cover
Contact Name
Desyanti
Contact Email
desyanti734@gmail.com
Phone
+6282163150305
Journal Mail Official
jurnalabdine@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Institut Teknologi dan Bisnis Riau Pesisir, Jl. Utama Karya Bukit Batrem II Dumai, Riau
Location
Kota dumai,
Riau
INDONESIA
ABDINE :Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : 27982882     EISSN : 27982890     DOI : https://doi.org/10.52072/abdine.v6i1
Core Subject :
ABDINE ialah Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat yang didedikasikan untuk mempublikasi hasil-hasil kegiatan Pengabdian yang dilakukan oleh Dosen maupun akademisi. Jurnal Pengabdian Masyarakat ini merupakan jurnal bidang Ilmu Teknologi dan Ilmu – Ilmu Terapan seperti teknik komputer , teknik industri, teknik sipil, manajemen, ilmu sosial,dan lain sebagainyayang diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat ( LPPM) ,Institut Teknologi dan Bisnis Riau Pesisir. Jurnal Pengabdian Masyarakat ABDINE berisi tentang kegiatan Pengabdian Masyarakat dengan berbagai potensi, hambatan, tantangan, dan permasalahan yang ada di lingkungan masyarakat serta berupa hasil penelitian yang diimplementasikan kepada masyarakat. Kegiatan pengabdian diorganisir menjadi kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Arjuna Subject : -
Articles 206 Documents
Pemberdayaan UMKM Batik Giripurwo melalui Pelatihan Pengelolaan Keuangan Usaha dan Digital Marketing Ruscitasari, Zulfatun; Listiyani, Fahmaninda; Novianto, Irwan; Rico Hernawan, Septian; Umami, Nafiatul; Cahya Ramadhani, Amelia
ABDINE: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): ABDINE : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Riau Pesisir

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52072/abdine.v6i1.1885

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memperkuat kapasitas pelaku UMKM Batik Giripurwo di Desa Giripurwo, Kabupaten Gunungkidul, melalui pengelolaan keuangan usaha dan optimalisasi pemasaran digital. Kegiatan dilaksanakan pada Agustus–Desember 2025 dengan pendekatan partisipatif dan edukatif yang menempatkan mitra sebagai subjek aktif dalam proses pembelajaran. Metode yang digunakan meliputi penyampaian materi, pengisian angket untuk memetakan kondisi awal, diskusi interaktif, pengecekan kas usaha, serta pembahasan permasalahan yang dihadapi mitra. Materi pelatihan mencakup pengelolaan keuangan usaha, pemisahan keuangan pribadi dan usaha, penyusunan buku kas, perhitungan harga pokok produksi (HPP), serta pemasaran digital melalui media sosial dan platform daring. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman dan keterampilan mitra dalam pengelolaan keuangan yang lebih tertib dan akuntabel, termasuk kemampuan menyusun pencatatan keuangan sederhana dan memahami HPP sebagai dasar penetapan harga jual. Selain itu, mitra memperoleh pemahaman mengenai pemanfaatan pemasaran digital untuk memperluas jangkauan pasar. Kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan kesadaran pelaku UMKM akan pentingnya tata kelola keuangan dan teknologi digital guna mendukung keberlanjutan serta daya saing usaha..
Edukasi Literasi Keuangan untuk Meningkatkan Kemampuan Pengelolaan Keuangan Rumah Tangga pada Masyarakat Kampung Yagara Kabupaten Jayawijaya Karyati, Nunung
ABDINE: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): ABDINE : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Riau Pesisir

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52072/abdine.v6i1.1902

Abstract

Rendahnya literasi keuangan masyarakat menyebabkan pengelolaan keuangan rumah tangga belum optimal. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan literasi keuangan masyarakat Kampung Yagara Kabupaten Jayawijaya melalui edukasi pengelolaan keuangan rumah tangga. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, diskusi, tanya jawab, dan praktik pencatatan keuangan sederhana. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta mengenai perencanaan keuangan dari 20% menjadi 85%, pencatatan pemasukan dari 42% menjadi 80%, pencatatan pengeluaran dari 25% menjadi 87%, dan pentingnya menabung dari 40% menjadi 90%. Kegiatan ini berhasil meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengelola keuangan rumah tangga. Pendampingan lanjutan diperlukan untuk memastikan penerapan pengelolaan keuangan rumah tangga secara berkelanjutan
Pendampingan Teknis Penyusunan Rencana Implementasi PLTS Atap On-Grid Pada Kantor Kelurahan Gedong, Jakarta Timur Aditya, Lukman; Purwo Santosa, Slamet; Bayu Kusumo; Dian Hakim, Teten
ABDINE: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): ABDINE : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Riau Pesisir

