cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 336 Documents
KUALIFIKASI PENGETAHUAN DAN KETERAMPILAN TUKANG KAYU KONSTRUKSI NON – SERTIFIKASI BERDASARKAN SKKNI PADA PROYEK DI WILAYAH SURABAYA RAHMATULLAH,
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol 3, No 3/JKPTB/16 (2016): Wisuda ke-87 Periode 3 Tahun 2016
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pekerja proyek yang memiliki pengetahuan dan keterampilan di lapangan sangat terbatas, daftar SKKNI untuk sertifikat keterampilan tukang kayu di Jawa timur yang memiliki sertifikat keterampilan (SKTK) total berjumlah 20 orang per 12 Juli 2015. Tujuan dari penelitian yang dilakukan ini adalah untuk mengetahui (a) kualifikasi pengetahuan dan (b) keterampilan tukang kayu konstruksi non-sertifikasi berdasarkan SKKNI pada proyek di Wilayah Surabaya. Tukang kayu konstruksi memiliki kualifikasi pengetahuan dan keterampilan yang diatur dalam SKKNI. Hal tersebut dapat dijadikan acuan bagi kontraktor atau mandor dalam menentukan tukang kayu konstruksi yang memenuhi standar kualitas dan pengetahuan yang sesuai dengan SKKNI. Penelitian ini merupakan penelitian survey, dimana pengambilan data dilakukan menggunakan metode observasi berupa borang dan tes pengetahuan dan lembar penilaian keterampilan. Tes yang diberikan kepada tukang kayu konstruksi sesuai dengan kompetensi yang ada di dalam SKKNI tukang kayu konstruksi kode unit F.410100.006.02. Validitas instrumen tes dilakukan oleh para ahli di Jurusan Teknik Sipil Universitas Negeri Surabaya. Sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah 30 tukang kayu konstruksi dari Proyek Puncak Dharmahusada oleh PT. WIKA, Proyek pembangunan gedung type B SDN Gunung Anyar Tambak Surabaya oleh CV. Inter Nusa Konstruksi, Proyek pembangunan SMP Ardhitama, Proyek pembangunan restoran 2 lantai oleh CV. Dwi Karya Bekti, dan Proyek pembangunan hotel di jalan Ketintang Baru. Hasil penelitian ini yaitu (a) Kualifikasi pengetahuan tukang kayu konstruksi yang menjawab soal tes secara benar dengan prosentase 61,67%, tukang kayu konstruksi yang mampu menjawab dengan sangat baik sebanyak 5 orang (16,70%). (b) Kualifikasi keterampilan masuk dalam kategori baik dengan prosentase (78,87%), tukang kayu konstruksi mempunyai tingkat keterampilan sangat baik sebanyak 18 orang tukang kayu konstruksi dengan prosentase (60,00%). Kata Kunci : Pengetahuan, Keterampilan, Tukang kayu konstruksi, Non – sertifikasi, SKKNI. Project workers who have knowledge and skills in the field is limited, register SKKNI for skills certificates carpenters in East Java who have skills certificate a total of 20 people per July 12 2015. Tujuan of research conducted to find out the qualifications and knowledge skills carpenter construction SKKNI non-certification based on the project in Surabaya region. Carpenter construction have qualified knowledge and skills set in SKKNI. It can be used as a reference for determining the contractor or foreman carpenter construction that meets the standards of quality and knowledge in accordance with SKKNI. This study is a survey, where data collection is done using the method of observation in the form of accreditation forms and test their knowledge and skills assessment sheet. Tests given to carpenter construction in accordance with the existing competence in the construction carpenter SKKNI F.410100.006.02 unit code. The validity of the test instrument made by experts in the Department of Civil Engineering, State University of Surabaya. The sample used in this study is 30 carpenter construction of the Project Peak Dharmahusada by PT. WIKA, building construction project type B SDN Gunung Anyar Tambak Surabaya by CV. Inter Nusa Konstruksi, Project Ardhitama junior development, project development 2nd floor restaurant by CV. Dwi Karya Bekti, and hotel development project in Ketintang Baru.            The results of this study are (a) Qualification knowledge construction carpenter who answered the test questions correctly with a percentage of 61.67%, carpenter construction capable of responding very well by 5 votes (16.70%). (b) Qualification skills fit in either category with a percentage (78.87%), carpenter construction has a very good skill level as much as 18 carpenters construction with a percentage (60.00%). Keywords : Knowledge, Skills, The Constructin Carpenter, Non – certified, SKKNI.
