cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Ekonomi (JUPE)
ISSN : 23375752     EISSN : 27209660     DOI : -
Core Subject : Economy, Education,
Jurnal Pendidikan Ekonomi (JUPE), published thrice a year (January, Mei, and September), is a peer-reviewed journal that is managed by the Department of Economic Education, Faculty of Economics, Universitas Negeri Surabaya. JUPE aims to help researchers publish their work for a wider audience. We consider original research articles and review articles in any research areas of (but is not limited to) economics and business education, such as economics education, entrepreneurship education, economics learning strategies, educational economics, classroom action research, development of learning materials, teaching models, learning instruction, and learning media.
Arjuna Subject : -
Articles 1,004 Documents
ANALISIS DAMPAK ALIH FUNGSI LAHAN PERTANIAN MENJADI KAWASAN PERUMAHAN TERHADAP PENDAPATAN PETANI DUSUN PUNCEL DESA DEKET WETAN LAMONGAN FAJAR JANUAR TRI HENDRAWAN
Jurnal Pendidikan Ekonomi (JUPE) Vol 4 No 3 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jupe.v4n3.p%p

Abstract

Abstrak Sektor pertanian, peternakan, kehutanan, dan perikanan merupakan sektor kedua setelah sektor industri pengolahan yang memberikan kontribusi besar terhadap peningkatan PDRB Indonesia. PDRB merupakan salah satu indikator yang menggambarkan pertumbuhan ekonomi suatu wilayah atau negara. Hal ini dapat dilihat pada Tabel 1. dimana pertanian, peternakan, kehutanan, dan perikanan pada tahun 2010 dan 2011 menyumbang masing-masing sebesar Rp 985,40 triliyun dan Rp 1.039,50 triliyun. Sumbangan sektor pertanian ini naik sebesar Rp 54,10 triliyun. Jika berdasarkan harga konstan, pertanian, peternakan, kehutanan, dan perikanan menyumbang sebesar Rp 304,70 triliyun dan Rp 313,70 triliyun. Sumbangan sektor pertanian berdasarkan harga konstan naik sebesar Rp9,00 triliyun. Hal ini menunjukkan bahwa sector pertanian, peternakan, kehutanan, dan perikanan masih memberikan sumbangan yang besar terhadap pembangunan di Indonesia. Kata kunci : Alih Fungsi Lahan, Pendapatan
Efektivitas Pengembangan LKS Berorientasi Problem Based Learning untuk Melatihkan Keterampilan Berpikir Kritis Pada Materi Kebijakan Moneter kelas XI IIS NINA AGUSTINA
Jurnal Pendidikan Ekonomi (JUPE) Vol 4 No 3 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jupe.v4n3.p%p

Abstract

Abstrak Proses kegiatan belajar mengajar tidak lepas dari adanya sebuah bahan ajar. Bahan ajar dipilih guru untuk sebagai sarana menyampaikan materi pelajaran kepada peserta didik. Salah satu bahan ajar yang gencar digunakan adalah LKS. Dalam penggunaan sebuah bahan ajar, perlu adanya inovasi termasuk ketika guru memilih untuk menggunakan LKS sebagai bahan ajar. Tujuan dari penelitian ini adalah 1) untuk mendeskripsikan kelayakan LKS yang dinilai oleh ahli materi, bahasa, dan pembelajaran, 2) untuk mendeskripsikan efektivitas penggunaan LKS, 3) untuk mendeskripsikan respon siswa terhadap LKS. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah model 4-D dari Thiagarajan yang meliputi Pendefinisian, Perancangan, Pengembangan, dan Penyebaran, namun tahap penyebaran tidak dilakukan pada penelitian ini. Setelah dilakukan proses telaah para ahli memberikan nilai keseluruhan rata-rata sebesar 85% sehingga dapat dinyatakan sangat layak. kemudian dilakukan uji coba terbatas pada 19 siswa, setelah siswa mengerjakan LKS, maka peneliti memberikan tes untuk mengukur sejauh mana efektivitas penggunaan LKS, hasilnya, rata-rata siswa mendapatkan nilai sebesar 90,3 dengan predikat A dan 94,7 siswa dinyatakan tuntas mengerjakan soal tipe C4 dan C5. Kemudian peneliti memberikan angket untuk mengetahui respon siswa terhadap LKS yang telah peneliti kembangkan, hasilnya sebanyak 96,7% siswa menjawab “ya” untuk poin-poin pernyataan, sehingga disimpulkan bahwa siswa merespon positif pengembangan LKS berorientasi problem based learning. Kata Kunci: bahan ajar, LKS, problem based learning, berpikir kritis, kebijakan moneter
FAKTOR FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERKEMBANGAN UMKM SEPATU DI SENTRA INDUSTRI SIDOARJO (Studi Kasus Desa Seruni Kec. Gedangan Kab. Sidoarjo) TONI SISWANTO
Jurnal Pendidikan Ekonomi (JUPE) Vol 4 No 3 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jupe.v4n3.p%p

