cover
Contact Name
Suci Megawati
Contact Email
sucimegawati@unesa.ac.id
Phone
+6281342706458
Journal Mail Official
publika@unesa.ac.id
Editorial Address
Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum UNESA Kampus Ketintang Jalan Ketintang Gedung I3 Lantai 1 Postal Code: 60231
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Publika
ISSN : -     EISSN : 2354600X     DOI : https://doi.org/10.26740/publika.v9n2
Core Subject : Social,
PUBLIKA is available for free (open access) to all readers. The articles in PUBLIKA include developments and researches in Public Policy, Public Management, and Local Administration (theoretical studies, experiments, and its applications).
Articles 1,286 Documents
Inovasi Pelayanan Kesehatan Lansia melalui Program Gerakan Lansia Sehat (Gelas) di Puskesmas Trenggalek Kabupaten Trenggalek NIKITA BAKUH TRIYONO; FITROTUN NISWAH
Publika Vol 7 No 2 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v7n2.p%p

Abstract

AbstrakPuskesmas Trenggalek menciptakan sebuah inovasi pelayanan di bidang kesehatan lansia yaitu melalui program Gerakan Lansia Sehat (Gelas). Program ini bertujuan untuk mengoptimalkan pelayanan kesehatan bagi lansia khususnya yang berada di wilayah Kecamatan Trenggalek yang selama ini dirasa masih kurang maksimal. Jenis penelitian yang digunakan yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Sedangkan fokus penelitian menggunakan teori komponen kemampuan inovasi menurut Prof. Y. Emery et al,. dalam Trends and Challenge Towards Innovative Public Services (2015:4-10) yang terdiri dari Budaya Inovatif, Kepemimpinan, Pengetahuan Ahli, Keterlibatan Pemangku Kepentingan, dan Desain Kerja yang Inovatif. Teknik pengumpulan data melalui teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi yang dianalisis menggunakan teknik analisis data menurut Miles dan Huberman yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Puskesmas Trenggalek telah memenuhi kelima komponen kemampuan inovasi serta dalam pelaksanaan program sudah berjalan dengan cukup baik, meskipun masih terdapat beberapa kendala baik dari faktor internal maupun eksternal. Selain itu masih banyak lansia yang belum bergabung dalam posyandu maupun senam lansia sehingga peneliti menyarankan agar Puskesmas Trenggalek mengoptimalkan sosialisasi kepada para lansia.Kata kunci : Pelayanan, Publik, InovasiAbstract Trenggalek health center creates a service innovation in the elderly health field called Gerakan Lansia Sehat. Health services in Trenggalek health center was not developed very well so far, so the program wants to optimalize health services for elderly,especially for those who lives in the sub-district of Trenggalek. Researcher choose to use descriptive research with qualitative approach. Components Theory by Prof. Y. Emerty et al., is use to focus this research, using the ablity to innovate theory on Trends and Challenge Towards Innovative Public Services (205:4-10). These theory tends to talk about innovation cultures, leadership, expert knowledge,stakeholder engagement, and innovative work design. Datas are collected thourgh interviews, observations, and documentations which analize using analyzing data technique from Miles and Huberman which included data accumulation, data reduction, data presentation, and adopting conclusion. This research shows that Trenggalek health center fully qualify the components of innovation and Elderly Health Program is done well altough still having some problems, both internally and externally. Many elderly still did not joined the program or even the medical check routine, so the researcher suggest the Trenggalek health center to have more socialization to elderlies. Key words : Service, Public, Innovation.
KUALITAS PELAYANAN PENDIDIKAN PADA APLIKASI GO-HOME (APLIKASI PENGGANTI HANDPHONE) DI SEKOLAH DASAR NEGERI 05 MADIUN LOR KOTA MADIUN ERFI OKFIANA; FITROTUN NISWAH
Publika Vol 7 No 2 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v7n2.p%p

