cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Olahraga
  • jurnal-kesehatan-olahraga
  • Website
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Health,
Arjuna Subject : -
Articles 408 Documents
PENGARUH PEMBERIAN MINUMAN KOPI TERHADAP PENURUNAN DENYUT NADI RECOVERY SETELAH LATIHAN SUBMAKSIMAL PADA HIMPUNAN MAHASISWA PENCINTA ALAM UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA SALIM, KHOIRU; NUR BAWONO, MOKHAMAD
Jurnal Kesehatan Olahraga Vol 8, No 1 (2020)
Publisher : Jurnal Kesehatan Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latihan fisik berpotensi meningkatkan frekuensi denyut nadi karena semakin tinggi aktivitas tubuh maka semakin tinggi peningkatan aliran darah untuk mensuplai zat makanan dan oksigen ke jaringan otot sehingga jantung berkontraksi lebih cepat dan kuat. Salah satu faktor yang dapat mempengaruhi frekuensi denyut nadi adalah kafein. Fokus penelitian ini adalah kafein. Tujuan yang ingin didapat dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian minuman kopi terhadap penurunan denyut nadi recovery setelah latihan submaksimal dibandingkan dengan tanpa diberikan minuman kopi pada anggota Himapala Unesa periode 2018-2019. Metode penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan desain metode quasi eksperimen dengan pendekatan control group time series design. Sampel dibagi menjadi dua kelompok yang dibagi agar kedua kelompok seimbang dengan metode ordinal pairing. Hasil penelitian menunjukkan pada menit ke ? 5 pada kedua kelompok belum ada yang mencapai 100% recovery. Pada menit ke - 10, pada kelompok 1 dari 10 sampel terdapat 3 sampel yang telah mencapai 100% recovery. Pada kelompok 2 dari 10 sampel tidak satupun mencapai 100% recovery. Perbandingan antara kelompok 1 dan 2 pada recovery menit ke ? 10 adalah 30% : 0%. Pada recovery menit ke ? 15 ada 9 dari 10 sampel kelompok 1 telah mencapai 100% recovery. Sedangkan pada kelompok 2 terdapat 3 dari 10 sampel yang telah mencapai 100% recovery. Perbandingan antara kelompok 1 dan 2 pada recovery menit ke ? 15 adalah 90% : 30%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh pemberian minuman kopi terhadap penurunan denyut nadi recovery setelah latihan submaksimal pada Himpunan Mahasiswa Pencinta Alam Universitas Negeri Surabaya. Kata kunci : kafein, latihan submaksimal, denyut nadi recovery.
PEMAHAMAN PERATURAN FOULS PERMAINAN BOLABASKET MELALUI APLIKASI ANDROID PADA TIM PUTRA BOLABASKET FARANDY DEWANGGA, RAMA; FITHRONI, HIJRIN
Jurnal Kesehatan Olahraga Vol 8, No 1 (2020)
Publisher : Jurnal Kesehatan Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Bolabasket adalah permainan olahraga yang dilakukan secara berkelompok, terdiri atas 2 tim yang beranggotakan masing-masing 5 orang yang saling bertanding dengan tujuan mencetak poin dengan cara memasukan bola kedalam keranjang lawan. Olahraga bolabasket sendiri memiliki aturan dalam pertandingan, untuk aturan internasional diatur oleh FIBA sedangkan di Indonesia diatur oleh PERBASI. Semua peraturan yang telah dicantumkan di buku peraturan telah disetujui dan disepakati tersebut akan dipakai sebagai acuan untuk mengatur jalan pertandingan agar semua berjalan sesuai apa yang diharapkan. Sebagai pemain sudah seharusnya untuk memahami semua peraturan yang telah dijelaskan dalam buku peraturan, agar semua pertandingan yang dilakukan berjalan dengan lancar. Di era digital ini yang sangat mudah untuk mendapatkan semua informasi tentang semua peraturan-peraturan melalui gadget. Jadi tidak ada alasan untuk para pemain tidak lagi memahami peraturan-peraturan yang ada didalam olahraga bolabasket. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui ada atau tidaknya pengaruh dan seberapa besar pengaruh pemahaman peraturan fouls permainan bolabasket dengan menggunakan aplikasi android pada tim putra di SMAN 3 Mojokerto. Penelitian ini menggunakan instrumen angket yang diakses melalui Googleform sebagai alat untuk mengumpulkan data penelitian. Angket terdiri dari 25 butir soal pertanyaan yang diberikan kepada seluruh pemain dari tim putra SMAN 3 Mojokerto. Berikut hasil yang diperoleh: 1)Ada peningkatan pemahaman peraturan fouls permainan bolabasket dalam kategori cukup paham sebesar 58,35% dan dalam kategori paham sebesar 41,65%. 2)Terdapat perbedaan pengaruh sebesar hasil nilai thitung 5,515 dan taraf signifikan ttabel ?