Abstract

Abstrak UMKM adalah salah satu Upaya Pemerintah untuk menuntaskan permasalahan lapangan kerja dan peningkatan pendapatan Daerah. Kabupaten Sidoarjo merupakan pemilik jumlah UMKM terbanyak di Jawa Timur. Salah satu Sentra UMKMnya adalah di Desa Seruni, dimana disini terdapat lebih dari 25 pengusaha sepatu yang telah memasarkan produknya hingga kuluar kota Sidoarjo. Usaha Mikro Kecil dan Menengah mengalami perkembangan yang baik. oleh karena itu tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor yang mempengaruhi perkembangan UMKM dan Faktor yang paling dominan di Desa Seruni. Penelitian ini merupakan penelitian Deskriptif dengan subjek penelitian pengusaha sepatu di desa seruni dan objek penelitiannya adalah perkembangan UMKM. Sumber data yang digunakan adalah data primer. Tehnik pengumpulan datanya menggunakan Wawancara, Observasi dan Dokumentasi dengan uji keabsahan data menggunakan Triangulasi. Hasil Penelitian yang telah dilakukan adalah Faktor faktor yang mempengaruhi perkembangan UMKM di Desa Seruni ada 3 yaitu Permodalan, Tenaga Kerja dan Pemasaran. Menurut pelaku usaha disana permodalan memiliki peran dalam mengembangkan usahanya. Selain itu dengan tenaga kerja yang berpengalaman juga akan mempengaruhi produk yang dihasilkan. Kemudian pemasaran juga tidak kalah penting dalam mempengaruhi perkembangan usaha. Dari ketiga Faktor diatas Faktor yang paling dominan dalam mempengaruhi perkembangan UMKM adalah modal, karena menurut 5 dari 10 orang pengusaha yang diwawancarai mengatakan bahwa modal adalah hal utama yang harus ada untuk melakukan usaha. Sehingga tanpa adanya modal, usaha tidak akan dapat berkembang dengan baik. Kata Kunci : Faktor, UMKM, Perkembangan UMKM
PENGARUH PERTUMBUHAN USAHA MIKRO, KECIL DAN MENENGAH (UMKM), DAN PENGANGGURAN TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI KABUPATEN SAMPANG ZUBAIRI
Jurnal Pendidikan Ekonomi (JUPE) Vol 4 No 3 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jupe.v4n3.p%p

Abstract

Abstrak Pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Sampang dipengaruhi berbagai faktor diantaranya adalah pertumbuhan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) dan pengangguran. Pertumbuhan usaha mikro, kecil dan menengah(UMKM) cendrung mengalami peningkatan, dan pengangguran mengalami penurunan akan tetapi pertumbuhan ekonomi mengalami penurunan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana pengaruh variabel pertumbuhan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), dan pengangguran terhadap pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Sampang sehingga nantinya dapat digunakan sebagai salah satu dasar penentuan kebijakan dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Sampang. Data yang di gunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder dari tahun 2005-2014, yang meliputi variabel pertumbuhan ekonomi, variabel pertumbuhan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), dan pengangguran. Sedangkan metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis regresi linier berganda. Menunjukkan bahwa hasilnya pertumbuhan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi Kabupaten Sampang. Sedangkan pengangguran tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Sampang. Kata Kunci: Pertumbuhan Ekonomi, Pertumbuhan UMKM, Pengangguran
PENGARUH JUMLAH UNIT USAHA DAN NILAI PRODUKSI TERHADAP PENYERAPAN TENAGA KERJA PADA INDUSTRI KECIL MENENGAH DI KABUPATEN SIDOARJO ADE AKHMAD SYAIFUDDIN FAHLEVI
Jurnal Pendidikan Ekonomi (JUPE) Vol 4 No 3 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jupe.v4n3.p%p

