cover
Contact Name
Jurnal Pedagogik Indonesia
Contact Email
jpi.ksatriacendekia@gmail.com
Phone
+628111821933
Journal Mail Official
jpi.ksatriacendekia@gmail.com
Editorial Address
Komplek Bumi Atlet, Blok Karate No. 12, Desa Cibiru Hilir, Kecamatan Cileunyi, Kab. Bandung, Jawa Barat 40626
Location
Kab. bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Pedagogik Indonesia: Yayasan Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Ksatria Siliwangi
Published by CV. Ksatria Siliwangi
ISSN : -     EISSN : 29639670     DOI : https://doi.org/10.67025/jpi.v3i2.32
Core Subject :
The Indonesian Journal of Pedagogy is a scientific journal published by CV Kastria Siliwangi that focuses on the field of education. This journal contains research results and scientific studies related to the development of educational theory and practice in Indonesia. The scope of publication covers primary, secondary, and higher education, with a focus on issues of learning, curriculum, educational evaluation, as well as educational innovation and policy. The Indonesian Journal of Pedagogy aims to be a forum for scientific dissemination for academics, researchers, and education practitioners to contribute to the development of science and the improvement of national education quality. This journal is published periodically every six months, in December and June.
Arjuna Subject : -
Articles 32 Documents
Karakter Bertanggung Jawab Dalam Permainan “Ucing Sumput” Di Kampung Pasirmulya Kecamatan Pangalengan Kabupaten Bandung Kamal Ismail
Jurnal Pedagogik Indonesia: Yayasan Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Ksatria Siliwangi Vol 2 No 1 (2023): Jurnal Pedagogik Indonesia: Yayasan Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Ksatria Sili
Publisher : CV. Ksatria Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67025/jpi.v2i1.23

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tentang permainan Ucing Sumput dalam perspektif aspek karakter bertanggung jawab. Ruang lingkup dari artikel ini berisi tentang pengertian, struktur dan kegiatan dari Ucing Sumput. Metode yang di gunakan dalam penulisan artikel ini berupa tinjauan pustaka dan observasi lapangan di Kampung Pasirmulya. Hasil dari kajian ini berupa gambaran mengenai pemerolehan karakter bertanggung jawab melalui Ucing Sumput, kemudian hasil guna dari tulisan ini menjadi referensi dalam pengembangan penelitian karakter bertanggung jawab.
Rancang Bangun Multimedia Berbasis Augmented Reality pada Mata Pelajaran PKn dalam Materi Garuda Pancasila di Sekolah Dasar Imam Catur Pratomo; Yusuf Tri Herlambang; Dinie Anggraeni Dewi
Jurnal Pedagogik Indonesia: Yayasan Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Ksatria Siliwangi Vol 2 No 1 (2023): Jurnal Pedagogik Indonesia: Yayasan Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Ksatria Sili
Publisher : CV. Ksatria Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67025/jpi.v2i1.24

