cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Jasmani
  • jurnal-pendidikan-jasmani
  • Website
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 1,082 Documents
IMPLEMENTASI MODEL LATIHAN TUNGGAL DAN JAMAK ADE SETIAWAN, BOBBY; INDAHWATI, NANIK
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 7, No 3 (2019)
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPendidikan jasmani olahraga dan kesehatan merupakan salah satu wadah pengembangan keterampilan bolavoli, bisa melalui kegiatan intrakurikuler maupun ekstrakurikuler. Tujuan penelitian ini meningkatkan keterampilan service dan passing bolavoli peserta ekstrakurikuler SMAN 16 Surabaya. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini one group pretest-post test. Dengan populasi seluruh siswa SMAN 16 Surabaya yang mengikuti ekstrakurikuler bolavoli. Hasil analisis perhitungan melalui program statistical package for the sosial sience diketahui bahwa adanya peningkatan keterampilan service dan passing setelah mendapat perlakuan model latihan tunggal dan jamak pada siswa yang mengikuti ekstrakurikuler bolavoli di SMAN 16 Surabaya. Berdasarkan hasil persentase rata-rata ada peningkatan keterampilan yakni pada servis 16,23 % , passing bawah 9.15 % dan passing atas 12,38% melalui data ini peneliti dapat menyimpulkan bahwa model latihan tunggal dan jamak dapat meningkatkan keterampilan bolavoli pada unsur service dan passing bolavoli.Kata Kunci: model latihan tunggal dan jamak AbstractPhysical education is one of the ways to develop volleyball skills, beside through intracurric and extra-curricular activities. The purpose of this study was to improve the skills of ball volleyball service and passing extracurricular members of senior high school 16 Surabaya. The type of research used in this study is one group pretest-post test. THE population are 17 students of Senior high school 16 Surabaya who take extracurricular volleyball. The results of the calculation analysis revealed that there was an increase in service and passing skills after being treated spesific and random training models for students who took volleyball extracurricular activities at Senior high school 16 Surabaya. Based on the results of the average percentage there is an increase in skills ie 16.23% service, lower passing 9.15% and upper passing 12.38% through this data the researcher can conclude that specific and random practice can improve volleyball skills on the elements of service and passing volleyball. Keywords: specific practice, random practice, volleyball
PENGARUH METODE PEMBELAJARAN DRILLING JARAK PENDEK TERHADAP HASIL BELAJAR RENANG GAYA BEBAS (CRAWL STROKE) (STUDI PADA SISWA KELAS XI SMA NEGERI 1 PURI MOJOKERTO) YUSNIZAR, HANA; HARTOTO, SETIYO
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 7, No 3 (2019)
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini berobjek siswa kelas XI SMAN 1 Puri. Berdasarkan hasil observasi dari penilaian mata pelajaran PJOK, tingkat penyampaian pembelajaran renang gaya bebas (crawl stroke) di SMAN 1 Puri belum beranjak baik. Oleh karena itu, penelitian ini berfokus mengetahui pengaruh metode Pembelajaran Drilling Jarak Pendek terhadap hasil pembelajaran siswa kealas XI SMAN 1 Puri Mojokerto. Penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian eksperimen murni dengan menggunakan Randomized Control Group Pretest-Posttest Design. Populasi penelitian dipusatkan pada siswa kelas XI SMAN 1 Puri Mojokerto berjumlah 356 anak dari 11 kelas yang ada. Didasarkan atas penggunaan teknik Clauster Random Sampling, sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI MIPA 4 dan XI MIPA 5 SMAN 1 Puri, Mojokerto sebanyak 66 siswa dengan jumlah 24 orang siswa laki-laki dan 42 orang siswi perempuan. Instrument penelitian yang digunakan untuk mengukur aspek keterampilan adalah tes keterampilan dengan 2 observer. Instrument penelitian yang digunkan untuk mengukur aspek pengetahuan adalah tes tulis. Dari penjelasan di atas, penelitian dilakukan dengan menerapkan teknik analisis data berupa Rata-rata, Standar Deviasi, Varian, Uji Normalitas, Uji T, Uji Mann-Whitney dan peningkatan. Hal itu mengarah pada hasil analisis data yang menunjukkan ada pengaruh metode drilling jarak pendek terhadap hasil belajar pengetahuan renang gaya bebas (crawl stroke) pada siswa kelas XI SMAN 1 Puri Mojokerto 11,85% sedangkan hasil belajar keterampilan renang gaya bebas (Crawl stroke) pada siswa kelas XI SMAN 1 Puri Mojokerto 4,9%. Berdasarkan uraian hasil penelitian metode drilling jarak pendek efektif digunakan dalam membelajarkanan dan meningkatkan kemampuan renang gaya bebas (crawl stroke) siswa kelas XI SMAN 1 Puri Mojokerto. Kata Kunci: drilling jarak pendek, renang gaya bebas, hasil belajar Abstract This research has the object of a class XI student of SMAN 1 Puri. Based on observations from the assessment of PJOK subjects, the level of delivery of freestyle swimming (crawl stroke) learning at SMAN 1 Puri has not progressed well. Therefore, this study focuses on knowing the effect of the Short Distance Drilling Learning Method on student learning outcomes in SMAN 1 Puri Mojokerto. This research is included in pure experimental research using Randomized Control Group Pretest-Posttest Design. The research population was centered on 35th grade students of SMAN 1 Puri Mojokerto in 11 classes. Based on the use of the Clauster Random Sampling technique, the samples in this study were students of class XI MIPA 4 and XI MIPA 5 SMAN 1 Puri, Mojokerto with 66 students totaling 24 male students and 42 female students. The research instrument used to measure aspects of skills is a skills test with 2 observers. The research instrument used to measure aspects of knowledge is a written test. From the explanation above, the research was conducted by applying data analysis techniques in the form of averages, standard deviations, variants, normality tests, T tests, Mann-Whitney tests and improvement. This leads to the results of data analysis which shows that there is an effect of the short distance drilling method on the learning outcomes of free stroke swimming (crawl stroke) in class XI students of SMAN 1 Puri Mojokerto 11.85% while the results of learning of freestyle swimming skills (Crawl stroke) on XI grade students of SMAN 1 Puri Mojokerto 4.9%. Based on the description of the results of research the method of short distance drilling is effectively used in teaching and improving the ability of freestyle swimming (crawl stroke) of XI grade students of SMAN 1 Puri Mojokerto. Keywords: short-distance drilling, crawl stroke, learning results
HUBUNGAN TINGKAT KONSENTRASI SISWA TERHADAP HASIL KETEPATAN SHOOTING SEPAK BOLA Najib, Muhibuddin; PRIAMBODO, ANUNG
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 7, No 3 (2019)
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Permainan sepak bola memiliki teknik yang membutuhkan konsentrasi, salah satunya adalah shooting. Dalam melakukan shooting sepak bola selain dibutuhkan pemilikan teknik cara menendang bola yang benar, juga diperlukan konsentrasi yang tinggi supaya bola yang akan ditendang dapat tertuju ke target yang dituju serta mencetak gol. Penelitian ini mempunyai tujuan untuk mengetahui hubungan tingkat konsentrasi siswa terhadap hasil ketepatan shooting pada peserta ekstrakurikuler sepak bola di SMPN 4 Kota Mojokerto. Penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian non-eksperimen. Desain penelitian yang digunakan adalah desain korelasional. Jumlah sampel dalam penelitian ini berjumlah 33 siswa. Cara mendapatkan data tingkat konsentrasi menggunakan grid concentration test dan tes keterampilan shooting menggunakan sasaran gawang gantung yang dilakukan satu kali pertemuan.Penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara tingkat konsentrasi terhadap hasil ketepatan shooting pada peserta ekstrakurikuler sepak bola di SMPN 4 Kota Mojokerto. Hasil perhitungan korelasi product moment nilai rhitung>rtabel (0,389>0,344) dan besar sumbangan yaitu sebesar 15,13 % sehingga dengan demikian tingkat konsentrasi siswa memberikan pengaruh yang besar terhadap keberhasilan shooting pada peserta ekstrakurikuler sepak bola di SMPN 4 Kota Mojokerto tahun ajaran 2018 /2019. Kata Kunci: tingkat konsentrasi, ketepatan shooting, ekstrakurikuler Abstract Soccer has various techniques that need concentration, one of them is shooting. In soccer shooting, it does not only need a right technique for kicking a ball, but it also requires a high concentration so that the ball to be kicked can be aimed at the target and