cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Olahraga
  • jurnal-kesehatan-olahraga
  • Website
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Health,
Arjuna Subject : -
Articles 31 Documents
Search results for , issue "Vol 8, No 1 (2020)" : 31 Documents clear
TINGKAT KONDISI FISIK KECEPATAN, KEKUATAN, KELENTUKAN DAN KEBUGARAN JASMANI ANGGOTA UKM JU-JITSU DOJO UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA TRI ATMOJO, BAYU; , PURBODJATI
Jurnal Kesehatan Olahraga Vol 8, No 1 (2020)
Publisher : Jurnal Kesehatan Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak UKM Ju-Jitsu Dojo Universitas Negeri Surabaya merupakan suatu organisasi kemahasiswaan dilingkup kampus yang memberi ilmu bagaimana cara menjaga kesehatan jasmani dan konfisi fisik, serta cara-cara beladiri dengan praktis. Manum masih banyak juga dari anggota UKM Ju-Jitsu yang masih memiliki kebugaran jasmani dan kondisi fisik yang kurang baik dan cenderung mudah lelah setelah melakukan aktifitas kuliah. Dalam penelitian kali ini ingin mengetahui tingkat kebugaran jasmani dan kondisi fisik dari anggota UKM laki-laki dan perempuan Dojo Universitas Negeri Surabaya. Metode penelitian ini merupakan penelitian yang bersifat deskriptif kuantitatif dengan metode survei dengan teknik pengambilan data menggunakan angket dan teknik analisis data menghitung rata-rata/mean serta menghitung persentasenya. Berdasarkan dari hasil tes tingkat kondisi fisik dan kebugaran jasmani anggota UKM Ju-Jitsu Dojo Universitas Negeri Surabaya dapat di simpulkan bahwa yang berjenis kelamin laki-laki tergolong dalam tingkat kondisi fisik dengan 3 item tes memiliki rata-rata persetase dominan di kategori kurang sekali sebesar 83,3%. Sedangkan tingkat kebugaran jasmani dengan 1 item tes memiliki rata-rata persentase dominan di kategori kurang sebesar 100%. Sedangkan untuk anggota UKM Ju-Jitsu berjenis kelamin perempuan tergolong dalam tingkat kondisi fisik dengan 3 item tes, diantaranya 2 item tes memiliki rata-rata persentase dominan di kategori kurang sekali sebesar 66,7%. Sedangkan tingkat kebugaran jasmani dengan 1 item tes memiliki rata-rata persentase dominan di kategori kurang sekali sebesar 100%. Maka anggota UKM Ju-Jitsu Dojo Universitas Negeri Surabaya berjenis kelamin laki-laki memiliki tingkan kondisi fisik di kategodi kurang sekali dan tingkat kebugaran jasmani di kategori kurang. Sedangkan anggota UKM Ju-Jitsu Dojo Universitas Negeri Surabaya berjenis kelamin perempuan memiliki tingkat kondisi fisik di kategori kurang sekali dan tingkat kebugaran jasmani di kategori kurang sekali. Kata Kunci : Ju-Jitsu, Kebugaran Jasmani, Kondisi Fisik Abstract UKM Ju-Jitsu Dojo State of Surabaya University is a student organization within campus that provides knowledge on how to maintain physical confession and physical health, as well as practical methods of self-defense. However, there are still a lot of members from this organization who still have low quality in physical condition and physical fitness. Most of them are also easy to get exhausted after a busy lecture activity. In this study, researcher wanted to know the level of physical condition and physical fitness on members of UKM Ju-Jitsu Dojo, State of Surabaya University. The method in this research is a quantitative descriptive study through a survey method with data collection techniques using questionnaires and data analysis techniques to calculate the mean and calculate the percentage. Based on the results of the test of the level of physical condition and physical fitness of the members of the Ju-Jitsu Dojo UKM, Surabaya State University, it can be concluded that the male sex is classified in the level of physical condition with 3 test items having an average dominant percentage in the category of very low at 83 , 3%. While the level of physical fitness with 1 test item has an average dominant percentage in the category of less than 100%. Whereas for Ju-Jitsu UKM members, the female is classified in the level of physical condition with 3 test items, of which 2 test items have an average dominant percentage in the category of very low at 66.7%. While the level of physical fitness with 1 test item has an average dominant percentage in the category of very less by 100%. So the members of the Ju-Jitsu Dojo UKM, Surabaya State University, the male sex has a very poor physical condition and the physical fitness level is in the poor category. Whereas members of the Ju-Jitsu Dojo UKM State University of Surabaya, female, have a level of physical condition in the category of very poor and physical fitness level in the category of very poor.. Keywords: Ju-Jitsu, Physical Fitness, Physical Condition
