cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Prestasi Olahraga
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Health,
Arjuna Subject : -
Articles 408 Documents
KONTRIBUSI TINGGI BADAN, PANJANG LENGAN, KESEIMBANGAN, KONSENTRASI DAN PERSEPSI KINESTETIK TERHADAP KETEPATAN SHOOTING PADA OLAHRAGA PETANQUE WARTA KUSUMA CUCU PRAD, SYAHRUDIN; , NURKHOLIS
Jurnal Prestasi Olahraga Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Jurnal Prestasi Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Petanque adalah olahraga yang dimainkan diatas bidang tanah yang rata menggunakan boules dengan prinsip mendekatkan ke jack dan menjauhkan boules lawan dan dilakukan dari dalam lingkaran. Petanque mempunyai dua teknik, yaitu pointing dan shooting. Pointing adalah teknik mendekatkan boules ke target. Shooting adalah menembak boules lawan. Dalam melakukan shooting dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti faktor fisik, teknik, taktik dan mental. Faktor ini merupakan indikator keberhasilan prestasi seorang atlet.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berapa besar sumbangan dari tinggi badan, panjang lengan, keseimbangan, konsentrasi dan persepsi kinestetik terhadap ketepatan shooting. Dengan diketahui besar sumbangan masing-masing, maka sebagai pelatih kita mampu mengetahui karakter dan metode latihan yang harus diterapkan. Hasil dari penelitian ini diharpakan mampu menambah wawasan para pelaku petanque di Jawa Timur. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis korelasional dan menggunakan metode deskriptif, karena menggambarkan berapa besar sumbangan dari masing ? masing variabel. Data dari penelitian ini diolah dengan menggunakan aplikasi SPSS Windows Release 20. Data dari penelitian ini diambil dari 15 atlet petanque di Jawa Timur.Dari data yang sudah diolah, secara keseluruhan memberikan kontribusi sebesar 64,2 %. Sumbangan terbesar adalah variabel tinggi badan dengan nilai 45,1% dan sumbangan kedua yaitu variabel konsentrasi dengan nilai 26,5%. Sedangkan ketiga variabel lainnya mempunyai nilai negatif, yaitu keseimbangan dengan nilai -0,5%, persepsi kinestetik dengan nilai -0,9%, dan panjang lengan dengan nilai -5,9%. Kata Kunci: Tinggi Badan, Panjang Lengan, Keseimbangan, Konsetrasi, Persepsi Kinestetik, Ketepatan, Shooting, Petanque.
SURVEI KETEPATAN PASSING BAWAH DI PBV PETROKIMIA GRESIK REZA PAHLEVI, MUHAMMAD; , MUHAMMAD
Jurnal Prestasi Olahraga Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Jurnal Prestasi Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Passing bawah merupakan teknik dasar yang penting untuk dikuasai pemain bolavoli. Tujuannya yaitu untuk mengetahui seberapa besar kemampuan atlet melakukan ketepatan passing bawah di PBV Petrokimia Gresik junior. Penelitian ini merupakan metode penelitian kuantitatif. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 12 atlet putri. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan rumus index persentase. Data hasil tes passing bawah arah kanan dari 12 atlet, 2 atlet mendapatkan skor 7-8 sehingga diperoleh hasil persentase sebesar 16.7% dalam kategori baik, 7 atlet mendapatkan skor 5-6 sehingga diperoleh hasil persentase sebesar 58.3% dalam kategori cukup, 3 atlet mendapatkan skor 3-4 sehingga diperoleh hasil persentase sebesar 25% dalam kategori kurang hal ini disebabkan ketiga atlet tersebut belum begitu menguasai ketrampilan passing bawah, serta tidak ada atlet yang mendapatkan skor 9-10 dan 1-2 sehingga diperoleh hasil persentase sebesar 0% dalam kategori sangat baik untuk skor 9-10 dan sangat kurang untuk skor 1-2. Data hasil tes passing bawah arah kiri dari 12 atlet, 1 atlet mendapatkan skor 9-10 sehingga diperoleh hasil persentase sebesar 8.3% dalam kategori sangat baik, 2 atlet mendapatkan skor 7-8 sehingga diperoleh hasil persentase sebesar 16.7% dalam kategori baik, 6 atlet mendapatkan skor 5-6 sehingga diperoleh hasil persentase sebesar 50% dalam kategori cukup, 3 atlet mendapatkan skor 3-4 sehingga diperoleh