PERBANDINGAN HASIL BELAJAR SISWA MENGGUNAKAN MEDIA PEMBELAJARAN E-LEARNING BERBASIS EDMODO DENGAN MODEL PEMBELAJARAN LANGSUNG PADA KOMPETENSI DASAR MENENTUKAN JENIS PONDASI YANG TEPAT UNTUK BANGUNAN SESUAI DENGAN JENIS TANAHNYA DI SMK NEGERI 1 KEMLAGI MOJOKERTO AYU LESTARI, MAY
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol 3, No 3/JKPTB/16 (2016): Wisuda ke-87 Periode 3 Tahun 2016
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kecenderungan menggunakan e-learning sebagai salah satu metode pembelajaran semakin meningkat sejalan dengan perkembangan dibidang teknologi informasi. Edmodo merupakan salah satu jenis Learning Management System yang sering digunakan saat ini. Edmodo adalah platform media sosial yang sering digambarkan sebagai facebook untuk guru dan siswa dalam suatu ruang kelas, dengan interface yang menyerupai facebook yang merupakan media sosial popular, pengguna tidak akan merasa asing dalam penggunaanya. Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui perbandingan hasil belajar siswa menggunakan media pembelajaran e-learning berbasis edmodo dengan model pembelajaran langsung pada kompetensi dasar menentukan jenis pondasi yang tepat untuk bangunan sesuai dengan jenis tanahnya di SMK Negeri 1 Kemlagi Mojokerto. Metode penelitian yang digunakan adalah desain eksperimen dengan model posttest-only control design. Data dikumpulkan dengan menggunakan tes. Tes ini digunakan untuk memperoleh nilai hasil belajar siswa dalam pembelajaran menggunakan media edmodo. Sampel penelitian adalah kelas X TGB 1 yang berjumlah 32 siswa sebagai kelas eksperimen dan X TGB 2 yang berjumlah 32 siswa sebagai kelas kontrol, dan akan diberlakukan secara bergantian. Hasil penelitian menunjukkan (1) pada posttest 1 kelas ekperimen 24% siswa tuntas berdasarkan standar kelulusan dengan nilai >75 dan pada kelas kontrol siswa yang tuntas sebesar 30% dan didapatkan hasil rata-rata pada kelas eksperimen dengan nilai 72,07 lebih besar dari hasil rata-rata pada kelas kontrol dengan nilai 63,70 dan (2) pada posttest 2 kelas ekperimen 39% siswa tuntas berdasarkan standar kelulusan dengan nilai >75 dan pada kelas kontrol siswa yang tuntas sebesar 11% dan didapatkan hasil rata-rata pada kelas eksperimen dengan nilai 71,86 lebih besar dari hasil rata-rata pada kelas kontrol dengan nilai 67,07. Sehingga pada kedua posttest tersebut menunjukkan hasil ketuntasan belajar siswa yang masih di bawah 50% dan nilai rata-rata kelas eksperimen lebih besar dari hasil nilai rata-rata kelas kontrol. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan pada hasil belajar siswa menggunakan media pembelajaran e-learning berbasis edmodo dengan model pembelajaran langsung pada kompetensi dasar menentukan jenis pondasi yang tepat untuk bangunan sesuai dengan jenis tanahnya di SMK Negeri 1 Kemlagi Mojokerto. Kata kunci: edmodo, media pembelajaran, hasil belajar The tendency to use e-learning as a method of learning is increasing in line with developments in information technology. Edmodo is one type of a Learning Management System that is often used today. Edmodo is a social media platform that is often described as a facebook for teachers and students in a classroom, with an interface that resembles a facebook which is a popular social media, users will not feel strange in its use. The purpose of this study was to compare the outcomes of student learning using e-learning media-based learning model Edmodo directly to the basic competence determines the right type of foundation for the building in accordance with the type of soil in SMK Negeri 1 Kemlagi Mojokerto. The method used was experimental design with models posttest-only control design. Data was collected using test. This test is used to obtain the value of student learning outcomes in learning using Edmodo media. Samples were class X TGB 1 totaling 32 students as an experimental class and X TGB 2 totaling 32 students as the control class, and will be applied interchangeably. The results showed (1) the posttest 1 experimental class 24% of students completed graduation standard based on the value of> 75 and the control class students who completed at 30% and the average yield obtained in the experimental class with a value of 72.07 is greater than the result average class 63.70, and (2) in the second posttest experimental class 39% of students completed graduation standard based on the value of> 75 and the control class students who complete at 11% and the average yield obtained in the experimental class with a value of 71.86 is greater than the average yield of the control class with a value of 67.07. So that in the second posttest shows the results of completed graduation students still below in 50% and the average value of the experimental class is greater than the average value of the results of the control class and t <ttable (α = 0.05). It can be concluded that there was no significant difference in student learning outcomes using instructional media Edmodo e-learning-based learning model directly to the basic competence determines the right type of foundation for the building in accordance with the type of soil in SMK Negeri 1 Kemlagi. Keywords: Edmodo, instructional media, learning outcomes
PENGEMBANGAN SOAL OPEN-ENDED PADA MATA PELAJARAN TEKNIK STUDI SURVEI DAN PEMETAAN KELAS XI TSP DI SMKN 3 JOMBANG SRI WULANDARI, EKO
