cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 336 Documents
PEMETAAN KEMAMPUAN DASAR MAHASISWA PRODI S-1 PENDIDIKAN TEKNIK BANGUNAN UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA LULUSAN JENJANG SMK DAN SMA HERLAMBANG, DIMAS
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol 3, No 3/JKPTB/16 (2016): Wisuda ke-87 Periode 3 Tahun 2016
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan merupakan kata kunci pembangunan, melalui pembangunan pendidikan, proses pembangunan akan dapat berjalan dengan baik dan mencapai hasil yang diharapkan. Dari hasil penelitian Permadany (2016: 47)  menyimpulkan bahwa, ada perbedaan hasil belajar mahasiswa berdasarkan asal sekolah menengah. Mahasiswa lulusan SMK mempunyai rata–rata nilai yang lebih baik daripada lulusan SMA pada mata kuliah teknik sipil (struktur) dan menggambar. Lulusan SMA mempunyai rata–rata nilai yang lebih baik pada mata kuliah praktik daripada lulusan SMK. Berdasarkan pemaparan di atas, maka dalam hal ini penulis tertarik untuk melakukan suatu penelitian dengan judul “Pemetaan Kemampuan Dasar Mahasiswa Prodi S-1 Pendidikan Teknik Bangunan Universitas Negeri Surabaya Lulusan Jenjang SMK dan SMA”. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui pemetaan kemampuan dasar mahasiswa Program Studi Pendidikan Teknik Bangunan Universitas Negeri Surabaya yang berasal dari SMK dan SMA. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa PTB FT Unesa. Sampel penelitian ini adalah 30 mahasiswa dari angkatan 2009, 30 mahasiswa dari angkatan 2010, 30 mahasiswa dari angkatan 2011, dan 30 mahasiswa dari angkatan 2012. Data yang diperoleh akan dianalisa menggunakan metode  deskriptif dengan cara berpikir induktif dengan langkah pengumpulan data, olah data, reduksi data, dan  penyajian data. Hasil penelitian yang diperoleh adalah dari hasil pemetaan analisis data pada mahasiswa asal sekolah SMK angkatan tahun 2009, 2010, 2011 dan 2012 lebih baik di mata kuliah kelompok teknik sipil (struktur) dan menggambar, namun tidak lebih baik pada mata kuliah kelompok kependidikan. Ditinjau dari hasil pemetaan analisis data pada mahasiswa asal sekolah SMA angkatan tahun 2009, 2010, 2011dan 2012 lebih baik di mata kuliah kelompok pendidikan, namun tidak lebih baik pada mata kuliah kelompok teknik sipil (struktur) dan  menggambar. Kata Kunci:Pemetaan Kemampuan Dasar, Penelitian Deskriptif, Mata Kuliah Pendidikan, Mata Kuliah Teknik Sipil. Education is the key to development through education development, the development process will be able to walk better and reach the expected results. From the results of research Permadany research (2016: 47) concluded that there are differences in the results of student learning based on the origin of the secondary schools. Students SMK graduates has an average value is better than high school graduates in civil engineering courses (structure) and drawing. High school graduates have an average of  a better value on the practice of elective courses from SMK graduates. Based on explanation above , in this case the author is interested to do a study with the title " the mapping of basic skills s-1 college students building engineering education of surabaya university graduates levels SMK and SMA". The purpose of this research is to know the mapping of basic skills students Study Program Building Engineering Education State University Surabaya which comes from SMK and SMA. The type of research that is used is a descriptive research. The population in this research is a student of PTB FT Unesa. A sample of this research is 30 students from the host 2009, 30 students from the host 2010, 30 students from the generation of 2011, and 30 students from the host 2012. The Data obtained will be analyzed using descriptive method with inductive way of thinking with data collection steps, though data, data reduction and presentation of data. The research results obtained is from the results of the analysis of the mapping data on students from the school SMK host 2009, 2010, 2011 and 2012 better in courses civil engineering groups (structure) and drawing, but not better on courses educational groups. Observed from the results of the analysis of the mapping data on students from senior high schools of the host of the year 2009, 2010, 2011 and 2012 better in courses education groups, but not better on courses civil engineering groups (structure) and drawing.  Key Words : Basic Skills Mapping, Descriptive Research, Education Courses, Civil Engineering Courses
PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) DENGAN MEDIA MAKET PADA PELAJARAN KONSTRUKSI BANGUNAN ATAP UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS X TGB (SMK NEGERI 1 JENANGAN PONOROGO) EKO PRASETYO HARDI, ANDHIKA