= 0,05 dengan df = 11 adalah 1,796 pada nilai post-test pemahaman peraturan fouls. Disimpulkan pemahaman peraturan fouls menggunakan aplikasi android berpengaruh pada pemahaman pemain tim putra SMA Negeri 3 Mojokerto. Kata kunci : Pemahaman, peraturan fouls, android, bolabasket Abstract Basketball is a sports game that is done in groups, consisting of 2 teams consisting of 5 people each competing with the aim of scoring points by putting the ball into the opponents basket. The basketball itself has rules in the competition, for international rules are regulated by FIBA ??while in Indonesia it is regulated by PERBASI. All the rules that have been listed in the rule book have been agreed and agreed upon will be used as a reference to set the course of the match so that everything goes as expected. As a player it is necessary to understand all the rules that have been explained in the rule book, so that all matches carried out run smoothly. In this digital age it is very easy to get all information about all the regulations through gadgets. So there is no reason for players to no longer understand the rules that exist in basketball. The aim of this research is to find out whether or not there is an influence and how big the influence of understanding the rules of fouls basketball game using the android application on the mens team at Public Senior High School 3 Mojokerto. This research uses a questionnaire instrument that is accessed through Googleform as a tool to collect research data. The questionnaire consisted of 25 question questions given to all players from the mens team of Public Senior High School 3 Mojokerto. The following results were obtained: 1) There was an increase in understanding of the rules of basketball fouls in the category of understanding enough by 58.35% and in the category of understanding by 41.65%. 2) There is a difference in the effect of the results of the t-test value of 5,515 and the significant level of table ? = 0.05 with df = 11 is 1.796 on the post-test value of understanding the fouls rules. It was concluded that understanding the rules of fouls using an android application had an effect on the understanding of the mens team players of Public senior High School 3 Mojokerto. Keywords: Understanding, fouls regulations, android, basketball
PENGARUH LATIHAN METODE CIRCUIT TRAINING TERHADAP KETERAMPILAN SHOOTING SEPAKBOLA TAMAMMUDIN, MUHAMMAD; WIDODO, ACHMAD
Jurnal Kesehatan Olahraga Vol 8, No 1 (2020)
Publisher : Jurnal Kesehatan Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Menendang shooting merupakan suatau kemampuan yang sangat dibutuhkan dalam mencetak gol. Shooting adalah salah satu keterampilan sepakbola yang sangatlah penting untuk ditingkatkan dalam berolahraga, karena untuk dapat mencetak gol ke gawang seorang pemain sepakbola harus memiliki tendangan yang baik, cepat dan tepat. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui adanya pengaruh latihan metode circuit training terhadap peningkatan keterampilan shooting pada Sekolah Sepakbola Akrab Kresna. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan menggunakan pre-test dan post-test. Sampel penelitian ini sebanyak 12 sampel. Hasil penelitian ini diperoleh rata-rata shooting pada pre-test sebesar 2,75 dan pada post-test sebesar 4,58. Berdasarkan uji normalitas data pre-test diperoleh hasil taraf signifikan 0,8 dan data post-test diperole hasil taraf signifikan 0,07 dan data berdistribusi normal, karena data pre-test dan post-test lebih besar dari pada ? (0,8 > 0,05 dan 0.07 > 0,05). Perhitungan uji perbedaan rata-rata shooting sebelum dan sesudah didasari oleh perhitungan statistic dengan menggunakan rumus paired sample t-test diperoleh taraf signifikan 0,00 maka terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil pre-test dan post-test. Jadi dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara pengaruh latihan metode circuit training terhadap keterampilan shooting pada Sekolah Sepakbola Akrab Kresna. Kata kunci: Shooting, Sepakbola, circuit training. Abstract Shooting is a skill that is very much needed in scoring goals. Shooting is one of the soccer skills that is very important to improve in sports, for the scoring ability a soccer player must have a good, fast and accurate kick. The purpose of this study was to determine the effect of the circuit training method to improve shooting skills at the Akrab Kresna Football School. This is an experimental research using pre-test and post-test. This study uses 12 samples. The results of this study obtained an average shooting at the pre-test is 2.75 and in the post-test is 4.58. Based on the normality test of the pre-test data obtained 0.8 in significant level and post-test data by the results of a significant level obtained 0.07 and the data are normally distributed, because the pre- test and post-test data is greater than ? (0.8> 0.05 and 0.07> 0.05). Calculation of test differences in average before and after shooting based on statistical calculations using the paired sample t-test formula obtained a significant level of 0.00, therefore significant difference between the results of the pre-test and post-test is acquired. So it can be concluded that there is a significant influence between the influence of the circuit training method training on shooting skills at the Akrab Kresna Football School. Keywords: Shooting, Football, Circuit training