Abstract

AbstrakPelayanan Aplikasi Go-Home merupakan inovasi pelayanan terbaru yang dimiliki oleh Sekolah Dasar Negeri 05 Madiun Lor Kota Madiun. Pelayanan ini bertujuan untuk mengatasi kekurangoptimalan bahkan tersendatnya komunikasi dari siswa-siswi ke orang tua wali murid tentang keperluan mereka terkait urusan sekolah selama siswa-siswi berada di lingkungan sekolah. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan secara mendalam dan menganalisis kualitas pelayanan pendidikan pada aplikasi Go-Home (Aplikasi Pengganti Handphone) di Sekolah Dasar Negeri 05 Madiun Lor Kota Madiun. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Sedangkan fokus penelitian menggunakan teori kualitas pelayanan menurut Kumorotomo 1996 yang terdiri dari Efisiensi, Efektifitas, Keadilan serta Daya Tanggap dengan teknik Purposive Sampling. Teknik pengumpulan data melalui teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi yang dianalisis menggunakan teknik analisis data menurut Miles dan Huberman yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Sekolah Dasar Negeri 05 Madiun Lor telah memenuhi keempat komponen kualitas pelayanan serta dalam pelaksanaan pelayanan sudah berjalan dengan cukup baik, walaupun masih ada beberapa kekurangan atau kendala yang harus diselesaikan. Sehingga peneliti memberikan saran yaitu perlu menambah jumlah mesin aplikasi, sekolah diharapkan melakukan sosialisasi secara bertahap, diperlukan untuk menambah petugas pengisian pulsa dan juga fitur Om-Jek bisa segera untuk digunakan, juga diperlukan adanya pembaruan agar sinyal lebih kuat serta penambahan fitur WhatsApp yang sesuai dengan perkembangan teknologi saat ini.Kata Kunci : Kualitas, Pelayanan, PublikAbstract The Application Service Go-Home is the latest service innovation owned by Madiun Lor State Elementary School 05 Madiun City. This service aims to overcome the lack of optimization and even the hindrance of communication from students to parents about their needs regarding school matters as long as students are in the school environment. The purpose of this study is to describe in depth and analyze the quality of educational services on the Go-Home Application (Mobile Phone Replacement Application) in Public Elementary School 05 Madiun Lor, Madiun City. The type of research used is descriptive research with a qualitative approach. While the focus of the study uses the theory of service quality according to Kumorotomo 1996 which consists of Efficiency, Effectiveness, Justice and Response with techniques Purposive Sampling. Data collection techniques through interview techniques, observation, and documentation were analyzed using data analysis techniques according to Miles and Huberman which included data collection, data reduction, data presentation and conclusion drawing. That results of this study indicate that Public Elementary School 05 Madiun Lor has fulfilled the four components of service quality as well as in the implementation of the service it has run quite well. So that the researchers provide advice, namely the need to increase the number of application machines, schools are expected to carry out socialization in stages, needed to add top-up officers and also a feature to use immediately, also needed an update to make the signal stronger and the addition of WhatsApp features that are in line with current technological developments.Key words : Quality, Service, Public
STRATEGI BUMDES DALAM PENINGKATAN KUNJUNGAN WISATA NEGERI ATAS ANGIN DI DESA DELING KECAMATAN SEKAR KABUPATEN BOJONEGORO FERDINAN RAKHMAD YANUAR; FITROTUN NISWAH
Publika Vol 7 No 2 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v7n2.p%p

Abstract

AbstrakPotensi Wisata Negeri Atas Angin harapannya dapat menjadi desa tujuan wisata bagi masyarakat (wisatawan). Akan tetapi jika melihat realita yang terjadi jumlah pengunjung yang datang ke tempat wisata ini dapat dikatakan masih rendah apabila di bandingkan dengan jumlah pengunjung wisata alam yang berada di daerah lain. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan strategi Bumdes dalam peningkatan kunjungan wisata negeri atas angin di desa Deling Kecamatan Sekar Kabupaten Bojonegoro. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengambilan sumber data dalam penelitian ini menggunakan Purposive Sampling. Fokus penelitian dilihat dari atraksi, aksebilitas, dan amenitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada dasarnya Pemerintah Desa Deling (BUMDes) sudah menjalankan beberapa kriteria tentang pengelolaan dan pengembangan kawasan wisata, akan tetapi dalam hal tersebut campur tangan dari pemerintah Kabupaten Bojonegoro sangat dibutuhkan terutama dalam hal perbaikan akses jalan yang membutuhkan biaya yang sangat besar. Kesimpulan yang dapat dijelaskan adalah strategi BUMDes dalam meningkatkan kunjungan wisata Negeri Atas Angin di Desa Deling Kecamatan Sekar Kabupaten Bojonegoro sudah dilaksanakan namun belum secara maksimal karena dihambat oleh beberapa kendala terutama dalam hal biaya.Kata Kunci : Manajemen, Strategi, Wisata.AbstractNegeri Atas Angin would became a tourist destination. But the fact said people who come to NegeriAtasAngin still low, according to the number of visitor compared with the number of visitors in other areas. The goal of this research is to describe the strategy of Bumdes in improvement of excursion in Negeri Atas Angin ,Deling village Bojonegoro. The type of research is descriptive with qualitative approaching. Then the technique of retrieving the source data in this research using the technique of Purposive Sampling. Meanwhile, the focus of this research is seen from these forms of attraction, accessibility, and amenity. The results showed that the Government of Deling Village (BUMDes) already run some criteria about the management and development of the tourist area, but in terms of the interference from the County Government. much needed especially in terms of improvements to the access road that requires a very large cost. The conclusion that can be described is BUMDes strategies in improving the tourist NegeriAtasAnginwas implemented but not yet optimally because is inhibited by several constraints, especially in terms of cost.Keywords : Management, Strategies, Tourism.
INOVASI LAYANAN PANTAUAN PENDUDUK (SIPANDU) DINAS KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA KOTA SURABAYA (PEMERINTAH KOTA SURABAYA) ADHE PURNOMO; FITROTUN NISWAH
Publika Vol 7 No 2 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v7n2.p%p

