cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Jasmani
  • jurnal-pendidikan-jasmani
  • Website
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 1,082 Documents
PENERAPAN FOUR GOAL GAMES TERHADAP HASIL BELAJAR PASSING SEPAKBOLA ANGGRAINI, MELDA
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 7, No 3 (2019)
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Four goal games merupakan salah satu jenis permainan dari small sided games yang menyerupai permainan sepakbola, namun pada umumnya permainan sepakbola terdapat 2 gawang, dalam four goal games terdapat 4 gawang. Permainan ini merupakan bentuk permainan yang tidak memerlukan lapangan yang luas dan jumlah pemain yang disesuaikan, melalui permainan ini peserta didik dapat lebih banyak melakukan aktivitas gerak passing dan juga dapat melatih konsentrasi karena tidak hanya 2 gawang yang harus dijaga melainkan terdapat 4 gawang di dalamnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penerapan four goal games terhadap hasil belajar passing sepakbola. Penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian eksperimen semu dengan menggunakan randomized group pretest-posttest design. Penentuan sampel menggunakan teknik cluster random sampling. Sampel dari penelitian ini adalah siswa kelas X IPS 1 dan X IPA 1 di SMAN 1 Driyorejo. Berdasarkan uji hipotesis pada hasil belajar penerapan four goal games dalam ranah pengetahuan dan keterampilan memiliki nilai sig 0.00 < 0.05, maka dapat dinyatakan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dari penerapan four goal games terhadap hasil belajar passing sepakbola. Dari hasil perhitungan peningkatan penerapan four goal games terhadap hasil belajar passing pada ranah pengetahuan kelompok eksperimen diketahui persentase peningkatannya sebesar 44%, pada ranah keterampilan diketahui peningkatannya sebesar 78%. Sedangkan pada kelompok kontrol memiliki persentase peningkatannya sebesar 20%, pada ranah keterampilannya memiliki peningkatan sebesar 69%. Melalui hasil analisi data diketahui bahwa kelompok eksperimen memiliki peningkatan yang lebih signifikan dari pada kelompok kontrol yag tidak mendapat perlakuan. Kata Kunci: sepakbola, passing, four goal games Abstract Four goal games is one type of game from small sided games like a soccer game, but in general soccer games have 2 goals, in four goal games there are 4 goals. This game is a form of game that does not require a large field and the number of adjusted players, through this game students can do more passing activity and also can practice concentration because not only 2 goals that must be guarded but there are 4 goals in them. The purpose of this study was to determine the effect of the implementation of four goal games on learning outcomes in passing football. This research is included in the type of quasi-experimental research using randomized group pretest-posttest design. Determination of the sample using cluster random sampling technique. The sample of this study was students of class X social program 1 and X science program 1 at Senior High School 1 Driyorejo. Based on the hypothesis test on the learning outcomes of the implementation of four goal games in the realm of knowledge and skills having a sig value of 0.00 <0.05, it can be stated that there is a significant effect of the implementation of four goal games on the results of learning passing football. From the calculation of the increase in the application of four goal games to the learning outcomes of passing in the realm of the experimental groups knowledge it is known that the percentage increase is 44%, in the realm of skills it is known to increase by 78%. Whereas the control group had a 20% increase in percentage, in the realm of skills it had an increase of 69%. Through the results of data analysis it is known that the experimental group had a more significant increase than the control group who did not receive treatment. Keywords: football, passing, four goal games
PENGARUH PERMAINAN SIRKUIT TERHADAP MOTIVASI BELAJAR PENDIDIKAN JASMANI, OLAHRAGA DAN KESEHATAN SISWA DISABILITAS RUNGU ANSORI, SIGIT
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 7, No 3 (2019)