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol 3, No 3/JKPTB/16 (2016): Wisuda ke-87 Periode 3 Tahun 2016
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS X TGB 1 DENGAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD TOGETHER PADA MATA DIKLAT ILMU BANGUNAN DI SMK NEGERI 3 SURABAYA WASKITO AJI SUNTORO, AMIN
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol 3, No 3/JKPTB/16 (2016): Wisuda ke-87 Periode 3 Tahun 2016
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan yang baik bergantung pada proses pembelajaran yang terlaksana. Berdasarkan survey awal, permasalahan yang terjadi di kelas X Teknik Gambar Bangunan I (TGB I) antara lain kecenderungan siswa dalam menguasai materi pelajaran tertentu yang beragam, kondisi kelas yang kurang kondusif, metode pembelajaran yang dipakai guru bersifat konvensional, guru kurang memberikan motivasi atau daya tarik dalam proses belajar mengajar. Berdasarkan permasalahan tersebut, maka perlu kiranya untuk menerapkan model pembelajaran kooperatif sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa kelas X TGB I dengan model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together (NHT) pada mata diklat ilmu bangunan, untuk mengetahui peningkatan kemampuan mengajar guru dengan model pembelajaran kooperatif tipe NHT pada mata diklat ilmu bangunan, dan untuk mengetahui peningkatan kegiatan belajar siswa kelas X TGB I dengan model pembelajaran kooperatif tipe NHT pada mata diklat ilmu bangunan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang  dilakukan di SMK Negeri 3 Surabaya. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas X TGB I SMK Negeri 3 Surabaya. Data dikumpulkan dengan menggunakan instrumen Tes Hasil Belajar, Lembar Pengamatan Kegiatan Mengajar Guru dan Lembar Pengamatan Kegiatan Belajar Siswa. Hasil penelitian yang diperoleh adalah terdapat peningkatan hasil belajar siswa kelas X TGB I dengan model pembelajaran kooperatif tipe NHT pada mata diklat ilmu bangunan pada tiap siklusnya. Pada siklus I siswa yang hasil belajarnya tuntas sebanyak 19 siswa atau sebesar 59,4% dan meningkat pada siklus II sebanyak 27 siswa atau sebesar 84,4%. Kemampuan mengajar guru meningkat pada tiap siklusnya, pada siklus I memperoleh nilai rata-rata sebesar 2,45 dengan kategori cukup dan pada siklus II meningkat menjadi 3,35 dengan kategori baik. Kegiatan belajar siswa juga meningkat tiap siklusnya, pada siklus I pengamatan memperoleh nilai rata-rata sebesar 1,83 dengan kategori kurang dan pada siklus II meningkat menjadi 3,13 dengan kategori baik. Kata Kunci : Numbered Head Together, Pembelajaran Kooperatif, Ilmu Bangunan. A good education is dependent on the learning processed. Based on the survey, problems that happened in class X TGB I among others the tendency of the students in the control of certain subjects that vary the condition class that less conducive, learning methods that teachers use are conventional, teachers less provides the motivation or the appeal in the teaching and learning process. Based on these problems and may need to apply the model of cooperative learning as one of the efforts to improve the results of student learning. The purpose of this research is to know the improvement of student learning outcomes  of class X TGB I with  cooperative learning model type Numbered Head Together (NHT) on the science buildings learning, to know the improvement of teaching capability of the teacher with NHT cooperative learning model on the science buildings learning, and to know the improvement of learning activities the students of class X TGB I with NHT cooperative learning model on the science building learning.  The type of the research is used class action research (PTK) performed in SMKN 3 Surabaya. The subject of this research is the students of class X TGB I SMKN 3 Surabaya. The data collected using the results of the test instrument Learn, Observation Sheet teaching activities and students learning activities observation sheet. The research results obtained is there was an increase in student grade X TGB I with NHT cooperative learning model on the science building learning in every cycles. At cycle I students who completed school results as much as 19 students or of 59,4% and increased at cycle II as much as 27 students or of 84.4%.  Teaching capabilities is also increased on each, at cycle I get the value by an average of 2.45 with enough category and increased at cycle II became 3.35 with good category. Students learning activities also increased in every cycles, at cycle I observation obtain the value by an average of 1.83 with less categories and increased at cycle II became 3.13 with good category. Key Words : Numbered Head Together, Cooperative Learning, Science Building Learning.