Abstract

Abstrak Inovasi layanan SIPANDU adalah inovasi yang di ciptakan oleh Pemerintah Kota Surabaya dalam pelaksanaanya layanan berbasis aplikasi ini diamanahkan kepada Dinas Komunikasi dan Informatika selaku penyedia layanan. Inovasi ini lahir pasca kejadian terorsime yang ada di Surabaya pada 13 mei 2018 lalu, hal tersebut membuat masyarakat yang terkena dampak terorisme menuntut Pemerintah Kota Surabaya untuk memberikan solusi agar tindakan kejahatan tersebut tidak terulang kembali. Dan pada tanggal 15 mei 2018 aplikasi ini lahir. aplikasi layanan ini lahir dari upaya pemerintah Kota guna menjawab kegundahan yang menyelimuti warga Surabaya kala itu pasca kejadian terorisme, dengan adanya apliksi ini diharapkan dapat menjawab semua kebutuhan masyarakat Kota Surabaya dalam memulihkan kondusifitas Kota Surabaya. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dan menggunakan pendekatan kualitatif. Sementara itu, fokus penelitian ini adalah indikator inovasi menurut teori Gebauer et al; Prahalad & Ramaswamy. Kemudian subjek penelitian ini ditentukan dengan teknik Purposive Sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari kelima indikator inovasi menurut teori Gebauer et al; Prahalad & Ramaswamy masih terdapat kelebihan dan kekurangan. Analisis penelitian menunjukan bahwa Diskominfo Kota Surabaya dalem memberikan layanan ini sudah di katakan sangat baik berbgai upaya di lakukan guna mengembalikan kondisi Kota Surabaya. Salah satu upaya yang di lakukan adalah dengan melakukan sosialisai secara berkala dan promosi melalui media online. Kekurangan dari inovasi layanan ini masih terdapat warga/pengguna yang belum melek teknologi membuat layanan aplikasi ini belum berjalan maksimal. Adapun saran dari peneliti adalah diharapkan Dinas Kominfo Kota Surabaya turut aktif mensosialisaiikan layanan SIPANDU ini kepada pemuda Surabaya agar bisa diakses oleh semua kalangan pengguna layanan SIPANDU ini. Serta perlunya pelatihan teknologi yang di adakan oleh Diskominfo Kota Surabaya untuk meningkatkan kualitas masyarakat Kota Surabaya. Kata Kunci : Pelayanan, Publik, Inovasi. Abstract SIPANDU service innovation is an innovation created by the Surabaya City Government in implementing this application-based service mandated to the Office of Communication and Information as a service provider. This innovation was born after the most recent incident in Surabaya on May 13 2018, which made the people affected by terrorism demand the Surabaya City government to provide a solution so that the crime would not be repeated. And on May 15 2018 this application was born. This service application was born from the efforts of the city government to answer the anxiety that enveloped Surabaya citizens at the time after the terrorism incident, with this application it was hoped that it could answer all the needs of the Surabaya City community in restoring the conducive condition of Surabaya City. The type of research used in this study is descriptive and uses a qualitative approach. Meanwhile, the focus of this study is an indicator of innovation according to the theory of Gebauer et al; Prahalad & Ramaswamy. Then the subject of this study was determined bytechnique purposive sampling. Data collection techniques used were interviews, observation and documentation. Data analysis is done by collecting data, reducing data, presenting data and drawing conclusions. The results of the study show that of the five indicators of innovation according to the theory of Gebauer et al; Prahalad & Ramaswamy still have advantages and disadvantages. Analysis of the research shows that Diskominfo Kota Surabaya in providing this service has been said to be very good with various efforts made to restore the condition of the city of Surabaya. One of the efforts taken is to conduct regular socialization and promotion through online media. The disadvantage of this service innovation is that there are still people / users who have not been tech savvy, making this application service not running maximally. The suggestion from the researcher is that it is expected that the Surabaya City Communication and Information Service will actively socialize the service of this guide to young Surabaya people so that it can be accessed by all users of SIPANDU services. As well as the need for technology training held by Diskominfo Surabaya City to improve the quality of the people of Surabaya City. Keywords: Service, Public, Innovation.
EVALUASI PENATAAN RUANG TERBUKA HIJAU DI KAWASAN KOTA KECAMATAN KEBOMAS KABUPATEN GRESIK DEASY ARLISTASARI; WENI ROSDIANA
Publika Vol 7 No 2 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v7n2.p%p