PENGARUH MEKANIS MASASE LOKAL EKSTREMITAS BAWAH SEBAGAI PEMULIHAN PASIF TERHADAP KEKUATAN OTOT TUNGKAI ATLET JUJITSU SYARIFUDIN, ACHMAD; ROEPAJADI, JOESOEF
Jurnal Kesehatan Olahraga Vol 8, No 1 (2020)
Publisher : Jurnal Kesehatan Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Latihan atau aktifitas fisik yang dilakukan dengan intensitas tinggi akan mempunyai dampak pada tubuh, dari kelelahan otot hingga cedera yang berkepanjangan. Hal ini dikarenakan ketika melakukan aktifitas fisik yang berat otot akan mengalami kelelahan dan apabila dilakukan secara berkelanjutan otot harus mendapatkan program pemulihan, pemulihan sendiri sangat diperlukan ketika jadwal latihan atau pertandingan sangat padat. Peranan masase setelah melakukan latihan adalah sebagai pemulihan, yaitu sebagai cara mengurangi atau untuk menghilangkan rasa lelah, mengembalikan lagi kondisi fisik agar seperti semula, serta memperbaiki kerusakan-kerusakan kecil pada sel otot. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui tentang pengaruh mekanis masase lokal ekstremitas bawah sebagai pemulihan pasif terhadap kekuatan otot tungkai setelah latihan. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian eksperimen, dengan desain penelitian yang digunakan adalah one grup pretest posttest design. Subyek penelitian ini adalah atlet ju jitsu Universitas Negeri Surabaya yang berjumlah 15 orang laki-laki. Uji statistik menggunakan Uji-t menggunkan paired samples test dengan nilai signifikansi p < 0,05. Hasil penelitian pretets dan posttest diketahui bahwa nilai t-hitung adalah -5,844 dengan probabilitas (Sig) 0,000 maka menunjukkan nilai p- value paired samples test < 0,05. Hal ini menyatakan bahwa pemberian masase lokal ekstremitas bawah sebagai pemulihan pasif dapat mempercepat pemulihan tubuh dalam kekuatan otot tungkai setelah melakukan latihan.Kata Kunci: pemulihan pasif, masase lokal, kekuatan otot
MINAT SISWI SMK NEGERI 1 JOMBANG DALAM MENGIKUTI EKSTRAKURIKULER FUTSAL GHOFUR, ABDUL; WAHYUDI, HERI
Jurnal Kesehatan Olahraga Vol 8, No 3 (2020)
Publisher : Jurnal Kesehatan Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Proses mempelajari olahraga futsal terdapat faktor-faktor yang mempengaruhi, salah satunya minat. Minat adalah suatu rasa lebih suka dan rasa ketertarikan pada suatu hal atau aktivitas tanpa ada yang menyuruhPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui Minat Siswi SMK Negeri 1 Jombang Dalam Mengikuti Ekstrakurikuler Futsal. Penelitian ini merupakan deskriptif kuantitatif dengan teknik pengambilan sampel menggunakan random sampling. Populasi dalam penelitian kali ini adalah Siswi SMK Negeri 1 Jombang kelas sepuluh dan kelas sebelas sejumlah 1.003 siswi yang kemudian diambil 10% dari keseluruhan maka didapati 100 siswi sebagai sampel penelitian. Teknis analisis data menggunakan rumus likert dengan perhitungan menggunakan rumus excel. Adapun perhitungan skor dan persentase menggunakan skala Likert dimana skala ini digunakan untuk mengatur sikap, pendapat, dan persepsi seseorang atau sekelompok tentang kejadian atau gejala sosial. Dengan demikian skala likert sangat cocok untuk penghitungan skor pada penelitian kali ini karena pada penelitian ini variabel yang akan diukur dijabarkan menjadi indikator variabel. Kemudian indikator tersebut dijadikan sebagai titik tolak untuk menyusun item-item instrumen yang dapat berupa pernyataan atau pertanyaan. Hasil dari penelitian kali ini menunjukkan indikator (1) Motivasi memperoleh 68,64%, (2) Sikap terhadap ekstrakurikuler memperoleh 71,5%, (3) Keluarga memperoleh 64,8%, (4) Fasilitas di sekolah memperoleh 61,6%, (5) Teman pergaulan memperoleh 62,75%, (6) Faktor emosional memperoleh 61,28%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa Minat Siswi SMK Negeri 1 Jombang Dalam Mengikuti Ekstrakurikuler Futsal masuk dalam kategori tinggi , dengan perolehan persentase sebesar 65,096%. Kata kunci : Minat, Futsal, dan Ekstrakurikuler.