hasil persentase sebesar 25% dalam kategori kurang hal ini disebabkan ketiga atlet tersebut belum begitu menguasai ketrampilan passing bawah dan tidak ada atlet yang mendapatkan skor 1-2 sehingga diperoleh hasil persentase sebesar 0% dalam kategori sangat kurang. Berdasarkan hasil analisis data, maka dapat disimpulkan bahwa: Hasil tes passing bawah arah kanan yang dominan dalam kategori cukup yaitu 7 atlet yang mendapatkan skor 5-6 dan jika dipersentasekan sebesar 58.3%. Sedangkan hasil tes passing bawah arah kiri yang dominan dalam kategori cukup yaitu 6 atlet yang mendapatkan skor 5-6 dan jika dipersentasekan sebesar 50%. Kemampuan atlet melakukan ketepatan passing bawah arah kanan dan arah kiri di PBV Petrokimia Gresik junior adalah dalam kategori cukup baik. Kata kunci : ketepatan, passing bawah, dan PBV ABSTRACT Passing down is an important technique which is dominated by volleyball player. The goal is to know as much as athletes ability doing passing down accuracy in Junior PBV Petrokimia Gresik. This research is a quantitative research method. The subjects in this research are 12 female athletes. Data analysis uses the index percentage formula. The results of passing down in the right side from 12 athletes, 2 athletes got score 7-8 or 16.7% in good category, 7 athletes got score 5-6 or 58.3% in enough category, 3 athletes got score 3-4 or 25% in less category. The due of this problem is because three of them are not dominating passing down skill yet. So, we got 0% result in very good category for 9-10 score and less for 1-2 score. Test results of passing down in the left side from 12 athletes, 1 athlete got score 9-10 or 8.3% in very good category, 2 athletes got score 7-8 or 16.7% in good category, 6 athletes got score 5-6 or 50% in enough category, 3 athletes got score 3-4 or 25% in less category. The due of this problem is because three of them are not dominating passing down skill yet and no athletes who got score 1-2 or 0% in less category. Based on the results of the analysis of the data, then it can be concluded that: test result of passing down in the right side is 7 athletes who got score 5-6 or 58.3%. While the results of passing down in the left side is 6 athletes who got score 5-6 or 50%. So, the ability of the athletes to passing down accuracy in the right and the left side in Junior PBV Petrokimia Gresik is good enough. Keywords: accuracy, passing down, and PBV
ANALISIS PASSING PERTANDINGAN FUTSAL TIM PUTRI UPI ANTAM BANDUNG DAN TIM COSMIR UNJ PADA LIGA PROFESIONAL INDONESIA 2016 PUTRI WULANDARI, DEVI; FARUK, MOHAMMAD
Jurnal Prestasi Olahraga Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Jurnal Prestasi Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Olahraga adalah suatu aktifitas fisik yang dihasilkan dari suatu olahan gerak dari anggota tubuh yang menghasilkan keringat dan dapat menyehatkan tubuh. Olahraga yang benar dan teratur akan menghasilkan manfaat yang sangat dibutuhkan bagi tubuh. Banyak macam-macam olahraga yang sudah dikenal oleh kalangan masyarakat luas. Umumnya olahraga futsal yang pada saat ini sedang mengalami perkembangan yang sagat pesat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui berapa banyak long pass dan short pass yang dilakukan. Mengetahui perbandingan long pass dan short pass pertandingan Futsal Tim Putri Upi Antam Bandung dan Tim Cosmir UNJ Pada Liga Profesional Indonesia 2016 dalam satu pertandingan. Metode dalam penelitian ini dengan pendekatan deskriptif dengan cara mengamati vidio pertandingan Futsal Tim Putri Upi Antam Bandung dan Tim Cosmir UNJ Pada Liga Profesional Indonesia 2016 dalam satu pertandingan di stadion Bung Tomo Surabaya. Hasil dari Tim Putri Upi Antam Bandung penelitian ini menunjukkan bahwa total pertandingan long pass 9%, Short pass 91% dalam satu pertandingan. Hasil dari Tim Cosmir UNJ penelitian ini menunjukkan bahwa total pertandingan long pass 34%, Short pass 66% dalam satu pertandingan. Keywords: Knowledge, Futsal, Long Pass, Short Pass.