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52072/abdine.v6i1.1935

Abstract

Pemanfaatan energi surya menjadi solusi strategis dalam efisiensi penggunaan energi listrik untuk menekan biaya operasional di sektor publik di tengah ketidakpastian geopolitik. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan teknis dan penghematan dari implementasi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) atap sistem On-Grid di Kantor Kelurahan Gedong, Kecamatan Pasar Rebo, Jakarta Timur. Kegiatan ini meliputi observasi lapangan menentukan area yang efektif untuk dipasang panel surya dan analisis teknis menggunakan simulasi PVSyst untuk mendapatkan data pendukung terkait potensi solar irradiance, kapasitas PLTS, energi listrik yang dihasilkan dan skema instalasi dari sistem PLTS yang dirancang. Bentuk pengabdian yang diberikan adalah penyediaan dokumen Studi Kelayakan teknis dan ekonomis secara komprehensif kepada pihak kelurahan. Hasil simulasi menunjukkan potensi irradiance di area Kelurahan Gedong rata–rata 4,79 kWh/m2/hari, atau 1750 kWh/m2/ tahun. Kapasitas nominal PLTS yang dapat dipasang sebesar 20,48 kWp, yang menghasilkan energi listrik 30.594 kWh/tahun pada performance ratio (PR) 83,8%, atau dapat menyuplai 41,53 % dari total konsumsi energi listrik pada Gedung Kelurahan Gedong. Dari aspek ekonomis, jika investasi ini dilaksanakan, maka masa pengembalian modal sekitar 6,5 tahun. Dengan diserahkannya hasil studi kelayakan ini, Kelurahan Gedong kini memiliki landasan data ilmiah dan ekonomis yang valid sebagai dasar pengajuan usulan anggaran pengadaan fasilitas PLTS kepada Pemerintah Daerah pada masa mendatang.
Peningkatan Kapasitas Usaha UMKM Wirausaha Baru di Limo Melalui Pelatihan Literasi Keuangan dan Pemasaran Digital Hidayati, Siti; Cahyani Pangestuti, Dewi; Naufal Widyadhana, Kevin; Rahma Dafina, Risty
ABDINE: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): ABDINE : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Riau Pesisir

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52072/abdine.v6i1.1948

Abstract

Mitra program, yaitu UMKM Wirausaha Baru (WUB) di Limo, Depok, menghadapi permasalahan fundamental dalam pengelolaan usaha yang menghambat pertumbuhan. Masalah utama meliputi rendahnya literasi keuangan, minimnya adopsi teknologi digital, serta strategi pemasaran yang masih bersifat tradisional dan tidak terstruktur. Topik ini dipilih karena peningkatan kapasitas digital merupakan kunci untuk meningkatkan daya saing UMKM di era modern. Tujuan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan praktis mitra dalam bidang manajemen keuangan dan pemasaran digital. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif (Participatory Rural Appraisal) yang melibatkan 36 pelaku UMKM dalam serangkaian pelatihan hybrid (luring dan daring) serta pendampingan intensif. Evaluasi keberhasilan menggunakan instrumen pre-test dan post-test. Hasil program menunjukkan peningkatan yang sangat signifikan, dengan rata-rata pengetahuan mitra meningkat sebesar 65,16% dan keterampilan praktis meningkat sebesar 66,67%. Selain itu, tercapai 100% adopsi teknologi di mana seluruh peserta kini memiliki dan mengelola akun bisnis digital (Instagram dan Shopee) serta aplikasi pendukung. Kegiatan ini berhasil membangun fondasi kuat bagi mitra untuk akselerasi bisnis secara berkelanjutan.
Pendampingan dan Pemetaan Sosial dalam Penguatan Kampung Pancasila di Sidotopo Wetan Budi Utomo, Sulistyo; Arisia Dewi, Mega; Sidharta, Yudi; Reza Zulfikar, Mochammad; Widiarma, In'am
ABDINE: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): ABDINE : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Riau Pesisir