PENGARUH PENERAPAN MODEREN BOARDING WALK TERHADAP MOTORIK KASAR SISWA DOWN SYNDROME DI SLB SISWA BUDHI SURABAYA AGUSTA TINHA, RISQAN; ROHMAN KAFRAWI, FATKUR
Jurnal Kesehatan Olahraga Vol 8, No 1 (2020)
Publisher : Jurnal Kesehatan Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT THE EFFECT OF APPLICATION OF MODEREN BOARDING WALK ON RUDE MOTORS DOWN SYNDROME STUDENTSIN BUDHI SURABAYA STUDENT SLB Name : Risqan Agusta Tinha NIM : 15060484119Study Program : S-1 Sports Science Department : Health Education and RecreationFaculty : Sports ScienceName of InstitutionState : Universitas Negeri SurabayaAdvisor : Drs. Fatkur Rohman Kafrawi, M.Pd Children with Down syndrome have limitations in adaptive abilities, especially gross motor skills which are very important for daily life. In SLB Budhi Student Surabaya there are some children with Down Syndrome or moderate retardation, researchers see children with Down Syndrome are still not good in gross motor skills especially for balance. The purpose of this study was to determine the effect of the application of MODEREN boarding walks on the gross motor skills of Down syndrome students at SLB Siswa Budhi Surabaya. The instrument of this study was to use the method of following the test above the board modification tool before being given treatment and after being given treatment. This research is a type of quantitative research with the research design used is a one group pretest-posttest design. The sample in this study were 8 children with Down syndrome using purposive sampling technique. The mean value of the pretest was 67.50 with a standard deviation of 6.414 and the average posttest was 80.63 with a standard deviation of 8.551. T-test uses paired samples test with a significance value of p <0.05. The results of the pretest and posttest research are known that the value of t-count is -4.336 with probability (Sig) 0.002, then it shows the p-value paired samples test <0.05. Based on the data, it can be concluded that there is an effect of the application of MODEREN boarding walk to the gross motor skills of students with Down syndrome in SLB Siswa Budhi Surabaya.Keywords: Game MODEREN boarding walk, gross motoric, Down syndrome.ABSTRAK PENGARUH PENERAPAN MODEREN BOARDING WALK TERHADAP MOTORIK KASAR SISWA DOWN SYNDROME DI SLB SISWA BUDHI SURABAYA Nama : Risqan Agusta Tinha NIM : 15060484119 Program Studi : S-1 Ilmu Keolahragaan Jurusan : Pendidikan Kesehatan dan Rekreasi Fakultas : Ilmu Olahraga Nama Lembaga : Universitas Negari Surabaya Pembimbing : Drs. Fatkur Rohman Kafrawi, M.Pd Anak down syndrome memiliki keterbatasan dalam kemampuan adaptif, khususnya kemampuan motorik kasar yang sangat penting untuk kehidupan sehari-hari. Di SLB Siswa Budhi Surabaya terdapat beberapa anak penyandang down syndrome atau tunagrahita sedang, peneliti melihat anak-anak down syndrome masih kurang baik di motorik kasar terutama untuk keseimbangannya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penerapan MODEREN boarding walk terhadap motorik kasar siswa down syndrome di SLB Siswa Budhi Surabaya. Instrumen dari penelitian ini adalah menggunakan metode tes meniti di atas alat modifikasi papan titian sebelum diberikan perlakuan dan sesudah diberikan perlakuan. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan desain penelitian yang digunakan adalah rancangan one group pretest-posttest design. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 8 anak down syndrome dengan menggunakan teknik purposive sampling. Nilai rata-rata (mean) pretest yaitu 67,50 dengan standar deviasi 6,414 dan rata-rata posttest yaitu 80,63 dengan standar deviasi 8,551. Uji-t menggunakan paired samples test dengan nilai signifikansi p < 0,05. Hasil penelitian pretest dan posttest diketahui bahwa nilai t-hitung adalah -4,363 dengan probabilitas (Sig) 0,002 maka menunjukkan nilai p- value paired samples test < 0,05. Berdasarkan data maka dapat disimpulkan terdapat pengaruh penerapan MODEREN boarding walk terhadap motorik kasar siswa down syndrome di SLB Siswa Budhi Surabaya. Kata Kunci: Permainan MODEREN boarding walk, Motorik kasar, Down syndrome.