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol 3, No 3/JKPTB/16 (2016): Wisuda ke-87 Periode 3 Tahun 2016
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Belajar merupakan satu proses untuk membangun dan menemukan jati diri dan dilaksanakan melalui proses pembelajaran yang aktif, kreatif, dan menyenangkan. Dalam menjaring manusia yang kreatif sebaiknya menggunakan pertanyaan terbuka atau masalah open-ended. Masalah open-ended adalah pertanyaan yang memiliki solusi lebih dari satu. Pada tingkat Sekolah Menengah Kejuruan, masalah open-ended terdapat pada mata pelajaran teknik survei dan pemetaan. Tujuan penelitian ini adalah untuk: (1) Menghasilkan soal open-ended yang layak pada pokok bahasan menentukan azimuth, sudut β, jarak, dan koordinat suatu titik bidang studi survei dan pemetaan. (2) Mengetahui efek potensial soal epen-ended terhadap hasil tes siswa. Penelitian ini menggunakan metode penelitian pengembangan. Subyek penelitian adalah 32 siswa siswa kelas XI TSP SMKN 3 Jombang. Instrumen yang digunakan adalah soal open-ended dan lembar validasi soal. Semua data digunakan untuk mengetahui hasil tes siswa dan keberagaman solusi siswa terhadap soal open-ended yang dikembangkan. Hasil menunjukkan bahwa: (1) Kelayakan soal open-ended berdasarkan telaah para ahli mendapat rata-rata skor 3 artinya soal masuk kategori layak digunakan dalam kegiatan pembelajaran. (2) Hasil rekapitulasi banyaknya solusi siswa, siswa mampu menyebutkan > 50% dari kunci jawaban. Hasil ketuntasan siswa > 75% yaitu 84% siswa. Berdasarkan hasil rekapitulasi banyaknya solusi siswa dan hasil ketuntasan siswa, soal open-ended memberi efek potensial yang positif bagi siswa. Kata kunci: Soal Open-Ended, Survei dan Pemetaan, Penelitian Pengembangan Learn to build and discover the identity and implemented through better teaching process that is active, creative, and fun. In attracting creative human should be use open questions or open ended problem. Open-ended problem is the questions which have more than one solution. At the Vocational High School level, open-ended problems on the lessons survey and mapping techniques. The purpose of this research is to: (1) Produce of open-ended questions that deserves at the subject determine azimuth, the angle β, the distance, and the coordinates of a point of surveying and mapping fields of study. (2) Determine the potential effects open-ended questions to test students. This study refers to the development research. Subjects were 32 students of class XI TSP SMKN 3 Jombang. The instrument used is a matter of open-ended questions and validation sheet. All data used to determine students test results and the diversity of the student solutions to open-ended questions developed. The results showed that: (1) The feasibility of open-ended questions based on the review of the experts got an average score of 3 means a matterin the category worthy for use in learning activities. (2) The recapitulation of solutions, students can exceed > 50% of the answer key. Results of student mastery of > 75% is 84% of students. Based on the recapitulation of solutions completeness of students and the results of the students, about the open-ended potential positive effects for students. Keywords:             Open-Ended Questions, Survey and Mapping, Development Research
HUBUNGAN MATA PELAJARAN MATEMATIKA TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS X TSP PADA MATA PELAJARAN MELAKSANAKAN PEKERJAAN DASAR-DASAR SURVEI PEMETAAN DI SMK NEGERI 3 JOMBANG FITRONI PRADANA, HENGKI
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol 3, No 3/JKPTB/16 (2016): Wisuda ke-87 Periode 3 Tahun 2016
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keberhasilan pembangunan pendidikan suatu negara merupakan elemen dasar dalam pembangunan nasional. Oleh karena itu materi maupun kompetensi yang diajarkan harus melihat pada kebutuhan yang digunakan dalam dunia kerja dan teknologi yang berkembang saat ini. Tujuan penelitian ini adalah Mengetahui bagaimana hubungan pengetahuan mata pelajaran matematika terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran melaksanakan pekerjaan dasar-dasar survei pemetaan. Penelitian ini dilakukan di SMK Negeri 3 Jombang. Sampel penelitian yaitu 35 orang siswa SMK Jurusan Teknik Survei Pemetaan. Variabel yang digunakan pada penelitian ini adalah Matematika sebagai variabel independen (X) dan Melaksanakan pekerjaan dasar-dasar teknik survei pemetaan sebagai variabel dependen (Y). Hasil uji persyaratan hitungan analisis korelasi sederhana didapatkan hasil rhitung  = 0,234 < rtabel = 0,334 dengan siginifikasi taraf kesalahan 5%. Sedangkan interprestasi koefisien korelasi menunjukkan adanya hubungan tergolong rendah.  