cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin
  • jurnal-pendidikan-teknik-mesin
  • Website
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Arjuna Subject : -
Articles 44 Documents
Search results for , issue "Vol 8, No 1 (2019)" : 44 Documents clear
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN TRAINER ELEKTRONIKA DASAR TERHADAP KEEFEKTIFITASAN PROSES BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN TEKNOLOGI DASAR OTOMOTIF DI SMK NEGERI 2 LAMONGAN FARID, MOH; MADE MULIATNA, I
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Mesin FT UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah kurangnya media pembelajaran yang layak digunakan pada pembelajaran Parktikum teknologi dasar Otomotif di Jurusan teknik kendaraan ringan di SMK Negeri 2 Lamongan. Jenis penelitian ini merupakan penelitian pengembangan. Hasil penelitian ini berupa media pembelajaran trainer elektronika dasar yang telah divalidasi dan dinyatakan layak digunakan dalam pembelajaran dengan nilai presentase 80%. Dan hasil respon siswa terhadap media pembelajaran trainer elektronika dasar dinyatakan sangat baik dengan nilai presntase 82,67%. sehingga dapat dinyatakan bahwa media trainer elektronika dasar layak digunakan sebagai media pembelajaran pada mata pelajaran teknologi dasar otomotif. Dan hasil pengamatan efektifitas proses belajar siswa dinyatakan sangat efektif dengan nilai presentase 81,65%. Sehingga dapat dinyatakan bahwa media pembelajaran trainer elektronika dasar sangat efektif apabila digunakan dalam proses pembelajaran Kata kunci: pengembangan, media, kelayakan, efektivitas, elektronika dasar.
ANALISA KUALITAS PRODUK MENGGUNAKAN METODE SPC DAN RPN UNTUK MENGURANGI CACAT PRODUK KERAMIK KETUT PITRA PUJA MAHAYANA, I; RIANDADARI, DYAH
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Mesin FT UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada perusahaan pembuat keramik, metode SPC dan RPN sangatlah berpengaruh untuk mengurangi jumlah cacat keramik pada perusahaan tersebut. Metode SPC (Statistical Process Control) ini merupakan Teknik penyelesaian masalah yang di gunakan sebagai pemonitor, pengendalian, penganalisis, pengelola dan memperbaiki proses menggunakan metode statistik. Sedangankan metode RPN (Risk Priority Number) merupakan teknik yang di gunakan untuk mendefinisikan, mengindentifikasi, dan menghilangkan kegagalan serta masalah pada proses produksi, baik permasalahan yang telah diketahui maupun potensial yang terjadi pada system. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kualitas produk keramik dengan analisis SPC dan RPN, dan untuk mengetahui faktor ? faktor penyebab kerusakan atau kecacatan pada produk keramik kemudian diolah berupa angka. Alat bantu yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menyusun tabel periksa, membuat peta kendali, membuat bagan peta kendali, membuat diagram pareto dan menentukan usulan perbaikan. Pengelolahan data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan alat bantu software Microsoft Exel dan minitab 16. Hasil penelitian menunjukan bahwa presentase jumlah cacat produk keramik di PT. Keramik Diamond Industries sebesar 3.8 % pada tahun 2016 dengan batas kendali cacat maksimal sebesar 0,0380 dari total 3,8 jenis cacat gupil (27,4%), jenis cacat retak body (25,8%), jenis cacat galze (25,0%), jenis cacat sablon (21,8%). Sedangan pada tahun 2017 sebesar 4,2% dari jenis cacat gupil (26,3%), jenis cacat retak body (24,9%), Jenis cacat sablon (24,9%), jenis cacat glaze (23,9%)
ANALISIS PERHITUNGAN EFEKTIFITAS MESIN CETAK OFFSET SAKURAI OLIVER – 2 COLOR MENGGUNAKAN METODE OEE (OVER EQUIPMENT EFFECTIVENESS) DI PT. LAVILA CREATIVE AKBAR ARIFIN, SHOFIYYUL; SUWITO, DJOKO
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Mesin FT UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak PT. Lavilla Creative merupakan perusahaan yang bergerak di bidang percetakan. Perusahaan ini masih mempunyai permasalahan pada hasil produk dan jumlah permintaan yang tinggi tidak seimbang dengan hasil produksi. Salah satu metode untuk mengetahui efektifitas suatu mesin produksi adalah Overall Equipment effectiveness (OEE). Overall Equipment Effectiveness (OEE) adalah suatu pengukuran yang dilakukan terhadap performance yang berhubungan dengan availability dari proses produktivitas dan kualitas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui (1) Bagaimana tingkat efektifitas Mesin Cetak Offset Sakurai Oliver ? 