TINGKAT KECEMASAN TIM UKM PUTRA FLOORBALL UNESA DALAM MENGHADAPI UNESA OPEN CUP FLOORBALL CHAMPIONSHIP TAHUN 2019 ADE LUKMAN, FIRMANSYAH; PRAMONO, MADE
Jurnal Kesehatan Olahraga Vol 8, No 1 (2020)
Publisher : Jurnal Kesehatan Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Permainan floorball merupakan permainan yang sering terjadi body contact, kontak stick floorball antar lawan dan dorongan antar pemain dalam pertandingan sering terjadi sehingga menimbulkan permasalahan kecemasan pada seorang pemain. Ciri-ciri kecemasan terbagi menjadi 4 yaitu somatik, afektif, kognitif, dan motorik. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui tingkat kecemasan dan mengevaluasi kecemasan dari tim UKM putra floorball unesa. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode observasi dengan sampel penelitian 20 pemain floorball unesa putra. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah non-test, yaitu dengan menggunakan angket berupa beberapa pernyataan tentang kecemasan. Hasil pada penelitian ini dapat ditunjukkan sebagai berikut : secara umum untuk tingkat kecemasan pada putra mendapatkan skor 43,4, dan memiliki skala kecemasan ?Sedang. Untuk skor pada aspek somatik yaitu 15. Untuk skor pada aspek afektif yaitu 6. Pada aspek kognitif yaitu 6,15. Pada aspek motorik yaitu 16,1. Kata Kunci : tingkat kecemasan, floorball, somatik, afektif, kognitif, motorik. . ABSTRACT Floorball game is a often occur body contact, contact stick floorball between opponents and encouragement between players in matches often occur, causing problems of anxiety in a player. The characteristics of anxiety are divided into 4, namely somatic, affective, cognitive, and motoric. The purpose of this study is to find out the level of anxiety and evaluate the anxiety of the UKM boys floorball team. This research is are search quantitativeby observing with a research sample of 20 male university floorball players. The method of data collection in this study is a non-test, namely by using a questionnaire in the form of several statements about anxiety. The results in this study can be shown as follows: in general for the level of anxiety in men get a score of 43.4, and have an anxiety scale "Moderate. For the score on the somatic aspect, namely 15. For the score on the affective aspect, namely 6. On the cognitive aspect, namely 6.15. In the motor aspect, it is 16.1. Keywords : level of anxiety, floorball, somatic, afektif, kognitif, motor.
PROGRAM KEMITRAAN MASYARAKAT (PKM) UMKM SARI KEDELAI INSTAN BLITAR irawan, roy januardi; Purnomo, Aris Rudi; Suwito, Djoko
Jurnal Kesehatan Olahraga Vol 8, No 1 (2020)
Publisher : Jurnal Kesehatan Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kedelai merupakan sumber protein tercerna yang sangat baik dan memiliki efek cenderung menurunkan kolesterol. Berdasarkan data, konsumsi kedelai masyarakat dari tahun ke tahun semakin meningkat, tahun 2012 konsumsi kedelai Indonesia adalah sebesar 2,2 ton dalam bentuk tempe, tahu, kecap, tauco, dan bahan pangan lain. Hal inilah yang melatarbelakangi, berdirinya 2 UMKM Rahayu di Blitar Jawa Timur untuk memproduksi sari kedelai instan. Usaha ini memiliki fasilitas produksi dan peralatan yang masih konvensional. UMKM Rahayu tidak hanya meproduksi sari kedelai instan saja, namun beberapa varian lainnya adalah kopi kedelai. Tahapan produksi UMKM ini, yakni pemasakan dan penggilingan, masih dikerjakan dengan memanfaatkan peralatan produksi yang konvensional/tradisional. Selain higienitas dan kestabilan produk yang tidak terjamin, kondisi tersebut juga menyebabkan kuantitas poduksi masih rendah. Standar higienitas yang rendah telah menyebabkan singkatnya masa simpan. Standart higienitas yang rendah diakibatkan karena proses produksi yang tidak stabil, peralatan yang tradisional, serta teknologi yang minim. Program Kemitraan Masyarakat UMKM Sari Kedelai Instan Blitar ini, akan dilakukan pendampingan dalam pengurusan izin produksi, introduksi Teknologi Tepat Guna (TTG), hingga pengemasan. Kegiatan ini mampu meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi sari kedelai instan UMKM mitra, sehingga memberi dampak bagi peningkatan pendapatan bagi UMKM Mitra sekaligus perluasan kesempatan kerja bagi masyarakat di sekitar lokasi usaha UMKM mitra. Kata Kunci: UMKM, Sari Kedelai Instan, Teknologi Tepat Guna