Hasil anailisis regresi linier sederhana Fhitung = 1,906 < Ftabel = 3,29 dengan taraf kesalahan 5%. Karena nilai Ftabel lebih besar dari nilai Fhitung maka H0 diterima dan Ha ditolak. Jadi kesimpulannya bahwa tidak ada hubungan yang positif dan signifikan antara mata pelajaran matematika (X) terhadap hasil belajar mata pelajaran melaksanakan pekerjaan dasar-dasar survei pemetaan (Y). Kata kunci: Hubungan, Matematika, Melaksanakan Pekerjaan Dasar-dasar Teknik   Survei Pemetaan. The success of a country’s education development is a basic element in national development. Therefore, material and competence that is taught must look at the needs that are used in the world of work and technology developed at this time. The purpose of this study is knowing how the relationship knowledge of mathematics courses to student learning outcomes in subject carrying out the work the basics of mapping survey. This research was conducted at the SMKN 3 Jombang. The research sample is 35 students of SMK Engginering Surveying Mapping. The variables used in this study is Mathematics as an independent variable (X) and do the basics of mapping survey techniques as the dependent variable (Y). The test results count the requirements of simple correlation analysis showed rcount = 0,234 < rtable = 0,334 with standard error signifikasi 5%. While the interpretation of the correlation coefficient show a connection is low. Results analysis simple linier regression of Fcount = 1,906 < Ftable = 3,29 with error level 5%. Because Ftable value greater than the value of Fcount then H0 is accepted and Ha rejected. So the conclusion there is no significant positive relationship between subject mathematics (X) on the results of study subject to do the basics of work mapping survey (Y). Keywords: Relationship, Mathematics, Implement Employment Fundamentals of Engginering Surveying Mapping.
PENGARUH PENGETAHUAN FISIKA DAN MATEMATIKA TERHADAP PENGETAHUAN MEKANIKA TEKNIK PADA SISWA KELAS X SMK NEGERI 3 SURABAYA NUR HENDRA, LUTFI
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol 3, No 3/JKPTB/16 (2016): Wisuda ke-87 Periode 3 Tahun 2016
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

SMK terdiri dari berbagai program keahlian salah satunya adalah program keahlian teknik bangunan. Di dalam program keahlian ini, siswa dituntut harus dapat menguasai dan menerapkan materi dalam bidang keahlian teknik bangunan, salah satunya adalah ilmu mekanika teknik. Mekanika teknik merupakan ilmu yang mempelajari perilaku struktur terhadap beban yang bekerja padanya. Matematika merupakan ilmu berhitung sebagai sarana berfikir ilmiah yang sangat diperlukan untuk menambah kemampuan berfikir logis, sistematis dan kritis dalam diri peserta didik. Sedangkan fisika adalah ilmu yang mempelajari benda-benda, gejala-gejala, kejadian-kejadian alam serta interaksi dari benda-benda tersebut. Kedua mata pelajaran tersebut tentu sangat penting terkait hubungannya dengan ilmu mekanika teknik karena dapat menunjang hasil belajar yang lebih baik. Penelitian ini tergolong penelitian kuantitatif dengan pendekatan data berbentuk angka. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode dokumentasi. Subjek dalam penelitian ini seluruh siswa kelas X program keahlian teknik gambar bangunan SMK Negeri 3 Surabaya yang telah menempuh mata pelajaran Fisika, Matematika, dan  Mekanika Teknik Tahun Ajaran 2014/2015 yang berjumlah 104 siswa. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi sederhana dan analisis regresi linier berganda. Alat analisis data yang digunakan adalah program komputer SPSS (Statistical  Package  for  Social  Sciences) versi 17. Berdasarkan hasil penelitian, terdapat pengaruh pengetahuan Fisika terhadap pengetahuan Mekanika Teknik sebesar 77,3%. Hasil penelitian juga menunjukkan terdapat pengaruh pengetahuan Matematika terhadap pengetahuan Mekanika Teknik sebesar 67,2%. Kedua mata pelajaran tersebut juga mempunyai pengaruh secara bersama-sama terhadap pengetahuan mekanika teknik sebesar 79,5%. Sedangkan sisanya sebesar 20,5% dipengaruhi atau dijelaskan oleh variabel lain yang tidak dimasukkan dalam model penelitian ini. Kata kunci: Pengetahuan, Fisika, Mekanika Teknik. Vocational skills program consists of a variety of one of them is the program of building engineering expertise. Within this membership program, students are required to be able to master and apply the material in the fields of engineering buildings, one of which is the science of engineering mechanics. Engineering mechanics is the study of structural behavior of the loads acting on it. Math is numerology as a means of scientific thinking which is indispensable to increase the ability of logical thinking, systematic and critical self-learners. While physics is the study of objects, phenomena, natural events and the interaction of these objects. Both of these subjects are very important course related to do with the mechanics of the technique because it can support better learning outcomes. The study was classified as a quantitative research data approach shaped figure. The data collection is done by using the method of documentation. Subjects in this study all students of class X program engineering building drawings SMK Negeri 3 Surabaya who have exhausted the subjects of Physics, Mathematics, and Engineering Mechanics School Year 2014/2015, amounting to 104 students. Data analysis technique used is simple regression analysis and multiple linear regression analysis. Data analysis tool used is a computer program SPSS (Statistical Package for Social Sciences) version 17. Based on the results, there are significant knowledge of physics to the knowledge of Engineering Mechanics at 77.3%. The results also indicated there are significant knowledge of Mathematics to Engineering Mechanics knowledge of 67,2%. Both of these subjects also have influence together the knowledge of engineering mechanics of 79.5%. While the remaining 20.5% influenced or explained by other variables not included in this research model. Keywords: Knowledge, Physics, Engineering Mechanics.