ANALISIS KONDISI FISIK TIM HOCKEY INDOOR PUTRI KABUPATEN SIDOARJO METIKASARI, SEPTIA; ROEPAJADI, JOESOEF
Jurnal Kesehatan Olahraga Vol 8, No 3 (2020)
Publisher : Jurnal Kesehatan Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Hoki indoor indoor putri Kabupaten Sidoarjo. Sementara tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mempelajari kondisi fisik tim hoki di dalam ruangan putri Kabupaten Sidoarjo pada tahun 2019. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kenyataan tentang kondisi fisik yang memerlukan atlet yang diperlukan untuk memperoleh prestasi yang dibutuhkan oleh tim hoki fisik di dalam ruangan di Kabupaten Sidoarjo untuk mencari penelitian diharapkan masih kurang dan harus diperbaiki lagi agar bisa mencapai target atau prestasi yang diinginkan. Potensi yang ada di diri Anda dalam upaya meningkatkan prestasi yang tidak dapat ditawar-tawar lagi diartikan sebagai kondisi fisik. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan jumlah peserta sebanyak 12 orang berjenis kelamin perempuan. Penelitian ini menggunakan 3 parameter tes dan pengukuran untuk mengukur kondisi fisik. Tes cepat (lari cepat 30 meter), tes kelincahan (lari zig-zag), dan tes daya tahan Aerobik (uji multistage) yang dilakukan di lapangan SMP Santa Maria II Sidoarjo. Data yang diperoleh pada penelitian ini dapat dikumpulkan 75%, rata-rata masuk dalam kategori kurang dari 75%, itu semua dapat diketahui dari hasil tes fisik yang tidak menentukan kualitas yang sesuai dengan kategori kurang. tes kelincahan (lari zig-zag), dan tes daya tahan Aerobik (uji multistage) yang dilakukan di lapangan SMP Santa Maria II Sidoarjo. Data yang diperoleh pada penelitian ini dapat dikumpulkan 75%, rata-rata masuk dalam kategori kurang dari 75%, itu semua dapat diketahui dari hasil tes yang tidak menunjukkan kualitas yang sesuai dengan kategori kurang. tes kelincahan (lari zig-zag), dan tes daya tahan Aerobik (uji multistage) yang dilakukan di lapangan SMP Santa Maria II Sidoarjo. Data yang diperoleh pada penelitian ini dapat dikumpulkan 75%, rata-rata masuk dalam kategori kurang dari 75%, itu semua dapat diketahui dari hasil tes fisik yang tidak menentukan kualitas yang sesuai dengan kategori kurang.Kata Kunci: hoki, Kondisi fisik.