Abstract

Abstrak Penataan ruang terbuka hijau (RTH) merupakan salah satu tanggung jawab setiap pemerintah daerah untuk menyediakan ruang terbuka hijau bagi daerah yang digunakan untuk kepentingan masyarakat secara umum. RTH sebagai komponen ruang yang tingkat ketersediannya baik secara kualitas (memberi manfaat bagi lingkungan) maupun kuantitas (presentase kebutuhan RTH terpenuhi) harus selalu diperhitungkan dalam proses perencanaan kota. Dalam penataan RTH di kawasan kota, khususnya di Kecamatan Kebomas Kabupaten Gresik, saat ini terdapat permasalahan yaitu jumlah industri dan pemukiman yang padat membuat area terbuka hijau berkurang karena lahan kosong digunakan untuk kepentingan pembangunan yang terus berkelanjutan sehingga menyebabkan lahan beralih fungsi. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dan menggunakan pendekatan kualitatif. Kemudian teknik pengambilan sumber data dalam penelitian ini menggunakan teknik Purposive Sampling. Fokus penelitian menggunakan model evaluasi William, N. Dunn yaitu efektivitas, efesiensi, kecukupan, perataan, responsivitas, dan ketepatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa evaluasi penataan ruang terbuka hijau di kawasan kota Kecamatan Kebomas Kabupaten Gresik sebagai berikut: penilaian terhadap efektifitas yaitu penataan ruang terbuka hijau di kawasan kota belum mencapai target 30% sehingga dapat dikatakan penataan RTH belum berjalan efektif. Efisiensi, sumber dana yang diberikan pemerintah daerah untuk penataan RTH terbatas dan peralatan dalam bekerja terbatas sehingga tidak efisiensi tenaga dan waktu. Kecukupan, dapat dikatakan belum cukup karena kurangnya sarana dan fasilitas di taman-taman yang ada di Kecamatan Kebomas. Perataan, belum merata karena masih banyak taman di Kecamatan Kebomas yang belum terawat dengan baik. Responsivitas, karena sarana dan fasilitas kurang dan belum merata keberadaannya, responsivitas yang diperoleh dari masyarakat belum tercukupi. Ketepatan, berdasar tujuan dan fungsi utama penataan RTH di kawasan kota sudah tepat sasaran, namun jika melihat fungsi tambahan (entrinsik) penataan RTH di kawasan kota Kecamatan Kebomas Kabupaten Gresik belum dapat dikatakan tepat sasaran karena belum mencukupi nilai fungsi sosial budaya, fungsi ekonomi, dan fungsi estetika. Kata Kunci: Evaluasi, Ruang Terbuka Hijau, Gresik Abstract Arrangement of Green Open Space (GOS) is one of responsibilities for every regional government to provide green open space which is used for the benefit of public society in general. Green Open Space (GOS) as a space component with availability both in quality (provide environmental benefit) and quantity (percentage of availability of Green Open Space is fulfilled) must be calculated in spatial planning of city. In structuring of Green Open Space in City area, especially in Kebomas district Gresik regency, there is problem that is amount of industries and dense settlement made green open area decrease caused by continuous development in empty land that cause land to switch function. This research aim to description of Green Open Space in city area of Kebomas district Gresik regency. Type of this research is descriptive research using qualitative approach. Data sources retrieval techniques in this research using purposive sampling. Research scope using evaluation mode from Wiliam, N. Dunn, that is about effectivity, efficiency, adequacy, equity, responsiveness, and appropriatnes. The results showed that evaluation of Green Open Space in city area of Kebomas district Gresik regency as follow: rate of effectivity for Green Open Space still not fulfill target of 30% therefore Green Open Space arrangement still not yet effective. Efficiency, financial resources that given by regional government for arrangement Green Open Space is limited and equipment to work for it limited too therefore made inefficiency of energy and time. Adequacy, could say has not enough because lack of amenities and facilities in gardens around Kebomas district. Equity, not yet because there is many of gardens in Kebomas district that still not well maintained. Responsiveness, because amenities and facilities still not enough and not evenly distributed well, responsiveness gained by public still not complete enough. Appropriatnes, based on purpose and main function of arrangement Green Open Space in city area is right, however if it looking from additional function arrangement of Green Open Space in city area of Kebomas district can not be said is right on target yet because it has not fulfill the value of socio-cultural function, economic function, and aesthetics function. Keywords: Evaluation, Green Open Space, Gresik
Transparansi Program Electronic Auction Di Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang Surabaya ASTRIED PAMELLA CHOLIFAH; EVA HANY FANIDA
Publika Vol 7 No 2 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v7n2.p%p