PENGEMBANGAN MEDIA TUTORIAL MEMBUAT BAGIAN-BAGIAN KOMPONEN KUDA-KUDA KAYU UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR DI SMK NEGERI 2 SURABAYA AVIA RAHAYU MOCHTAR, NOVIKA
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol 3, No 3/JKPTB/16 (2016): Wisuda ke-87 Periode 3 Tahun 2016
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Siswa kurang memahami penjelasan dari gambar dan jobsheet dalam  melaksanakan praktikum membuat bagian-bagian komponen kuda- kuda kayu. Untuk dapat meningkatkan pemahaman siswa dibutuhkan suatu perangkat yang dapat menggambarkan dan mengaplikasikan materi praktikum sehingga siswa dapat mudah memahami. Media tutorial menggunakan prezi merupakan salah satu perangkat pembelajaran yang dapat dikembangkan yang sesuai kompetensi dasar membuat bagian-bagian komponen kuda-kuda kayu dengan praktikium. Tujuan penelitian ini adalah: (1) Mengetahui kelayakan media tutorial menggunakan prezi pada kompetensi dasar membuat bagian-bagian komponen kuda-kuda kayu (2) Mengetahui keterlaksanaan proses pembelajaran dengan pengembangan media tutorial menggunakan prezi pada kompetensi dasar membuat bagian-bagian komponen kuda-kuda kayu. (3) Mengetahui hasil belajar siswa kelas X KKy SMK Negeri 2 Surabaya setelah penerapan pembelajaran menggunakan media tutorial menggunkan prezi pada kompetensi dasar membuat bagian-bagian komponen kuda-kuda kayu. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian pengembangan menggunakan R&D (Research and Development). Subyek penelitiannya siswa kelas X-1 KKy SMK Negeri 2 Surabaya yang berjumlah 36 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes kognitif dan psikomotorik dengan melakukan praktik membuat bagian-bagian komponen kuda-kuda kayu. Instrumen yang digunakan adalah lembar validasi dan lembar tes hasil pengamatan. Teknik analisis yang digunakan adalah dokumentasi, validasi dan hasil belajar menggunakan hitungan deskriptif yang disajikan dalam bentuk diagram. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) skor kelayakan pengembangan media tutorial menggunakan prezi membuat bagian-bagian komponen kuda-kuda kayu berdasarkan telaah para ahli sebesar 84,53% yang termasuk dalam kategori sangat valid dan layak sehingga dapat digunakan untuk media pembelajaran.(2) keterlaksanaan proses pembelajaran terlaksana dengan baik sesuai dengan RPP dan berdasarkan telaah para ahli sebesar 81% (3) nilai rata-rata hasil belajar setelah diberikan media tutorial menggunakan prezi yaitu dari nilai  kognitif sebesar 81,25 sedangkan nilai  psikomotorik sebesar 79,41 tuntas sesuai nilai KKM yaitu 75. Kata Kunci: Prezi, Media Tutorial, Komponen kuda-kuda, Detail komponen kuda-kuda. Students don’t understand the explanation of the image and jobsheet in carrying out practical work. In order to enhance students understanding requires a device that can describe and apply the material lab so that students can easily understand. Media tutorial using prezi  is a learning device that can be developed appropriate basic competencies to make the component parts of the wooden trusses with practice. The purpose of this study are: (1) determine the feasibility media tutorial using prezi are used as a medium of learning in the science of building materials, (2) knowing the enforceability of the learning process with the development of media tutorial using prezi to basic competence to make part of the component parts of the wood, (3) knowing the results of class X students of SMK Negeri 2 Surabaya KKy after learning application using media of prezi. The experiment, which is a R&D (Research and Development ) . Subjects of the study were students of class X - 1 KKY SMK Negeri 2 Surabaya totaling 36 students . Data collection techniques used are cognitif and psychomotor with make a parts of strusses component for practice. The instruments used were sheets and sheets validation test observations . The analysis technique used is the documentation, validation and learning outcomes with deskriptif’s calculate which showed on a diagram. The results showed that : ( 1 ) score feasibility of developing a media tutorial using Prezi based of examine the experts of 84.53 % is included in the category of very valid and worthy so that it can be used to study media . ( 2 ) adherence to the learning process performing well in accordance with the RPP and based of examine the experts of 81% ( 3 ) the avarage scores after implementation the tutorial’s media using prezi, based of a cognitif;s skill is 81,25, besides that based psychomotor’s skill is 79,41 both of them pass from the min score (KKM) is 75. Keywords: Prezi , Media Tutorial , Part strusses , Strusses component detail
MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA DENGAN PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH PADA KOMPETENSI KONSTRUKSI KAYU KELAS X PROGRAM STUDI KEAHLIAN TEKNIK BANGUNAN SMK NEGERI 1 MADIUN ADO BUE, ELISABETH
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol 3, No 3/JKPTB/16 (2016): Wisuda ke-87 Periode 3 Tahun 2016
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

EVALUASI HASIL ANGKET PENGALAMAN PRAKTIK KERJA INDUSTRI DAN LAYANAN INFORMASI KARIR DARI KONSELOR PADA KESIAPAN KERJA SISWA KELAS XI TEKNIK GAMBAR BANGUNAN  SMK NEGERI 3 SURABAYA TAHUN AJARAN 2015/2016 HARIANTO,
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol 3, No 3/JKPTB/16 (2016): Wisuda ke-87 Periode 3 Tahun 2016
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) merupakan bagian dari sekolah yang dirancang untuk menyiapkan peserta didik atau lulusan yang siap memasuki dunia kerja.  Faktor pendorong dari kesiapan kerja siswa diantaranya adalah pengalaman praktik kerja industri dan layanan informasi karir dari konselor . Langkah pleminary recearch ditempuh dengan mengujikan angket penelitian kepada responden, maka dilakukan penelitian ini yang bertujuan untuk mengevaluasi pengalaman praktik kerja industri dan layananan informasi karier dari konselor pada kesiapan kerja siswa kelas XI Teknik Gambar Bangunan SMK Negeri 3 Surabaya berdasarkan angket. Penelitian ini tergolong penelitian kuantitatif dengan pendekatan ex-post facto. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan metode angket dan dokumentasi. Subyek dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI Teknik Gambar Bangunan SMK Negeri 3 Surabaya Tahun Ajaran 2015/2016 yang berjumlah 89 siswa. Teknik analisis data yang digunakan adalah mendeskripsikan data hasil angket serta analisis regresi sederhana dan analisis regresi linier berganda. Alat analisis data yang digunakan adalah program komputer SPSS (Statistical  Package  for  Social  Sciences) versi 16. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa praktik kerja industri dan layanan informasi karir siswa kelas XI Teknik Gambar Bangunan SMK Negeri 3 Surabaya tahun ajaran 2015/2016 sudah sangat optimal, sedangkan kesiapan kerja siswa kelas XI Teknik Gambar Bangunan SMK Negeri 3 Surabaya tahun ajaran 2015/2016 sudah optimal. Selanjutnya, terdapat pengaruh positif praktik kerja industri pada kesiapan kerja sebesar 17,8% ,dan terdapat pengaruh positif layanan informasi karir pada kesiapan kerja sebesar 1%. Selanjutnya, terdapat pengaruh positif secara bersama-sama praktik kerja industri dan layanan informasi karir pada kesiapan kerja siswa kelas XI Teknik Gambar Bangunan SMK Negeri 3 Surabaya Tahun Ajaran 2015/2016 sebesar 20,3%. Kata Kunci: Praktik Kerja Industri, Layanan Informasi Karir, Kesiapan Kerja Vocational High School (SMK) is a part of a school designed to prepare students or graduates are ready to enter the working world. The driving factor of employment readiness among students is the experience of industry working practices and information services career of counselor. Step pleminary recearch reached by testing out a questionnaire study to respondents, the research is aimed at evaluating the results of questionnaires experience working practices industry and information career of counselor at the employment readiness student of class XI Architecture Engineering SMK Negeri 3 Surabaya. The study was classified as a quantitative research approach ex-post facto. Data were collected by using questionnaires and documentation. The subjects in this study were students of class XI Architecture Engineering SMK Negeri 3 Surabaya Academic Year 2015/2016 totaling 89 students. Data analysis technique used is data describing the results of questionnaires and simple regression analysis and multiple linear regression analysis. Data analysis tool used is a computer program SPSS (Statistical Package for Social Sciences) version 16. The results of this recearch indicate that industry working