score. This research was aimed to determine the level of relationship of student concentration to the results of accuracy shooting at the football extracurricular participants in Junior High School 4 in Mojokerto. This research was non-experimental. Design of the research was correlational design. The subjects was 33 students. Data was collected by using concentration test grids and shooting skill tests using a hanging goal in a one-time meeting. The results showed that there was a correlation between the level of concentration on the results of accuracy shooting at the soccer extracurricular participants in Junior High School 4 in Mojokerto. Correlation results showed that rhitung> rtabel value (0,389 > 0,344) and large donation of 15.13% so that thus the level of concentration of students have a big influence on the success of shooting at the soccer extracurricular participants in Junior High School 4 Kota Mojokerto School year 2018/2019. Keywords: concentration level, shooting accuracy, extracurricular
HUBUNGAN AKTIVITAS FISIK DENGAN TINGKAT KEBUGARAN JASMANI SISWA KELAS XI SMA NEGERI 1 SRENGAT BLITAR CHRISTANTI GLORINDA WANJAYA, VISENSIA
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 7, No 3 (2019)
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pendidikan merupakan suatu hubungan antar faktor yang terlibat sebagai proses pembinaan yang dapat berlangsung seumur hidup guna mencapai tujuan pendidikan. Tujuan pendidikan tidak sekedar tentang pengembangan informasi pengetahuan secara langsung di dalam aneka pengalaman belajar melalui aktivitas fisik. Tujuan tertinggi dari pendidikan merupakan pengembangan kepribadian yang bersifat positif juga berakhlak mulia dengan mempertahankan karakter yang baik. Dampak kemajuan dari ilmu pengetahuan juga teknologi yang sekarang menjadi tolak ukur didunia pendidikan khususnya Pendidikan Jasmani Olahraga dan Rekreasi. Tenaga manusia lebih sering tergantikan dengan kemajuan teknologi yang mengakibatkan banyak manusia kurang melakukan aktivitas gerak. Aktivitas fisik harian yang tergolong cukup dengan minimal 30-90 menit perhari dengan intensitas waktu 3-7 hari setiap satu minggu. Penelitian ini termasuk penelitian populasi dengan jenis penelitian non-eksperimen dengan jumlah 429 peserta didik dalam satu tingkatan kelas XI. Dengan menggunakan correlation sperman?s penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan dari AF dengan MFT menggunakan instrumen angket aktivitas fisik harian (Daily Physical Activity) dan menggunakan tes Multistage Fitnes Test (MFT). Nilai signifikansi dari AF dengan MFT memiliki besar 0,000<0,05 yang bisa dikatakan Ha diterima dan H0 ditolak. Nilai koefisien correlation sebesar 0,415 menunjukkan nilai yang positif dengan besar hubungan antara AF dan MFT sebesar 17,2%. Kata Kunci : Aktivitas Fisik, Kebugaran Jasmani Abstract Education process continues in a lifetimes in order to gain the objectives of education. The education objectives is not only dealing with the development of knowledge and information directly in the various learning experiences through the physical activities. The highest objective of education is the positive personality and nobly morality development by preserving good characteristic. The impact of present science and technology development become the measuring rod in the education field especially in physical education, health and recreation. Human force often replaced by technology development which causing many people do less movement activities. Daily physical activities is considered enough by doing minimum 30-90 minutes in a day with the intensity 3-7 days in a week. This research was included in population research with non-experiment type and with the number of 429 students in one level of XI grades. By using correlation sperman?s, this research was conducted to know the relationship between AF and MFT using daily physical activity questionnaire as the instrument and using Multistage Fitnes Test (MFT). The significance value of AF and MFT was 0,000<0,05 which can be stated that Ha was accepted and H0 was unaccepted. Correlation coefficient value which was 0,415 shows the positive value with the amount of relationship between AF and MFT as much as 17,2%. Keywords : Physical Activity, Physical Vitality.