2 Color menggunakan metode Overall Equipment Effectiveness (OEE) dan (2) Aspek ? aspek apa saja yang perlu diperbaiki untuk meningkatkan efektfitas mesin Cetak Offset Sakurai Oliver ? 2 Color.Jenis penelitian yang dilakukan adalah deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi serta data dari arsip/dokumen perusahaan. Pengolahan data yang digunakan dalam penelitian ini dengan menggunakan metode Overall Equipment Effectiveness (OEE) yaitu dengan pengukuran nilai yang meliputi availability, performance, dan quality. Sedangkan untuk mengetahui penyebab nilai efektifitas mesin yang rendah menggunakan diagram fishbone. Dari hasil penelitian yang dilakukan di PT. Lavilla Creative didapat nilai OEE sebagai berikut mesin cetak offset sakurai oliver ? 2 color availability 90,4%, performance 94,3%, Quality 98,1% dan OEE 83,6%. Faktor-faktor yang mempengaruhi rendahnya nilai OEE adalah breakdown, idling and minor stoppage, dan reject loss. Kata kunci: Efektifitas, Mesin Cetak, Motode OEE (Over Equipment Effectiveness) Abstract PT. Lavilla Creative is a company engaged in printing. This company still has problems with product yields and high demand is not balanced with production results. One method to determine the effectiveness of a production machine is the overall equipment effectiveness (OEE). Overall Equipment Effectiveness (OEE) is a measurement performed on performance related to the availability of process productivity and quality. The purpose of this study is to study (1) How the effectiveness of the Sakurai Oliver Offset Printing Machine - 2 Colors using the Overall Equipment Effectiveness (OEE) method and (2) What aspects are needed to increase the efficiency of the Sakurai Oliver Offset Printing Machine - 2 Colors . The type of research conducted is quantitative and qualitative descriptive. Data collection uses interview techniques, observations and data from company archives / documents. Processing data used in this study using the Overall Equipment Effectiveness (OEE) method, namely by measuring values that include availability, performance, and quality. While to find out the causes of machine values using fishbone diagrams. From the results of research conducted at PT. Lavilla Creative received the OEE value as follows: sakurai oliver-2 offset printing machine color availability 90.4%, performance 94.3%, Quality 98.1% and OEE 83.6%. Factors that influence the low value of OEE are damage, idling and small termination, and reject losses. Keywords: Effectiveness, Printing Machine, OEE Method (Over Equipment Effectiveness
PENGARUH SHIFT KERJA DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP PRODUKTIVITAS KERJA KARYAWAN PADA BAGIAN BLOWING UNIT DI PT. TIRTA SUKSES PERKASA NURWIDYA TIMUR, HIMA; MADE MULIATNA, I
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Mesin FT UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu faktor yang berpengaruh terhadap produktivitas kerja adalah shift kerja. shift kerja adalah pembagian waktu kerja berdasarkan waktu tertentu. Sistem shift merupakan suatu sistem pengaturan kerja yang memberi peluang untuk memanfaatkan keseluruhan waktu yang tersedia untuk mengoperasikan pekerjaan Selain faktor shift kerja, lingkungan kerja juga mempengaruhi produktivitas kerja karyawan. Pada shift pagi dan siang PT. Tirta Sukses Perkasa mampu memproduksi botol air mineral lebih dari target, namun saat shift malam karyawan tidak mampu memenuhi target produksi. Berdasarkan latar belakang, penelitian ini berfokus pada ?Pengaruh Shift Kerja dan Lingkungan Kerja Terhadap Produktivitas Kerja Karyawan Pada Bagian Blowing Unit di PT. Tirta Sukses Perkasa?. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh shift kerja dan lingkungan kerja terhadap produktivitas kerja karyawan secara simultan maupun parsial. Hasil penelitian ini menunjukkan secara simultan shift kerja dan lingkungan kerja memiliki pengaruh terhadap produktivitas kerja karyawan sebesar 7,281, sehingga terdapat pengaruh signifikan antara shift dan lingkungan kerja yang dapat meningkatkan produktivitas kerja karyawan. Secara parsial, shift kerja memiliki pengaruh sebesar -2,824 (positif negative diabaikan) dan lingkungan kerja memiliki pengaruh sebesar 2,895. Dari hasil berikut dapat disimpulkan bahwa lingkungan kerja lebih berpengaruh terhadap produktivitas kerja karyawan dibandingkan dengan shift kerja. Kata kunci: Shift kerja, lingkungan kerja, produktivitas kerja, Uji F, Uji T.
