cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Jasmani
  • jurnal-pendidikan-jasmani
  • Website
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 1,082 Documents
PENGARUH METODE PEMBELAJARAN DRILLING JARAK PENDEK TERHADAP HASIL BELAJAR RENANG GAYA DADA NUGRAHA APRILIANANTA, LUKMAN
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 7, No 3 (2019)
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pendidikan merupakan kegiatan yang terstruktur dan terencana untuk membentuk kehidupan bangsa yang lebih baik. Pembelajaran merupakan ujung dari pendidikan. Untuk itu proses belajar mengajar harus dirancang dan dilakukan dengan efektif. Dalam mendidik atau pengajaran memiliki berbagai cara dalam menyampaikan pembelajaran salah satunya yaitu menggunakan metode drilling. Dengan menggunakan metode drilling peserta didik akan lebih mudah untuk memahami siklus gerakan dari yang sederhana sampai dengan kompleks. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh metode pembelajaran drilling jarak pendek terhadap hasil belajar renang gaya dada. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu dengan desain penelitian yaitu one group pretest-posttest design. Populasi yaitu seluruh kelas VIII SMP Negeri 1 Pacet Mojokerto, kelas VIII-B terpilih menjadi sampel berdasarkan teknik cluster random sampling. Hasil belajar ranah pengetahuan diukur dengan tes tulis. Sedangkan ranah keterampilan renang gaya dada diukur dengan cara observasi terhadap gerakan tangan, kaki, pernafasan dan koordinasi selama peserta didik melakukan tes 25 meter. Analisis data menggunakan statistik deskriptif dan uji beda menggunakan t-tes dan wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar siswa ranah pengetahuan saat pretest sebesar 6,79 berubah menjadi 8,39 saat posttest atau meningkat sebesar 7,39%. Peningkatan tersebut dinyatakan signifikan dibuktikan oleh hasil uji beda wilcoxon Z=-3,944 dengan sig. sebesar 0.00<0.05. Pada ranah keterampilan nilai peserta didik saat pretest sebesar 18,47 berubah menjadi 20,34 saat posttest atau meningkat sebesar 19,34%. Peningkatan tersebut dinyatakan signifikan dibuktikan oleh hasil uji beda t-tes t=-3,391 dengan sig. sebesar 0.02<0.05. Disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan metode drilling terhadap hasil belajar ranah pengetahuan dan keterampilan renang gaya dada. Sehingga guru PJOK direkomendasikan untuk menggunakan metode drilling dalam pembelajaran renang. Kata Kunci: drilling. hasil belajar, pengetahuan, keterampilan, gaya dada Abstract Education is a structured and planned activity to shape a better national life. Furthermore, teaching and learning process must be designed and carried out effectively. In education or teaching, there are various ways in conveying learning, one of which is using the drilling method. By using students drilling methods it will be easier to understand the movement cycle from simple to complex. The purpose of this study was to determine the effect of short distance drilling learning methods on the learning outcomes of breaststroke swimming. This is a quasi-experimental research with one group pretest-posttest design. The population was the eighth grader students in Junior High School 1 Pacet Mojokerto. Moreover, there were 28 students were selected as research sample based on cluster random sampling technique. Learning outcomes edge are measured by written tests. While the breaststroke swimming skills were measured by observing the movements of the hands, feet, breathing and coordination during the students 25-meter test. The data were analysed by using descriptive statistics and different tests using t-tests and Wilcoxon. The results showed that the students? learning outcomes during the pretest was 6.79 and changed to 8.39 at the posttest. It increased by 7.39%. The increasing was stated to be significant as evidenced by the results of Wilcoxon Z = -3,944 with sig. amounting to 0.00 <0.05. Students? skills score at pretest was 18.47 and changed to 20.34 at posttest. It increased by 19.34%. The increasement was declared significant as evidenced by the results of the different t-test t = -3,391 with sig. of 0.02 <0.05. It was concluded that there was a significant influence on the drilling method on learning outcomes in the realm of breaststroke knowledge and swimming skills. Furthermore, physical education teachers are recommended to use drilling methods in swimming learning. Keywords: drilling, learning outcomes, knowledge, skills, breaststroke
HUBUNGAN ANTARA DUKUNGAN ORANG TUA DENGAN MINAT SISWA MENGIKUTI EKSTRAKURIKULER KARATE DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA AL-ISLAM KRIAN SYAHROWANDI, ACHMAD; , HAMDANI