HUBUNGAN ANTARA AKTIVITAS SEDENTARI DENGAN KEBUGARAN JASMANI (STUDI PADA PESERTA KELAS VII DIDIK SMP NEGERI 1 NGIMBANG) AGUNG LAKSONO, BAYU
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 7, No 3 (2019)
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Aktivitas sedentari merupakan aktivitas duduk atau berbaring seseorang dalam kesehariannya, baik di tempat kerja, di rumah dan di transportasi, tetapi tidak dalam waktu tidurnya. Perilaku seperti itu lebih sering dijumpai pada anak-anak atau remaja yang kini dimanjakan oleh perkembangan teknologi. Perilaku sedentari pada anak-anak atau remaja sering diikuti dengan konsumsi snack yang lebih tinggi dan pengeluaran energi yang rendah, dimana hal itu bisa mengganggu kebugaran jasmani. Untuk mempertahankan kebugarannya, anak-anak atau remaja dituntut untuk teratur dalam beraktivitas atau berolahraga dan mengonsumsi makanan yang diperlukan oleh tubuh, dengan begitu akan mendapatkan kebugaran yang diinginkan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara aktivitas sedentari dengan kebugaran jasmani dan seberapa besar sumbangan aktivitas sedentari terhadap kebugaran jasmani. Jenis penelitian ini adalah penelitian non-eksperimen menggunakan desain penelitian korelasional dengan model sebab akibat dan instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner aktivitas sedentari remaja untuk mengetahui seberapa lama aktivitas sedentari yang dilakukan selama satu minggu dan Multistage Fitness Test (MFT) untuk mengukur tingkat kebugaran jasmani peserta didik. Sampel yang digunakan sebanyak 53 peserta didik dengan teknik pengambilan sampel cluster random sampling. Analisis penelitian ini menggunakan SPSS versi 25.0 dengan uji korelasi gamma. Dari hasil pengolahan data yang menggunakan teknik analisis data uji korelasi gamma didapatkan hasil penelitian yang menunjukkan bahwa nilai sig 0,689 > sig 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak ada hubungan yang signifikan antara aktivitas sedentari dengan kebugaran jasmani. Berdasarkan hasil dari perhitungan value 0,087 dapat diartikan bahwa sumbangan aktivitas sedentari terhadap kebugaran jasmani sebesar 8,7%. Kata kunci: aktivitas sedentari, kebugaran jasmani, peserta didik Abstract Sedentary activity is the one?s sitting and laying down activity in their daily, either in working place, in home, or in transportation, but not in their sleeping time. This behavior is commonly seen in the children or teenagers who were spoiled with the technology development. Sedentary behavior in children and teenager was mostly followed by higher snack consumption and lower energy usage, where it can distract the physical fitness. To maintain the vitality, children and teenager are demanded to do activity or sport regularly and consume the food needed by the body, so the desired fitness result will be obtained. The aim of this research were to know the relationship between sedentary activity with physical fitness and how much it contributes to the physical fitness. This research?s type was non-experiment using correlational research design with cause-effect model and teenager sedentary activity questionnaire as the instrument used in this research in order to know how long the sedentary activity that were done within a week is, moreover the Multistage Fitness Test (MFT) was also applied to measure the level of students? physical vitality. The sample of this research was 53 students with random sampling cluster as the sampling technique. The analysis of this research was SPSS version 25 with gamma correlation test. Based on the data tabulation using gamma correlation data test analysis technique, the result was obtained which shows that the value was sig 0,689 > sig 0,05, thus it can be concluded that there was no significant relationship between sedentary activity and physical fitness. Based on the calculation result, the value of 0,087 can be interpreted that the sedentary activity contribution to physical fitness was 8,7%. Keywords: sedentary activity, physical fitness, students
PENGARUH MEDIA AUDIO VISUAL (VIDEO) PADA PEMBELAJARAN PUKULAN SERVIS PANJANG FOREHAND PADA BULU TANGKIS DAMAR WIJAYA, SATRIA
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 7, No 3 (2019)