PENGARUH LATIHAN ILLINOIS AGILITY RUN TERHADAP PENINGKATAN KELINCAHAN PADA PEMAIN SCUDETTO MENTE FC RAMA, MUKHAMAT; NUR BAWONO, MOKHAMAD
Jurnal Kesehatan Olahraga Vol 8, No 1 (2020)
Publisher : Jurnal Kesehatan Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT THE INFLUENCE OF ILLINOIS AGILITY RUN TRAINING ON ENHANCEMENT OF PROSPERITY IN SCUDETTO MENTE FC PLAYERS Name : Mukhamat Rama NIM : 15060484127 Study program : S-1 Sport Science Department : Health Education and Recreation Faculty : Sports Science Name of InstitutionState : Surabaya State University Advisor : Mokh. Nur Bawono, S.Or., M.Kes Scudetto Mente FC players have less agility in futsal. Where players always lose the ball and difficult to pass an opposing player because of lack of agility possessed. Researchers see players that there are deficiencies that need to be improved, namely agility in each player. The purpose of this study was to determine the effect of the Illinois Agility Run training on increasing agility on Scudetto Mente FC players. This research is a type of quantitative research with the research design used is a one group pretest-posttest design. The sample in this study were 20 players who lacked agility. This type of research is population research or taking all samples of Scudetto Mente FC players. Statistical tests using the t-test used paired samples test with a significant value of p <0.05. Paired t-test results obtained p = 0.001 where p <0.05. From this information it can be seen that there is an effect of providing Illinois Agility Run training on increasing agility on Scudetto Mente FC players. Keywords: Player Scudetto Mente FC, Agility, Illinois Agility Run ABSTRAK PENGARUH LATIHAN ILLINOIS AGILITY RUN TERHADAP PENINGKATAN KELINCAHAN PADA PEMAIN SCUDETTO MENTE FC Nama : Mukhamat Rama NIM : 15060484127 Program Studi : S-1 Ilmu Keolahragaan Jurusan : Pendidikan Kesehatan dan Rekreasi Fakultas : Ilmu Olahraga Nama Lembaga : Universitas Negeri Surabaya Pembimbing : Mokh. Nur Bawono, S.Or., M.Kes Pemain Scudetto Mente FC memiliki kelincahan yang kurang dalam permainan futsal. Dimana pemain selalu kehilangan bola dan sulit melewati pemain lawan karena kurangnya kelincahan yang dimiliki. Peneliti melihat pemain bahwa ada kekurangan yang perlu di tingkatkan, yaitu kelincahan pada setiap pemain. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh latihan Illinois Agility Run terhadap peningkatan kelincahan pada pemain Scudetto Mente FC. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan desain penelitian yang digunakan adalah rancangan one group pretest-posttest design. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 20 pemain yang mempunyai kekurangan kelincahan. Jenis penelitian ini adalah penelitian populasi atau mengambil seluruh sampel pemain Scudetto Mente FC. Uji statistik menggunakan Uji-t menggunakan paired samples test dengan nilai signifikan p < 0,05. Hasil uji-t berpasangan diperoleh nilai p =0,001 dimana p < 0,05. Dari keterangan tersebut maka dapat diketahui bahwa terdapat pengaruh pemberian latihan Illinois Agility Run terhadap peningkatan kelincahan pada pemain Scudetto Mente FC. Kata Kunci: Pemain Scudetto Mente FC, Kelincahan, Illinois Agility Run
SURVEI PERKEMBANGAN OLAHRAGA TRADISIONAL DI KABUPATEN TUBAN , KASYANTO; AZIZ HAKIM, ABDUL
Jurnal Kesehatan Olahraga Vol 8, No 1 (2020)
