cover
Contact Name
Desyanti
Contact Email
desyanti734@gmail.com
Phone
+6282163150305
Journal Mail Official
jurnalabdine@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Institut Teknologi dan Bisnis Riau Pesisir, Jl. Utama Karya Bukit Batrem II Dumai, Riau
Location
Kota dumai,
Riau
INDONESIA
ABDINE :Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : 27982882     EISSN : 27982890     DOI : https://doi.org/10.52072/abdine.v6i1
Core Subject :
ABDINE ialah Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat yang didedikasikan untuk mempublikasi hasil-hasil kegiatan Pengabdian yang dilakukan oleh Dosen maupun akademisi. Jurnal Pengabdian Masyarakat ini merupakan jurnal bidang Ilmu Teknologi dan Ilmu – Ilmu Terapan seperti teknik komputer , teknik industri, teknik sipil, manajemen, ilmu sosial,dan lain sebagainyayang diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat ( LPPM) ,Institut Teknologi dan Bisnis Riau Pesisir. Jurnal Pengabdian Masyarakat ABDINE berisi tentang kegiatan Pengabdian Masyarakat dengan berbagai potensi, hambatan, tantangan, dan permasalahan yang ada di lingkungan masyarakat serta berupa hasil penelitian yang diimplementasikan kepada masyarakat. Kegiatan pengabdian diorganisir menjadi kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Arjuna Subject : -
Articles 206 Documents
Pelatihan Sablon Manual Kantong Belanja Ramah Lingkungan Sebagai Media Branding Desa Wisata Hijau Bilebante, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat Pandu Pratama Wibowo DC, Yesi; Adelita Raif Khadijah, Siti; Rachmawati, Dewi; Paras Ayu, Jati; Rakhmi Tiara Hamdani, Ayu
ABDINE: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): ABDINE : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Riau Pesisir

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52072/abdine.v6i1.1679

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Desa Bilebante, Kabupaten Lombok Tengah, sebagai respons terhadap belum adanya kemasan produk lokal yang ramah lingkungan dan mencerminkan identitas visual desa. Sebagai desa wisata hijau, kemasan berkelanjutan yang memuat elemen branding diperlukan untuk memperkuat citra dan daya saing desa. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas masyarakat dalam memproduksi kemasan ramah lingkungan melalui penerapan teknik sablon manual pada tote bag, paper bag, dan kardus sebagai media promosi produk dan identitas Desa Wisata Hijau Bilebante. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui sosialisasi, pelatihan teknis sablon manual, dan praktik langsung bersama masyarakat. Kegiatan diikuti oleh 30 peserta yang terdiri atas anggota kelompok sadar wisata, pelaku UMKM, dan masyarakat desa. Sebelum pelatihan, seluruh peserta (100%) belum memiliki pengalaman menggunakan peralatan sablon manual. Setelah mengikuti pelatihan, seluruh peserta (100%) berhasil melakukan sablon secara mandiri setelah 1–2 kali percobaan hingga menghasilkan cetakan yang rapi dan layak pakai pada media kemasan. Produk yang dihasilkan berupa tote bag berlogo Desa Wisata Hijau Bilebante yang dapat dimanfaatkan sebagai kemasan oleh-oleh sekaligus media promosi desa. Program ini menunjukkan bahwa pelatihan keterampilan sederhana berbasis potensi lokal efektif meningkatkan kapasitas masyarakat, memperkuat identitas visual desa, serta mendukung pengembangan ekonomi kreatif yang berkelanjutan.
PKM-Penguatan Kapasitas Pelembagaan Bumdes SMB Timbuseng Melalui Pelatihan dan Pendampingan Manajemen Usaha di Desa Timbuseng Kabupaten Gowa Hatidja, St; Mariana, Lina; Jamaluddin, Jamaluddin; Aisyah, Nur; Ainun Syaifa, Tamira
ABDINE: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): ABDINE : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Riau Pesisir