Abstract

Penelitian ini merupakan rancang bangun multimedia berbasis augmented reality pada mata pelajaran PKn dalam materi Garuda Pancasila di sekolah dasar. Penelitian ini dilakukan untuk mendesain dan menguji kelayakan multimedia pembelajaran berbasis augmented reality di sekolah dasar.  Metode yang digunakan dalam penelitian yaitu Design and Development menggunakan pengembangan model ADDIE yang mencakup 5 tahapan yaitu analysis, design, development, implementation, dan evaluation. Partisipan penelitian terdiri dari ahli materi, ahli kebahasaan, ahli media serta dari pengguna yaitu guru dan siswa untuk mendapatkan hasil penilaian kelayakan pada multimedia pembelajaran yang telah dibuat serta respon dari pengguna. Teknik analisis data yang digunakan meliputi pengumpulan data, penyajian data, reduksi data dan penarikan kesimpulan untuk menjawab rumusan masalah yang diajukan. Oleh karena itu, perolehan nilai dari ahli materi untuk aspek isi/materi dan penyajian mendapatkan nilai dengan persentase 96,5% termasuk interpretasi “Sangat Baik”. Hasil penilaian dari ahli bahasa untuk aspek kebahasaan mendapatkan nilai dengan persentase 100% termasuk interpretasi “Sangat Baik”. Hasil penilaian dari ahli media untuk aspek kegrafikan mendapatkan nilai dengan persentase 76% termasuk interpretasi “Sangat Baik. Selanjutnya penilaian pengguna guru mendapatkan persentase 97,5% dengan interpretasi “Sangat Baik” dan pengguna siswa mendapatkan persentase 87,1% dengan interpretasi “Sangat Baik”. Dari respon tersebut multimedia pembelajaran berbasis augmented reality layak digunakan dalam pembelajaran serta mendapatkan respon positif dari pengguna siswa maupun guru.
Permainan Tradisional Dapat Menstimulasi Perkembangan Karakter Anak Asri Ashari; Elan Elan; Gilar Gandana
Jurnal Pedagogik Indonesia: Yayasan Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Ksatria Siliwangi Vol 2 No 1 (2023): Jurnal Pedagogik Indonesia: Yayasan Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Ksatria Sili
Publisher : CV. Ksatria Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67025/jpi.v2i1.25

Abstract

Permainan tradisional memiliki nilai-nilai positif yang dapat diterapkan kepada anak tentunya dapat bermanfaat bagi perkembangan anak salah satunya dapat menstimulasi perkembangan karakter anak. Dalam melakukan kegiatan-kegiatan permainan pada anak, guru perlu mengamati nilai pendidikan karakter apa saja yang terkandung pada permainan tersebut Subjek penelitian ini adalah Kepala Sekolah dan Guru Kober Nurul Iman. Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai pendidikan yang terkandung dalam permainan untuk menstimulasi perkembangan karakter. Pendekatan ini menggunakan metode observasi. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancra, dan observasi. Dari data yang terkumpul kemudian diolah untuk disajikan sebagai data yang utuh. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, maka dapat disimpulkan maka permainan tradisional mengandung nilai karakter bagi anak. Guru dalam memberikan stimulasi perkembangan pada anak melalui permainan harus mengamati nilai-nilai pendidikan yang terkandung didalam permanan tersebut. Sehingga nantinya guru dapat memberikan stimulasi yang cocok bagi anak.
Analisis Penggunaan Chat-GPT Oleh Mahasiswa Terhadap Proses Pendidikan di Perguruan Tinggi Rahman Wahid; Eviana Hikamudin; Ani Hendriani
Jurnal Pedagogik Indonesia: Yayasan Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Ksatria Siliwangi Vol 2 No 1 (2023): Jurnal Pedagogik Indonesia: Yayasan Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Ksatria Sili
Publisher : CV. Ksatria Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67025/jpi.v2i1.30

Abstract

Penggunaan kecerdasan buatan dalam dunia akademis merupakan topik hangat di dalam bidang pendidikan dewasa ini. Penggunaan chatGPT dalam pendidikan tinggi memiliki potensi untuk menawarkan berbagai manfaat, termasuk peningkatan keterlibatan siswa, kolaborasi, dan aksesibilitas. Namun, alat ini juga menimbulkan sejumlah tantangan dan kekhawatiran, terutama dalam kaitannya dengan kejujuran akademis dan plagiarisme. Artikel ini membahas peluang dan tantangan penggunaan chatGPT di pendidikan tinggi, dengan fokus pada potensi risiko dan manfaat dari alat ini dan cara-cara yang dapat digunakan universitas untuk mengatasi tantangan yang ditimbulkannya. Adapun penelitian ini menggunakan pendekatan kualiatif dengan metode survey. Artikel ini juga akan membahas secara sekilas fitur dan kemampuan utama chatGPT serta memberikan contoh penggunaannya dalam pendidikan tinggi. Artikel ini juga mempertimbangkan dampak penggunaan chatGPT terhadap ketidakjujuran akademik dan kesulitan dalam mendeteksi dan mencegah pelanggaran tersebut. Akhirnya, artikel ini menyarankan berbagai strategi yang dapat diadopsi oleh universitas untuk memastikan bahwa chatGPT dapat digunakan secara etis dan bertanggung jawab, termasuk mengembangkan kebijakan dan prosedur serta untuk mendeteksi dan mencegah kecurangan dari penggunaan chatGPT.
Flash Card sebagai Media dalam Memfasilitasi Kemampuan Mengenal Huruf Anak Usia Dini Dita Nailul Rohmah; Elan Elan; Taopik Rahman
Jurnal Pedagogik Indonesia: Yayasan Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Ksatria Siliwangi Vol 2 No 1 (2023): Jurnal Pedagogik Indonesia: Yayasan Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Ksatria Sili
Publisher : CV. Ksatria Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67025/jpi.v2i1.31