Publisher : Jurnal Kesehatan Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Olahraga tradisional merupakan permainan rakyat yang berkembang dirakyat. Olahraga tradisional adalah suatu kultur budaya yang menjadi ciri khas suatu Negara. Pada masa sekarang ini dimana generasi sekarang lebih menyukai media sosial atau dunia IT dibandingkan dengan bermain olahraga tradisional. kejadian ini sungguh mengkhawatirkan untuk generasi selanjutnya karena jika anak muda sekarang kurang berpartisipasi bahkan bersikap acuh terhadap olahraga tradisional maka kemungkinan terburuk yaitu hilangnya permainan khas Negara ini. Di Kabupaten Tuban olahraga tradisional berkembang ketika masyarakat pesisir utara mengadakan lomba siapa yang menang akan mendapatkan ikan yang di kenal dengan sebutan gulat pathol, dari hal itu Kabupaten Tuban mulai mengembangkan olahraga tradisional. Ada beberapa cabang olahraga tradisional yang berkembang di Tuban yaitu, gobak sodor, sumpitan, dagongan, terompah panjang, egrang, tarik tambang, nyunggi tampah, dan balap karun dan ada juga pencak dor serta gulat pathol yang menjadi ikon di Kabupaten Tuban. Perkembangan olahraga tradisional bisa dikatakan baik karena di lihat dari prestasi yang diperoleh, Kabupaten Tuban di Tahun 2016 sumpitan menjadi juara harapan I, tapi di tahun 2018 olahraga sumpitan mendapat juara III tingkat Nasional. Dan olahraga gulat pathol meraih juara I tingkat nasional selanjutnya mewakili Indonesia di vestifal olahraga tradisional di Malaysia. Kata Kunci : Olahraga tradisional, perkembangan, Kabupaten Tuban,
ANALISIS TINGKAT DEHIDRASI PADA ATLET CABANG OLAHRAGA PENCAK SILAT PUSLATDA JATIM 2019 MUJIB, ABDUL; PRAMONO, MADE
Jurnal Kesehatan Olahraga Vol 8, No 1 (2020)
Publisher : Jurnal Kesehatan Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKDehidrasi merupakan kekurangan minum yang terjadi di dalam organ manusia, kekurangan cairan sangat berpengaruh terhadap performa atlet, oleh karena itu seorang olahragawan harus mampu mencukupi kebutuhan cairan dalam tubuhnya. Dengan demikian atlet yang tidak dapat memenuhi kebutuhan konsumsi cairan dalam tubuhnya akan mengalami dehidrasi yang akan berdampak pada prestasinya, karena dehidrasi juga dapat menyebabkan atlet mudah mengalami kelelahan dan sulit berkonsentrasi sehingga mengakibatkan performa olahraga seorang atlet tidak optimal. Penelitian ini membahas tentang tingkat dehidrasi yang dialami oleh atlet pencak silat dalam rangka persiapan PON 2020 pada Pemusatan Latihan Daerah Jawa Timur. Hal ini dikarenakan kurangnya konsumsi cairan pada saat latihan yang dikhawatirkan berdampak pada dehidrasi sehingga mengakibatkan kurangnya konsentrasi dan menyebabkan atlet mudah lelah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif semi kuantitatif. Subyek penelitian berjumlah 12 orang atlet. Tes yang digunakan untuk mengukur tingkat dehidrasi dengan menggunakan pengambilan urine atlet setelah latihan. Untuk menjelaskan status tingkat dehidrasi atlet maka data diambil melalui tes warna urine kemudian dijabarkan status dehidrasinya berdasarkan indikator warna urine. Data tingkat dehidrasi menunjukkan bahwa dari 12 atlet terdapat 1 atlet mengalami dehidrasi kategori ringan I dengan persentase 8%, 1 atlet mengalami dehidrasi kategori ringan II dengan persentase 8%, 1 atlet mengalami dehidrasi kategori ringan III dengan persentase 8%, 2 atlet mengalami dehidrasi kategori sedang I dengan persentase 17%, 2 atlet mengalami dehidrasi kategori sedang II dengan persentase 17%, dan 5 atlet mengalami dehidrasi sedang tingkat III dengan persentase 42%, tidak ada atlet yang mengalami dehidrasi kategori berat I dan II sehingga persentase 0%. Data tersebut menunjukkan bahwa atlet PUSLATDA JATIM mengalami tingkat dehidrasi sedang dan ringan sehingga dapat disimpulkan bahwa tingkat dehidrasi yang paling banyak dialami atlet pencak silat PUSLATDA JATIM adalah 42% dengan tingkat dehidrasi sedang, hal ini menunjukkan bahwa pada saat latihan atlet mengalami dehidrasi sedang karena jumlah air yang dikonsumsi mereka stabil, maka dar itu perlunya menjaga hidrasi karena dapat menstabilkan performa latihan dan dapat mengakibatkan kondisi dalam keadaan optimal. Sehingga dengan konsumsi cairan yang cukup dapat membuat kondisi tubuh terhidrasi dengan baik sehingga mengoptimalkan performa atlet PUSLATDA JATIM. Kata Kunci : Dehidrasi, Hidrasi, Pencak