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52072/abdine.v5i2.1684

Abstract

BUMDes sebagai lembaga yang dikelola oleh aparatur desa BUMDes memanfaatkan kondisi wilayah di daerahnya untuk di kembangkan bersama mitra terkait. Salah satu daerah yang disinggung tersebut adalah Desa Timbuseng Kab Gowa yang menjadi fokus tempat tim pengabdian masyarakat.  Berdasarkan hasil observasi awal tim,ditemukan data bahwa Bumdes SMB  Timbuseng belum mampu melihat potensi desa untuk dijadikan sumber usaha, para pengurus Bumdes masih perlu di tingkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam mengelola Bumdes, serta kurangnya fasilitas peralatan pengolahan sampah di Bumdes. Berangkat daripada permasalahan tersebut, PKM ini berupaya untuk menguatkan kapasitas pelembagaan Bumdes  Desa Timbuseng melalui desain model penguatan kapasitas dengan program pelatihan dan pendampingan. Tahap pengabdian kepada masyarakat dilakukan dengan menganalisis permasalahan melakukan pelatihan dan pendampingan  penyusunan Business Plan, manajemen keuangan, manajemen pemasaran, serta pemanfaatan teknologi kepada BUMDes. Peran mitra adalah menyiapkan peserta selama kegiatan. Luaran dari PKM ini adalah mitra mampu menyusun Business Plan, mitra mampu menyusun laporan keuangan sesuai standar akuntansi, mitra memanfaatkan teknologi tepat guna (mesin pencacah sampah plastik) untuk menunjang usaha persampahan, serta mampu memanfaatkan e-commerce dan media sosial untuk  memperkenalkan unit usaha Bumdes dan memasarkan produk-produk Bumdes.  Kontribusi yang diberikan kepada Bumdes adalah memberikan bantuan hibah peralatan Mesin Pencacah Sampah Plastik dari kemendiktisaintek.
Sosialisasi Peraturan Perwasitan dan Rules Of The Game Pada Permainan Futsal Dwi Ardian Fufu, Ronald; Ratna Dewi Siagian, Fera; Susanto, Ratno; S. Neolaka, Erwin
ABDINE: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): ABDINE : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Riau Pesisir

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52072/abdine.v5i2.1696

Abstract

Kegiatan sosialisasi peraturan perwasitan dan rules of the game pada permainan futsal di Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur dilaksanakan sebagai upaya peningkatan pemahaman dan kompetensi para wasit, pelatih, serta pemain terhadap regulasi resmi yang ditetapkan oleh Federasi Futsal Dunia (FIFA) dan Asosiasi Futsal Indonesia (AFI). Permainan futsal sebagai cabang olahraga yang berkembang pesat di daerah, memerlukan pemahaman yang menyeluruh terhadap aspek teknis dan nonteknis pertandingan agar pelaksanaan kompetisi berlangsung adil, sportif, dan sesuai standar nasional. Metode kegiatan ini menggunakan pendekatan sosialisasi edukatif melalui presentasi, diskusi interaktif, simulasi pertandingan, serta praktik langsung di lapangan. Peserta kegiatan terdiri atas 50 orang meliputi guru pendidikan jasmani, pelatih klub futsal sekolah dan daerah, serta wasit lokal yang berpotensi mengikuti sertifikasi lanjutan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta terhadap peraturan terbaru, terutama dalam aspek foul accumulation, prosedur kick-in, goal clearance, serta penerapan advantage rule. Peserta menunjukkan antusiasme tinggi dalam mendiskusikan dinamika peran wasit sebagai pengendali jalannya pertandingan dan penjaga nilai-nilai fair play. Evaluasi pascakegiatan melalui kuisioner menunjukkan bahwa 92% peserta merasa kegiatan ini sangat bermanfaat untuk memperkuat kapasitas SDM olahraga daerah. Kegiatan sosialisasi ini tidak hanya memberikan pemahaman teknis tentang peraturan futsal, tetapi juga menjadi wahana pembinaan karakter, kedisiplinan, dan profesionalisme dalam dunia Olahraga 
Peningkatan Daya Saing Dodol Bu Icih Melalui Inovasi Kemasan dan Pemasaran Digital di Purwakarta Widowati, Imas; Hermawan, Asep; Sutardjo, Sutardjo
ABDINE: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): ABDINE : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Riau Pesisir