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 7, No 3 (2019)
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Kegiatan ekstrakurikuler adalah merupakan kegiatan yang dilakukan oleh sekolah yang sudah teratur jelas dan terjadwal dengan sistematik yang merupakan program utama dalam proses mendidik siswa. Dalam melaksanakan tiap kegiatan siswa tentu memerlukan fasilitas dan dukungan dari berbagai pihak untuk menunjang keberhasilannya, dalam kasus ini dukungan orang tua. Karena orang tua dapat dikatakan salah satu faktor yang memberikan dukungan secara maksimal. Oleh karena itu dilakukan penelitian dengan tujuan untuk mengetahui bagaimana hubungan antara dukungan orang tua dan minat mengikuti kegiatan ekstrakurikuler karate pada SMP Al Islam Krian. Instrumen penelitian menggunakan angket dengan sampel siswa yang mengikuti ekstrakurikuler karate yang telah divalidasi. Data dianalisis menggunakan SPSS versi 21 menggunakan metode pearson correlation menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 yang berarti terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan orang tua dengan minat mengikuti ekstrakurikuler karate pada SMP Al Islam Krian, dengan nilai pearson correlation sebesar 0,501 yang berarti hubungan antara kedua variabel berada pada tingkat korelasi sedang. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan orang tua dengan minat mengikuti ekstrakurikuler karate dan memiliki tingkat hubungan sebesar 0,501. Kata Kunci: dukungan orang tua, karate, minat siswa Abstract Extracurricular activities are organized by schools. It provides a systematic program to educate students. However, students still need equipment, facilities or any support from parents. So, parents are involved to support the extracurricular activities. The aim of this research is to find out the relationship between parental support and interest in karate extracurricular activities at Krian Al Islam Middle School. The research instrument is a questionnaire. The research sample are students who participate in karate extracurricular. The data were analyzed by using SPSS version 21 and the pearson correlation method. The result, the significance value is 0,000 which means there is a significant relationship between parental support and interest in participating in karate extracurricular at Krian Al Islam Middle School. Moreover, the pearson correlation value is 0.501. It means that the relationship between the two variables is moderate level of correlation. Thus it can be concluded that there is a significant relationship between parental support and interest in participating in karate extracurricular activities with relationship level is 0.501. Keywords: parental support, karate, student interest
PENGARUH MODIFIKASI BOLA BASKET SIZE 5 TERHADAP KETRAMPILAN DRIBBLE PADA BOLA BASKET FAISAL AKHROR, ABIG
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 7, No 3 (2019)
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Modifikasi adalah menganalisa sekaligus mengembangakan materi pelajaran dengan cara meruntutkannya dengan bentuk aktifitas belajar yang potensial dan dapat memperlancar siswa dalam belajarnya. Penggunaan modifikasi bola basket size 5 dapat dilaksanakan di ekstrkurikuler. Dengan adanya berbagai macam tugas rangkaian gerak dengan macam variasi menggunakan bola basket ukuran 5, siswa akan melakukan latihan dribble dengan runtutan gerak yang telah ditentukan. Adanya modifikasi penggunaan bola basket ukuran 5 dengan berbagai macam gerak ini akan melatih siswa dalam melakukan tahapan dribble dengan benar. Berdasarkan table 3 tersebut, uji beda yang digunakan yaitu parametris. Jenis uji yang digunakan adalah Paired Sample T Test. Nilai rata-rata saat pretest dribble kanan sebesar 48,29 dan meningkat 43% menjadi 69,29 saat posttest. Nilai rata-rata saat pretest dribble kiri sebesar 43,93 dan meningkat 49% menjadi 65,50 saat posttest. Taraf signifikan pada penelitian ini adalah 5% jika nilai signifikan <0,05 maka dikatakan ada pengaruh yang signifikan. Sedangkan jika nilai sig >0,05 maka data dikatakan tidak ada pengaruh yang signifikan. Dapat disimpulkan bahwa nilai signifikan yang diperoleh sebesar 0,000 < 0,05 yang dapat diartikan ada pengaruh yang signifikan.. Dari pembahasan tabel tersebut dapat disimpulkan bahwa latihan dribble bola basket menggunakan bola size 5 dapat meningkatkan kemampuan siswa yang ada didalam ekstrakurikuler bola basket dalam melakukan dribble baik menggunakan tangan kanan ataupun kiri. Kata Kunci : modifikasi bola basket size 5, dribble, bola basket Abstract Modification is analyzing and developing subject matter to support the potential learning activities and facilitating for students. The