Abstract

Salah satu pelayanan publik yang diberikan pemerintah adalah Program Electronic Auction yang merupakan inovasi layanan yang diluncurkan oleh Direktorat Jendral Kekayaan Negara yang bertujuan untuk mempermudah para peserta lelang agar dapat mengikuti lelang melalui internet dimanapun mereka berada. Berdasarkan pada Peraturan Menteri Keuangan Nomor 90/PMK.06/2016 tentang Pedoman Pelaksanaan Lelang dengan Penawaran Secara Tertulis Tanpa Kehadiran Peserta Lelang Melalui Internet, Electronic Auction dapat memberikan kemudahan bagi para peserta lelang dengan mengikuti lelang tanpa perlu hadir ditempat lelang secara langsung. Secara resmi, DJKN meluncurkan program ini pada tahun 2014 yang akan dilaksanakan oleh Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang di seluruh Indonesia. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian dengan pendekatan kuantitatif dan datanya yang disuguhkan berupa angka. Sumber data primer pada penelitian ini diperoleh melalui penyebaran angket atau kuesioner. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah dengan pengolahan data, pengorganisasian, dan penemuan hasil. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar tingkat transparansi program Electronic Auction di Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang Surabaya. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa program ini telah mencapai tingkat transparansi yang baik dengan presentase sebesar 66,7%. Dengan tingkat keterbukaan yang baik, peraturan dan prosedur pelayanan yang dengan mudah dapat dipahami oleh para pengguna dan stakeholder, dan informasi yang mudah diakses dari berbagai aspek penyelenggaraan pelayanan Electronic Auction membuat program ini dapat dikatakan transparan oleh para penggunanya. KPKNL Surabaya perlu untuk terus meningkatkan penerapan prinsip transparansinya pada program ini agar dapat mencapai kategori transparansi yang maksimal dan agar dampak dari tujuan program ini dapat dirasakan secara langsung dan menyeluruh oleh masyarakat.
PERAN BADAN USAHA MILIK DESA (BUMDESA PODHO JOYO) SEBAGAI LEMBAGA EKONOMI DESA DI DESA SUKOREJO KECAMATAN SIDAYU KABUPATEN GRESIK Khoirun Nisa Efendi; MUHAMMAD FARID MARUF
Publika Vol 7 No 2 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v7n2.p%p