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52072/abdine.v6i1.1705

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia menghadapi tantangan yang semakin besar akibat perlambatan ekonomi global, menurunnya daya beli domestik, serta ketatnya persaingan pasar. Studi ini menyoroti kasus Dodol Bu Icih, sebuah industri rumahan kuliner tradisional dari Pondok Salam, Purwakarta, yang memiliki potensi untuk menjadi produk unggulan daerah yang kompetitif. Program pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan melalui tahapan sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan dan evaluasi. Kegiatan ini menghasilkan kemasan dan branding produk  dodol yang lebih modern, 3 akun pemasaran digital yang aktif, serta SOP produksi dan pengemasan. Dampak nyata kegiatan ini penjualan dodol meningkat sekitar 20–25%, jangkauan pasar menjadi lebih luas melalui pemasaran digital, dan mitra mampu mengelola promosi serta pembukuan secara mandiri. Inisiatif ini memperkuat daya saing produk di pasar domestik serta berkontribusi pada pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) melalui peningkatan pendapatan usaha kecil, penciptaan lapangan kerja lokal, penguatan pertumbuhan UMKM, dan peningkatan standar produksi, termasuk sertifikasi halal.
Penguatan Tata Kelola dan Strategi Bisnis BUMDes “Merak Jaya” Desa Gelanggang Merak Fuad, Muhammad; Mastuti, Rini; Safrizal, Safrizal; Lubis, Nurliza; Mora, Zulkarnen
ABDINE: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): ABDINE : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Riau Pesisir

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52072/abdine.v5i2.1709

Abstract

Diskusi awal dengan pejabat Desa Gelanggang Merak mengidentifikasi tiga permasalahan penting yang dihadapi BUMDes “Merak Jaya”, yaitu: (1)kebutuhan para pengurus memahami lebih baik tentang tata kelola organisasi termasuk manajemen SDM yang dimiliki; (2)penguatan semangat kewirausahaan yang dimiliki; serta, (3)kemampuan mengidentifikasi peluang produk unggulan desa yang dapat dikembangkan. Metode pendampingan menggunakan pendekatan partisipatif aktif yaitu dengan memposisikan mitra sebagai pelaku utama mulai tahap perencanaan materi dan jadwal kegiatan, penyiapan alat dan bahan, sampai aktivitas pengawasan atas kinerja kegiatan. Hasil yang dicapai dalam kegiatan yaitu adanya peningkatan pemahaman pengurus tentang tata kelola BUMDes terutama penyusunan AD/ART dan Proker organisasi,  termasuk strategi perencanaan mentoring dan coaching secara reguler dari para akademisi maupun praktisi berpengalaman sebagai bagian pengembangan SDM milik BUMDes maupun anggota masyarakat; penguatan semangat kewirausahaan pengurus  melalui lima pola pikir yang harus dimiliki seorang wirausaha; serta berhasil dirumuskan Business Model Canvas (BMC) sebagai blueprint pengembangan bisnis unggulan Desa Gelanggang Merak yang komprehensif dan terencana dengan baik. Adanya respon positif tercermin dari  antusiasme tanya-jawab peserta menumbuhkan harapan keberlanjutan kegiatan PKM ini.
Pengembangan Model Penguatan Moderasi Beragama Berbasis Pesantren Komunitas dan Forum Warga di Delta Mahakam Khojir, Khojir; Sudadi, Sudadi; Salim, Muhammad; Hamsir, Hamsir
ABDINE: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): ABDINE : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Riau Pesisir