utilization of basketball size 5 modification can be carried in extracurricular. With the various types of motion assignments with variations using basketball size 5, students will do dribble exercises with predetermined motion sequences. The modification of the use of size 5 basketball with various kinds of motion will train students to do the dribble stages correctly. This is a quantitative study with comparative method. The data were analyzed by Paired Sample T Test. The mean value at the right dribble pretest was 48.29 and increased 43% to 69.29 at the posttest. The average value at the left dribble pretest was 43.93 and increased 49% to 65.50 at posttest. Significant level in this study is 5% if the significant value <0.05 or there is a significant effect. Whereas if the value of sig> 0.05 then the data is said to have no significant effect. It can be concluded that the significant value obtained is 0,000 <0,05 which can be interpreted as having a significant effect. From the discussion, it can be concluded that basketball dribble training by using ball size 5 can increase the ability of students who in basketball extracurricular to do good dribble use right or left hand. Keywords : modification basketball size 5, dribble, basketball
SURVEI TINGKAT KEBUGARAN JASMANI SISWA SMP NEGERI 1 LOCERET DENGAN MENGGUNNAKAN TES KEBUGARAN JASMANI INDONESIA (TKJI) FAJAR NURSENA, FAHMI
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 7, No 3 (2019)
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Pendidikan Jasmani adalah salah satu unit yang tidak terpisahkan dari sistem pendidikan. Pendidikan jasmani menggunakan media berupa aktivitas fisik. Aktivitas fisik yang dimaksud merupakan aktivitas siswa yang bertujuan untuk mengembangkan kompetensi motorik, fungsional serta kebugaran jasmani peserta didik. Pada penelitian ini, peneliti memiliki tujuan yaitu mengukur kebugaran siswa SMP Negeri 1 Loceret Kabupaten Nganjuk. Subjek penelitian ini adalah siswa Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 Loceret dengan jumlah 300 siswa. Adapun penelitian ini termasuk dalam penelitian non eksperimen dengan menggunakan instrumen TKJI dan disesuaikan usianya yang mencakup usia 13-15 tahun. Adapun item yang diteskan yaitu lari jarak pendek 50 m, pull up, sit up 60 detik, vertical jump dan lari jarak sedang 800 m. Perhitungan data yang diperoleh di analisa menggunakan pendekatan statistik kuantitatif. Dari hasil penelitian diketahui bahwa tingkat kebugaran dari masing-masing jenjang baik kelas VII, kelas VIII, dan kelas IX berbeda-beda. Dimana pada kelas VII nilai rata-ratanya yaitu 13 dan masuk klasifikasi kurang, untuk kelas VIII nilai rata-ratanya yaitu 18 dan masuk pada klasifikasi baik, kelas IX nilai rata-ratanya 16 dan masuk pada klasifikasi sedang, dan secara umum siswa SMP N 1 Loceret nilai rata-ratanya yaitu 16 dan masuk pada klasifikasi sedang. Dari penjabaran tersebut, maka peneliti melakukan penyimpulan bahwa kondisi tubuh yang bugar merupakan kondisi fisik yang seharusnya menjadi kebutuhan wajib bagi setiap individu, mengingat dengan tubuh yang bugar maka fisik mampu menjalani semua kegiatan sehari-hari tanpa merasa kelelahan berlebih. Kata Kunci: SMP N 1 Loceret, Kebugaran Jasmani, Siswa. ABSTRACT Physical education is a compulsory unit of the education system in Indonesia. It uses physical activity as a media for students to gain learning experience. Physical activity is an activity that aims to develop the students competency in motor, functional and physical fitness. In this present study, the researcher have measured the physical fitness of 300 students in Junior High School 1 Loceret Nganjuk. This is a non-experimental studies by using TKJI test. The test items are 50 meters sprint, pull-ups, sit-ups 60 seconds, vertical jump and 800 meters running. The calculation of the data obtained were analyzed using quantitative statistical approach. The survey results revealed that the physical fitness level of each good level of class VII, Class VIII, and IX classes vary. The seventh grade?s in the poor category with the average is 13. The eight grade?s average is 18 and in a good classification. Furthermore, ninth grade?s average is 16 and it is in the medium category. Generally, the average of students? physical fitness in Junior High School 1 Loceret is 16 and in the medium category. In conclusion, the researchers conducted the inference that the condition of a fit body is a physical condition that should be a mandatory requirement for every individual, as with the fit body physically able to undergo all daily activities without feeling excessive fatigue. Keywords: SMP N 1 Loceret, Physical Fitness, Student.
PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN MANDIRI BERSTRUKTUR DAN METODE RESIPROKAL TERHADAP HASIL BELAJAR SERVIS PENDEK BULUTANGKIS WAHYU RAMADHAN, BARA
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 7, No 3 (2019)
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Metode pembelajaran adalah suatu cara penyampaian materi yang digunakan oleh guru dimana tujuan akhirnya agar siswa lebih tertarik dan aktif dalam proses KBM yang pada akhirnya tujuan pembelajaran tercapai. Adapun pada penelitian ini memiliki tujuan mengetahui tingkat efektivitas antara 2 metode pembelajaran yang sengaja dibandingkan oleh peneliti. Adapun teknis pelaksanaannya yaitu dengan ke-2 metode pembelajaran diterapkan pada pembelajaran servis pendek bulu tangkis siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Driyorejo. Jumlah sampel yang diteliti sebanyak 64 siswa dari 3 kelas yang terdiri dari 1 kelas sebagai kelompok kontrol, 1 kelas perlakuan metode mandiri berstruktur dan 1 kelas perlakuan metode resiprokal. Dalam menganalisis data yang diperoleh, peneliti menggunakan persentase. Dimana antara ke-2 metode pembelajaran tersebut dibandingkan persentase jumlah siswa yang tuntas sesuai KKM SMP Negeri 1 Driyorejo, dimana KKMnya yaitu sebesar 75. Berdasarkan hasil penelitian, tingkat keefektifan dan efisiensi antara 2 metode yang diterapkan tersebut menunjukkan bahwa metode resiprokal menunjukkan hasil yang lebih baik dibandingkan dengan metode mandiri berstruktur. Dimana tingkat ketuntasan siswa pada penerapan metode resiprokal mencapai 90 %, dan penerapan metode mandiri berstruktur mencapai 80 %. Sehingga dari penjabaran dan data tersebut dapat disimpulkan bahwa sangat penting bagi guru untuk dapat menguasai dan mengaplikasikan berbagai metode pembelajaran, dan pada penelitian ini diketahui bahwa metode resiprokal lebih efektif dan efisien dalam meningkatkan hasil belajar siswa dibandingkan dengan penerapan metode mandiri berstruktur. Kata kunci : Metode Pembelajaran, Metode Mandiri Berstruktur, Metode Resiprokal Abstract Learning method itself is a way to delivery of the materials used by teachers in which the goal is in order that the students are more interested and active in the process of the teaching and learning activity and so that learning objectives are achieved optimally. This research aims to find out between independent method of structured and the reciprocal method. Which are between those two methods are more efficient and effective when applied to a short badminton service learning in eight grade of Junior High School 1 Driyorejo. The number of samples that are researched as much as 64 students from 3 grade consisting of 1 class as the control group, 1 independent method of treatment structured classes and class 1 treatment methods reciprocally. Data analysis techniques used by percentage. Where between the 2nd of these learning methods in comparison to the percentage of the number of students who complete appropriate minimal completeness criteria Junior High School 1 Driyorejo, where minimal completeness criteria amounting to 75. Based on the research results, the level of effectiveness and efficiency between these 2 methods that applied have showed that reciprocally method has better results compared to self-structured method. Where the rate of completeness students on the application of the method of reciprocal reached 90%, and application independent method of structured reaches 80%. So from the elaboration and the data it can be concluded that it is important for teachers to be able to master and apply various methods of learning, and in the research note that the reciprocal method is more effective and efficient in improve student learning results compared to the application of the method of structured independent. Keywords: Learning methods, Independent Structured Methods, methods of Reciprocally
PENERAPAN PERMAINAN BALLNASTIC TERHADAP HASIL BELAJAR DRIBLLING DALAM PERMAINAN SEPAK BOLA BACHTIAR, PUGUH
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 7, No 3 (2019)