practices and career information services students of class XI Architecture Engineering of SMK Negeri 3 Surabaya academic year 2015/2016 is most optimaally, while the employment readiness student of class XI Architecture Engineering SMK Negeri 3 Surabaya academic year 2015/2016 is optimally. Then, there is a positive influence on the industrial working practices on employment readiness at 17.8%, and there is positive influence career information services on employment readiness at 1%. Then, there is a positive influence jointly industry working practices and career information services on employment readiness student of class XI Architecture Engineering SMK Negeri 3 Surabaya Academic Year 2015/2016 amounted to 20.3%.. Key words: Industry Work Practices, Career Information Services, Employment Readiness
PENERAPAN INSTRUMEN LEMBAR PEDOMAN PENILAIAN SOAL PRAKTIK (PPSP) UNTUK MENGUKUR PRODUK GAMBAR AUTOCAD SISWA SMK NEGERI 1 SIDOARJO WOYOSUTRISNO, RISKI
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol 3, No 3/JKPTB/16 (2016): Wisuda ke-87 Periode 3 Tahun 2016
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

SMK memerlukan penilaian produk belajar. Produk belajar yang dituntut di SMK adalah kompetensi dasar pada masing-masing bidang keahlian. Instrumen yang digunakan untuk mengukur hasil produk gambar siswa pada mata pelajaran Menggambar Dengan Perangkat Lunak. Mengacu pada BSNP, pedoman yang digunakan adalah Pedoman Penilaian Soal Praktik (PPsP). Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana hasil produk gambar AutoCAD siswa di SMK Negeri 1 Sidoarjo dengan menerapkan Instrumen Lembar Pedoman Penilaian Soal Praktik (PPsP). Penelitian ini dilakukan di SMK Negeri 1 Sidoarjo. Sampel penelitian yaitu 65 siswa kelas XI Jurusan Teknik Gambar Bangunan. Data dikumpulkan dengan menggunakan instrumen Pedoman Penilaian Soal Penilaian (PPsP) dan menggunakan teknik analisis deskriptif kuantitatif dengan persentase. Hasil penelitian yang diperoleh adalah Penerapan Instrumen Pedoman Penilaian Soal Praktik (PPsP) untuk menilai hasil belajar gambar AutoCAD siswa kelas XI di SMK Negeri 1 Sidoarjo pada Jurusan Teknik Gambar Bangunan diketahui secara keseluruhan terdapat 56,92% siswa lulus dan 43,08% tidak lulus. Rata-rata nilai hasil produk gambar siswa adalah 6,95. Dibandingkan nilai KKM kriteria minimal Bimtek (2008:28), yaitu 7,00 dapat diartikan bahwa nilai rata-rata siswa berada dibawah nilai kriteria KKM . Persentase tertinggi untuk ketidak lulusan siswa terdapat pada subkomponen gambar potongan memanjang, yaitu sebesar 30,76% kemudian diikuti subkomponen gambar potongan melintang yaitu sebesar 23,07%. Kata Kunci: Pedoman Penilaian Soal Praktik (PPsP), Menggambar Dengan Perangkat Lunak. Vocational high school (SMK) requires product assessment study. Products are prosecuted in vocational learning is a basic competence in their respective areas of expertise. The instrument used to measure the results of shop drawing product of students on subjects draw with the software. Referring to the National Education Standards (BSNP), guidelines used is Problem Assessment Practice Guidelines (PPsP). The purpose of this study was to determine how the results of student shop drawing products at SMK Negeri 1 Sidoarjo by applying the Instrument Problem Practice Guidelines for Assessment Sheets (PPsP). This research was conducted at SMK Negeri 1 Sidoarjo. The research sample is 65 students of class XI Department of Architecture Engineering. Data were collected using instruments Assessment Guidelines Problem Assessment (PPsP) and using quantitative descriptive analysis with percentage techniques. The results obtained are Implementation Guidelines for Assessment Instrument Problem Practice (PPsP) to assess learning outcomes AutoCAD drawing class XI student at SMK Negeri 1 Sidoarjo at the Building Drawing Techniqu,  there are entirely known 56.92% students passed and 43.08% students not pass . The average value of the shop drawing product of students was 6.95.The average student is under KKM criteria (Bimtek (2008:28)) 7.00. The highest percentage for a non graduate students contained in the subcomponents long sectional drawing, is amount 30.76%, followed subcomponents cross sectional drawing is 23.07%. Keywords: Problem Assessment Practice Guidelines (PPsP), Drawing With Software.