ANALISA KEPUASAN PELANGGAN TERHADAP KUALITAS LAYANAN BENGKEL MENGGUNAKAN METODE QFD (QUALITY FUNCTION DEPLOYMENT) DI PT CITRA CAKRA PERSADA HONDA JEMURSARI LUKMANASARI, DITAHESTIMEY; RIANDADARI, DYAH
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Mesin FT UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pasar bisnis menuntut setiap perusahaan untuk selalu berusaha meningkatkan kualitas produknya. Perusahaan didirikan dengan tujuan mencapai tingkat penjualan tertentu, meraih laba, meningkatkan pangsa pasar, mempertahankan eksistensi, mencapai tingkat pertumbuhan tertentu dan memberikan pelayanan optimal. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui kepuasan pelanggan terhadap kualitas pelayanan bengkel dengan menggunakan metode QFD (Quality Function Deployment). Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif teknik yang digunakan dalam pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik probablysampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menyebar kuisioer yang berisi 5 atribut kepada customer yang menggunakan jasa pelayanan service di Honda Jemursari. Jumlah sampel dalam penelitian dihitung menggunakan persamaan Solven. Analisa data Quality Function Deployment meliputi analisa planning matrix, evaluasi tingkat kepuasan konsumen, penentuan prioritas dari kepentingan teknik.Dari 25 atribut jasa pelayanan yang dianggap paling penting oleh pelanggan adalah hasil perawatan dan perbaikan sesuai dengan yang diinginkan konsumen (4,71). Sedangkan penilaian kepuasan konsumen terhadap kualitas layanan bengkel adalah kemampuan petugas bengkel dalam menganalisa masalah (0,050). Dari urutan prosedur hasil analisis QFD, maka diperoleh urutan prioritas yang harus dilakukan bengkel Honda Jemursari untuk mengembangkan peningkatan kinerja yaitu mulai dari pelatihan Service advisor (0,293). Pelatihan mekanik (0,154). Persediaan suku cadang (0,101). Pemberian insentif bonus dan diskon (0,089). Kata Kunci : Keinginan pelanggan, Jasa pelayanan, Kualitas jasa, Kepuasan pelanggan, QFD (Quality Function Deployment). Abstract The business market requires every company to always try to improve the quality of its products. The company was established with the aim of achieving a certain level of sales, earning profit, increasing market share, maintain existence, achieve a certain level of growth and provide optimal service. This research was conducted with the aim to determine customer satisfaction with the quality of workshop services using the QFD (Quality Function Deployment) method. This type of research is a quantitative descriptive research technique used in sampling in this study using the probably sampling technique.Data collection is done by distributing queries containing 5 attributes to customers who use service services at Honda Jemursari. The number of samples in the study was calculated using the Solven equation. Analysis of Quality Function Deployment data includes planning matrix analysis, evaluation of the level of customer satisfaction, prioritization of engineering interests.Of the 25 service attributes that are considered most important by customers are the results of care and repair in accordance with what consumers want (4.71). While the assessment of customer satisfaction with the quality of workshop services is the ability of workshop staff to analyze problems (0.050). From the sequence of procedures from the QFD analysis, a sequence of priorities must be obtained from the Honda Jemursari workshop to develop performance improvements, starting from Service advisor training (0.293).Mechanical training (0.154). Spare parts inventory (0.101).Giving bonus and discount incentives (0.089). Keywords: Customer desires, Service services, Service quality, Customer satisfaction, QFD (Quality Function Deployment).