PENGEMBANGAN LKS BERORIENTASI KECAKAPAN HIDUP ( LIFE SKILL ) PADA SISWA TEKNIK KONSTRUKSI KAYU UNTUK KELAS X DI SMK NEGERI 2 BOJONEGORO ADY LUHUNG, TEGAR
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol 3, No 3/JKPTB/16 (2016): Wisuda ke-87 Periode 3 Tahun 2016
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

RELEVANSI MATERI PEMBELAJARAN PADA PAKET KEAHLIAN TEKNIK GAMBAR BANGUNAN PADA KURIKULUM 2013 TERHADAP KEBUTUHAN TENAGA KERJA DI KONSULTAN PERENCANA MAULANA, FAJAR
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol 3, No 3/JKPTB/16 (2016): Wisuda ke-87 Periode 3 Tahun 2016
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan kejuruan dituntut untuk mampu selaras dengan perkembangan dalam dunia usaha dan industri. Oleh karena itu kompetensi yang diajarkan harus melihat pada realitas kebutuhan masyarakat dan teknologi yang berkembang saat ini. Tujuan penelitian ini adalah: (1) Menemukan tingkat relevansi antara Kompetensi Dasar pada Paket Keahlian Teknik Gambar Bangunan Kelas XI SMK Jurusan Teknik Gambar Bangunan dengan kebutuhan tenaga kerja di kantor konsultan perencana, (2) Menemukan materi yang perlu ditambahkan agar kualitas dari siswa lulusan SMK dapat memenuhi kualifikasi di dunia kerja. Penelitian ini dilakukan di Kota Surabaya dengan sasaran kantor konsultan perencanaan bangunan. Sebagai subjek penelitian adalah 30 orang lulusan SMK Jurusan Teknik Gambar Bangunan yang bekerja sebagai drafter di kantor konsultan perencana. Data dikumpulkan dengan menggunakan instrumen angket dan dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian yang diperoleh adalah: (1) Kompetensi Dasar yang terdapat dalam Paket Keahlian Teknik Gambar Bangunan Kelas XI SMK Jurusan Teknik Gambar Bangunan 38,89% relevan dan 61,11% kurang relevan dengan kebutuhan kerja di kantor konsultan perencana. (2) Usulan untuk materi yang perlu ditambahkan pada Paket Keahlian Teknik Gambar Bangunan Kelas XI SMK Jurusan Teknik Gambar Bangunan yaitu 53,57% untuk materi tentang media perangkat lunak untuk menggambar tiga dimensi, 17,85% untuk materi mencetak gambar, 14,28% untuk materi gambar instalasi listrik, 10,71% untuk materi gambar saluran atau drainase, dan 3,57% untuk gambar pipa air bersih dan air limbah Kata Kunci: Relevansi, Paket Keahlian Teknik Gambar Bangunan, Kurikulun 2013, Konsultan Perencana. Vocational education is required to be able in line with developments in the world of bussines and industry. Therefore competencies taught must look at the reality of people’s need and the technology developed at this time. The purpose of this study are: (1) Find the degree of relevance between the Basic Competence at Building Drawing Engineering Skill Package for XI grade Vocational High School Building Drawing Engineering Department with the labor needs in the planning consultant office, (2) Finding material that needs to be added that the quality of Vocational High School graduates to qualify in the world of work. This research conducted in Surabaya with target planning consultant office. Subject of the study were 30 graduates of Vocational High School Building Drawing Engineering Department who worked as a drafter at planning consultant office. Data was collected using questionnaires and use descriptive analysis. The results obtained are: (1) Basic competence that contained in Building Drawing Engineering Skills Package of the XI grade Vocational High School Building Drawing Engineering Department 38,89% relevant and 61,11% is less relevant with planning consultants office employment needs. (2) Suggestions for material that needs to be added to the Building Sketch Engineering Skills Package of the XI grade Vocational High School Building Drawing Engineering Department is 53,57% for the three dimensional drawing software materials, 17,85% for the material to print pictures, 14,28% for the electrical instalation drawing materials, 10,71% for drainage channels drawing materials, and 3,57% for water pipes and waste water drawing materials. Keywords: Relevance, Building Drawing Engineering Skill Package, Curriculum 2013, planning consultant office.