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Hasil observasi belajar servis panjang forehand bulu tangkis pada siswa kelas VI tahun ajaran 2017-2018 di salah satu SD Negeri yang berada di Kabupaten Sidoarjo, masih banyak yang kurang dalam cara melakukan servis panjang forehand dan penilaian hasil praktik servis panjang forehand karena hasilnya masih di bawah Kriteria Ketuntasan Belajar (KKB) yaitu 70. Hal tersebut karena siswa yang kurang mampu melaksanakan servis panjang forehand yang baik dan benar, sehingga hasil dari penilaian bulu tangkis mereka masih kurang memuaskan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa pengaruh penggunaan media audio visual pada pembelajaran pukulan servis panjang forehand pada siswa kelas VI SD Negeri Pabean 2 Sidoarjo. Populasi penelitian adalah siswa kelas VI SD Negeri Pabean 2 Sidoarjo tahun ajaran 2018-2019. Di penelitian ini menggunakan simple random sampling yaitu seluruh siswa kelas VI SD Negeri Pabean 2 Sidoarjo dengan jumlah 53 orang yang terbagi dalam 2 kelas, setelah itu menentukan sebuah kelas dengan cara acak dari dua kelas yang terdapat pada kelas VI dan menjadikan kelas penelitian atau eksperimen yang berjumlah 28 siswa. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan jenis penelitian eksperimen semu, serta pendekatan kuantitatif. Rancangan yang diteliti menggunakan One Group Pretest Posttest Design. Perlakuan yang diberikan adalah pembelajaran servis panjang forehand bulu tangkis yang berdurasi 4 jam pembelajaran dan di luar penelitian, peneliti menambahkan tambahan perlakuan 2 jam di ekstrakurikuler yang berlangsung di hari minggu. Teknik pengumpulan data menggunakan tes servis panjang forehand yang dilakukan 2 kali yaitu saat tes awal (pretest) dan tes akhir (posttest). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh media audio visual (video) pada pembelajaran servis panjang forehand bulu tangkis kelas VI di SD Negeri Pabean 2 Sidoarjo. Hal ini dibuktikan dengan menggunakan uji-t, taraf signifikansi 0,05 dengan nilai t test 2,924 > t tabel 1,703, yang menunjukkan hipotesis alternatif diterima. Nilai rata-rata post-test sebesar 4,21 > 2,71 nilai rata-rata pre-test. Hal ini terbukti pula dengan adanya perhitungan persentase peningkatan sebesar 55 %. Dengan demikian dapat di jelaskan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan penggunaan media audio visual (video) terhadap hasil belajar servis panjang forehand bulu tangkis pada siswa kelas VI SD Negeri Pabean 2 Sidoarjo. Kata kunci: servis forehand, bulu tangkis, media, audio visual Abstract The observation showed that the results of the sixth graders? long forehand badminton service learning in one of the state elementary schools in Sidoarjo 2017-2018 academic year were still under the average, regarding the minimum learning criteria or KKB (Kriteria Ketuntasan Belajar); which was 70. This was caused by their lack of ability in doing the long forehand badminton service appropriately. Therefore, this present study is aimed to find out how the use of audio-visual (video) media affects the result of the long forehand badminton service-learning of the sixth graders in SD Negeri Pabean 2 Sidoarjo. The population of this study was the 6th graders of SD Negeri Pabean 2 Sidoarjo 2018-2019 academic year. The sample was chosen by the researcher through a simple random sampling method involving two VI-grade classes consisting of a total of 53 students. The 28 students were finally selected to be the experimental class. This study is a quasi-experimental study that had been conducted by using a quantitative approach. Moreover, the One Group Pretest Posttest Design was chosen as the research design and the treatment given was the long forehand service-learning conducted within 4 hours of learning. The extra 2 hours of learning was also given by the researcher in the badminton extracurricular on Sunday. The data were collected through a pre-test and post-test on long forehand badminton service that had been done by each of the students. The results showed the use of audio-visual media (video) gives a significant influence on the students? long forehand badminton service learning in SD Negeri Pabean 2 Sidoarjo. It can be proven by the result of the t-test; a significant level of 0.05 with a t-test value of 2.924> t table 1.703, indicating an alternative hypothesis is accepted. The post-test average value is 4.21 > 2.71 pre-test average value. Furthermore, this finding is also proven by the calculation of the percentage increase in the amount of 55%. Finally, it can be concluded that the use of audio-visual media can significantly promote the result of the students? learning in long forehand badminton service, especially the sixth graders? of SDN Pabean 2 Sidoarjo. Keywords: forehand service, badminton, media, audio visual