FAKTOR FAKTOR PENYEBAB TERDEGRADASINYA PERSINGA NGAWI PADA KOMPETISI LIGA 2 INDONESIA TAHUN 2017 AGUNG PRASETYO, LUKMAN; SYAFII, IMAM
Jurnal Prestasi Olahraga Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Jurnal Prestasi Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Kegiatan fisik dapat dilakukan dengan olahraga salah satunya adalah sepak bola dengan tujuan pencapaian kebugaran, potensi-potensi jasmani, dan peningkatan prestasi yang diinginkan. pencapaian prestasi dalam sepak bola harus memerhatikan faktor dalam meningkatkan prestasi, diantaranya yaitu seluruh tim harus melaksanakan tugas dan fungsinya dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan informasi dan mengetahui faktor-faktor yang berpengaruh terhadap penurunan prestasi dalam sepak bola. Sasaran penelitian ini adalah semua elemen yang tergabung dalam tim persinga ngawi. metode penelitian yang digunakan dalam analisis adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif, sedangkan dalam pengumpulan data menggunakan teknik pengamatan dan wawancara. Hasil penelitian yang dilakukan terhadap faktor penentu terdegradasinya tim persinga ngawi yaitu sarana dan prasarana yang kurang baik, keterlaksaan program kurang maximal, proses rekrutmen pemain, regulasi dari PSSI. Kata kunci : Faktor-faktor, terdegradasi, Persinga Ngawi.
EVALUASI PEMBINAAN CLUB ATLETIK PT PETROKIMIA GRESIK SABRIYANTI PUTRI, PRAMADHONA; MINTARTO, EDY
Jurnal Prestasi Olahraga Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Jurnal Prestasi Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pembinaan club atletik PT Petrokimia Gresik dengan cara mengetahui struktur organisasi, rekrutmen atlet, pelatih, dan asisten pelatih, sarana dan prasarana, pendanaan, dan prestasi. Sasarana penelitian ini adalah club atletik PT Petrokimia Gresik yang meliputi: pengurus, pelatih, asisten pelatih, atlet, dan wali atlet. Analisis yang digunakan bersifat kualitatif. Jenis penelitian ini termasuk ke dalam penelitian deskriptif kualitatif. Metode yang digunakan adalah SWOT (strength, weakness, opportunity, threat). Sumber data penelitian diperoleh dari hasil wawancara dengan pengurus, pelatih, asisten pelatih, atlet, dan orang tua wali atlet club atletik PT Petrokimia Gresik. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian dapat diketahui, (1) kekuatan (strength) meliputi: sarana dan prasarana yang memadai, memiliki pelatih berlisensi IAAF, (2) kelemahan (weakness) meliputi: kurang adanya kaderisasi atlet karena minimnya event yang diadakan, kurangnya motivasi atlet untuk berprestasi, kurangnya minat berlatih atlet, pembinaan yang berdiri sendiri oleh perusahaan, (3) peluang (opportunity) meliputi: pembinaan yang mendukung atlet untuk event kejuaraan hingga tingkat internasional, peluang mencetak atlet yang berprestasi dengan pembibitan atlet yang lebih baik, peluang meraih prestasi yang lebih baik, (4) ancaman (threat) meliputi: latihan atlet yang tidak rutin, kurangnya pengawasan pengurus terhadap atlet dan pelatihKata Kunci : Biomekanika, Tolak peluru