Silat.ABSTRACT Dehydration lack of fluids that occur in the human body, an athlete must be able to meet the needs of fluids in the body because dehydration can affect performance. An athlete who does not meet the needs of fluids in his body will become dehydrated which will have an impact on his performance, because dehydration isa causes athletes to get tired and difficult to concentrate and will result in sports performance that an athlete is not optimal. This research discusses the level of dehydration experienced by pencak silat athletes in the context of preparation for the 2020 PON in the East Java Regional Training Center. This is because the lack of fluid consumption during exercise is feared to have an impact on dehydration, resulting in lack of concentration and causes athletes to get tired. This study uses a semi-quantitative qualitative method. The study subjects numbered 12 athletes consisting of 11 men and 1 woman. The test is used to measure the level of dehydration by using the urine of athletes after exercise. To explain the status of the athletes dehydration level, the data is taken through a uine color test and then described the dehydration system based on urine color indicators. Data on dehydration level shows that out of 12 athletes there is 1 athlete experiencing mild category dehydration I with a percentage of 8%, 1 athlete experiencing mild category dehydration II with 8% percentage, 1 athlete experiencing mild category dehydration III with 8% percentage, 2 athletes experiencing dehydration category moderate I with a percentage of 17%, 2 athletes were dehydrated moderate category II percentage with of 17%, 5 athletes were moderate dehydrated level III with a percentage of 42%, no athlete dehydrated the heavy category I and II so the percentage was 0%. The data shows that East Java PUSLATDA athletes experience moderate and mild dehydration levels the so it cant most dehydrated level experienced by pencak silat athletes in East Java is 42% with moderate dehydration levels, this shows that during training athletes experience moderate dehydration due to the amount of water they are consumed stable, and therefore the need to maintain hydration because it can stabilize training performance and can lead to conditions in optimal conditions. So that with adequate fluid consumption can make the bodys condition properly hydrated so as to optimize the performance of East Java PUSLATDA athletes.Keyword : Dehydration, Hydration, pencak silat
PENGARUH PEMBERIAN MINUMAN KOPI TERHADAP PENURUNAN DENYUT NADI RECOVERY SETELAH LATIHAN SUBMAKSIMAL PADA HIMPUNAN MAHASISWA PENCINTA ALAM UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA SALIM, KHOIRU; NUR BAWONO, MOKHAMAD
Jurnal Kesehatan Olahraga Vol 8, No 1 (2020)
Publisher : Jurnal Kesehatan Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latihan fisik berpotensi meningkatkan frekuensi denyut nadi karena semakin tinggi aktivitas tubuh maka semakin tinggi peningkatan aliran darah untuk mensuplai zat makanan dan oksigen ke jaringan otot sehingga jantung berkontraksi lebih cepat dan kuat. Salah satu faktor yang dapat mempengaruhi frekuensi denyut nadi adalah kafein. Fokus penelitian ini adalah kafein. Tujuan yang ingin didapat dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian minuman kopi terhadap penurunan denyut nadi recovery setelah latihan submaksimal dibandingkan dengan tanpa diberikan minuman kopi pada anggota Himapala Unesa periode 2018-2019. Metode penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan desain metode quasi eksperimen dengan pendekatan control group time series design. Sampel dibagi menjadi dua kelompok yang dibagi agar kedua kelompok seimbang dengan metode ordinal pairing. Hasil penelitian menunjukkan pada menit ke ? 5 pada kedua kelompok belum ada yang mencapai 100% recovery. Pada menit ke - 10, pada kelompok 1 dari 10 sampel terdapat 3 sampel yang telah mencapai 100% recovery. Pada kelompok 2 dari 10 sampel tidak satupun mencapai 100% recovery. Perbandingan antara kelompok 1 dan 2 pada recovery menit ke ? 10 adalah 30% : 0%. Pada recovery menit ke ? 15 ada 9 dari 10 sampel kelompok 1 telah mencapai 100% recovery. Sedangkan pada kelompok 2 terdapat 3 dari 10 sampel yang telah mencapai 100% recovery. Perbandingan antara kelompok 1 dan 2 pada recovery menit ke ? 15 adalah 90% : 30%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh pemberian minuman kopi terhadap penurunan denyut nadi recovery setelah latihan submaksimal pada Himpunan Mahasiswa Pencinta Alam Universitas Negeri Surabaya. Kata kunci : kafein, latihan submaksimal, denyut nadi recovery.