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN TIME TOKEN METODE DEMONSTRASI DALAM MENINGKATKAN ASPEK AFEKTIF DAN KOGNITIF SISWA PADA MATA PELAJARAN MEKANIKA TEKNIK ILMU PENGETAHUAN BAHAN AKBAR SANTOSO, ILHAM; MADE MULIATNA, I
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Mesin FT UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN TIME TOKEN METODE DEMONSTRASI DALAM MENINGKATKAN ASPEK AFEKTIF DAN KOGNITIF SISWA PADA MATA PELAJARAN MEKANIKA TEKNIK ILMU PENGETAHUAN BAHAN Nama : Ilham Akbar Santoso NIM : 12050524021 Program Studi : S1 Pendidikan Teknik Mesin Jurusan/Fakultas : Teknik Mesin/Fakultas Teknik Dosen Pembimbing : Drs. I Made Muliatna, M.Kes. Setiap kegiatan belajar mengajar ada tiga aspek yang dicapai dalam diri peserta didik yaitu perubahan aspek kognitif, perubahan aspek afektif dan aspek psikomotor. Peningkatan aspek kognitif dan afektif sangat perlu dilakukan pada SMK Negeri 1 Kota Madiun dari aspek kognitif dan afektif masih kurang maksimal dibandingkan dengan nilai KKM khususnya pada aspek kognitif. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui hasil belajar ranah kognitif dan ranah afektif siswa SMK Negeri 1 Madiun; serta untuk mengetahui perbedaan hasil belajar ranah kognitif dan afektif siswa SMK Negeri 1 Madiun dalam penggunaan modelpembelajaran Time Token pada metode demonstrasi. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tidakan Kelas (PTK). Penelitian ini termasuk pada rancangan penelitian one group pretest possttest. Penelitian ini dilakukan di SMK Negeri 1 Madiun. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X TPM 2 SMK Negeri 1 Madiun, yaitu 33 siswa yang semuanya adalah putra. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji beda. Hasil analisis dapat disimpulkan bahwa (1) Terdapat perbedaan hasil belajar ranah kognitif siswa SMK Negeri 1 Madiun dalam penggunaan modelpembelajaran Time Token pada metode demonstrasi. Hasil penelitian tersebut telah mencapai indikator keberhasilan, adalah 80% siswa SMK Negeri 1 Madiun mengalami ketuntasan belajar pada pembelajaran teknologi mekanik menggunakan model pembelajaran Time Token pada metode demonstrasi; (2) Terdapat perbedaan hasil belajar ranah afektif siswa SMK Negeri 1 Madiun dalam penggunaan modelpembelajaran Time Token pada metode demonstrasi. Hasil penelitian tersebut telah mencapai indikator keberhasilan, adalah hasil belajar siswa ranah afektif meningkat dengan kriteria sekurang-kurangnya baik pada pembelajaran teknologi mekanik menggunakan model pembelajaran Time Token pada metode demonstrasi. Kata Kunci : Ranah Kognitif, Ranah Efektif, model pembelajaran Time Token, Metode Demontrasi
ANALISIS BEARING PADA POMPA SENTRIFUGAL DI INSTALASI PENGOLAHAN AIR LIMBAH (IPAL) PT. SIER MENGGUNAKAN PROGRAM PREVENTIVE MAINTENANCE YANG TERENCANA ARDI KUSUMA, JUAN; YASA UTAMA, FIRMAN
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Mesin FT UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pompa Sentrifugal pada perusahaan ini berfungsi untuk menyalurkan limbah pabrik ke instalasi pengolahan air limbah agar kadar limbah berkurang. Salah satu komponen pompa sentrifugal pada instalasi pengolahan air limbah yang harus diperhatikan adalah bearing. Perawatannya selama ini menggunakan corrective maintenance yaitu ketika mesin mati atau alat mengalami kerusakan baru dilakukan perbaikan. Belum tersedianya penjadwalan preventive maintenance menyebabkan tidak diketahuinya faktor kerusakan yang terjadi pada bearing saat beroperasi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui cara mengidentifikasi kerusakan bearing agar dapat meningkatkan performa pompa sentrifugal dan menentukan penjadwalan ­preventive maintenance. Metode pengujian ini menggunakan penelitian terapan (applied research). Hasil penelitian ini adalah identifikasi kerusakan pada pompa didapatkan nilai keandalan terendah yaitu 74,2% dan nilai amplitudonya sebesar 1,91 m/s2. Dimana batas minimum keandalan adalah 80% dan batas maksimum amplitudo 1,8 m/s2. Kondisi yang dialami bearing mengindikasikan mengalami kerusakan. Tindakan pengecekannya diperoleh dari suara yang ditimbulkan bearing dan pengujian getaran menggunakan vibration meter. Sehingga penjadwalan preventive maintenance dapat dilakukan mulai dari daily, weekly, monthly dan yearly sesuai hasil penelitian. Kata kunci: Bearing, Reliability, Amplitudo, Preventive Maintenance
ANALISA KEPUASAN PELANGGAN TERHADAP HASIL KINERJA BENGKEL DENGAN MENGGUNAKAN METODE IPA (IMPORTANCE PERFORMANCE ANALYSIS) DI BENGKEL PT. CITRARAYA MANDIRI MOTOR WAHYU UTOMO, PANGGIH; RIANDADARI, DYAH