Abstract

Pendidikan anak usia dini adalah suatu upaya pembinaan yang ditujukan kepada anak sejak lahir sampai dengan usia enam tahun yang dilakukan melalui pemberian rangsangan pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani agar anak memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan lebih lanjut. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kemampuan mengenal huruf anak dini  dan media flash card sebagai solusi dari permasalahan yang ada. Penelitian ini termasuk ke dalam penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data observasi dan dokumentasi. Berdasarkan observasi kemampuan mengenal huruf kelompok A masih belum berkembang sangat baik, ada beberapa anak yang belum mengenal huruf baik itu bentuk atau bunyi hurufnya. Flash card  merupakan salah satu solusi dari media yang dapat menstimulasi perkembangan mengenal huruf anak usia dini
Pelestarian Nilai-Nilai Kearifan Lokal Melalui Upacara Adat Seren Taun di Desa Citorek Lebak Banten Imam Hidayat; Babang Robandi; Pupun Nuryani
Jurnal Pedagogik Indonesia: Yayasan Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Ksatria Siliwangi Vol 3 No 2 (2025): Jurnal Pedagogi Indonesia: Yayasan Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Ksatria Siliw
Publisher : CV. Ksatria Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67025/jpi.v3i2.32

Abstract

Karya tulis ini bertujuan untuk menggambarkan pelestarian nilai – nilai Kearifan lokal pada upacara adat seren taun di Desa Citorek Lebak Banten.Topik pembahasan meliputi kajian tentang deskripsi upacara adat seren taun di Desa Citorek Lebak Banten, nilai pedagogik yang terkandung dalam upacara adat seren taun dan pelestarian nilai – nilai kearifan lokal melalui upacara adat seren taun di Desa Citorek Lebak Banten. proses pengumpulan data ditempuh menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan menggunakan metode ethnografi. Hasil kajian ini adalah terdapat nilai – nilai kearifan lokal pada upacara adat seren taun yang berkaitan dengan perkembangan jaman pada saat ini. yang mana di dalamnya terdapat beberap nilai, diantaranya: nilai sosial, nilai, moral, nilai pendidikan, nilai agama dan nilai lingkungan. Nilai - nilai tersebut terakomodir dalam budaya dan tradisi yang ada di desa Citorek Lebak Banten
Pengaruh Model Think Talk Write Terhadap Prestasi Belajar Siswa Di Sdn Karangdan Vina Pebri; Budi Hendrawan
Jurnal Pedagogik Indonesia: Yayasan Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Ksatria Siliwangi Vol 3 No 2 (2025): Jurnal Pedagogi Indonesia: Yayasan Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Ksatria Siliw
Publisher : CV. Ksatria Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67025/jpi.v3i2.34