HUBUNGAN PENGETAHUAN MENGHITUNG VOLUME BANGUN RUANG DENGAN PENGETAHUAN MENGHITUNG RENCANA ANGGARAN BIAYA SISWA KELAS XII SMK NEGERI 2 BOJONEGORO HADI FATCHUR ROCHMAN, AHMAD
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol 3, No 3/JKPTB/16 (2016): Wisuda ke-87 Periode 3 Tahun 2016
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan menghitung volume bangun ruang dengan pengetahuan menghitung volume jenis pekerjaan pada rencana anggaran biaya siswa kelas XII SMK Negeri 2 Bojonegoro. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif yang dilaksanakan pada semester genap tahun ajaran 2015/2016. Populasi pada penelitian ini adalah siswa kelas XII Jurusan Teknik Bangunan SMK Negeri 2 Bojonegoro dengan rincian sampel adalah siswa kelas XII TGB sebanyak 63 siswa (2 kelas) dan TKBB sebanyak 28 siswa (1 kelas). Sedangkan teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis korelasi sederhana (Bivariate Correlation). Hasil penelitian menunjukkan bahwa: korelasi antara kompetensi dasar menggunakan berbagai prinsip bangun datar dan ruang dengan kompetensi dasar menghitung volume jenis pekerjaan pada  rencana anggaran biaya dengan signifikansi pada taraf kesalahan 5% yaitu: (1). Kelas TGB I sebesar 0,301 dan didapat rtabel 0,349 maka ( rhitung  = 0,301 < rtabel = 0,349) artinya tergolong korelasi rendah. (2) Kelas TGB II sebesar 0,102 dan didapat rtabel 0,355 maka ( rhitung  = 0,102 < rtabel = 0,355) artinya tergolong korelasi sangat rendah. (3) Kelas TKBB sebesar 0,062 dan didapat rtabel 0,381 maka ( rhitung  = 0,062 < rtabel = 0,381) artinya tergolong korelasi sangat rendah. (4) Kelas gabungan TGB dan TKBB sebesar 0,585 dan didapat rtabel 0,207 maka ( rhitung  = 0,585 > rtabel = 0,207) artinya tergolong sedang. Kata kunci :       Menghitung Luas bangun datar dan volume bangun ruang, dan menghitung volume jenis pekerjaan pada rencana anggaran biaya (RAB). This study aims to determine the relationship of knowledge to calculate the volume geometry with knowledge calculate the volume type of work on the budget plan the class XII students of SMK Negeri 2 Bojonegoro. This research is research quantitative descriptive correlative is implemented in the second semester of the 2015/2016 academic year. The population in this study were students of class XII Building Engineering Department of SMK Negeri 2 Bojonegoro with the details of the sample are students of class XII TGB as many as 63 students (2 classes) and TKBB as many as 28 students (one class). Data analysis technique used in this study is a simple correlation analysis (bivariate correlation). The results showed that: the correlation between basic competences use principles Flat and space with the basic competencies calculate the volume type of work on a budget plan with statistical significance level of 5% error: (1). TGB class I at 0.301 and 0.349, the obtained rtabel (rhitung = 0.301 <rtabel = 0.349) means that relatively low correlation. (2) Class II TGB at 0.102 and 0.355, the obtained rtabel (rhitung = 0.102 <rtabel = 0.355) means that relatively very low correlation. (3) Class TKBB  0.062 and 0.381, the obtained rtabel (rhitung = 0.062 <rtabel = 0.381) means that relatively very low correlation. (4) the combined Class TGB and TKBB at 0.585 and 0.207, the obtained rtabel (rhitung = 0.585> rtabel = 0.207) means moderate at 0.062 and 0.381, the obtained rtabel (rhitung = 0.062 <rtabel = 0.381) means that relatively very low correlation. (4) the combined Class TGB and TKBB at 0.585 and 0.207, the obtained rtabel (rhitung = 0.585> rtabel = 0.207) means moderate. Keywords: Calculating Size Flat geometry and volume, and calculate the volume of this type of work on a budget plan (RAB).