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Mesin FT UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Semakin tinggi jumlah mobil yang ada di jalanan, juga menyebabkan semakin banyak bengkel yang ada. Hal itu menyebabkan persaingan yang ketat antara bengkel yang satu dengan bengkel yang lain. Pelanggan datang dengan harapan yang tinggi namun pelanggan merasa kecewa karna pelayanan yang di berikan tidak sesuai dengan apa yang di harapkan, hal tersebut juga terjadi di bengkel PT. Citraraya Mandiri Motor. Oleh karna itu, dilakukan penelitian untuk menganalisa kepuasan pelanggan terhadap pelayanan bengkel di PT. Citraraya Mandiri Motor.Jenis penelitian ini adalah penelitian deskripstif kuantitatif dan kualitatif. Variabel penelitian merupakan atribut pelayanan bengkel PT. Citraraya Mandiri Motor, atribut kualitas pelayanan diidentifikasi dari indikator kepuasan menurut pelanggan yang di ungkap oleh Zeitmal dkk, yaitu dengan TRREASE (Tangiables, Reliability, Responsiveness, Assurance, Empathy). Pengukuran tingkat kepuasan pelanggan di bengkel PT. Citraraya Mandiri Motor menggunakan metode IPA (Importance Performance Analysis). Metode IPA pada tingkat kesesuaian membandingkan antara tingkat kepentingan dengan tingkat kinerja yang diberikan bengkel pada pelanggan. Hasilnya di jabarkan dan dibagi pada 4 bagian pada diagram kartesius. Kata Kunci : Kepuasan pelanggan, IPA (Importance Performance Analysis). Abstract The higher the number of cars on the road, also causes more workshops to exist. This caused intense competition between one workshop and another workshop. Customers come with high expectations but customers feel disappointed because the service provided is not in accordance with what is expected, it also occurs in the workshop of PT. Citraraya Mandiri Motor. Because of that, research was conducted to analyze customer satisfaction with workshop services at PT. Citraraya Mandiri Motor.This type of research is descriptive quantitative and qualitative research. The research variable is the service service attributes of PT. Citraraya Mandiri Motor, service quality attributes are identified from customer satisfaction indicators revealed by Zeitmal et al, namely TRREASE (Tangiables, Reliability, Responsiveness, Assurance, Empathy). Measuring the level of customer satisfaction in the workshop of PT. Citraraya Mandiri Motor uses the IPA (Importance Performance Analysis) method.The IPA method at the level of compatibility compares the level of importance with the level of service performance provided by the workshop to the customer. The results are described and divided into 4 sections on the Cartesian diagram.Keywords: Customer satisfaction, IPA (Importance Performance Analysis).
HUBUNGAN PRESEPSI SISWA TENTANG PELAKSANAAN PRAKTIK INDUSTRI DENGAN KESIAPAN MENTAL KERJA SISWA KELAS XII JURUSAN TEKNIK KENDARAAN RINGAN DI SMKN 3 JOMBANG ADHITYA PAMBUKA, ROSIHAN; AINI SUSANTI, NUR
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Mesin FT UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan praktek industri, mengetahui tingkat kesiapan mental kerja siswa dan mengetahui hubungan pelaksanaan praktik industri dengan kesiapan mental kerja siswa kelas XII jurusan teknik kendaraan ringan SMKN 3 Jombang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuntitatif korelasional serta regresi sederhana. Populasinya adalah siswa kelas XII jurusan teknik kendaraan ringan SMKN 3 Jombang tahun ajaran 2018/2019. Penelitian ini menggunakan teknik sampling , teknik sampling yang digunakan yaitu sensus artinya seluruh anggota populasi dijadikan sebagai sampel. Terdapat dua instrumen yaitu instrumen praktik industri dan instrumen kesiapan mental kerja yang berupa angket. Dalam melakukan perhitungan?perhitungan statistik, peneliti akan di bantu dengan menggunakan aplikasi SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Pelaksanaan praktik industri di SMKN 3 Jombang termasuk dalam kategori sedang. Hal ini dibuktikan dengan persentase kategori kecenderungan pelaksanaan praktik industri pada tingkat sedang sebesar 60%. (2) Tingkat kesiapan mental kerja siswa kelas XII teknik kendaraan ringan di SMKN 3 Jombang termasuk dalam kategori sedang. Hal ini dibuktikan dengan persentase kategori kecenderungan pelaksanaan praktik industri pada tingkat sedang sebesar 65%; (3) Terdapat hubungan antara pelaksanaan praktik industri dengan kesiapan mental kerja. Hal ini dibuktikan dengan hasil analisis korelasi product moment yang diperoleh nilai koefisien korelasi (rxy) dengan N = 66 sebesar 0,551 dan untuk melihat signifikansinya dengan cara membandingkan rhitung dengan rtabel pada taraf signifikansi 5% sebesar 0,244. Data menunjukkan bahwa rhitung bernilai positif dan lebih besar dari rtabel (0,551 > 0,244). Kata Kunci: Pelaksanaan praktik industri, analisis korelasi, kesiapan mental kerja.