PEMAHAMAN PERATURAN FOULS PERMAINAN BOLABASKET MELALUI APLIKASI ANDROID PADA TIM PUTRA BOLABASKET FARANDY DEWANGGA, RAMA; FITHRONI, HIJRIN
Jurnal Kesehatan Olahraga Vol 8, No 1 (2020)
Publisher : Jurnal Kesehatan Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Bolabasket adalah permainan olahraga yang dilakukan secara berkelompok, terdiri atas 2 tim yang beranggotakan masing-masing 5 orang yang saling bertanding dengan tujuan mencetak poin dengan cara memasukan bola kedalam keranjang lawan. Olahraga bolabasket sendiri memiliki aturan dalam pertandingan, untuk aturan internasional diatur oleh FIBA sedangkan di Indonesia diatur oleh PERBASI. Semua peraturan yang telah dicantumkan di buku peraturan telah disetujui dan disepakati tersebut akan dipakai sebagai acuan untuk mengatur jalan pertandingan agar semua berjalan sesuai apa yang diharapkan. Sebagai pemain sudah seharusnya untuk memahami semua peraturan yang telah dijelaskan dalam buku peraturan, agar semua pertandingan yang dilakukan berjalan dengan lancar. Di era digital ini yang sangat mudah untuk mendapatkan semua informasi tentang semua peraturan-peraturan melalui gadget. Jadi tidak ada alasan untuk para pemain tidak lagi memahami peraturan-peraturan yang ada didalam olahraga bolabasket. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui ada atau tidaknya pengaruh dan seberapa besar pengaruh pemahaman peraturan fouls permainan bolabasket dengan menggunakan aplikasi android pada tim putra di SMAN 3 Mojokerto. Penelitian ini menggunakan instrumen angket yang diakses melalui Googleform sebagai alat untuk mengumpulkan data penelitian. Angket terdiri dari 25 butir soal pertanyaan yang diberikan kepada seluruh pemain dari tim putra SMAN 3 Mojokerto. Berikut hasil yang diperoleh: 1)Ada peningkatan pemahaman peraturan fouls permainan bolabasket dalam kategori cukup paham sebesar 58,35% dan dalam kategori paham sebesar 41,65%. 2)Terdapat perbedaan pengaruh sebesar hasil nilai thitung 5,515 dan taraf signifikan ttabel ?= 0,05 dengan df = 11 adalah 1,796 pada nilai post-test pemahaman peraturan fouls. Disimpulkan pemahaman peraturan fouls menggunakan aplikasi android berpengaruh pada pemahaman pemain tim putra SMA Negeri 3 Mojokerto. Kata kunci : Pemahaman, peraturan fouls, android, bolabasket Abstract Basketball is a sports game that is done in groups, consisting of 2 teams consisting of 5 people each competing with the aim of scoring points by putting the ball into the opponents basket. The basketball itself has rules in the competition, for international rules are regulated by FIBA ??while in Indonesia it is regulated by PERBASI. All the rules that have been listed in the rule book have been agreed and agreed upon will be used as a reference to set the course of the match so that everything goes as expected. As a player it is necessary to understand all the rules that have been explained in the rule book, so that all matches carried out run smoothly. In this digital age it is very easy to get all information about all the regulations through gadgets. So there is no reason for players to no longer understand the rules that exist in basketball. The aim of this research is to find out whether or not there is an influence and how big the influence of understanding the rules of fouls basketball game using the android application on the mens team at Public Senior High School 3 Mojokerto. This research uses a questionnaire instrument that is accessed through Googleform as a tool to collect research data. The questionnaire consisted of 25 question questions given to all players from the mens team of Public Senior High School 3 Mojokerto. The following results were obtained: 1) There was an increase in understanding of the rules of basketball fouls in the category of understanding enough by 58.35% and in the category of understanding by 41.65%. 