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Motivasi belajar Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan (PJOK) bagi siswa disabilitas rungu perlu diperhatikan guna memenuhi hak kesetaraan warga negara dalam menerima pembelajaran. Permainan diperlukan untuk menerapkan aktivitas jasmani dalam pembelajaran PJOK. Permainan sirkuit merupakan permainan yang terdiri atas beberapa pos yang terangkai secara berurutan dan setiap pos memiliki tugas gerak yang berbeda. Motivasi belajar harus dibangun oleh pendidik kepada siswa agar kegiatan pembelajaran berjalan sesuai tujuan. Motivasi belajar PJOK adalah sebuah dorongan baik dari dalam maupun dari luar diri seseorang untuk melakukan pembelajaran aktivitas fisik guna meningkatkan kualitas gerak. Disabilitas rungu merupakan kondisi individu yang kehilangan fungsi panca pendengaran. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh permainan sirkuit terhadap motivasi belajar PJOK siswa disabilitas rungu dan mengetahui seberapa besar pengaruhnya, penelitian dilakukan pada siswa kelas 4, 5, 6 SDLB Karya Mulia I Surabaya. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan pendekatan kuantitatif, desain penelitian one group pre-test post-test design. Proses pengambilan data dengan angket motivasi belajar PJOK siswa disabilitas rungu. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh permainan sirkuit terhadap motivasi belajar PJOK siswa disabilitas rungu sebesar 8,53 %. Dibuktikan dengan dari nilai thitung 4,881 ? ttabel 1,725 dengan Sig = 0,000 ? ? 0,05 yang mana menunjukkan bahwa Ha diterima dan Ho ditolak. Kata Kunci: permainan sirkuit, motivasi belajar, disabilitas rungu Abstract Learning Motivation for Physical Education (PE) for deaf students need to be considered in order to fulfill citizens equal rights to receive education. The game is needed to apply physical activities in PE learning. Circuit game consists of several posts which were arranged in sequence and each post has a different movement task. Learning motivation must be built by educators to the students in order to run the learning activities according to terms. The Motivation in PE learning can be both from intrinsic and extrinsic to conduct physical activities to improve the quality of movement. Deaf is an individual condition that loses the function of hearing. This research aims to study the effect of circuit game to the PE learning motivation in deaf students and to find out the magnitude. The subjects of this study were the students of grades 4, 5, 6 in Karya Mulia 1 Special Elementary School of Surabaya. This research was an experimental research with a quantitative approach, using research design one group pre-test post-test design. The Process of data retrieval employed motivational questionnaire in PE learning on deaf student. Based on the results of the study, it can be concluded that there was an effect of circuit game on motivation to learn PE in deaf students. The effect was 8.53%, it was proven by the value of Tcount 4.881 ? t table 1.725 with Sig = 0.000 ? ? 0.05 it indicated that Ha was accepted and Ho was rejected. Keyword: circuit game, learning motivation, deaf
SURVEI PELAKSANAAN UKS SD NEGERI DI KECAMATAN LAMONGAN ANDY CAHYONO, AHMAD
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 7, No 3 (2019)
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPenelitian yang telah dilakukan bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan UKS SD Negeri di Kecamatan Lamongan. Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian deskriptif. Subjek dalam penelitian ini menggunakan 5 Sekolah Dasar Negeri yang berada di Kecamatan Lamongan. Instrumen yang digunakan berasal dari TIM Pembina UKS Pusat yang sudah di uji nilai reliabilitas dan validitas. Instrumen ini berisi 3 aspek dari TRIAS UKS yaitu Pendidikan Kesehatan dengan 15 butir pertanyaan, Pelayanan Kesehatan dengan 16 butir pertanyaan dan Lingkungan Sekolah sehat dengan jawaban responden ?ya? atau ?tidak?. Hasil analisis data menunjukkan bahwa sekolah tersebut sudah melaksanakan UKS dengan ketiga aspek TRIAS UKS yaitu pendidikan kesehatan, pelayanan kesehatan dan lingkungan sekolah sehat. Hal itu ditunjukkan dengan hasil observasi wawancara kepada guru penjasorkes