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52072/abdine.v6i1.1713

Abstract

Masyarakat Islam homogen di Delta Mahakam menghadapi tantangan dalam membangun sikap moderat di tengah perbedaan corak keagamaan antarormas seperti Hidayatullah, Jamaah Tabligh, dan Nahdliyin. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan mengembangkan model penguatan moderasi beragama berbasis pesantren komunitas dan forum warga. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) dengan tahapan survei pendahuluan, Focus Group Discussion (FGD), pelatihan moderasi beragama, dan pembentukan forum warga inklusif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan indeks moderasi masyarakat sebesar ±33%, terutama pada aspek pemahaman konsep moderasi (naik 45%–78%), keterbukaan terhadap variasi ibadah (40%–75%), dan partisipasi sosial keagamaan (38%–74%). Program ini juga berhasil menghidupkan kembali tradisi lokal seperti selamatan desa dan doa tolak bala sebagai sarana memperkuat ukhuwah Islamiyah. Temuan ini berkontribusi pada pengembangan model pemberdayaan keagamaan berbasis komunitas yang dapat direplikasi di wilayah pesisir lainnya.
Pendampingan Rumah Tangga Nelayan dengan Pembuatan Usaha Kerupuk Ikan di Desa Numbing Kecamatan Bintan Pesisir Kabupaten Bintan Husni, Alfi; Usman Siam, Nurbaiti; Suherry, Suherry; Anugrahi Barus, Muhamad; Humaira, Nur; Adwina Ipriani, Tessya
ABDINE: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): ABDINE : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Riau Pesisir

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52072/abdine.v5i2.1715

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Desa Numbing, Kecamatan Bintan Pesisir, Kabupaten Bintan, dengan tujuan meningkatkan kesejahteraan rumah tangga nelayan melalui pengembangan usaha kerupuk ikan berbasis kelompok istri nelayan. Permasalahan utama yang dihadapi mitra meliputi keterbatasan sarana produksi, rendahnya pengetahuan manajemen usaha, serta belum optimalnya strategi pemasaran. Kegiatan dilaksanakan dengan pendekatan partisipatif melalui tahapan sosialisasi, pelatihan kewirausahaan, penerapan teknologi tepat guna, pendampingan, dan evaluasi. Pelatihan difokuskan pada peningkatan keterampilan produksi, manajemen keuangan, dan pemasaran digital melalui media sosial serta marketplace. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan mitra dalam mengelola usaha secara mandiri, memperbaiki kualitas produk, dan mengembangkan kemasan serta merek usaha. Selain itu, mitra mulai memanfaatkan platform digital untuk memperluas pemasaran produk. Program ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan pengetahuan, keterampilan, dan pendapatan keluarga nelayan serta mendorong kemandirian ekonomi perempuan pesisir.
Pendampingan Usaha Rumah Tangga Peyek Sedap Bu Yayuk Desa Sebong Lagoi Kecamatan Teluk Sebong Kabupaten Bintan Arfa, Desmayeti; Usman Siam, Nurbaiti; Setyadiharja, Rendra; Suherry, Suherry; Rifa’i, Azwan; Pratiwi, Fatma
ABDINE: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): ABDINE : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Riau Pesisir