2) There is a difference in the effect of the results of the t-test value of 5,515 and the significant level of table ? = 0.05 with df = 11 is 1.796 on the post-test value of understanding the fouls rules. It was concluded that understanding the rules of fouls using an android application had an effect on the understanding of the mens team players of Public senior High School 3 Mojokerto. Keywords: Understanding, fouls regulations, android, basketball
PENGARUH LATIHAN METODE CIRCUIT TRAINING TERHADAP KETERAMPILAN SHOOTING SEPAKBOLA TAMAMMUDIN, MUHAMMAD; WIDODO, ACHMAD
Jurnal Kesehatan Olahraga Vol 8, No 1 (2020)
Publisher : Jurnal Kesehatan Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Menendang shooting merupakan suatau kemampuan yang sangat dibutuhkan dalam mencetak gol. Shooting adalah salah satu keterampilan sepakbola yang sangatlah penting untuk ditingkatkan dalam berolahraga, karena untuk dapat mencetak gol ke gawang seorang pemain sepakbola harus memiliki tendangan yang baik, cepat dan tepat. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui adanya pengaruh latihan metode circuit training terhadap peningkatan keterampilan shooting pada Sekolah Sepakbola Akrab Kresna. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan menggunakan pre-test dan post-test. Sampel penelitian ini sebanyak 12 sampel. Hasil penelitian ini diperoleh rata-rata shooting pada pre-test sebesar 2,75 dan pada post-test sebesar 4,58. Berdasarkan uji normalitas data pre-test diperoleh hasil taraf signifikan 0,8 dan data post-test diperole hasil taraf signifikan 0,07 dan data berdistribusi normal, karena data pre-test dan post-test lebih besar dari pada ? (0,8 > 0,05 dan 0.07 > 0,05). Perhitungan uji perbedaan rata-rata shooting sebelum dan sesudah didasari oleh perhitungan statistic dengan menggunakan rumus paired sample t-test diperoleh taraf signifikan 0,00 maka terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil pre-test dan post-test. Jadi dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara pengaruh latihan metode circuit training terhadap keterampilan shooting pada Sekolah Sepakbola Akrab Kresna. Kata kunci: Shooting, Sepakbola, circuit training. Abstract Shooting is a skill that is very much needed in scoring goals. Shooting is one of the soccer skills that is very important to improve in sports, for the scoring ability a soccer player must have a good, fast and accurate kick. The purpose of this study was to determine the effect of the circuit training method to improve shooting skills at the Akrab Kresna Football School. This is an experimental research using pre-test and post-test. This study uses 12 samples. The results of this study obtained an average shooting at the pre-test is 2.75 and in the post-test is 4.58. Based on the normality test of the pre-test data obtained 0.8 in significant level and post-test data by the results of a significant level obtained 0.07 and the data are normally distributed, because the pre- test and post-test data is greater than ? (0.8> 0.05 and 0.07> 0.05). Calculation of test differences in average before and after shooting based on statistical calculations using the paired sample t-test formula obtained a significant level of 0.00, therefore significant difference between the results of the pre-test and post-test is acquired. So it can be concluded that there is a significant influence between the influence of the circuit training method training on shooting skills at the Akrab Kresna Football School. Keywords: Shooting, Football, Circuit training

Page 3 of 4 | Total Record : 31