Abstract

Abstrak Badan Usaha Milik Desa lahir sebagai suatu pendekatan baru dalam usaha peningkatan ekonomi desa berdasarkan kebutuhan dan potensi desa. Sebagai lembaga ekonomi desa BUMDesa berperan sebagai motor penggerak perekonomian desa dan kesejahteraan masyarakat desa. Salah satu BUMDesa yang telah berdiri adalah BUMDesaPodho Joyo di Desa Sukorejo Kecamatan Sidayu Kabupaten Gresik, BUMDesa ini telah berdiri sejak 2008 dan sudah banyak keberhasilan dan penghargaan yang diraihnya. Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui dan mendeskripsikan peran badan usaha milik desa (BUMDesa Podho Joyo) sebagai lembaga ekonomi desa di Desa Sukorejo Kecamatan Sidayu Kabupaten Gresik. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dan menggunakan pendekatan kualitatif. teknik pengambilan sumber data menggunakan teknik Purposive Sampling. Sementara itu, fokus penelitian ini adalah teori organisasi publik menurut Mardiasmo yakni tujuan organisasi, sumber pendanaan, pertanggungjawaban, struktur organisasi dan karakteristik anggaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BUMDesa Podho Joyo sudah cukup banyak berperan dan berkontrbusi bagi masyarakat Desa Sukorejo, melalui unit usahanya BUMDesa memberikan pelayanan kebutuhan masyarakat seperti adanya pasar desa, adanya sistem menabung yang memudahkan melunasi pinjaman, hadirnya aplikasi E-payments, dan harga Lpg yang murah. BUMDesa juga sudah bisa membiayai kebutuhannya sendiri dari keuntungan yang diperolehnya bahkan sudah dapat dikatakan mandiri karena bisa memberikan 15% dari keuntungannya kepada kas desa, selain itu BUMDesa juga sudah dapat mengadakan rekrutmen dan yang boleh menjadi pegawainya hanya warga Desa Sukorejo, namun sangat disayangkan dengan sudah majunya teknologi website BUMDesa yang sudah ada saat ini masih eror dan belum diperbaiki padahal fungsi website tersebut dapat dikatakan penting bagi BUMDesa. Kata Kunci : Organisasi, BUMDesa, Kesejahteraan Abstract Business entity belonging to the Desa was born as a new approach in an attempt to increase the economy of the village based on the needs and potential of the village. As economic institutions BUMDesa village serves as its driving force of the economy of the village and village community welfare. One of the BUMDesa that has been established is BUMDesa Pohoh Joyo in Sukorejo Village, Sidayu District, Gresik Regency, BUMDesa has been established since 2008 and has won many successes and awards. The purpose of this study was to study and describe the role of village-owned enterprises (BUMDesa Podho Joyo) as village economic institutions in Sukorejo Village, Sidayu District, Gresik Regency. The type of research used in this study is descriptive and uses qualitative research, data collection techniques using purposive sampling technique, Meanwhile, the focus of this study is the theory of public organizations according to Mardiasmo, namely organizational goals, funding sources, accountability, organizational structure and budget characteristics. The results of the study show that BUMDesa Podho Joyo has played a significant role and contributes to the people of Sukorejo Village, through its business BUMDesa provides services to community needs such as the village market, the existence of a savings system that makes it easy to pay off loans, the presence of E-payments applications, and cheap Lpg prices. BUMDesa has also been able to finance its own needs from the profits it has earned even said it can be independent because it can provide 15% of its profits to the village treasury, besides that BUMDesa has also been able to hold recruitment and those who may become employees are only residents of Sukorejo Village, However, it is very unfortunate that the advance of the BUMDesa website technology that is currently available is still error and has not been corrected even though the functionality of the website can be said to be important for BUMDesa. Keyword: Organization, BUMDesa, Welfare
PERAN BADAN USAHA MILIK DESA (BUMDESA PODHO JOYO) SEBAGAI LEMBAGA EKONOMI DESA DI DESA SUKOREJO KECAMATAN SIDAYU KABUPATEN GRESIK Khoirun Nisa Efendi; MUHAMMAD FARID MARUF
Publika Vol 7 No 2 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v7n2.p%p