Abstract

Abstrak Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengaruh jumlah unit usaha terhadap penyerapan tenaga kerja, pengaruh nilai produksi terhadap penyerapan tenaga kerja, pengaruh jumlah unit dan nilai produksi terhadap penyerapan tenaga kerja. Populasi dalam penelitian ini adalah jumlah unit usaha, nilai produksi, dan tenaga kerja yang terserap pada industri kecil menengah di Kabupaten Sidoarjo dan sampel yang digunakan adalah adalah jumlah unit usaha, nilai produksi, dan tenaga kerja yang terserap pada industri kecil menengah kabupaten sidoarjo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada pengaruh signifikan jumlah unit usaha terhadap penyerapan tenaga kerja dengan taraf signifikansi lebih besar dari 0,05 yaitu 0,8032. Ada pengaruh signifikan nilai produksi terhadap penyerapan tenaga kerja dengan taraf signifikansi lebih kecil dari 0,05 yaitu 0,0019. Ada pengaruh signifikan jumlah unit usaha dan nilai produksi terhadap penyerapan tenaga kerja dengan nilai signifikansi lebih kecil dari 0,05 yaitu 0,000040. Kata Kunci: Kata Kunci : Tenaga Kerja, Unit Usaha, Nilai Produksi
PERMASALAHAN INDUSTRI KECIL PATUNG BATU DALAM MENINGKATKAN PENDAPATAN PENGRAJIN DI DUSUN JATISUMBER DESA WATESUMPAK KECAMATAN TROWULAN KABUPATEN MOJOKERTO ANITA ANGGRAENI
Jurnal Pendidikan Ekonomi (JUPE) Vol 4 No 3 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jupe.v4n3.p%p

Abstract

Abstrak Dusun Jatisumber desa Watesumpak adalah daerah yang terkenal dengan industri kecil patung batu. Kerajinan patung batu ini sudah ada sejak jaman kerajaan majapahit. Namun saat ini jumlah industri kecil patung batu semakin berkurang karena masih banyaknya permasalahan yang dihadapi oleh para pengusaha. Berdasarkan hal tersebut, maka penulis ingin meneliti tentang permasalahan industri kecil patung batu dalam meningkatkan pendapatan pengrajin di dusun Jatisumber desa Watesumpak kecamatan Trowulan Kabupaten Mojokerto dengan tujuan (1) untuk menjelaskan permasalahan yang dihadapi industri kecil patung batu di dusun Jatisumber desa Watesumpak kecamatan Trowulan kabupaten Mojokerto dalam meningkatkan pendapatan, (2) untuk mendeskripsikan upaya yang dilakukan pengrajin industri kecil patung batu dalam menghadapi permasalahan yang ada dan dalam meningkatkan pendapatan di dusun Jatisumber desa Watesumpak kecamatan Trowulan kabupaten Mojokerto. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian ini adalah masyarakat dusun Jatisumber khususnya para pengrajin yang juga sekaligus pemilik industri kecil patung batu sebanyak 10 informan. Penentuan informan menggunakan teknik snowball sampling. Analisa data terdiri dari reduksi data, penyajian data, menarik kesimpulan atau verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permasalahan yang dihadapi para pengrajin sekaligus pemilik industri kecil patung batu adalah perolehan bahan baku, permodalan, pemasaran, teknologi, dan kurangnya dukungan pemerintah. Permasalahan tersebut sangat berpengaruh terhadap tingkat pendapatan yang diperoleh oleh para pengrajin. Upaya yang dilakukan oleh para pengrajin sekaligus pemilik industri kecil patung batu dalam menghadapi permasalahan yang ada adalah menandon bahan baku dan mencari sumber bahan baku lain, memperbaiki manajemen keuangan, menjaga kualitas produk, meningkatkan kemampuan teknologi, dan bekerja sama dengan sesama pengrajin. Pendapatan yang diterima oleh para pengrajin sebelum adanya upaya yang dilakukan berkisar antara Rp.10.000.000 sampai dengan Rp.35.000.000 per bulan, sedangkan setelah adanya upaya yang dilakukan oleh para pengrajin dalam 1 bulan jika ada satu pembeli asing yang membeli produk patung batu maka pendapatan yang diterima berkisar antara Rp.15.000.000 sampai dengan Rp.80.000.000 per bulan. Kata kunci: Industri kecil, Patung Batu, Pendapatan
TINGKAT KESEJAHTERAAN EKONOMI PENGRAJIN MELALUI PENINGKATAN PENDAPATAN OLEH  PENGUSAHA HOME INDUSTRI SEPATU DI DUSUN GENENGAN KECAMATAN PURI KABUPATEN MOJOKERTO LIA LUSIANA
Jurnal Pendidikan Ekonomi (JUPE) Vol 4 No 3 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jupe.v4n3.p%p