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Sekolah merupakan sebuah lembaga pendidikan untuk para siswa dalam aktivitas belajar mengajar dibawah pengawasan seorang guru. Kegiatan belajar mengajar di setiap sekolah di Indonesia dikelola oleh kurikulum pendidikan dimana telah dibentuk materi, sarana dan prasarana serta berbagai aturan yang berlaku, akan tetapi guru dituntut untuk menginovasi materi yang ada agar tujuan pendidikan bisa tersampaikan pada siswa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian permainan ballnastic terhadap hasil belajar dribbling dalam permainan sepakbola di SMA Wachid Hasyim 2 Taman Sidoarjo. Subjek penelitian ini adalah dua rombel dengan jumlah siswa adalah populasi 72 siswa dan 36 siswa untuk sampel. Pendekatan dalam analisis penelitian ini menggunakan jenis statistik kuantitatif dengan desain penelitian menggunakan Non-Randomized Control Group Pretest-Posttest Design. Berdasarkan dari hasil analisis data menggunakan statistik, dapat diketahui bahwa nilai peningkatan setelah dilakukan pemberian treatment penerapan permainan ballnastic terhadap hasil belajar dribbling dalam permainan sepakbola dapat dibuktikan dengan perhitungan presentase pengaruh yaitu pada kelompok eksperimen untuk pengetahuan sebesar 25,39%, sedangkan untuk keterampilan sebesar 23,21%. Pada kelompok control untuk pengetahuan sebesar 2,95%, sedangkan untuk keterampilan sebesar 3,57% dengan hasil ini dapat dikatakan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan pada pemberian permainan ballnastic terhadap hasil belajar dribbling dalam permainan sepakbola SMA Wachid Hasyim 2 Taman Sidoarjo dapat diketahui dari variabel dribbling kelompok eksperimen mengalami peningkatan yang lebih besar dari kelompok kontrol baik ranah pengetahuan maupun keterampilan sehingga terdapat hasil belajar dribbling pada permainan sepakbola Kata kunci: ballnastic, dribbling, sepakbola, kontrol. Abstract School is an educational institution for students in teaching and learning activities under a teacher supervision. Teaching and learning activities in Indonesia are regulated by Indonesian education curriculum. It also regulates the materials, facilities, infrastructure and various applicable rules. Furthermore, teachers are also required to innovate existing materials so the purpose of education can be conveyed to students. The purpose of this research was to determine the effect ballnastic games on the results of dribbling in football at Senior High School of Wachid Hasyim 2 Taman, Sidoarjo. The subjects of this research were two classes with 72 students as population and 36 students as sample. This is a quantitative study by using non-randomized control group pretest-posttest design. Based on the results of data analysis, it can be seen that the increasement. It can be proven by calculating the knowledge percentage in the experimental group, It is 25.39%. Furthermore, the skills improvement is 23.21%. In the control group the knowledge improvement is 2.95%, while the skill improvement is 3.57%. It can be concluded that there is a significant influence on the ballnastic game giving to the results of dribbling learning in football games at Senior High School of Wachid Hasyim 2 Taman Sidoarjo. It can be seen from the dribbling variable that the experimental group gets greater improvement compare with control group. The significant different are both in the knowledge and skills of dribbling learning in football games. Keywords: ballnastic, dribbling, football, control
PENERAPAN PENDEKATAN SAINTIFIK TERHADAP HASIL PEMBELAJARAN LOMPAT JAUH DALAM MATA PELAJARAN PJOK PADA SISWA KELAS X ADI SAPUTRA, RIZAL
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 7, No 3 (2019)
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Proses pembelajaran PJOK yang sudah dilakukan selama ini menjadi fenomena umum bahwa belum ada kontribusi penting dari pendidikan jasmani baik pada pendidikan maupun pada perkembangan dan pertumbuhan individu siswa. Hal ini terjadi dikarenakan dalam proses pembelajaran masih ditemukan guru memberikan pengajaran sekedarnya, cukup siswa bergerak dan sementara nilai-nilai pendidikan tidak ditanamkan. Dari hasil penelitian terdahulu dapat diketahui bahwa ada variasi hasil pencapaian kompetensi pembelajaran mulai dari pengetahuan, keterampilan, dan sikap. Variasi pencapaian tersebut dipengaruhi oleh kemampuan siswa yang berbeda-beda dalam menangkap materi pembelajaran yang sedang dilaksanakan. Sedangkan tujuan pada penelitian yang sekarang sudah dilaksanakan dengan diterapkannya pendekatan saintifik dalam materi lompat jauh menggunakan media kardus bekas yaitu memberikan kesempatan kepada siswa untuk melakukan gerak yang maksimal sesuai dengan materi pembelajaran dan sekaligus untuk mengetahui peningkatan pembelajaran dalam kompetensi pengetahuan dan keterampilan. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan menggunakan desain penelitian One Group Pretest-posttest Design dan instrumen penelitian yang digunakan untuk mengumpulkan data dalam penelitian ini berupa tes yang menggunakan rubik penilaian 4 ranah nilai yaitu nilai spiritual, nilai sikap sosial, nilai pengetahuan, nilai keterampilan. Dari hasil pengolahan data diperoleh peningkatan hasil pembelajaran dengan menggunakan pendekatan saintifik, ini dibuktikan dengan persentase angka yaitu pada aspek pengetahuan sebesar 59,91%, aspek keterampilan sebesar 19,75%. Sedangkan dalam aspek sikap spiritual dan sikap sosial penilaian dilakukan dalam bentuk jurnal pengamatan. Jadi dapat diketahui dari variabel hasil belajar lompat jauh mengalami peningkatan baik dari aspek pengetahuan maupun aspek keterampilan sehingga terdapat pengaruh dari penerapan pendekatan saintifik terhadap hasil pembelajaran lompat jauh. Kata kunci: Pendekatan saintifik, atletik, lompat jauh ABSTRACT Physical education learning process which have been conducted in all this time leads to the general phenomena that there is no significant contribution of this subject to learners? education, development and growth. It is happened due to the fact that in the learning process, it still could be found the teachers who only give the common teaching activity which is making the learners move without giving education value. Based on the previous research, it can be known that there are various result of learning competence achievement in knowledge, skill, and attitude aspect. Those achievement?s variations were influenced by the students? diverge ability to understand the learning material. Therefore, the aims of this study that have been conducted by the application of scientific approach in long jump material using used cardboard were to give the chance for students in doing the maximum movement based on the material and to know the increases of knowledge and skill lesson. The type of this research was quasi-experiment with One Group Pretest-Posttest Design. Moreover, the research instrument which was used to collect the data was the rubric with 4 score domains, they are spiritual, social attitude, knowledge and skill. Based on the gained data tabulation, it was figured out that the learning result by using scientific approach was increasing. It was proven by the score percentage of knowledge aspect which was 59,91% and skill aspect which was 19,75%. While the assessment of spiritual and social attitude aspect was conducted in the form of observation journal. Thus, based on the long jump learning result variable, it can be known that the result increased in both knowledge and skill aspect, so there was the influence of scientific approach?s application to the learning result of long jump lesson. Keywords: Scientific approach, athletics, long jump.
PENERAPAN MODEL KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD TOGETHER (NHT) TERHADAP HASIL BELAJAR PASSING BAWAH BOLAVOLI AZHARY, INDIKA
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 7, No 3 (2019)
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pendidikan jasmani merupakan usaha peningkatan keterampilan melalui aktivitas jasmani serta membentuk sikap sosial yang berintelektual. Di dalam kegiatan PJOK sangat penting memberikan siswa kesempatan terlibat dalam pengalaman belajar melalui aktivitas jasmani agar siswa dapat mengembangkan keterampilan geraknya secara maksimal. Mencapai keberhasilan tujuan pembelajaran sangat diutamakan dalam usaha guru membelajarkan peserta didik dengan sesuai pembelajaran yang telah dirancang. Maka dari itu pemilihan model pembelajaran, strategi pembelajaran dan teknik pembelajaran suatu hal yang penting untuk diutamakan. Contohnya dengan memberikan model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together akan membuat pembelajaran lebih berstruktur dan menjadi aktif. Dari pengamatan di SMAN 1 Purwoasri siswa cenderung pasif, tidak memiliki antusias belajar. Penelitian yang dilaksanakan untuk mengetahui pengaruh dan besarnya pengaruh penerapan model NHT terhadap hasil belajar passing bawah. Pembelajaran ini menerapkan kerjasama, pembelajaran terstruktur, bertanggungjawab dan pola interaksi siswa yang aktif. Berdasarkan hasil perhitungan disimpulkan bahwa ada pengaruh pada penerapan model NHT terhadap hasil belajar passing bawah bolavoli pada siswa kelas X SMAN 1 Purwoasri. Dibuktikan dengan hasil analisis statistik bahwa nilai ranah pengetahuan Z-6,768 dengan Sig= 0,000??=0,05 dan ranah keterampilan Z-4,647 dengan Sig= 0,000? ?