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE PRACTICE-REHEARSAL PAIRS DENGAN MEDIA HANDOUT TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA SMKN 3 JOMBANG WIDIANTO, EKO
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol 3, No 3/JKPTB/16 (2016): Wisuda ke-87 Periode 3 Tahun 2016
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan kualitas pembelajaran dalam pendidikan kejuruan sangat penting untuk mengantisipasi perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi saat ini. Model pembelajaran inovatif sangat diperlukan supaya siswa aktif sehingga hasil belajarnya baik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe  Practice Rehearsal Pairs dengan media handout terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran gambar konstruksi bangunan. Metode penelitian yang digunakan adalah True Experimental Design dan menggunakan  desain Posstest Only Control Design. Subyek penelitiannya siswa kelas X TGB-1 sebanyak 36 siswa dan X TGB-2 sebanyak 35 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes kognitif. Teknik analisis menggunakan uji regresi sederhana untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Practice Rehearshal Pairs. Penelitian dapat dilaksanakan karena validasi menggunakan perangkat pembelajaran sudah dinyatakan valid dengan hasil 82,32%. Hasil penelitian menyatakan bahwa tidak terdapat pengaruh antara model pembelajaran Practice Rehearshal Pairs terhadap hasil belajar hal ini diperjelas dengan hasil analisis regresi linier sederhana yang menunjukan angka sebesar 0,6%. Kata kunci: model pembelajaran kooperatif, hasil belajar. Improving the quality of learning in vocational education is vital to anticipate developments in science and technology today. The learning model is necessary in order innovative active student so good learning results. The purpose of this study was to determine the effect of cooperative learning model Practice Rehearsal Pairs with a media handout to the learning outcomes of students on the subjects of building construction drawings. The method used is True Experimental Design and use design Posstest Only Control Design. The subject of his research students of class X TGB - 1 were 36 students and TGB X - 2 as many as 35 students . Data collection techniques used are cognitive tests. Mechanical analysis using simple regression test to determine the effect of cooperative learning model Practice Rehearshal Pairs. Research can be conducted for validation using the learning device has been declared invalid by the results of 82.32 %. The study states that there is no influence between Practice Rehearshal Pairs learning model for learning outcomes it is clear by the results of simple linear regression analysis that shows the number of 0.6% . Keywords: cooperatif  learning model, learning result
HUBUNGAN HASIL BELAJAR MATA PELAJARAN MATEMATIKA DAN HASIL BELAJAR MATA PELAJARAN MEKANIKA TEKNIK TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN KONSTRUKSI BETON DI SMKN 7 SURABAYA TAHUN AJARAN 2015-2016 WICAKSONO, ARDIYAN
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol 3, No 3/JKPTB/16 (2016): Wisuda ke-87 Periode 3 Tahun 2016
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Untuk menguasai suatu pengetahuan atau materi baru perlu adanya pengalaman terhadap materi lampau yang berkaitan dengan materi tersebut sehingga penguasaan materi pelajaran yang saling berkaitan satu dengan yang lain merupakan faktor penentu dalam memperoleh prestasi belajar yang memuaskan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan hasil belajar mata pelajaran matematika dan hasil belajar mata pelajaran mekanika teknik terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran konstruksi beton di SMKN 7 Surabaya tahun ajaran 2015-2016. Penelitian ini merupakan penelitian Kuantitatif. Subjeknya siswa kelas XI Teknik Konstruksi Beton sejumlah 26 siswa. Data diambil menggunakan metode dokumentasi. Pengujian data menggunakan analisis korelasi sederhana dan analisis korelasi ganda, setelah sebelumnya dilakukan uji persyaratan yaitu uji normalitas yang menggunakan uji Kolmogorov-Smirnov. Hasil penelitian menunjukan bahwa : (1) Terdapat hubungan yang sangat kuat antara hasil belajar mata pelajaran matematika terhadap hasil belajar mata pelajaran konstruksi beton, hal itu dibuktikan dengan koefisien korelasi sebesar 0,962 > rtabel 0,261. (2) Terdapat hubungan yang sangat kuat antara hasil belajar mata pelajaran mekanika teknik terhadap hasil belajar mata pelajaran konstruksi beton, sebesar 0,975 > rtabel 0,261. (3)Terdapat hubungan yang sangat kuat antara hasil belajar mata pelajaran matematika dan mata pelajaran mekanika teknik secara bersama-sama terhadap hasil belajar mata pelajaran konstruksi beton, hal itu dibuktikan dari table dimana nilai R2 (R Square) sebesar 0,956. Kata kunci : Pengalaman belajar masa lampau, Hasil Belajar, Hubungan Mata Pelajaran To master knowledge or new material need their past experience of the material relating to such material so that mastery of the subject matter are interrelated to one another is a decisive factor in obtaining satisfactory academic achievement. This study aims to determine the relationship of learning outcomes of the mathematics and the