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52072/abdine.v5i2.1716

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini berfokus pada peningkatan kapasitas usaha rumah tangga Peyek Sedap Bu Yayuk di Desa Sebong Lagoi, Kecamatan Teluk Sebong, Kabupaten Bintan. Mitra menghadapi kendala pada aspek produksi, manajemen usaha, pemasaran, dan legalitas, yang membatasi kapasitas dan daya saing produk. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan kapasitas kewirausahaan ibu rumah tangga melalui pendampingan yang meliputi pelatihan kewirausahaan dengan pendekatan Business Model Canvas, pelatihan produksi dengan peralatan sederhana, penguatan branding dan desain kemasan, pemasaran digital. Metode yang digunakan adalah sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi tepat guna, pendampingan, dan evaluasi partisipatif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan keterampilan produksi, kemampuan pencatatan keuangan, pemanfaatan digital marketing, serta perbaikan kualitas kemasan produk. Program ini berdampak positif pada peningkatan pendapatan mitra dan memperkuat kontribusi UMKM lokal terhadap kesejahteraan masyarakat pesisir secara berkelanjutan.
Rancangan Program Penguatan Akses Pendidikan melalui Pendekatan Participatory Rural Appraisal di Desa Pamubulan Banten Sidqiyah, Chamiyatus; Khoiriyah, Nunung; Muzdalifah, Qisthy; Ramadhani, Putri
ABDINE: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): ABDINE : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Riau Pesisir

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52072/abdine.v5i2.1728

Abstract

Pendidikan merupakan hak dasar setiap warga negara, namun kesenjangan akses pendidikan masih menjadi permasalahan di Desa Pamubulan, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak. Pengabdian ini bertujuan mengidentifikasi hambatan dan merumuskan strategi penguatan akses pendidikan berbasis partisipasi masyarakat. Metode yang digunakan adalah Participatory Rural Appraisal (PRA) melalui teknik pohon masalah dan matriks ranking melibatkan 25 peserta dari unsur pemuda, guru, dan perangkat desa. Hasil menunjukkan tiga hambatan utama yaitu keterbatasan ekonomi (72%), minimnya fasilitas belajar (64%), dan rendahnya akses informasi pendidikan (60%). Sementara itu, motivasi pemuda (80%), dukungan keluarga (68%), dan peran guru (56%) menjadi faktor pendukung. Kegiatan ini menghasilkan tiga rekomendasi program prioritas, yaitu pembentukan pusat informasi pendidikan desa, pelatihan akses beasiswa bagi pemuda, dan usulan alokasi anggaran pendidikan pada APBDes 2025. Kegiatan PRA memberikan kontribusi nyata dalam membuka ruang partisipasi masyarakat serta menghasilkan rencana aksi yang disepakati bersama untuk memperluas akses pendidikan secara berkelanjutan.
Optimalisasi Pupuk Organik guna Mengurangi Ketergantungan Pupuk Kimia di Desa Sebaung Sumarsono, Sumarsono; Yogi Mustajab, Achmad; Radja Aura Ramadhan, Tengku; Jannah, Roudhotul; Khoirina Lathifa, Ni’ma; Kodari, Muhamad; Wulandari, Ita
ABDINE: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): ABDINE : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Riau Pesisir

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52072/abdine.v5i2.1730

Abstract

Pertanian berperan penting dalam perekonomian dan ketahanan pangan di Indonesia, terutama di desa Sebaung Kabupaten Probolinggo. Penggunaan pupuk yang efektif merupakan kunci untuk meningkatkan produktivitas pertanian secara berkelanjutan. Pendampingan  ini bertujuan untuk mengkaji efisiensi penggunaan pupuk kandang sapi sebagai alternatif pupuk organik yang ramah lingkungan dibandingkan dengan pupuk kimia yang sering digunakan oleh petani.  Pengabdian Masyarakat ini dilakukan di desa Sebaung  Kabupaten Probolinggo melalui beberapa tahapan yaitu survei lapangan,, menyiapkan alat dan bahan, proses pengolahan pupuk organic, packing  pupuk, sosialisasi dan implementasi ke masyarakat, . Hasil pengabdian masyarakat menunjukkan bahwa pupuk organik yang dihasilkan mampu meningkatkan kesuburan tanah dan mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia. Selain itu Program ini berhasil memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang manfaat pupuk organik, serta mendukung keberlanjutan pertanian Diharapkan, dengan pelatihan dan pendampingan berkelanjutan, petani dan peternak dapat memanfaatkan pupuk kandang secara optimal untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil pertanian dan kesejahteraan masyarakatnya