PENGARUH LATIHAN SCULLING HIGH ELBOW TERHADAP TEKNIK RENANG GAYA BEBAS ATLET KU 4 HA AQUATIC SURABAYA RENDIYANTO, NAUFAL; MARSUDI, IMAM
Jurnal Prestasi Olahraga Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Jurnal Prestasi Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Olahraga renang menjadi salah satu olahraga populer di Indonesia, hal tersebut dapat dibuktikan dengan banyaknya klub atau pembinaan untuk usia dini hingga usia dewasa yang sudah mengarah pada prestasi. Pencapaian prestasi olahraga renang membutuhkan beberapa faktor dominan diantaranya adalah faktor fisik, teknik, taktik dan mental. Dalam olahraga renang terdapat beberapa macam gaya dan memiliki karakteristik yang berbeda, salah satunya adalah karakteristik renang gaya bebas. Gaya yang benarakan menghasilkan daya dorong yang jauh dengan demikian penggunaan teknik yang benarakan memberikan keuntungan bagi atlet. Beberapa model latihan untuk menguasai teknik renang gaya bebas adalah finger tip drag, 3 stroke and glide, glide rotate glide, underwater recovery, dan sculling high elbow. Dalam penelitian ini mengkaji tentang teknik renang gaya bebas atlet KU 4 HA Aquatic Surabaya dengan melakukan model latihan sculling high elbow. Latihan sculling high elbow merupakan model latihan yang fokus pada teknik renang. Latihan sculling yang berfokus pada pengulangan kayuhan lengan, gerakaan lengan yang efektif digunakan untuk meningkatkan kekuatan lengan dalam stroke. Latihan sculling memberikan cara yang praktis untuk berlatih sudut kayuhan, perkuat tangan, lengan bawah dan pergelangan tangan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada pengaruh latihan sculling high elbow terhadap kemampuan renang gaya bebas KU 4 HA Aquatic Surabaya dan besarnya pengaruh sculling high elbow terhadap kemampuan renang gaya bebas KU 4 HA Aquatic. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen dengan pendekatan kuantitatif. Penelitian ini dilakukan di HA Aquatic Surabaya dengan menggunakan pengambilan teknik purprosive sampling dan terkelompok sebanyak 10 subjek penelitian KU 4. Penelitian ini dilakukan selama 6 minggu dengan frekuensi 3 hari dalam seminggu yaitu hari senin, rabu dan sabtu dan diluar dari pre-test dan post-test. Setelah melakukan pre-test selanjutnya membagi kelompok dengan menggunkan teknik ordinal pairing dan dilanjutkan dengan pengambilan post-test. Hasil peneltian ini menggunakan bantuan aplikasi statistik SPSS 23 dengan hasil Sig. (2-tailed) 0,022 < 0,05 ada pada latihan sculling high elbow dan Sig. (2-tailed) 0,242 > 0,05 pada kelompok kontrol. Peningkatan presentase kelompok sculling high elbow dari pre-test ke post-test adalah 0,17% dan peningkatan presentase kelompok control dari pre-test keĀ­ post-test adalah 0,03%. Kesimpulannya adalah latihan sculling high elbow berpengaruh pada kemampuan renang gaya bebas KU 4 HA Aquatic Surabaya dan memiliki peningkatan sebesar 0,17%. Kata kunci: teknik renang, latihan sculling high elbow, renang gaya bebas.