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA TALI TERHADAP HASIL BELAJAR LOMPAT JAUH GAYA JONGKOK DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI, OLAHRAGA, DAN KESEHATAN (STUDI PADA SISWA KELAS VII SMPN 1 MOJOKERTO, MOJOKERTO) AWA KHOLIQULHUDA, RICHI
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 7, No 3 (2019)
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Media pembelajaran merupakan alat bantu untuk pembelajaran agar dapat digunakan untuk merangsang perhatian, pikiran, dan kemampuan, sehingga dapat terjadinya proses belajar. Dengan media pembelajaran siswa akan lebih aktif dan mendorong terjadinya proses belajar mengajar. Rumusan masalah yang ingin diteliti yaitu mengenai ada atau tidaknya pengaruh penggunaan media tali dan besarnya pengaruh penggunaan media tali terhadap hasil belajar lompat jauh gaya jongkok dalam pembelajaran PJOK. Tujuan penelitian ini adalah untuk mencari jawaban atas rumusan masalah tersebut yaitu mengetahui adanya pengaruh penggunaan media tali terhadap hasil belajar lompat jauh gaya jongkok. Jenis penelitian ini menggunakan eksperimen semu (quasi experiment) dengan pendekatan kuantitatif. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah The Static Pretest-Posttest Control Group Design Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII SMPN 1 Mojokerto dengan jumlah total 925 siswa. Sedangkan yang menjadi sampel penelitian adalah kelas VII G dan VII F yang berjumlah 30 siswa. Cara memperoleh data dengan cara melakukan pre-test , perlakuan dan post-test yang dilakukan 4 kali pertemuan. Berdasarkan hasil analisa menggunakan aplikasi komputer SPSS (Statistical Package for the Social Sciences) diketahui hasil analisis yaitu diperoleh hasil thitung sebesar 2.314 dengan taraf signifikasi 0,024. Diketahui juga nilai ttabel sebesar 2.051 dengan taraf signifikan 0,05. Kemudian penghitungan uji t nilai signifikan pada thitung (0,00) < ttabel (0,05) yang berarti Ha dapat diterima dan terdapat pengaruh yang signifikan terhadap penggunaan media tali terhadap hasil belajar lompat jauh gaya jongkok di SMPN 1 Mojokerto. Besarnya persentase peningkatan pada hasil belajar lompat jauh gaya jongkok kelas VII G kenaikan sebesar 43.00% dan pada kelas VII F kenaikan sebesar 29.00%. Dari hasil perhitungan diatas dapat ditarik kesimpulan bahwa ada pengaruh penggunaan media tali terhadap hasil belajar lompat jauh gaya jongkok pada siswa kelas VII SMPN 1 Mojokerto. Kata kunci : Media, Tali, Lompat Jauh, Gaya Jongkok, Hasil Belajar. ABSTRACT Learning media is a tool for teaching and learning process so that it can be used to stimulate thoughts, attention, feelings and abilities so that it can encourage the learning process. With learning media student will be more active, cheerful and encourage teaching and learning. This research uses quasi experiments with a quantitative approach. The research design that used in this study was The Static Pretest-Posttest Control Group Design. While the research samples were class VII G and VII F which numbered 30 students. Based on the results of the analysis using SPSS computer application (Statistical Package for the Social Sciences), the results of tcount is 2.314 with a significance level of 0.024. It is also known that the table value is 2.051 with a significant level of 0.05. Then the calculation of the t-test is a significant value on tcount (0.00) <ttable (0.05) which means that Ha can be accepted and there is a significant effect on the use of rope media on the learning outcomes of squat style long jumps at Mojokerto 1 Junior High School. The percentage increase in the learning outcomes of long jump squat style class VII G increases by 43.00% and in class VII F increases by 29.00%. From calculation result above, it can be concluded that there is an influences using rope media to long jump squat style learning outcomes in grade VII student Junior High School 1 Mojokerto. Keywords: Media, Rope, Squat Style, Long Jump, Learning Result.