Abstract

IPA sebagai salah satu mata pelajaran di sekolah dasar yang dinilai memegang peranan penting, karena IPA merupakan pengetahuan tentang alam yang sering dijumpai dalam kehidupan sehari-hari siswa. Melalui wawancara yang dilakukan penulis  kepada guru kelas IV SDN Karangdan, diketahui bahwa prestasi pada materi bagian-bagian tubuh tumbuhan masih rendah, model pembelajaran yang dilakukan guru masih menggunakan ceramah,  sehingga kurangnya rasa antusiasme siswa saat pembelajaran berlangsung. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model think talk write (TTW) terhadap prestasi belajar IPA materi bagian-bagian tumbuhan dan fungsinya kelas IV SDN Karangdan. Penelitian ini termasuk penelitian eksperimen semu (quasy-experiment) menggunakan desain non-equivalent control group. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SDN Karangdan, yang terdiri dari kelas A 28 siswa dan kelas B 25 siswa, sehingga seluruhnya berjumlah 53 siswa. Pengambilan sampel dengan menggunakan teknik total sampel, di mana semua anggota populasi dijadikan sampel. Penentuan kelas eksperimen dan kelas kontrol dalam penelitian ini menggunakan teknik random sampling, kelas IV A SDN Karangdan sebagai kelas kontrol yang berjumlah 28 siswa dan kelas IV B SDN Karangdan sebagai kelas eksperimen yang berjumlah 25 siswa. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan diperoleh bahwa dengan menggunakan model Think-Talk-Write (TTW) dapat meningkatkan prestasi belajar siswa, berdasarkan analisis hipotesis signifikansi (Two Tailed) < dari ½ 0,05 maka Ho ditolak, yang itu berarti terdapat pengaruh model Think Talk Write (TTW) terhadap prestasi belajar IPA materi bagian-bagian tubuh tumbuhan dan fungsinya Kelas IV SDN Karangdan, hal itu juga terlihat dari  perbedaan antara rata-rata posttest prestasi belajar pada kelas eksperimen lebih tinggi dari kelas kontrol, pada kelas eksperimen rata-ratanya yaitu 86.8 dan rata-rata prestasi belajar pada kelas kontrol yaitu 68.7.
Kajian Studi Literatur: Perspektif Budaya Dan Pendidikan Di Indonesia Yoga Prima Putra; Berlian Ocsis; Wendi Saputra; Rifki Ahmad Fauzi
Jurnal Pedagogik Indonesia: Yayasan Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Ksatria Siliwangi Vol 3 No 2 (2025): Jurnal Pedagogi Indonesia: Yayasan Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Ksatria Siliw
Publisher : CV. Ksatria Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67025/jpi.v3i2.60

Abstract

Tujuan Penulisan artikel ilmiah ini mendeskripsikan, serta mengkaji dan menganalisis pengenalan budaya dan pendidikan di Indonesia.  Metode yang digunakan pada penulisan artikel ini menggunakan metode studi literatur yang mengkaji dan menganalisis dari berbagai sumber yakini: buku, jurnal dan artikel lain yang memiliki relevansi dengan topik pembahasan. Kajian data dalam penulisan artikel ilmiah ini dilakukan melalui beberapa tahapan, diantaranya: Bahan kajian artikel yang sudah terkumpul akan dikelompokkan sesuai dengan rumusan masalah pada artikel ini. Selanjutnya, melakukan analisis terhadap bahan kajian artikel yang sudah terkumpul. Setelah melakukan analisis, langkah selanjutnya adalah membuat kesimpulan. Berdasarkan hasil dari kajian studi literatur tersebut maka dapat diketahui bahwa dampakdari mengkaji budaya dan pendidikan terdapat hal yang sangat signifikan perbedaannya, yaitu dengan ditunjukannya sebuah fakta bahwa tidak sedikit peserta didik atau masyarakat luas yang terdampak arus globalisasi atau modernisme sehingga membuat merosotnya rasa kepemilikan budaya di benak mereka luntur. Akan tetapi, permsalahan tersebut bisa ditanggulangi dengan menerapkan nilai-nilai pendidikan yang mengaktualisasikan kearifan lokal sebagai media penghubungnya.
Elementary Teachers’ Misconceptions about Joyful Learning in Deep Learning-Based Instruction: A Certainty of Response Index (CRI) Analysis Muhamad Andrian; Dede Trie Kurniawan
Jurnal Pedagogik Indonesia: Yayasan Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Ksatria Siliwangi Vol 3 No 2 (2025): Jurnal Pedagogi Indonesia: Yayasan Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Ksatria Siliw
Publisher : CV. Ksatria Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67025/jpi.v3i2.61