ANALISIS KONDISI FISIK TIM FUTSAL JOMBLO FC U-23 PONOROGO AGASSI BARASAKTI, BRYAN; FARUK, MOHAMMAD
Jurnal Prestasi Olahraga Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Jurnal Prestasi Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kondisi fisik sangat dibutuhkan dalam setiap peningkatan prestasi atlet. Ini merupakan dasar yang harus diperhatikan untuk pencapaian prestasi yang maksimal. Karena hampir semua aktivitas gerak dalam olahraga selalu mengandung unsur-unsur kekuatan, durasi, kecepatan, dan gerak komplek yang memerlukan perluasan gerak persendian. Dalam permainan futsal, komponen kondisi fisik yang dominan adalah daya tahan (endurance), daya ledak otot tungkai (explosive power), kecepatan (speed) dan kelincahan (agility). Untuk itu dalam penelitian ini akan mengangkat judul ?Analisis Kondisi Fisik Tim Futsal Jomblo FC Ponorogo?, yang mana komponen kondisi fisik yang diukur adalah mengukur kekuatan otot tungkai, mengukur kelentukan, mengukur kecepatan, mengukur daya tahan aerobic dan mengukur kelincahan. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui rata-rata tingkat kekuatan otot tungkai, kelentukan, kecepatan, daya tahan aerobic dan kelincahan pemain Tim Futsal Jomblo FC Ponorogo. Metode dalam analisis ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif, sedangkan proses pengambilan data dilakukan dengan melakukan tes kekuatan otot tungkai, kelentukan, kecepatan, daya tahan aerobic dan kelincahan. Sasaran penelitian ini adalah pemain Tim Futsal Jomblo FC Ponorogo sebanyak 14 orang. Berdasarkan hasil analisis maka, dapat diambil kesimpulan yaitu: bahwa tim Futsal Jomblo FC Ponorogo mempunyai rata-rata tingkat kekuatan otot tungkai sebesar 130,07 kg berkategori cukup/sedang, rata-rata tingkat kelentukan sebesar 36,71 cm berkategori sangat baik, rata-rata tingkat kecepatan sebesar 4,69 detik berkategori cukup/sedang, rata-rata tingkat daya tahan aerobic sebesar 38,96 mL/kg/min atau Level (Tingkatan) 7 Balikan 7 berkategori kurang, dan rata-rata tingkat kelincahan sebesar 41,36 kali berkategori kurang. Kata Kunci: Analisis, Kondisi Fisik, Futsal.Physical conditions are needed in order to improve athlete?s performance. This is the basis that must be considered for maximum achievement. Because almost all of motion activities in sports always contain elements of strength, duration, speed, and motion that require complex expansion of joint motion. In futsal games, the components of the dominant physical condition are endurance, explosive power, speed and agility. Therefore, in this study the title "Analysis of the Physical Condition of the Jombo FC U-23 Ponorogo Futsal Team", which is component of the physical condition measured is measuring leg muscle strength, measuring flexibility, measuring speed, measuring aerobic endurance and measuring agility.The aim of the study was to determine the average level of leg muscle strength, flexibility, speed, aerobic endurance and agility of the Jomblo FC U-23 Ponorogo Futsal Team. The method in this analysis uses quantitative descriptive method, while the data collecting process is done by carrying out tests of leg muscle strength, flexibility, speed, endurance aerobic and agility. The target of this study was 14 players from the Jomblo FC U-23 Ponorogo Futsal Team.Based on the results of the analysis, it can be concluded that: Jombo FC U-23 Ponorogo Futsal team has the average level of limb muscle strength of 130.07 kg in sufficient / moderate category, the average level of determination of 36.71 cm is categorized very good, the average speed level of 4.69 seconds is sufficient / moderate, the average aerobic endurance level of 38.96 mL / kg / min or Level 7 turn it over 7 is categorized as less, and the average level of agility is 41.36 times in less category. Keywords: Analysis, Physical Condition, Futsal.