HUBUNGAN ANTARA KOHESIVITAS KELOMPOK DENGAN MOTIVASI BERPRESTASI ANGGOTA UKM SEPAK BOLA UNESA IKHSA MAHENDRA GUMILAR, BAKUH; , PUDJIJUNIARTO
Jurnal Kesehatan Olahraga Vol 8, No 3 (2020)
Publisher : Jurnal Kesehatan Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakDalam suatu tim atau individu yang aktif dalam dunia olah raga prestasi tentunya selalu berorientasi terhadap sebuah kemenangan atau kesusksesan. Khususnya dalam olahraga beregu yang terdiri lebih dari dua orang pastinya sulit untuk menyamakan presepsi untuk menuju tujuan yang sama yaitu prestasi. Sepak bola khususnya dimana terdapat lebih dari 15 orang dalam satu tim dan di tuntut untuk satu tujuan yaitu pencapaian prestasi. Pada UKM sepak bola UNESA jadwal latihan dan program latihan tidak tentu. Jadwal latihan seminggu hanya satu kali dan ini sangat kurang untuk meningkatkan kohesivitas atau kekompakan. Karena salah satu faktor kekompakan adalah interaksi sosial yang tinggi. Dengan program latihan yang tidak periodesasi mengakibatkan setiap pemain lebih menonjolkan kemampuan bermain secara individu. Di lihat dari prestasi terakhir di event Piala Pancasila 2019 di UGM pada bulan November tim sepak bola UNESA hanya mampu meraih juara empat. Kekompakan di butuhkan untuk menciptakan atau mempengaruhi motivasi berprestasi. Adakah hubungan antara kohesivitas dengan motivasi berprestasi, dan seberapa besar hubungan tersebut. Tujuannya untuk mengetahui hubungan dan besarnya hubungan antara Kohesivitas dengan Motivasi. Jenis penelitian ini yaitu analisis kuantitatif dengan pendekatan diskriptif kuantitatif. Rancangan penelitian menggunkan metode korelasional yaitu untuk mengetahui hubungan antara kohesivitas dengan motivasi berprestasi. Instrument penelitian menggunakan angket hasil adopsi dari peneliti sebelumnya yang sudah teruji reliabilitas dan validitas. Populasi merupakan anggota UKM sepak bola UNESA berjenis kelamin laki-laki yang masih aktif kuliah berjumlah 100 anak. Sampel yang digunakan merupakan anggota UKM yang tergabung dalam tim pada event Piala Pancasila 2019 di UGM yang berjumlah 25 anak. Angket akan diisi masing masing sampel sesuai dengan keadaan. Penelitian ini dilaksanakan di lapangan sepak bola Universitas Negeri Surabaya Lidah Wetan pada saat latihan. Hasil dari penelitian mengungkapkan bahwa ada hubungan antara kohesivitas dengan motivasi berprestasi pada anggota UKM sepak bola UNESA. Hal ini di tunjukan dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,605 atau sama artinya dengan korelasi kuat. Besarnya hubungan Kohesivitas dengan motivasi berprestasi sebesar 36,60%. Ini menyatakan bahwa semakin besar kohesivitas maka semakin tinggi motivasi berprestasi sehingga menimbulkan performance dalam setiap pertandingan semakin bagus. Dengan demikian ada hubungan yang signifikan antara kohesivitas dengan motivasi berprestasi. Sedangkan besarnya hubungan sebesar 36,60% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain. Kata Kunci: kohesivitas, signifikansi, reliabilitas, validitas Abstract In a team or individual who is active in the world of sports achievement, of course is always oriented towards a victory or success. Especially in team sports consisting of more than two people, it is certainly difficult to equalize perception towards the same goal, namely achievement. Football in particular where there are more than 15 people in a team and are required for one goal, namely achievement. At UNESA Soccer UKM the training schedule and training program are not certain. The practice schedule is only once a week and this is very lacking to increase cohesiveness or cohesiveness. Because one factor of cohesiveness is high social interaction. With a training program that does not periodically result in each player better emphasizing the ability to play individually. Judging from the recent achievements at the 2019 Pancasila Cup event at UGM in November the UNESA soccer team was only able to win fourth place. Cohesiveness is needed to create or influence achievement motivation. Is there a relationship between cohesiveness and achievement motivation, and how big is the relationship. The aim is to find out the relationship and the magnitude of the relationship between cohesiveness and motivation. This type of research is quantitative analysis with quantitative descriptive approach. The study design uses the correlational method to find out the relationship between cohesiveness and achievement motivation. The research instrument used a questionnaire that was adopted from previous researchers who had tested the reliability and validity. The population is a member of UNESA soccer SMEs who are still active in college totaling 100 children. The sample used is a member of SMEs who joined the team at the 2019 Pancasila Cup event at UGM, amounting