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat miskonsepsi guru sekolah dasar terhadap konsep Joyful Learning dalam konteks pembelajaran berbasis Deep Learning dengan menggunakan pendekatan Certainty of Response Index (CRI). Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan teknik misconception analysis berbasis CRI. Subjek penelitian terdiri atas 37 guru Sekolah Dasar di Kota Bandung yang menjawab 15 butir pernyataan konseptual terkait penerapan Joyful Learning dalam pembelajaran bermakna. Data dikumpulkan melalui angket daring dengan lima tingkat keyakinan (sangat tidak yakin–sangat yakin), kemudian dianalisis untuk menentukan kategori paham, tidak paham, dan miskonsepsi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar guru telah memahami konsep dasar Joyful Learning, khususnya pada indikator peran guru sebagai fasilitator, refleksi pembelajaran, serta pemanfaatan teknologi pendidikan dengan rata-rata CRI di atas 0,80 (paham tinggi). Namun, ditemukan miskonsepsi sedang hingga tinggi pada beberapa indikator, terutama pada anggapan bahwa Joyful Learning tidak mendukung Deep Learning (68,8% miskonsepsi; CRI = 0,78) dan bahwa aktivitas yang ramai otomatis bermakna (47,2% miskonsepsi; CRI = 0,69). Selain itu, 50% guru masih beranggapan bahwa penilaian formatif dapat mengganggu suasana belajar yang menyenangkan. Temuan ini menunjukkan bahwa sebagian guru masih menafsirkan Joyful Learning secara sempit sebagai kegiatan yang menyenangkan tanpa menekankan kedalaman berpikir dan refleksi siswa. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan perlunya pelatihan pedagogik dan supervisi akademik yang menekankan integrasi antara kesenangan belajar dan kedalaman kognitif dalam pembelajaran bermakna.
Implementasi Pendidikan Multikultural di Sekolah Dasa Rahman Wahid; Yunus Abidin; Yusuf Tri Herlambang
Jurnal Pedagogik Indonesia: Yayasan Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Ksatria Siliwangi Vol 3 No 2 (2025): Jurnal Pedagogi Indonesia: Yayasan Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Ksatria Siliw
Publisher : CV. Ksatria Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67025/jpi.v3i2.62

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui implementasi, hambatan dan solusi, serta dampak pendidikan multikultural di sekolah dasar Islam Al-Amanah Kecamatan Cileunyi Kabupaten Bandung. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan menggunakan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu wawancara dan studi dokumen. Hasil penelitian menunjukan bahwa Sekolah Dasar Islam Al-Amanah telah mengimplementasikan pendidikan multikultural dengan cukup baik seperti kebijakan untuk saling menghargai dan toleransi dalam tata tertib dan pembiasaan kultur sekolah. Selain itu program sekolah juga menunjang implementasi pendidikan multikultural seperti ekstrakulikuler serta program tahunan (pentas seni, studi budaya, dan gelar kreatifitas). Dalam proses pembelajaran, integrasi konten multikultural dilakukan dalam beberapa mata pelajaran, khususnya mata pelajaran PKn dengan menggunakan metode pembelajaran demonstrasi dan bermain peran. Hambatan yang dialami sekolah dalam implementasi pendidikan multikultural di antaranya adalah masih kurangnya media poster multibudaya dan rasa kepedulian sosial siswa yang masih perlu ditingkatkan. Solusi yang diberikan sekolah untuk mengatasi hambatan implementasi multikultural di antaranya adalah meningkatkan pengetahuan guru tentang konsep multikulturalisme dan menambah media pendidikan multikultural di sekitar sekolah. Sedangkan dampak yang dirasakan sekolah terhadap implementasi pendidikan multikultural adalah terciptanya iklim kekeluargaan dan rasa saling toleransi antar warga sekolah.

Page 2 of 4 | Total Record : 32