=0,05 yang sesuai dengan kriteria pengujian yang berarti bahwa Ho ditolak dan Ha diterima. Kata kunci : Kooperatif, NHT, passing bawah, Bolavoli Abstract Physical education is an effort to improve skills through physical activities and to form intellectual social attitudes. In PE activities, it is very important to give students the opportunity to engage in learning experiences through physical activities so that students can develop their movement skills to the fullest. Achieving the success of learning objectives is very important in the effort of teachers to teach students according to the learning that has been designed. Therefore selection such as learning models and learning techniques is an important to prioritize. For example, providing a cooperative learning model type Numbered Head Together that will make learning more structured and active. From observations, at Public Senior High School 1 Purwoasri students tend to be passive, do not have enthusiasm in learning. Research conducted to determine the effect and application of NHT on learning outcomes forehand volleyball. This learning applies collaboration, structured learning, responsibility and active student interaction patterns. Based on the calculation results it is concluded that there is an application of NHT on learning outcomes forehand volleyball in class X of Public Senior High School 1 Purwoasri. proven by results of statistical analysis that the realm of knowledge of Z-6,768 with Sig= 0,000<?=0.05 and the realm of skills has a value of Z-4,647 with Sig=0,000??=0.05 which matches the testing criteria which means that Ho is rejected and Ha is accepted. Keywords: Cooperative, Forehand, NHT, Volleyball
PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN TUTOR SEBAYA TERHADAP KETUNTASAN BELAJAR SERVIS ATAS BOLAVOLI PADA SISWA KELAS XI TATA KECANTIKAN DI SMK NEGERI 2 BOYOLANGU TULUNGAGUNG HANIFAH, UMI
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 7, No 3 (2019)
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Belajar termasuk proses yang penting bagi seseorang untuk meningkatkan perubahan kualitas diri. Dalam mewujudkan suatu perubahan ke arah yang lebih baik perlunya proses pendidikan dengan menciptakan suatu pembelajaran yang efektif. Pada aktivitas kegiatan belajar diperlukan interaksi antar siswa sehingga pembelajaran dapat tercapai. Guru memberikan kesempatan siswa untuk berdiskusi dengan temannya agar memperoleh hasil belajar yang meningkat.Pembelajaran dapat berjalan dengan aktif dan efektif perlu adanya strategi dari pendidik agar dapat mencapai ketuntasan belajar, termasuk dengan menerapkan model pembelajaran tutor sebaya dengan dibagi menjadi beberapa kelompok belajar tujuannya agar siswa bisa lebih aktif dalam melakukan kegiatan pembelajaran yang diajarkan oleh teman sebayanya.Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui seberapa besar adanya pengaruh pada penerapan model pembelajaran tutor sebaya terhadap ketuntasan belajar siswa pada materi servis atas bolavoli di kelas XI Tata Kecantikan di SMK Negeri 2 Boyolangu Tulungagung. Pengambilan data dilaksanakan selama 4 kali pertemuan, yaitu pre-test, treatment, treatment, dan post-test. Menurut hasil analisis statistik dapat diketahui terdapat pengaruh penerapan model pembelajaran tutor sebaya terhadap ketuntasan belajar siswa kelas XI Tata Kecantikan. Dibuktikan dari pengujian hipotesis menunjukkan bahwa Thitung 9.89 > Ttabel 2.069 sehingga H0 ditolak dan Ha diterima. Besarnya pengaruh pada penerapan model pembelajaran tutor sebaya terhadap ketuntasan belajar servis atas bolavoli adalah sebesar 62,60 %. Kata Kunci : Tutor Sebaya, Servis Atas, Bolavoli. Abstract Learning is considened an important process to develop their quality. In achieving betterment there is a need for effective learning. In learning activities interaction between students is required so that learning can be achieved. The teacher gives students the opportunity to have a discussions with their peers in order to obtain improve the learning outcomes. For learning to be conducted actively and effectively there must be strategies from educators to achieve mastery, including applying the peer tutoring learning model teacher divides students it into several learning groups so they can be more active in carrying out learning activities because it is. The purpose of this study is to determine the magnitude of the influence in the application of peer tutoring learning models to the mastery of student learning volleyball service in class XI Cosmetology in Vocational High School Boyolangu Tulungagung. Data collection was carried out in 4 meetings, namely pre-test, treatment, treatment, and post-test. According to the results of statistical analysis, it can be seen that there is an effect of the application of peer tutoring learning models to the mastery learning of XI Grade Cosmetology students. From hypothesis testing it is proven that Tcount 9.89> Ttable 2.069 so that H0 is rejected and Ha is accepted. The magnitude of influence on the application of peer tutoring learning models for mastery for volleyball service is 62.60%. Keywords: Peer Tutoring, Top Service, Volleyball.