HUBUNGAN HASIL BELAJAR MEKANIKA REKAYASA I DAN HASIL BELAJAR MEKANIKA REKAYASA II DENGAN HASIL BELAJAR MEKANIKA REKAYASA III PADA MAHASISWA PROGRAM STUDI S1 PTB JURUSAN TEKNIK SIPIL FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA ILMI, SHOHIBUL
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol 3, No 3/JKPTB/16 (2016): Wisuda ke-87 Periode 3 Tahun 2016
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mekanika teknik atau dikenal juga sebagai mekanika rekayasa atau analisa struktur merupakan bidang ilmu utama yang dipelajari di ilmu teknik sipil. Pokok utama dari ilmu tersebut adalah mempelajari perilaku struktur terhadap beban yang bekerja padanya. Mata kuliah Mekanika Rekayasa I, Mekanika Rekayasa II dan Mekanika Rekayasa III merupakan mata kuliah wajib bagi mahasiswa S1 PTB Jurusan Teknik Sipil  FT Unesa. Keberhasilan mahasiswa dalam Mekanika Rekayasa III salah satunya dipengaruhi oleh hasil belajar mahasiswa pada mata kuliah Mekanika Rekayasa I dan Mekanika Rekayasa II. Penelitian ini tergolong penelitian deskriptif dengan pendekatan data berbentuk kuantitatif. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan metode dokumentasi. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa angkatan 2013 Program Studi S1 PTB Jurusan Teknik Sipil FT Unesa yang telah memprogram matakuliah Mekanika Rekayasa I dan Mekanika Rekayasa II tahun ajaran 2013-2104 serta Mekanika Rekayasa III tahun ajaran 2014-2015 yang berjumlah 46 Mahasiswa. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis korelasi. Alat analisis data yang digunakan adalah program komputer SPSS (Statistical  Package  for  Social  Sciences) versi 17. Berdasarkan hasil penelitian, terdapat hubungan yang kuat antara hasil belajar Mekanik Rekayasa I dan hasil belajar Mekanika Rekayasa II terhadap hasil belajar Mekanika Rekayasa III. Hasil belajar Mekanika Rekayasa I mempunyai hubungan yang positif dengan tingkat hubungan sedang terhadap hasil belajar Mekanika Rekayasa III sebesar 57,5%. Hasil belajar Mekanika Rekayasa II mempunyai hubungan yang positif dengan tingkat hubungan kuat terhadap hasil belajar Mekanika Rekayasa III sebesar 77,8%. Kedua mata kuliah tersebut mempunyai hubungan kuat terhadap hasil belajar Mekanika Rekayasa III sebesar 60,6%. Sedangkan sisanya sebesar 39,4% dipengaruhi oleh faktor lain salah satu diantaranya adalah metode pembelajaran.. Kata kunci: Mekanika Rekayasa I, Mekanika Rekayasa II, Mekanika Rekayasa III. Mechanics technique also known as mechanical engineering or structural analysis is a science major learned in civil engineering. The main staple of science is to study the structural behavior of the loads acting on it. Courses Engineering Mechanics I, Mechanics II Engineering and Engineering Mechanics III is a compulsory subject for students S1 PTB Department of Civil Engineering FT Unesa. The success of students in Engineering Mechanics III is influenced by the results of student learning in subjects Engineering Mechanics Engineering Mechanics I and II. This research is classified as descriptive research with quantitative approach shaped data. Data collection was performed using the method of documentation. The subjects were students of class 2013 Program S1 PTB Department of Civil Engineering FT Unesa who has programmed course Engineering Mechanics Engineering Mechanics I and II of the school year 2013-2104 and Engineering Mechanics III 2014-2015 school year totaling 46 students. Data analysis technique used is the correlation analysis. Data analysis tool used is a computer program SPSS (Statistical Package for Social Sciences) version 17. Based on this research, there is a strong relationship between the learning outcomes of Mechanical Engineering I and Engineering Mechanics II study results of the learning outcomes of Engineering Mechanics III. Engineering Mechanics learning outcomes I have a positive relationship with the level of relationship is on learning outcomes Engineering Mechanics III of 57,5%. Engineering Mechanics II study results has a positive relationship with the level of a strong relationship to the learning outcomes Engineering Mechanics III amounted to 77,8%. Both of these courses have a strong relationship to the learning outcomes Engineering Mechanics III of 60,6%. While the remaining 39,4% is influenced by other factors one of which is a method of learning. Keywords: Engineering Mechanics I, Engineering Mechanics II, Engineering  Mechanics III.

Page 8 of 34 | Total Record : 336