HUBUNGAN KEBUGARAN JASMANI TERHADAP TINGKAT KONSENTRASI PESERTA DIDIK (STUDI PADA PESERTA DIDIK SMP NEGERI 1 GONDANG MOJOKERTO) PERMANA PUTRA, ERWIN
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 7, No 3 (2019)
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pendidikan jasmani merupakan salah satu bagian penting dari sebuah proses pendidikan secara keseluruhan yang diselenggarakan di setiap satuan pendidikan, tujuan pendidikan jasmani bukan hanya mengembangkan ranah jasmani, tetapi juga mengembangkan aspek kesehatan, kebugaran jasmani, keterampilan berpikir kritis, stabilitas emosional, keterampilan sosial, penalaran dan tindakan moral melalui kegiatan aktivitas jasmani dan olahraga. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui ada atau tidaknya hubungan antara kebugaran jasmani dengan konsentrasi peserta didik di SMP Negeri 1 Gondang, Mojokerto, dengan jumlah sampel sebanyak 258 peserta didik. Jenis penelitian ini adalah non eksperimen dengan variabel bebas yaitu kebugaran jasmani dan variabel terikat yaitu konsentrasi peserta didik, penelitian ini menggunakan instrumen multistage fitness test untuk mengukur kebugaran jasmani dan grid concentration test untuk mengukur tingkat konsentrasi pada peserta didik. Perhitungan data yang diperoleh dianalisa menggunakan pendekatan statistik kuantitatif. Berdasarkan hasil analisis data menggunakan perangkat lunak SPSS, peneliti menyimpulkan bahwa ada hubungan antara kebugaran jasmani dengan tingkat konsentrasi peserta didik di SMP Negeri 1 Gondang, Mojokerto, dengan nilai signifikansi sebesar 0,01 dan koefisien korelasi sebesar 0,21 yang berarti memiliki keeratan yang lemah, sehingga dapat dihitung koefisien determinasinya sebesar 4,4% artinya besarnya kontribusi variabel kebugaran jasmani terhadap konsentrasi adalah sebesar 4,4%. Kata Kunci : kebugaran jasmani, konsentrasi, peserta didik Abstract Physical education is one of the important parts of the whole education process which is conducted in each of education institution. The aim of physical education is not only improving physical aspect but also improving health, physical fitness, critical thinking skill, emotional stability, social skill, intellectuality, and morality behavior aspects through physical and sports activities. The aim of this research was to know whether or not there was correlation between physical fitness and learners? of Gondang 1 State Junior High School, Mojokerto concentration level, with the number of 258 learners as the sample. This research was non experiment research with physical fitness as free variable and learners? concentration level as control variable. This research used multistage fitness test as the instrument to measure physical fitness and grid concentration test as the instrument to measure the level of learners? concentration. Data tabulation which was gotten was analyzed using quantitative statistic approach. Based on the data analysis using SPSS software, researcher concluded that there were correlation between physical fitness and concentration level of Gondang 1 State Junior High School, Mojokerto learners, with the significance value as much as 0,01 and the amount of correlation coefficient was 0,21 which means that it had the weak closeness. Thus, its determination coefficient can be counted as much as 4,4% which means that the amount of physical fitness variable contribution to the concentration was 4,4%. Keywords: physical fitness, concentration, learners
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF STUDENT TEAMS-ACHIEVEMENT DIVISION (STAD) TERHADAP HASIL BELAJAR PASSING SEPAK BOLA (STUDI PADA SISWA KELAS V SDN KARANGLANGIT LAMONGAN) FAJAR TRI ANGGORO, MOCHAMMAD
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 7, No 3 (2019)