to 25 children. Questionnaire will be filled in each sample according to circumstances. This research was carried out in the football field of Surabaya State University Lidah Wetan during training. The results of the study revealed that there is a relationship between cohesiveness and achievement motivation in UNESA soccer UKM members. This is indicated by the correlation coefficient of 0.605 or the same meaning with a strong correlation. The magnitude of the relationship between cohesiveness and achievement motivation is 36.60%. It states that the greater the cohesiveness, the higher the achievement motivation so that the performance in each game will be better. Thus there is a significant relationship between cohesiveness and achievement motivation. While the magnitude of the relationship of 36.60% the rest is influenced by other factors. Keywords: cohesiveness, significance, reliability, validity
HUBUNGAN ANTARA KOHESIVITAS KELOMPOK DENGAN MOTIVASI BERPRESTASI ANGGOTA UKM SEPAK BOLA UNESA IKHSA MAHENDRA GUMILAR, BAKUH; , PUDJIJUNIARTO
Jurnal Kesehatan Olahraga Vol 8, No 3 (2020)
Publisher : Jurnal Kesehatan Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakDalam suatu tim atau individu yang aktif dalam dunia olah raga prestasi tentunya selalu berorientasi terhadap sebuah kemenangan atau kesusksesan. Khususnya dalam olahraga beregu yang terdiri lebih dari dua orang pastinya sulit untuk menyamakan presepsi untuk menuju tujuan yang sama yaitu prestasi. Sepak bola khususnya dimana terdapat lebih dari 15 orang dalam satu tim dan di tuntut untuk satu tujuan yaitu pencapaian prestasi. Pada UKM sepak bola UNESA jadwal latihan dan program latihan tidak tentu. Jadwal latihan seminggu hanya satu kali dan ini sangat kurang untuk meningkatkan kohesivitas atau kekompakan. Karena salah satu faktor kekompakan adalah interaksi sosial yang tinggi. Dengan program latihan yang tidak periodesasi mengakibatkan setiap pemain lebih menonjolkan kemampuan bermain secara individu. Di lihat dari prestasi terakhir di event Piala Pancasila 2019 di UGM pada bulan November tim sepak bola UNESA hanya mampu meraih juara empat. Kekompakan di butuhkan untuk menciptakan atau mempengaruhi motivasi berprestasi. Adakah hubungan antara kohesivitas dengan motivasi berprestasi, dan seberapa besar hubungan tersebut. Tujuannya untuk mengetahui hubungan dan besarnya hubungan antara Kohesivitas dengan Motivasi. Jenis penelitian ini yaitu analisis kuantitatif dengan pendekatan diskriptif kuantitatif. Rancangan penelitian menggunkan metode korelasional yaitu untuk mengetahui hubungan antara kohesivitas dengan motivasi berprestasi. Instrument penelitian menggunakan angket hasil adopsi dari peneliti sebelumnya yang sudah teruji reliabilitas dan validitas. Populasi merupakan anggota UKM sepak bola UNESA berjenis kelamin laki-laki yang masih aktif kuliah berjumlah 100 anak. Sampel yang digunakan merupakan anggota UKM yang tergabung dalam tim pada event Piala Pancasila 2019 di UGM yang berjumlah 25 anak. Angket akan diisi masing masing sampel sesuai dengan keadaan. Penelitian ini dilaksanakan di lapangan sepak bola Universitas Negeri Surabaya Lidah Wetan pada saat latihan. Hasil dari penelitian mengungkapkan bahwa ada hubungan antara kohesivitas dengan motivasi berprestasi pada anggota UKM sepak bola UNESA. Hal ini di tunjukan dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,605 atau sama artinya dengan korelasi kuat. Besarnya hubungan Kohesivitas dengan motivasi berprestasi sebesar 36,60%. Ini menyatakan bahwa semakin besar kohesivitas maka semakin tinggi motivasi berprestasi sehingga menimbulkan performance dalam setiap pertandingan semakin bagus. Dengan demikian ada hubungan yang signifikan antara kohesivitas dengan motivasi berprestasi. Sedangkan besarnya hubungan sebesar 36,60% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain. Kata Kunci: kohesivitas, signifikansi, reliabilitas, validitas Abstract In a team or individual who is active in the world of sports achievement, of course is always oriented towards a victory or success. Especially in team sports consisting of more than two people, it is certainly difficult to equalize perception towards the same goal, namely achievement. Football in particular where there are more than 15 people in a team and are required for one goal, namely achievement. At UNESA Soccer UKM the training schedule and training program are not certain. The practice schedule is only once a week and this is very lacking to increase cohesiveness or cohesiveness. Because one factor of cohesiveness is high social interaction. With a training program that does not periodically result in each player better emphasizing the ability to play individually. Judging from the recent achievements at the 2019 Pancasila Cup