atau pembina UKS bahwa pada strata UKS tertinggi yaitu paripurna sudah banyak dicapai oleh beberapa SD Negeri di kecamatan Lamongan.Kata Kunci : UKS, pendidikan kesehatan, pelayanan kesehatan, lingkungan sekolah sehatAbstractThis study aims to describe the implementation of UKS in the Lamongan District Public Elementary School. This type of research uses descriptive research. The research subjects used were 5 public elementary schools located in the Lamongan District. The instrument used came from the Central UKS Trustees Team that had been tested for reliability and validity. This instrument contains 3 aspects of the UKS TRIAS, namely Health Education with 15 questions, Health Services with 16 questions and a healthy School Environment with respondents "yes" or "no" answers. The results of the data analysis show that the school has implemented UKS with three aspects of the TRIAS UKS namely health education, health services and a healthy school environment. This is indicated by the results of observations of interviews with the Physical Education teachers or supervisors of UKS that at the highest UKS strata, which is plenary, many have been achieved by several public elementary schools in Lamongan sub-district Keyword: UKS, health education, health service, healthy school environment
MINAT SISWA SMA DAN SMK NEGERI DI KECAMATAN DRIYOREJO KABUPATEN GRESIK TERHADAP PERMAINAN FLOORBALL RISTIE VALENTINA, DIVA
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 7, No 3 (2019)
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Olahraga saat ini mendapatkan perhatian yang cukup besar baik untuk meningkatkan kualitas manusia dalam kesegaran jasmani maupun untuk meningkatkan prestasi. Kegiatan olahraga di tanah air masih memerlukan perhatian dan pembinaan khusus, baik dalam usaha mencari bibit-bibit yang baru maupun dalam usaha peningkatan prestasi atlet. Potensi fisik seseorang dapat dikembangkan sejak duduk di bangku sekolah dengan memperkenalkan permainan baru yaitu permainan floorball. Permainan yang masih asing dan sangat berpotensi untuk meningkatkan prestasi di kancah Internasional dan juga mengembangkan karakter diantaranya bekerja sama, pantang menyerah, empati terhadap sesama, sportif dan disiplin. Tujuan dari penelitian ini adalah: 1) mengetahui minat siswa SMA dan SMK negeri di Kecamatan Driyorejo Kabupaten Gresik terhadap permainan floorball, 2) mengetahui aspek yang paling dominan dalam minat siswa SMA dan SMK negeri di Kecamatan Driyorejo Kabupaten Gresik terhadap permainan floorball. Sasaran penelitian ini adalah siswa kelas X SMA dan SMK negeri di Kecamatan Driyorejo Kabupaten Gresik dan dengan jumlah populasi 252 siswa yang terdiri dari 120 siswa dari SMA Negeri 1 Driyorejo dan 132 siswa dari SMK Negeri 1 Driyorejo. Metode yang digunakan untuk menganalisis hasil penelitian adalah pendekatan kuantitatif dan proses pengambilan data menggunakan instrument angket minat siswa. Hasil analisis statistik didapatkan minat siswa SMA dan SMK negeri di Kecamatan Driyorejo Kabupaten Gresik terhadap permainan floorball masuk kategori tinggi dengan nilai persentase 72%. Aspek yang paling dominan dalam minat siswa SMA dan SMK Negeri di Kecamatan Driyorejo Kabupaten Gresik terhadap permainan floorball, yakni aspek motif sosial dengan kategori tinggi sebesar 75,8%. Kata Kunci: floorball, minat siswa Abstract Sports are currently gaining considerable attention both to improve human quality in physical freshness as well as to improve performance. Sports activities in the homeland still require special attention and coaching, both in the business of finding new seeds as well as in the effort of increasing the achievement of athletes. A persons physical potential can be developed since sitting on a school bench by introducing a new game of floorball. The game is still unfamiliar and very potentially to improve the achievement of the international and also develop the character of those who cooperate, never give up, empathy towards others, sportsmanship and discipline. The purpose of this research are 1) to find out the students interest of State Senior High School and State Vocational High School at Driyorejo District of Gresik Regency towards the floorball