Abstract

Abstrak Kabupaten Mojokerto merupakan salah satu daerah yang mengembangkan potensi daerahnya dengan memanfaatkan lokasinya. Pemanfaatan potensi dengan lokasi dilakukan dengan berbagai cara salah satunya dengan mendirikan home industri sepatu, yang dimana sepatu merupakan kebutuhan setiap individu untuk bekerja maupun melengkapi penampilan seseorang. Salah satu home industri sepatu yang digunakan dalam penelitian ini yaitu home industri sepatu yang ada di Dusun Genengan Kecamatan Puri Kabupaten Mojokerto yang lokasi berdekatan dengan Bypass yang menghubungkan Mojokerto – Jombang. Home industri sepatu di Dusun Genengan merupakan home industri yang mampu menyerap tenaga kerja. Di Dusun Genengan Kecamatan Puri Kabupaten Mojokerto terdapat lebih dari 50 unit home industri sepatu. Pendapatan masyarakat sebelum menjadi pengrajin sepatu sebagian besar tidak menentu, karena banyak yang bekerja sebagai petani, montir, kuli bangunan dan lain lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesejahteraan ekonomi pengrajin sepatu Dusun Genengan melalui peningkatan pendapatannya. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian deskriptif ini bertujuan untuk membuat deskripsi, gambaran secara sistematis, faktual dan akurat mengenai fakta – fakta, sifat – sifat serta hubungan antara fenomena yang diteliti. Hasil dari penelitian ini adalah home industri sepatu di Dusun Gennegan membawa dampak positif untuk masyarakat Dusun Genengan tentunya yang menjdi pengrajin dan para pengusaha home industri tersebut. Setelah bekerja menjadi pengrajin sepatu di home industri sepatu Dusun Gennegan, pengrajin mendapatkan pendapatan yang diperoleh setiap minggunya bahkan ada yang menerima pendapatan setiap bulan sehingga mereka merasa mampu untuk mencukupi kebutuhan sehari – hari dan meraka menganggap bahwa mereka mampu untuk sejahtera dalam terutama dilihat dari segi perekonomian. Sedangkan bagi para pemilik home industri, pemdapatan mereka juga bertambah, karena dengan meningkatnya jumlah pengrajin yang mereka miliki maka jumlah produksinya semakin bertambah sehingga pemasaran dan keuntungan dari produk tersebut meningkat. Kata kunci : Home industri sepatu, kesejahteraan Pengrajin, pendapatan pengrajin
PENGARUH PENERAPAN PENDEKATAN SAINTIFIK TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI KOPERASI KELAS X IIS DI SMAN 2 MEJAYAN MADIUN YULIA MEGAWATI
Jurnal Pendidikan Ekonomi (JUPE) Vol 4 No 3 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jupe.v4n3.p%p

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh penerapan pendekatan saintifik terhadap hasil belajar siswa pada materi koperasi kelas X IIS di SMAN 2 Mejayan. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pendekatan kuantitatif dengan metode penelitiannya adalah metode eksperimen kuasi, dan desain penelitiannya yaitu &ldquo;Nonequivalent Control Group Design&rdquo;. Subjek penelitian di dalam penelitian ini yaitu kelas X IIS 1 dan X IIS 2, 27 siswa X IIS 1 sebagai kelas eksperimen dan 26 siswa X IIS 2 sebagai kelas kontrol. Untuk mengetahui hasil belajar siswa digunakan instrumen penelitian berupa pretest-posttest yaitu 20 butir soal pilihan ganda dan 4 uraian., dan angket untuk mengetahui pendekatan saintifik. Dari hasil analisis data diperoleh kesimpulan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar siswa kelas eksperimen memiliki rata-rata yang lebih tinggi dibandingkan dengan kelas kontrol. Dalam uji ANOVA menunjukkan nilai F 55,409 dan nilai signifikan sebesar 0,000 yang berarti nilai signifikansi (0,000) < 0,05 artinya signifikan pada 0,05. Jadi dapat disimpulkan ada perbedaan signifikan rata-rata hasil belajar siswa kelas eksperimen dan siswa kelas kontrol. Dengan demikian pendekatan pembelajaran saintifik berpengaruh terhadap hasil belajar siswa dan direkomendasikan sebagai salah satu pendekatan yang dapat diterapkan dalam pembelajaran untuk meningkatkan hasil belajar ekonomi siswa. Kata Kunci: Pendekatan saintifik, Hasil belajar
UPAYA PENINGKATAN PENDAPATAN RUMAH TANGGA MELALUI BUDIDAYA BIBIT SENGON DIDUSUN JUWET DESA JUWET KECAMATAN NGRONGGOT KABUPATEN NGANJUK SITI RISFATUL MUTMAINAH
Jurnal Pendidikan Ekonomi (JUPE) Vol 4 No 3 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jupe.v4n3.p%p