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52072/abdine.v6i1.2006

Abstract

Program Kampung Pancasila merupakan inisiatif nasional dan telah ditetapkan oleh pemerintah di masing-masing daerah dengan memiliki tujuan untuk mengatasi berbagai persoalan sosial di tingkat RW. Untuk mewujudkan program ini maka pentingnya menanamkan nilai-nilai luhur pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, memupuk kerukunan, toleransi antar umat beragama serta memperkuat persatuan dan kesatuan. Sebagai langkah nyata oleh Walikota Surabaya Bpk. Eri Cahyadi menekankan bahwa terdapat empat pilar yang ditetapkan dalam program ini. Pertama, Pilar Lingkungan untuk membiasakan warga untuk lebih peduli terhadap lingkungan terutama pada pemilahan sampah. Kedua, Pilar Ekonomi, mendorong ekonomi kerakyatan dengan pemberdayaan pemuda malalui pelatihan dan pembentukan usaha mandiri. Ketiga Pilar kemasyarakatan, untuk mengidentifikasi masalah sosial di setiap RW seperti anak putus sekolah atau kasus stunting. Dan terakhir Pilar Sosial Budaya, yang menekankan pentingnya nilai-nilai keguyuban, gotong royong dan kepedulian sosial. Proses pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi dan wawancara dengan pihak RW setempat dengan diikuti 11 orang peserta dari perangkat RW. Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (STIESIA) Surabaya sebagai Perguruan Tinggi Swasta di Surabaya, turut andil ditengah masyarakat dalam melakukan pendampingan dan pemetaan masalah pada ruang lingkup RW 11, 12, 13, dan 14 di Kelurahan Sidotopo Kota Surabaya, melalui Tridharma Perguruan Tinggi hadir untuk mendukung program-program pemerintah agar “berdampak” positif untuk masayarakat luas.
Hilirisasi Riset Transformasi Digital: Pendampingan Pemasaran Media Sosial bagi Nelayan Saleh, Nursahdi; Fauzi, Alvin Syahril; Alwi, Muhammad; Bahri, Samsul
ABDINE: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): ABDINE : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Riau Pesisir

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52072/abdine.v6i1.2008

Abstract

Transformasi digital pada sektor perikanan berpotensi meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir, namun rendahnya literasi digital masih menjadi kendala dalam pemanfaatan teknologi untuk pemasaran hasil tangkapan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kapasitas nelayan dalam memanfaatkan media sosial sebagai sarana pemasaran hasil perikanan melalui hilirisasi hasil penelitian transformasi digital di Kabupaten Polewali Mandar. Sasaran kegiatan adalah 25 nelayan skala kecil yang selama ini masih menerapkan pola pemasaran konvensional. Metode yang digunakan adalah pendekatan Participatory Action Research (PAR) melalui tahapan identifikasi kebutuhan, pelatihan literasi digital, pendampingan implementasi pemasaran digital, dan evaluasi. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test, lembar observasi keterampilan, angket persepsi, serta wawancara mendalam. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan rata-rata literasi digital peserta sebesar 54,5%. Sebanyak 84% peserta berhasil menggunakan WhatsApp Business, 72% mengelola Instagram Business, serta terbentuk empat orang Digital Fisherman Champion sebagai agen perubahan di kelompok nelayan. Selain meningkatkan keterampilan digital, kegiatan ini juga mendorong perubahan sikap positif terhadap pemanfaatan teknologi, memperkuat interaksi sosial, dan membuka peluang pemasaran tanpa perantara. Temuan ini menunjukkan bahwa pendampingan berbasis hilirisasi riset efektif mendukung transformasi digital sektor perikanan dan berpotensi direplikasi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir secara berkelanjutan