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Hasil observasi di SDN Karanglangit menunjukkan kurangnya aspek kerjasama, keterampilan dan pengetahuan tentang passing sepak bola. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya pengaruh penerapan model Student Teams-Achievement Division (STAD) terhadap hasil belajar passing sepak bola. Jenis penelitian ini menggunakan deskriptif kuantitatif. Data yang digunakan dari hasil pretest dan posttest. Hasil penelitian ini dapat diketahui terdapat pengaruh yang signifikan. Berdasarkan hasil yang menunjukan nilai thitung sebesar -9.997 dengan nilai signifikan 0.00, nilai ttabel sebesar 2.064 dengan nilai signifikan a=0.05. artinya apabila nilai t-hitung>t-tabel maka dapat dikatakan hipotesis yang diajukan diterima atau terdapat pengaruh yang signifikan. Model pembelajaran kooperatif Student Teams-Achievement Division (STAD) memberikan peningkatan sebesar 69% terhadap hasil belajar passing sepak bola. Kata Kunci: hasil belajar, Student Teams-Achievement Division (STAD), passing Abstract Based on the observation at Karanglangit Elementary School, it revealed that there is lack of cooperation, skills and knowledge about football passing. The purpose of this study was to determine the effect of applying the Student Teams-Achievement Division (STAD) model to the results of learning passing in football. This research employed quantitative descriptive method. The data were departing from the results of the pretest and posttest. The results of this study revealed a significant. The results showed the tvalue of -9,997 with a significant value of 0.00, the ttable value of 2,064 with a significant value of a=0.05. If the value of t-count> t-table, it can be said that the proposed hypothesis was accepted or there was a significant influence. The Student Teams-Achievement Division (STAD) cooperative learning model provided an increase of 69% in football passing learning outcomes. Keywords: learning outcomes, Student Teams-Achievement Division (STAD), passing
PENGARUH MEDIA PEMBELAJARAN TERHADAP HASIL BELAJAR LAY UP DALAM PERMAINAN BOLA BASKET PADA KELAS VIII SMPN 2 TANGGULANGIN FAIZUL MUTTAQIN, ACHMAD
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 7, No 3 (2019)
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan disini sebagai pembelajaran melalui aktifitas jasmani yang di model untuk menjaga kebugaran jasmani, keterampilan gerak peserta didik, pengetahuan olahraga, perilaku hidup sehat, sikap sportif dan kecerdasan emosi. Media adalah bentuk-bentuk komunikasi baik tercetak maupun audio visual serta peralatannya. media merupakan alat bantu yang sangat bermanfaat bagi para peserta didik dan pendidik dalam proses belajar mengajar. Karena dalam media pembelajaran terdapat media tradisional seperti papan tulis, buku pegangan, bagan, slide, video atau film yang memungkinkan dapat mengimplementasikan pengajaran dan memfasilitasi prestasi siswa terhadap sasaran atau tujuan pembelajaran.Tujuan penelitian ini Mengetahui besarnya pengaruh media pembelajaran terhadap hasil belajar lay up shoot dalam permainan bola basket di SMPN 2 Tanggulangin. Pada penelitian ini menggunakan metode Eksperimen semu (quasi exsperimental) dengan desain One Group Pretest-Posttest Design. Sampel dalam penelitian eksperimen ini berjumlah 32 siswa dengan pengambilan data berupa tes pengetahuan dan tes keterampilan.Berdasarkan hasil analisis Statistical Product and Service Solution (SPSS) 25. Dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh media pembelajaran terhadap hasil belajar lay up dalam permainan bola basket, dibuktikan dengan perhitungan presentase pengaruh yaitu pada aspek pengetahuan sebesar 21.83%, dan aspek keterampilan 41.1%. Kata Kunci: media pembelajaran, lay up, bola basket Abstract Physical education here as learning through physical activities that are modeled to maintain physical fitness, learners movement skills, sports knowledge, healthy life behaviors, sportsmanship and emotional intelligence. Media is a form of communication whether audiovisual and its tools. Media is a helpful tool for students and the teacher in the learning process. Besides, in learning media, there are traditional media such as blackboard, student worksheet, slides, video or movie which possible can be implemented in the teaching and learning process and facilitating students? achievement to pass the learning objectives. This research aims to know how big the influence on learning media on lay-up shooting students? outcomes in basketball at junior high school 2 Tanggulangin. This research used quasi-experimental and One Group Pretest-Posttest Design. The sample in this research is 32 students. The data collection technique used is a knowledge and skill test. Based on the analysis result Statistical Product and Service Solution (SPSS)25, It can be concluded that there is influence learning media on lay-up students? outcomes in basketball. It is showed 21.83 % on the knowledge aspect and 41.1% in skill aspect. Keywords: learning media, lay up, basketball.

Page 100 of 109 | Total Record : 1082