game, 2) knowing the most dominant aspect in the interest of State Senior High School and State Vocational High School at Driyorejo District of Gresik Regency towards the floorball game. The target of this research is tenth grade State Senior High School and State Vocational High School in Driyorejo District of Gresik Regency with a population of 252 students consisting of 120 students from State Senior High School 1 Driyorejo and 132 students from State Vocational High School 1 Driyorejo. The method used to analyze the research results is a quantitative approach and data retrieval process using the student interest questionnaire. The results of the statistic analysis got the interest of State Senior High School and State Vocational High School at Driyorejo District of Gresik Regency towards the floorball game in high category with a percentage value 72%. The most dominant aspect in the interest of State Senior High School and State Vocational High School at Driyorejo District of Gresik Regency towards the floorball game, the social motives with a high category of the pattern is 75.8%. Keywords: floorball, student interests
PENERAPAN ONE BIG VS TWO SMALL TERHADAP HASIL BELAJAR DRIBBLING SEPAKBOLA TRINANDA WIJAYA, CHINTIA
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 7, No 3 (2019)
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Belajar merupakan aktivitas yang tidak dapat dipisahkan dengan manusia. Kehidupan di zaman yang modern saat ini, seseorang mempunyai rasa ingin tahu yang tinggi, untuk memenuhi kebutuhan rasa ingin tahu yang tinggi tersebut seseorang perlu belajar. Belajar dapat dilaksanakan melalui proses pembelajaran di sekolah. Penggunaan model pembelajaran sangat berpengaruh dengan hasil belajar. One Big vs Two Small merupakan salah satu jenis Small Sided Games yang ada di dalam permainan sepakbola yang dapat dilakukan dalam proses pembelajaran. Penggunaan ukuran lapangan yang lebih kecil daripada lapangan sepakbola, yang tidak mengurangi ruang gerak peserta didik dalam melakukaan aktivitas pembelajaran PJOK. Dalam One Big vs Two Small yang berbeda dengan jenis Small Sided Games yang lainnya adalah jumlah dan ukuran gawang yang digunakan dalam permainannya. Gawang yang digunakan sejumlah 2 gawang kecil dan 1 gawang besar. Jumlah pemain yang ada dalam permainan ini dapat menyesuaikan dengan jumlah peserta didik yang ada dalam satu kelompok belajar. Tujuan dari permainan ini adalah meningkatkan kemampuan keterampilan lari dan operan bola dengan gerakan-gerakan yang cepat untuk melewati lawan dan membawa bola ke arah yang dituju. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan One Big vs Two Small terhadap hasil belajar dribbling sepakbola di kelas XI SMA Negeri 1 Driyorejo. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan pendekatan kuantitatif, desain penelitian two group pre-test post-test design. Proses pengambilan data dengan tes keterampilan dan tes pengetahuan. Menurut hasil analisis statistik dapat diketahui terdapat pengaruh penerapan One Big vs Two Small terhadap hasil belajar dribbling sepakbola. Memiliki nilai signifikansi dengan besar 0,000<0,05 yang bisa dikatakan Ha diterima dan H0 ditolak. Besarnya pengaruh pemberian penerapan One Big vs Two Small terhadap hasil belajar siswa pada materi dribbling sepakbola sebesar 79 %. Kata Kunci: one big vs two small, sepakbola, dribbling Abstract Learning is an activity that cannot be separated from humans. In These modern times, people are curious, and to satisfy their curiously, they need to learn. Learning can be done through the learning process at school. The use of learning models is very influential with learning outcomes. One Big vs Two Small is one type of Small Sided Games in football. The most prominent difference between One Big vs Small with other game in is the adjustable size of the field to the available space. Besides, game rules can be simplified. Therefore the students are not restricted with the field size and rules. Other differences between One Big vs Two Small and other types of Small Sided Games are the number and size of the goalpost in the game. The goalpost used are 2 small ones and 1 big one. The number of players in this game