learning outcomes of engineering mechanics subject to the learning outcomes of students in the subjects of concrete construction in SMKN 7 Surabaya 2015-2016 school year. This research is quantitative. The subject class XI Mechanical Construction Concrete number of 26 students. The data was taken using the method of documentation. The test data using a simple correlation analysis and multiple correlation analysis, having previously tested the requirement that the normality test using Kolmogorov-Smirnov test. The results showed that: (1) There is a very strong relationship between learning outcomes of the mathematics courses on learning outcomes subjects concrete construction, it is proved by the correlation coefficient of 0.962> 0.261 rtabel. (2) There is a very strong relationship between the results of engineering mechanics study subjects on the results of study subjects concrete construction, amounting to 0.975> 0.261 rtabel. (3) There is a very strong relationship between the results of learning mathematics and engineering mechanics subjects together on learning outcomes subjects concrete construction, it is evident from the table where the value of R2 (R Square) of 0.956. Keywords : The learning experience of the past , Learning Results , Relationships Subject
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GIVING QUESTION GETTING ANSWER PADA KOMPETENSI KEAHLIAN KONSTRUKSI KAYU DI SMK NEGERI 3 JOMBANG HIDAYAT, WAHYU
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol 3, No 3/JKPTB/16 (2016): Wisuda ke-87 Periode 3 Tahun 2016
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini termasuk dalam penelitian eksperimen. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hasil belajar siswa setelah menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Giving question Getting Answer. Latar belakang penelitian ini dilihat dari kondisi lapangan di SMK Negeri 3 Jombang yang sebagian masih menggunakan model pembelajaran konvensioanl atau ceramah dan pemberian tugas yang terkadang tidak menarik siswa, sehingga saat evaluasi setelah materi disampaikan hasil belajar yang diperoleh sebagian siswa nilainya dibawah kriteria ketuntasan materi (KKM) yaitu 75. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X TKK SMK Negeri 3 Jombang, dengan sampel penelitian adalah kelas X TKK SMK Negeri 3 Jombang sehingga penelitian ini dapat dikatakan menggunakan sampel jenuh, juga mempunyai jumlah sebanyak 32 siswa dalam satu kelas. Metode pengumpulan data yaitu penilaian sikap perilaku berkarakter dan penilaian  sikap sosial (Afektif), serta tes pengetahuan (Kognitif). Hasil uji persyaratan perhitungan normalitas didapatkan chi hitung = 10,52 dan chi tabel = 11,07, dengan chi hitung = 10,52 < chi tabel = 11,07 maka disimpulkan sampel berdistribusi normal. Hasil analisis data untuk hasil belajar didapatkan rata-rata nilai siswa adalah 84,53. Hasil uji-t diketahu nilai thitung 3,92 selanjutnya dibedakan dengan nilai ttabel 1,695 dengan taraf kesalahan α = 5%. Karena nilai thitung lebih besar dari nilai ttabel (3.92 > 1,695), maka Ho ditolak dan Ha diterima. Jadi kesimpulannya, bahwa hasil belajar siswa kelas X TKK SMK Negeri 3 Jombang setelah pelaksanaan pembelajaran kooperatif tipe Giving Question Getting Answer lebih besar atau sama dengan KKM (75). Hal ini disebabkan karena nilai hasil belajar siswa ranah kognitif mendapat ketuntasan 100%. Kata Kunci: hasil belajar, Giving Question Getting Answer. This study was a research experiment. The purpose of this study was to determine student learning outcomes after using cooperative learning model Giving Getting Question Answer. The research background is seen from the condition of the field at SMK Negeri 3 Jombang are still largely using model conventional or lectures and giving assignments that sometimes does not attract students , so that when the evaluation after the material delivered learning results obtained are not satisfactory and value under the criteria of completeness material (KKM ) is 75. The population in this study were students of class X SMK Negeri 3 Jombang TKK , the sample is a class X SMK TKK Jombang so this study is using saturated sample with total of 32 students in a class. The methods of data collection that is characterized by behavioral attitude assessment and social attitudes assessment (affective) , as well as knowledge tests (Cognitive). The result of  normality calculation requirements obtained chi count = 10.52  and chi table = 11.07 , with chi count = 10.52 < chi table = 11.07 then concluded the sample is normal distribution. The results of data analysis to learning outcomes obtained an average score of students was 84.53. T-test results are known tcount 3.92 t-table further distinguished by the value of 1.695 with a standard error α = 5 %. Because tcount greater than the value ttable (3.92 > 1.695), then Ho is rejected and Ha accepted. So in conclusion, that the results of class X student of SMK Negeri TKK 3 Jombang after the implementation of cooperative learning Getting Answers Question Giving greater than or equal to KKM (75). That is because the value of student learning outcomes cognitive gets 100% completeness. Keywords: learning outcomes, Giving  Question Getting Answer.