PENGEMBANGAN MODUL PEMBELAJARAN TRAINER SISTEM BAHAN BAKAR BENSIN KOMPETENSI DASAR MEMELIHARA SISTEM BAHAN BAKAR PADA SISWA KELAS XI TKR DI SMK NEGERI 1 JABON SIDOARJO SETIONO, ADI; , MUHAJI
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Mesin FT UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Latar belakang dari penelitian ini adalah belum adanya perangkat pembelajaran berupa modul yang layak diukur berdasarkan tingkat kevalidan guna meningkatkan hasil belajar siswa pada kompetensi dasar memelihara sistem bahan bakar bensin. Tujuan dari penelitian ini antara lain: (1) mengetahui tingkat validitas kelayakan modul, (2) mengetahui aktivitas belajar siswa dengan adanya bantuan modul dan metode pembelajaran yang tepat, (3) mengetahui peningkatan hasil belajar siswa. Metode penelitian yang digunakan dalam pengembangan modul pembelajaran ini adalah model pengembangan Dick and Carey dengan meliputi sepu;uh tahap pengembangan. Penelitian ini dilaksanakan di SMK Negeri 1 Jabon Sidoarjo dengan jumlah 34 siswa yang dibagi menjadi dua kelompok yaitu 17 siswa sebagai kelompok eksperimen dan 17 siswa sebagai kelompok kontrol. Metode pemilihan sampel dilakukan secara acak dengan sistem undian. Analisis data menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Instrumen penelitian yang digunakan untuk pengumpulan data berupa lembar validasi modul, lembar validasi RPP, dan lembar hasil belajar pretest dan posttest. Hasil penelitian yang diperoleh antara lain: (1) modul ini valid dan layak untuk digunakan berdasarkan penilaian dari ahli Bahasa 87,5%, ahli desain 85,12%, dan ahli materi 80,75%, (2) hasil validasi RPP sebesar 89% dengan kategori sangat valid, (3) hasil belajar siswa untuk kelas eksperimen lebih tinggi dibanding dengan hasil belajar kelas kontrol. Hal ini berarti proses belajar mengajar dengan menggunakan modul sistem bahan bakar bensin lebih efektif digunakan dalam pembelajaran. Kata kunci: Pengembangan modul, aktivitas belajar siswa, hasil belajar. Abstract The background of this study is the absence of learning devices in the form of modules that are properly measured based on the level of validity in order to improve student learning outcomes in basic competencies in maintaining a gasoline fuel system. The objectives of this study include: (1) knowing the level of validity of module, (2) knowing student learning activities with the help of modules and appropriate learning methods, (3) knowing the improvement in student learning outcomes. The research method used in the development of this learning module is the development model of Dick and Carey by covering ten stages of development. This research was conducted at SMK Negeri 1 Jabon Sidoarjo. The subjects taken from this study were class XI TKR students at SMK Negeri 1 Jabon with 34 students divided into two groups, 17 students as the experimental group and 17 students as the control group. The sample selection method is done randomly with a lottery system. Data analysis used a quantitative descriptive approach. The research instrument used for data collection was in the form of module validation sheets, RPP validation sheets, and learning outcomes sheets of the pretest and posttest. The results obtained include: (1) this module is very valid and feasible to use based on the assessment of 87,5% linguists, 85,12% design experts, and 80,75% material experts, (2) the RPP validation results are 89% with a very valid category, (3) student learning outcomes for the experimental class are higher than the learning outcomes of the control class. This means that the teaching and learning process using the gasoline fuel system module is more effectively used in learning. Keywords: Module development, student activity, learning outcomes.