can also be adjusted to the number of students in the group. The aim of this game is to improve the run and pass skill with fast movements to pass the opponent and bring the ball to the target. This study aims to determine the effect of One Big vs Two Small implementation in learning football dribbling in class XI of SMA Negeri 1 Driyorejo. This research is an experimental research with quantitative approach, two group pre-test post-test design. The methods used in collecting data are skills tests and knowledge tests. According to the results of statistical analysis, it can be seen that there is an effect of the application of One Big vs Two Small to the results of learning football dribbling. It has a significance value of 0,000 <0.05 Therefore, Ha is accepted and H0 is rejected. The magnitude of the effect of One Big V Two Small to the completeness of student learning in football dribbling material is 79%. Keywords: one big vs two small, football, dribbling
SURVEI SARANA PRASARANA PENDIDIKAN JASMANI OLAHRAGA DAN KESEHATAN SD NEGERI SE-GUGUS 1 DI KECAMATAN WONOAYU KABUPATEN SIDOARJO YUDHISTIAN PRATAMA, DHIO
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 7, No 3 (2019)
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Sarana prasarana PJOK adalah salah satu peralatan, perlengkapan dan fasilitas sebagai alat bantu kegiatan agar tercapainya pembelajaran olahraga. Sarana prasarana dianggap suatu hal yang sangat penting untuk kegiatan belajar mengajar karena diharapkan bisa mencapai tingkat kepuasan aktivitas gerak siswa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana gambaran sarana dan prasarana yang ada disetiap-setiap SD Negeri se-Gugus 1 Kecamatan Wonoayu Kabupaten Sidoarjo. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif dan menggunakan populasi SD Negeri se-Gugus 1 Kecamatan Wonoayu yang berjumlah 10 sekolah. Dari hasil penelitian survei sarana dan prasarana Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan SD Negeri se-Gugus di Kecamatan Wonoayu Kabupaten Sidoarjo dapat disimpulkan berdasarkan hasil olah data yang sudah dihitung menggunakan rumus persentase dan mendapatkan kategori ?C? keterangan ?cukup? dengan nilai 56,40%. Kata Kunci: pendidikan jasmani, sarana prasarana, survei Abstract The facilities for physical education (PE) are the equipment and facilities that can help a teaching and learning activity. Infrastructure is considered a very important thing for teaching and learning activities because it is expected to reach the level of satisfaction of student movement activities. The purpose of this study is to find out how the description of existing facilities and infrastructure in every Elementary Schools in Cluster 1 Wonoayu District, Sidoarjo. The method used in this study is a quantitative descriptive method and uses a population of 10 elementary schools in Wonoayu Subdistrict. From the survey results of physical education facilities and infrastructure in Elementary Schools on Wonoayu District, Sidoarjo can be concluded based on the results of data processing that has been calculated using the percentage formula and get the category "C" information "sufficient" with a value of 56.40%. Keywords: physical education, infrastructure facilities, surveys
HUBUNGAN AKTIVITAS JASMANI DILUAR JAM PELAJARAN PJOK TERHADAP KEBUGARAN JASMANI SISWA DI SMKN 1 DRIYOREJO GRESIK AFANDI, ALVIN
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 7, No 3 (2019)
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Kebugaran jasmani penting bagi seseorang yang ingin mempunyai hidup sehat karena dengan demikian orang tersebut akan mengupayakan untuk selalu bergerak dalam berbagai aktivitas sehari-harinya misalkan siswa yang jalan kaki. Kemudian siswa yang aktif berolahraga dengan siswa yang tidak aktif berolahraga juga memiliki tingkat kebugaran jasmani yang berbeda pula. Dengan menggunakan Angket aktivitas jasmani dan Tes MFT, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adakah hubungan aktivitas jasmani yang dilakukan siswa di luar jam pelajaran PJOK terhadap kebugaran jasmani siswa di SMKN 1 Driyorejo. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan menggunakan angket aktivitas jasmani dan tes MFT pada 395 siswa kelas X SMKN 1 Driyorejo, maka dapat dikategorikan : siswa dengan aktivitas jasmani sangat rendah terdapat 67 siswa, siswa dengan aktivitas jasmani rendah terdapat 199 siswa, siswa dengan aktivitas jasmani sedang 104 siswa, siswa dengan aktivitas jasmani baik terdapat 22 siswa, dan siswa dengan aktivitas jasmani sangat baik terdapat 3 siswa. Selanjutnya siswa dengan kebugaran jasmani sangat kurang sebanyak 368 siswa, siswa dengan kebugaran jasmani kurang sebanyak 18 dan siswa dengan kebugaran jasmani sedang sebanyak 9 siswa, untuk tingkat kebugaran baik dan sangat baik 0 siswa. Dengan analisis korelasi Chi-Square menggunakan aplikasi SPSS versi 23 ditemukan nilai Signifikan = 0,00 maka disimpulkan terdapat hubungan yang signifikan, dengan besar persentase hubungan 7,0225%. Kata Kunci: kebugaran jasmani, aktivitas jasmani Abstract Physical fitness is important for someone want to get healthy life. Because to be person will always forward moving in daily routine such as students walking. Then active students physical exercise with students that not active physical exercise also have a different level of physical fitness. Using a poll of physical activity in the MFT test, the research aims to find out if correlation the physical activity was conducted by students outside of Physical Education (PE) lesson hours on the students physical fitness at Vocational High School 1 Driyorejo. From the results of research conducted using physical Activity poll and MFT test on 395 grade X students Vocational High School 1 Driyorejo, it can be categorized: students with very low physical activity there are 67 students, students with low physical activity There were 199 students, students with physical activity of 104 students, students with good physical activity there were 22 students, and students with very good physical activity were 3 students. Furthermore, students with physical fitness are very less than 368 students, students with a physical fitness of less than 18 and children with physical fitness are as many as 9 students, for good fitness level and very good 0 students. With the analysis of Chi-Square correlation using the application SPSS version 23 found significant value = 0.00 Then concluded there is a significant relationship, with a large percentage of the relationship 7.0225%. Keywords: physical fitness, physical activity
PENGARUH MEDIA PEMBELAJARAN PAINTING STONE DALAM CIRCUIT TRAINING TERHADAP KETERAMPILAN MOTORIK SISWA TUNANETRA GILANG ARIS PRADANA, FEBRYANSAH
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 7, No 3 (2019)
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pemberian variasi materi dan media pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan di Sekolah Luar Biasa A YPAB Surabaya dirasa sangat minim, yang berdampak pada rendahnya keterampilan motorik siswa tunanetra. Guru membutuhkan inovasi media pembelajaran yang mampu meningkatkan ketertarikan siswa saat belajar, agar siswa lebih aktif bergerak saat pembelajaran. Artikel ini memberikan tawaran solusi berupa media pembelajaran painting stone yang terbuat dari batu koral dan dilukis menggunakan cat timbul agar dapat diraba siswa. Setelah mengetahui instruksi pada painting stone, siswa melakukan gerakan di circuit training. Tujuan dari program ini meningkatkan keterampilan motorik siswa tunanetra melalui penerapan media painting stone dalam circuit training pada siswa SLB A YPAB Surabaya. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan menggunakan desain one group pre test- post test design. Sampel dipilih menggunakan teknik purposive, yaitu siswa kategori buta total kelas II ? V. Pengambilan data dilakukan sebanyak 5 kali pertemuan, yaitu pre-test, treatment dan post-test. Berdasarkan analisis statistik dapat diketahui hasil uji t pre-test dan post-test mempunyai nilai thitung sebesar 12,6 > ttabel sebesar 2,365, yang menunjukkan hipotesis diterima. Rata-rata nilai siswa tunanetra saat pre-test 40,44 dan pada saat post-test menjadi 70,16, sehingga terdapat selisih 29,72 pada rata-rata nilai siswa dengan peningkatan hasil tes sebesar 73,5%. Penerapan media pembelajaran painting stone dalam circuit training dapat meningkatkan keterampilan motorik