Abstract

Abstrak Badan Usaha Milik Desa lahir sebagai suatu pendekatan baru dalam usaha peningkatan ekonomi desa berdasarkan kebutuhan dan potensi desa. Sebagai lembaga ekonomi desa BUMDesa berperan sebagai motor penggerak perekonomian desa dan kesejahteraan masyarakat desa. Salah satu BUMDesa yang telah berdiri adalah BUMDesaPodho Joyo di Desa Sukorejo Kecamatan Sidayu Kabupaten Gresik, BUMDesa ini telah berdiri sejak 2008 dan sudah banyak keberhasilan dan penghargaan yang diraihnya. Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui dan mendeskripsikan peran badan usaha milik desa (BUMDesa Podho Joyo) sebagai lembaga ekonomi desa di Desa Sukorejo Kecamatan Sidayu Kabupaten Gresik. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dan menggunakan pendekatan kualitatif. teknik pengambilan sumber data menggunakan teknik Purposive Sampling. Sementara itu, fokus penelitian ini adalah teori organisasi publik menurut Mardiasmo yakni tujuan organisasi, sumber pendanaan, pertanggungjawaban, struktur organisasi dan karakteristik anggaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BUMDesa Podho Joyo sudah cukup banyak berperan dan berkontrbusi bagi masyarakat Desa Sukorejo, melalui unit usahanya BUMDesa memberikan pelayanan kebutuhan masyarakat seperti adanya pasar desa, adanya sistem menabung yang memudahkan melunasi pinjaman, hadirnya aplikasi E-payments, dan harga Lpg yang murah. BUMDesa juga sudah bisa membiayai kebutuhannya sendiri dari keuntungan yang diperolehnya bahkan sudah dapat dikatakan mandiri karena bisa memberikan 15% dari keuntungannya kepada kas desa, selain itu BUMDesa juga sudah dapat mengadakan rekrutmen dan yang boleh menjadi pegawainya hanya warga Desa Sukorejo, namun sangat disayangkan dengan sudah majunya teknologi website BUMDesa yang sudah ada saat ini masih eror dan belum diperbaiki padahal fungsi website tersebut dapat dikatakan penting bagi BUMDesa. Kata Kunci : Organisasi, BUMDesa, Kesejahteraan Abstract Business entity belonging to the Desa was born as a new approach in an attempt to increase the economy of the village based on the needs and potential of the village. As economic institutions BUMDesa village serves as its driving force of the economy of the village and village community welfare. One of the BUMDesa that has been established is BUMDesa Pohoh Joyo in Sukorejo Village, Sidayu District, Gresik Regency, BUMDesa has been established since 2008 and has won many successes and awards. The purpose of this study was to study and describe the role of village-owned enterprises (BUMDesa Podho Joyo) as village economic institutions in Sukorejo Village, Sidayu District, Gresik Regency. The type of research used in this study is descriptive and uses qualitative research, data collection techniques using purposive sampling technique, Meanwhile, the focus of this study is the theory of public organizations according to Mardiasmo, namely organizational goals, funding sources, accountability, organizational structure and budget characteristics. The results of the study show that BUMDesa Podho Joyo has played a significant role and contributes to the people of Sukorejo Village, through its business BUMDesa provides services to community needs such as the village market, the existence of a savings system that makes it easy to pay off loans, the presence of E-payments applications, and cheap Lpg prices. BUMDesa has also been able to finance its own needs from the profits it has earned even said it can be independent because it can provide 15% of its profits to the village treasury, besides that BUMDesa has also been able to hold recruitment and those who may become employees are only residents of Sukorejo Village, However, it is very unfortunate that the advance of the BUMDesa website technology that is currently available is still error and has not been corrected even though the functionality of the website can be said to be important for BUMDesa. Keyword: Organization, BUMDesa, Welfare
KERJASAMA PENGELOLAAN TAMAN TEKNOLOGI PERTANIAN (TTP) DI DESA SUKODONO KECAMATAN PANCENG KABUPATEN GRESIK (STUDI PADA UPT TAMAN TEKNOLOGI PERTANIAN KABUPATEN GRESIK) LINDA DWI AROFAH; MUHAMMAD FARID MARUF
Publika Vol 7 No 2 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v7n2.p%p

Abstract

Abstrak Pemerintah mempunyai peran dalam kesejahteraan masyarakat melalui pemenuhan kebutuhan masyarakat. Pelaksanaan dalam pemenuhan kesejahteraan tersebut salah satu upaya dapat dilakukan dengan kerjasama. Kerjasama yang dilakukan oleh pemerintah dilakukan dengan tujuan memaksimalkan aspek sumber daya manusia dan sumber daya alam yang terkadung dalam suatu daerah. Salah satu bentuk kerjasama tersebut dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Gresik melalui Unit Pelaksana Teknis (UPT) Taman Teknologi Pertanian Kabupaten Gresik dengan bentuk pengelolaan pada Taman Teknologi Pertanian. Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan pelaksanaan kerjasama pengelolaan Taman Teknologi Pertanian di Desa Sukodono Kecamatan Panceng Kabupaten Gresik. Jenis penelitian yang digunakan ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Sedangkan fokus penelitannya menggunakan prinsip-prinsip kerjasama menurut Keban (2009) yang meliputi Transparansi, Akuntabilitas, Partisipatif, Efisiensi, Efektivitas, Konsensus, Saling menguntungkan dan menghargai dengan teknik Purposive Sampling. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis data model interaktif yang terdiri dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan melalui wawancara dan studi dokumentasi. Hasil penelitian tersebut menujukkan bahwa kerjasama yang dilaksanakan oleh UPT TTP Gresik dalam pengelolaan Taman Teknologi Pertanian sudah baik namun belom optimal karena di dalam pelaksanaannya masih memiliki kendala yaitu pada indikator efektivitas dan konsensus. Dari ketujuh indikator prinsip kerjasama yang digunakan sebagai teori penelitian sudah dilaksanakan semaksimalmungkin oleh para pelaksana, namun dalam praktiknya terdapat beberapa kelemahan yang dapat mengganggu jalannya proses kerjasama yang dilakukan oleh UPT TTP Gresik dengan pihak yang bekerjasama yaitu yang pertama terdapat dalam prinsip efektivitas dimana program-program yang dilakukan oleh pelaksana dari berbagai pihak belum memenuhi target sehingga mengakibatkan kurangnya efektivitas dalam pelaksanaannya, yang kedua mengenai konsensus yang terkait dengan Mou yang ada masih belum menutupi seluruh aktivitas yang dilakukan oleh UPT TTP Gresik. Kata Kunci : Kerjasama, Pengelolaan Pertanian. Abstract Government has a role in peoples welfare through meeting the needs of the community. The implementation of the fulfillment of welfare is one of the efforts that can be done through cooperation. Collaboration carried out by the government is carried out with the purpose of maximizing the aspects of human resources and natural resources that are contained within the area. One form of collaboration carried out by the Gresik Regency Government through the Gresik Regency Agricultural Technology Technical Implementation Unit (UPT) with the form of management in the Agricultural Technology Parkervice is the essential main task of government officials. This research to describe the implementation of cooperation in the management of the Agricultural Technology Park in Sukodono Village, Panceng District, Gresik Regency. The type of research used is descriptive research with a qualitative approach. While the focus of the research use the principles of cooperation according to Keban (2009) which include Transparency, Accountability, Participatory, Efficiency, Effectiveness, Consensus, Mutual benefit and respect with Purposive Sampling techniques. The data analysis technique in this research uses an interactive model data analysis consisting of data collection, data reduction, data presentation and conclusion drawn through interviews and documentation studies. The results of the research showed the cooperation carried out by UPT TTP Gresik in the management of the Agricultural Technology Park has been good but has not been optimal because in its implementation it still has obstacles, namely the indicators of effectiveness and consensus. Of the seven cooperative principle indicators that are used as the theory of research, they have been carried out to the maximum extent possible by the implementers, but in practice there are several weaknesses that can disrupt the cooperation process carried out by UPT TTP Gresik with the collaborating parties, namely the first in the principle of effectiveness where programs the implementers from various parties have not fulfilled the target, resulting in a lack of effectiveness in its implementation, the second regarding consensus related to the existing MoU that still does not cover all activities carried out by UPT TTP Gresik. Keywords : Cooperation, Management Agricultural.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PROGRAM INOVASI DESA (PID) DI DESA LABUHAN KECAMATAN BRONDONG KABUPATEN LAMONGAN DESY AMELIA NURGIARTA; WENI ROSDIANA
Publika Vol 7 No 3 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v7n3.p%p