EVALUASI MATERI KONSTRUKSI KAYU PRODI S-1 PTB JURUSAN TEKNIK SIPIL FT-UNESA DENGAN KOMPETENSI KEAHLIAN TEKNIK KONSTRUKSI KAYU DI SMK NEGERI 1 SIDOARJO MAWARDI H, ALFIYAN
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol 3, No 3/JKPTB/16 (2016): Wisuda ke-87 Periode 3 Tahun 2016
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Teknik Konstruksi Kayu merupakan salah satu program keahlian yang terdapat pada Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Lulusan S1 Pendidikan Teknik Bangunan Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Negeri Surabaya diharapkan mampu untuk bersaing di dunia pendidikan sebagai calon tenaga pengajar yang berkarakter, terampil, dan profesional di bidangnya. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya kesamaan dan perbedaan diantara materi konstruksi kayu di Prodi S-1 PTB Jurusan Teknik Sipil FT-UNESA dengan Mata Pelajaran Produktif Kompetensi Keahlian Teknik Konstruksi Kayu di SMK Negeri 1 Sidoarjo. Penelitian ini merupakan Penelitian Komparatif yang bersifat membandingkan. Subyek penelitian ini adalah Kurikulum, Silabus, dan Materi Konstruksi Kayu Prodi S-1 PTB Teknik Sipil FT-UNESA, dan SMK Negeri 1 Sidoarjo. Pengumpulan data menggunakan metode wawancara dan dokumentasi. Analisis data  menggunakan teknik analisis deskriptif. Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut: (1) Ada persamaan materi konstruksi kayu S-1 PTB Jurusan Teknik Sipil FT-UNESA dengan mata pelajaran konstruksi kayu SMK Negeri 1 Sidoarjo dengan prosentase sebesar 40%. (2) Ketidaksamaan materi konstruksi kayu S-1 PTB Jurusan Teknik Sipil FT-UNESA dengan mata pelajaran konstruksi kayu SMK Negeri 1 Sidoarjo memiliki prosentase sebesar 60%.   (3) Materi Mata Kuliah Praktik Keterampilan Kayu Prodi S-1 PTB Jurusan Teknik Sipil FT-UNESA memiliki kesesuaian materi dengan Mata Pelajaran Kompetensi Keahlian Teknik Konstruksi Kayu SMK Negeri 1 Sidoarjo. Kata Kunci: Evaluasi, Konstruksi Kayu, Komparatif, Deskriptif. Mechanical Construction Wood is one of the programs contained in the membership of the Vocational High School (SMK). Graduates S1 Technical Education Building Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, State University of Surabaya expected to be able to compete in the world of education as a faculty candidate character, skilled, and professional in his field. The purpose of this study was to determine the similarities and differences between the wooden construction material in Prodi S-1 PTB Department of Civil Engineering FT-UNESA with Subjects Productive Skills Competency Wood Construction Engineering at SMK Negeri 1 Sidoarjo. This study is a comparative study that is comparing. The subject of this study is the curriculum, syllabus and Construction Materials Wood Prodi S-1 PTB Civil Engineering FT-UNESA, and SMK Negeri 1 Sidoarjo. Collecting data using interviews and documentation. Data analysis using descriptive analysis techniques. The results of this study are as follows: (1) Equation wood construction material S-1 PTB Department of Civil Engineering FT-UNESA subjects with wood construction State Vocational High School 1 Sidoarjo by 40%. (2) Ketidaksaan wood construction material S-1 PTB Department of Civil Engineering FT-UNESA subjects with wood construction State Vocational High School 1 Sidoarjo by 60%. (3) Material Carpentry Study Program S-1 PTB Department of Civil Engineering FT-UNESA has continuity with the subject matter expertise of Construction Engineering Wood Competency State Vocational High School 1 Sidoarjo Keywords: Evaluation, Wood Construction, Comparative, Descriptive.

Page 9 of 34 | Total Record : 336