siswa tunanetra. Kata Kunci: painting stone, keterampilan motorik, tunanetra Abstract The variations of material and teaching media for Physical Education in Sekolah Luar Biasa A YPAB Surabaya is considered insufficient, which has impacted into low motor skills of blind students. Teachers require learning media innovations which increase students interest in learning, consequentially triggering the students to be more active in learning. This article offers a solution for learning media of painting stone made of coral and painted using embossed paint in order to make it perceptible by students. The purpose is to improve the motor skills of blind through application of learning media painting stone in circuit for students of SLB A YPAB Surabaya. This is an experimental research using a one group pre test-post test design. The sample was selected by using purposive technique, consisting of total blind student in grades II ? V. The data collection has been conducted about five meetings; pre-test, treatment and post-test. Based on statistical analysis it can be concluded that the result of the pre-test and post-test have a tcount of 12,6 > ttable of 2,365, which indicates an alternative hypothesis is accepted. The average value of blind students during pre-test 40,44 and 70,16 in the post-test, so on average there is 29,72 difference of student scores with an increase in the result of 73,5%. The application of learning media painting stone in circuit training can improve motor skills of blind students. Keywords: painting stone, motor skills, blind
PENGARUH PENGGUNAAN METODE BAGIAN (PART METHOD) TERHADAP HASIL BELAJAR DRIBBLE BOLA BASKET BADRIYAH, IZZATUL
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 7, No 3 (2019)
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Metode bagian adalah metode yang mengajarkan suatu keterampilan secara memecah bagian perbagian untuk menjadi satu rangkaian gerak secara keseluruhan. Dengan demikian sebaiknya guru PJOK dapat memberikan keterampilan dari gerak yang sederhana, yang mudah meningkat sampai gerakan yang sulit sehingga harapannya pada akhir proses anak dapat memperagakannya secara utuh. Dalam penggunaan metode bagian diharapkan mampu meningkatkan hasil belajar dribble bola basket pada peserta didik. Berdasarkan hasil perhitungan data yang diperoleh maka nilai yang terdapat pada saat pretest pengetahuan memiliki rata-rata 67,74 sedangkan untuk postest meningkat 90,96. Nilai pretest keterampilan memiliki rata-rata 40,83 dan untuk posttest meningkat menjadi 85,96. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh penggunaan metode bagian (part method) terhadap hasil belajar dribble bola basket di SMP Negeri 2 Waru. Hal ini dibuktikan dengan nilai signifikan pada kelompok eksperimen sebesar 0.00 < 0.05 yang artinya terdapat pengaruh yang signifikan dan dibuktikan dengan perhitungan persentase pengaruh yaitu sebesar 25,52% pada ranah pengetahuan dan 52,50% pada ranah keterampilan dribble. Kata Kunci: metode bagian (part method), dribble, bola basket Abstract The part method is a method that teaches a skill by breaking up parts into parts into a whole series of movements. Thus PE teachers should be able to provide skills from simple movements, which can easily increase to difficult movements so that their expectations at the end of the process of the child can demonstrate it as a whole. In the use of the section method is expected to improve learning outcomes dribble basketball in students. Based on the results of the calculation of the data obtained, the value contained at the time of the pretest knowledge has an average of 67.74 while for the posttest it increases by 90.96. The value of the pretest skills has an average of 40.83 and for the posttest increased to 85.96. From the results of this study it can be concluded that there is an influence of the use of the part method on the learning outcomes dribble of basketball in Junior High Shcool 2 Waru. This is evidenced by the significant value in the experimental group of 0.00 <0.05 which means that there is a significant influence and is proved by calculating the percentage of influence that is equal to 25.52% in the realm of knowledge and 52.50% in the realm of skills dribble. Keywords: part method, dribble, basketball
