemia yang hanya mengandalkan gejala klinis tidak memiliki akurasi yang memadai. Pemeriksaan kadar hemoglobin tetap merupakan metode skrining yang lebih valid dan objektif untuk deteksi dini anemia pada remaja putri. Di samping intervensi medis, upaya peningkatan kesadaran melalui edukasi mengenai anemia, penyebab, dan pencegahannya bagi siswa, orang tua, dan guru sangat dianjurkan. Penanganan defisiensi nutrisi, khususnya zat besi, melalui perbaikan pola makan dan 
Kajian Fitokimia dan Potensi Bioaktif Jahe (Zingiber Officinale Rosc.) sebagai Minuman Fungsional Peningkat Metabolisme Aisha Noviadiyanti; Ardi mustakim
MUARA KESEHATAN : Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2026): MUARA KESEHATAN : Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan & Medis
Publisher : CV. Muara Edukasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64365/murakes.v2i1.165

Abstract

Ginger (Zingiber officinale Rosc.) is a spice plant with significant potential for the development of natural-based functional foods, particularly as a metabolism-enhancing beverage. The traditional use of ginger as a health drink highlights the need for scientific studies to strengthen evidence of its physiological benefits. This article aims to review the phytochemical composition of ginger rhizomes and their bioactive potential as a functional beverage for improving metabolic function. The research employed a qualitative approach with descriptive analysis based on a literature review of relevant national and international scientific publications. The discussion reveals that ginger rhizomes contain various phytochemical compounds, including gingerol, shogaol, zingerone, essential oils, flavonoids, alkaloids, saponins, triterpenoids, and dietary fiber, which exhibit thermogenic, antioxidant, anti-inflammatory, and metabolic regulatory activities. These bioactive compounds act synergistically to enhance energy expenditure, metabolic efficiency, and overall metabolic balance. The formulation of ginger as a functional beverage enables improved bioavailability of active compounds while offering high consumer acceptance and safety for regular consumption. Based on the findings, ginger demonstrates strong potential as a nutraceutical-based functional drink that supports metabolic enhancement and long-term metabolic health
Karakterisasi Senyawa Metabolit Daun Sirih (Piper betle L.) Berdasarkan Studi Literatur serta Potensi Bioaktifnya dalam Bidang Kesehatan Tamimil Hasanah; Ardi Mustakim
MUARA KESEHATAN : Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2026): MUARA KESEHATAN : Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan & Medis
Publisher : CV. Muara Edukasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64365/murakes.v2i1.166

Abstract

Betel leaf (Piper betle L.) is a herbal plant that has long been used in traditional medicine and is known to contain various secondary metabolites with potential bioactive effects on human health. This study aims to characterize the metabolite compounds of betel leaves and to review their bioactive potential based on a literature study. The research method employed was a literature review by analyzing relevant national and international scientific articles published in reputable and indexed journals. The selected literature focused on the types of secondary metabolites, analytical methods used, and reported bioactivities. The results of the literature synthesis indicate that betel leaves contain several metabolite compounds such as flavonoids, phenolics, alkaloids, tannins, saponins, and essential oils. These compounds have been reported to exhibit various bioactivities, including antibacterial, antioxidant, anti-inflammatory, and antifungal activities. Based on the literature review, betel leaves have significant potential to be developed as a natural source for health-related applications. This study is expected to provide a scientific basis for further research on the utilization of betel leaves as natural therapeutic agents
Analisis Senyawa Metabolit Kunyit (Curcuma longa L.) dan Potensi Bioaktifnya sebagai Antioksidan dan Antiinflamasi dalam Bidang Kesehatan Shalwa Salsabila S; Ardi Mustakim
MUARA KESEHATAN : Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2026): MUARA KESEHATAN : Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan & Medis
Publisher : CV. Muara Edukasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64365/murakes.v2i1.167

Abstract

Turmeric (Curcuma longa L.) contains various bioactive compounds, including phenolic compounds that contribute to antioxidant and anti-inflammatory activities. This study aimed to identify the presence of phenolic compounds in turmeric samples through laboratory testing and to strengthen the findings by comparison with scientific literature. The research method involved the preparation of an experimental solution using 70% ethanol, followed by qualitative identification of phenolic compounds using a 3% FeCl₃ reagent. Color changes observed after the addition of the reagent were used as indicators of phenolic compounds. The laboratory results were analyzed descriptively and compared with findings from previous studies. The results showed that the turmeric sample exhibited a positive reaction to the 3% FeCl₃ test, indicating the presence of phenolic compounds. Comparison with scientific literature supports these findings and confirms the potential of turmeric as a natural source with antioxidant and anti-inflammatory properties for health and pharmaceutical applications
Pemanfaatan Kombucha Bunga Telang (Clitoria ternatea L.) sebagai Antidiabetes Pada Tikus Putih Anita Dwi Septiarini; Bagas Ardiyantoro; Tiara Ajeng Listyani
MUARA KESEHATAN : Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2026): MUARA KESEHATAN : Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan & Medis
Publisher : CV. Muara Edukasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64365/murakes.v2i1.168

Abstract

Diabetes Melitus merupakan penyakit yang ditandai dengan peningkatan kadar glukosa darah. Terapi pengobatan diabetes melitus dengan obat sintesis dapat menimbulkan efek samping yang tidak diinginkan, sehingga masyarakat mulai menggunakan obat bahan alam sebagai terapi pengobatan. Kombucha merupakan minuman hasil fermentasi yang menggunakan simbiosis antara bakteri dan yeast yang dikenal dengan SCOBY. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas antidiabetes kombucha bunga telang (Clitoria ternatea L.) pada tikus putih yang diinduksi streptozotocin. Pengujian aktivitas antidiabetes dilakukan dengan 25 ekor tikus dibagi menjadi 5 kelompok yaitu CMC Na 0.5% (kontrol negatif), gloibenklamid 5 mg (kontrol positif), kombucha bunga telang dosis 5 mL/kg BB; 10 mL/ kg BB; dan 15 mL/kg BB. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa Kombucha bunga telang (Clitoria ternatea L.) mempunyai aktivitas antidiabetes dengan dosis efektif terhadap penurunan kadar gula darah adalah 5 ml/kg BB.
Kajian Fitokimia dan Aktivitas Pencernaan Buah Nanas (Ananas comosus) dalam Mendukung Nafsu Makan Annisa Tuzzahra; Ardi Mustakim
MUARA KESEHATAN : Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2026): MUARA KESEHATAN : Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan & Medis
Publisher : CV. Muara Edukasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64365/murakes.v2i1.178

Abstract

Pineapple (Ananas comosus) is a tropical fruit widely consumed and recognized for its potential role in supporting digestive health and appetite enhancement. This potential is associated with its phytochemical composition and digestive enzymes, particularly bromelain, which facilitates protein breakdown and improves digestive efficiency. This study aimed to review the phytochemical profile and digestive activity of pineapple based on scientific literature. A literature review method was applied using relevant national and international publications, focusing on bioactive compounds, analytical methods, and biological activities related to digestion and appetite. The findings indicate that pineapple contains bromelain, flavonoids, phenolic compounds, vitamin C, and dietary fiber. These components contribute to enhanced digestive enzyme activity, improved gastrointestinal function, and indirect appetite stimulation through better digestion. In addition, the antioxidant and anti-inflammatory properties of pineapple support gastrointestinal health. Overall, pineapple shows potential as a functional food to support digestion and appetite

Page 1 of 4 | Total Record : 37