ANALISIS KONDISI FISIK TIM FUTSAL JOMBLO FC U-23 PONOROGO AGASSI BARASAKTI, BRYAN; FARUK, MOHAMMAD
Jurnal Prestasi Olahraga Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Jurnal Prestasi Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kondisi fisik sangat dibutuhkan dalam setiap peningkatan prestasi atlet. Ini merupakan dasar yang harus diperhatikan untuk pencapaian prestasi yang maksimal. Karena hampir semua aktivitas gerak dalam olahraga selalu mengandung unsur-unsur kekuatan, durasi, kecepatan, dan gerak komplek yang memerlukan perluasan gerak persendian. Dalam permainan futsal, komponen kondisi fisik yang dominan adalah daya tahan (endurance), daya ledak otot tungkai (explosive power), kecepatan (speed) dan kelincahan (agility). Untuk itu dalam penelitian ini akan mengangkat judul ?Analisis Kondisi Fisik Tim Futsal Jomblo FC Ponorogo?, yang mana komponen kondisi fisik yang diukur adalah mengukur kekuatan otot tungkai, mengukur kelentukan, mengukur kecepatan, mengukur daya tahan aerobic dan mengukur kelincahan. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui rata-rata tingkat kekuatan otot tungkai, kelentukan, kecepatan, daya tahan aerobic dan kelincahan pemain Tim Futsal Jomblo FC Ponorogo. Metode dalam analisis ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif, sedangkan proses pengambilan data dilakukan dengan melakukan tes kekuatan otot tungkai, kelentukan, kecepatan, daya tahan aerobic dan kelincahan. Sasaran penelitian ini adalah pemain Tim Futsal Jomblo FC Ponorogo sebanyak 14 orang. Berdasarkan hasil analisis maka, dapat diambil kesimpulan yaitu: bahwa tim Futsal Jomblo FC Ponorogo mempunyai rata-rata tingkat kekuatan otot tungkai sebesar 130,07 kg berkategori cukup/sedang, rata-rata tingkat kelentukan sebesar 36,71 cm berkategori sangat baik, rata-rata tingkat kecepatan sebesar 4,69 detik berkategori cukup/sedang, rata-rata tingkat daya tahan aerobic sebesar 38,96 mL/kg/min atau Level (Tingkatan) 7 Balikan 7 berkategori kurang, dan rata-rata tingkat kelincahan sebesar 41,36 kali berkategori kurang. Kata Kunci: Analisis, Kondisi Fisik, Futsal.Physical conditions are needed in order to improve athlete?s performance. This is the basis that must be considered for maximum achievement. Because almost all of motion activities in sports always contain elements of strength, duration, speed, and motion that require complex expansion of joint motion. In futsal games, the components of the dominant physical condition are endurance, explosive power, speed and agility. Therefore, in this study the title "Analysis of the Physical Condition of the Jombo FC U-23 Ponorogo Futsal Team", which is component of the physical condition measured is measuring leg muscle strength, measuring flexibility, measuring speed, measuring aerobic endurance and measuring agility.The aim of the study was to determine the average level of leg muscle strength, flexibility, speed, aerobic endurance and agility of the Jomblo FC U-23 Ponorogo Futsal Team. The method in this analysis uses quantitative descriptive method, while the data collecting process is done by carrying out tests of leg muscle strength, flexibility, speed, endurance aerobic and agility. The target of this study was 14 players from the Jomblo FC U-23 Ponorogo Futsal Team.Based on the results of the analysis, it can be concluded that: Jombo FC U-23 Ponorogo Futsal team has the average level of limb muscle strength of 130.07 kg in sufficient / moderate category, the average level of determination of 36.71 cm is categorized very good, the average speed level of 4.69 seconds is sufficient / moderate, the average aerobic endurance level of 38.96 mL / kg / min or Level 7 turn it over 7 is categorized as less, and the average level of agility is 41.36 times in less category. Keywords: Analysis, Physical Condition, Futsal.