event at UGM in November the UNESA soccer team was only able to win fourth place. Cohesiveness is needed to create or influence achievement motivation. Is there a relationship between cohesiveness and achievement motivation, and how big is the relationship. The aim is to find out the relationship and the magnitude of the relationship between cohesiveness and motivation. This type of research is quantitative analysis with quantitative descriptive approach. The study design uses the correlational method to find out the relationship between cohesiveness and achievement motivation. The research instrument used a questionnaire that was adopted from previous researchers who had tested the reliability and validity. The population is a member of UNESA soccer SMEs who are still active in college totaling 100 children. The sample used is a member of SMEs who joined the team at the 2019 Pancasila Cup event at UGM, amounting to 25 children. Questionnaire will be filled in each sample according to circumstances. This research was carried out in the football field of Surabaya State University Lidah Wetan during training. The results of the study revealed that there is a relationship between cohesiveness and achievement motivation in UNESA soccer UKM members. This is indicated by the correlation coefficient of 0.605 or the same meaning with a strong correlation. The magnitude of the relationship between cohesiveness and achievement motivation is 36.60%. It states that the greater the cohesiveness, the higher the achievement motivation so that the performance in each game will be better. Thus there is a significant relationship between cohesiveness and achievement motivation. While the magnitude of the relationship of 36.60% the rest is influenced by other factors. Keywords: cohesiveness, significance, reliability, validity
HUBUNGAN ANTARA KOHESIVITAS KELOMPOK DENGAN MOTIVASI BERPRESTASI ANGGOTA UKM SEPAK BOLA UNESA IKHSA MAHENDRA GUMILAR, BAKUH; , PUDJIJUNIARTO
Jurnal Kesehatan Olahraga Vol 8, No 3 (2020)
Publisher : Jurnal Kesehatan Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakDalam suatu tim atau individu yang aktif dalam dunia olah raga prestasi tentunya selalu berorientasi terhadap sebuah kemenangan atau kesusksesan. Khususnya dalam olahraga beregu yang terdiri lebih dari dua orang pastinya sulit untuk menyamakan presepsi untuk menuju tujuan yang sama yaitu prestasi. Sepak bola khususnya dimana terdapat lebih dari 15 orang dalam satu tim dan di tuntut untuk satu tujuan yaitu pencapaian prestasi. Pada UKM sepak bola UNESA jadwal latihan dan program latihan tidak tentu. Jadwal latihan seminggu hanya satu kali dan ini sangat kurang untuk meningkatkan kohesivitas atau kekompakan. Karena salah satu faktor kekompakan adalah interaksi sosial yang tinggi. Dengan program latihan yang tidak periodesasi mengakibatkan setiap pemain lebih menonjolkan kemampuan bermain secara individu. Di lihat dari prestasi terakhir di event Piala Pancasila 2019 di UGM pada bulan November tim sepak bola UNESA hanya mampu meraih juara empat. Kekompakan di butuhkan untuk menciptakan atau mempengaruhi motivasi berprestasi. Adakah hubungan antara kohesivitas dengan motivasi berprestasi, dan seberapa besar hubungan tersebut. Tujuannya untuk mengetahui hubungan dan besarnya hubungan antara Kohesivitas dengan Motivasi. Jenis penelitian ini yaitu analisis kuantitatif dengan pendekatan diskriptif kuantitatif. Rancangan penelitian menggunkan metode korelasional yaitu untuk mengetahui hubungan antara kohesivitas dengan motivasi berprestasi. Instrument penelitian menggunakan angket hasil adopsi dari peneliti sebelumnya yang sudah teruji reliabilitas dan validitas. Populasi merupakan anggota UKM sepak bola UNESA berjenis kelamin laki-laki yang masih aktif kuliah berjumlah 100 anak. Sampel yang digunakan merupakan anggota UKM yang tergabung dalam tim pada event Piala Pancasila 2019 di UGM yang berjumlah 25 anak. Angket akan diisi masing masing sampel sesuai dengan keadaan. Penelitian ini dilaksanakan di lapangan sepak bola Universitas Negeri Surabaya Lidah Wetan pada saat latihan. Hasil dari penelitian mengungkapkan bahwa ada hubungan antara kohesivitas dengan motivasi berprestasi pada anggota UKM sepak bola UNESA. Hal ini di tunjukan dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,605 atau sama artinya dengan korelasi kuat. Besarnya hubungan Kohesivitas dengan motivasi berprestasi sebesar 36,60%. Ini menyatakan bahwa semakin besar kohesivitas maka semakin tinggi motivasi berprestasi sehingga menimbulkan performance dalam setiap pertandingan semakin bagus. Dengan demikian ada hubungan yang signifikan antara kohesivitas dengan motivasi berprestasi. Sedangkan besarnya hubungan sebesar 36,60% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain. Kata