Abstract

Pemberdayaan Masyarakat menjadi upaya penting dalam mendorong masyarakat desa untuk memiliki kemampuan dan memenuhi kebutuhannya dan berdiri tegak diatas kakinya sendiri, memiliki daya saing serta mandiri. Melalui Program Inovasi Desa, mendorong pembangunan Desa yang lebih berkualitas, efektif dan efisien melalui berbagai kegiatan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa yang lebih inovatif dan peka terhadap kebutuhan masyarakat desa menggunakan Dana Desa. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pemberdayaan masyarakat melalui Program Inovasi Desa di Desa Labuhan Kecamatan Berondong Kabupaten Lamongan. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dan menggunakan pendekatan kualitatif. Kemudian teknik pengambilan sumber data dalam penelitian ini menggunakan teknik Purposive Sampling. Sementara itu, fokus penelitian ini dilihat dari upaya pokok pemberdayaan masyarakat menurut Mardikanto dan Soebiato yakni: Bina Manusia, Bina Usaha, Bina Lingkungan, Bina Kelembagaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pemberdayaan Masyarakat melalui Program Inovasi Desa, upaya meningkatkan SDM melalui PAUD dan Penyediaan layanan kesehatan desa kurang didukung keberadaan infrastruktur pendidikan jenjang SMP dan SMA menyebabkan masyarakat kesulitan dalam mengakses pendidikan sehingga masih perlu diupayakan perencanaan pembangunan fasilitas sekolah agar masyarakat dapat mengakses pendidikan yang terjangkau dari segi letak dan biaya serta dalam pelayanan kesehatan diharapkan memiliki jadwal pelayanan yang lebih teratur. Bidang pembinaan usaha, inovasi yang dilaksanakan mampu memberdayakan masyarakat dan meningkatkan pendapatan masyarakat dengan memaksimalkan potensi lokal desa. Peningkatan peran kelembagaan dan partisipasi masyarakat dalam merencanakan, melaksanakan, dan ikut mengawasi pelaksanaan Dana Desa. Pemerintah desa dan didukung Pemerintah Kabupaten Lamongan diharapkan memberikan akses untuk mengembangkan usaha masyarakat melalui kerja sama dengan para investor atau pihak ketiga untuk menyelesaikan permasalahan usaha di Desa Labuhan serta terkait himbauan dan motivasi pembinaan lingkungan dan hidup bersih perlu ditingkatkan didukung dengan peraturan di Desa. Kata Kunci: Program, Inovasi, Desa, Pemberdayaan, Lamongan

Page 87 of 129 | Total Record : 1286