ANALISIS KONDISI FISIK TIM FUTSAL JOMBLO FC U-23 PONOROGO AGASSI BARASAKTI, BRYAN; FARUK, MOHAMMAD
Jurnal Prestasi Olahraga Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Jurnal Prestasi Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kondisi fisik sangat dibutuhkan dalam setiap peningkatan prestasi atlet. Ini merupakan dasar yang harus diperhatikan untuk pencapaian prestasi yang maksimal. Karena hampir semua aktivitas gerak dalam olahraga selalu mengandung unsur-unsur kekuatan, durasi, kecepatan, dan gerak komplek yang memerlukan perluasan gerak persendian. Dalam permainan futsal, komponen kondisi fisik yang dominan adalah daya tahan (endurance), daya ledak otot tungkai (explosive power), kecepatan (speed) dan kelincahan (agility). Untuk itu dalam penelitian ini akan mengangkat judul ?Analisis Kondisi Fisik Tim Futsal Jomblo FC Ponorogo?, yang mana komponen kondisi fisik yang diukur adalah mengukur kekuatan otot tungkai, mengukur kelentukan, mengukur kecepatan, mengukur daya tahan aerobic dan mengukur kelincahan. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui rata-rata tingkat kekuatan otot tungkai, kelentukan, kecepatan, daya tahan aerobic dan kelincahan pemain Tim Futsal Jomblo FC Ponorogo. Metode dalam analisis ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif, sedangkan proses pengambilan data dilakukan dengan melakukan tes kekuatan otot tungkai, kelentukan, kecepatan, daya tahan aerobic dan kelincahan. Sasaran penelitian ini adalah pemain Tim Futsal Jomblo FC Ponorogo sebanyak 14 orang. Berdasarkan hasil analisis maka, dapat diambil kesimpulan yaitu: bahwa tim Futsal Jomblo FC Ponorogo mempunyai rata-rata tingkat kekuatan otot tungkai sebesar 130,07 kg berkategori cukup/sedang, rata-rata tingkat kelentukan sebesar 36,71 cm berkategori sangat baik, rata-rata tingkat kecepatan sebesar 4,69 detik berkategori cukup/sedang, rata-rata tingkat daya tahan aerobic sebesar 38,96 mL/kg/min atau Level (Tingkatan) 7 Balikan 7 berkategori kurang, dan rata-rata tingkat kelincahan sebesar 41,36 kali berkategori kurang. Kata Kunci: Analisis, Kondisi Fisik, Futsal.Physical conditions are needed in order to improve athlete?s performance. This is the basis that must be considered for maximum achievement. Because almost all of motion activities in sports always contain elements of strength, duration, speed, and motion that require complex expansion of joint motion. In futsal games, the components of the dominant physical condition are endurance, explosive power, speed and agility. Therefore, in this study the title "Analysis of the Physical Condition of the Jombo FC U-23 Ponorogo Futsal Team", which is component of the physical condition measured is measuring leg muscle strength, measuring flexibility, measuring speed, measuring aerobic endurance and measuring agility.The aim of the study was to determine the average level of leg muscle strength, flexibility, speed, aerobic endurance and agility of the Jomblo FC U-23 Ponorogo Futsal Team. The method in this analysis uses quantitative descriptive method, while the data collecting process is done by carrying out tests of leg muscle strength, flexibility, speed, endurance aerobic and agility. The target of this study was 14 players from the Jomblo FC U-23 Ponorogo Futsal Team.Based on the results of the analysis, it can be concluded that: Jombo FC U-23 Ponorogo Futsal team has the average level of limb muscle strength of 130.07 kg in sufficient / moderate category, the average level of determination of 36.71 cm is categorized very good, the average speed level of 4.69 seconds is sufficient / moderate, the average aerobic endurance level of 38.96 mL / kg / min or Level 7 turn it over 7 is categorized as less, and the average level of agility is 41.36 times in less category. Keywords: Analysis, Physical Condition, Futsal.