Kunci: kohesivitas, signifikansi, reliabilitas, validitas Abstract In a team or individual who is active in the world of sports achievement, of course is always oriented towards a victory or success. Especially in team sports consisting of more than two people, it is certainly difficult to equalize perception towards the same goal, namely achievement. Football in particular where there are more than 15 people in a team and are required for one goal, namely achievement. At UNESA Soccer UKM the training schedule and training program are not certain. The practice schedule is only once a week and this is very lacking to increase cohesiveness or cohesiveness. Because one factor of cohesiveness is high social interaction. With a training program that does not periodically result in each player better emphasizing the ability to play individually. Judging from the recent achievements at the 2019 Pancasila Cup event at UGM in November the UNESA soccer team was only able to win fourth place. Cohesiveness is needed to create or influence achievement motivation. Is there a relationship between cohesiveness and achievement motivation, and how big is the relationship. The aim is to find out the relationship and the magnitude of the relationship between cohesiveness and motivation. This type of research is quantitative analysis with quantitative descriptive approach. The study design uses the correlational method to find out the relationship between cohesiveness and achievement motivation. The research instrument used a questionnaire that was adopted from previous researchers who had tested the reliability and validity. The population is a member of UNESA soccer SMEs who are still active in college totaling 100 children. The sample used is a member of SMEs who joined the team at the 2019 Pancasila Cup event at UGM, amounting to 25 children. Questionnaire will be filled in each sample according to circumstances. This research was carried out in the football field of Surabaya State University Lidah Wetan during training. The results of the study revealed that there is a relationship between cohesiveness and achievement motivation in UNESA soccer UKM members. This is indicated by the correlation coefficient of 0.605 or the same meaning with a strong correlation. The magnitude of the relationship between cohesiveness and achievement motivation is 36.60%. It states that the greater the cohesiveness, the higher the achievement motivation so that the performance in each game will be better. Thus there is a significant relationship between cohesiveness and achievement motivation. While the magnitude of the relationship of 36.60% the rest is influenced by other factors. Keywords: cohesiveness, significance, reliability, validity
MINAT SISWI SMK NEGERI 1 JOMBANG DALAM MENGIKUTI EKSTRAKURIKULER FUTSAL GHOFUR, ABDUL; WAHYUDI, HERI
Jurnal Kesehatan Olahraga Vol 8, No 3 (2020)
Publisher : Jurnal Kesehatan Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Proses mempelajari olahraga futsal terdapat faktor-faktor yang mempengaruhi, salah satunya minat. Minat adalah suatu rasa lebih suka dan rasa ketertarikan pada suatu hal atau aktivitas tanpa ada yang menyuruhPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui Minat Siswi SMK Negeri 1 Jombang Dalam Mengikuti Ekstrakurikuler Futsal. Penelitian ini merupakan deskriptif kuantitatif dengan teknik pengambilan sampel menggunakan random sampling. Populasi dalam penelitian kali ini adalah Siswi SMK Negeri 1 Jombang kelas sepuluh dan kelas sebelas sejumlah 1.003 siswi yang kemudian diambil 10% dari keseluruhan maka didapati 100 siswi sebagai sampel penelitian. Teknis analisis data menggunakan rumus likert dengan perhitungan menggunakan rumus excel. Adapun perhitungan skor dan persentase menggunakan skala Likert dimana skala ini digunakan untuk mengatur sikap, pendapat, dan persepsi seseorang atau sekelompok tentang kejadian atau gejala sosial. Dengan demikian skala likert sangat cocok untuk penghitungan skor pada penelitian kali ini karena pada penelitian ini variabel yang akan diukur dijabarkan menjadi indikator variabel. Kemudian indikator tersebut dijadikan sebagai titik tolak untuk menyusun item-item instrumen yang dapat berupa pernyataan atau pertanyaan. Hasil dari penelitian kali ini menunjukkan indikator (1) Motivasi memperoleh 68,64%, (2) Sikap terhadap ekstrakurikuler memperoleh 71,5%, (3) Keluarga memperoleh 64,8%, (4) Fasilitas di sekolah memperoleh 61,6%, (5) Teman pergaulan memperoleh 62,75%, (6) Faktor emosional memperoleh 61,28%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa Minat Siswi SMK Negeri 1 Jombang Dalam Mengikuti Ekstrakurikuler Futsal masuk dalam kategori tinggi , dengan perolehan persentase sebesar 65,096%. Kata kunci : Minat, Futsal, dan Ekstrakurikuler.