HUBUNGAN ANTARA STATUS GIZI DAN AKTIVITAS FISIK DENGAN KETERAMPILAN GERAK DASAR MANIPULATIF PADA ANAK TUNAGRAHITA RINGAN ISNAINI, NINDIA; INDAHWATI, NANIK
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 7, No 3 (2019)
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Status gizi yang rendah atau tidak normal akan berdampak pada tingkat gerak dasar manipulatif . Selain status gizi, aktivitas fisik juga dapat mempengaruhi tingkat gerak dasar manipulatif. Gerak dasar manipulatif yang dilakukan secara berulang-ulang dari kebiasaan dapat dijadikan sebagai dasar mereka menghasilkan keterampilan gerak dasar manipulatif yang lebih tinggi. Berpengaruh terhadap gerak dasar manipulatif dan memiliki persentase yang lebih besar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mengkaji serta menganalisis hubungan antara status gizi dengan keterampilan gerak dasar manipulatif pada siswa tunagrahita di SDLB-C AKW II Surabaya. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif non eksperiment melalui pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa SD berjumlah 11 siswa di SDLB-C AKW II Surabaya. Teknik pengambilan data yang digunakan adalah purposive sampling dengan usia maksimal 15 tahun dan tingkatan pendidikan kelas 6 SD. Instrumen dalam penelitian ini adalah IMT/U untuk status gizi, angket aktivitas fisik dan tes lempar bola ke keranjang dan lari memindahkan bendera ke dalam botol untuk mengukur gerak dasar manipulatif. Analisis data menggunakan regresi logistik. Berdasarkan hasil analisis data diketahui bahwa status gizi memiliki nilai sign. 0,251 > ? (sig) 0,05 dengan koefisien determinasi sebesar 23% maka Ho1 diterima dan Ha1 ditolak. Jadi tidak terdapat hubungan antara status gizi dengan gerak dasar manipulatif. Sedangkan aktivitas fisik memperoleh nilai sign. 0,112 > ? (sig) 0,05 maka Ho2 diterima dan Ho2 ditolak. Jadi tidak terdapat hubungan antara aktivitas fisik dengan gerak dasar manipulatif. Hasil regresi logistik menunjukkan hasil sig. 0,029. Hal ini menunjukkan bahwa sig (0,029) < ? (sig) 0,05, yang berarti Ho1 ditolak dan Ha1 diterima. Jadi terdapat hubungan antara status gizi dan aktivitas fisik dengan gerak dasar manipulatif. Serta memberikan sumbangan yang signifikan sebesar 6,81%.Dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara status gizi dan aktivitas fisik dengan gerak dasar manipulatif pada siswa SD di SDLB-C AKW II Surabaya. Kata kunci: status gizi, aktivitas fisik, gerak dasar manipulatif Abstract Nutritional Status is a state of the body as a result of food consumption and the use of nutrients in certain variables. Low or abnormal nutritional status will have an impact on the manipulative baseline level motion. In addition to nutritional status, physical activity may also affect the level of manipulative basic motion. Manipulative basic motion that is repeatedly performed from habits can be used as their basic. Regular physical activity and with normal nutritional status will result in higher manipulative basic motion skill. It affects the manipulative base motion and has greater percentage. The purpose of this research is to know and review and analyze the relationship between nutritional status and manipulative basic motion skill in student Special Elementary School (SDLB-C) AKW II Surabaya. This type of research is a quantitative approach with correlational design. The population in this study is an Elementary School student with 11 students at the SDLB-C AKW II Surabaya. The data retrieval technique used is purposive sampling with a maximum age of 15 years and grade 6 education level Elementary School. The instrument in this study are Body Mass Index for nutritional status, physical activity poll and throwing ball test to cart and run to move flag into the bottle to measure manipulative base motion. Data analysis using logistical regression. Based on the data analysis result know that nutritional status has a sign value 0.251 > ? (sig) 0.05 with a coefficient of determination by 23% then Ho1 received and Ha1 rejected. So there is no link between the nutritional status with manipulative basic motion. Physical activity gets the sign value 0.112 > ? (sig) 0.05 then Ho2 accepted and Ha2 rejected. So there is no connection between physical activity and manipulative basic motion. Th e logistic regression result showed the results of sig 0.029. This indicates that the sig (0.029) < ? (sig) 0.05, which means Ho1 rejected and Ha1 received. So there is a relationship between nutritional status and physical activity with manipulative basic motion. As well as making a significant donation of 6.81%. It can be concluded that there is significant relationship between nutritional status and physical activity with manipulative basic motion in elementary school students at SDLB-C AKW II Surabaya. Keywords : nutritional status, physical activity, manipulative basic motion

Page 99 of 109 | Total Record : 1082