ANALISIS KONDISI FISIK TIM FUTSAL JOMBLO FC U-23 PONOROGO AGASSI BARASAKTI, BRYAN; FARUK, MOHAMMAD
Jurnal Prestasi Olahraga Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Jurnal Prestasi Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kondisi fisik sangat dibutuhkan dalam setiap peningkatan prestasi atlet. Ini merupakan dasar yang harus diperhatikan untuk pencapaian prestasi yang maksimal. Karena hampir semua aktivitas gerak dalam olahraga selalu mengandung unsur-unsur kekuatan, durasi, kecepatan, dan gerak komplek yang memerlukan perluasan gerak persendian. Dalam permainan futsal, komponen kondisi fisik yang dominan adalah daya tahan (endurance), daya ledak otot tungkai (explosive power), kecepatan (speed) dan kelincahan (agility). Untuk itu dalam penelitian ini akan mengangkat judul ?Analisis Kondisi Fisik Tim Futsal Jomblo FC Ponorogo?, yang mana komponen kondisi fisik yang diukur adalah mengukur kekuatan otot tungkai, mengukur kelentukan, mengukur kecepatan, mengukur daya tahan aerobic dan mengukur kelincahan. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui rata-rata tingkat kekuatan otot tungkai, kelentukan, kecepatan, daya tahan aerobic dan kelincahan pemain Tim Futsal Jomblo FC Ponorogo. Metode dalam analisis ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif, sedangkan proses pengambilan data dilakukan dengan melakukan tes kekuatan otot tungkai, kelentukan, kecepatan, daya tahan aerobic dan kelincahan. Sasaran penelitian ini adalah pemain Tim Futsal Jomblo FC Ponorogo sebanyak 14 orang. Berdasarkan hasil analisis maka, dapat diambil kesimpulan yaitu: bahwa tim Futsal Jomblo FC Ponorogo mempunyai rata-rata tingkat kekuatan otot tungkai sebesar 130,07 kg berkategori cukup/sedang, rata-rata tingkat kelentukan sebesar 36,71 cm berkategori sangat baik, rata-rata tingkat kecepatan sebesar 4,69 detik berkategori cukup/sedang, rata-rata tingkat daya tahan aerobic sebesar 38,96 mL/kg/min atau Level (Tingkatan) 7 Balikan 7 berkategori kurang, dan rata-rata tingkat kelincahan sebesar 41,36 kali berkategori kurang. Kata Kunci: Analisis, Kondisi Fisik, Futsal.Physical conditions are needed in order to improve athlete?s performance. This is the basis that must be considered for maximum achievement. Because almost all of motion activities in sports always contain elements of strength, duration, speed, and motion that require complex expansion of joint motion. In futsal games, the components of the dominant physical condition are endurance, explosive power, speed and agility. Therefore, in this study the title "Analysis of the Physical Condition of the Jombo FC U-23 Ponorogo Futsal Team", which is component of the physical condition measured is measuring leg muscle strength, measuring flexibility, measuring speed, measuring aerobic endurance and measuring agility.The aim of the study was to determine the average level of leg muscle strength, flexibility, speed, aerobic endurance and agility of the Jomblo FC U-23 Ponorogo Futsal Team. The method in this analysis uses quantitative descriptive method, while the data collecting process is done by carrying out tests of leg muscle strength, flexibility, speed, endurance aerobic and agility. The target of this study was 14 players from the Jomblo FC U-23 Ponorogo Futsal Team.Based on the results of the analysis, it can be concluded that: Jombo FC U-23 Ponorogo Futsal team has the average level of limb muscle strength of 130.07 kg in sufficient / moderate category, the average level of determination of 36.71 cm is categorized very good, the average speed level of 4.69 seconds is sufficient / moderate, the average aerobic endurance level of 38.96 mL / kg / min or Level 7 turn it over 7 is categorized as less, and the average level of agility is 41.36 times in less category. Keywords: Analysis, Physical Condition, Futsal.