PENERAPAN PERMAINAN TRADISIONAL TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI, OLAHRAGA DAN KESEHATAN FATTUR RAHMAN, DHANI
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 7, No 3 (2019)
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPendidikan merupakan upaya sadar yang dilakukan oleh manusia agar tercipta peradaban yang lebih berkembang serta menciptakan kehidupan manusia yang lebih bermartabat untuk mendapat peserta didik yang lebih cerdas dan mampu menghargai perbedaan serta dapat bersaing dengan manusia di belahan bumi yang lain. Supaya proses pendidikan berjalan dengan lancar dan baik, sudah banyak inovasi-inovasi yang diciptakan oleh para ahli untuk mempermudah seorang pendidik atau guru menciptakan suasana pendidikan yang lebih hidup. Sehingga kondisi ruang belajar akan lebih aktif dan peserta didik dapat termotivasi untuk mengikuti semua kegiatan yang ada dalam proses pendidikan. Salah satunya adalah dengan menerapkan permainan kecil yang telah disesuaikan dengan kurikulum di satuan pendidikan tersebut. Adapun tujuan pelaksanaan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh permainan tradisional terhadap motivasi belajar siswa dalam pembelajaran PJOK pada kelas VII SMP Negeri 1 Asembagus Situbondo. Dan jika ada, berapa besarannya metode penelitian ini menggunakan jenis penelitian eksperimen murni, dengan pendekatan kuantitatif, dan desain Pretest-Postest Control Group Design. Pengumpulan data dilakukan dengan cara analisis melalui angket motivasi. Penelitian ini ditujukan kepada siswa kelas VII SMP Negeri 1 Asembagus Situbondo dengan sampel berupa kelompok eksperimen yang berjumlah 31 siswa dan kelompok kontrol berjumlah 30 siswa. Menurut analisis data yang sudah dilaksanakan dari hasil penelitian yang sudah dilakukan dapat diketahui bahwa terdapat pengaruh penerapan permainan tradisional terhadap motivasi belajar siswa dalam pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan pada siswa Kelas VII. Hal ini dibuktikan dari hasil analisis yang menunjukkan bahwa nilai sig 0,00 < 0,05. Artinya H0 ditolak dan Ha diterima. Sedangkan besarnya pengaruh penerapan permainan tradisional terhadap motivasi belajar siswa dalam pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan adalah sebesar 7,40%. Kata Kunci: permainan tradisional, motivasi belajar siswaAbstractEducation is a conscious effort made by humans to create a more developed civilization and dignified human being, as well as intelligent students who are able to appreciate differences and can compete globally. So that the educational process runs smoothly and well, there have been many innovations created by experts to facilitate an educator or teacher to create a more lively educational atmosphere. Therefore, the class will be more active and students can be motivated to participate in all activities in the education process. One of the efforts is implementing a small game that has been adapted to the curriculum in the education unit. The purpose of this research was to find the influence of traditional games on student motivation in Physical Education learning in class VII State Junior Highschool 1 Asembagus Situbondo. And if there is, its magnitude this research employed pure experimental research method with quantitative approach, and Pretest-Postest Control Group Design. Data collection was done by analyzing a motivational questionnaire. The object of the study was consisted of VII grade students of SMP Negeri 1 Asembagus Situbondo with a sample of an experimental group of 31 students and a control group of 30 students.Based on the results of research that has been analyzed, it can be concluded that there is an influence of the application of traditional games on students learning motivation in learning Physical Education, Sports and Health in Class VII students. The rsult of the analysis shows that the value of sig 0.00 <0.05 which means that H0 is rejected and Ha is accepted. Meanwhile, the magnitude of the effect of the application of traditional games on student motivation in learning Physical Education is 7.40%.Keywords: traditional games, student learning motivation