Abstract

Abstrak Budidaya bibit sengon merupakan usaha rumah tangga yang dikelola secara mandiri dengan memanfaatkan lahan pekarangan yang non produktif. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan upaya peningkatan pendapatan rumah tangga di dusun Juwet. Metode penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Teknik penarikan sample dengan Snowball Sampling sebanyak empat subyek. Teknik pengambilan data dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan terdapat sebanyak &plusmn; 150 pembudidaya bibit sengon. Peningkatan pendapatan rumah tangga mencapai Rp.666.666,67 &ndash; Rp.41.666.666,7/bulan sudah lebih dari cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Faktor - faktor yang mendorong masyarakat dusun Juwet mengelola budidaya bibit sengon yaitu, adanya peluang, banyaknya peminat, membantu meningkatkan pendapatan rumah tangga, cukup menggunakan tenaga kerja dari keluarga sendiri, tidak memerlukan waktu yang lama dalam proses budidaya bibit sengon, modal yang digunakan relatif kecil, adanya ketersediaan bahan baku dan adanya jaminan pasar. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa budidaya bibit sengon memberikan peranan yang sangat penting terutama dalam meningkatkan pendapatan rumah tangga. Kata Kunci: Pendapatan Rumah Tangga, Budidaya Bibit Sengon.
PENGARUH PENERAPAN PENDEKATAN SAINTIFIK TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI KOPERASI KELAS X IIS DI SMAN 2 MEJAYAN MADIUN YULIA MEGAWATI
Jurnal Pendidikan Ekonomi (JUPE) Vol 4 No 3 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jupe.v4n3.p%p

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh penerapan pendekatan saintifik terhadap hasil belajar siswa pada materi koperasi kelas X IIS di SMAN 2 Mejayan. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pendekatan kuantitatif dengan metode penelitiannya adalah metode eksperimen kuasi, dan desain penelitiannya yaitu &ldquo;Nonequivalent Control Group Design&rdquo;. Subjek penelitian di dalam penelitian ini yaitu kelas X IIS 1 dan X IIS 2, 27 siswa X IIS 1 sebagai kelas eksperimen dan 26 siswa X IIS 2 sebagai kelas kontrol. Untuk mengetahui hasil belajar siswa digunakan instrumen penelitian berupa pretest-posttest yaitu 20 butir soal pilihan ganda dan 4 uraian., dan angket untuk mengetahui pendekatan saintifik. Dari hasil analisis data diperoleh kesimpulan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar siswa kelas eksperimen memiliki rata-rata yang lebih tinggi dibandingkan dengan kelas kontrol. Dalam uji ANOVA menunjukkan nilai F 55,409 dan nilai signifikan sebesar 0,000 yang berarti nilai signifikansi (0,000) < 0,05 artinya signifikan pada 0,05. Jadi dapat disimpulkan ada perbedaan signifikan rata-rata hasil belajar siswa kelas eksperimen dan siswa kelas kontrol. Dengan demikian pendekatan pembelajaran saintifik berpengaruh terhadap hasil belajar siswa dan direkomendasikan sebagai salah satu pendekatan yang dapat diterapkan dalam pembelajaran untuk meningkatkan hasil belajar ekonomi siswa. Kata Kunci: Pendekatan saintifik, Hasil belajar

Page 53 of 101 | Total Record : 1004